My Love Next Door Part 6

1
ff nc baekhyun exo My Love Next Door Part 6
MY LOVE NEXT DOOR part 6
Author ; shimaeri
Title; My Love Next Door
Category; NC-21 , Romance , Comedi , Chapter
Cast; Cho KyuHyun  , Shin Yunna (OC) , Lee DongHae , Byun Baek Hyun, Lee Hyuk Jae,Other cast.
**previous story**
“Bagus jika kau mengerti. Nanti malam aku akan mengirim kan mu datanya. Dan ingat jangan menelpon ku jika aku tidak menelpon mu lebih dulu. Tak ada lagi yang ingin kau bicarakan?”
“Tidak.”
“Kalau bigitu aku tutup telponnya. Aku tak ingin ada yang curiga kepada ku.”

“Nde.”
“Berhati-hatilah yunna.”
“Arrasoe, kau juga. Berhati-hati lah.”ucap yunna mengakhiri panggilan itu. yunna menyimpan kembali handphonenya ke dalam saku celananya. Menggambil nafas panjang dan mulai keluar dari bilik itu. dia membuka pintu bilik itu dan berjalan. Baru satu langkah kakinya berjalan tiba-tiba saja dia berhenti. Yunna seakan mematung.yeoja itu terkejut bahkan matanya membesar melihat seseorang tengah berdiri tepat di hadapannya. Seorang pria yang mengejutkan yunna.
~~~My Love Next Door part 6~~~
“ kkkaa.. kau..” ucap yunna gugup melihat pria yang ada di hadapannya.
“apa yang kau lakukan yunna?” tanya pria itu.
“aaa.. aku ba.. baru saja..” ucap yunna bingung untuk menjelaskannya namun kata-kata sudah di potong terlebih dahulu.
“kau menelpon seseorang?” tanya pria itu.
Yunna semakin gugup di tempatnya berdiri. Keringat dingin mulai bermunculan di pelipisnya. Yeoja itu khawatir jika pria yang ada di hadapannya ini mendengar obrolan bersama tuan park di telpon.
“nde, aaa..aku menelpon…”entah mengapa lidah yunna kelu sekali. Dia kesulitan untukk berbicara, dan otaknya sangat lamban sekali untuk mencari alasan yang tepat.
“kau menelpon teman mu?” ujar pria itu.
“nde, teman ku.” ucap yunna lancar.
“kau mendengarnya?” tanya yunna berhati-hati dan cemas.
“ani, aku hanya mendengar ketika kau menutup telpon mu.”kata-kata namja itu membuat yunna bernafas lega. Dan menurunkan bahu nya yang sempat tegang.
“apa yang kau lakukan disini, donghae-ah?” ucap yunna ketika tersadar mengapa dia bisa bertemu dengan donghae di sini, di toilet umum yang ada di dalam supermarket.
“aku sedang berbelanja beberapa makanan.” Ucap donghae dengan senyuman manisnya.
“Oh.” Ucap yunna sambil mengangguk paham.
Tiba-tiba saja kyuhyun masuk ke dalam toilet itu.
“Yak! Mengapa kau lama sekali di toilet? Aku menunggu mu sejak tadi.” Ucap kyuhyun cepat , lalu terdiam ketika melihat donghae juga berada di dalam toilet itu.
” ahh.” Gumam kyuhyun sambil mengangguk paham mengapa yunna lama berada di toilet.
” ah mianhe.” Ucap yunna pelan.
Setelah itu mereka bertiga keluar dari toilet itu. Dan pulang bersama.
***
Kini malam telah menyelimuti kota seoul. Dan yunna baru saja pulang kerja. Yunna meletakkan tas nya di atas kasurnya. Tiba-tiba dia teringat kejadian pagi tadi saat dia dan kyuhyun di kejar oleh dua orang berbaju hitam. Lalu dengan cepat yunna mengambil laptopnya dan menghidupkan nya. Yeoja itu teringat perkataan tuan park yang akan mengirimkan data cho kyuhyun putra tunggal keluarga cho pemilik cho coorporate. Dengan segera yunna membuka email nya dan melihat ada sebuah pesan masuk. Dengan cepat tangan yunna mengklik pesan baru itu. Layar laptop yunna kini sudah berganti dengan data-data atau profil cho kyuhyun putra tunggal cho young min.
Yunna membaca sekilas database itu. Yang yunna butuhkan adalah melihat foto namja yang bernama cho kyuhyun itu, dan memastikan apakah namja yang tinggal di samping kamarnya adalah namja yang sama. Memastikan kan apakah namja yang menyewa di samping kamar flatnya adalah cho kyuhyun pewaris cho coorporate sekaligus putra tunggal cho young min?
Ketika yunna sedang serius menggeser kursornya tiba-tiba saja suara gaduh yang berasal dari luar terdengar olehnya.
Ceklek…
” noona, ayo ikut ke festival?” Ucap baekhyun cepat ketika sudah berada di dalam kamar yunna. Melihat baekhyun yang tiba-tiba masuk kamar nya membuat yunna dengan cepat mengalihkan pandangannya ke arah baekhyun dan tangan nya dengan cepat menutup laptop nya. Sedikit lagi Yeoja itu bisa melihat foto kyuhyun dan memastikan nya sendiri. Namun dia harus menunda hal itu, jangan sampai baekhyun curiga.
“Kajja noona.” Ucap baekhyun tak sabaran menyadarkan yunna dari rasa terkejutnya.
“Ah nde,” ucap yunna sambil meletakkan laptop nya di samping kasurnya.
” kajja .” Ajak yunna keluar dari kamarnya dan melupakan niatnya yang ingin melihat foto cho kyuhyun.
***
Kini malam telah menunjukkan pukul sembilan malam. Sudah waktunya heaven cafe tutup. Yunna sedang mengunci pintu masuk cafe.  Dan memasang gemboknya. Lalu memberikan kunci cafe itu kepada  hyuk jae yang sejak tadi berdiri di sampingnya.
“Kau sudah menguncinya dengan benar?” Tanya hyuk jae memastikan.
“Nde.”
“Kalau begitu aku pulang kalian berhati-hati lah di jalan, arraseo.” Ucap hyuk jae sambil menaiki mobilnya
” nde.” Jawab yunna patuh.
“Yak, seharusnya kau memberikan tumpangan untuk kami.”ucap kyuhyun sedikit kesal.
“Aku tidak bisa, kekasih ku sudah menunggu ku sejak tadi. Jadi kalian pulang naik bus saja.” Hyuk jae menjawab sambil menyembulkan kepala nya dari kaca mobil.
“Aiishhhh sahabat macam apa kau? Dasar pelit.”gerutu kyuhyun.
“Berhati-hati lah.”ucap hyuk jae dan langsung pergi sambil mengendarai mobil mewahnya.
Kyuhyun dan yunna pun berjalan menuju halte bus yang tak jauh dari sana.
Kini mereka duduk bersebelahan di halte , menunggu bus jurusan mereka.
Malam yang semakin larut, membuat angin malam terus menyelimuti kota seoul.
Dan yunna yang hanya mengenakan kaos dan cardigan tipis merasakan hembusan angin yang semakin dingin menyerang tubuhnya. Yunna bersedekap  memeluk kedua tangannya. Mencoba menghangatkan tubuh nya sendiri.
Pluk.
Yunna menoleh dengan cepat ,ketika merasakan sebuah jaket menyelimuti tubuhnya. Menatap kyuhyun yang duduk di sebelahnya. Melihat pria itu yang menatap lurus ke depan. Seakan tak menyadari tatapan yunna yang menatap nya kebingungan.
“Pakai saja dan jangan protes.” Ucap kyuhyun datar dengan terus menatap lurus ke depan. Seakan mengetahui pertanyaan yang ada di kepala yunna.
“Wae?”hanya kata itu yang bisa yunna ucap kan. Untuk mewakili semua rasa kebingungan yang kini melanda otaknya.
“Karena daya tahan tubuh namja lebih kuat dari Yeoja.”gumam kyuhyun pelan.
Yunna terdiam , entah mengapa dia merasa begitu terpesona dengan kyuhyun. Dia merasa kyuhyun begitu perhatian kepada nya. Dan hal kecil itu mengetuk hati yunna.
“Lagi pula kau kan yeoja munafik, kau pasti tak mau mengatakan bahwa kau kedinginan. Aku juga yakin kau lebih memilih jatuh sakit dari pada meminta ku meminjamkan mu jaket milik ku. Dan jika kau sakit maka aku bisa gila.”
“Mwo? Gila?” Tanya yunna sambil menaikkan sebelah alis nya dengan raut wajahnya yang semakin bingung.
“Nde, jika kau sakit maka semua pekerjaan di heaven cafe aku yang mengerjakannya. Bekerja bersama mu saja aku sudah sangat lelah apa lagi harus mengerjakan semuanya sendiri. Itu merupakan hal yang sangat mengerikan. Membayangkannya saja aku hampir gila.” Ucap kyuhyun dramatis dengan menunjukkan wajah khawatir dan ketakutannya..
Pletak..
“Yakkk! Appo.” teriak kyuhyun kencang ketika yunna menjitak kepalanya.
“Kau tak melakukan pekerjaan berarti di heaven cafe. Semua pekerjaan aku yang melakukan nya. Yang kau lakukan hanyalah tebar pesona ke semua Yeoja.” Denggus yunna sebal.
“Oleh sebab itu , kau jangan pernah sakit, arraseo.” Ucap kyuhyun sambil menatap kedalam mata yunna sambil mengeratkat jaket nya yang berada di punggung yunna. Berharap yunna mengerti bahwa dia sungguh tak ingin melihat Yeoja itu jatuh sakit. Setelah mengatakan hal itu kyuhyun tersenyum begitu hangat. Bahkan mata nya ikut menyipit menambah kadar kemanisan dalam senyumnya.
Deg…
Yunna terdiam mematung melihat senyuman itu. Senyum terindah yang pernah dia lihat. Jantungnya mulai berdetak tak karuan. Berdetak jauh di atas keadaan normal. Yunna terus menatap kyuhyun. Walau kini kyuhyun sudah kembali menatap jalan yang ada dihadapannya. Seakan dia baru saja melihat seorang pangeran yang begitu tampan.
“Berhenti menatap ku. Aku tau aku sangat tampan dan mempesona.” Ucap kyuhyun percaya diri.
Yunna terdiam, seperti nya gadis itu masih dalam ketidaksadarannya.
“Berhenti menatap ku , yeoja munafik. Apa kau tau mata mu seperti mau keluar?” Ucap kyuhyun dengan menyentil dahi yunna.
“Akhh..” ringgis yunna kesakitan. Dan kini kesadaran nya kembali ke batas normal.
“Yak , aku tidak..” ucapan yunna terhenti begitu saja ketika kyuhyun dengan cepat menarik tangannya. Berjalan menaiki bis yang berhenti beberapa menit yang lalu.
Kini kyuhyun dan juga yunna sudah duduk di dalam bis. Mereka duduk bersebelahan. Dengan yunna yang duduk di samping jendela. Yunna memandang jalanan yang di lewati bis. Melihat pertokoan dan gedung-gedung besar yang masih terang benderang. Perlahan rasa kantuk mulai menyerang yunna. Membuat nya kehilangan kesadarannya dan tertidur. Mata yunna sudah tertutup dengan rapat.
Kyuhyun menoleh dan melihat yunna yang tertidur. Kepala yunna bersandar di jendela bis. Dan ketika bis mengalami guncangan dengan cepat kyuhyun meletakkan telapak tangannya di jendela. Berusaha agar kepala yunna tak terbentur kaca jendela.
Kyuhyun tersenyum melihat yunna yang tertidur dengan damai nya. Perlahan kyuhyun menarik kepala yunna untuk bersandar di bahu nya. Dan entah mengapa yunna juga bergerak pelan mencari  kenyamanan bersandar di bahu kyuhyun.
Kyuhyun terus memandangi wajah yunna yang bersandar di bahu nya. Dengan perlahan mengecup dahi yunna kilat dan cepat. Lalu berpura-pura tak melakukan apapun ketika yunna kembali bergerak pelan. Kyuhyun tersenyum lebar menyadari tingkah nya yang aneh. Mencuri ciuman seorang Yeoja secara diam diam.
Beberapa menit kemudian. Bus yang mereka tumpangi sudah berhenti di halte bus di dekat gedung flat sewa nya.
“yunna, bangun. Sudah sampai.” Ucap kyuhyun sambil mengguncang tubuh yunna.
“Hmmm, “gumam yunna.
“Bangun, kita sudah sampai.”ucap kyuhyun bangun berdiri. Dan perlahan mata yunna terbuka perlahan. Mengerjap beberapa kali. Yunna juga mengucek mata nya untuk menghilangkan rasa ngantuk nya.
Yunna pun ikut berdiri dengan setengah kesadarannya. Berjalan mengikuti kyuhyun untuk turun dari bis.
Ketika yunna tengah menuruni tangga yang ada di pintu bis. Dia kehilangan keseimbangan.
“Akkkkhhhh”teriak yunna.
Yunna terjatuh tersungkur ke aspal. Terjatuh dengan sangat memalukan.  Dan kyuhyun yang berdiri di hadapan nya. Melongo tak percaya melihat yunna yang jatuh dengan posisi tersungkur di bawah kakinya. Ada rasa geli dan khawatir dalam hati nya.
“Gwencana?”Tanya kyuhyun sambil berjongkok tepat di depan yunna.
Yunna menggerakkan kakinya.
“Auwww..”ringgis yunna kesakitan. Dan melihat kedua lututnya mengeluarkan darah. Lutut yunna terluka.
“Kau terluka.” Kyuhyun juga melihat luka itu.
“Ayo cepat pulang, dan obati luka mu. Kau bisa berjalan?”Tanya kyuhyun sambil membantu yunna berdiri.
Yunna mencoba berdiri menegakkan tubuhnya. Namun rasa nyeri juga menyerang mata kakinya. Seperti nya yunna sedikit terkilir.
Wajah yunna berubah mengkerut, menahan rasa nyeri di kaki nya. Menyadari yunna tak sanggup berjalan. Kyuhyun berjongkok.
“Ayo cepat naik ke punggung ku.”Ucap kyuhyun sambil menoleh ke belakang. Dan bersiap untuk menggendong yunna.
“Nde?”yunna sebenarnya mengerti maksud kyuhyun, namun dia masih ragu. dan menatap punggung lebar dan tegap milik kyuhyun.
“Ayo cepat. Sebelum luka mu mengalami infeksi.”Ucap kyuhyun tak sabaran.
Perlahan tangan yunna terulur ke arah leher kyuhyun dan melingkari nya. Kyuhyun berdiri perlahan. Dan kedua tangan kyuhyun mengangkat kaki yunna sampai ke pinggang nya. Dan menopang tubuh yunna dengan meletakkan tangannya di pantat yunna. Setelah berdiri dengan tegap, kyuhyun mulai berjalan menuju gedung flat sewa nya. Yunna mengeratkan pelukan tangan nya di leher kyuhyun. Berusaha agar dia tak terjatuh ke belakang.
Kyuhyun dan yunna saling terdiam. Seperti nya mereka larut dengan pikiran masing-masing.
“ternyata tak sedatar pemikiran ku,”gumam kyuhyun ambigu.
” Nde?” Tanya yunna sambil mengernyitkan kening nya bingung.
” hmm cukup besar.” Tebak kyuhyun sambil berpikir membuat yunna semakin kebingungan .
“Apa mksud mu ?” Tanya yunna penasaran.
“Bokong mu ternyata cukup besar.” Ucap kyuhyun datar sambil meremas bokong yunna dengan gemas. Terukir sebuah senyuman evil di wajah tampan nya.
“yak jauh kan tangan mu dari bokong ku. Dasar namja mesum.” Teriak yunna kesal di samping telinga kyuhyun.
“Jika aku tidak meletakkannya disana, bagai mana aku bisa menopang tubuh mu di punggung ku.” Jawab kyuhyun santai.
“Aisshh jinja.. Tapi jangan meremas bokong ku.”gerutu yunna kesal.
“Hahahaha…”tawa kyuhyun pecah setelah sukses membuat yunna kesal.
Kini suana hening, dan kyuhyun terus berjalan menggendong yunna.
“Aku bisa merekomendasikan mu ke dokter ahli bedah plastik yang sangat bagus.”Ucap kyuhyun memulai pembicaraan kembali.
“Rekomendasi Dokter ahli operasi plastik ? . Tidak ,tak perlu. Wajah ku saat ini sudah sangat cantik. Aku khawatir jika aku melakukan operasi plastik nanti semua pria tampan di korea tergila-gila pada ku . Ah bisa-bisa lee minho dan lee jongsuk berebut untuk mendapatkan cinta ku . Ahahhahaha..” tawa yunna pecah membayangkan imajinasinya yang terlalu tinggi. Membuat kyuhyun mendenggus tak percaya mendengar nya.
“Mwo ? Ya tuhan , apa salah gadis ini hingga dia mulai gila dan bermimpi hal yang sangat mustahil?”teriak kyuhyun prihatin dan kasihan.
“Yak! aishhh jinja. aku belum gila.”protes yunna mendengar ucapan kyuhyun.
“Hahahaha.. Lagi pula aku merekomendasikan dokter operasi plastik bukan untuk melakukan operasi plastik pada wajah mu .”
“Lalu?”tanya yunna cepat.
“Tapi untuk melakukan operasi penanaman silokon di bokong mu agar terlihat montok .” Ucap kyuhyun sambil menahan tawa nya yang sebentar lagi akan pecah.
“Bwahahahhahahahaha.” Tawa kyuhyun mengema di jalanan sepi yang mereka lalui. Kyuhyun kembali sukses menjahili yunna.
“Mwo ? Yak cho kyuhyun..”ucap yunna sambil memukul kepala kyuhyun keras.
Duk..dukkdukk..
“Hahahahaha…” kyuhyun malah tertawa semakin keras.
Perlahan tawa kyuhyun berhenti, seiring berjalan nya waktu dan hening kembali menyelimuti mereka berdua. Mereka terus berjalan, memang jarak dari halte bis ke gedung flat sewa mereka cukup jauh.
“Hei , apa kau ingin saran dari ku ?” Ucap kyuhyun memulai pembicaraan lagi.
“Ani, aku tak mau. Kau pasti ingin meledek ku lagi.” Tolak yunna mentah-mentah sama sekali tak berminat mendengar apapun saran yang akan kyuhyun katakan.
“Aniyo,, kali ini aku menyarankan sesuatu yang bagus.” Pancing kyuhyun bermaksud agar yunna tertarik dengan saran nya.
“Aku tak ingin mendengarnya.”Ucap yunna cuek.
“Dengarkan saran ku ini. Kau harus membeli sepasang kaus kaki.” Pancing kyuhyun lagi.
“Kaus kaki?”tanya yunna memastikan pendengaran nya benar. Seperti nya yunna mulai terpancing ,dan dia penasaran juga dengan saran kyuhyun.
“Nde, kaus kaki. Lalu kau gulung kaus kaki itu menjadi sepasang bantalan kecil…”
“Bantalan kecil?” Tanya yunna kebingungan dengan kerutan di dahi nya. Yang di jawab dengan anggukkan kepala oleh kyuhyun.
“Kemudian kau letakkan di dalam bra mu. Dengan begitu dada mu terlihat lebih besar. Kau tau? dada mu sungguh kecil untuk ukuran Yeoja dewasa.” Ungkap kyuhyun. Setelah mendengarkan penjelasan kyuhyun itu seketika wajah yunna memerah menahan amarah dan malu di saat yang bersamaan.
“Bwahahahahahaha….”tawa kyuhyun lebih keras di banding sebelumnya. Seperti nya malam ini tingkat ke-evil-an otak nya berada pada tahap memprihatinkan, sehingga dia terus menerus menjahili yunna.
“Mwoeyo .yak cho kyuhyuuuunnnn.” Teriak yunna kesal dan menjitak kepala kyuhyun berkali-kali agar kyu berhenti berpikiran mesum.
“Yak! Berhenti memukul kepala ku. Aku bisa gegar otak karena mu.”delik kyuhyun ke arah yunna.
“Biar. Biarkan saja kau gegar otak agar otak mu bersih dari pikiran mesum.” Ucap yunna sambil terus memukul kepala kyuhyun.
Yunna terus bergerak memukul kepala kyuhyun. Dan akibat pergerakan nya itu tubuhnya nya oleng dan hampir terjungkal ke belakang. Namun dengan sigap kyuhyun menarik tubuh yunna. Hingga gadis itu tak jadi terjungkal ke belakang.
“Yak, berhenti bergerak dan memukul kepala ku. Apa kau ingin kembali terjatuh?” Ucap kyuhyun kesal. Yunna terdiam mematuhi perkataan kyuhyun.
Yunna pov.
“Mian.”jawab ku patuh.
Aaissshh kenapa malah aku yang meminta maaf. Seharusnya dia yang meminta maaf karena terus saja mengejek ku dan membuat aku kesal setengah hidup.
Namja ini kenapa selalu menguji emosi ku. Selalu saja membuat aku kesal. Tapi…
Entah mengapa aku malah tersenyum. Aku memang kesal dengan semua kata kata dan lelucon garing nya. Tapi aku tidak merasa marah atau pun membenci nya. Aku juga merasa aneh dengan diri ku. Entah karena apa, jantung ku selalu berdebar kencang jika kyuhyun berada di sekitar ku. Dan aneh nya debaran jantung ini sama sekali tidak sakit atau pun membuat aku sesak. Aku malah merasa lebih nyaman di dekat nya. Tapi berbanding terbalik jika aku melihat dia bersama yeoja lain. Seperti ada rasa kesal , marah dan gelisah jika melihat nya berbicara dan tersenyum kepada yeoja lain. Ini sangat membingungkan. Sebenarnya ada apa dengan ku? Seperti ada yang salah dengan diri ku?
Terkadang aku merasa namja mesum ini begitu tampan, begitu memukau, begitu perhatian kepada ku.
Seperti kejadian di halte tadi. Tanpa ku duga dia meminjam kan jaketnya untuk ku pakai. Walau jaket ini kebesaran di tubuh ku. Tapi aku merasa sangat hangat. Aku bahkan bisa mencium aroma tubuh nya dari jaket nya yang ku pakai. Di tambah lagi sekarang aku berada dalam gendongan nya membuat semua rongga hidung dan paru paru ku di penuhi aroma maskulin tubuh nya.
Kurasa aku sudah mulai gila karena aku begitu nyaman di gendong oleh nya. Memeluk lehernya, menghirup semua aroma tubuh nya dan bersandar di punggung lebar nan tegak milik nya. Sebenarnya ada apa dengan diri ku.
Apa aku mulai menyukai nya?
Tidak , tidak , tidak mungkin aku menyukai nya. Kyuhyun adalah namja mesum yang sangat evil, dia juga seorang casanova yang suka sekali tebar pesona. Dan aku yakin seratus persen jika semua kebaikan yang dia lakukan kepada ku bukan karena perhatian kepada ku, tapi lebih kepada kebiasaan atau trik nya untuk tebar pesona kepada ku sama hal nya dengan apa yang sering ia lakukan kepada semua Yeoja di luaran sana.
Dan aku yakin dia pasti akan mentertawakan ku jika dia tau aku sudah terpesona kepada nya. Namja yang berhasil merebut ciuman pertama ku.
Bluesshhh..
Aih kenapa wajah ku memanas ketika aku mengingat adegan ciuman ku dengan nya. Dia.. dia… dia selalu sukses mencuri ciuman dari ku. Dia sudah empat kali mencuri ciuman dari ku.
Diharapkan toilet, d kamar flat ku, di atap restoran dan di saat bersembunyi salah satu sudut pasar namdamun.
Aku jadi teringat ciuman kami di pasar namdaemun itu. Disaat kami sedang bersembunyi dan berakhir dengan sebuah ciuman panas nan panjang.
Blussshhhh..
Aiiisssshhhh wajah ku semakin memanas dan ku rasa wajah ku sudah seperti tomat matang.
Aku masih mengingat dengan jelas namja ini mencium ku begitu hot, dan aku terbuai olehnya. Bahkan aku membalas ciuman nya. Ahhh itu sangat memalukan.
“Kita sudah sampai. Cepat buka pintu nya.”ucapan kyuhyun menyadar kan ku dari semua lamunan dan pemikiran ku.
“Nde?”aku masih sedikit bingung dan tak mengerti ucapan kyuhyun.
“Cepat buka pintu kamar mu?” Terdengar nada sedikit kesal dari suara nya.
Oh aku baru sadar jika kami sudah sampai di gedung flat sewaan. Dan sekarang kami sedang berdiri di depan pintu kamar flat ku.
Ah kunci. Dimana ku letak kan kunci kamar ku ya. Aiisshhh kenapa aku jadi lupa seperti ini.
Oh iya , aku meletakkan nya di dalam tas kecil ku.
Dengan pergerakan yang tiba tiba aku mengambil tas ku yang sejak tadi ku selempangkan. Pergerakan ku ini membuat dada ku menggesek punggung kyuhyun. Dan aku merasa tubuhnya menegang akibat pergerakan ku itu.
Tunggu kenapa dia menegang. Astaga aku lupa jika dia namja mesum. Dia pasti memikirkan hal yang mesum ketika merasakan dada ku menggesek punggung nya. Aku harus berhati hati kepada namja ini.
Dengan masih berada dalam gendongan nya aku membuka kunci dan juga membuka pintu kamar flat sewa ku.
Kyuhyun melangkah memasuki kamar ku. Dia menurun kan ku di atas kasur ku yang berada di sudut kamar ini.
Kini aku sudah duduk di atas kasur ku. Tapi aku merasa tak rela lepas dari punggung nya. Aku ingin lebih lama lagi memuluk dan bersandar di punggung nyaman itu. Aissshh ku rasa aku sungguh gila. Apa yang baru saja aku pikirkan. Aku harus memeriksa kewarasan otak ku.
“Dimana P3K milik mu?” Tanya kyuhyun sambil mengedarkan pandangan ke penjuru kamar ku.
“Disana.”tunjuk ku pada sebuah meja rias ku. Aku menyimpan P3K di dalam laci meja itu.
Aku melihat kyuhyun mengambil kotak P3K dan berjalan untuk menyediakan baskom kecil berisi air. Dan kembali menghampiri ku.
Aku terus menatap wajahnya yang berada tepat di hadapan ku. Memperhatikan wajahnya yang begitu serius membersihkan luka ku dari kotoran dan debu yang menempel.
Dari semua ekspresi wajah nya, ku rasa wajah nya yang tengah serius seperti ini jauh lebih tampan dan mempesona. Di tambah lagi fokus matanya hanya tertuju pada luka di lutut ku. Aku merasa seperti dia sangat memperhatikan ku. Aku merasa aku menjadi pusat perhatian nya dan hal ini sukses membuat jantung ku berdebar begitu kencang.
“Aawwwww…” ringis ku merasakan perih yang sangat dari luka yang tengah di beri obat oleh kyuhyun.
Wajah ku sudah mengerut dengan ekspresi yang sulit aku katakan.
“Gwencana?”tanya kyuhyun khawatir ketika mendengar suara ringgisan ku.
Apa ini hanya perasaan ku saja atau memang ini sungguhan? Aku melihat mata kyuhyun begitu khawatir dan nada cemas terdengar dari ucapannya.
“Perih.” Gumam ku pelan namun ku rasa kyuhyun masih dapat mendengar nya.
Setelah mendengar gumaman ku , kyuhyun dengan cepat mendekat kan kepala nya ke arah lutut ku. Dan meniup-niupkan luka di lutut ku. Walau angin yang ia tiup-tiup kan dari bibir nya tidak lah keras, tapi itu dapat mengurangi rasa perih di luka itu. Dan melihat nya yang berusaha mengurangi rasa perih pada luka ku membuat hati ku menghangat. Dan aku semakin terpesona kepada nya.
Kyuhyun mendongkakkan kepala nya menghadap ku.
“Masih perih?” Tanya kyuhyun sambil terus meniup niup lupa ku.
Aku sama sekali tak mendengar ucapannya. Telinga ku seakan tuli. Mata ku hanya terfokus pada bibr tebal dan seksi yang tengah memonyong dan meniup niupkan udara seger.
Sungguh aku merasa semuanya teralih kan. Fokus ku hanya pada bibir tebal milik kyuhyun.  Bahkan otak ku sudah tak berjalan pada tempat nya. Lihatlah tangan ku , tanpa ku perintahkan sudah menempel di kedua wajah kyuhyun.
Kyuhyun terdiam merasa aneh dengan kedua tangan ku yang ada di pipi nya.
Jangan kan diri nya, aku saja kebingungan. Bagaimana bisa tangan ku bergerak tanpa ku komando. Dan dengan lancangnya mengelus pipi halus itu.
Oh ya tuhan apa yang terjadi pada tubuh ku, mengapa tubuh ini bergerak sesuka hati nya.
Badan ku bergerak dengan perlahan. Dengan fokus mata ku tetap sama bibir tebal nan seksi milik kyuhyun. Mata ku memejam ketika wajah ku sudah sangat dekat. Aku merasakan hembusan nafasnya di wajah ku. Dan akhirnya bibir ku kembali merasakan kelembutan bibirnya.
Cuupp..
Astaga, ya tuhan. Aku mencium nya lebih dulu.
Kesadaran ku kembali. Syaraf di tubuh ku mulai bekerja kembali. Dengan cepat aku menjauhkan wajah ku dari nya.
Oh tuhan ini sangat memalukan sekali.
Aku menundukkan kepala ku. Aku tak berani dan terlalu takut melihat ke arah nya. Betapa memalukannya apa yang baru saja aku lakukan.
“Apa yang baru saja kau lakukan?” Tanya kyuhyun retorik.
Aku terdiam tak sanggup mengeluarkan suara ku. Aku terlalu malu.
Ah rasanya aku ingin segera bersembunyi di kamar ku, menutupi seluruh tubuh ku dengan selimut. Pabo. aku lupa, aku kan sudah berada di dalam kamar ku. Akkkhhh ini memalukan. Rasanya aku ingin sekali membenturkan kepala ku di dinding berkali kali. Agar aku melupakan semua hal memalukan yang baru saja ku lakukan.
“Kau mencium ku?”
Blussshhhh
Sial, wajah ku semakin memanas mendengar kyuhyun menanyakannya.
“Bukan seperti itu cara mencium.”
“Nde?” Aku mendongkakkan kepala ku dengan wajah bingung ku mendengar ucapannya.
Tapi , yang aku dapatkan malah kyuhyun mencium ku dengan cepat.
Aku terkejut , tentu saja. Mata ku membulat sempurna.
Kedua tangan kyuhyun merengkuh wajah ku. Membuat aku tak bisa berpaling dan dengan pasrah menerima ciumannya.
Kyuhyun mulai menyecap bibir ku. Namja ini mulai melumat dan mengulum bibir ku. Mencoba merasakan rasa dari bibir ku.
Aku sungguh turbuai merasakan bibir lembut bervolume tengah bergerak perlahan di atas bibir ku. Dan entah dorongan dari mana aku pun membalas ciumannya. Menyecap , mengulum bibir tebalnya. Bibir ini begitu lembut dan aku seperti menemukan sesuatu yang sangat memabukkan. Membuat aku tak puas jika hanya mengulum nya saja. Aku menggigit gemas, melumuri bibir itu dengan saliva ku. Menghisap nya kembali dengan gemas.
Kyuhyun juga melakukan hal yang sama seperti ku. Dia begitu semangat menggulum dan menghisap bibir ku.
Gejolak dalam diri ku merasa ini sangat menyenangkan. Dan aku merasa tak cukup dengan menghisap bibirnya.
Seperti mengerti keinginan ku kyuhyun memasukkan lidahnya ke dalam bibir ku. Mengeksplor seluruh rongga mulut ku. Dan mencari lidah ku dan burgumul bersama. Melilit kannya. Dan merasainya.
Jadi seperti ini rasa nya berciuman hot. Seperti ini rasaya lidah seorang pria.
Aku semakin terbuai dengan ciuman kami. Aku mengalungkan tangun ku pada leher kyuhyun. Kyuhyun juga semakin mendekap tubuh ku. Menarik tengkuk ku untuk lebih merapat dengannya. Berusaha agar ciuman kami semakin dalam dan tak terlepas.
Sial, udara..
Aku butuh udara. Paru-paru ku sudah mulai sesak. Tapi entah mengapa kyuhyun tak juga mengakhiri ciuman ini. Dan aku juga merasa enggan mengakhirinya.
Udara..
Aku butuh oksigen. Aku mendorong pelan dada kyuhyun. Dan itu berhasil. Ciuman hot kami terlepas. Dan hidung ku segera menghirup oksigen sebanyak- banyak nya.
Walau ciuman kami sudah berakhir tapi tak ada satu pun dari kami yang mencoba menjauh. Mata ku dan kyuhyun saling berpandangan.
Dan kini pandangan ku tertuju pada bibir tebalnya. Astaga, apa yang sudah ku lakukan. Bibir kyuhyun terlihat semakin tebal dan memerah. Bibir itu sedikit terbuka.
Ya tuhan , apa ada yang salah dengan mata ku. Aku merasa bibir nya begitu seksi. Dan aku ingin sekali melumat nya dengan ganas. Apa sekarang aku sudah berubah menjadi Yeoja mesum.
Seperti mengerti kemauan ku. Kyuhyun merengkuh wajah ku kembali dan mencium bibir ku lagi. Kali ini hati ku bersorak dann berteriak kegirangan karena kyuhyun mencium ku lagi. Dan aku juga semangat mencium bibir tebal dan seksi milik nya.
Yunna pov end.
Kyuhyun pov.
Aku mencium nya kembali. Melihat wajah nya yang memerah dan bibir mungilnya yang menggiurkan membuat aku tak kuasa menahan diri ku. Aku mencium nya lagi. Bibir tipis ini selalu sukses menggoda ku. Membuat aku ingin selalu mencium dam melumat nya rakus
Yunna juga membalas ciuman ku. Yes, hati ku bersorak gembira. Dan aku dengan semangat mencium nya. Melumat bibir nya dan membasahi bibir menggoda itu dengan saliva ku.
Semakin lama gairah ku semakin tinggi. Aku seakan tak cukup puas dengan hanya mencium bibir itu. Bukan, bukan karena bibir yunna membosankan. Tapi karena aku ingin merasakan mencium nya di tempat yang lain. Namun tetap saja bibir nya adalah tempat paring favorit dan menggoda untuk ku.
Perlahan bibir ku menuju rahang nya. Memberi kecupan kecupan ringan disana. Aku tak perduli jika nanti dia mendorong ku atau pun memukul ku. Aku hanya ingin menyalurkan rasa yang ada di hati ku.
Aku … aku menyukai nya. Dan ku rasa aku sudah jatuh cinta kepada nya. Yeoja aneh yang dengan diam-diam mencuri hati ku tanpa ku sadari.
Aku ingin menyalurkan rasa sayang ku pada nya. Aku ingin dia tau jika aku telah jatuh hati pada nya. Dan aku juga sangat bergairah jika berada di dekat nya.
Aku memang seorang casanova yang sering sekali tebar pesona, tapi hanya dengan Yeoja ini gairah ku tersulut. Rasanya hanya dengan melihat bibir menggoda nya saja membuat aku kehilangan akal sehat dan ingin sekali menjadikan nya milik ku seutuhnya. Gairah ku sangat tinggi jika berada di sampingnya. Belum pernah ada Yeoja yang menyulut gairah ku secepat yunna. Dan kini gairah ku semakin tinggi. Aku ingin memiliki nya. Aku ingin berada di dalam tubuh nya.
Bibir ku mulai mengulum lehernya dan menghisa+ nya keras membuat sebuah bercak merah di leher kiri nya.
Dada ku terdorong pelan. Aku menatap yunna dengan pandangan frustasi. Apa dia tak suka, apa dia akan marah , atau apa dia akan mengakhiri aktivitas menggairahkan kami ini.
“Berhenti mencium leher ku.”protes yunna dengan sorotan mata menusuk mata ku.
Hati ku miris dan rasa kecewa menjalar di seluruh tubuh ku. Aku merasa seperti di tolak mentah mentah.
Apa aku tak menarik di mata mu yunna?
Apa aku kurang mempesona?
Apa aku begitu buruk di mata mu?
Aku terdiam , rasa kecewa ku membuat aku tak bisa berkata apapun lagi. Aku di tolak.
Tbc.
Part ini berhenti disini ya. Part selanjutnya konflik mulai masuk dalam hubungan yunna dan kyuhyun.
Dan jawaban pertanyaan part sebelumnya akan terkuak secara perlahan. Bom waktu yang akan menghancurkan jalinan cinta kyuhyun dan yunna.
Tunggu part selanjut nya.. jangan lupa coment dan saran ya chingu.
Terima kasih buat admin handa yang masih mau memposting ff gaje karya ku.
Salam hangat shin mae ri..

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: