Game Of Love Part 5

0
Game Of Love Part 5 ff nc kris exo
Tittle: Game Of Love (chapter 5)
Author: ‪#‎Purple_Lee‬ | Cover by: Kannakenny
Genre: Yadong, Hurt, Sad, Romance
Rate: NC 21
Lenght: Chaptered
Cast: Kris, Sehun, Yangmi (oc/you), Yoon Aeri (oc) and Others
CHAPTER 5
.
Yangmi terdiam, hatinya teriris mendengarnya, matanya menatap manik mata Sehun. Ia tidak mau mempercayainya.
.
“Kau pikir aku percaya? Aku tau itu hanya omong kosongmu!” Ujar Yangmi dingin membuka pintu mobil dan segera keluar berlari, Sehun tidak mengejarnya ia malah meremas kepalanya frustasi, dan membanting stir.

.
.
Yangmi POV
Perkataan Sehun Oppa terus menggangguku, bagaimana mungkin dia bisa mengatakan hal seperti itu. Seperti apapun aku sangat mempercayai Kris Oppa, tapi itu tetap membuatku tak nyaman, aku tak bisa melupakannya begitu saja, aku sangat takut jika itu semua benar. Ya Tuhan aku hanya berharap semua baik-baik saja dan semua itu tidak benar.
Tak terasa langkah kakiku sudah berada di depan gerbang rumah, huhh di saat ada jemputan pulang sekolah semua orang menjemput, dan di saat tidak ada jemputan tidak ada satupun membuatku terpaksa berjalan kaki.
Aku masih terus melanjutkan langkahku memasuki rumah. Eomma? Bahkan aku tidak berpikir Eomma sudah pulang dari Busan. Ku lihat Eomma yang sedang duduk santai di sofa itu melirikku, ada yang aneh dari raut wajahnya, aku menghampirinya dengan maksud ingin menanyakan keadaan Halmeoni, aku berdiri di depannya, oh sangat ingin sekali aku memeluknya saat ini, tapi keadaan sudah berubah Eomma bukan Eommaku yang dulu.
.
“Eomma, bagaimana keadaan Halmeoni?” Tanyaku langsung saja.
.
“Halmeoni sudah sehat kau tidak usah khawatir, tapi..” Ujar Eomma dan malah membuatku bingung dan curiga dengan kalimat terakhirnya.
“Tapi apa Eomma?” Lanjutku tak sabaran.
.
“Ke rumah sakitlah sekarang, Sehun masuk rumah sakit, Eomma juga baru saja pulang dari sana” Seketika aku langsung membulatkan mata tak percaya menatap Eomma serius.
.
“Apa yang terjadi Eomma? Tadi pagi Sehun Oppa baik-baik saja” Ujarku heran dan memang tak percaya.
.
“Dia di keroyok orang, jari-jari tangan kanannya patah, baru saja di operasi. Cepatlah Eonniemu juga tengah berada di sana” Ujar Eomma menjelaskan. Aku tak percaya ini, Ssehun Oppa? Dia kenapa? Ssiapa yang melakukannya?
Dengan segera aku berlari ke kamar mengganti pakaian dan secepatnya harus ke rumah sakit.
.
.
.
Author POV
Yangmi berlari terus berlari sesampainya di rumah sakit, menyusuri lorong koridor dengan tergesa-gesa menghampiri suster dengan napas ngos-ngosan, seperti apapun ia kesal benci dan sakit hati pada Sehun tapi bagaimanapun juga Yangmi sangat menyayanginya sebagai Kakak dan yang telah tumbuh bersama.
.
Yangmi berdiri di luar pintu enggan untuk masuk hanya menatap Sehun yang terbaring dan bahunya yang sedikit menyandar, di samping kirinya Aeri yang setia menemani sedari tadi, dan di samping kanan Sehun sang Ibu dari Sehun yang juga setia mendampingi anaknya. Mereka bertiga terlihat akrab berbincang bersama, Yangmi merasa dirinya terasingkan melihat keakraban mereka, karena itu ia enggan untuk masuk dan memilih berdiri saja seperti orang bodoh.
.
“Yangmi, kenapa kau tidak masuk?” Yangmi mendongak lalu segera berdiri setelah ia memilih untuk duduk dan diam saja di kursi tunggu.
.
“Ahjumma apa kabar?” Tanya Yangmi membungkuk hormat, Ibu Sehun tersenyum menepuk bahu Yangmi.
.
“Aku selalu baik. Cepatlah masuk, Sehun menanyakanmu” Ujar Ibu Sehun, Yangmi hanya mengangguk saja ia hanya mengernyit sedikit ketika Ny.Oh mengatakan bahwa Sehun menanyakannya.
.
“Aku harus pulang dulu, kau bersama Aeri temani dulu Sehun ya” Lanjut Ny.Oh.
.
“Ne, hati-hati Ahjumma” Ujar Yangmi kembali membungkuk, dan kembali mengangkat bahunya menatap punggung Ny.Oh yang perlahan tak terlihat lagi.
.
Cklek~
Pintu terbuka lagi, keluarlah Aeri. Aeri menatap tajam Yangmi yang berdiri di depannya, Aeri melirik ke arah Sehun lewat kaca kecil pintu lalu beralih menatap Yangmi, tak di duga Aeri menarik kuat Yangmi pergi agak jauh dari sana, sedangkan Yangmi ia meringis kesakitan.
Plak~
tanpa di duga pula Aeri menampar pipi Yangmi dengan sangat keras hingga meninggalkan bekas kemerahan di sana, mata Aeri sangat memerah menatap tajam Yangmi, Yangmi yang tak mengerti hanya menatap heran Aeri dengan rasa panas di pipinya itu.
.
“Eon-Eonnie?” Lirih Yangmi masih memegangi pipinya.
.
“Puas kau? Puas Hah? Membuat Sehun seperti itu? Membuat Sehun di keroyoki Kris dan teman-temannya?” Ujar Aeri dengan kencang setengah berteriak. Yangmi terdiam, ia tidak mempercayainya.
.
“Ti-tidak mungkin Eonnie” Sangkal Yangmi tetap ingin percaya pada Kris.
.
“Sudah berapa kali ku bilang. Jangan berhubungan dengan Kris, dia itu penjahat, dia sangat brengsek, dia itu genkster, ini belum seberapa Yangmi, cepat atau lambat dia akan menunjukkan kejahatannya” Ujar Aeri sangat frustasi menjelaskannya, Yangmi masih sangat shock ia terduduk di kursi dan pandangannya hanya pada lantai dengan tetesan air mata yang mulai menitik.
.
“Aku pergi dulu” Ujar Aeri akhirnya dengan nada melemah, Yangmi masih tak berkata-kata ia hanya meremas tangannya sendiri, Yangmi ingin semua yang di alaminya saat ini hanyalah mimpi.
.
.
.
Yangmi kembali ke depan pintu kamar rawat Sehun, ia hanya menatap Sehun dari kaca kecil itu lagi, Sehun tertidur. Walaupun dari kejauhan tapi sangat jelas dengan wajah Sehun yang babak belur dan juga perban di sana sini. Yangmi menangis, benarkah karena ulahnya, Sehun seperti itu? Benarkah karena kejadian semalam memancing amarah Kris dan teman-temannya?
Yangmi mundur pergi dari sana dan menghampiri seorang suster memintanya untuk menjaga Sehun, Yangmi ingin segera menemui Kris meminta penjelasan kenapa sampai harus mengeroyok Sehun.
.
.
.
Yangmi POV
Kenapa pada akhirnya aku enggan untuk menemui Kris Oppa, aku sudah di sini, di depan pintu apartementnya. Ahh prasaan apa ini? Haruskah aku kembali lagi? Ataukah mungkin dia sedang tidak ada? Ahh tidak, aku sudah sampai di sini, dan aku hanya ingin menanyakannya saja.
Ku tekan beberapa digit angka, tanggal ulang tahunku. Aku perlahan masuk.
.
Mataku sangat memanas juga dengan cepatnya mengeluarkan air, hatiku serasa di tusuk ribuan jarum, sangat sakit. Aku hanya bisa mematung melihatnya. Mereka, mereka tengah berciuman panas di depan mataku saat ini juga, Kris Oppa bersama Aeri Eonnie.
.
Jadi benar apa yang di katakan Sehun semalam? Apa mereka sebelumnya berpacaran? Apa jangan-jangan Kris Oppa menjadikanku pacar karena dia tau aku adik tiri Aeri, dan aku hanya di jadikan bahan untuk membuat Eonnie cemburu, begitukah?
Pikiran yang tidak-tidak terus merasuki kepalaku, kalian kejam.
.
“Yangmi?” Eonnie ternyata baru menyadari kehadiranku, dia mendorong Kris Oppa, Kris Oppa juga baru menyadarinya setelah ia berbalik, betapa tegangnya wajahnya dia segera menghampiriku.
.
“Jangan mendekat!” Teriakku, Kris Oppa berhenti tapi Aeri Eonnie mendekat, aku sangat benci padanya kali ini, tak segan-segan aku melayangkan tanganku pada wajahnya, menamparnya dengan keras, dan sekali lagi.
.
“Kalau kau masih mencintainya kenapa kau harus membohongiku? Dan terus menjelekkannya, kenapa tidak jujur saja kalau kalian pernah pacaran?” Teriakku dengan emosi yang masih menggebu dan belum puas dengan tamparanku aku sudah siap menjambak rambutnya.
.
“Yangmi! Cukup!” Apa ini? Kris Oppa menahan tanganku dan menjauhkanku dari Eonnie.
.
“Dan kau? Kau memanfaatkanku? Kau pernah pacaran dengan Eonnie?” Teriakku beralih menatapnya tajam, juga sama menampar pipinya.
Sakit di hatiku tak sebanding dengan tamparan dariku, ku lirik Aeri Eonnie dia menangis sesenggukan sungguh aku sangat muak, aku segera membalikkan tubuhku melangkahkan kaki segera pergi dari tempat ini tak peduli suara pria itu memanggilku aku terus berlari, bahkan namanyapun saat ini sangat enggan untuk ku sebut.
.
.
.
Rumah sakit, aku kembali lagi ke sini, dan kali ini benar-benar menghampiri Sehun Oppa, Sehun Oppa langsung tersenyum melihat kehadiranku, dengan segera aku membantunya untuk duduk.
.
“Maaf ya baru jenguk” Ujarku sambil tersenyum, Sehun Oppa menatapku tak biasa, mungkin sangat terlihat sehabis menangis.
.
“Oh lihatlah wajahmu yang tampan ini sekarang benar-benar jelek tau” Lanjutku mencoba tertawa kecil sambil mengusap pipinya, tangannya menangkap tanganku yang berada di wajahnya itu.
.
“Oppa maaf” Ujarku beralih menatap tangan yang satunya lagi sebelah kanan, tangan yang jari-jarinya ku yakini baru selesai operasi itu karena terbungkus perban.
.
“Minta maaf untuk apa?” Tanya Sehun Oppa terlihat bingung.
.
“Karenaku kau terluka seperti ini” Ujarku menunduk merasa bersalah.
.
Author POV
“Ini bukan salahmu, aku saja yang tidak berhati-hati dan tidak siap, jangan kau pikirkan lagi, lihatlah sekarang aku baik-baik saja” Ujar Sehun tersenyum manis walaupun di sudut bibirnya lukanya sangat parah, Sehun juga bahagia bisa berbicara dengan Yangmi seperti itu lagi setelah sekian lama.
.
“Kalau bukan karenaku, apa berarti karena Eonnie? Kris mengkroyokmu karena cemburu Eonnie bersamamu?” Lirih Yangmi dengan nada lemah sangat menyedihkan.
.
“Yangmi apa kau habis menangis?” Tanya Sehun, Yangmi diam, Sehunpun mengangkat dagu Yangmi menatap dalam mata Yangmi.
.
“Kau menangis?” Tanya Sehun tak sabaran.
.
“Aku menangis? Tentu saja menangisimu. Aku takut terjadi sesuatu yang buruk padamu” Ujar Yangmi tertawa pelan.
.
“Katakan padaku. Ayo katakan, bukankah kau selalu menceritakan apapun padaku?” Ujar Sehun. Yangmi ragu mengatakannya, tapi dengan akhirnya dengan gemetar ia mengeluarkan suara.
.
“Aku. Aku. Ah sebaiknya kau tidak usah mengetahuinya” Ujar Yangmi masih ragu, juga tak mau membuat Sehun tambah kecewa pada Aeri. 
.
“Yangmi” Sehun menggenggam tangan Yangmi dengan sebelah tangannya itu, meyakinkan Yangmi.
.
“Aku melihat Kris Oppa dan Eonnie berciuman” Ujar Yangmi sangat menusuk di telinga Sehun, Sehun mengepalkan tangan kirinya itu, dan Yangmi langsung membenamkan wajahnya di dada Sehun dan langsung terisak menangis, tangan Sehunpun terangkat mengelus sayang rambut Yangmi.
.
“Aku juga sudah memutuskan Aeri tadi siang” Ujar Sehun. Yangmi mendongakkan wajahnya menatap Sehun tak percaya.
.
“Kenapa kau lakukan itu? Kau tau, aku sangat kecewa padamu! Kalau kau tidak mencintainya kenapa menjadikannya pacar dan bahkan menidurinya?! Kau sama saja brengsek! Kau hanya mengincar tubuhnya saja, dan setelah tau ternyata dia sudah tidak perawan kau meninggalkannya begitu saja. Kau benar-benar! Aku tak bisa memaafkanmu Oppa!” Ujar Yangmi dengan kencang setengah berteriak dan berakhir dengan tangisan lagi.
.
Di lain sisi, Aeri yang juga menyusul berjalan menghampiri kamar rawat Sehun, matanya sembab sangat terlihat habis menangis. Langkahnya terhenti tepat di kamar rawat Sehun, pintunya sedikit terbuka tapi ia enggan melanjutkan langkah kakinya karena terdengarnya percakapan Sehun.
“Kau harus tau, saat aku jadian dengan Aeri Aerilah yang menyatakan cintanya padaku memintaku jadi pacarnya, aku sebenarnya hanya menganggapnya teman, ya walau ku akui aku mengaguminya karena dia cantik dan pintar. Saat itu aku tak tega menolaknya, tak tega harus melihatnya menangis”
Deg~
Aeri menutup mulutnya dan kembali air matanya keluar, ia berbalik lagi, pergi setengah berlari sambil menangis.
.
“Oppa! Justru, kau tega! Kau jahat membohonginya!”
.
“Aku tau. Tapi sehari sebelum itu, Eommamu memintaku untuk membahagiakan Aeri”
.
Flashback ON~
Sehun hendak pulang dengan helm yang sudah melekat di kepalanya, tapi langkah kakinya terhenti ketika mendengar teriakan seseorang memanggilnya.
.
“Ahjumma? Ada apa?” Tanya Sehun melepas kembali helmnya setelah tau itu Ibu Yangmi.
.
“Bisa aku minta tolong?” Tanya Ibu Yangmi tersenyum manis.
.
“Tentu saja Ahjumma, ada apa?” Balas Sehun juga tersenyum hangat.
.
“Bagaimana pendapatmu tentang Aeri?” Tanya Ibu Yangmi, Sehun mengernyit bingung tapi akhirnya dia menjawab sesuai penilaiannya.
.
“Aeri gadis yang baik, dia cantik, pintar, periang, dan mudah bergaul, sangat asyik. Jujur saya mengaguminya” Ujar Sehun seadanya, Ibu Yangmi tersenyum lebar apalagi setelah mendengar Sehun mengaguminya.
.
“Benarkah? Bisakah kau membahagiakan Aeri? Semisal belajar bersama? Ataupun yang lainnya?” Ujar Ibu Yangmi sangat antusias.
.
“Boleh-boleh saja, tapi bagaimana dengan Yangmi? Dia ikut juga kan?”
.
“Yangmi? Yangmi sekali-kali ikut saja, tapi alangkah lebih baik jika membicarakan pelajaran yang sama, jadi hanya berdua saja” Sehun bingung dengan penuturan Ibu Yangmi ia hanya bisa mengangguk-ngangguk saja.
.
“Oh ya, sebenarnya Aeri menyukaimu, dia sangat cocok kan untukmu?” Lanjut Ibu Yangmi tersenyum menggoda Sehun. Sehun cukup terkejut mendengarnya, dengan ia membulatkan mata.
.
“Ta-tapi Yangmi?”
.
“Kau tidak usah memikirkan Yangmi. Yangmi juga sudah mengetahuinya dia sangat mendukungmu, dan dia juga tengah dekat dengan seorang teman pria di sekolahnya sepertinya Yangmi juga menyukai temannya itu” Sehun terperanjat mendengar Yangmi ternyata menyukai pria lain, ia hanya tersenyum kecut saja.
.
“Jadi maksud Ahjumma sebenarnya apa?”
.
“Maksudku jadikanlah Aeri pacarmu” Lagi-lagi Sehun terkejut, kali ini bukan main, bagaimana bisa seseorang yang ia anggap calon mertua dari gadis yang ia sukai memintanya jadi pacar gadis lain meskipun itu anak tirinya sendiri.
.
“Baiklah Ahjumma akan saya pikirkan, saya harus segera pulang sudah larut” Ujar Sehun akhirnya mengenakan kembali helmnya.
.
“Baiklah Eommamu pasti mengkhawatirkanmu. Ya sudah hati-hati ya, titip salam pada Eommamu” Sehun hanya mengangguk dan akhirnya melesat pergi dengan motornya.
.
Flashback OFF~
.
.
“Eomma? Jadi di balik semua ini Eomma?” Tanya Yangmi tak menyangka, dan buliran bening itu turun lagi.
.
“Yangmi, ku mohon jangan membenci Eommamu. Aish tak seharusnya aku mengatakannya padamu” Ujar Sehun merasa bersalah karena memilih tindakkan yang salah.
.
“Eomma memang sudah berubah” Gumam Yangmi dengan lirihan sedih, Sehun kembali menarik Yangmi ke dalam pelukannya.
.
“Maaf, bukan maksudku-“
.
“Tidak apa-apa Oppa. Eomma memang begitu, aku sudah terbiasa tersisihkan”
.
“Yangmi, akhirilah hubunganmu dengan Kris, kau sudah tau seperti apa dia. Dan kita bisa kembali bersama dengan status pacaran” Ujar Sehun semangat, Yangmi langsung menggeleng.
.
“Aku tak bisa. Kau tidak memikirkan bagaimana keluargaku nantinya? Aku tidak peduli dengan Eomma dan Eonnie, tapi Appa? Dia tidak tau apa-apa. Apa yang akan di katakannya saat tau anak tirinya mengambil pria yang pernah di pacari anaknya? Maaf Oppa, aku juga masih berharaf untuk bisa memperbaiki hubunganku dengan Kris” Sehun menggertakkan giginya kesal tak percaya Yangmi masih berharaf pada Kris.
.
“Yangmi jelas-jelas kau tau apa yang di lakukannya terhadapmu, kau masih mau kembali padanya?”
.
“Jika dia minta maaf dengan sungguh-sungguh dan menyesalinya, kenapa tidak?”
.
“Lalu apa yang akan di katakan Appa tirimu saat tau pacar anak tirinya adalah orang yang merenggut keperawanan anak kandungnya?”
.
“Lalu bagaimana denganmu sendiri? Tak peduli yang pertama ataupun terakhir kalian sama-sama telah menidurinya!”
.
“Yangmi dengarkan penjelasanku, saat itu Aeri menelponku dan bilang takut sendirian, dia memintaku datang, dia bilang kau ikut bersama Eommamu ke Busan dan akan kembali pagi. Saat aku datang dia tengah menonton drama, aku duduk dan ikut nonton bersamanya, aku tidak tau sejak kapan dia duduk di pangkuanku dan melumat bibirku, aku pria normal yang langsung tergoda apalagi saat dia berani membuka bajuku”
.
“Yyak!! Kau tidak tau malu sekali menceritakan hal seperti itu” Sela Yangmi dengan cepat.
.
“Dengarkan aku dulu Yangmi, pada waktu itu aku hendak menolak, tapi ternyata aku tak mampu menahan nafsuku”
.
“Tsk. Itu menandakan kau seorang bajingan!”
.
“Yangmi ku mohon”
.
“Aku juga memohon Oppa”
.
“Yangmi dengarkan aku, ada sesuatu juga yang harus tau”
.
.
Flashback ON~
Sehun memasuki sebuah Club karena ajakan sang teman, pertama kalinya lah dirinya masuk ke tempat seperti itu, dia celingak celinguk matanya sana sini karena nyatanya temannya malah sibuk dengan seorang wanita, Sehun juga agak tidak nyaman karena ia masih pelajar takut ketahuan.
Tapi ia menajamkan pendengarannya ketika nama Aeri dan Yangmi di sebut-sebut, matanya pun beralih pada tiga orang pria yang tengah berkumpul di belakangnya.
.
“Hei kalian tau ternyata Yangmi pacar Kris itu adik tirinya Aeri” Ujar pria yang berkulit gelap (Kai) pada kedua temannya itu.
.
“Aeri siapa?” Tanya pria berwajah kalem (Lay).
.
“Aish. Yoon Aeri, temannya Krystal mantan pacarku” Ujar Kai menjelaskan. Sehun semakin menajamkan pendengarannya, ia sangat yakin Aeri dan Yangmi kedua orang yang sama.
.
“Aku ingat. Ya gadis itu. Gadis SMA yang mengejar-ngejar Kris, rela di tidurin Kris dan hanya jadi cinta satu malamnya saja” Ujar pria satunya lagi (Tao) tertawa-tawa.
.
“Tapi ku dengar Kris menyesal, dan dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan maaf Aeri. Tapi herannya sekarang Kris malah pacaran dengan adik tirinya” Ujar Kai.
.
“Mungkin saja Kris sengaja memanfaatkan Yangmi untuk membuat Aeri cemburu” Ujar Tao asal-asalan sambil menghisap rokoknya yang baru saja ia bakar.
.
“Yup. Aku juga heran dengan selera Kris kali ini yang sedikit aneh” Timpal Lay juga membuat mereka kembali tertawa-tawa.
.
Sedangkan Sehun ia mengepalkan tangannya kesal, ia baru menyadari Club itu Club milik Kris yang sering Aeri ceritakan, pantas saja Aeri tau segala hal tentang Kris. Dan Aeri dengan murahnya mau tidur dengan siapa saja, termasuk dirinya, batin Sehun. Membuat Sehun tak menyukai Aeri meskipun hanya sebagai teman.
.
Flashback OFF~
.
.
Yangmi POV
Aku terdiam mendengar cerita Sehun, mungkinkah? Mungkinkah semua itu benar? Aeri Eonnie sangat murahan seperti itu? Dan Kris Oppa? Aish hari ini benar-benar penuh kejutan untukku, kenapa aku tidak pingsan saja.
Aku hanya bisa meremas kepalaku, terlalu berat untuk ku terima kenyataan.
.
“Yangmi, kau baik-baik saja?” Tanya Sehun Oppa dan aku hanya mengangguk menanggapinya.
.
“Yangmi kau masih di sini? Mana Aeri?” Ahjumma, aku segera bangkit berdiri membungkuk pada Eommanya Sehun Oppa setelah sebelumnya mengusap-usap mataku agar tidak terlihat habis menangis.
.
“Ahjumma, Eonnie sudah pulang” Ujarku sambil tersenyum.
.
“Oh ya sudah kau pulanglah juga nanti kemalaman mungpung masih sore”
.
“Tapi Ahjumma aku masih ingin menemani Sehun Oppa”
.
“Tidak apa-apa, keluarga yang lain akan menemani, kau pulanglah tidur di rumah saja”
.
“Baiklah, Oppa aku pulang dulu ya”
.
“Ya. Hati-hati” Ujar Sehun Oppa mengacak rambutku.
.
.
.
.
Aku keluar dari rumah sakit ini, benar saja ini sudah sore dan hampir petang, apa aku harus menelpon taksi ataukah pergi ke halte saja?
Mmmhh ada yang menarik tanganku secara tiba-tiba.
Aku berbalik, Kris Oppa? Uh dia memasukkanku paksa ke dalam mobilnya menghempaskan dan mendorong kasar tubuhku.
.
“Mmmpht” Apa yang dia lakukan? Begitu masuk langsung melumat bibirku kasar begitu saja dan meremas kasar dada kiriku.
.
Aku membrontak, terus membrontak, dia anggap apa aku? Tak peduli ini masih di lingkungan rumah sakit para pengunjung yang tak sengaja melihat kami hanya menggeleng. Kris Oppa masih terus melumat kasar bibirku dan menggigit kecil bibirku, perlahan air mataku mulai turun, dulu setiap kali dia mencium bibirku aku sangat bahagia dan dengan senang hati membalasnya, karena kami melakukannya atas nama cinta. Tapi sekarang, dia menciumku seperti itu hatiku sangat sakit, dan setelah apa yang di lakukannya selama ini terhadap Eonnie terhadapku juga terhadap Sehun Oppa, membuat hatiku semakin teriris sakit juga mulai membencinya.
.
Remasan tangan Kris Oppa di dadaku semakin kencang dan tak beraturan, kedua tanganku yang menganggur tak cukup kuat untuk mendorongnya, itu sia-sia saja.
Aku benci, aku benci di perlakukan seperti ini, Oppa ku mohon berhenti.
Aku hanya bisa berteriak dalam hati karena bibirku masih terkunci oleh bibirnya.
.
“Tidur denganku malam ini juga”
.
.
Author POV
Yangmi membulatkan mata mendengar itu, mendengar Kris yang mengatakan secara berbisik sensual di telinganya, dengan sekali dorongannya kini Yangmi berhasil, tangannya sudah siap menampar wajah Kris, tapi tanpa di sangka Kris dengan sigap menahannya, mencengkram kuat pergelangan tangan Yangmi.
.
“Kau? Benar-benar tidak tau malu dan tidak punya rasa bersalah. Bagaimana bisa kau mengatakan itu setelah menyakitiku? Setelah kau menghajar Sehun?!” Ujar Yangmi dengan nada tinggi menatap tajam Kris.
.
“Jawab saja kau mau tidur denganku?” Tanya Kris datar dengan tangannya masih setia di tangan Yangmi.
.
“Tidak!” Jawab Yangmi dengan cepat.
.
“Lalu kenapa kau mau di tiduri Sehun!?” Bentak Kris. Yangmi benar-benar kaget, bukan karena bentakannya tapi perkataannya.
.
“Jangan asal bicara! Aku tak pernah memberikan kesucianku pada siapapun, aku sudah bertekad untuk melakukannya saat setelah menikah nanti” Ujar Yangmi tak terima.
.
“Kau. Ingat! Masih perawan ataupun tidak dirimu. Tidak akan mengubah apapun kau gadis murahan. Yang sering keluar masuk Club dan bermain bersama pacarnya, itu yang semua orang tau” Mata Yangmi memanas sama panasnya dengan hatinya.
.
“Tega sekali kau bicara begitu, hiks”
.
“Yangmi apa kau mencintaiku?” Tanya Kris lirih.
.
“Ya aku cinta. Aku sangat mencintaimu Oppa, sangat. Hatiku sangat sakit melihatmu berciuman dengan Eonnie. Aku sungguh bodoh telah mempercayai cinta palsumu, aku tidak menyadari kalau kau hanya memanfaatkanku. Dan hati ini lebih sakit lagi saat kau bilang aku gadis murahan” Ujar Yangmi sambil menangis sejadi-jadinya.
.
“Aku tidak mencintai Aeri dan tidak pernah mencintainya” Ujar Kris dengan suaranya melemah.
.
“Jangan pernah mengatakan omong kosong itu, aku tidak percaya”
.
“Kalau kau tidak percaya, Tidur denganku, itu tanda aku sangat mencintaimu sangat ingin menidurimu”
.
“Oppa! Sudah ku bilang aku tidak mau. Kecuali kau mau menikahi dulu, sekarang atau besok? Kita juga bisa menikah secara diam-diam, asal kau bicara pada orang tuaku dan meyakinkannya bahwa kau akan bertanggung jawab. Setelah itu kau bisa meniduriku sepuasmu siang dan malam, kita juga bisa tinggal bersama. Bagaimana? Kau bisa?” Ujar Yangmi panjang lebar menatap dalam Kris. Kris memejamkan matanya, ia terdiam, dan akhirnya mengangkat wajahnya juga.
.
“Aku tidak bisa” Ujar Kris datar, Yangmi sangat sedih mendengarnya ia hanya menunduk.
.
“Apa kau akan memilih putus di banding menikahiku?” Tanya Yangmi lirih, lagi-lagi Kris diam.
.
“Ya sudah berarti kita putus” Ujar Yangmi dengan suara parau tertahankan, menunduk, berharap Kris segera memintanya untuk tidak putus. Tapi ternyata Kris hanya diam, Yangmi mulai terisak dan segera keluar dari mobil Kris, Kris tak juga mengejar Yangmi, membuat Yangmi benar-benar merasa tidak penting untuk Kris. Yangmi berlari tanpa menoleh ke belakang lagi dengan prasaan sesak di dadanya.
.
.
.
.
Yangmi sempoyongan masuk rumahnya, sesak di dadanya sakit di hatinya bayangan masa lalu bersama Kris, membuatnya seperti orang linglung berjalan dengan pandangannya kosong, pertama kalinya Yangmi merasakan putus cinta, dan itu membuat Yangmi benar-benar seperti dunianya berakhir. Hatinya nelangsa.
.
“Yangmi kau tau kenapa Sehun memutuskan Eonniemu?” Tanya Ibu Yangmi secara tiba-tiba langsung menyerbui Yangmi dengan pertanyaan, Yangmi terdiam menatap sendu Ibunya.
.
“Bukan karenamu kan? Bukan karena Sehun lebih memilihmu kan?” Tanya Ibunya lagi secara bertubi.
.
“Eomma, aku juga sakit, bukan hanya Eonnie yang sedang patah hati” Lirih Yangmi dengan sedih.
.
“Apa yang kau katakan? Yang putus itu Eonniemu di putusin Sehun, dan kau? Kau hanya jadi penghalang bagi mereka”
.
“Eomma, Eomma tidak tau apa yang terjadi padaku, tidak tau aku sedang sedih atau senang, Eomma tidak tau aku punya pacar atau tidak,
Eomma.. aku ingin menangis di pelukanmu seperti dulu lagi, aku merindukanmu Eomma” Lirih Yangmi, Ibunya tersentuh hatinya mendengar Yangmi yang sangat memilukan itu, benarkah ia sejahat itu? Batin Ibu Yangmi. Menghampiri Yangmi menyentuh bahunya.
.
“Apa yang terjadi padamu sayang?” Tanya Ibu Yangmi dengan lembut.
.
“Eomma, sakit sekali. Di sini sakit sekali” Ujar Yangmi menunjuk dadanya. Ibu Yangmi perlahan memeluk anaknya itu. Tangis Yangmi pecah, sudah sangat lama sejak Ibunya memeluknya.
.
“Nyonya. . .Nona Aeri,” Teriak seorang pelayan histeris di dalam kamar Aeri, Ibu Yangmi langsung melepaskan pelukan Yangmi begitu saja berlari dengan panik ke kamar Aeri.
Yangmi mematung, beberapa detik yang lalu Ibunya memeluknya, masih ia rasakan kehangatannya. Dan sekarang? Sepertinya pelukan Ibunya akan terjatuh lagi untuk orang lain lagi. Yangmi langsung ambruk terduduk dan menangis memeluk lututnya.
.
.
.
.
.
TBC

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: