When IM Fallin’ Love With u

1
When IM Fallin' Love With u kyuhyun
1. Author : Baek young hae
2. Judul : When im fallin love with u
3. Kategori: NC 21, Yadong, Chapter
4. Cast:
Cho Kyu Hyun
Lee Hyun Seul ( OC )
Tangannya mengepal semakin kuat, tak ingin mengimbangi permainan Kyuhyun saat ini, merasakan ciuman Kyuhyun yang bertubi-tubi pada lehernya sementara tangan Kyuhyun aktif meremasi dadanya yang menganggur.

Ia hanya bingung akan perasaannya sendiri, merasakan detakan jantungnya seakan mau meledak. Tapi disisi lain sifat gensinya yang terlalu tinggi membatasi dirinya untuk tidak meladeni Kyuhyun. Jika ia mengikuti permainan Kyuhyun bukankah itu artinya ia menerima pernyataan cinta yang baru saja di utarakan Kyuhyun.
“ Berhenti Kyuhyun “ bentak Lee seul sembari memalingkan wajahnya.
Kyuhyun yang semula masih menggeluti lehernya kini hanya bisa terperangah menatap Lee Seul yang baru saja membentaknya.
“ Aku mau pulang “ lanjutnya.
Kyuhyun kini berbalik, mengeluarkan sebuah kunci kemudian membuka pintunya. Dan membiarkan Lee Seul pergi begitu saja.
“ Waeyo Oppa ? kenapa kau membiarkannya pergi begitu saja “ Tanya Min Ra, yang masih menatap pintu yang baru saja dilewati Lee Seul.
Kyuhyun tersenyum menatap yeodongasaengnya yang nampak kesal atas kegagalan rencananya malam ini “ Aku mengenalnya, dan tanpa ia berbicarapun aku tau yang ada dalam pikirannya “ ucap Kyuhyun mantap.
Min Ra menautkan alisnya bingung atas ucapan Kyuhyun barusan.
**
Lee seul melahap sepiring spagetinya dengan lahap, hingga sebagian pastanya mengotori sekitar bibirnya, Hee Byul hanya memandangnya bingung. Sahabatnya kini telah berubah sangat drastis, bukankah Lee Seul adalah seorang yang amat mengutamakan kebersihan, hingga ia sering mengomeli Kyuhyun yang jarang mencuci kaus kakinya dan itu di ucapkannya berkali-kali padanya, hingga ia bosan mendengarkannya.
“ Lee Seul ah “ panggilnya, Lee seul memandangnya menanti apa yang akan di ucapkan oleh sahabatnya itu. “ Kau sangat aneh “ lanjutnya, “banyak pasta dibibirmu” tanganya menunjuk bibir Lee Seul yang sudah di penuhi bekas pasta spageti.
Tanganya terulur, membersihkan pasta spageti itu asal.
“ Kau sangat menjijikkan “ Ucap Hee Byul, yang hanya di tanggapi Lee seul dengan santai.
Matanya menangkap bayangan Kyuhyun di sebrang. Sedangkan pria itu nampak tak peduli, tapi Lee seul malah di buatnya salah tingkah. Ia kembali melahap spageti itu dengan terburu sembari menundukkan wajahnya.
Kyuhyun melewatinya begitu saja, tak memandangnya sedikitpun, Walaupun hanya sedikit hatinya terasa sesak. “ Ya dasar babo Kyuhyun “ ucapnya lirih.
Sedangkan Hee Byul masih memandang Kyuhyun focus, seakan terpesona dengan ketampanan namja itu.
“ Kau lihat Lee Seul, entah kenapa Kyuhyun akhir-akhir ini terlihat sangat tampan “ ucap Hee Byul mantap, sementara matanya masih menatap punggung Kyuhyun yang semakin lama semakin menjauh.
Lee seul yang masih mengunyah spageti dibuatnya tersedak, “ uhuk…uhukk “ Matanya menatap Hee Byul tak percaya, kenapa pikiranya dengan Hee Byul bisa sama persis. Mereka memang di takdirkan menjadi sahabat dengan segala persamaan dan perbedaan yang mereka miliki.
“ Aku ingin sekali berkencan dengannya “ lanjutnya.
“ Apa cemburu seperti ini rasanya “ ucapnya lirih, sembari memasukkan spageti kedalam mulutnya lebih banyak lagi. Hingga ke dua pipinya menggembung akibat terlalu banyak spageti yang bersarang dimulutnya.
“ Waeyo “ Tanya Hee Byul, “ Sepertinya tadi aku mendengar kau berbicara sesuatu “ lanjutnya.
**
Sudah sebulan dari kejadian di balkon apartement Kyuhyun sampai saat ini Kyuhyun tak pernah menyapanya lagi, “ Dasar Kyuhyun babo “ umpatnya, tanganya sibuk mengacak selimut yang sedang ia kenakan. Bibirnya mengerucut seiring kekesalanya pada Kyuhyun, biasanya di hari minggu pasti Kyuhyun sudah menggodanya hingga pada akhirnya pertengkarannya harus di selesaikan diatas ranjang. Tapi bulan ini nihil.
“ Baiklah, Kau pikir tidak ada pria lain yang mau bercinta denganku hah !!! “ ucapnya dengan nada yang lumayang tinggi.
Tanganya sibuk melepas helai demi helai pakaian yang melekat pada tubuhnya, hingga menampakkan tubuh telanjangnya yang benar-benar HOT, yang selalu membuat Kyuhyun bernafsu.
Ia kembali berbaring di ranjang, matanya menatap lurus kedepan. “ I need u, Kyuhyun jelek “ ucapnya pada udara kosong, membiarkan kata-katanya barusan menguap begitu saja.
Tanganya menjelajah setiap inci dari tubuhnya, membayangkan ketika Kyuhyun yang menyentuhnya, membuat nafsunya naik “ mungkin jika ada seorang pria yang tiba-tiba datang aku akan mengajaknya bercinta tanpa berpikir lagi “ ucapnya.
BRAK..BRAK..BRAK..
“ Aish siapa yang berani-beraninya menggangguku siang-siang seperti ini “ umpatnya kesal, tangannya menyambar sebuah sweater yang lumayan besar untuk menutupi tubuh polosnya saat ini. Memakainya begitu saja tanpa dalaman.
Mulutnya menganga lebar ketika mendapati Kyuhyun pria yang ada di balik pintu itu.
Pria itu merangsek masuk tanpa persetujuan Lee Seul.” Ya, Kyuhyun kau mau kemana ? “ Tanya Lee seul yang kemudian mengekorinya di belakang Kyuhyun.
Kyuhyun berjalan dengan langkah yang lebar dan cepat menuju dapurnya, Lee seul mengimbanginya dengan berlari kecil di belakangnya. Tapi tiba-tiba Kyuhyun berhenti membuat tubuh Lee Seul menabrak punggungnya.
Kyuhyun menoleh kearahnya, menatapnya yang kini sedang terkapar di lantai, sambil memegangi pantatnya yang sedikit berdenyut karna benturannya dengan lantai keramik dapurnya.
Kyuhyun berjongkok, mengarahkan pandangannya pada lekuk tubuh gadis yang sedang terkapar di depannya. Mempertontonkan pemandangan yang amat menakjubkan dihadapannya kerah sweater yang terlalu rendah membuat belahan dadanya terlihat begitu sempurna, terlebih kaki jenjangnya yang mulus, membuat pria manapun tak kuasa menahan birahi.
Tapi Kyuhyun harus bersabar, ia harus menahan nafsunya untuk saat ini. Tak lama kemudian matanya berpaling, ia tak ingin terlarut dalam surga yang ada di hadapannya.
Gadis itu berusaha bangkit, dan lagi-lagi membuat Kyuhyun harus menelan ludah ketika melihat ujung sweaternya tersingkap membuat vagina merahnya terpampang jelas di hadapan Kyuhyun yang sedang berjongkok.
“ Aku lapar, buatkan aku jajangmyeon “ ucap Kyuhyun sembari memperlihatkan puppy eyesnya.
“ Mwo ? memangnya aku pembantumu “ jawab Lee seul ketus.
Bibir Kyuhyun mengerucut, membuat wajah bayinya nampak sangat menggemaskan. “ Baiklah, aku akan beli di restoran saja “ sembari beranjak menuju pintu keluar, meninggalkan Lee Seul yang masih berdiri mematung.
“ Kyuhyun “ Panggil Lee seul, “ Baiklah, aku akan memasak untukmu “ lanjutnya. Membuat Kyuhyun yang masih berada di ambang pintu itu tersenyum penuh kemenangan.
Dan didetik berikutnya Lee Seul hanya bisa merutuki dirinya sendiri karna ucapannya yang amat bodoh barusan, membuat harga dirinya yang amat ia junjung tinggi-tinggi di hadapan Kyuhyun lenyap seketika. Tapi ia tak bisa memungkiri bahwa ia membutuhkan Kyuhyun saat ini.
Lee Seul memasak didapurnya sementara Kyuhyun duduk manis di belakang meja bar menatap gadis yang kini tengah sibuk mondar mandir di hadapannya.
Ia merasa tak berguna disini, hanya duduk manis menatap gadis yang sibuk memasak dengan setumpuk cucian peralatan dapur yang kotor di wastafel, setelah itu makan masakannya kemudian pulang, bukankah itu namanya tidak tahu diri ?
Kakinya melangkah menuju wastafel, menyalakan keran kemudian memulainya dengan mencuci sebuah wajan. Membuat Lee seul yang kini sedang mengiris bawang harus di kejutkannya hingga jari telunjuknya ikut teriris.
“ Uh..Appo “ ucap Lee seul. Kyuhyun diam, ia memilih focus terhadap cuciannya saat ini, membuat Lee seul berdecak kesal. Baru saja ia berfikir bahwa Kyuhyun tak sejorok yang ia pikirkan dari dulu, tapi detik berikutnya ia berpikir Kyuhyun adalah pria yang tak menghargai wanita.
“ Akhirnya selesai juga “ ucap lee seul, menatap 2 piring jajangmyeon yang sudah tersaji rapi ala restoran, Kyuhyun hanya memandangnya takjub, ternyata gadis yang ia cintai pintar memasak disamping sifatnya yang temperament.
Gadis itu meletakkan 2 piring jajangmyeon di meja, kemudian ia duduk di kursinya. Tanganya terangkat menopang dagunya sementara matanya menatap kursi kosong dihadapannya. Pikiranya terulas akan kesempurnaan wajah Kyuhyun, membayangkan jika pria itu berada di hadapannya, kemudian melumat bibirnya pelan. Berikut aroma tubuhnya yang begitu memabukkan.
Kyuhyun mengangkat tanganya ke udara kemudian menggoyangkannya beberapa kali, berusaha menyadarkan Lee seul dari lamunan.
“ Wae ? “ ucap Lee Seul terkejut. Sejak kapan Kyuhyun sudah ada dihadapannya bahkan ia tak menyadari, ia begitu terlarut dalam dunianya sendiri.
Keduanya sibuk melahap jajangmyeon mereka masing-masing, hingga habis tak tersisa kemudian meminum lemon juice sebagai pencuci mulut. Membuat lidahnya terasa segar kembali.
Kyuhyun menepuk perutnya beberapa kali, yang merasa penuh sesak dengan jajangmyeon dan sesekali mencuri pandang ke arah Lee seul yang masih sibuk membersihkan piring kotor di dapur.
Entah apa yang membuat kakinya melangkah terlalu jauh mendekati Lee Seul, Ke dua tangannya menggapai pinggang gadis di depannya itu. Merengkuhnya agar lebih dekat dengan tubuhnya. Sementara bibirnya tak henti-hentinya mengecupi leher Lee seul yang putih mengukir kiss mark disana.
Lee seul memilih untuk diam, tak melayaninya, ataupun juga menolaknya ia lebih focus untuk memainkan tanganya diatas piring-piring kotor.
Tangan Kyuhyun bergerak semakin jauh, memainkan dadanya yang bebas tanpa penyangga, meremasnya dengan agak kasar dan membuat Lee Seul terkadang harus mengaduh kesakitan sementara tangan kirinya sudah berada dibawah tubuhnya menggoda klitorisnya hingga basah.
Tak lama kemudian ia memutar tubuh Lee Seul hingga menghadapnya. Wajahnya semakin mendekat hingga bibirnya menyentuh bibir Lee Seul pelan. Bukan seperti ciuman yang panas dan menggebu yang biasa mereka lakukan, ini seperti ciuman pertama bagi mereka terlalu hati-hati dan sangat mendebarkan.
Kyuhyun melepaskan tautan pada bibirnya, menatap matanya seduktif, tapi ia tak berani membalasnya, ia lebih memilih menatap lantai keramik yang jauh lebih tak menarik dibanding Kyuhyun. Entah kenapa sejak Kyuhyun menyatakan cinta padanya ia jadi salah tingkah saat Kyuhyun menatapnya, ataupun melakukan sesuatu hal padanya.
“ Mukamu lucu sekali “ Ucap Kyuhyun meremehkan, membuat Lee seul mendongak untuk memastikan apa yang ia dengar barusan. “ Jadi kau percaya kata-kataku waktu itu “ lanjutnya, Lee seul menatapnya tak mengerti.
“ Mana mungkin aku mencintai gadis temperament sepertimu , kau lihat wajahmu sangat aneh “ ucap Kyuhyun menyeringai.
Ia mendengus kesal atas pernyataan Kyuhyun, membuatnya sedikit kecewa dan terhina.
“ Benarkah ? “ Tanya Lee seul sembari menurunkan sedikit kerah sweaternya membuat bahunya yang putih terpampang jelas oleh Kyuhyun.
Lee Seul semakin mendekat kearahnya, Menggoda Kyuhyun dengan bahunya yang sexy dan kaki jenjangnya.
Memang ini Lee seul gadis yang dicintainya, selalu bisa mempermainkan nafsunya bukan gadis pemalu yang selalu saja menunduk saat ia menatapnya.
Hingga tepat di hadapannya “ Kau pikir tak ada pria lain yang mau bercinta denganku hah ? “ ucap Lee Seul ketus yang kemudian berbalik menjauhi Kyuhyun.
“ Dasar temperament “ Ucapnya lirih. “ Mengapa harus mencari orang lain, jika pria yang ada di depanmu saat ini mau bercinta denganmu “ lanjut Kyuhyun lantang, tapi hanya di jawab lambaian tangan oleh Lee seul yang kini sudah berada di sofa.
Lee seul berbaring diatas sofa , matanya terpejam seakan ingin merasakan ketenangan. Ia lelah jika harus selalu bertengkar dengan Kyuhyun, atau detak jantungnya yang meledak-ledak saat berada di dekat pria itu.
Hampir saja ia terlelap jika saja Kyuhyun tak menepuk pipinya semena-mena. “ Waeyo ? bisakah kau membiarkanku istirahat sebentar, aku lelah “ ucap Lee seul yang kemudian menutup matanya kembali. Hingga di rasakan udara disekitarnya menipis dan kedua pipinya terasa hangat.
Bibir Kyuhyun sudah mendarat di bibirnya kembali, melumatnya pelan kemudian menghisap bibir atas dan bawahnya secara bergantian.
Lee seul membuka matanya kembali, menikmati setiap sentuhan Kyuhyun pada bibirnya. Membalas setiap kecupan kecupan kecil yang di berikan Kyuhyun padanya. Ciuman Kyuhyun semakin lama semakin panas membuatnya kwalahan untuk meladeni Kyuhyun, sementara tanganya bergerak liar menjelajah setiap jengkal dari tubuh nya
Kyuhyun kini naik diatas tubuhnya tanpa melepaskan kontaknya, Sementara tangan Kyuhyun menyelinap ke dalam sweaternya mencari benda-benda yang mampu membuatnya naik.
TING..TONG..
Suara bel tak mereka perdulikan lagi, mereka sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, Ciuman Kyuhyun kini beralih ke lehernya, menjilati bagian itu hingga basah oleh saliva. Sementara kedua kakinya naik kepinggang Kyuhyun membuat mereka menyatu sama lain.
TING…TONG…
“ Nuguya ?” Teriak Kyuhyun yang merasakan aktivitasnya terganggu. Ia berdecak kesal sementara Lee seul kembali merengkuh tengkuknya membawa Kyuhyun kembali menggeluti bibirnya.
TING…TONG…
Sekali lagi, membuat Kyuhyun naik darah. Dengan kesal kakinya melangkah menuju pintu kemudian membukanya. Gadis itu datang bersama Oppanya, Eunhyuk
“ Kyuhyun “ kaget Hee Byul, ada apa gerangan musuh sahabatnya itu kini ada dalam apartement Lee seul ? Gadis itu menatapnya curiga, penampilan Kyuhyun nampak berantakan, terlebih bibirnya terlihat merah dan bengkak.
**
“ Hee Byul “ ucap Lee seul lirih. Ia buru-buru menyelinap kedalam kamarnya, kemudian mengganti semua pakaianya tak luput merapikan rambutnya yang sudah kusut.
“ Hee Byul ah “ Panggil Lee seul, membuat sahabatnya itu menoleh ke arahnya. “ Eun Hyuk Oppa “ lanjut Lee Seul sembari memeluk pria bertubuh sixpack itu. Hal ini tidak di sia-siakan oleh eunhyuk, pria itu malah membalas pelukannya lebih erat, membuat Lee seul susah bernafas.
Kyuhyun menatap tajam kearahnya, tangannya menarik lengan Lee seul agar segera melepaskan pelukannya pada Eun hyuk. “ Appo , “ rintih Lee Seul yang merasakan lengannya di cengkram dengan kuat oleh Kyuhyun.
“ Apa yang baru saja kalian lakukan ? “ selidik Hee byul, matanya menatap tajam kearah Lee seul dan Kyuhyun.
“ Ya Kyuhyun, kau pasti mencuri makananku lagi ya “ omel Lee seul, yang kemudian menggeplak kepala Kyuhyun. Ia berusaha mengalihkan perhatian Hee Byul.
“ Dasar Nenek lampir “ umpat Kyuhyun, tangannya masih memegangi kepalanya yang terasa berdenyut akibat pukulan Lee seul. Karna merasa malas Kyuhyun meninggalkan mereka bertiga.
“ Kyuhyun “ panggil Hee Byul, membuat pria yang berjarak sekitar 5 m dengannya itu menengok. Hee Byul menampakkan senyum terbaiknya pada Kyuhyun.
“ Wae ? “ Tanya Kyuhyun
“ Bagaimana jika kau ikut kami bertiga nonton, aku akan mentraktirmu “ ajak Hee Byul.
Ia terlihat menimbang-nimbang tawaran Hee Byul, dari pada ia bosan di kamar. Dan semenit kemudian ia menyetujuinya.
“ andwe…” ucap Lee seul lirih, yang tak ingin acara jalan-jalannya kali ini harus di kacaukan oleh Kyuhyun.
**
Mobil Hyundai modivikasi Hyuk melaju di jalanan Seoul street yang lumayan sepi dengan kencang, 150 km/jam. Hyuk yang duduk di depan bersama Lee seul nampak sesekali mencuri pandang kearahnya. Lee seul yang saat ini hanya mengenakan hot pants dan atasan kaus putih dilapisi sweater pink yang tak terlalu tebal itu nampak tetap cantik, pahanya yang mulus sangat menggoda Hyuk membuatnya susah menahan pikiran kotornya.
Kyuhyun yang menyadari akan hal itu segera mengambil tindakan.
Ia merogoh ponsel miliknya dan segera mengirim pesan pada Lee seul
From : Kyuhyun babo
Hei, kau mau memberikan tontonan gratis pada Tuan Yadong itu ya ?
Dreet…dret..
Dengan cepat balasan pesan singkat masuk ke ponselnya,
From : Lee Seul sexy
Tuan Yadong katamu ?? Menurutku Hyuk lumayan juga…
Lee seul membuka sweaternya menampakkan kaus tipis yang sedang di di kenakannya, membuat Kyuhyun menatap garang padanya. Bra hitam yang sedang di pakainya kini tercetak jelas dari luar kausnya.
Ia mengibas-ngibaskan telapak tangannya di depan wajah “ huh panas sekali “ ucapnya lirih.
Eun hyuk hampir tak bisa sedetikpun berhenti memandang Lee seul “ Kau kepanasan Lee Seul “ Tanya Eun Hyuk.
Gadis itu mengangguk pelan, tiba-tiba Eun Hyuk mengerem mobilnya secara mendadak, membuat mobil itu mengeluarkan decitan yang lumayan keras.
“ Wae yo ? “ Tanya Hee Byul kesal pada Oppanya.
Wajah Eun Hyuk mendekat ke arah Lee seul, mengabaikan penonton yang ada di jok belakang, Hee Byul dan Kyuhyun. Ia memposisikan bibirnya tepat di samping leher Lee seul hingga begitu dekat hampir menyentuh kulitnya kemudian meniupnya perlahan, membuat permukaan kulit lee seul merinding.
“ Oppa apa yang kau lakukan ?” Ucap Hee Byul
“ Dia kepanasan, makannya aku meniupnya agar dia tidak kepanasan lagi “ jelas Hyuk
Susah payah Kyuhyun menahan emosinya, bahkan tangannyapun kini sudah mengepal kuat, tapi ia tak ingin menampakkan sedikitpun emosinya pada Lee Seul, jika seperti itu ia hanya akan di cap pria bodoh oleh lee seul.
“ Aneh sekali, bukankah ini musim dingin , mana mungkin bisa kepanasan “ ucap Kyuhyun menyeringai.
“ berapa sih nilai pelajaran geografimu ? ini sudah musim semi, dasar bodoh “ umpat Lee seul.
“ Kalau memang kedinginan nyalakan saja AC nya, “ timpal Kyuhyun
“ Kau itu kenapa sih, Hyuk hanya mau membantuku, lalu apa masalahmu hah ?“ ucap Lee seul berapi-api.
Sementara Hyuk dan Hee Byul yang menyaksikan pertengkaran mereka hanya terdiam, sebenarnya yang terlihat bukanlah 2 orang musuh yang sedang berada dalam medan perang, tapi malah seperti sepasang kekasih yang sedang dilanda cemburu buta.
“ Baiklah, nikmati saja acaramu, Lee Seul ssi “ ucap Kyuhyun untuk yang terakhir kalinya sebelum ia meninggalkan mobil Hyuk, dan membanting pintunya keras-keras.
“ Kyuhyun “ panggil Hee byul keras, dan kemudian menatap Lee seul tajam “ Sebenarnya ada apa dengan kalian “
Lee seul meneguk cola nya sekejap “ Mian, aku menggagalkan acara kita hari ini “ ucapnya frustasi.
“ aku tidak akan memaafkanmu “ ucap Hee Byul “ tapi jika kau mau menceritakan masalahmu padaku mungkin aku akan mempertimbangkannya lagi “ lanjutnya matanya menatap pemandangan sungai Han yang ada di depannya lurus, menikmati hembusan angin semilir yang membelai permukaan kulitnya lembut. Meninggalkan Hyuk di dalam mobil sendirian.
Sungai Han menjadi saksi ketika ia mencurahkan isi hatinya, “ kau tau, menjadi sahabatmu itu sangat sulit “, “ aku marah padamu, saat kau mengambil perhatian Oppaku. Hyuk lebih perhatian padamu di bandingkan padaku, dan guru-guru semua menyayangimu walapun kau bukan termasuk murid yang pintar, dan kau tau apa yang paling menyebalkan “ Tanya Hee Byul yang hanya di jawab dengan gelengan lemah oleh Lee seul.
“ Jika aku bersamamu tak ada pria yang mau memandangku, mereka pasti akan lebih memilihmu “ lanjutnya lirih.
“ Mianhae, Hee byul ah, aku tidak tau jika aku semenyebalkan itu “ ucapnya, ia segera memeluk Hee Byul yang ada disampingnya.
“ Itu tidak masalah jika kau menganggapku sebagai sahabat terbaikmu, dan menceritakan semuanya padaku “
Ia menatap Hee Byul ragu, seakan enggan menceritakan semuanya tentang Kyuhyun pada sahabatnya itu, Ia takut Hee Byul akan menganggapnya sebagai gadis murahan “ sebenarnya aku….aku mencintai Kyuhyun “ ucapnya tergugup.
“ Wae “ Hee Byul di buatnya terkejut atas pernyataannya barusan
“ Ya, aku serius “ kemudian ia menceritakan apa yang terjadi padanya dan Kyuhyun selama ini.
“ Jadi selama ini kau sudah tidur dengan Kyuhyun “ Tanya Hee byul masih tak percaya “ Ada masalah seperti ini tapi kau tak pernah menceritakannya padaku “ Omel Hee Byul
“ Mian, kau marah padaku ? “
“ Ya aku akan marah padamu jika kau tak mau jujur pada dirimu sendiri, dan kau juga harus jujur pada Kyuhyun “ Ucap Hee Byul.
“ Tapi ……..“ protesnya
“ Kau malu mengakuinya “ remeh Hee Byul
~~
Mobil Hyuk berhenti tepat di pintu lobi gedung apartement Lee seul. “ Gamsahamnida, Oppa “
“ Fighting, kau harus memberitahunya sekarang juga “ Ucap Hee byul yang masih berada di jok belakang.
“ Jika Kyuhyun masih marah, datang saja padaku, aku akan menunggumu “ goda Hyuk
Hee byul yang mendenganya kemudian mendaratkan sebuah tinjuan yang lumayan keras tepat di bahunya.
“ Appo “ umpat Hyuk pada yeodongsaengnya itu.
“ Hee Byul, jaga Hyuk Oppa baik-baik ya, jangan sampai dia menonton film yadong lagi “ Ucap Seul nakal membuat wajah Hyuk merona.
~~
Gadis itu menyusuri koridor dengan lesu, pikiran yang tak ingin ia pikirkan mulai berklibatan di otaknya, kakinya berhenti melangkah ketika sampai di depan pintu kamar apartnya. Ia menoleh kearah kamar Kyuhyun sejenak, apakah ia harus mengutarakan rasa cintanya pada Kyuhyun, bukankah itu sangat memalukan “ ani..ani “ kepalanya menggeleng beberapa kali, tanganya segera memutar knop pintu yang tengah di pegangnya.
Lee Seul POV :
“ Kyuhyun “ Panggilku pada seorang namja yang kini sudah terbaring di sofa , yang aku yakin itu adalah Kyuhyun.
“ Apa acaramu berjalan lancar tanpa aku, Lee seul ssi “ Tanya Kyuhyun seraya bangkit dari sofa.
“ Apa yang kau lakukan di kamarku hah ! “ Umpatku kasar, sembari berjalan mendekat ke arahnya.
“ Aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal padamu “ Ucapnya Frustasi,
“ wae ? apa kau bercanda huh “
“ Besok aku akan dikirim ke Singapore untuk mengikuti Olimpiade matematika untuk beberapa waktu, mungkin lebih dari 1 bulan “ Ucap Kyuhyun menjelaskan.
“ Mwo “ Perkataan Kyuhyun yang membuatku terkaget, Apa dia bilang mau meninggalkan aku ke Singapore 1 bulan. Entah pikiran-pikiran yang tak jelas masih bersliweran di otakku, bagaimana kalau Kyuhyun menemukan gadis yang cantik kemudian menikah disana, atau dia memutuskan untuk melanjutkan sekolahnya di sana.
“ Andwe “ Teriakku keras, membuat Kyuhyun tersentak “ Jangan pergi “ Ucapku seraya langsung memeluk Kyuhyun yang saat ini duduk di depanku.
“ Wae ? Bukankah ada Eunhyuk yang akan menemanimu ? “ Ucap Kyuhyun sembari tertawa melihat tingkahku yang aneh.
“ Aku menyukaimu “ Ucapku terbata.
“ Maaf Lee seul “ Ucap Kyuhyun seraya melepaskan pelukanku dan beranjak meninggalkanku.
“ Mungkin aku terlambat “ Ucapku dalam hati, sementara airmataku tengah menetes bahkan semakin deras, ketika Kyuhyun melangkah semakin menjauh hingga menghilang di balik pintu apartement.
“ Kyuhyun “
“ Apa begitu susah mengucapkan itu hah “ umpatku dalam hati.“ Aish, dasar bodoh “ Lanjutku dan langsung melesat meninggalkan kamar apartementku.
Cklek..
Aku membuka pintu kamar Kyuhyun yang tak terkunci. Pelan. Dan mendapati pria itu sedang memainkan game di laptopnya.
“ Kyuhyun “ panggilku,
“ Kau tuli ya “ Ucapku saat pria yang baru saja aku panggil tak bereaksi sedikitpun. Hanya memandangku sejenak kemudian memainkan gamenya kembali.
“ Dasar maniak game “ Ucapku sebal.
“ Waeyo “ Tanyanya menyeringai.
“ Kau berani taruhan ? “ Tanyaku pada namja menyebalkan yang entah kenapa sekarang sangat aku sukai itu.
“ Apa ? “ Tanyanya lagi,
“ Siapa yang kalah lebih dulu maka harus memenuhi permintaan yang menang , OK ? “ Ucapku pada Kyuhyun sembari mendekat kearahnya.
“ Baiklah, apa yang akan kita mainkan ? Starcraft, warcraft, coco girl (?) bla bla bla “ tawarnya panjang lebar.
“ Lagipula siapa yang mengajakmu memainkan permainan anak kecil, kita akan bermain permainan orang dewasa “ Ucapku mantap.
“ Mwo “ Ucap Kyuhyun kaget, tetapi matanya menelusur setiap pemandangan gratis yang aku suguhkan saat ini, kaus putih tipis, dan hotpants yang membuat paha putihku terekspos dengan jelas.
Kyuhyun masih mematung, “ Apa harus aku yang memulai “ Ucapku seraya mengambil langkah menggapai Kyuhyun. Dan duduk di pangkuannya.
Aku mulai mencium bibirnya agresif, memasukkan lidahku di dalam mulutnya, bermain bersama lidahnya di dalam mulutnya. Kyuhyun mulai meremas pantatku dan meraba kulit pahaku yang mulus.
Dret…Dret..
Ponselku di dalam saku tiba-tiba berbunyi, membuat Kyuhyun menghentikan aksinya karna merasa terganggu. Aku mengambil ponsel dan menemukan nama Hyuk jae disana aku yakin Kyuhyun juga melihat nama itu disana.
“ tidak penting “ ucapku sembari melempar ponsel itu entah kemana dan kembali menggeluti bibirnya.
Dan entahlah apa yang terjadi pada ponselku sekarang, setelah aku mendengar bunyi benturannya dengan lantai yang begitu nyaring, pasti sudah tak berbentuk lagi.
Ia mulai memasukkan tanganya kedalam kausku, meraba punggungku dan mencari pengait braku. Yaps, dia mendapatkannya kemudian menariknya hingga pengaitnya terlepas.
Ciumannya turun menuju leherku, membuat beberapa kissmark disana dan membuatnya sedikit perih, tapi entah kenapa aku senang melihat pekerjaan Kyuhyun yang membuat leherku merah-merah itu.Tangannya mulai bekerja di dadaku, meremasnya pelan, kemudian memelintir niplenya.
Isshhhhh…membuatku menjambak rambut coklatnya semakin keras. Dengan cepat Kyuhyun melepas kaos dan braku secara bersamaan. Kemudian melahap nippleku secara bergantian kiri dan kanan, membuatku mendesah semakin tak karuan. Sementara rambutku pun berantakan kesana kemari.
Setelah beberapa menit bermain dengan dadaku ciumannya turun hingga ke perutku yang rata. Menyesapi kulit perutku hingga sebagiannya basah oleh salivanya. Membuatku terus terusan mengerang karna nikmat.
Posisi Kyuhyun masih berada di bawah, ya inilah saatnya aku harus mengalahkannya. Aku mendorong kyuhyun hingga tubuhnya terbaring di sofa. Aku kembali duduk diatasnya, tepat di atas juniornya yang terasa sudah menegang di balik celana pendeknya.
Aku mulai mendekatkan wajahku ke lehernya, menghirup aroma maskulinnya yang menguar begitu aku lebih dekat. Menyesapi kulit lehernya yang putih, sementara tangan Kyuhyun sibuk meremasi payudaraku yang menggantung diatasnya. Sesekali menggoda niplenya hingga terasa semakin mengeras.
Bibirku kembali memagut bibirnya dengan lebih agresif sembari menggesekkan vaginaku dengan juniornya yang masih sama-sama tertutup celana masing masing.
Kyuuuu Ahhhh…ahhhh.. racauku merasakan gesekannya semakin intens. Dan tanpa babibu lagi aku melepas kaos dan celana Kyuhyun dan membuangnya kemana. Membuatnya full naked sementara hot pantsku juga sudah tertanggal entah sejak kapan.
Kyuhyun bangkit kemudian menidurkan aku di sofa. Dan posisiku saat ini tidur dengan paha yang sudah terbuka lebar, sembari mengatur nafasku yang sudah ngos ngosan.
“ Hey, apa yang kau lakukan “ Tanyaku pada namja yang masih saja berdiri menatapku yang sudah pasrah dengan senyum tanpa dosanya.
“ Kau sangat cantik kalau sedang terangsang baby “ Ucapnya sembari meniliti setiap inchi dari tubuh polosku.
“ Baguslah, karna aku sudah tidak tahan “ kataku seraya menarik tangan Kyuhyun hingga tubuhnya menimpaku.
“ aku tidak menyangka ternyata kau seyadong ini “ Ucapnya sembari tersenyum penuh kemenangan.
“ kau benar, sekarang puaskan aku “ Ucapku lagi.
Ia mulai membenamkan wajahnya dileherku, menyesapi aroma feromone yang keluar dari lekuk leherku. Sembari meremas-remas rambutnya aku mengangkat sebelah kakiku ke sandaran kursi agar vaginaku terbuka lebih lebar dan Kyuhyun lebih mudah menggesekkan juniornya.
Ciuman Kyuhyun mulai turun menuju dadaku, kemudian memasukkan ujung dadaku yang tengan menengang dengan sempurna itu, membuatku merasakan geli tapi benar-benar menyenangkan.
Sembari mempermainkan dadaku dengan lidahnya, jari-jarinyapun dengan lihay keluar masuk vaginaku hingga membuatnya benar-benar basah dengan cairanku.
Sedangkan tanganku pun ikut meremasi dadaku berharap mendapatkan kenikmatan lebih. Aaahhhhh…kyuuu…ahh..uhh..Semakin lama kocokan jari kyuhyun pada vaginaku semakin cepat, semakin cepat tubuhku ikut bergerak berlawanan dengan kocokannya.
Tubuhkupun bergerak semakin menggila di bawah tubuh Kyuhyun, hingga cairan putih kental mengucur hangat mengenai sisi pahaku.
Huh..ah..ah..aku mencoba mengatur nafasku kembali, menikmati sensasi rileks setelah orgasme ku yang pertama, tapi Kyuhyun tak membiarkanku sejenak, ia mulai membuka pahaku lebar-lebar dan membenamkan wajahnya di daerah terlarang itu.
“ Ya, Kyu….h apa yang…ahhhh “ Ucapku tercekat ketika lidah itu mulai menggoda klitorisku menyapu cairan sisa orgasme ku, entahlah kenapa Kyuhyun sangat menyukainya padahal menurutku itu menjijikkan.
Wajahkupun mendongak merasakan setiap sentuhan lidah Kyuhyun pada vaginaku.
“ Kyu ah “ Ucapku tersengal.
Kyuhyun menghentikan aktivitasnya, kembali menindih tubuhku yang sudah lemas bahkan tak bisa mengangkat kakiku lagi.
“ Kau kalah nyonya Cho “ Ucap Kyuhyun sembari menatapku dalam-dalam,
“ bodoh aku memang sengaja mengalah “ kataku dalam hati, dan hanya bisa aku ungkapkan dengan sebuah senyuman tipis padanya.
Kyuhyun membalasnya dengan sebuah senyuman yang entah kenapa sangat manis menurutku.
“ Kau sudah siap baby ? “ Tanya Kyuhyun,
Ia kembali memposisikan juniornya tepat diatas vaginaku dan dengan satu tusukan, juniornya terbenam seutuhnya di vaginaku.
~~
“ Jadi kau akan benar-benar pergi ? “ Tanyaku memastikan.
“ Hanya satu bulan “ jawabnya
Aku mengangguk walaupun sebenarnya perasaan tidak rela itu pasti ada.
“ Kenapa kau sedih seperti itu, aku hanya akan ikut olimpiade matematika, tidak lebih dari satu bulan “ Ucap Kyuhyun meyakinkanku.
“ Benar, tapi aku takut kau seperti bang toyib yang pergi dan tak pulang-pulang “ Ucapku dalam hati.
“ Pasti kau sangat menyukaiku “…” tidak ,tapi sangat sangat mencintaiku “ Ucapnya sambil menyeringai penuh kemenangan.
Pipiku memerah mendengar ucapannya.
“ Pasti sangat memalukan harus mengakui kalau aku memang sangat-sangat mencintainya “ Ucapku lagi dalam hati.
Tanpa aku sadar wajah Kyuhyun sudah mendekat lagi dan dengan cepat mengecup bibirku, membuatku yang sedang melamun sedikit tersentak.
“ Ingat, aku tak suka kau dekat-dekat dengan Hyuk , apalagi Selama aku tidak ada , mengerti ? “
“ mmm, aku akan mempertimbangkannya nanti “ jawabku sekenanya.
“ Kau kalah, jadi kau harus menuruti kataku “ Ucapnya lagi sembari mengeratkan pelukannya di pinggangku.
“ Kyuhyun ah “ panggilku lirih tanpa menatapnya.
“ Wae “ jawabnya seraya menatapku lekat-lekat menanti ucapanku selanjutnya.
“ Aku…” “ aku hamil….” Kataku terbata.
“ Mwo ? “
END

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: