A MILLION SHADOWS DARK Part 2

1
A MILLION SHADOWS DARK ff nc exo
JUDUL : A MILLION SHADOWS DARK/PART 2 
AUTHOR : DeVil_ChOI
GENRE : Romance, Sad, Dark, Kekerasan, Psychologi,Adult, campus life
RATING : NC 21 (its running time ratting will further increase)
CAST : 
-PARK CHANYEOL
-KIM NANA
-BYUN BAEKHYUN
-KIM JONGIN
-OH SEHUN
-OTHER SIDE
.
KYUNGHEE UNIVERSITY
.
Pagi ini kim nana sudah kembali ber aktivitas, semua teman-teman nana sudah pergi ke kelasnya masing-masing,karna bel tanda di mulainya pelajaran sudah terdengar di penjuru sekolah, berbeda dengan teman-temanya, nana kini terduduk di sebuah ruangan yg lebih kecil dari ruang kelasnya, berhadapan dengan seorang pria paruh baya yg notabenya adalah salah satu dosen di universitas tersebut.

.

“nana, aku tidak bisa memberimu kompensasi lagi.” Ucap lelaki paruh baya yg duduk berhadapan dengan nana.
.
“maaf saem, bisa beri aku waktu? Aku akan melunasi semua pembayaran yg ku tunggak.”
.
“baiklah, aku memberi mu waktu selama tiga hari, jika kau tidak melunasinya..maka aku akan memeberikan mu pernyataan, jika kau di keluarkan dari universitas ini.”
.
Tanpa menjawab perkataan lelaki paruh baya tersebut, nana bergegas meninggalkan ruangan itu, nana melangkah kan kakinya ke arah toilet, gadis itu berdiri di depan cermin besar toilet tersebut, sembari menerawang dengan tatapan lurus.
.
KRINGGGG
.
Suara dering ponsel nana, membuyarkan gadis itu dari lamunanya, nana menghembuskan nafasnya dalam sebelum mengangkat panggilan dari ponselnya.
.
“yeoboseyo?”
“bisakah kau datang sekarang?”
“apa harus sekarang?”
“Ya sekarang!”
“aku harus mengikuti pelajaran hingga ssoor..”
‘SEKARANG!!”
PIP
.
Nana menghembuskan nafasnya kasar, gadis itu memasukan ponselnya kembali ke dalam tas miliknya, merapihkan sedikit penampilanya dengan memoles lipgloss dengan rasa chery, setelah selesai dan cukup puas dengan penampilanya, nana pergi meninggalkan toilet tersebut.
.
.
PARK VENUE CORPORRATION
.
Chanyeol duduk di kursi kerjanya dengan manik yg fokus dengan sebuah map di tanganya, sesekali senyum kecil tergambar di sudut bibirnya, bukan karna isi map yg ia baca, melainkan sebuah ingatan yg kembali berputar saat nana dengan polosnya menawarkan kamar mandi milik gadis itu, chanyeol sebenarnya ingin meminjam kamar mandi gadis itu, tapi pria itu takut jika nana akan melihat chanyeol yg ‘sebenarnya’, dan gadis itu pergi tanpa mempersetujui perjanjian yg chanyeol buat, hingga chanyeol lebih memutuskan pergi dan menuntaskan ‘pekerjaanya’ sendiri.
.
DUK DUK DUK
.
Chanyeol mengalihkan pandanganya saat pintu ruanganya di ketuk, pria itu tersenyum miring saat sekertarisnya masuk dengan gadis yg baru saja ia fikirkan.
.
“eoh? Kau datang dengan cepat rupanya.” 
.
“ya..aku datang.”
.
Chanyeol mempersilahkan nana duduk berhadapan denganya, sedangkan sekertarisnya yg tak lain adalah baekhyun, berdiri di samping chanyeol.
.
“berikan perjanjian itu!” ucap chanyeol
.
Baekhyun memberikan map yg ia pegang pada nana, gadis itu mengernyit bingung menatap map di depanya.
.
“jika kau menandatangani perjanjian itu, aku akan membelikan mu sebuah mansion, uang ratusan juta dolar, dan semua fasilitas yg kau butuhkan, jikk…”
.
Ucapan chanyeol terpotong saat, nana dengan cepat membuka map di depanya, dan membubuhkan tanda tanganya di atas materai, chanyeol tersenyum miring, melihat gadis yg sekarang adalah miliknya, tidak membaca perjanjian yg ia buat, sebelum menanda tangani perjanjian tersebut.
.
“kau tidak mau membaca isi perjanjian tersebut?” tanya chanyeol dengan senyum miringnya.
.
“tidak, aku bisa membacanya nanti.”
.
“ohh well, kalau begitu sekertarisku yg akan membacakanya untukmu.”
.
Baekhyun langsung mengambil alih map yg sudah di tanda tangani oleh nana, ia membuka isi map itu dan mulai membacakanya untuk nana.
.
“emm baiklah,dengarkan aku ms.kim!”
.
“aku park chanyeol! sebagai pihak pertama, dan kim nana sebagai pihak kedua, telah resmi menyetujui perjanjian ini tanpa paksaan dari pihak apa pun, perjanjian ini berisi, bahwa kim nana bersedia menjadi partner sex dari pihak pertama park chanyeol…”
.
Nana membulatkan matanya mendengar isi perjanjian tersebut, nana melirik ke arah chanyeol, gadis itu bisa melihat pria itu kini tengah menyeringai ke arahnya, nana kembali menoleh menatap tak percaya ke arah baekhyun.
.
“…sebagai imbalan, pihak pertama park chanyeol..akan memberikan sebuah mansion, uang ratusan dollar, dan fasilitas untuk pihak kedua kim nana..sebagai pihak yg terlibat, kim nana tidak boleh! membicarakan perjanjian ini pada orang lain & menyentuh park chanyeol saat melakukan hubungan sex, sebelum pihak pertama menyetujuinya.”
.
Rahang nana seperti ingin jatuh dari tempatnya, gadis itu bahkan menahan nafasnya saat mendengar isi surat perjanjian yg bodohnya langsung ia setujui.
.
“bagaimana ny.kim? what no question?” tanya chanyeol sembari bersedekap menatap nana.
.
“kk..kau tidak bilang jika perjanjianya sepert itu.” Jawab nana menatap chanyeol lirih.
.
“no, aku tidak salah ms.kim, kau sendiri yg langsung menyetujui itu.”
.
“apa aku bisa membatalkan perjanjian itu?”
.
“NO, jika kau membatalkan perjanjian itu, kau harus membayar dua kali lipat, dari apa yg aku berikan.” 
.
Nana masih menatap lirih ke arah chanyeol, tanganya meremas ujung rok yg ia kenakan, nana kira chanyeol akan memberikan sebuah pekerjaan yg layak dengan gaji yg besar, nana juga sudah membuang jauh-jauh pemikiranya untuk menjadi jalang di club milik kai, tapi.. sekarang ia bahkan menyetujui dirinya menjadi jalang dengan bayaran yg mahal.
.
“calm down ms.kim.”
.
chanyeol memberikan isyarat agar baekhyun meninggalkan dirinya dengan gadisnya, pria itu mengibaskan tanganya, baekhyun yg mengerti hanya membungkuk dan pergi meninggalkan ruangan chanyeol.
.
“aa..apa yg kau lakukan?”
.
Jantung nana berpacu dengan cepat saat chanyeol membuka jas biru tua nya, dan membiarkanya jatuh ke lantai, pria itu juga mendekati nana selangkah demi selangkah, melepas dasinya yg berwarna senada dengan jas nya, memasukan dasi tersebut kedalam kantung celana bahanya, menggulung kemeja putihnya sampai siku, dan melepas jam tangan mewahnya.
.
“shut up! And enjoy it.”
.
Dengan cepat chanyeol menarik kasar lengan nana, membuat gadis itu bangun dari posisi duduknya, dan memeluk tubuh pria itu, sambil memeluk nana , chanyeol membawa nana ke arah soffa panjang berwarna hitam di ruangan luas tersebut.. chanyeol menjatuhkan tubuh nana dengan keras, dan menindih tubuh nana, menjadikan kedua lenganya sebagai penopang, pria itu meraih dasinya dan menarik kedua tangan nana ke atas kepala gadisnya.
.
“akhh, apa yg kau lakukan?”
.
Nana meringis saat chanyeol mulai mengikatkan dasinya di tangan gadis itu, nana tidak bisa bergerak, tanganya terlalu sakit untuk memberontak, dan yg ia fikirkan agar selamat hanya pasrah mengikuti alur permainan dari park chanyeol.
.
“bagaimana jika kita mulai sekarang ? kau tahu, aku sudah menahanya kuat-kuat sedari kita bertemu di eden club.”
.
Chanyeol langsung meraup bibir merah berwarna chery tersebut, bibir pria itu mulai melumat kasar bibir nana, mengecup setiap inci material lunak tersebut dengan kasar, nana hanya memejamkan matanya, tak membalas tapi menikmati sentuhan di bibir mungilnya, chanyeol menggit bibir gadisnya dengan kasar, hingga nana melenguh membuka bibirnya..chanyeol tidak ingin melepas kesempatan tersebut, pria itu melesakan lidahnya kedalam bibir nana, mengabsen setiap ruang di dalam sana.
.
“sshhh..emmhh..”
.
Sebuah desahan lolos dari bibir nana, saat chanyeol meremas dada nana, yg masih terbalut oleh kemeja kotak-kotak biru yg nana kenakan.. nana membusungkan dadanya merasakan remasan pria itu semakin liar di dadanya.
.
“ahhhh.”
.
Chanyeol melepas tautan bibirnya, mengecup pipi, rahang, dan berakhir dengan sebuah gigitan di leher jenjang nana, dengan sekali tarikan..chanyeol merobek kemeja nana, hingga memperlihatkan bra putih berenda gadisnya,chanyeol menggantikan remasanya dengan mengecup dada nana yg masih tertutup oleh bra,tangan pria itu tak tinggal diam, tanganya meraba punggun nana, mencari pengait bra gadis tersebut.
.
KLEK
.
Chanyeol melepas dasinya yg mengikat tangan gadisnya, melepaskan kemeja nana yg sudah ia robek beserta bra putih gadis tersebut..chanyeol menuntun tangan nana agar melepas kemeja putihnya.
.
“lepaslah! Aku mengizinkan.”
.
Nana membuka kemeja chanyeol satu demi satu, chanyeol yg tak sabar..langsung merobek kemeja putih miliknya,tangan pria itu kembali menuntun tangan nana untuk mengelus dada bidangnya, nana hanya mengikuti kemauan chanyeol..gadis itu mengelus dada bidang chanyeol, membuat sang empunya melenguh atas sentuhan di dadanya..chanyeol kembali mencium bibir nana, kali ini nana mencoba membalasnya, nana tidak bisa mengimbangi permainan pria itu di bibirnya, chanyeol terlalu menuntut di sela ciuman mereka.
.
“akkhhh…uhhh.”
.
Entah sejak kapan chanyeol melucuti rok dan underwere milik nana, yg nana rasakan sekarang chanyeol tengah memasukan dua jarinya di dalam sana.. membuat nana kacau atas pergerakan pria itu, nana semakin di buat gila saat chanyeol kembali menambahkan jarinya di bawah sana..mengguncang tubuhnya hingga saatnya, tubuh nana lemas merasakan sesuatu keluar di bawah sana.
.
“maaf..aku tidak suka dengan pemanasan.”
.
Chanyeol langsung melucuti seluruh pakaian miliknya, setelah seluruh tubuh pria itu naked, chanyeol mengarahkan miliknya melesak ke dalam tubuh nana.
.
“aakkkhhh…appo.”
.
“your virgin ms.kim?”
.
Ucap chanyeol saat melihat cairan merah kental, keluar di bawah sana..pria itu tersenyum miring, tanpa memberikan kesempatan gadisnya menghilangkan rasa sakit, cahnyeol menggerakan pinggulnya dengan tempo cepat, tangan pria itu meremas kedua dada nana, membuat nana mengadah, dan mencengkram bahu chanyeol.
.
“ahhh…emmhh..”
.
Desahan keduanya beradu memberikan sebuah irama dalam permainan tersebut, nana merasakan puncaknya akan datang lagi, chanyeol juga merasakan miliknya yg membesar dan milik nana yg mencengkram miliknya, pria itu mempercepat gerakan pinggulnya, hingga saat itu puncak dari kedua insan tersebut datang, chanyeol melepaskan tautan tubuhnya, mengarahkan cairanya agar keluar di lantai ruangan tersebut, sedangkan tubuh nana lemas saat cairanya keluar dan mengotori sofa yg menjadi tempat pertautan kedua tubuh mereka.
.
“ini belum berakhir ms.kim.”
.
Nana yg sedang mengatur nafasnya, tersentak saat chanyeol mengalungkan tangan nana di lehernya, melingkarkan kedua kaki nana, dan mengangkat tubuh gadis itu..chanyeol menabrakan tubuh nana ke dinding ruanganya tersebut..melesakan kembali miliknya ke dalam tubuh nana, chanyeol mencengkram pinggul nana, menuntun pinggul gadisnya untuk bergerak, membuat nana merasakan titik nikmat saat milik chanyeol masuk lebih dalam, menyentuh g spot nya.
.
“ahhh..emhhh..ugghhh.”
.
Desahan keduanya terus mengalun di dalam ruangan itu, membuat suasana berubah panas dengan desahan dari keduanya, membuat chanyeol terus menghujami tubuh nana, dan selalu mengeluarkan miliknya saat sudah mencapai puncak permainan mereka…tubuh nana sudah terlalu lemas, dengan aktivitas keduanya yg tak juga berhenti, nafasnya bahkan kini tersengal, kepalanya tenggelam di leher pria itu, chanyeol tak ingin melepaskan tubuh nana, ia selalu membuat tubuh nana lemas akibat orgasme yg bahkan tak terhitung lagi, nana merasakan pening di kepalanya, gadis itu tak menyangka jika pria yg tengah menghujami nya terus menerus itu seperti seorang pecandu sex, dan yg selanjutnya nana rasakan, pandanganya memburam dan tanganya yg sedari tadi melingkar di leher chanyeol, terkulai lemas..
.
.
AT MANSION OH FAMILY
.
Di dalam sebuah kediaman megah yg berada di daerah gangnam, terlihat seorang pria berkulit pucat, dan seorang wanita paruh baya, kini tengah berhadapan memandang satu sama lain dengan tatapan yg sama-sama tajam dan menusuk.
.
“are you crazy mr.oh?”
.
“No..i’am not crazy mom.”
.
“yeah..kau sudah gila oh sehun! Apa yg kau lakukan? Kau meninggalkan acara pertunanganmu huh?” ucap wanita paruh baya tersebut dengan nada yg memekakan telinga.
.
“ini bukan urusan mu, kau tau jika aku tidak ingin di jodohkan.” Ujar sehun dengan nada yg tak kalah membentak.
.
Mendengar ucapan yg keluar dari bibir anaknya itu, membuat ny. Oh tertawa kecil, menatap anaknya dengan alis yg terangkat.
.
“jadi kau pulang kemari, untuk menemui gadis miskin itu? Oh ya tuhan, apa kau bodoh sehunie?”
.
“ya..kau benar mom, aku kemari untuk gadis itu, and you know mom? Aku akan menikahi gadis miskin itu.”
.
“kau tahu sehun? Sepertinya kau tidak bisa menemukan gadis itu.. saat kau berada di amerika untuk melaksanakan pertunangan mu dengan ellena, ayah mu telah menghancurkan kehidupan gadis itu.”
.
Sehun membulatkan matanya, rahangnya tiba-tiba mengeras, tanganya terkepal erat siap memukul orang di depanya, namun sehun tahan saat ia menyadari jika ibu nya lah yg berada di depanya.
.
“apa yg kau lakukan padanya?” ucap sehun dengan manik yg semakin tajam menghujam orang di depanya.
.
“aku tidak tahu..tapi ayah mu bilang, jika gadis itu mungkin sekarang menjadi gelandangan bersama bibi nya.” 
.
“i don’t care, aku akan mencari nana, dan jika aku menemukan gadis itu, suka atau tidak aku akan menikahinya.”
.
Setelah mengucapkan kalimat tersebut, sehun meninggalkan ibu nya yg mematung, kepalanya tiba-tiba pening, mengetahui kerusuhan yg orang tua nya lakukan, ia harus mencari nana, kim nana gadisnya..sehun baru menyadari sesuatu, jika kemarin saat kepulanganya dari amerika, nana menghubunginya dan mengajak sehun untuk membicarakan sesuatu, di dekat kedai milik bibi gadisnya..tanpa berfikir kembali, sehun meraih kunci mobil mewahnya, dan melajukan mobil mewahnya membelah kota seoul dengan kecepatan tinggi…
.
.
TBC/FIN?

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: