Game Of Love Part 4

0
Game Of Love Part 4 ff nc kris exo
Tittle: Game Of Love (chapter 4)
Author: ‪#‎Purple_Lee‬ | Cover by: DelaraByun Art
Genre: Yadong, Hurt, Sad, Romance
Rate: NC 21
Lenght: Chaptered
Cast: Kris, Sehun, Yangmi (oc/you), Yoon Aeri (oc)
.
Masih berputar jelas di kepalaku apa yang mereka lakukan. Oh prasaan apa ini? Aku sangat kesal kembali mengingat Sehun Oppa menjamah tubuh Eonnie dan terlihat menikmatinya.
Kalian, kenapa membuat prasaanku kesal? Sehun Oppa, Kau juga tak lebih baik dari Kris yang sering kau tentang karena brengsek, dia tidak brengsek. Kris Oppa masih bisa menahan nafsunya dan tidak menodaiku.

.

Sehun oppa, aku merasa kau bukan siapa-siapaku lagi sekarang. Aku telah kehilanganmu. Benar-benar kehilanganmu. Ishhh kenapa prasaanku campur aduk begini. Aku, aku tak rela melihat kalian bercinta.
.
“Yangmi”
.
CHAPTER 4
.
.
“Yangmi” Yangmi hampir saja tersedak mendengar suara seseorang yang memanggilnya,
.
“Appa?” Yangmi membulatkan matanya menatap pria yang ia panggil Appa itu,
.
“Kenapa? Kau seperti melihat hantu saja” Ujar Appa tirinya itu melangkah mengambil gelas dan juga menuangkan air lalu meminumya,
.
“Appa kapan pulang?” Tanya Yangmi masih gugup,
.
“Appa hanya pulang mengambil berkas, setelah ini Appa akan langsung ke kantor, karena ada masalah”
“Oh ya di depan motor Sehun kan, mana dia juga Aeri?” Tanya Tuan Yoon seketika membuat Yangmi resah, kikuk untuk mencari jawaban,
.
“Mereka-” Ujar Yangmi ragu, tapi seketika Tuan Yoon menyelanya,
.
“Mereka belajar bersama? Baguslah, Ya sudah Appa ke kantor sekarang ya buru-buru” Potong Tuan Yoon yang ternyata berkasnya sudah berada di tangannya,
.
Yangmi hanya terpaku mendengar perkataan Ayah tirinya, belajar bersama? Hei mereka sudah selesai ujian dan tinggal menunggu kelulusan saja, Yangmi hanya tersenyum sinis duduk lagi di kursi, sampai akhirnya ia mengantuk dan kembali ke kamar untuk tidur tanpa mempedulikan Sehun dan Aeri yang sepertinya sudah terlelap tidur.
.
.
.
.
Satu minggu berlalu,
.
Yangmi berdiri di depan pintu masuk Club dengan wajah binarnya, ia semakin tidak betah di rumah karena di setiap kali berpapasan dengan Aeri membuatnya kembali mengingat kejadian di malam itu, dan membuat rasa hormat Yangmi pada Aeri berkurang.
.
Yangmi melepaskan sweater yang sedari tadi menempelinya hingga memperlihatkan bentuk tubuhnya karena hanya memakai mini dress dan atasannya yang mengekspos bahu sampai belahan dadanya bahkan hampir setengah dadanya, ya kali ini Yangmi terlihat benar-benar seksi membuat siapa saja yang melihatnya tak melepaskan pandangannya.
.
Yangmi masuk dengan semua mata yang menatapnya hampir melompat, Yangmi menghampiri Kris dan teman-temannya yang tengah asyik duduk di kelilingi banyak wanita, termasuk Kris, tapi Kris tak memandangi wanita satupun di sana pandangannya hanya tertuju pada teman-temannya yang tengah asyik merayu gadisnya, Kris tertawa mendengar setiap penuturan Sahabat-sahabatnya itu, dan tentu saja Kris sudah tau Yangmi akan datang.
.
“Hai” Sapa Yangmi berdiri dengan senyuman yang menghiasinya,
.
Semua mata tertuju padanya, termasuk Kris yang tak henti menatap lekuk tubuh Yangmi yang menurut siapa saja yang melihatnya sangat seksi itu, Kris langsung berdiri menarik Yangmi dan masuk ke dalam ruangan khusus di sana yang hanya Kris dan Yangmi yang boleh memasukinya,
.
“Gadis Kris boleh juga” Ujar Kai berbisik pada Lay dan Tao dan mereka akhirnya tertawa.
.
.
Kris menghempaskan tubuh Yangmi ke sofa, Yangmi bingung di buatnya, Yangmi duduk dengan benar lalu menatap Kris tak percaya.
.
“Jangan pernah sekali-kali kau memakai pakaian seperti itu lagi” Ujar Kris ketus, Yangmi menunduk, ternyata ia salah, Yangmi mengira Kris akan sangat senang jika Yangmi berpakaian seperti itu.
.
“Memangnya kenapa Oppa? Aku kira Oppa akan senang” Ujar Yangmi menunduk, Kris melangkah dan duduk di samping Yangmi lalu memeluk Yangmi dari belakang.
.
“Aku tidak rela semua mata tertuju padamu, tertuju pada bagian-bagian tubuhmu. Kau ku peringatkan, hanya aku yang bisa melihatnya dan menyentuhnya” Ujar Kris dengan penuh penekanan, tapi itu justru membuat Yangmi tersenyum, Kris cemburu, batin Yangmi riang.
.
“Dan kau tau itu membuatku ingin menerkammu” Bisik Kris, langsung meremas dada Yangmi yang masih ia peluk dari belakang itu, Yangmi mendesah seiring remasan Kris di dadanya yang semakin menjadi walau masih di luar pakaian setengahnya, Kris menciumi bahu leher sampai telinga dan akhirnya membalikkan tubuh Yangmi melumat bibir Yangmi ganas, dan akhirnya mereka terlarut dalam ciuman panas itu.
.
Kris sudah tidak sabar tangannya langsung nakal masuk ke bawah Yangmi, menyelipkan jari telunjuknya ke sela-sela celana dalamnya. Yangmi langsung saja menahan tangan Kris. Kris membuka matanya lalu menghentikan ciumannya menarik tangannya dan menghembuskan napasnya menatap lurus ke depan menyandarkan tubuhnya. Sedangkan Yangmi ia sibuk merapikan baju dan rambutnya. Tiba-tiba Kris mengeluarkan sebuah benda kotak persegi kecil dan tipis dari sakunya dan menyimpannya di atas meja, Yangmi meliriknya ia tidak mengetahui benda apa itu tapi setelah ia cermati baik-baik pada gambar luarnya, Yangmi membulatkan mata menatap Kris takut.
.
“Oppa kau mau memperkosaku?” Tanya Yangmi langsung berdiri dengan nada tinggi menutupi dadanya, matanya kembali pada benda kecil di atas meja itu, Kondom.
.
“Kita melakukannya dengan pengaman, jadi kau tidak usah takut hamil” Ujar Kris mulai membuka kemasan kondom tersebut, Yangmi langsung menggeleng apalagi setelah Kris menariknya lagi untuk duduk di sampingnya.
.
“Aku tidak mau Oppa. Aku tidak mau. Kau tidak boleh melakukannya! Aku selalu menolakmu bukan takut hamil” Ujar Yangmi ketakutan merapatkan pahanya dan menutupinya dengan sweaternya.
.
Melihat ekspresi Yangmi yang seperti itu membuat Kris tertawa kecil menyimpan kembali kondom tersebut pada atas meja lalu berdiri dan melangkahkan kakinya,
.
“Oppa” Panggil Yangmi pelan, Kris berbalik dan tersenyum tipis,
“Aku ingin menari saja, cepat pakai kembali sweatermu” Ujar Kris pelan langsung melanjutkan langkahnya,
Nyut~
hati Yangmi sedikit teriris melihat Kris acuh seperti itu, Yangmi kembali mengenakan sweaternya lalu berlari mengejar Kris.
.
Sedangkan di luar Kai Lay dan Tao melihat Kris keluar dengan wajah yang kecewa dan di ikuti Yangmi di belakangnya dan sweaternya terpakai kembali. Kai berbisik pada kedua temannya itu dan mereka tertawa, Tao beranjak meninggalkan mereka dan Yangmi menghampiri.
.
“Tuh Kris” Tunjuk Lay pada Yangmi dan Yangmi ikut duduk bersama mereka cuek saja.
.
“Kau tidak mau menari?” Tanya Kai menatap Yangmi, sebenarnya Yangmi agak risih jika berlama-lama berhadapan dengan teman-teman Kris,
.
“Ah aku mau di sini saja” Ujar Yangmi agak menunduk, ia juga merasa canggung dengan teman wanita teman-teman Kris yang terus menatapnya sinis,
.
“Yangmi, kenapa kau memakai kembali sweatermu padahal kau terlihat seksi” Ujar Tao berbisik dan datang secara tiba-tiba duduk di samping Yangmi, kerisihan Yangmi semakin menjadi ia terus melirik ke arah Kris yang terus asyik menari sendiri,
Bokong Yangmi hendak terangkat menghampiri Kris yang kini bersama seorang wanita, tapi Tao menahan tangan Yangmi,
.
“Setidaknya kau minum ini dulu” Ujar Tao menyerahkan segelas minuman yang masih setia di tangannya sedari tadi, minuman yang telah Tao campur dengan obat perangsang. Yangmi enggan meminumnya, ia sangat tidak nyaman sekarang, tapi tatapan Tao yang menusuk merayunya membuatnya luluh. Akhirnya Yangmi menerima gelas itu dan meminumnya sedikit, Yangmi memejamkan mata tak lama terbuka lagi menatap Tao yang menatapnya serius, Kai dan Lay tersenyum melihatnya begitupun dengan Tao sedangkan gadis-gadis di samping mereka, mereka abaikan.
.
“Habiskan dong” Ujar Tao mengangkat gelas itu lagi,
.
“Ah aku tidak mau” Yangmi dengan segera berdiri untuk menghampiri Kris.
.
Melepaskan Sweaternya dan menyimpannya sembarang di atas meja, dan langsung menghampiri Kris menggeser wanita yang di depannya. Yangmi segera mengalungkan tangannya di leher Kris sedikit berjinjit dan melumat bibir Kris, Kris cukup terkejut dengan perlakuan Yangmi yang akhirnya membalas ciuman itu lebih ganas lagi. Dan tangan Kris yang meremas butt Yangmi, napas Yangmi sangat memburu.
Tiba-tiba saja tautan bibir mereka terlepas, dan berjauhan,
.
“Yangmi kita pulang!” Tiba tiba seseorang datang mencengkram kuat pergelangan tangan Yangmi dan menariknya kasar,
.
“Lepaskan!! Sehun Oppa aku tidak mau!!” Teriak Yangmi membrontak karena Sehun terus menariknya keluar,
.
“Yak mau kau bawa kemana pacarku!!” Teriak Kris menarik tangan Yangmi kembali,
.
“Kau! Dengar! Yangmi adalah gadis baik-baik. Cari saja gadis di luaran sana yang bisa kau permainkan” Ujar Sehun dengan langsung menonjok wajah Kris, seketika mereka menjadi pusat tontonan, dan Yangmi langsung menjerit, bagaimanapun obat perangsangnya mulai bereaksi tapi kesadarannya masih kuat.
.
Tanpa menunggu lagi, Sehun menarik Yangmi keluar yang terus meronta dan memasukkannya ke dalam mobil, mobil milik Aeri. Kris yang kesal di dalam hanya bisa memukul dingding dengan keras.
.
.
.
Yangmi menangis sejadi jadinya di dalam mobil tidak terima Sehun memukul kekasihnya. Sehun yang memegang kemudi tergambar jelas di raut wajahnya yang menegang penuh amarah mengingat betapa intimnya Yangmi dengan Kris.
.
“Berhenti menangis Yangmi!!” Kata Sehun dengan kencang membanting stir,
.
“Kenapa kau memukulnya, hah!! Hiks..hiks” Tangis Yangmi setengah berteriak,
.
“Tinggalkan dia!!” Kata Sehun datar, Yangmi membulatkan mata menatap Sehun tajam,
.
“Apa? Kau gila! Punya hak apa kau!” Kata Yangmi dengan emosi. Sehun menghelakan napasnya dan pelan-pelan menginjak rem, memberhentikan mobil yang ia kendarai karena kebetulan tempat sepi,
.
“Yangmi, kau lupa Appamu dulu sebelum meninggal menitipkanmu padaku” Ujar Sehun dengan lembut. Yangmi terdiam hanya isakan-isakan kecillah yang Sehun dengar sekarang,
.
“Semenjak kau mengenal pria itu hidupmu tak beraturan sering keluar malam diam-diam lewat jendela. Pulang sekolah hampir malam. Semuanya kau lakukan bersamanya kan? Sedangkan Aeri dulunya mengenal baik Kris dia pria yang tidak baik Yangmi. Aku merindukan yangmiku yang dulu gadis baik dan polos, yang menghormati ibunya, yang pulang tepat waktu juga selalu menceritakan apapun padaku, kakak dan sahabatmu” Lirih Sehun menatap Yangmi dalam dengan prasaan yang sangat menyayangi Yangmi,
.
“Kau salah. Hidupku berubah semenjak aku menjadi anggota keluarga Yoon, semenjak kau berpacaran dengan Eonnie, semenjak Eomma lebih menyayangi Eonnie. Kalian membeliku, menggantinya dengan barang-barang mewah dan fasilitas mewah, aku tak membutuhkannya, aku membutuhkan perhatian dan kasih sayang kalian lagi. Semuanya, Eonnie merebutnya. Dan Kris dia yang membuatku melupakan masalahku” Kata Yangmi lirih menatap Sehun dengan kerinduan, sudah lama tak saling bercerita seperti ini. Sehun terdiam meresapi kata-kata yangmi,
.
“Apa kau akan meninggalkan Kris jika aku meninggalkan Aeri?” Tanya Sehun. Tatapan Yangmi berubah sengit,
Plak~
tak segan-segan Yangmi menampar pipi Sehun, Sehun menunduk,
.
“Seperti apapun aku iri pada Aeri Eonnie aku tak pernah membencinya, dia juga sudah seperti Kakak bagiku. Dan jika kau meninggalkannya kau menyakiti kami, dia juga prempuan yang sama punya hati dan prasaan sepertiku. Cukup aku yang kau sakiti” Kata yangmi menahan amarahnya pada Sehun.
.
“Jadi benar apa yang kau katakan waktu itu? Kau menyukaiku?” Tanya Sehun. Yangmi tersentak, dia keceplosan membicarakan masalah hatinya, Yangmi terdiam,
“Benar? Kau menyukaiku kan? Kau mencintaiku!!” Kata Sehun dengan kencang dan tiba-tiba mengguncang-guncangkan bahu Yangmi,
.
“Dulu. Tidak sekarang” Jawab Yangmi datar,
.
“Tidak. Katakan, cepat katakan!! Bahwa kau masih mencintaiku” Teriak Sehun. Yangmi mulai ketakutan melihat ekspresi Sehun yang tidak biasa menurutnya,
.
“Sekarang aku hanya mencintai Kris Oppa” Ujar Yangmi ketakutan. Sehun benci mendengar penuturan itu dari mulut Yangmi,
.
Sehun langsung membekap mulut Yangmi dengan mulutnya. Menciumnya secara paksa melumat dan menggigit bibirnya kasar. Air mata Yangmi sudah menetes beberapa kali yang akhirnya mengalir sampai terasa asin di setiap lumatan Sehun. Sehun tak mempedulikannya ia masih menciumi Yangmi panas dan menekan tengkuk Yangmi guna memperdalam ciumannya,
.
“Eunghhh… Sehhhuuu…” Salah harusnya Yangmi tak mendesis seperti itu karena membuat Sehun berhasil menerobos mulut Yangmi dengan lidahnya. Dan obat perangsang di tubuh Yangmi kembali bekerja, Yangmi membalas setiap lumatan Sehun,
.
Ciuman mereka semakin panas tat kala Sehun melilitkan lidahnya dengan lidah Yangmi menyedot lidahnya juga tak lupa menyentuh langit-langit mulut Yangmi dan mengabsen giginya satu per satu dan entah sudah berapa tetesan air liur mereka yang telah menetes.
.
Tangan nakal Sehunpun sudah bergerilya di dada Yangmi dan langsung mengeluarkan salah satunya karena pakaiannya yang sangat mudah di buka itu Sehun langsung meremas kasar dada Yangmi. Desahan Yangmi lolos begitu saja. Ciuman Sehun turun ke leher Yangmi dan Yangmi semakin mendesah karena perlakuan Sehun terhadapnya.
.
“Sehun O..ppa… ber…hentih” Ujar Yangmi dengan desahannya, Yangmi memang menikmatinya dan sangat terangsang tapi otaknya tetap menolak,
.
“Nikmati saja sayang, bukankah kau sering melakukannya dengan Kris?” Kata Sehun kini mengangkat kepalanya menatap Yangmi dengan tangannya mengeluarkan yang satunya lagi dan mulai memilin kedua nipple Yangmi. Dan detik berikutnya Sehun sudah melahap dada bulat Yangmi itu,
.
“Ooohh Ooopppa… Berhentih. Aeri Eonnie diah sa..ngath men..cintaimuh” Ujar Yangmi dengan suara yang justru menggoda Sehun membuatnya semakin bergairah, membuat Sehun semakin nafsu menyedot-nyedot ujung dadanya. Bahkan Sehun heran, Yangmi memintanya untuk berhenti tapi tangannya meremas-remas kepala Sehun dan menyisir rambutnya.
.
“Ooooppppaaa…. Aerii…. Eonnie.. Eonnie… ingatlah dia” Kata Yangmi terus menerus, meskipun ia sebenarnya telah terangsang tapi mulutnya mengatakan Aeri, untung saja Yangmi meminum air itu sedikit. Dan sungguh bejat Sehun mencumbui gadis lain di mobil pacar sendiri.
.
Tapi Sehun masih tak mempedulikannya tangannya malah semakin nakal mengelus paha Yangmi sampai ke atas mengelus cd nya.
Yangmi memejamkan matanya rapat-rapat saat Sehun menjelajah tubuhnya.
.
“Eomma…. Appa….. Eomma…. Appa… Hiks… Hiks…” Tangis Yangmi. Sontak Sehun menghentikan aktifitasnya menjauhkan dirinya.
.
Tangisan itu, Sehun mengingat Yangmi kecil yang tengah menangis memanggil Ayah dan Ibunya yang tengah berjuang melawan maut di ruang UGD karena kecelakaan mobil sebelumnya.
.
Sehun memeluk erat Yangmi sangat erat mengingat gadis itu adalah gadis yang harus ia lindungi bukan ia sakiti seperti itu.
.
“Mianhae, Mianhae..” Lirih Sehun mendekap Yangmi dengan air mata yang berhasil menetes. Yangmi menangis sejadi-jadinya memukul-mukul dada Sehun yang terus mengatakan maaf.
.
“Mianhae. Aku mencintaimu Yangmi”
.
.
.
.
.
.
.
.
Yangmi POV
Uhh ini sudah pagi ya, aku sedikit menggeliat merasakan sinar matahari yang sepertinya berhasil membangunkanku, menyilaukan mataku, aku membuka mataku perlahan, Eonnie kau baik sekali membukakan tirai kamarku setiap pagi,
.
“Mianhae, aku mencintaimu Yangmi” Suara Sehun Oppa, kenapa, kenapa aku langsung mengingat hal itu?
.
Menyebalkan, aku langsung bangkit dan duduk, kau tidak boleh mencintaiku Oppa, kau akan melukai hati Eonnie, aku terus bergumam sendiri lalu melirik ke samping, betapa kagetnya aku. Oh mataku, seperti mata panda.
Apa aku terlalu lama menangis semalam? Ahh bahkan aku lupa semalam, semalam? Semalam aku? Aku tidak ingat apapun lagi setelah Sehun Oppa menyatakan cintanya padaku, apa aku pingsan? Dan dia, memindahkanku kesini?
.
Aku harus ke sekolah bagaimanapun juga smester akan segera berakhir.
Aku segera turun dari ranjang dan melangkahkan kakiku ke depan ke arah kamar mandi. 
.
.
Author POV
Yangmi menuruni tangga santai dengan mengenakam seragam sekolah dan juga tas gendongnya, berjalan ke dapur untuk sarapan tentunya,
.
“Eonnie apa kau mas-” Ucapan Yangmi terhenti, melihat hal yang tak semestinya ada, Sehun duduk berhadapan dengan Aeri memasukkan makanan ke dalam mulut masing-masing,
.
“Yangmi kau sudah bangun? Apa tidurmu nyenyak?” Tanya Sehun tersenyum manis, Sehun juga merasa bersalah melihat mata Yangmi terdapat lingkaran hitam. Yangmi hanya mematung, ia canggung sekarang, ingatannya tentang tadi malam masih tergambar jelas bagaimana Sehun hampir menodainya,
.
“Ooppa, bbagaiman-” Belum juga ucapan Yangmi selesai Aeri memotongnya dengan cepat,
.
“Semalam Sehun tidur di kamarku, kenapa kau harus selalu merepotkannya? Membuatnya selalu mengkhawatirkanmu, Dia bukan kakakmu” Potong Aeri menatap tajam Yangmi, Yangmi terdiam, kaget juga dengan tatapan Aeri yang menurutnya berbeda,
.
“Eonnie, aku harus segera berangkat aku lupa bahwa ada sesuatu yang belum ku kerjakan” Ujar Yangmi salting, masih canggung dengan Sehun.
.
“Tunggu, biar aku yang mengantarmu ya, sudah lama sejak kau pindah kesini dan juga pindah sekolah kita tidak lagi bersama-sama ke sekolah” Ujar Sehun segera berdiri menghentikan makannya yang belum selesai itu,
.
“Sehun!” Kata Aeri menatap Sehun tak suka.
.
“Yangmi sudah seperti adikku, walau setahun di bawahku, ayo berangkat” Kata Sehun menarik Yangmi, Yangmi hanya diam. Dan Aeri dia menatap tajam mereka dengan menggertakkan giginya.
.
Aeri mengingat kejadian semalam di mana Sehun menggendong Yangmi keluar dari mobil yang tertidur tepatnya pingsan ke kamar Yangmi menidurkannya di ranjang lalu mencium kening Yangmi sangat lama, Aeri membulatkan mata terbakar api cemburu melihat apa yang di lakukan Sehun Aeri hanya bisa meremas tangannya kesal lalu segera pergi pura-pura tidak melihat apapun.
.
===============
.
Sepanjang perjalanan Yangmi hanya diam, sebenarnya dia enggan untuk masuk mobil Aeri dan di kendarai Sehun itu mengingat betapa gilanya Sehun semalam, walau Yangmi tau semalam tadi Sehun khilap dan telah meminta maaf.
.
“Yangmi, apa yang ku katakan semalam, itu benar aku mencintaimu” Kata Sehun secara tiba-tiba, Yangmi membulatkan mata tajam menatap Sehun,
.
“Jangan membahasnya lagi” Kata yangmi ketus,
.
“Yangmi. Ku mohon, maafkan aku andai dulu aku mengutarakan prasaanku mungkin sekarang kau adalah milikku” Lanjut Sehun dengan tiba-tiba mengerem mendadak sangat terburu-buru untuk berbicara dengan Yangmi,
.
“Ku bilang jangan membahasnya! Permainan apa yang kau ciptakan hah? Kalau kau memang mencintaiku kenapa kau malah bersama Aeri Eonnie. Kau bajingan!!” Teriak yangmi dengan mata yang memerah,
.
“Aku tidak mencintai Aeri” Ujar Sehun lirih, Yangmi mengepalkan tanganya keras.
Plak~
Yangmi menampar Sehun dengan sangat keras, Sehun hanya diam menahan sakit di pipinya,
.
“Bisa-bisanya kau bicara seperti itu setelah kau menidurinya!” Teriak Yangmi sangat emosi ingin sekali dia mencakar-cakar Sehun,
.
“Yangmi kau harus mengetahui suatu hal, saat itu ternyata Aeri sudah tidak perawan, dan aku baru mengetahuinya yang mengambil keperawanan Aeri adalah ‘Kris’ “
.
.
.
TBC

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: