My Love Next Door Part 2

0
My Love Next Door Part 2 ff nc baekhyun exo
MY LOVE NEXT DOOR part 2
Author ; shimaeri
Title; My Love Next Door
Category; NC-21 , Romance , Comedi , Chapter
Cast; Cho KyuHyun  , Shin Yunna (OC) , Lee DongHae , Byun Baek Hyun, Lee Hyuk Jae ,Other cast.
#anyyeong chingu. Aku harap masih ada yang menunggu kelanjutan ff aneh ini. terimakasih untuk comentnya, aku selalu membaca nya.
Ff ini khusus buat chingu yang sedang bosan dengan aktifitasnya , atau bete nungguin kelanjutaan dari ff lain yang sangat lama dan sedang membutuhkan hiburan. Part ini akan membuat chingu ngakak guling-guling membayangkan tingkah konyol dari seorang cassanova , cho Kyuhyun.*kau terlalu percaya diri author.

Ah , aku gk tau apa reaksi kalian mengenai part 2 ini tapi yang pasti semoga kalian terhibur dengan fanfict ku ini.^^
Cerita ini sepenuhnya hanya fiktif  belaka , hanya bermaksud menyalurkan tulisan ku, dan hanya untuk menghibur para chingu sekalian.
Maaf, sangat sulit sekali memusnahkan typo.
**Previous**
Perlahan pintu itu berbunyi dan knop pintu mulai bergerak. Pintu itu mulai bergeser. Menampilkan seseorang di balik pintu.
“noe..??”ucap Kyuhyun dan Yunna bersamaan.
~~~My Love Next Door part 2~~~
Mata mereka melotot tak percaya melihat orang yang ada di hadapannya saat ini.
Dia kan yeoja yang menamparku siang tadi batin Kyuhyun. Dengan mata bulat tak percaya.
Dia kan namja mesum siang tadi batin Yunna. sambil terus menatap Kyuhyun tak percaya.
“apa yang kau lakukan disini ?” tanya Kyuhyun cepat
“Seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan disini? Apa kau mengikutiku sampai kemari?apa kau seorang penguntit /stalker.” Tuduh Yunna.
“mwo? Penguntit? Huh yang benar saja. Untuk apa aku menguntit mu. kurang kerjaan sekali aku menguntit yeoja seperti….” kalimat Kyuhyun terhenti. Kyuhyun melihat penampilan Yunna dari atas ke bawah dan kembali dari bawah ke atas.
“Huh!! tak ada yang menarik dari mu nona.”ucap Kyuhyun angkuh dan sombongnya.
“Ha? mwoo? Aishh dasar namja mesum ,penguntit, brengsek.” Ucap Yunna kesal.
“Untuk apa aku berbaik hati kepada namja seperti mu.” ucap Yunna berbalik ingin kembali ke kamar flatnya.Ia membatalkan niatnya memberikan ramyun kepada penyewa baru yang ternyata adalah namja brengsek Kyuhyun. Baru dua langkah Yunna berjalan ia mendengar sebuah suara.
Kriiuuuukkkkk
Yunna mematung mendengar suara itu. Sepertinya itu bukan suara dari dalam perutnya.
Aiiisshhh sialan, memalukan. Mengapa kau berbunyi di saat seperti ini. Kau benar-benar tidak bisa di ajak kompromi. Batin Kyuhyun malu.
Kyuhyun membuang muka ke arah kanan menatap jauh kedepan. Namun dengan ekor matanya melirik ke kiri, ia melihat Yunna yang berhenti berjalan.
Kriuukkkk perut Kyuhyun berbunyi lagi.
Sial berhenti berbunyi ucap Kyuhyun dalam hati sambil terus merutuki perutnya. Wajahnya sangat malu saat ini.Yunna menoleh.
Sepertinya dia lapar. Apa aku berikan saja makanan ini. Tapi namja angkuh ,mesum ,penguntit dan brengsek seperti dia….batin Yunna.
Yunna sudah berbalik menghadap Kyuhyun namun tetap berdiri di tampat nya. Ia memandangi Kyuhyun yang saat ini mencoba acuh tak peduli. Padahal sedang menahan malu.
Ah sudah lah, aku berikan saja. Sejak awal aku memang ingin membagi ini dengan nya. Batin Yunna sambil berjalan mendekati Kyuhyun.
“Ini untuk mu.” ucap Yunna menyodorkan nampan itu. Namun Kyuhyun masih saja acuh tak ingin menghadapkan wajahnya melihat Yunna.
“Kau tidak mau?”tanya Yunna melihat tak ada respon dari si namja mesum Kyuhyun. Kyuhyun masih saja diam.
“Baiklah aku akan membawa nya kembali.”ucap Yunna sambil menoleh ke samping berniat kembali ke kamar nya.Namun dengan cepat kedua tangan Kyuhyun menahan nampan itu.
“Aku akan memakannya.”ucap Kyuhyun dengan wajah merah menahan malu. Yunna pun melepas tangannya dari nampan itu. Dan menatap Kyuhyun. Yunna menatap Kyuhyun seakan menunggu seseuatu.
“apa?” Tanya Kyuhyun yang mulai risih di pandang Yunna.
Sial, apa yeoja ini mau mentertawakan ku.batin Kyuhyun.
“Kau tidak ingin mengatakan sesuatu?” tanya Yunna serius.
“Nde?” Tanya Kyuhyun binggung.
“sesuatu seperti gomawo.”ucap Yunna menjelaskan.
“ah nde gomawo” ucap Kyuhyun patuh. Sungguh ini kata gomawo pertama yang di ucapkan oleh seorang cho Kyuhyun. Namja itu tak pernah sekali pun mengatakan terimakasih dalam hidupnya.
Setelah mendengarnya Yunna berbalik dan berjalan pergi ke kamar flat nya. Dan Kyuhyun pun langsung masuk ke dalam kamarnya.
“Akh kau adalah perut yang menyebalkan. Kau sudah mempermalukan ku.” ucap Kyuhyun memukul perut nya ketika ia sudah berada di kamarnya. Setelah itu ia mulai memakan ramyun dan nasi yang di berikan Yunna.
“ini enak.”ucap Kyuhyun makan dengan semangat.
Beberapa menit kemudian Kyuhyun sudah mengosongkan semua isi mangkuk yang ada di nampan itu.
“Hmm besok aku harus berbelanja kebutuhanku.” Ucap Kyuhyun sambil menyandarkan tubuhnya di dinding kamar. Kyuhyun pun mulai mengetik di hp nya apa saja yang ia butuh kan. Ketika dia asik memikirkan apa saja yang akan dia beli.
“akkhhhhhh appooo”terdengar suara seorang gadis. Suara itu terdengar dari kamar flat sebelah.
Kyuhyun mulai terdiam ia menajamkan indra pendengarannya. Dinding flat itu tidak tebal jadi wajar jika Kyuhyun mendengar teriakan Yunna dari kamar sebelah. Di tambah lagi hanya dinding itu saja yang memisahkan kamar nya dengan kamar flat Yunna.
“appo Baekhyun-ah”suara Yunna terdengar lagi oleh telinga Kyuhyun walau itu sangat pelan.
“Apa? dia bilang apa? Baek…hyun? Gadis itu bersama seseorang.”ucap Kyuhyun pelan .Kyuhyun mulai menempelkan telinganya di dinding. berusaha untuk mendengar lebih jelas suara dari flat samping kamarnya.
“hehehe.” terdengar suara namja yang sedang tertawa senang.
“Dia bersama namja.” ucap Kyuhyun dengan mata melotot. Kyuhyun pun terdiam ia mencoba mengkonsentrasikan seluruh indara pendengarannya. Menempelkan telinganya sangat rapat pada dinding kamarnya.
“Ini sangat sakit Baekhyun-ah. Bolehkah aku melepaskannya.”terdengar suara Yunna yang merintih kesakitan.
“Anniyo, kita baru saja mulai. kajja…”terdengar suara pria lagi
Kyuhyun sangat-sangat melotot mendengarnya. Mata nya seakan mau keluar dari sarangnya.
“Apa yang sedang mereka lakukan. Gadis itu berteriak kesakitan memohon untuk melepas kan dan namja yang bersamanya malah tertawa bahagia dan berkata ia baru saja mulai. Apa mereka…sedang… melakukan………” ucap Kyuhyun dengan suara yang sangat kecil.
Kyuhyun mencoba memikirkan apa yang sedang terjadi di kamar sebelah. Memikirkan kemungkinan-kemungkinan apa saja yang terjadi disana hingga menimbulkan suara seperti itu. Kyuhyun bahkan tak sanggup mengatakan kemungkinan terburuknya.
“Akkhhhhhh”teriak Yunna dari kamar sebelah setelah beberapa menit.
“sial ,apppoooo.”rintihan suara Yunna lagi.
“ini sangat sakit.”teriak gadis itu
“Hehehehe bertahanlah, ini akan semakin seru.”terdengar suara namja tertawa.
“Akkhhhh Yakk apa yang kau lakukan?”teriak pria itu lagi.
“Sekarang giliran ku.”ucap Yunna mantap.
“Apa?? sekarang giliran gadis itu, maksudnya gadis itu on top begitu. Gadis itu yang berada di atas namja itu”ucap Kyuhyun masih dengan suara pelannya.
Sampai saat ini ia belum tau nama Yunna dan terus memanggil Yunna dengan sebutan gadis itu.
Gleek…
Kyuhyun sulit untuk menelan saliva nya namun ia tetap memasang telinganya di dinding. ia benar-benar penasaran dengan apa yang terjadi di sebelah membuat ia semakin ingin mencari tau. Dan tak peduli dengan tingkah tubuh nya yang terlihat bodoh saat ini. Kyuhyun menempelkan badannya ke dinding kamarnya. menempelkan dadanya rapat dengan tangan yang seakan memeluk dinding di tambah dengan telinga yang melekat di diding seperti sudah di beri lem. Tak mendengar apa pun dari kamar sebelah membuat Kyuhyun semakin bertingkah konyol nya. Ia menggerakkan tubuhnya, bergerak ke kanan ke kiri , berputar ke atas ke bawah. Mencari-cari suara apa saja yang dapat ia dengar. Mencari titik mana yang dapat membuat ia mendengar suara lebih jelas dari kamar sebelah.Sungguh jika ada seseorang yang melihatnya saat ini maka orang itu akan tertawa terpingkal-pingkal melihat aksi konyol dari seorang cassanova seperti Kyuhyun. Bahkan saat ini pesona Kyuhyun menghilang entah kemana.
“Akkhhhh”suara teriakan frustasi dari pria dari kamar Yunna terdengar di telinga Kyuhyun.
“Awwww hmmmm .” ucap pria itu sambil meringgis.
“otte?”terdengar suara Yunna menanyai namja yang ada di kamarnya.
Kyuhyun benar-benar melotot mendengar semuanya.
“Sebenarnya apa yang sudah yeoja itu lakukan pada namja itu?” ucap Kyuhyun dengan wajah binggung sambil kesulitan menelan saliva nya.
“Ahkkk, lihat aku akan membalas mu.”
“Sudah lah aku lelah Baekhyun ah. Aku ingin tidur.”ucap Yunna kelelahan.
“Aiissshh, tidak bisa begitu. ayoo lanjutkan ronde selanjutnya!” Ucap pria yang bernama Baekhyun memaksa Yunna.
“Ronde selanjutnya. Benar dugaan ku. mereka melakukan ‘itu’.” ucap Kyuhyun dengan sangat yakin. Namun Kyuhyun tetap menguping suara dari kamar sebelah.
“Aku tidak kuat lagi Baekhyun-ah. Aku lelah dan ini menyakitkan.”terdengar suara Yunna yang memelas.
“Arrasoe. Aku akan melepaskannya.”
“Ahhhhh” desah Yunna sepertinya ia lega.
“Sepertinya permainan mereka sudah berakhir. Namja itu sudah mencabut juniornya “ucap Kyuhyun sambil menganggukkan kepalanya yakin dengan apa yang saat ini ia pikirkan.
“Sudah sana kembali ke kamar mu.”
“Arrasoe, besok kita main lagi.”
“Nde. Sudah sana. Aku mengantuk.” Suara Yunna mulai mengecil
“Huh gadis itu kelelahan. Nde pasti gadis itu kelelahan setelah bercinta dengan namja yang bernama Baekhyun itu” ucap Kyuhyun mulai melepaskan telinganya dari dinding dan menyudahi tingkah laku konyol yang baru saja ia lakukan.
Lalu terdengar pintu yang di buka dari kamar sebelah dan seseorang yang berjalan keluar.
Tap..tapp.. Berjalan menjauh dari kamar sebelah dan membuka pintu lagi dan masuk kedalamnya.
“Jadi namja itu tinggal di kamar sebelah gadis itu. Sulit di percaya. Jadi gadis itu baru saja bercinta dengan seorang namja yang ada di sebelah kamarnya. Dasar gadis munafik. Tadi siang ia sangat marah dan menangis. Juga mengataiku namja mesum ketika aku menciumnya. Tapi lihat , sekarang dia bahkan melakukan hubungan intim dengan namja itu. Dasar gadis munafik.” ucap Kyuhyun menghina Yunna dengan sebutan gadis munafik.
Di kamar Yunna.
“Akhhh ini sangat menyakitkan. Lihat! kuping ku merah semua akibat ulah Baekhyun.” Ucap Yunna sambil menatap telinga ya di kaca. Kedua telinganya sangat merah saat ini. Tak jauh dari Yunna ada sebuah meja kecil. Di atas nya banyak kartu berserakkan. Dan juga penjepit jemuran yang merupakan alat yang menyebabkan telinga Yunna memerah. Yunna dan Baekhyun memang baru saja bermain kartu. Dan bagi siapa yang kalah dia akan di hukum dan hukumanya adalah di japit oleh jepitan jemuran itu. Dan Yunna selalu kalah malam ini membuat dia mendapat hukuman. Dan membuat Baekhyun gencar menjepit telinganya dengan penjepit jemuran. Seperti nya Kyuhyun sama sekali tidak tau akan dua benda penting itu, kartu dan juga penjepit jemuran ia hanya mendengar suara mereka. Dan suara mereka terdengar seperti sedang……bercinta. ^^ 😀
***
Pagi yang cerah sudah menyelimuti kota seoul. Sinar mentari pagi mulai mewarnai ke semua penjuru. Termasuk kamar flat Kyuhyun. Cahaya matahari juga masuk kedalam kamar itu melewati celah-celah jendela yang ada di samping pintu. Namun Kyuhyun masih saja tertidur tengkurap menutupi wajah tampannya ke dalam bantal. Tiba-tiba seketika Kyuhyun bangun. Terduduk di kasur dengan wajah kusut nya. Dan terlihat lingkaran mata nya yang sedikit menghitam. Dengan cepat mata itu terbuka. Bahkan sangat lebar seakan sedang melotot.
“sial aku tidak bisa tidur mengingat apa yang sudah di lakukan yeoja munafik itu di kamarnya.”ucap Kyuhyun kesal.
Jadi Kyuhyun sama sekali tidak tertidur akibat otak nya yang terus saja mengingat apa yang sudah Yunna lakukan bersama Baekhyun. Kyuhyun masih saja berpikiran bahwa Yunna si gadis munafik habis melakukan hubungan intim bersama namja yang tinggal di sebelah kamar Yunna. Kyuhyun pun berdiri. Berjalan menuju pintu. Ia butuh udara segar untuk menyegarkan otaknya yang sudah di penuhi oleh berbagai macam pikiran tentang Yunna dan Baekhyun.
“ahhhhhhhhhh”  hembusan nafas Kyuhyun panjang setelah menghirup banyak oksigen.
Dan dia melakukan itu lagi. Menarik napas dalam dan menghembuskannya lagi. Berusaha untuk menenangkan pikirannya sendiri. Setelah cukup fress menghirup udara segar, Kyuhyun mengamati suasana di seketiar tempatnya tinggal. Karena kamarnya berada di lantai satu, itu cukup membuat ia bisa melihat dengan jelas suasana yang ada. Mata Kyuhyun mulai menyusuri semua tempat. Melihat-lihat keadaan di sekitar nya.
Lalu matanya berhenti ketika ia melihat dua orang yeoja cantik tengah berlari pelan dari ujung jalan. Sepertinya dua yeoja itu tengah berolahraga di pagi ini. Dua yeoja itu cukup cantik dan seksi. Mengenakan pakaian olah raga yang ketat dan minim membuat mereka terlihat seksi. Kedua yeoja itu terus berlari. Mereka mulai menyadari keberadaan Kyuhyun dan mulai melihat ke atas. Ke arah Kyuhyun yang tengah berdiri di pingging kotidor lantai satu sebuah gedung tempat penyewaan flat. Kyuhyun pun mulai melakukan aksinya lagi. Ia menatap dengan mata tajam nya. Mencoba untuk menatap mata kedua yeoja itu. Dengan semua pesona yang ada pada Kyuhyun membuat kedua yeoja itu menatap terpesona. Dan tambah terpesona ketika Kyuhyun melemparkan senyuman mautnya. Kedua yeoja itu benar-benar terpesona kepada Kyuhyun membuat mereka berlari tanpa melihat kedepan.
Dukkk
“ahhhh” ucap yeoja yang rambutnya di kuncir. Yeoja itu sukses menabrak tiang listrik. Akibat matanya yang terus fokus melihat pesona Kyuhyun.
“noe gwencana?” tanya temannya khawatir. Dan yeoja itu hanya mengangguk. Dia malah menoleh ke arah Kyuhyun, merasa malu dengan apa yang ia lakukan. Namun Kyuhyun malah semakin melebarkan senyumannya. Membuat kedua yeoja itu ikut tersenyum ke arah Kyuhyun.
Kreeeekkkk.
Bunyi pintu yang terbuka membuat Kyuhyun menoleh ke belakang. Menghiraukan dua yeoja yang masih terpesona kepadanya di bawah. Seorang namja tampan keluar dari pintu ketiga. Pintu kamar yang berada tepat di sebelah kamar flat Yunna. Namja berkulit putih dan tinggi itu menoleh melihat ke arah Kyuhyun. Kyuhyun pun melihat ke arah namja itu. Namja yang Kyuhyun yakini mempunyai nama Baekhyun. Beberapa detik kemudian Kyuhyun membalikkan wajahnya tak menghadap Baekhyun lagi. Dan Baekhyun pun acuh dengan sikap Kyuhyun itu. Ia berjalan menuju pintu yang berada di ujung bangunan ini. Pintu yang menatap ke ujung jalan koridor bangunan ini. Kyuhyun seakan tak peduli ia hanya mencoba menikmati kegiatannya saat ini. Memandangi jalan dan menghirup udara segar.
Beberapa menit kemudian Baek hyun keluar dari pintu yang tadi ia masuki. Pintu yang merupakan kamar mandi itu. Namja itu keluar dengan keadaan yang sangat fress. Dan oh tuhan. Ia hanya mengenakan celana boxer dan handuk yang menggantung di pundak kanan nya.. dada nya polos begitu saja tanpa ia tutupi. Dan lihat namja itu memiliki sedikit otot di tubuhnya. Di tambah lagi kulitnya yang sangat putih membuat semua yeoja akan berlarian ingin di peluk olehnya. Kyuhyun menoleh sesaat kepada Baekhyun dan seketika itu ia mengacuhkannya lagi. Baekhyun pun sama ia juga acuh dan masuk ke dalam kamar flat nya.
Jadi itu namja yang semalam berada di kamar gadis munafik itu. Batin Kyuhyun.
“ku rasa aku lebih tampan dari nya”ucap Kyuhyun pede dengan senyum mautnya.
Beberapa menit berlalu tapi Kyuhyun masih saja betah berdiri di pinggir koridor menikmati waktu bebas nya. Ia masih tak percaya jika ia akan tinggal di gedung kecil berlantai satu ini demi pemberontakannya. Mata Kyuhyun mulai mengamati bangunan dimana dia berada. Sebuah tangga yang menghubungkan lantai dasar dengan lantai satu ada di sebelah kanan.  Lantai satu ini ada 4 kamar itu terihat jelas dari susunan pintu yang berjejer. Keempat pintu itu memiliki pasangan sebuah jendela kecil di sampingnya .Pintu yang dekat tangga adalah pintu kamar flat Kyuhyun, pintu kedua adalah pintu kamar flat Yunna, pintu ketiga adalah pintu kamar flat Baekhyun dan pintu keempat masih kosong. Belum ada yang menghuni disana dan di ujung koridor ini ada sebuah ruang kecil yang merupakan kamar mandi bersama untuk semua penyewa kamar flat.
Kreeeekkk
Sebuah pintu terbuka. Pintu kamar kedua, kamar flat Yunna. Yunna perlahan keluar dengan tampilan nya yang sedikit berantakan. Kyuhyun menoleh dan memandanginya. Ia masih tidak percaya dengan yang sudah yeoja itu lakukan semalam. Kyuhyun masih berpikir yeoja itu sangat munafik . Yunna menoleh dan melihat ke arah Kyuhyun. Melihat Kyuhyun yang menyandarkan tubuhnya pada dinding kecil penyangga yang ada di pinggir koridor. Menatap Kyuhyun dengan seksama. Sinar matahari membuat kulit Kyuhyun semakin terlihat putih bercahaya. Wajahnya yang rupawan sangat terlihat mempesona. Padahal namja itu baru bangun tidur dan belum mandi tapi pesona nya sudah sangat tinggi.
Ternyata namja itu sangat tampat. Kulit yang putih dan wajah yang rupawan. Namun sayang seorang pria mesum batin Yunna terpesona melihat ketampanan Kyuhyun.
“Huhh” dengggus Kyuhyun sebal mengingat kelakuan Yunna pada nya. Yunna mendengar itu dan ia pun mulai risih di pandangi terus-terusan oleh Kyuhyun.
“apa yang kau lihat? Dasar namja mesum!” ucap Yunna menyadar kan Kyuhyun.
“sudah ku katakan aku bukan namja mesum aggashi. Bukan kah kau yang salah masuk toillet. Dasar yeoja munafik” balas Kyuhyun.
“mwo? Yeoja munafik?” ucap Yunna  tak percaya.
“nde, yeoja munafik.” ucap Kyuhyun dengan gaya yang sangat menyebalkan. Perlahan Yunna bergerak ingin menghampiri Kyuhyun. Dan membuat perhitungan pada nya. Namun langkahnya terhenti ketika sebuah pintu terbuka dengan sangat cepat.
Kreekkkk..
Yunna menoleh. Melihat Baekhyun keluar dari kamarnya tergesa-gesa. Ia masih membenarkan sepatu yang baru saja ia pakai. Lalu menutup pintu kamar flat dan mulai mengunci nya.
“kau akan segera berangkat Baekhyun-ah” ucap Yunna menghampiri Baek hyun.
“nde , noona” ucap Baekhyun yang masih mengunci pintu kamarnya.
“tidak sarapan dulu?”tanya Yunna perhatian.
“anni, aku sudah telat noona.”ucap Baekhyun cepat sambil memasukkan kunci ke saku nya.
Chu
“aku berangkat noona” ucap Baekhyun cepat setelah mencium pipi kanan Yunna.
“nde hati-hati.” Ucap Yunna sambil berbalik melihat Baekhyun yang sudah berjalan menjauh. Baekhyun terus berjalan dan mulai melewati tempat Kyuhyun berdiri. Mata mereka saling menatap untuk beberapa detik tapi detik berikutnya mereka saling acuh.
Huuuhhh sulit di percaya namja itu masih seorang siswa SMA. Apa aku tidak salah lihat? Ya ampun jadi gadis itu berpacaran dengan siswa SMA. Bahkan mereka sudah melakukan ‘itu’ semalam.batin Kyuhyun tak percaya.
Ia masih tak percaya melihat seragam sekolah yang Baekhyun kenakan.
“yak namja mesum , aku ingin mandi. Jangan sekali-sekali kau mengintip ku, arraseo!” ucap Yunna keras.
“mwo???” ucap Kyuhyun dengan sangat terkejut.
“jika kau mencoba mengintip ku ketika aku mandi. Kau akan…..nggeeheeekkkk…. mati.” Ucap Yunna sambil menggerakkan tangannya lurus di depan lehernya. Memperagakan ancaman nya untuk Kyuhyun. seakaan dia siap memotong leher Kyuhyun jika Kyuhyun mencoba mengintipnya ketika dia mandi.
Kyuhyun mendelik tak percaya mendengar ancaman Yunna. Yunna pun berjalan menuju pintu kamar mandi yang berapa di ujung koridor ini.
“yakk. Kau pikir aku mau melihat tubuh mu. tak ada yang menarik dari tubuh mu nona.”ucapan Kyuhyun sontak menghentikan langkah Yunna.
Baiklah. Kurasa sedikit membuatnya kesal akan sangat menyenangkan.batin Kyuhyun
“lihat ,kau tidak memiliki bokong yang montok,”teriak Kyuhyun sambil melihat tubuh belakang Yunna.
“mwo?”ucap Yunna dengan mata melotot dan langsung menutup pantat nya dengan kedua tangan nya.
“ itu sedikit datar”lanjut Kyuhyun. Yunna berbalik menghadap Kyuhyun namun tetap dengan jarak yang cukup jauh di antara mereka.
“yakkk apa yang kau lihat dasar namja mesum?” teriak Yunna menghina kelakuan Kyuhyun.
Karena Yunna sudah berbalik. Kini Kyuhyun mulai memperhatikan bagian dada nya.
“dada mu bahkan terlalu kecil untuk ukuran yeoja dewasa”ucap Kyuhyun sambil menatap dada Yunna.
Sontak Yunna menutupi dada nya dengan kedua tangan nya.
“yakkk berhenti menatap dada ku.” ucap Yunna kesal.
“aku bahkan bisa menebak berapa ukuran mu. 34A bukan?” ucap Kyuhyun telak.
Yunna mematung. 34A , itu memang ukuran ku. batin Yunna malu.
“yakkkk namja mesum. Berani-beraninya kau?” ucap Yunna sambil menunjuk Kyuhyun dengan jari nya.
Kyuhyun seakan acuh dia membidik Yunna dengan membingkai tubuh Yunna dengan jari telunjuk dan juga jempol kedua tangannya membuat sebuah bingkai yang mengurung tubuh Yunna dalan tatapan mata Kyuhyun.
“lekuk tubuh mu sangat jelek. Tak ada satu pun yang menarik dari mu” ucap Kyuhyun yang masih mengamati tubuh Yunna.
“jadi jangan khawatir aku sama sekali tidak tertarik mengintip yeoja bertubuh datar seperti mu” ucap Kyuhyun sambil berbalik meninggalkan Yunna. Sebuah seringgai evil muncul di wajah tampannya.
Jangan sekali-kali menghina ku namja mesum, nona. Dasar yeoja munafik batin Kyuhyun dengan senyuman evilnya. Berjalan pergi meninggalkan Yunna yang kesal setengah mati.
“yaaakkkkkkkkk dasar namja mesum , brengsek, sialan, penguntit, stalker!!!!!!”teriak Yunna kesal setengah mati. Namun Kyuhyun sudah menghilang , pergi entah kemana.
***
Kyuhyun baru saja membeli beberapa barang yang ia butuhkan dan juga beberapa makanan. Kini ia sedang menunggu di kasir. Ia berdiri di depan kasir dengan menyenderkan tubuhnya di meja kasir. Dengan kedua tangannya ia lipat di depan dadanya. Wajah tampannya selalu saja menebarkan pesona ke seluruh penjuru ruangan. Membuat siapa saja selalu terpesona dan tak ingin berpaling dari wajahnya.
“semua 295.800 won tuan.” Ucap si kasir ketika menyelesaikan semua scan barang belanjaan Kyuhyun. Kyuhyun mendelik tak percaya. Ia sedikit bingung dengan jumlah yang di katakan yeoja yang ada di hadapannya ini.
Mwo? Hampir 300.000 won untuk semua belanjaan ini. aissshh sial , lebih dari setengah dari uang ku saat ini. jika semua kartu kesayangan ku tidak di blokir aku tak akan seperti ini. apa harus  ku cancel beberapa barang. Batin Kyuhyun.
“chogio.” Ucap Kyuhyun ragu.
“nde?” ucap yeoja kasir bingung menatap Kyuhyun. Yeoja itu sama seperti yeoja lainnya. Ia terpesona melihat betapa tampannya pelanggannya saat ini. Kyuhyun menatap yeoja itu, ia tau bahwa yeoja itu terpesona dengannya.
Ahhh, sial. Bagaimana mungkin aku melakukan itu. mengcancel beberapa barang, itu bisa menurunkan pesona ku bukan. Batin Kyuhyun. Yeoja kasir itu masih menunggu Kyuhyun berbicara.
“bagaimana kau bisa mendapatkan itu?” ucap Kyuhyun sambil menyodorkan 3 lembar uang seratus ribu won.
“nde?” ucap yeoja itu semakin binggung. Kyuhyun pun meletakkan telunjuknya pada  bibir seksinya.
“bibir mu, itu terlihat sangat seksi.” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum sangat menawan. Lalu pergi meninggalkan supermarket itu. meninggalkan yeoja kasir yang hampir pingsan akibat rayuan maut dari seorang cassanova seperti Kyuhyun.
Kyuhyun pun berjalan pulang, ke kamar flat nya. Akhhhh sial uangku hanya tinggal 120.000 won lagi. Aku harus bertemu Hyukjae nanti. batin Kyuhyun.
***
Kini Yunna berjalan memasuki kampus besar tempat dia kuliah. Hanyang university, kampus populer dan terkenal di korea selatan. Yunna berjalan terburu-buru sambil menutup kepalanya dengan buku-buku. Seakan ia sedang mencoba menghindari sesuatu. Dia seperti sedang bersembunyi dari seseorang. Seseorang yang sangat ia kenal. Seseorang yang ia cintai, lee donghae. Ia bersembunyi dari pria tampan itu. ia sangat malu mengingat apa yang ia katakan kemarin kepada pria tampan itu. dia terus saja berjalan melirik ke kanan ke kiri mencoba mengintip orang di sekitarnya, dan berjalan cepat menuju kelasnya. Dari jauh seorang namja melihat gerak-geriknya itu. Yunna sungguh mencolok membuat dirinya sedikit bertingkah aneh. Namja itu adalah donghae, dia masih memikirkan tentang Yunna. tentang pernyataan cinta Yunna kepadanya. Pernyataan cinta yang sangat mengejutkannya itu. namun tak dapat di pungkiri hatinya nyaman dan cocok ketika dia mengobrol atau pun bercanda dengan Yunna. membuat dia sedih melihat tingkah Yunna yang seakan menghindarinya.
Yunna memasuki kelasnya. Sebelum ia masuk ia melihat dengan seksama semua mahasiswa yang ada di kelas. Dengan cepat matanya, membidik dan mengamati semua mahasiswa yang ada di kelas dengan mata elang nya. berharap donghae belum memasuki kelas. Yunna dan donghae memang dalam jurusan dan kelas yang sama. Itu lah yang membuat mereka dekat. Di tambah lagi mereka sering mengejakan tugas bersama membuat mereka semakin akrab. Setelah mengidentifikasi semua mahasiswa Yunna bisa bernafas lega. Pasalnya namja bernama donghae belum memasuki kelas. Dengan cepat Yunna berjalan masuk , berjalan menuju kursi yang berada paling belakang dan di samping jendela.
Huuufftt untung dia belum masuk kelas. Batin Yunna lega menduduki kursinya.
Tiba-tiba pria yang Yunna hindari masuk kelas. Sontak Yunna menundukkan kepalanya ke meja dan menutupi kepalanya dengan buku. Donghae berjalan menuju kursi yang di depan Yunna di sebelah barisannya. Yunna menyembulkan kepalanya dari buku , mencoba mengintip donghae. Namun donghae hanya fokus duduk dan mengeluarkan buku nya. Yunna bernafas lega karena donghae tak menyadari keberadaannya.
Beberapa jam kemudian.
“ baiklah, sekian pelajaran hari ini. kumpulkan tugas kalian minggu besok.” Ucap dosen kim mengakhiri kuliahnya. Pergi meninggalkan kelas di ikuti oleh mahasiswa yang lainnya.
Yunna melihat ke arah donghae. Namja itu tetap menulis sesuatu. Dan sama sekali tidak bernia beranjak pergi dari kelas.
Aduh bagaimana ini. aku harus keluar tanpa dia tau. Aku masih belum berani bertemu dengannya. Kejadian kemarin bennar-benar memalukan. Aku tak sanggup bila bertemu dengannya. Batin Yunna
Mahasiswa di kelas itu perlahan menyusut dan tinggal beberapa orang. Dengan berani Yunna mulai bangkit dari duduknya. Ia mencoba keluar dari kelas secara diam-diam. Berharap donghae tak menggetahui keberadaannya. Yunna menutupi wajahnya, berpura pura membaca bukunya sambil berjalan keluar. Jantungnya berdetak sangat cepat ketika akan melewati kursi donghae. Yunna terus saja berjalan. Tiba-tiba ia merasa ada yang menahan bajunya. Sebuah tangan menahannya untuk berhenti. Yunna menoleh takut melihat orang yang menahannya. Donghae lah yang sudah menahannya. Mata Yunna bertemu dengan mata donghae.
“ ada apa dengan mu? apa kau menghindari ku?” tanya donghae. Yunna pun berbalik menghadap ke arah donghae. Jantungnya berdetak berkali-kali lipat lebih cepat.
“aaa…annniiyyoo. aku tidak menghindari mu. sungguh. Aku tidak melihat mu tadi.” Ucap Yunna gugup.
“benarkah?” ucap donghae tak percaya.
“nde. Ahh maaf, aku harus segera pulang. Aku sudah terlambat untuk pergi kerja part time.” Ucap Yunna cepat dan langsung pergi keluar kelas.
“kau menghindari ku Yunna.” ucap donghae lirih memandang pintu kelasnya.
Yunna berjalan cepat dan bersembunyi di bawah tangga. Mengatur nafasnya yang berantakan karena gugup.
“akkhhh ini sangat memalukan. Sungguh aku tak sanggup lagi menatap matanya. Dan apa dia menyadarinya? Akkhhh mengapa ini menjadi seperti ini? aku tak sanggup melihat wajahnya mengingat kejadian kemarin. Aku sangat malu. Akhhh…” ucap Yunna sambil menyadarkan dahinya di dinding.
“seharusnya aku tak mengatakannya kemarin.” Ucap Yunna membenturkan dahinya di dinding.
“tapi aku juga tak bisa lagi memendam perasaan ku. aku sudah terpikat oleh ketampanan dan juga sikapnya. Membuat aku ingin sekali menjadikannya namjachingu ku.” ucap Yunna lagi.
“tapi.. akh memalukan.” Ucap Yunna kembali membenturkan kepalanya di dinding. Yunna bergulat dengan pemikirannya sendiri membuat ia tanpa sadar sudah melupakan waktu yang terus saja berjalan. Hingga akhirnya ia tersadar.
“huaaa sudah jam 3 lewat. Sial , aku bisa telat.” Ucap Yunna terkejut melihat jam di hp nya. Dengan segera ia berlari pulang.
***
Yunna kini sudah berada di dalam kamar flatnya. Ia segera meletakkan tasnya. Dan segera mengambil peralatan mandi, piyama handuknya. Dan dengan cepat ia pergi ke kamar mandi yang ada di ujung bagunan ini. Yunna sudah berdiri di depan pintu kamar mandi namun pinntu itu tidak bisa di buka ada seseorang di dalamnya.
“tok..tokk..tokkkkkk..
Yunna mengetuk pintu itu cepat. Ia sudah hampir telat berangkat kerja part time. Membuat ia tak sabar ingin segera masuk dan mandi.
Tokkkk..tokkk..
“siapa yang ada di dalam? Ayo cepat keluar. Aku sedang terburu-buru saat ini. aku hampir telat berangkat kerja.” Ucap Yunna keras sambil terus mengetuk pintu kamar mandi itu.
“Baekhyun-ah , apakah itu kau? Ayo cepat keluar. Aku sudah telat.” Teriak Yunna berpikir jika orang yang ada di dalam kamar mandi adalah Baekhyun. Namun tak ada satu pun suara yang menjawab panggilan Yunna.
Tok….tookk…tokk..
“Baekhyun ayolah keluar.” Teriak Yunna lagi. Namun tetap saja tak ada suara dari dalam. Yunna pun akhirnya tersadar.
“yakkkk.. namja mesum , apa itu kau? Kau di dalam bukan. Ayo cepat keluar.” Teriak Yunna menyadari jika yang saat ini di dalam kamar mandi adalah Kyuhyun, si namja mesum.
Yap, memang Kyuhyun lah yang ada di dalam kamar mandi itu. dia sedang menikmati mandinya. Walau kamar mandi ini sangat kecil untuknya namun dia tetap harus mandi untuk terus menjaga pesonanya.
“huh..” dengus Kyuhyun kesal mendengar Yunna memanggilnya namja mesum.
“aku tak akan keluar jika kau terus meamnggilku namja mesum.” Ucap Kyuhyun pelan. Yunna sama sekali tak mendengar suara Kyuhyun dari luar membuat ia semakin menggedor pintu itu.
“yakkk cepat keluar namja mesum. Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan di dalam?” teriak Yunna lantang.
“aku sudah menunggu mu keluar sejak tadi. Sebenarnya apa yang kau lakukan. Mengapa kau lama sakali.”teriak Yunna tak sabaran. Dia memang sudah cukup lama di sana.
“apa kau sedang….? oh ya tuhan .” ucap  Yunna terkejut menyadari sesuatu. Mata nya sontak melotot membayangkan apa yang Kyuhyun  lakukan di dalam membuat namja itu sangat lama di dalam kamar mandi.
“ yakkkkk namja mesum apa kau sedang bermain dengan adik kecil mu dan bebarapa sabun?” teriak Yunna.
sontak mata Kyuhyun membesar , bulat sempurna mendengar Yunna menuduhnya sedang bermain dengan adik kecilnya. #chingu mengertikan maksud dari bermain adik kecil (junior) dan sabun di kamar mandi yang sering di lakukan oleh beberapa pria.
“mwo??? Bermain dengan adik kecil ku dan beberapa sabun? Apa dia sudah gila? Berani-beraninya dia?” ucap Kyuhyun marah dan tak percaya.
“nde, kau pasti melakukan itu bukan. Kau kan namja mesum. Tapi bisakah kau berhenti dan keluar. Aku ingin segera mandi. Aku benar-benar telat saat ini.” ucap Yunna dari luar.
Kyuhyun benar-benar tak percaya. Dia seorang cassanova yang sangat mempesona di rendahkan dan di injak-injak harga dirinya. Mata Kyuhyun sangat marah saat ini. tiba-tiba sebuah seringgai devil mucul di wajah tampannya.
“ayolah keluar.” Ucap Yunna frustasi.
Kreteekk.
Perlahan kunci terbuka. Pintu pun perlahan bergeser. Kepala Kyuhyun muncul di balik pintu.
“akhirnya.” Ucap Yunna lega melihat Kyuhyun membuka pintu kamar mandi. Yunna melihat kepala Kyuhyun yang menyembul di balik pintu. Berusaha untuk menutupi tubuh nya.
“cepat keluar! Aku mau mandi.” Ucap Yunna melangkahkan kakinya hendak masuk ke dalam.
“tapi aku belum pakai baju.” Ucap Kyuhyun dengan tampang polosnya.
Membuat Yunna terkejut tak percaya. Dengan cepat tangan Kyuhyun menarik Yunna dan mendoronng tubuh Yunna ke dinding kamar mandi. Mengunci tubuh Yunna dengan ke dua tangan nya. Meletakkan kedua tangan nya ke sisi kanan dan kiri Yunna. rambut basah Kyuhyun masih meneteskan airnya. Bahkan butiran-butiran air ada di beberapa titik di wajahnya. Leher dan bahu putih Kyuhyun terekspos sempurna. Dan wangi sabun menyeruak masuk ke dalam indra penciuman Yunna. membuat Yunna tak bisa berkutik melihat namja yang sangat mempesona di hadapannya ini. mata tajam Kyuhyun terus saja menatap mata Yunna. membuat Yunna terdiam gugup di tempatnya berdiri. Bibir seksi Kyuhyun bergerak mengeluarkan suaranya.
“ayo, mandi bersama ku.” ucap Kyuhyun pelan dan memabukkan.
Tbc
#huaaaaaaa……….. tbc benar-benar sangat kurang *j*r. Dan Kyuhyun, huaaaaaa…… napeun namja. bwahahahahahahahahahahahahaha…
Otte? Apa ada yang ikut aku tertawa ?
Ini ff aneh bin gak jelass banget ya. Hahahaha.. tapi semoga kalian terhibur dengan ff ku ini.
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah benar Kyuhyun akan mandi bersama dengan Yunna? atau Kyuhyun akan mendapatkan tamparan keras untuk kesekian kali nya dari Yunna? atau….??? tunggu part berikutnya.:D
Sebagai chingu yang baik mohon coment, kritik dan sarannya ya but dont bash me. Saya sangat menghargai dan membaca semua coment chingu semua. thanks for admin handa yang bersedia memposting ff abal-abal dan gak jelas ini.
See you in next part.
Pelukan hangat, shin mae ri.^^

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: