Nothin’ On You Part 13

1
Nothin’ On You Part 13 ff nc kyuhyun super junior yadong
FF “Nothin’ On You” Part 13
Story by Deani [@yesungcharger]
Sebelum kalian protes, baca dulu sampai akhir part ini yaa~
Happy reading~~^^
Part 13
Melihat semua orang sudah meninggalkan ruangan ini, Kyuhyun segera melonggarkan dasinya serta melepas Jas hitamnya sembari menghela nafas panjang, ia menghempaskan tubuhnya ke kursi kebesarannya dan memejamkan matanya.
Rapat dengan dewan direksi baru saja selesai. Setidaknya ia lega sudah melewati waktu dua jam di ruangan ini dengan pikirannya yang kacau kemana-mana akan tetapi ia masih bisa fokus. Kyuhyun berterima kasih pada Tuhan telah memberikannya kepintaran dan pola pikir yang melebihi orang pada umumnya hingga ia bisa sedikit mengesampingkan pikiran kotor yang menguasai salah satu sudut di otaknya di saat ia dituntut konsentrasi penuh memimpin jalannya rapat penting sekaligus berpikir jernih dan meyakinkan untuk kemajuan perusahaannya.

Pikiran kotor? Ck… Sebenarnya itu datang dari dirinya sendiri akibat kebutuhan biologisnya yang sangat membengkak dan amat mengenaskan beberapa hari ini. Apalagi kalau bukan satu nama yang membuatnya tidak bisa berpikir jernih dan selalu berpikiran mesum di tengah-tengah rapat barusan. Dia, Channie.
Memikirkan apa yang Channie lakukan saat ini saja membuatnya ingin segera pulang dan berlama-lama di rumah. Tidak. Lebih tepatnya di kamar? Oh, Shit! Cho Kyuhyun. Lagi pula kau di rumah juga tidak akan melakukan apapun selain mencium Channie hingga lemas. Okey, hanya itu, kan. Tidak lebih.
Berciuman. Berciuman. Hanya itu… Selebihnya melihat wajah cantik istrinya itu.
Ryeowook di sampingnya mengambil alih membereskan perlengkapan Kyuhyun.
“Makan siang di mana?” tanya Ryeowook sambil melirik sesaat ke arah Kyuhyun yang kini sedang malas membuka matanya dan memilih untuk bersandar di kursi kebesaran di ruangan rapat yang mewah ini.
Menggelengkan kepalanya, Ryeowook tidak tahu apa yang membuat Kyuhyun tiga hari belakangan ini tampak tidak tenang. Entahlah, padahal kondisi Channie membaik serta perusahaan juga tidak ada masalah sama sekali.
“Aku pesankan makanan, seperti biasanya.” tanpa persetujuan Kyuhyun, Ryeowook sudah memesankan makan siang untuk Kyuhyun. Bosnya kini malah tidak menyahut dan tampak enggan bergerak dari duduk-malasnya.
“Cho Kyuhyun. Kau kenapa sih? Tiga hari ini kau tampak aneh dan…kau pucat bukan karena kau sakit tapi kau kurang tidur. Lihatlah kantong matamu mengerikan. Apa kau dan Channie…” Ryeowook memejamkan matanya sesaat, seakan tahu apa yang dilakukan Kyuhyun dan juga Channie.
“Sialan.” gumam Ryeowook, “Ayo. Kembali ke ruanganmu.”
Kyuhyun menggelengkan kepalanya namun matanya masih terpejam.
“Kau ini kalau rindu dengan Channie kenapa tidak pulang. Ck, lagipula apa dia tidak lelah melayani gairahmu yang menggebu sampai pagi. Oh, Ya Tuhan. Kenapa aku membicarakan ini.” Ryeowook menggelengkan kepalanya cepat.
Kyuhyun sadar dengan apa yang Ryeowook ucapkan ia perlahan membuka matanya. Mengamati sikap Ryeowook yang tampak aneh. Tunggu, asistennya ini berpikir dia tidak tidur belakangan ini karena melakukan seks dengan Channie hingga melewatkan jam tidurnya.
Justru sebaliknya.
Dia tidak tidur dan hanya melewatkan jam tidurnya untuk menahan diri dari godaan bercinta-dengan-Channie-panas.
“Kau bicara apa?” sanggah Kyuhyun sembari bangkit dari duduknya.
Ryeowook hanya memutar bola matanya kesal. Kenapa juga Kyuhyun menutupinya, bahkan biasanya juga terang-terangan menunjukkan kalau dia memang selalu begitu dengan Channie. Tapi, raut wajah Kyuhyun menunjukkan sebaliknya, kalau ia tidak senang dengan perkataan Ryeowook barusan.
“Ap—apa aku salah bicara?” Ryeowook sedikit merasa bersalah dengan apa yang ia tanyakan.
Kyuhyun menghela nafasnya panjang, tidak harus ia menceritakan. Bisa jadi Ryeowook malah menertawakannya. Ini tidak lucu. Tapi, ini masalah serius. Ck… menggelikan.
“Tidak penting.” sahut Kyuhyun dingin. Kemudian Ia menyambar Jas yang ia letakkan di sandaran kursi lalu dengan cepat ia pergi meninggalkan ruangan ini. Tidak memperdulikan Ryeowook yang kebingungan di belakanganya karena menyamakan langkah kakinya yang panjang.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, Kyuhyun sudah sampai di ruangannya. Ia berjalan ke arah kamar pribadinya—kamar dimana Channie dulu beristirahat— tetap tidak memperdulikan Ryeowook yang mengikutinya tadi, seolah hanya ada dia sendiri di ruangannya ini.
Wajahnya tampak masam dan dingin… serta sulit di artikan.
Entahlah, sepanjang rapat tadi saja semua seakan takut salah berbicara karena Kyuhyun memang tampak mengerikan. Apalagi ia juga selalu tampak mengacuhkan dan memasang wajah ingin-memangsa-setiap-orang-yang-berbicara-dengannya. Kepada karyawan saja yang menyapanya sepanjang perjalanannya ke sini. Tidak bisa membuat Kyuhyun tampak lebih baik, bahkan sebaliknya.
Ryeowook hanya bisa menerima sikap Kyuhyun dengan diam. Hanya itu. Ia sudah hafal dengan tabiat Kyuhyun ini, kalau ada sesuatu yang mengganggu pikiran Bosnya ini, pasti sikap dingin sekaligus menyeramkannya akan mendominasi. Seperti akan menelan siapa saja yang mengganggunya. Sungguh. Mengerikan.
Tapi kenapa dengan Kyuhyun? Pasti ada hal yang pria itu sembunyikan.
Ryeowook tidak pantang menyerah. Tersenyum ia menghubungi Dokter yang merawat Channie. Menanyakan detail kondisi Channie. Tapi, sialnya ia tidak tahu. Donghae bukannya sedang dekat dokter kandungan yang merawat Channie, Dokter Shin.
Sebaiknya dia meminta nomor telepon Dokter itu kepada Donghae, walau nanti Donghae akan bertanya macam-macam padanya.
***

Fc Populer:

  • amie eunhyuk

    Itu poto nya sexy betul.. hahaha
    Alurr nya bagus… nc semua…

%d blogger menyukai ini: