LOVELORN Part 3

2
LOVELORN Part 3 ff nc chanyeol exo
Tittle: LOVELORN # PART 3
Cast : Chanyeol || Oh Sena (OC)
Other Cast: Baekhyun || Lim Kim (OC)
Rate : NC
Genre : Marriage life,Bondage , Romance, Fluffy, Smut
Lenght : Chaptered
Disclaimer : Hanya sebuah khayalan belaka. Sama sekali tidak berniat mencemarkan nama orang lain. Dosa di tanggung pembaca!! Ff buatan sendiri jadi tolong hargai. Habis dibaca wajib comen. Klo baca dilarang loncat loncat.
.

Ga typo ga seru dong.
Happy read.
.
“Apa lagi oppah?? .” Ucap sena dengan lemas dan nada lirih.
“Sekarang giliranmu.. Aku lelah”
“Maksudmu??”
“Jangan banyak tanya!! Cepat lakukan! ” bentak Chan.
Sena pun bangkit dan mulai menyentuh junior Chanyeol.
Meremas dan memijatnya perlahan.
“Aghh Senaa..more..hh”
Sena pun perlahan memasukkan junior suaminya dalam miss v nya.
Menggenjotnya dengan cepat.
JLEB JLEB JLEB
“Sssshh ” desah Sena sambil me nyisihkan rambut ke blakang telinganya.
JLEBH JLEBH
“Aghh terus Senaaa emmhh”
“Uughhh f.aassterhh “
“Sa..kit oppaah “
“Emnghh ..tahannhhlaahh “
JLEBH JLEB *berulang kali.
“Oppah.. aghh sudah yaa. Aku lelah ” Ucap Sena sambil trus menggenjot suaminya.
“10 x lagihh “
Sena pun terus menggenjot Chan sampai kasur mereka berdecit dan payudara Sena memantul kesana kemari.
JLEB JLEB JLEBH
Chanyeol menarik dan meremas payudara Sena. Memerasnya dan terus bermain dengan itu.
Sena pun sudah tak kuat dan ambruk di dada bidang Chan.
“Mi.an oppa. Akuu tak bisa lagi” Ucap Sena lirih.
Chanpun memindah tubuh Sena berbaring di sampingnya. Membelai rambut Sena yg basah karna peluhnya. Chanyeol pun menarik bad cover dan menyelimuti tubuh Sena dan dirinya yg full nacked itu.
Sena pun sudah memejamkan kedua matanya karna lelah .
Chan menatap wajah Sena bersalah. Chanyeol segera memeluk tubuh Sena dan hampir tiada jarak antara mereka.
.
Jam menunjukkan pukul 3.
Chanyeol pun juga sudah memejamkan matanya.
.
.
.
Pukul 8 pagi.
.
Chanyeol terbangun dan langsung mendapat Serbuan silaunya cahaya yang masuk dari cendela kacanya.
Mata Chan menyipit perlahan terbuka lebar.
Chanyeol meraba kasur disampingnya. Ia rasa2 jika dia sendiri di atas kasur itu.
.
Chanyeol bangkit dan menoleh kesana kemari mencari Sena ..
“Senn”
Chanyeol pun turun dari kasurnya dan perlahan mendekati pintu kamar mandinya. Ia mendengar suara isakan tangis dengan shower yg terus menyala.
Chanyeol melebarkan matanya dan membuka pintu itu dengan cepat.
“Senaa”
.
Dengan tubuh full nacked itu Chanyeol menghampiri Sena yang duduk melipat lututnya dan dengan tangan yg melingkar di kakinya sambil terus diguyur oleh air shower yg menyala.
“Hiks..Hiiks” Sena menangis bersenggukan dengan punggungnya yg menempel di tembok kramik KM yg dingin.
Chanyeol segera memeluk tubuh Sena. Membenamkan kepala Sena dalam dadanya. Mengusap rambut Sena dengan lembut.
Chanyeol dan Sena pun terguyur air shower bersama.
” Miane Sena-ya ” ucap Chan sambil terus membelai rambut Sena.
“Hiks..Hikss..”Sena pun hanya bisa menangis dalam pelukan Chanyeol.
.
.
.
Chanyeol memakaikan Jubah putihnya untuk Sena supaya Sena tidak kedinginan. Sedangkan dia hanya memakai celana boxer tanpa memakai baju. Chanyeol mengusap dan mengosok rambut Sena dengan handuk supaya cepat mengering.
Rambut Sena pun acak2 kan karnanya. Chanyeol menatap Sena. Ia melihat Sena sangat cantik saat itu.
.
Sena pov.
.
Appaa.. aku akan bisa membiayai operasimu. Tunggulah aku dan jangan pergi kemana mana. Jangan tinggalkan aku sendiri.Aku takut..
.
Keperawananku kini sudah sirna. Lelaki itu merebutnya seenak hatinya. Mentang2 dia punya banyak uang.
.Tubuhku memang sudah di beli olehnya. Tapi hatiku tak bisa di beli oleh uang..Yaa tuhan kuatkan aku dan rubahlah sifat kasar suamiku padaku..
.
*saat chan mmeluk sena dan memakaikannya jubah *
.
Apa inii?? Dia memelukku dan meminta maaf? Apa ini sungguh Park Chanyeol atau malaikat yang masuk dalam dirinya?..
.
Aku sudah rela Chan saat kau merebut keperawananku karna bagaimnapun kau suamiku meski aku tak mencintaimu..
.
Tapi aku masih belum rela dngan sikap dan perlakuanmu padaku tadi malam . Aku merasa kau lelaki terjahat yg pernah ku temui.
.
Bgaimna bisa sifatmu berubah sangat cepat?? Kau mengeringkan rambutku dengan sentuhan lembutmu dan memberikan jubahmu padaku agar aku tak kedinginan. Kau sangat tampan jika seperti ini Chan. Aku bahkan rela melakukan apapun jika kau terus bersikap seperti ini.
.
Sena pov end.
.
Chanyeol membuka pintu dan menyuruh Sena keluar lebih dulu.
Sena mengangguk.
“Ssssst” rintih Sena saat melangkahkan kakinya.
“Ada apa?” Tanya Chanyeol
“Tidak ada apa2” Ucap Sena sambil terus melangkah sambil menahan rasa sakit di selangkangannya.
Chanyeol yg menatap cara sena berjalan membuat Chan sgera mendekati Sena.
“Kau mau kemana?”
“Aku..Aku mau lihat tv “
“Emm” Chan mengangguk.
Tanpa menunggu lama. Chanyeol segera mengangkat tubuh Sena membuat Sena terkejut dan spontan mengalungkan tangannya di leher chanyeol..
.
Chanyeol mendudukkan Sena di sofa dengan lembut.
Menyalakan tv dan memberikan remot tv di paha Sena.
.
“Gomao ne! ” Ucap Sena ceria sambil tersenyum. Membuat Chanyeol sedikit mrasa lega.
“Kau masih bisa tersenyum padaku Sena?? Setelah apa yg aku lakukan padamu semalam. Kau msih bisa tersenyum padahal kau sedang merasakan sakit.” Batin Chanyeol dalam hati.
.
Chanyeol masuk ke dalam kamar dan keluar dengan memakai pakaiannya.
“Mau kemana?” Tanya Sena.
“Keluar sebentar. Kau mau pesan apa? “
” Belikan makanan. Kau belum makan. Aku skarang blum bisa memasak.”
” Sena..Sena.. kau bahkan masih memikirkanku sudah makan atau belum. ” batin Chanyeol
“Hem baiklah.. Apa makanan yg kau pesan?”
“Terserahmu”
.
Chanpun keluar dengan mobilnya sedangkan Sena sedang melihat drama favoritnya.
.
.
.
.
Chanyeol pulang sambil membawa sekantong makanan dan buah2 an di tangan kanannya dan beberapa kantong yg isinya jubah tidur di tangan kirinya. Saat Chan masuk, Chan terkejut mendengar tangisan Sena. Chan segera meletakkan bawaannya di maja samping pintu dan belutut di lantai di depan Sena.
“Hi.ii hiks hii.ii”
Chan memegang pergelangan tangan Sena
“Adaa apaa?” Tanya Chan khawatir.
“Hiks.. Kenapa Minho mati..hiks kan kasihan Shin Hye jdi sendiri.. hiks”
Chanyeol memerjapkan mata beberapa kali dengan bengongnya . Ia tak paham dengan ucapan Sena..Chan membalikkan badannya menatap tv.
Chanyeol membuang nafas beratnya. Dan melempar lembut tangan Sena ke sofa.
Raut wajah Chan sebal dan berjalan mengambil bawaannya tadi.
Sena pun tak menghiraukan suaminya dan tetap menonton drama yg mmbuat ia menangis.
.
Chanyeol menaruh makanan di meja makan dan mengambil 2 piring .Menyiapkan makanan untuk Sena.
“Hem..Ayo makan” Ucap Chanyeol memberikan piring ke Sena yg sdang duduk di sofa.
“Aa.. Gomao oppa”
Chanyeol pun duduk di bawah. Punggungnya bersender di kaki Sena.
.
.
.
Chanyeol sudah menghabiskan makanannya .
“Kau sudah selesai?” Tanya Chan.
“Sudaah” jawab Sena.
Chanyeol berdiri mengambil piring Sena dan meletakkannya di meja dapur.
.
Chanyeol duduk di samping Sena. Chanyeol menghadapkan tubuh sena padanya. Memegang dagu Sena dan memutarnya ke kiri lalu ke kanan. Chan melihat banyak kissmark yang sudah mulai membiru karna ulahnya.
.
Chanyeol mengeluarkan Salap dari saku celananya.
“Ituu apa?”
Chanyeol diam dan langsung mengoleskannya pada leher dan bahu Sena yg di kissmarknya.
.
Chanyeol juga menarik tali jubah yang diikatnya sendiri pada Sena .
.
“Oppaa!” Ucap Sena memegang tangan Chan yg akan membuka jubah yang menutupi tubuhnya.
.
Chanyeol menatap Sena penuh ke tulusan. Dan Sena membalas tatapan Chanyeol penuh kepercayaan. Mereka beradu mata dan perlahan Chanyeol menarik tali jubah Sena membuat tubuh bagian atas Sena terpampang jelas. Dada Sena pun juga penuh kissmark dan terlihat agak lebam2 . Chanyeol mengelus dada Sena dengan ibu jarinya lalu mengoleskan salap di dada dan perut Sena.
“Maafkan aku Sena..”
“Tak apa. Lagipula aku kan sudah menandatangi perjanjian kita .Jadi aku harus konsekuen dengan itu. Kau juga sudah membeliku kan” Ucap Sena yg membuat Chan merasa bersalah.
Chanyeol hanya diam sambil terus mengoleskan salap ke tubuh Sena.
.
Chanyeol mengambil salap lain di sakunya.
Membuka jubah yg menutupi tubuh Sena bagian bawah.
“Apa lagi itu? “
“Ee..Supaya selangkanganmu tak sakit”
Sena membuang mukanya kearah lain saat Chanyeol mulai mengoleskan salap di sekitar miss v nya. Sena menggigit bibir bawahnya, menahan geli dari sentuhan lembut Chanyeol .
Chanyeol berdiri dan Sena segera menutup tubuhnya dengan jubah Chan dan mengikat talinya seperti pita.
Sena mamang tak sempat memakai bra dan celana dalamnya setelah mandi.
“Selanjutnya kau oles sendiri . Lebih rutin lebih baik”
” Ne gomao”
.
“Aku menyakitimu .Kau malah berterimakasih? “
“Aku sudah lupa tentang tadi malam” Ucap Sena santai.
Chanyeol tertawa.
“Baguslah jika kau tak mngingatnya lagi “
.
“Ngomong2. Kau…. sudah melakukannya berapa kali?”
Chanyeol terdiam. Chanyeol duduk lagi di samping Sena.
“Memang kenapa?” Tanya Chanyeol sambil tersenyum manis menghadap Sena.
“Ne? Aku. Aku kan hanya bertanya..”
“Yasudah. Jika hanya tanya , aku tak mau jawab” Ucap Chanyeol sambil beranjak pergi ke kamarnya.
“Khahh?? Heishh namja sialan. Bilang saja jika kau sudah melakukannya dengan banyak wanita..” Gumam Sena sebal.
” Heiiishh.. knpa aku mnanyakannya? Haaah Senaa kau bodoh.. ” Gumam Sena sambil sesekali memukul kepalanya.
.
.
.
.
.
Pukul 2 siang .
.
Chanyeol bangun dan keluar dari kamarnya dengan rambut yg berantakan.
.
Chanyeol menghampiri Sena yg tertidur di sofa.
Chanyeol mengambil remot yg ada di tangan Sena. Mematikan tv lalu menatap wajah cantik Sena. Mengusap rambut Sena dan mnyisihkan rambut istrinya ke belakang telinga.
.
Chanyeol mengangkat tubuh Sena dan membaringkannya di kasur dengan lembut. Chanyeol yang hanya memakai celana pendek pun duduk disamping Sena yg sedang tertidur .
” Maafkan aku. Aku sudah menjadikanmu seperti ini. Aku tak akan berbuat kasar lagi padamu. Naen ceonmal mianhae “
.
Chanyeol kembali mengusap rambut Sena kmudian tangannya turun mengusap pipi sena yg halus. Chanyeol mulai memperdekat wajahnya ke wajah Sena.
CHUU~
.
Bibir chanyeol mendarat di bibir cery Sena.
Sena membuka matanya lebar2 saat Chanyeol ada di hadapannya dan bibir mereka sudah saling menempel. Bahkan mereka berdua masih sempat beradu mata hingga akhirnya Chanyeol mulai melumat bibir Sena lembut dengan matanya yang terpejam . Sena meremas selimut dan mulai memejamkan mata dan membalas lumatan Chanyeol.
.
Ciuman mereka kini semakin dalam. Mereka saling melumat dan kadang tak sengaja saling menggigit bibir .Chanyeol menarik tengkuk Sena membuat Sena yg tadinya berbaring jadi duduk di hadapan Chanyeol . Ciuman mereka pun jadi semakin dalam dan panas . Sena merasa oksigennya mulai menipis .
Tapi Chanyeol segera memiringkan wajahnya ke kiri dan ke kanan untuk memberi Sena kesempatan bernafas.
Tautan bibir mereka kini perlahan terlepas. Hidung mereka saling menempel dengan deru nafas yg menggebu . Jantung mereka berdegub sama kencangnya.
Chanyeol menggengam satu tangan sena dan kembali meraup bibir Sena. Sena membalas setiap lumatan lembut Chanyeol dan mengalungkan tangannya di leher Chanyeol.
.
Ciuman mereka kembali terhenti. Permukaan bibir mereka pun basah karna tautan tadi.
Hidung mereka masih saling menempel. Sena memegang abs Chan dengan jari” lentiknya.
” Aku….Skarang aku belum bisa melakukannya oppa. “
Chanyeol tersenyum .
Chanyeol mengecup kening Sena dan membaringkan tubuh nya dan istrinya.
” Maaf aku tadi menggagumu tidur. Tidurlah lagi ” Ucap Chanyeol yg membuat Sena merasa nyaman.
Sena tidur diatas lengan Chan dan tubuhnya hangat karna pelukan dari Chanyeol.
.
.
.
.
Sena membuka mata terlebih dahulu. Sena menatap wajah Chanyeol dngan serius.Tapi Chan mulai terbangun membuat Sena segera memejamkan mata.
“Emmmnggggghh” Chanyeol merentangkan kedua tangannya
.
Kepala Chanyeol bersandar di telapak tangannya. Chan menghadap sena sambil menatap wajah sena.
“Huh?? Klopak matamu berkedut??
Yhaa!! Jangan pura pura tidur.. yhaa!” Teriak Chanyeol sambil menggelitik tubuh Sena.
“Ahaaa..ahahhha Chan hentikan hhahaha “
Tubuh Sena menggeliat geli.
.
.
“Sudaah.. Ayo mandi! Kau bau..”
“Mboraguu??Yhak. Kau yg bauu.. ” Teriak Sena sambil melempar bantal pada Chan.
“Ahh ayo cpat mandi” Ucap Chanyeol sambil menggendong tubuh Sena ke kamar mandi .
.
.
Chanyeol menarik ikatan Jubah Sena dan mengantungkannya di gantungan baju.
.
Mereka berdua pun sekarang sudah full nacked. Sena menyalakan shower yg memasahi tubuhnya dan suaminya.
Chanyeol mematikan shower dan menarik punggung sena dan mendekatkan tubuhnya pada Sena. Dada sena pun bersentuhan dengan abs Chanyeol yg menggoda.
“Apa masih sakit?”
” Entahlah. Skarang tdk terasa sakit”
Chanyeol tertawa.
” Yaiyalah. Itu kan obat mahal ” ucap Chanyeol sombong.
Sena hanya menyeringai ucapan Chanyeol..
.
Kedua tangan Chanyeol kini berada di pinggang Sena. Chanyeol perlahan meraup bibir Sena lagi. Seakan tak ada lelahnya. Chanyeol melumat bibir Sena dan dengan cepat mendapat balasan dari Sena (liat pict )
.
.
.
TBC.

Fc Populer: