My Love Next Door Part 3

0
My Love Next Door Part 3 ff nc super junior exo
MY LOVE NEXT DOOR part 3
Author ; shiMae ri
Title; My Love Next Door
Category; NC-21 , Romance , Comedi , Yadong , Chapter
Cast; Cho KyuHyun  , Shin Yunna (OC) , Lee Donghae , Byun Baek Hyun, Lee Hyuk Jae , Shin Mae ri ,Other cast.
“tapi aku belum selesai mandi.” Ucap Kyuhyun dengan tampang polosnya. Membuat Yunna terkejut tak percaya. Dengan cepat tangan Kyuhyun menarik Yunna dan mendoronng tubuh Yunna ke dinding kamar mandi. Mengunci tubuh Yunna dengan ke dua tangan nya. Meletakkan kedua tangan nya ke sisi kanan dan kiri Yunna. rambut basah Kyuhyun masih meneteskan airnya. Bahkan butiran-butiran air ada di beberapa titik di wajahnya. Leher dan bahu putih Kyuhyun terekspos sempurna. Dan wangi sabun menyeruak masuk ke dalam indra penciuman Yunna. membuat Yunna tak bisa berkutik melihat namja yang sangat mempesona di hadapannya ini. mata tajam Kyuhyun terus saja menatap mata Yunna. membuat Yunna terdiam gugup di tempatnya berdiri. Bibir seksi Kyuhyun bergerak mengeluarkan suaranya.

“ayo, mandi bersama ku.” ucap Kyuhyun pelan dan memabukkan.
~~~My Love Next Door part 3~~~
Jantung Yunna berdetak sangat cepat mendengar kata-kata Kyuhyun. Yunna benar-benar mematung. Dia menahan nafasnya sangking gugupnya. Perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya. Mengikis jarak antar wajahnya dengan wajah Yunna. Yunna sangat gugup melihat wajah Kyuhyun semakin dekat. Seperti nya Kyuhyun mau mencium Yunna. Yunna pun mulai menutup matanya. Tak sanggup melihat wajah Kyuhyun. Sebuah seringai jahil Kyuhyun tunjukkan. Bibirnya hanya berjarak satu cm dari bibir Yunna. perlahan wajahnya bergerak lagi bergerak ke kiri. Menuju telinga Yunna. dan membisik kan sesuatu.
“tapi sayang aku sudah selesai mandi.”ucap Kyuhyun pelan dan seksi.
Sontak mata Yunna melotot terbuka , tak percaya. Menyadari Kyuhyun baru saja mempermainkannya.  Kyuhyun perlahan menjauh. Tersenyum sangat menawan ke arah Yunna. dan melepaskan kedua tangannya yang mengunci tubuh Yunna. dan mulai berbalik keluar kamar mandi. Berjalan menjauh dari kamar mandi.
Yunna menarik nafas dalam-dalam akibat ia sempat menahan nafasnya tadi. Berusaha menormalkan degup jantungnya yang tak normal.
Apa namja mesum itu baru saja mempermainkan ku batin Yunna tak percaya. Ia lalu membuka pintu kamar mandi lebar.
“yakkkkkkk namja mesum!!!” teriak Yunna memanggil Kyuhyun. membuat Kyuhyun berbalik menatap ke arah Yunna. Yunna ingin mengatakan semua umpatannya namun Kyuhyun lebih dulu berbicara.
“ahhhh.” Ucap Kyuhyun seakan ingat sesuatu.
“mengapa kau menutup mata mu? apa kau berpikir aku akan mencium mu?” ucap Kyuhyun yang langsung membuat Yunna mematung membisu.Kyuhyun tersenyum sangat menawan dan mempesona.
Wink..
Dengan jahil nya ia mengedipkan sebelah mata kirinya. Mencoba untuk menggoda Yunna. lalu Kyuhyun berbalik dengan perlahan dan di dalam hati ia mentertawakan tingkah bodoh Yunna itu. sebenarnya Kyuhyun tak sepenuhnya tak memakai baju. Dada nya memang polos namun dia sudah memakai celana boxer. Ia berjalan dengan senyuman yang sangat menawan menuju kamar flatnya.
Yunna masih mematung tak percaya. Ia merutuki sikap bodoh dan konyol. Ia berbalik menghadap dinding kamar mandi. Membenturkan dahinya berulang-ulang kali.
“apa kau sudah gila shin Yunna? mengapa kau menutup mata mu? apa kau sangat berharap namja mesum itu mencium mu? sial ini sangat memalukan.” Ucap Yunna dengan terus merutuki sikapnya.
***
Kini Yunna sudah berada di tempat ia kerja part time. Ia bekerja part time di sebuah cafe yang cukup besar. saat ini ia sedang mengelap salah satu meja di sana. Suasana cafe sedikit ramai karena hari sudah sore. Membuat banyak remaja menghabiskan waktu sore mereka dengan menongkrong, atau pun berkumpul bersama teman-teman mereka di cafe itu. tiba-tiba saja semua remaja itu terdiam ketika melihat seseorang yang baru saja memasuki cafe. Seorang namja yang sangat bersinar dengan semua pesona yang ada dalam dirinya. Perlahan pria itu menghampiri Yunna yang masih fokus mengelap meja.
“chogio.” Ucap namja itu dengan suara merdu dan menghanyutkan. Yunna berbalik ketika ada yang mengajaknya berbicara. Mata nya sontak melotot tak percaya melihat pria yang ada di hadapannya ini.
“kau!! Apa yang kau lakukan disini?” ucap Yunna cepat menyadari namja yang ada di hadapannya adalah Kyuhyun. Si namja mesum.
“ya tuhan, jadi kau benar-benar seorang penguuntit. Kau sampai mengikuti ku kemari. Ke tempat kerja ku.” ucap Yunna tak percaya.
“huuhhh jinja..” denggus Kyuhyun tak percaya.
“aissshhh sudah ku katakan wajah ku terlalu tampan untuk menjadi seorang penguntit. Aku kemari ingin bertemu Hyuk jae. Dimana namja itu?” ucap Kyuhyun mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru cafe. Mencoba mencari keberadaan Hyuk jae.
“hy..Hyuk..jae..” ucap Yunna binggung. Ia mengerutkan alis nya mencoba untuk berpikir. Ia sepertinya pernah mendengar nama itu tapi dia lupa di mana. Kyuhyun acuh tak peduli. Dia berjalan lebih ke dalam cafe untuk menemukan sahabatnya itu.
“sajjangnim.”ucap Yunna tersadar bahwa Hyuk jae adalah nama dari bossnya. Pemilik cafe ini. ia melihat ke arah Kyuhyun yang sudah memasuki ruangan pribadi milik boss nya.
Kyuhyun melihat Hyuk jae yang sedang sibuk dengan laptopnya di meja kebesarannya. Kyuhyun berjalan menuju sofa yang ada di dalam ruangan itu. duduk disana dengan menaikan ke dua kakinya ke atas meja. Bertingkah layak nya seorang bos besar.
“yakkk cho Kyuhyun. bagaimana kau bisa duduk seperti itu? apa kau boss nya?” ucap Hyuk jae kesal melihat tingkah Kyuhyun.
“yak Hyuk jae, kau itu sahabatku bukan ? Bagaimana mungkin kau hanya meminjamkan aku 500.000 won.” Ucap Kyuhyun tak memeperdulikan protes Hyuk jae.
“apa perusahaan appa mu bangkrut ? apa caafe ini tak menghasilkan uang sama sekali? Bagaimana kau bisa sepelit ini pada ku?” ucap Kyuhyun menatap ke semua penjuru ruangan Hyuk jae.
“mwoooo??? Aishhhhh namja ini. yak jika kau tidak suka kembalikan saja uang ku.” ucap Hyuk jae kesal.
“mwooooo???” ucap Kyuhyun tak percaya Hyuk jae meminta kembali uangnya.
“nde, kembalikan uang 500.000 won ku. jika kau tidak suka?”
“aiiiishhhh kau ini. kau kan sudah meminjamkannya. Tapi bisakah kau meminjamkan aku uang lagi.” Ucap Kyuhyun santai.
“mwo??? Pinjam lagi. Yakkk aku baru meminjamkan mu uang dua hari yang lalu. Dan sekarang kau ingin pinjam lagi. Kau pikir aku appa mu? kau pikir aku bank yang bisa kau pinjami uang terus menerus.” Ucap Hyuk jae marah.
“arraseo, dasar pelit. Kalau begitu aku makan disini gratis.”
“ gratis? Jika aku memberikan makanan gratis padamu. Bagaimana cafe ini bisa menghasilkan uang?”ucap Hyuk jae membalikkan kalimat Kyuhyun tadi.
“apa sekarang kau sangat miskin sehingga meminta makan gratis di tempat ku.” ucap Hyuk jae membalas kata-kata Kyuhyun. membuat namja itu kesal setengah mati.
“mwo?? Aiiisshhh jinja. Arraseo , aku akan membayarnya.” Ucap Kyuhyun kesal dan pergi meninggalkan ruangan Hyuk jae dengan membanting pintu itu sangat keras. Hyuk jae hanya tersenyum bahagia setelah mengerjai Kyuhyun.
Kyuhyun berjalan menuju salah satu meja di cafe itu. meja yang terletak di salah satu sudut di cafe itu. Kyuhyun duduk disana dan mulai memanggil waiters. Yunna yang memang pelayan disana berjalan ogah-ogahan ke arah meja Kyuhyun. ia menyodorkan menu dengan sangat malas ke arah Kyuhyun. Kyuhyun mengambil dan memilih menu nya.
“mau pesan apa?” ucap Yunna sedikit sewot pada Kyuhyun. ia masih kesal dengan apa yang sudah Kyuhyun lakukan padanya.
“aku pesan cheese cake dan cappuchino,yeoja munafik.”ucap Kyuhyun dengan seringai evil nya. Yunna pergi dengan kesal meninggalkan meja Kyuhyun.
Beberapa menit kemudian apa yang Kyuhyun pesan sudah berada di atas meja dihadpannya. Dan ia mulai memakannya. cho Kyuhyun itu adalah cassanova sejati . Kyuhyun hanya memakan makanannya layak nya namja lain di luar sana. Namun bagi semua gadis di dalam cafe itu sangat berbeda. Nanja itu sangat terlihat mempesona dengan hal kecil yang ia lakukan. Bahkan melihat ia menyendokkan chese cake ke dalam mulut seksinya saja. Sudah berhasil membuat para gadis remaja menahan nafasnya karena terpesona. Kyuhyun memang seperti itu. namja itu terlahir dengan semua pesona yang melekat di tubuhnya. Hampir tak ada satu pun cacat dalam dirinya. Namun dengan semua kesempurnaan fisik itu dia memiliki sifat yang sangat menjengkelkan. Kekanak-kanakan, suka bersenang-senang, terlalu boros dan juga memiliki sifat evil yang mengakar kuat dalam tubuhnya.
Dia memandang ke penjuru cafe milik sahabatnya itu. melihat beberapa yeoja muda yang menatap terpesona dan memuja ke arahnya. Dia terus memutar matanya mencari hal-hal yang menarik yang bisa dia lihat. Tiba-tiba matanya berhenti melihat sesuatu yang menarik. Pandangan matanya menatap lurus ke arah gadis yang sedang berdiri mematung , menghentikan aktifitasnya yang sedang membersihkan meja. Kyuhyun melihat Yunna sedang fokus melihat sesuatu yang sangat menarik mata gadis itu. dan Kyuhyun pun mengikuti arah pandangan mata itu. menatap keluar cafe. Ke arah seorang namja dan yeoja yang baru saja keluar dari toko cd di depan cafe ini. Kyuhyun membolak-balikkan tatapannya dari Yunna ke namja yang bersama seorang yeoja . hingga akhirnya ia menyadari sebuah tatapan yang terkejut ,sedih dan cemburu yang Yunna perlihatkan dari matanya. Membuat Kyuhyun sadar.
“huhhhhh..” dengus Kyuhyun tak percaya dengan pemikirannya sendiri.
“ada apa dengan yeoja munafik itu? apa dia cemburu melihat namja itu bersama yeojanya? Tunggu, jangan katakan padaku jika yeoja itu menyukai namja itu. bukan kah dia sudah memiliki namjachingu, brondong jelek.” Ucap Kyuhyun berbicara sendiri.
Brondong jelek yang di maksud Kyuhyun adalah bekhyun. Kyuhyun melihat Yunna yang berjalan cepat ke arah ruangan khusus karyawan yang berada di samping ruangan Hyukjae.
Sepertinya gadis itu sangat terpukul melihat namja itu bersama dengan gadisnya.tapi bukankah dia sendiri sudah memiliki namjachingu. Aiiiiisssshhhhh untuk apa aku memikirkan yeoja munafik itu?itu semua bukan urusan ku. Batin Kyuhyun
Yunna berlari ke ruangan khusus karyawan. Ia duduk di kursi panjang yang ada di tengah-tengah ruangan itu. duduk dengan raut wajah sedihnya. Ia tertunduk.
“Apa ini? mengapa hatiku sangat sakit melihat Donghae bersama dengan gadis itu?hati ku seperti di sayat-sayat sebuah pisau. Sangat perih dan sesak. Apa gadis itu yang membuat Donghae menolak cinta ku? apa dia sudah memiliki yeojachingu? Tapi siapa yeoja itu? aku belum pernah melihatnya. mereka terlihat sangat akrab. Bahkan gadis itu juga melingkarkan tangannya pada lengan Donghae. Dan Donghae sama sekali tidak menolak atau pun risih dengan perlakuan gadis itu. huaaaaaaaa….. hancurnya hatiku….”ucap Yunna yang masih saja syok melihat Donghae dan seorang gadis di depan cafe. Tanpa ia bendung lagi air mata jatuh membasahi pipi putihnya.
***
Pagi yang cerah menyelimuti kota seoul. Kyuhyun bergerak gelisah di atas kasurnya. Kyuhyun memegang perutnya, perutnya sangat melilit dan sangat ingin menyiksanya. Ia terbangun dengan cepat akibat perutnya yang terus saja melilit.
“sial, ini pasti gara-gara ramyun cup yang sangat pedas tadi malam.”ucap Kyuhyun dengan segera berlari keluar kamar flatnya. Berlari menuju kamar mandi yang ada di ujung koridor ini.
Cklekkkckleeekk..
namun tetap saja pintu kamar mandi itu tidak bisa di buka. Sepertinya ada orang yang sedang menggunakannya.
“aishhhh, sial . Ini hal yang paling aku benci ketika hanya ada satu kamar mandi disini.” Rutuk Kyuhyun kesal.
Jika saat ini dia berada di rumahnya ia tak perlu mengalami hal ini. berdiri di depan kamar mandi dan menunggu orang yang ada di dalam segera keluar. Kyuhyun meremas perutnya mencoba mengurangi rasa melilit yang sekarang menyerang perutnya. Wajahnya meringgis menahat hasratnya.
“chogio, bisakah kau cepat keluar.” Ucap Kyuhyun kepada seseorang yang ada di dalam kamar mandi berharap orang itu cepat keluar. Agar Kyuhyun bisa segera menyelesaikan urusannya. Namun tak ada respon sama sekali dari dalam kamar mandi. Kyuhyun membungkukkan tubuhnya berusaha untuk terus bertahan.
“jebal, aku sudah tidak tahan.” Ucap Kyuhyun dengan bergerak gelisah. Keringat dingin Kyuhyun mulai muncul di dahinya. Namun tetap saja tak ada satu pun suara dari dalam kamar mandi.
Sebenarnya siapa kah yang ada di dalam. Seorang gadis dengan kulit yang sangat putih dan bersih baru saja memakai, handuk kimono nya. Dan mulai merapihkan semua peralatan mandinya. Sebenarnya sejak tadi ia mendengar suara Kyuhyun.namun gadis itu hanya bersikap cuek seakan tuli.
Gadis itu adalah Yunna. Yunna baru menyelesaikan aktifitas menyegarkan di pagi harinya. Sebuah seringai evil tiba-tiba saja muncul di wajahnya.
“baiklah, saat nya pembalasan.” Ucap Yunna dengan aura devil di sekitar tubuhnya.
Tokktokktotkkttokk..
Kyuhyun terus saja mengedor pintu itu. ia sudah tak sabar lagi ingin masuk ke dalam.
Krekkkkkk..
tiba-tiba pintu terbuka sangat lebar. Kyuhyun masuk dengan sangat cepat.
“ah aku benar-benar sudah tidak tahan.” Ucap Kyuhyun cepat sambil terus masuk kamar mandi semakin dalam.
Ia sama sekali belum melihat orang yang sejak tadi ada di kamar mandi. Ia pun menoleh. Dan sangat terkejut melihat Yunna ada di hadapannya membuat ia sedikit mematung menatap Yunna. perlahan Yunna mengibaskan rambutnya yang masih basah. Rambut yang baru saja ia kramas. Dan hal itu membuat Kyuhyun bisa mencium sangat jelas wangi shampoo yang di pakai Yunna. Yunna melakukannya seperti seorang gadis iklan shampoo. Namun yang membuat Kyuhyun sedikit terpana adalah melihat wajah gadis itu ketika ia sudah mulai membenarkan rambutnya. Wajah Yunna sangat putih bersih dan terlihat sangat cantik.
Perlahan Yunna mendekati Kyuhyun. dan namja itu entah mengapa dia berjalan mundur menghindari Yunna. Yunna terus saja mencoba mendekati Kyuhyun. mendekat dengan tatapan seorang gadis nakal. Kyuhyun terus saja mundur hingga ia merasa sudah tersudut tak bisa bergerak lagi. Ia terus melihat ke arah Yunna. melihat wajah Yunna dengan seksama. Tiba-tiba gadis itu mengeluarkan lidahnya dan mulai menjilati bibir atas nya dengan sangat pelan dan seduktif. Kyuhyun menahan nafasnya melihat itu. dan Yunna tak hanya sampai di situ.ia juga mengigit sebelah bibir bawahnya dengan gemas dan perlahan. Membuat Yunna terlihat sangat seksi dan menggoda. Kini Yunna sudah berada sangat dekat dengan Kyuhyun.  bahkan Yunna meletakkan kedua tangannya di depan dada Kyuhyun.
glee…eekkkk.
Kyuhyun kesulitan menelan saliva nya ketika melihat Yunna yang sangat seksi dan menggoda di hadapannya. Perlahan Yunna menjinjitkan kaki nya mencoba mensejajarkan wajahnya dengan wajah Kyuhyun. pandangan mata Yunna tertuju hanya pada satu titik , bibir tebal nan seksi milik Kyuhyun. Kyuhyun juga mengikuti arah mata Yunna dan dia seakan mengerti. Membuat ia tak bisa berkutik dan hanya mematung di tempatnya berdiri. Hanya tinggal beberapa milimeter saja kedua bibir itu akan segera menyatu. Namun Yunna tetap bergerak ke samping. Ke arah telinga Kyuhyun. membisikan sesuatu disana.
“jangan lupa pakai sabun, arraseo.” Ucap Yunna sepelan mungkin.
Lalu diakhiri dengan tiupan lembut yang membuat semua bulu Kyuhyun berdiri karena gairah. Perlahan Yunna menjauhkan tubuh nya dan mulai tersenyum sangat manis ke arah Kyuhyun. menatap wajah Kyuhyun yang kali ini tak bisa berkutik di hadapannya. Lalu dengan cepat Yunna berjalan keluar kamar mandi dan menuju kamar flatnya.
Ketika Yunna pergi, seketika itu Kyuhyun meregangkan semua ototnya yang sangat tegang. Dan ia mengambil nafas dengan kasar dan terus membuangnya dengan cepat. Seakan dia baru saja menahan nafas dalam waktu yang sangat lama. Membuat ia seperti baru saja bisa bernafas. Matanya menatap keluar ke arah Yunna berjalan.
“apa gadis itu baru saja menggoda ku?” ucap Kyuhyun tak percaya.
“sial, mengapa aku seperti itu tadi. Aku sama sekali tak bisa berkutik. Dan dia…. terlihat sangat… seksi dan menggoda.” Ucap Kyuhyun membayangkan wajah Yunna.
“tapi tunggu, sepertinya aku pernah mengalami ini.” ucap Kyuhyun sambil berpikir. Membuat dahinya sedikit berkerut. Dan tiba-tiba dengan cepat matanya melotot tak percaya menyadari sesuatu.
“yeoja itu baru saja mengerjaiku. Dia melakukan balas dendam atas apa yang aku lakukan padanya kemarin.” Ucap Kyuhyun sangat kesal karena Yunna.
“hahhh.” Dengus Kyuhyun tak percaya .
“dan mengapa aku dengan bodohnya terjebak oleh balas dendamnya.” Ucap Kyuhyun masih tak percaya.
Namun tiba-tiba perutnya melilit lagi menyadarkannya bahwa perut itu lah yang menjadi alasan pertamanya ada di sana.
Sedangkan Yunna dia berlari masuk kedalam kamarnya. Menutup pintu kamarnya sangat rapat dan menyadarkan tubuhnya di balik pintu itu. menormalkan degup jantungnya yang sangat cepat akibat perbuatan yang baru saja ia lakukan.
“kau benar-benar sudah gila Yunna.” ucap Yunna kepada dirinya sendiri sambil tersenyum lebar.
“bagaimana kau bisa melakukan hal itu dengan sangat berani? Bagaimana jika namja mesum itu malah menarik mu dan malah membuat mu sendiri kewalahan?” Ucap Yunna memarahi dirinya sendiri. Tapi sebuah senyuman menyeringai muncul di wajahnya.
“tapi untung nya namja mesum itu tak bereaksi seperti itu. aku yakin dia sangat terkejut dengan aksi ku yang seperti yeoja nakal tadi” ucap Yunna mengingat kembali apa yang baru saja ia lakukan.
“tunggu , apa aku sudah melakukannya dengan benar? Apa sudah seperti yang ia lakukan kemarin pada ku?” tanya Yunna yang membuat dahi gadis itu berpikir membandingkan hari ini dengan kemarin.
“ah, kedipan. Seharusnya aku mengedipkan mata ku tadi.” Ucap Yunna mengingat kemarin Kyuhyun mengedipkan sebelah matanya untuk menggoda Yunna.
“ah, sudah lah. Aku rasa , dia pasti sangat kesal saat ini. sangat kesal karena aku baru saja mengerjainya dan juga menghina nya dengan kata-kata ku tadi. Bhahahahahaha..”
“aku tak bisa membayangkan wajahnya jika dia sadar apa maksud dari kalimat yang aku ucapkan tadi.” Ucap Yunna tertawa bahagia mengingat kalimat itu.
Baiklah , sebenarnya apa maksud dari kata-kata yang Yunna lontarkan untuk Kyuhyun ketika gadis itu menggerjainya.
Di kamar mandi, Kyuhyun pun juga memikirkan kalimat itu. dahinya berkerut sangat dalam membuat kedua alisnya hampir saja menyatu.
“jangan lupa pakai sabun, arraseo.” Ucap Kyuhyun mengulangi kata-kata Yunna.
“sepertinya ada makna lain dari kalimat itu. aku tak yakin jika kalimat itu hanya bentuk perhatian nya pada kebersihanku. Lalu apa?” ucap Kyuhyun penuh tanda tanya.
Ia mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi. Seketika mata Kyuhyun melotot besar seakan mata itu ingin sekali keluar. Membuat sedikit urat mata Kyuhyun menegang terkejut.
“sa…sabu…bunnnnn” ucap Kyuhyun sangat tak percaya.
“berani-beraninya yeoja itu.” ucap Kyuhyun kesal setengah mati akibat kalimat Yunna.
“dia baru saja mengejek ku dengan kalimatnya. Dia berpikiran hal yang sama seperti kemarin. Dia pikir aku akan bermain dengan juniorku . Itu sebab nya dia menyuruh ku jangan lupa memakai sabun. Ha????” ucap Kyuhyun yang sedang menahan amarahnya. Yang sebentar lagi akan meledak.
“yakkkkkkk dasar yeoja munaaaafiiiiiikkkkkkkk mesuuuuuuuuummmmmmm!!!!!!!!!!!!” teriak Kyuhyun dari dalam kamar mandi. Teriakannya sungguh sangat keras membuat Yunna dapat mendengarnya dari dalam kamar flatnya. Yunna bukannya takut dia malah tertawa keras dan sejadi-jadinya mendengar teriakan Kyuhyun.
***
Yunna sedang berjalan memasuki kampusnya. Ia berjalan dengan tertunduk. Matanya hanya menatap ke bawah. Seakan yang menarik hanya jalanan di depan kakinya berjalan.
Akkhhhh …. rasanya aku sangat malas sekali untuk pergi ke kelas. Aku sangat tidak ingin bertemu dengannya. Siapa ya gadis yang bersama dengan Donghae kemarin? Apa sekarang dia sudah memiliki kekasih?batin Yunna melamun mengingat kejadian kemarin. Kejadian dimana dia melihat Donghae bersama seorang yeoja keluar bersama daari toko kaset.
“siapa gadis yang bersama Donghae itu?” ucap seorang gadis yang berjalan bersama temannya dari arah yang berlawanan dengan Yunna. mendengar nama Donghae di sebut Yunna menoleh melihat ke arah kedua gadis itu.
“entahlah. Tapi mereka terlihat akrab sekali. Aku tak pernah melihat gadis cantik itu.” jawab temannya.
“apa dia yeojachingu nya?” tanya temannya lagi sambil berjalan melewati Yunna. Yunna terkejut mendengar obrolan dua yeoja itu. semua itu adalah hal yang saat ini sedang ia pikirkan. Mengapa mereka bisa membicarakan hal yang sama dengan yang saat ini ada di otaknya.
“bagaimana mereka… jangan-jangan..” ucap Yunna cepat dan langsung mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru. Mencoba mencari keberadaan Donghae. Dan ternyata benar dugaannya. Ia melihat Donghae sedang berjalan dengan gadis yang kemarin di lihat Yunna. mereka berjalan bersama dan terlihat sangat dekat. Tangan gadis itu tak pernah lepas dari engan Donghae. Mata gadis itu sangat bahagia dan senang. Sedangkan Donghae ia tersenyum sangat lebar ke arah gadis yang ada di sampingnya.
Hati Yunna miris melihat penampakan kedua insan itu. ia tak pernah menyangka Donghae bisa tersenyum bahagia seperti itu bersama gadis lain. Hatinya diliputi cemburu melihat gadis itu bisa bermesraan denga Donghae. Bisa merangkul dan bermanja-manja dengan Donghae. Wajah Yunna berubah semakin sedih melihat itu semua.
Jadi itu benar. Gadis itu yeojachingu nya? Batin Yunna sedih. Yunna melihat penampilan gadis itu dengan seksama. Gadis manis dan cantik.
“Gadis itu sangat cantik. Sedangkan aku.” Ucap Yunna meneliti penampilannya. Memakai blouse pink dan celana jeans. Sangat kalah jauh dari penampilan gadis itu. gadis itu memakai dress di atas lutut berwarna cream. Sangat cantik.
Dirimu kalah jauh dari gadis itu, shin Yunna. dan lihat Donghae tersenyum sangat lebar kepada gadis itu. dan lihat itu , Donghae bahkan mengelus pelan kepala gadis itu. seakan menyalurkan rasa sayang Donghae pada gadis itu. itu artinya Donghae juga mencintai gadis itu. dan inti nya tak ada lagi harapan untuk mu Yunna. cinta mu sudah di tolak. Dan Donghae sekarang sudah memiliki yeojachingu nya sendiri. Jadi sadarlah shin Yunna. batin Yunna menasehati dirinya sendiri.
Tanpa ia sadari matanya sudah meneteskan airmata. Melihat kedekatan Donghae dengan yeoja itu. ia tak sanggup lagi untuk bertahan. Ia pun pergi dengan terburu-buru dari tempatnya berdiri. Bahkan ia sempat menjatuhkan semua buku yang ia bawa. Karena ia sangat terburu-buru. Yunna memunguti bukunya dengan cepat. Dan berjalan menjauh dari kampus. Menghiraukan kelasnya yang sebentar lagi di mulai.
Donghae melihat Yunna. melihat Yunna yang baru saja menjatuhkan buku-bukunya. Dan pergi dengan cepat keluar. Wajah Donghae berubah sedih menatap punggung Yunna yang pergi menjauh.
“waeyo oppa?” tanya gadis yang ada di sebelahnya. Donghae menoleh melihat gadis itu yang menatapnya heran.
“anniyo, kajja.” Ucap Donghae sambil memunculkan senyumannya kembali.
***
Baekhyun berjalan menyusuri gang. Ia baru saja pulang dari sekolahnya. Ia berjalan dengan menendang-nendang kaleng soda yang tergeletak di jalan. Tak jauh dari tempatnya berjalan ada sesosok orang yang mengikutinya secara diam-diam. Berjalan mengendap-endap mencoba membuntuti Baekhyun berjalan. Baekhyun berhenti menendang kaleng. Ia merasakan ada seseorang yang mengikutinya di belakang. Dengan perlahan Baekhyun menoleh ke belakang. Namun ia tak melihat apa pun di belakangnya. Jalan yang ia lewati ini sangat sepi. Tak ada satu pun orang yang berjalan di belakangnya.
Baekhyun pun kembali melanjutkan perjalanannya. Ternyata orang yang mengikuti Baekhyun tadi bersembunyi di balik tong sampah besar yang ada di pinggir jalan itu. ia pun mencoba mengintip Baekhyun kembali. Mencoba melihat apa Baekhyun sudah kembali berjalan atau belum. Namun ia terkejut ketika tak melihat siapa-siapa di gang itu. bahkan bayangan Baekhyun pun tak ada di gang itu. orang itu lekas berdiri bingung. Ia berlari cepat ke tempat terakhir kali ia melihat Baekhyun.
Ternyata orang yang mengikuti Baekhyun adalah seorang gadis. Yeoja yang memakai seragam yang hampir sama seperti dengan Baekhyun. Kemeja putih yang membalut tubuh nya pas, dengan rok sekolah yang cukup pendek di atas lutut nya. Menampilkan paha putihnya terekpos sempurna. Ia berdiri di tempat terakhir Baekhyun berada. Tangannya menggenggam erat tali tas ranselnya. Rambut panjang nya terurai sangat indah. Ia menengokkan kepalanya ke kanan dan ke kiri mencoba mencari keberadaan Baekhyun. Mata cantiknya bergerak lincah menelusuri semua tempat mencoba menemukan Baekhyun.
“dimana dia? Cepat sekali menghilang?” ucap bibir mungil nya. Gadis itu  cukup cantik. Dengan kulit yang putih, wajah yang tirus, hidung yang sedikit mancung dan bibir kecil yang manis.
Tiba-tiba sebuah tangan dengan cepat memegang kedua bahu gadis itu.
“aaakkkkkkkkk” teriak gadis itu terkejut.
“jadi kau yang mengikuti ku?” ucap Baekhyun yang tiba-tiba saja muncul di belakang gadis itu. gadis itu menoleh.
“Baek…Baekhyun.” ucap gadis itu terbata-bata. Ia sudah ketahuan telah mengikuti namja itu.
“mengapa kau mengikuti ku Mae ri-si?” ucap Baekhyun ketus.
“aa.aniyo. aku tidak mengikutimu.” Ucap gadis itu yang memiliki nama shin Mae ri.
“jinjja? Lalu apa yang kau lakukan di belakang ku? jika tidak mengikuti ku.”
“sudah ku katakan aku tidak mengikuti mu. aku..aku ingin pergi ke rumah teman ku ke arah sana.” Ucap Mae ri menunjuk lurus ke depan.
“jinjja?” ucap Baekhyun tak percaya.
“nde.” Ucap Mae ri cepat menutupi kecurigaan Baekhyun.
“ya sudah. Jangan mengikuti ku.” ucap Baekhyun memperingati Mae ri.
Dia masih tidak mempercayai kata-kata Mae ri. Baekhyun berjalan kembali lurus ke depan melanjutkan perjalanannya. Dan Mae ri pun ikut berjalan di belakang Baekhyun. ketika berada di pertigaan Baekhyun berbelok. Dan Mae ri juga ikutan berbelok mengikuti Baekhyun. membuat Baekhyun menoleh ke arah Mae ri.
“yakk apa kau mengikuti ku?”
“anni.”
“bukan kah kau bilang rumah teman mu lurus ke sana.” Ucap Baekhyun menunjukkan jalan yang lain.
“aa… aku baru ingat rumah teman ku ke arah sini.” Ucap Mae ri mencoba menghindar. Dia sebenarnya memang sedang mengikuti Baekhyun. namun dia mencoba menyangkalnya dengan mengatakan akan ke rumah temannya.
“benarkah?”
“nde.”ucap Mae ri melanjutkan jalannya kembali. Meninggalkan Baekhyun di belakang. Tanpa Mae ri sadari Baekhyun tersenyum. Tersenyum evil ke arah Mae ri berjalan. Mae ri menyadari Baekhyun tidak berjalan di belakangnya. Ia menoleh dan melihat Baekhyun berjalan ke arah yang berbeda dengannya. Ke arah yang tadi di tunjukkan Baekhyun padanya.
“Baekhyun mengapa kau lewat situ?” ucap Mae ri bertanya-tanya.
“waeyo?”
“bukan kah tadi kamu lewat sini?”
“anni, gedung flat sewa ku lewat sini.” Ucap Baekhyun dengan evil smilenya.
“salam untuk teman mu ya Mae ri. Annyeong.” Ucap Baekhyun cepat dan pergi meninggalkan Mae ri. Mae ri mematung ia baru saja di tipu oleh Baekhyun.
“mwoooo? Baekhyun baru saja mengerjaiku.” Ucap Mae ri tak percaya. Lalu ia dengan cepat berari mengikuti Baekhyun.
Kini Mae ri berada di samping Baekhyun.
“yakkk kau mengerjaiku?”
“mengerjai mu? aniyo. Akh bukan kah kau akan ke rumah teman mu. mengapa kau lewat sini? Bukankah rumah teman mu lewat sana.” Ucap Baekhyun yang membuat Mae ri kebingungan mencari alasan apa lagi agar ia masih terus mengikuti Baekhyun.
“e…aa… aku….” ucap Mae ri kebingungan. Namun Baekhyun acuh ia berjalan meninggalkan Mae ri. Mae ri pun berjalan cepat mengimbangi jalan Baekhyun.
“nde, aku mengikuti mu.” ucap Mae ri dengan wajah sedikit merah karena malu.
“aissshh jinja. Tidak bisa kah kau berhenti mengikuti ku? kau sudah mengikutiku terus menerus ketika di sekolah. Dan sekarang kau juga mengikuti ku lagi. Bisakah kau berhenti mengikuti ku.”ucap Baekhyun kesal.
“anni, aku tidak bisa.”
“Kenapa tidak bisa?” ucap Baekhyun yang terus berjalan cepat membuat Mae ri sedikit berlari karena langkah Baekhyun yang cepat.
“karena aku mencinta mu. aku tidak akan berhenti mengikutimu sebelum kau mau menjadi namjachingu ku.” ucap Mae ri dengan berani. Gadis itu memang sering mengikuti Baek hyun kemana pun namja itu pergi. Ia dengan muka tebalnya terus saja menempel di sekitar Baekhyun. seakan gadis itu adalah permen karet yang sangat sulit sekali lepas dari Baekhyun.
“sudah ku katakan aku tidak mencintai mu.” ucap Baekhyun cepat. Tanpa mereka sadari. Kini mereka sudah berada di depan gedung tempat sewa flat Baekhyun.
“aku tidak peduli. Aku akan terus mengikuti mu dan membuat mu mencintai ku.” ucap Mae ri yakin.
“aku tidak akan pernah mencintai mu.” ucap Baekhyun berjalan cepat menaiki tangga ke lantai atas.
“aku akan terus berusaha agar kau mau melihat ku. dan mulai mencintai ku, Baekhyun. aku sangat mencintaimu.” Ucap Mae ri terus saja mengikuti Baekhyun ke lantai atas gedung itu. Baekhyun berjalan melewati Kyuhyun yang berdiri menyandar di dinding penyangga yang ada di sisi koridor itu. Kyuhyun memandang heran ke arah mereka berdua. Memandang heran karena Baekhyun dan Mae ri seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar.
“harus bagaimana lagi aku mengatakannya Mae ri.” Ucap Baekhyun kesal melihat tingkah Mae ri terus saja mengikutinya. Kini ia sudah berdiri di tengah koridor di depan kamar flat Yunna. Mae ri terus saja berjalan menghampiri Baekhyun.
“aku tidak mencintai mu. berhenti mengikuti ku. berhenti mengganggu ku. berhenti mengatakan bahwa kau sangat mencintai ku. karena sampai kapan pun aku tidak akan mencintai mu.” ucap Baekhyun marah kepada Mae ri. Mata Mae ri kini sudah berkaca-kaca mendengar semua perkataan Baekhyun. tapi gadis itu tetap saja tak ingin berhenti. Dia sangat  mencintai Baekhyun. dia memang sering menyatakan cintanya. Berkali-kali. Walau semua itu tak pernah di anggap Baekhyun. dia sangat sering sekali memberikan perhatiannya pada Baekhyun. namun Baekhyun terus saja mengacuhkannya menganggap gadis itu adalah pengganggunya.
“aku tidak akan berhenti. Aku tidak akan berhenti sampai kau mau menjadi namjachingu ku.” ucap Mae ri yakin.
“tapi aku tidak mau menjadi namjachingu mu. aku sudah mempunyai yeojachingu ku.” ucap Baekhyun kesal. Ia tak tau dengan cara apa lagi ia menghentikan semua tingkah Mae ri ini.
“ye..yeojachingu?” ucap Mae ri tak percaya.
“nde, aku sudah memiliki yeojachingu. Jadi berhenti berharap aku akan membalas cinta mu.”
“kau bohong. Kau pasti bohong. Aku sangat tau kau tidak mempunyai yeojachingu.”
“anni, aku punya yeojachingu.” Ucap Baekhyun dengan mata penuh harap menatap seseorang yang berada jauh di hadapannya. Seseorang yang baru saja menginjakkan kakinya di lantai satu ini. seseorang itu adalah Yunna. ia melihat semuanya. Melihat Baekhyun yang sedang frustasi menghadapi tingkah Mae ri yang terus saja mengikutinya.
Perlahan Yunna berjalan. Dan semakin berjalan cepat ke arah Baekhyun. tak menyadari bahwa dia baru saja melewati Kyuhyun.
“chhhaaggggiiiiiaaa..”ucap Yunna lantang ketika ia sudah berada di dekat Baekhyun. ia berjalan menghampiri Baekhyun dan langsung merangkul lengan Baekhyun dengan cepat dan manja. Matanya menatap Baekhyun dengan berbinar-binar dan dengan senyuman manis yang di buat-buat. Membuat Baekhyun sedikit binggung dengan tingkah Yunna.
Kyuhyun juga mendelik tak percaya melihat tingkah Yunna itu.
“aku merindukan mu, chagi.” Ucap Yunna manja dan genit. Yunna menatap Baekhyun dan mengedipkan matanya seakan memberi isyarat kepada Baekhyun.
“akhh,nde noona. Aku juga sangat merindukanmu.” Ucap Baekhyun sambil tersenyum ke arah Yunna.
“nugueyo?” ucap Mae ri cemburu dan marah melihat Yunna merangkul Baekhyun.
“nde, noe nuguya?” ucap Yunna menoleh ke arah Mae ri.
“dia Mae ri , noona.” Ucap Baekhyun menjelaskan.
“dan noona ini adalaha yeojachinguku.” Ucap Baekhyun kepada Mae ri.
“akhh jadi kau , gadis yang bernama Mae ri. Gadis yang selalu saja mengikuti, mengganggu dan mengejar-ngejar cinta dari namjachingu ku.”ucap Yunna sambil mengamati penampilan Mae ri. Dia sedikit terkagum melihat penampilan Mae ri. Gadis yang ada di hadapannya ini cukup cantik menurutnya. Bahkan gadis itu terlihat lebih sexy dan dewasa dari pada Yunna.
“mwooooo? Apaaaaa?” ucap Mae ri terkejut.
“Baekhyun-ah apa kau serius? Dia yeojachingu mu. yeoja tua ini?” ucap Mae ri tak percaya.
Kyuhyun yang sejak tadi melihat mereka bertiga pun ikut mendengar pembicaraan mereka. Matanya sontak melotot tak percaya mendengar apa yang baru saja Mae ri katakan.
“yeoja tua. Bwhhhahahaha..” ucap Kyuhyun pelan lalu tertawa mentertawai Yunna yang baru saja di hina oleh seorang gadis muda.
Yunna menatap kesal ke arah Kyuhyun ketika ia mendengar Kyuhyun sedang mentertawainya. Tapi ia sekarang sedang sangat kesal dengan gadis yang bernama Mae ri itu.
“mwoooo yeoja tua. Yaaakkkkkkkk bagaimana bisa kau mengatakan itu pada orang yang lebih tua dari mu. haa????” ucap Yunna kesal.
“nde, itu benar. Aku adalah yeojachingu Baekhyun. walau pun aku tua tapi aku tidak seperti mu. aku tidak seperti mu yang tak tau malu. Kau itu sudah di tolak oleh Baekhyun tapi mengapa kau turus saja mengikuti dan terus mengganggunya. Kau bahkan terus-terusan mengatakan bahwa kau mencintainya. Apa kau pikir mengatakan cinta itu semudah itu. apa kau tidak malu sama sekali ha? Kau itu yeoja? Kau bahkan sudah di tolak berkali-kali tapi mengapa kau terus saja mengganggunya. Apa semua urat malu mu sudah putus?” ucap Yunna marah dan kesal.
“noona.” Ucap Baekhyun tak percaya Yunna mengatakan semua itu kepada Mae ri.
“diam, Baekhyun-ah. Dengar jangan pernah lagi mengganggu namjachingu ku.” ucap Yunna memperingati Mae ri lagi.
“kajja.” Ucap Mae ri menarik tangan Baekhyun pergi. Berjalan masuk ke dalam kamar flat Yunna.
Blaaaaamm… bunyi keras pintu yang tertutup sangat cepat.
Seketika itu Mae ri tak dapat lagi menahan kakinya. Ia terduduk jatuh lemas di tengah koridor itu. airmatanya mengalir sangat banyak di  pipi putihnya. Membuat air mata itu jatuh membasahi lantai. Suara isakan tangis nya terdengar sangat lirih dan penuh kesedihan. Gadis itu sangat sedih dengan apa yang baru saja ia alami.
Dari jauh Kyuhyun terus melihat semua kejadian itu, perlahan Kyuhyun berjalan. Berjalan menghampiri Mae ri. Berdiri di depan Mae ri dan berjongkok. Kyuhyun mengulurkan tangannya meraih dagu Mae ri agar mendonggak melihat ke arahnya. Kedua tangan Kyuhyun perlahan menghapus semua air mata Mae ri. Kyuhyun bahkan dengan cepat mengeluarkan sapu tangannya dan memberikannya kepada Mae ri.
Mae ri terdiam , menatap tak percaya sesosok pria tampan dan bercahaya yang baru saja menghapus airmatanya. Bahkan pria itu menyodorkan satu tangannya untuk mengurangi kesedihan Mae ri.
“apa kau malaikat?” bibir Mae ri perlahan mengeluarkanya suaranya pelan dan sangat kecil.
Seakan kata-kata itu adalah kata yang saat ini ada dalam pikirannya. Kyuhyun hanya tersenyum. Senyum yang malah membuat Mae ri terpesona dan menghentikan laju air matanya.
“gwencanayo?” tanya Kyuhyun dengan suara merdu nya. Mae ri masih dalam keterkejutannya melihat namja yang sangat tampan di hadapan nya ini. dan ia hanya mengangguk menjawab pertanyaan Kyuhyun.
Sedangkan Yunna dan Baekhyun yang berada di dalam kamar flat Yunna. hanya terdiam membisu ketika mendengar tangisan Mae ri.
“noona, kau sedikit keterlaluan.” Ucap Baekhyun dengan raut wajah yang sulit untuk di artikan.
“mwo???”
“tidak seharusnya kau mengatakan kata-kata sekasar itu.” ucap Baekhyun mengingat kata-kata kasar Yunna.
“jadi sekarang kau menyalahkan aku? Bukankah kau sendiri yang memohon bantuan pada ku. Agar mengusir dan menjauhkan mu dari yeoja permen karet itu.”ucap Yunna membela diri.
“bukan begitu noona. Memang aku meminta bantuan mu. Tapi aku sedikit kasihan mendengarnya menangis seperti itu.” ucap Baekhyun merasa bersalah.
“ah, nde. Sebenarnya aku juga tak tega. Tapi jika tidak seperti ini, aku yakin dia akan terus-terusan menempel pada mu.” ucap Yunna serbasalah. Di satu sisi dia hanya ingin membantu Baekhyun untuk jauh dari Mae ri, namun di satu sisi dia juga merasa bersalah pada Mae ri karena sudah membuat gadis itu menangis begitu sedih.
“nde, aku harap dia akan berhenti menempel dan mengikuti ku. Tapi noona , akting mu sangat deBaek…” ucap Baekhyun mengacungkan kedua jempolnya.
“kau benar-benar seperti yeojachingu ku. Bahkan kau sangat marah melihat Mae ri. Kau terlihat seperti seorang yeojachingu yang marah saat kekasihnya di dekati oleh yeoja lain.”
“jinjja.. wah jika begitu aku harus mengikuti beberapa casting. Hahahahaha… tapi aku tadi sungguh marah dan kesal, bagaimana yeoja itu bisa memanggilku dengan sebutan yeoja tua. Apa dia sudah gila? Apa dia mau mati?” ucap Yunna kesal mengingat kata-kata Mae ri.
“anni , kau tidak terlihat tua noona. Kau terlihat muda. Bahkan sangat muda seperti kau adalah adikku.” Ucap Baekhyun menatap Yunna genit.
“mwooo?”
“ah bagaimana jika kau menjadi yeojachingu ku sungguhan, chaagiiiaaa.” Ucap Baekhyun dengan senyum jahilnya dan mata genitnya ketika mengatakan kata chagia. Sengaja ingin mengoda Yunna.
“mwo? Kemari kau. Kau ingin mati rupanya.” Ucap Yunna cepat sambil melingkarkan lengannya di leher Baekhyun. mencoba untuk mencekik Baekhyun dengan lengannya.
Tanpa Yunna sadari ia sedikit melupakan kesedihan hatinya. Kesedihan hati nya akibat cintanya yang tak terbalas, dan hati hancurnya yang melihat Donghae bersama gadis yang Yunna yakini adalah yeojachingu Donghae.
***
Hari telah berganti. Saat ini Baekhyun baru pulang sekolah. Ia berjalan menuju gedung flatnya. Ia berjalan seperti biasa sambil menendang kaleng soda yang kosong. Sekitar empat meter di belakangnya ada seorang gadis yang berjalan. Berjalan dengan wajah tertunduk. Baekhyun berhanti dan menenggok ke belakang melihat gadis yang sejak tadi mengikutinya.
“yakkk! Mae ri , mengapa kau masih mengikuti ku?” ucap Baekhyun kesal melihat Mae ri mengikutinya pulang.
“anni.” Jawab Mae ri cepat.
“ lalu mengapa kau mengikuti ku di belakang ku? sudah ku katakan aku sudah memiliki yeojachingu. Kau bahkan sudah bertemu dengannya kemarin. Jadi, jangan ganggu dan mengikuti ku lagi.”
“anniyo. Sudah ku katakan aku tidak mengikuti mu. aku mau pergi ke tempat teman ku.” ucap Mae ri kesal karena Baekhyun mengungkit masalah kemarin.
“ha??? Jangan mencari alasan untuk berbohong. Aku sudah hafal semua trik licik mu untuk terus mengikuti ku.”
“sudah aku katakan aku tidak mengikuti mu.” ucap Mae ri kesal dan langsung berjalan cepat di depan Baekhyun.
“huhhh.” Dengus Baekhyun tak percaya .
Ia pun melanjutkan perjalanannya dengan berjalan di belakang Mae ri. Dengan keadaan itu membuat Baekhyun dapat memperhatikan Mae ri. Hal yang tak pernah ia lakukan selama ini. Baekhyun melihat tubuh Mae ri dari belakang. Melihat bagaimana postur tubuh gadis itu. gadis yang selalu saja mengejar dan mengikutinya. Dia sedikit tak percaya dan baru sadar bahwa gadis yang bernama Mae ri ini mempunyai tubuh yang cukup bagus dan ideal untuk seorang gadis remaja. Bahkan postur tubuhnya seperti seorang yeoja dewasa.
Tanpa terasa mereka sudah sampai di depan gedung flat sewa Baekhyun. Mae ri terus berjalan ke arah gedung itu.
“kau bilang kau tidak mengikuti ku. lalu apa ini?” ucap Baekhyun berjalan lebih cepat ke depan Mae ri.
“nde, aku tidak mengikuti mu. sudah ku katakan aku ingin ke tempat teman ku.” ucap Mae ri kesal dan menaiki tangga bangunan itu. berjalan menuju lantai satu.
“oh jinjja? Jangan katakan pada ku bahwa teman mu bernama Baekhyun.” ucap Baekhyun pede menyusul Mae ri.
Mae ri terdiam menatap tak percaya ke arah Baekhyun. Baekhyun tersenyum dengan pede karena dia tau bahwa Mae ri sebenarnya hanya mencari alasan untuk bisa mengikutinya sampai kemari. Dan Baekhyun pun berjalan ke arah kamar flatnya meninggalkan Mae ri.
“aku tidak akan mempersilahkan mu masuk ke dalam kamar flat ku.”ucap Baekhyun ketus.
“hahh..” ucap Mae ri tak percaya.
“siapa juga yang ingin masuk ke dalam kamar mu.” ucap Mae ri menatap Baekhyun kesal. Baekhyun hanya menatap Mae ri binggung.
Apa sekarang dia sedang mencoba mengerjaiku dengan bertingkah acuh kepada ku.batin Baekhyun.
Mae ri acuh , dia tak memperdulikan Baekhyun. dan berjalan menghampiri pintu kamar flat Kyuhyun dan mengetuk pintu nya. Membuat Baekhyun mematung tak percaya melihat Mae ri melakukan itu.
Tok..tokk..tokk…
Mae ri mengetuk kembali pintu kamar flat Kyuhyun. perlahan pintu itu terbuka. Menampilkan sosok Kyuhyun yang penuh pesona di belakang pintu itu. Kyuhyun membuka pintunya lebar dan melihat Mae ri ada di depan kamarnya.
“annyeong, oppa.” Ucap Mae ri ramah dengan senyuman yang mengembang di wajahnya. Kyuhyun hanya menatap nya tak percaya. Sama halnya dengan Kyuhyun, Baekhyun juga sama terkejutnya. Matanya melotot melihat Mae ri yang tersenyum.
Apa yang baru saja dia katakan? Op..pa ? bagaimana dia bisa memanggil namja itu dengan panggilan oppa?batin Baekhyun tak percaya dengan pendengarannya.
“ah, nde. Annyeong, waeyo?” ucap Kyuhyun ketika ia sudah bisa menguasai rasa keterkejutannya.
“bolehkah aku masuk , oppa?” ucap Mae ri bertanya.
“ah nde.” Ucap Kyuhyun sambil mempersilahkan Mae ri masuk ke dalam kamar flatnya. Dan ia juga masuk kedalam dengan menutup rapat pintu kamar flatnya.
Baekhyun melotot tak percaya melihat Mae ri masuk ke dalam kamar flat Kyuhyun.
“mwoo??? Apa Mae ri sudah gila? Mengapa dia masuk ke kamar namja itu?” ucap Baekhyun tak percaya. Lalu wajahnya berubah khawatir dan cemas.
“Bagaimana ini? jika apa yang noona katakan itu benar maka Mae ri dalam keadaan bahaya saat ini. bagaimana Mae ri bisa masuk ke dalam kamar namja mesum itu? apa dia bodoh?” ucap Baekhyun gelisah memikirkan nasib Mae ri di dalam kamar Kyuhyun. badannya bergerak gelisah. Membuat ia mundar mandir di depan pintu kamar flatnya.
“otte? Bagaimana ini? apa yang akan di lakukan namja mesum itu kepada Mae ri?” ucap Baekhyun bertambah gelisah. Dia lalu teringat akan bentuk tubuh Mae ri yang cukup bagus untuk seorang yeoja remaja.
“jika namja itu memang namja mesum aku yakin dia tidak akan melewatkan Mae ri. Mengingat Mae ri memiliki tubuh yang cukup bagus. Aku tak tau apa yang akan terjadi pada Mae ri?” ucap Baekhyun semakin gelisah menggerakkan jarinya di depan bibirnya. Mencoba untuk menenangkan pikirannya.
“anni, aku tidak bisa membiarkan namja mesum itu melakukan hal-hal mesum kepada Mae ri. Lalu apa yang harus aku lakukan agar bisa membuat Mae ri keluar dari kamar namja mesum itu.” ucap Baekhyun berpikir.
“nooonna.” Ucap Baekhyun cepat. Ia langsung menelpon Yunna. dia masih saja mondarmandir gelisah karena Yunna belum mengangkat telponnya.
“yoob….” terdengan jawaban dari telpon Baekhyun.
“noona, cepat kau pulang.” Ucap Baekhyun gelisah panik dan cepat memotong kata-kata Yunna.
“waeyo?” ucap Yunna khawatir mendengar suara Baekhyun yang sedikit aneh.
“Mae ri dalam bahaya. Dia baru saja masuk ke dalam kamar namja ,penghuni baru. Yang kau ceritakan merupakan seorang namja mesum.”
“mwooooooooo? Mae ri ada di kamar namja mesum?”
“nde, noona. Bagaimana ini? aku tak ingin namja mesum itu melakukan hal yang tidak-tidak kepada Mae ri.” Ucap Baekhyun panik.
“arra , aku sebentar lagi sampai.” Ucap Yunna sambil menutup telpon nya cepat dan berlari menuju gedung flatnya. Berlari menaiki tangga. Dia terdiam melihat Baekhyun yang bergerak gelisah mondar-mandir di koridor itu. mata mereka bertemu. Dan Yunna dapat melihat betapa Baekhyun sangat khawatir. Yunna berjalan cepat ke arah Baekhyun. Baekhyun juga berjalan cepat menghampiri Yunna. mereka berdua sudah berdiri di depan pintu kamar Yunna.
“otte?” ucap Yunna cepat.
“Mae ri sudah di dalam noona.”jawab Baekhyun cemas
“bagaimana Mae ri bisa masuk ke dalam kamar namja mesum itu?”ucap Yunna tak percaya.
“ dia tadi bilang kepada ku ingin pergi ke tempat temannya. Dan aku tak tau jika teman yang ia maksud adalah namja mesum itu.”
“untuk apa Mae ri masuk ke dalam kamar namja mesum itu?”ucap Yunna keras.
“aku juga tidak tau. Noona jika namja itu benar seorang namja mesum. Berarti Mae ri dalam bahaya. Dan namja itu bisa melakukan apapun kepada Mae ri di dalam kamarnya.” Ucap Baekhyun semakin panik. Membuat Yunna juga panik dan cemas.
“tidak ,itu tidak boleh terjadi.” Ucap Yunna cepat dan mulai menghampiri kamar Kyuhyun.
Yunna sudah ada di depan kamar Kyuhyun. tapi ia tidak langsung mengetuk atau pun membuka pintu itu. ia ingin tau apa yang terjadi di dalam dan apa sebenarnya alasan Mae ri masuk ke dalam kamar Kyuhyun.Yunna mencoba mengintip orang yang ada di dalam lewat lubang kunci pintu itu. tapi ia tak menemukan apa pun. Baekhyun pun ikutan ingin mencari tahu apa yang terjadi di dalam. Ia berjongkok di depan pintu kamar Kyuhyun dan mulai menundukkan kepalannya ke bawah mencoba melihat dari celah yang ada di bawah pintu itu. tak menghasilkan apa pun. Yunna beralih ke jendela kamar Kyuhyun. ia mengendap-endap mencari celah di jendela yang di tutupi hordeng itu. namun ia juga tak melihat apa pun karena jendela kamar Kyuhyun tertutup rapat.
“aiissshhh, sial. Sebenarnya apa yang sedang mereka lakukan di dalam.” Ucap Yunna sangat pelan kepada Baekhyun.
mereka terus mencoba mencari tau. Dan kini Baekhyun menempelkan telinganya di pintu kamar Kyuhyun. Yunna pun mengikuti aksi Baekhyun itu. mencoba mendengar suara dari dalam kamar Kyuhyun. namun tak ada satu pun suara yang terdengar di telinga mereka. Yunna dan Baekhyun saling tatap mereka bingung mengapa mereka tak mendengar suara apa pun dari dalam. Tapi mereka tak putus asa mereka terus menempelkan kuping mereka pada pintu itu.
“Mae ri-ah bolehkah aku melihatnya.” akhirnya terdengar suara Kyuhyun dari dalam kamar itu. membuat Yunna dan juga Baekhyun semakin mendorong tubuh mereka ke pintu membuat telinga mereka semakin menempel.
“anni, oppa.” Terdengar suara Mae ri menolak dengan halus. Membuat kedua orang yang berada di depan pintu kamar Kyuhyun mengerutkan keningnya kebingungan. Tapi mereka tetap menempelkan kupingnya mencoba mendengarkan pembicaraan selanjutnya.
“ayolah Mae ri ah. Aku ingin melihatnya.”terdengar suara Kyuhyun lagi. Ia masih saja merayu Mae ri.
“anniyo. Ini memalukan oppa.” Ucap Mae ri mencoba menghindar karena malu. Membuat Yunna dan juga Baekhyun memikirkan apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar Kyuhyun.
Namja mesum itu bersikeras untuk melihat sesuatu yang sangat memalukan untuk Mae ri. Sebenarnya apa yang sedang mereka bicarakan? Batin Baekhyun.
Namja mesum itu bahkan terdengar memaksa padahal Mae ri sudah mengatakan bahwa ia sangat malu dan tak ingin memperlihatkannya. Sebenarnya apa yang ingin di lihat namja mesum itu ? batin Yunna.
“aiissshhh tak usah malu pada oppa, arraseo.” Terdengar suara Kyuhyun yang mencoba meyakin kan Mae ri.
“oppa hanya ingin melihatnya sedikit saja. Buka sedikit saja ya.” Ucap Kyuhyun bersikeras merayu Mae ri. Membuat Baekhyun dan juga Yunna saling menatap satu sama lain.
“tapi oppa….” ucap Mae ri ragu dan khawatir.
“sedikit saja ya. Biarkan oppa membukanya.”ucap Kyuhyun terus saja mencoba membujuk Mae ri.
“hmmmm.. anni ini sangat memalukan oppa.”balas Mae ri tetap mencoba menolak permintaan Kyuhyun.
Yunna dan Baekhyun yang sejak tadi saling tatap pun mencoba membayangkan apa yang sedang terjadi di dalam. Sebuah adegan muncul di atas kepala mereka berdua. Adegan dimana Kyuhyun sang namja mesum sedang merayu Mae ri si gadis polos. Merayu untuk membuka baju seragam sekolah si gadis polos dan melihat dada gadis polos itu. Namja mesum terus saja merayu gadis polos itu meminta gadis polos itu mau memperlihatkan dadanya. Namja mesum itu bahkan terdengar seperti sedang memaksa untuk membuka baju gadis polos itu. Namun gadis polos itu selalu menolak karena dia malu. Dan hal itu sangat memalukan untuk nya. Tapi si namja mesum terus saja memaksa untuk melihatnya.
“ayolah , izinkan oppa mengintipnya sedikit saja.”ucapan Kyuhyun menyadarkan Baekhyun dan Yunna dari lamunan mereka berdua.
“baiklah, sedikit saja ya.”ucap Mae ri mengalah. Membuat Yunna dan juga Baekhyun melotot tak percaya mendengar perkataan Mae ri yang mengabulkan kemauan Kyuhyun. jika apa yang sedang mereka bayangkan tadi benar maka saat ini Mae ri mau mengabulkan keinginan Kyuhyun untuk membuka baju seragam sekolahnya.
“nde. Jadi oppa boleh membukanya kan.”terdengar suara Kyuhyun yang senang.
“nde.”ucap Mae ri pelan mengizinkan.
“ANNNNDDDWEEEEEEEEE” teriak Yunna dan Baekhyun kencang bersama-sama.
Tbc
*‘Andweeeeeeeee’ teriak para chingu melihat tulisan tbc bwhahahahhahahahahahaha….
#mengapa tbc selalu saja datang di saat yang tidak tepat ya?
*author kau kejam sekali meletakkan tbc disitu…
#bwahahahahahahahaha(tertawa evil bareng kyuhyun oppa)
Kenapa jadi aneh gini ceritanya. Aku masih baru nulis ff jadi maaf ya klo ceritanya malah seperti ini.
Apakah benar dugaan atau bayangan Yunna dan Baekhyun? Apakah benar kyuhyun ingin mencoba membuka seragam Mae ri? Apa yang akan terjadi selanjutnya? tunggu part berikutnya.:D
Sebagai chingu yang baik mohon coment, kritik dan sarannya ya but dont bash me , ingat ff ini hanya untuk menghibur ya. Saya sangat menghargai dan membaca semua coment chingu semua. thanks for admin handa yang bersedia memposting ff abal-abal dan gak jelas ini.
See you in next part.
Pelukan hangat, shin mae ri.^^

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: