LOVELORN Part 4

3
LOVELORN Part 4 ff nc chanyeol
Tittle: LOVELORN # PART 4
Cast : Chanyeol || Oh Sena (OC) 
Other Cast: Baekhyun || Lim Kim (OC)
Rate : NC 
Genre : Marriage life,Bondage , Romance, Fluffy, Smut 
Lenght : Chaptered 
Ga typo ga seru dong.
Happy read. 
.
Kedua tangan Chanyeol kini berada di pinggang Sena. Chanyeol perlahan meraup bibir Sena lagi. Seakan tak ada lelahnya. Chanyeol melumat bibir Sena dan dengan cepat mendapat balasan dari Sena (liat pict )

.
Ciuman mereka sangat dalam dan bergairah. Tangan Chanyeol turun meremas bokong kenyal Sena. Tangan satunya meremas payudara sena yg besar (liat pict). 
Ciuman mereka masih belum terlepas. Chanyeol menarik tengkuk Sena agar ciuman mereka semakin nikmat. 
.
Entah mengapa tubuh Sena tak pernah mau menolak perlakuan Chanyeol yg nikmat.
.
Chanyeol beralih ke leher putih Sena. Mencium dan menghisapnya. Sena mendongak keatas agar chanyeol bisa leluasa menyusuri lehernya. 
.
“Asshh” desah sena sambil menggigit bibir bawahnya saat dengan tiba2 Chanyeol mengulum nipple nya .Menghisap kedua dadanya seperti bayi yg kehausan.
“Emhhh Chaaannh”
Sena menggaruk punggung Chanyeol saat suminya itu mememasukkan 3 jarinya dalam miss v Sena sambil terus menghisap punting Sena .
Mengkocok kocok miss v Sena dengan cepat. Bahkan menusuk nusuk miss Sena dngan jarinya.
.
“Agghhh oppaah.. Emmngghhh..aahhss haha ahh Chanyeol oppahhh “.Sena terus mendesah dengan sendirinya.
Chanyeol tersenyum.
“Teruslah mendesah Senaa. Aku suka” Chanyeol tersenyum evil sambil menambah jarinya dalam miss Sena.
“He..ntikannhh op..pah.. emmnghh”
.
Chanyeol menaruh tangan Sena ke juniornya yg sudah menegak. 
Sena mengerti apa keinginan Chanyeol. Sena segera meremas Batang junior Chan. Mengelusnya dan terus meremasnya.
“More..Senaahh Emngh..agh ” desah Chanyeol.
.
“Kau siap?”
“Siap apaa?
Chanyeol memerjapkan mata.
Chanyeol mulai mengarahkan juniornya ke miss Sena. Menggeseknya penuh nikmat.
“Asshhh mmmh” Sena mendesah nikmat.
“Ah..Jangan oppa..Jangan sekarang” Ucap Sena sambil menjauhkan tubuh chanyeol darinya. 
” Weoo?”
” E..ee.. emm ” Sena tergagap.
“Ck.. ” wajah Chanyeol sebal dan membuang mukanya ke arah lain.
Chanyeol menyalakan shower yg membasahi dirinya sendiri.
Sena menatap punggung Chanyeol. Ia merasa tak enak dengannya.
Chanyeol memakai handuk lalu pergi dan menutup pintu kamar mandi dengan keras.
.
Sena duduk di bawah guyuran air shower. Air matanya perlahan menetes.
” Selama 1 tahun kedepan aku masih harus melayaninya.. Aku bagai budak sex bukan istrinya. Tadi pagi dia lembut padaku. Mungkin karna dia merasa iba dengn wanita rendahan sepertiku..
.
“Mian oppaa.. hari ini adalah masa suburku. Aku tdk ingin kau kecewa..” 
.
.
.
Sena berbaring di kasur. Menutupi tubuhnya dengan selimut tebal. Ia menggunkan jubah tidur yg dibelikan Chanyeol tadi siang .
.
Sampai larut malam. Chanyeol tidak tidur di dekat Sena.
“Apa Chanyeol marah?”
Sena menjauhkan selimutnya darinya.
Turun dari kasur…
Dan keluar dari kamarnya perlahan..
.
“Jadi kau tidur disini?” Gumam Sena di belakang Senderan sofa.
.
Chanyeol terlihat kedinginan. Sena berlari mnuju kamar. Mengambil selimut dan ia selimutkan di tubuh suaminya.
.
Sena berjalan kearah dapur. Membuka kulkas dan meminum air dingin.. 
.
*tulilittilutlit*
Sebuah handphone berdering di meja. 
Sena mendekat dan memegang ponsel itu.
“Lim Kim??? …Siapa dia? ” Batin Sena cemas.
Sena berfikir untuk mengangkatnya. Tapi dia tidak berani.. Bisa2 Chanyeol akan lebih sebal dengannya. 
Sena membiarkan telfon itu dan hanya meng silent ponsel chanyeol agar tak menggangu suaminya tidur.
Sena kembali ke kamar dan tidur sendiri.
.
.
.
Chanyeol terbangun..
Menengok sekeliling. 
Bangkit dan menyingkirkan selimut dari tubuhnya.
“Perasaan aku tak pakai selimut..” Gumam Chanyeol sambil menggaruk garuk lehernya .
Chanyeol menghirup aroma sedap di vilanya.. Ia mulai berjalan ke meja dapur dan membuka tutup sajinya.
“Woaahh.. Sudah lama aku tak makan masakan rumah”
Chanyeol mencicipi kuah sup. “Hemm”
.
Chanyeol pergi ke kamar tapi tak juga menemukan Sena.
“Sena yaa..Senaaa??”
.
“Kemana perginya?.”
.
.
Riuk piuk pasar dan udara yg dingin menjadi suasana yg Sena alami.
Dia memakai baju dress yg ia gunakan saat perjalanan ke Incheon. Karna hanya baju itu yg menurutnya cukup pantas dikenakan di luar.
.
Sena membeli beberapa baju untuknya dan bahan2 makanan di pasar.
.
.
.
.
.
Sena membuka pintu dan langsung berhadapan dengan Chanyeol.
“Kau sudah pulang?” Ucap Chanyeol yg sudah ber jas rapi. 
Chanyeol menggambil roti bakar di meja. Memakannya..
Dan membawa tas kerjanya keluar bersamanya.
“Aku ke kantor dulu ya ” Ucap Chan sambil mencium kening Sena dan mengusap rambut Sena bagian belakang dengan cepat .
.
Sena hanya memerjapkan mata melihat punggung Chan yg semakin menjauh .. 
Sena menutup pintu.. 
” Sikapnya berubah? .Haah aku bisa gilaaaa”
.
Sena membuka tutup saji dan melihat nasi dan masakannya berkurang .
Sena tersenyum lega.
” Aku tadi berfikir jika kau tak mau menyentuh masakanku. ” Ucap Sena sambil menarik kursi,duduk,lalu makan masakannya sendiri.
.
.
.
*tiluliliiluulit*
“Hallo.” Sapa chan cuek .
” Knpa kau tak mengangkat telfonkuu?? Kau juga tak membalas pesankuu!”
Chanyeol tidak tau karna dia sangat cuek dngan handphone nya.
“Ada apa?”
“Ada apaa??? Ya tentu saja aku merindukanmu..Jemput aku di bandara ne.. “
” Aku tak bisa.. Naik taxi kan bisaa..”
” Kmu skarang dimanaa?”
“Incheon”
“Weo? Jika sudah di Seoul temui aku di V cafe ne? “
” Tak bisa”
“Kenapa kau skarang jdi orang super sibuk? Dulu kau saring keluar”
” Itu dulu … Aku sudah menikah”
Mata Lim seketika terbuka lebar mendengar ucapan Chanyeol.
“NE? Hahaha kau bisa bercanda saja.”
Chanyeol terdiam.
” Be..be ..narkah? “
“He.emm”
” Hah?? “* mata Lim mulai berkaca kaca. 
” Aku bahkan hanya pergi 3 bulan. Dan kau sudah menikah?? Kita bahkan belum putus Chan. “
” Baiklah. Sekarang kita putus. “
” Mbo?? Teganya dirimu .Aku mencintaimu tpi kau malah… “
” Aku tak ingin berdebat. Aku sedang bekerja”
*Tiiiiiit*
” Chan? Chanyeol.. YHAA ” Teriak Lim Kim sambil membanting ponselnya.
.
.
.
Chanyeol pulang. Dan mendapat sambutan dari Sena. 
Sena menghambil tas kerja Chan. Menaruhnya di meja.
Melonggarkan dasi suamimya dan melepaskannya dengan lembut. Sena mengambil jas hitam yg dikenakan Chanyeol. 
Chanyeol duduk di sofa dengan kemeja putihnya.
” Kau sudah makan?”
Chanyeol menggeleng manja.
Sena memerjap jijik.
” Yasudah makanlah”
“Aku belum lapar”
Chanyeol menarik tubuh Sena duduk di pangkuannya.
“Yhaa!! ..Apa hobimu memangku wanita seperti ini hah ?”
” jika iya knapa? “
“Hu DASAR..” 
.
“Kapan kita kembali ke Seoul?”
“Kau maunya kapan?”
” Aku hanya menurutimuu”
” lusa !”
” Hmm… araso . “
.
.
Chanyeol meremas kedua dada Sena dadi belakang saat Sena duduk di pahanya.
“Ahh oppaaa! Hhh geli “.
Sena menggeliat.
Chanyeol terus meraba dan meremas pelan payudara Sena.
.
Kenyal..Besar.. lembut dan menggoda.. 
.
Sena menggigit bibir bawahnya menahan geli.
” Aghh oppa..kau mulai lagi.”
” Kau suka kan?”
” Suka apanya? Ahh “
” Bukankah ini nikmat?” 
Chanyeol meremas dada besar sena semakin cepat. 
” Aghh Chanyeol ahhh” 
“Emm Nikmat kan?”
” Emmnghh “
Chanyeol memaikan punting Sena dengan jari2 nya. Memencet dan memilinnya .
“Oppaahhh hhh geli emmh”
Chanyeol mulai meremas dada Sena kasar, cepat dan nikmat.
“Emghh akkhh ah pelan..ah pelah oppahh.. aahh “
Tangan Sena berpegangan kuat pada tangan kekar Chanyeol yg sedang masuk dalam bajunya.
” Emmmghh aagh “
.
Chanyeol mengkissmark bahu dan tengkuk Sena. Nafas Chan yg berhembus disana membuat Sena menggeliat. 
” Amh eeghh.. awhhh ahh. “
.
Chanyeol menghentikan tingkahnya ia memeluk perut sena
.
” haaahh”
” kau sudah gila oppaa “
Chanyeol tersenyum.
” Memang”
” dasar”
.
” Kau akan menikah lagi setelah berpisah denganku?”
” Ne? .. yaa mungkin saja jika ada yg mencintaiku dengan tulus. Tapi pasti sulit karna statusku sudah janda “
” Bagaimana bisa sulit dengan dada mu yang besar itu. ” 
“Yak! Namja brengsek “
Chanyeol terkekeh.
.
.
.
(Skip)
.
Chanyeol memasukkan koper2 dalam bagasi mobilnya.
” Kajjah”
.
.
.
*tok.tok.tok*
*Ceklek*
” Aaaa Senaa! Masuk2 ..Kok cepat sekali pulang??” Ucap Eomma sambil mencipika cipiki Sena dan Chanyeol.
.
“Haraboji…”
Sapa Chanyeol lalu memeluk kakeknya.
“Duduklah”
“Ne ” jwb Sena.
.
Masih terlihat canggung antara Sena dan kakek Chan.
” Aku ke belakang sebentar” ijin Chanyeol.
” Apa kakek tak menyukai Senaa??” Batin Chanyeol.
.
.
” Hahahaha.. jadi begitu?”
” Haha Ne haraboji “
” Kau ini ada ada sajaa”
Chanyeol kembali dengan wajah melongonya.
.
” Bagaimna bisa Sena meluluhkan hati kakek secepat ini??” Batin Sena..
” Eomma dimana?”
” Ah.. Memesak di dapur”
” Aku ke blakang dulu ya kek”
” Haha Yaa yaa”
.
” Kakek suka dengan wanita itu. Dia baik ” ucap kakek sambil meminum tehnya.
Chanyeol tertawa meringgis.
“Pilihanku bagus kan kek”
“Tapi knapa sebelumnya kau tidak pernah membawanya kemari?”
” E.. em itu.. itu karna dia sibuk kek.. iyaa dia sangat sibuk.. hahaha”
” Apa appanya masih koma?”
” Hemm”
” Kau harus menjaganya baik2″
Chanyeol tersenyum paksa.
“Aku akan menginap satu malam disini kek. Lalu kami akan tinggal di rumah baru”
Kakek hanya termenung diam.
.
.
.
” Jadi ini kamarmu?”
” Hem”
Chanyeol menutup pintu.
Sena menyusuri tembok kamar suaminya yg terpajang foto2nya.
” Kau lucu sekali “
” Sekarang tampan kan?”
” Uih. Itu hanya menurutmu saja “
Chanyeol menaiki ranjang sambil membuka satu persatu kancing kemejanya. .
.
.
Sena berbaring .Wajahnya tepat di depan abs Chanyeol.
” Besok. Kita pergi ke rumah baru kita. Sebelumnya aku akan mengantarmu ke RS”
” Gomao “
” Hem”
.
.
Eomma, Appa Chan mendekatkan diri mereka ke depan pintu kamar Chanyeol.
” Kenapa kamar mereka sepi?..” ucap eomma. 
” Masa pengantin baru jam segini sudah tidur?” Ucap appa.
Kakek lewat.
” Kalian sedang apa?”
Orang tua Chan terkejut.
” Hahaha hanya memastikan sesuatu paa”
.
Tak lama,
” Ahaahaa Chan hentikan. Geli. Hhhahaa “
Kakek ikut mendekat ke pintu.
Eomma Chan terkekeh. 
” Aaa Cukup Chaan geli”
” Sudah sudah ayo kita kembali” ucap appa Chan sambil tertawa .
Kakek kembali ke kamarnya sambil menggeleng .
.
” Stt cukup” bentak Sena. 
” Hahahaa Tidurlah “
.
.
‪#‎Keesokannya‬.
Chanyeol terbangun dan melewati bilik kamar kakeknya.
” Haraboji..”
” O.ooh “
Chanyeol masuk. 
Chanyeol duduk dengan tumpuan lututnya.
” Haah ” kakek membuang nafas berat.
” Kau dulu tidur dengan kakek. Bermain bola di taman. Mengacaukan rumah. Membuat nenek mu mengomel padamu. Haaah sekarang tak kan terjadi lagi”
” Maafkan aku haraboji.. Saat aku kecil selalu merepotkanmu dan remajaku….”
” Sudah.. kau sudah memilih yang tepat.. Kakek tidak akan lagi melarang larang apapun padamu. “
” Kek”
” Sesekali pulanglah kemari. Jangan berbuat sesuatu yg buruk. ” 
” Hiks..”
Chanyeol duduk biasa. Ia tak tahan karna kakinya sudah pegal.Chan menarik selimut dan membenamkan wajahnya disana.
” Houuhh dinginnya.. hihi hiks” Sebenarnya Chanyeol menangis. 
” Aigoo. Kau bahkan masih seperti anak kecil . ” Kakek menggeleng.
.
.
” Buatkan cucu buat kakek yah?”
” Iya… ..Ndee?????”
“Houh. Knapa dengan wajahmu itu ?”
” Hah? Itu..itu. Em aku mandi dulu kek.. hiii ” Chanyeol perlahan mundur lalu pergi.
” Hahahaha dasar anak itu.”
Kakek menggeleng.
.
.
.
” Hati hati yaa” ucap eomma.
” Ne eomma daa aboji, haraboji. “
” Kami akan sering mampir”
” Iyaa…. Chaan!! Jadikan eomma nenek yaa”
” Yee?? ” kejut Sena.
” Haah mngapa semua menginginkan cucu” gumam Chan pelan.
Sena tertawa.
” Daaaa”
.
.
.
” Abojii ” 
Sena langsung mencium tangan appanya yang terbaring lemah sambil duduk di kursi. 
” Appa bangunlah.. Aku sudaah menikaah pa .. 
aaku juga pasti sebentar lagi aku akan mendapat pendonornya. Jadi kumohon bangunlah yaa.Sebentaaaar saja. Hiiikss ..Hiksshhh”
Chanyeol memegang bahu Sena.
” Uljimaa”
” Hikss. Hanya dia satu satunya yang ku punya.” Ucap sena dan memegang tangan Chan yang ada di bahunya.
.
.
TBC. 

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: