You Don’t Know Love (Sequel Shady Love)

0
ff nc you don't know love
Author : Miss30
Tittle : You Don’t Know Love (Sequel Shady Love)
Category : NC17, Yadong, Romance, Oneshoot
Cast :
Kim Hyo Jung or Hyolyn
Cho Kyuhyun
Other Casts
Banyak yang minta sequel untuk kisah Kyuhyun dan Hyolyn, hore! Ternyata banyak yang suka pairing mereka! Asoyyy! Ff ini entahlah. NCnya kurang HOT saya akui itu, otak bener-bener belum sanggup buat mikir yadong akut, maaf. Sebentar lagi saya UAS hore! Dan saya masih focus bikin FF bagus! *prok* . terima kasih . saya mohon sarannya dan keritiknya lagi ya. TYPO harap dimaklumi. Ff ini sedikit terinspirasi karena saya melihat foto KISSING SCENES KYUHYUN DIDRAMA MUSIKAL yang hujan-hujanan itu, oke saya mulai esmosi :p. Author: Miss30

You Don’t Know Love
**
Kyuhyun memegang ponselnya dengan malas, kenapa dia harus ikutan dalam menonton Hoobaenya yang konser hari ini, sejujurnya iya ingin menjemput Hyo Jung yang baru saja selesai mengisi sebuah acara. Kyuhyun ingin mengajak istrinya tersebut makan malam diluar bersama, sudah cukup lama mereka tidak menikati makan malam bersama, Kyuhyun dan Hyolyn adalah workaholic, walau mereka saling bercerita ketika mereka lelah tentang sifat mereka yang begitu pekerja keras.
“apa masih lama Hyung? aku bosan” bisik Kyuhyun pelan kepada Zhoumi yang duduk tepat disampingnya, Zhoumi mengeryit pelan. “setengah jam lagi, mungkin konser ini berakhir, jika kau pergi sekarang mungkin kau akan dicap sebagai Sunbae yang jahat kepada Hoobaenya” jawab Zhoumi tak kalah pelan , karean suara para penonton yang begitu memekakan telinga. Kyuhyun memundurkan tubuhnya, setengah jam lagi, pikirannya sudah tertuju kembali kepada ponselnya. Untung saja ponsel Kyuhyun tersebut menggunakan layar yang tidak dapat dilihat oleh orang lain jika dari samping maupun dari atas. Masalahnya jika layar ponsel nya itu dapat dilihat oleh orang lain, mungkin Kyuhyun akan mendapat masalah lagi, masalah tentang ‘Kiss Mark’ saja masih belum selesai, ditambah masalah tentang layar ponsel milik Kyuhyun yang terpampang jelas foto antara dirinya dengan Hyolyn? Ah! Yang benar saja!
Kyuhyun masih puas memandang layar ponselnya sebelum Zhoumi menyikut lengan Kyuhyun. “Kyu, banyak yang melihat kearahmu”
“aish!” kesal Kyuhyun, sekarang pada akhirnya Kyuhyun mencoba bersemangat menikmati konser Hoobaenya.
***
Kyuhyun melenguh kesal, konser berakhir lebih lama dari yang seharusnya. Walau Kyuhyun sudah kabur terlebih dahulu dari Vanue tetap saja dirinya telat untuk menjemput Hyo Jung di lokasi Syuting.
‘kau masih di lokasi kan? aku 15 menit lagi akan sampai’ jawab Kyuhyun, ia sedang mengkofirmasi keberadaan istrinya sekarang. ‘ne?’ Kyuhyun mengeremkan mobilnya secara mendadak, untung saja jalanan tidak terlalu padat, jika padat mungkin Kyuhyun sudah menyebabkan kecelakaan beruntun. Kyuhyun melempar ponsel miliknya ke Jok dibagian kirinya. Lalu membanting setir kearah kanannya , memutar balikkan mobilnya seakan ialah pemilik jalanan tersebut, tidak jarang banyak Mobil yang mengelaksonkan klaksonnya kearah mobil Kyuhyun ,yah… Kyuhyun benar-benar seperti orang kesetanan saat menyetir mobilnya kali ini. “aish! Kalian berisik saja!” Kyuhyun marah-marah tidak jelas didalam mobilnya itu.
Kyuhyun memarkir mobilnya cepat dibasemant gedung apartementnya, lalu keluar dari mobil sedan hitam tersebut dengan terburu-buru , sudah jelas tujuannya kali ini.
“A-anneyong haseyo” Kyuhyun membungkukkan tubuhnya cepat saat melihat seseorang yang ia hormati berada didepannya. Wanita tersebut berumur sekitar 45 tahun , namun dari penampilan dan wajahnya benar-benar tidak menunjukkan hal tersebut, Lee Minah, Ibu kandung dari Hyo Jung. Yang jelas Minah adalah ibu mertua Kyuhyun. Kyuhyun masih mengatur nafasnya saat bertemu dengan ibu mertuanya dan juga Hyolyn yang duduk disamping ibunya tersebut. “kau terlihat lelah sekali”
“ah, ne. eommonim. Aku hanya sedikit berlari saat ke sini” jawab Kyuhyun, yang sudah duduk disamping Hyo Jung . “aigo, kau harus minum dahulu Kyuhyun” Hyo Jung sadar jika ia belum memberikan minum kepada suaminya itu, yang benar saja istri macam apa Hyo Jung?
Hyo Jung berdiri untuk mengambil minum didapur. Diruang keluarga itu hanya ada Kyuhyun dan Minah. “bagaimana kabarmu? Kemari ditelevise aku melihatmu membawakan acara, kau terkelelahan”
“aku baik eommonim, ya, aku sedikit kelelahan saja. Mungkin karena jadwalku yang padat.” Jawab Kyuhyun, Kyuhyun tidak ingin membuat ibu mertuanya itu khawatir lalu dengan mudahnya akan menghubungi ibu nya dan memberitahu kalau Kyuhyun sedang kelelahan dan membuatnya akan dalam masalah. “ambilla libur, menantuku”
“tidak bisa eommonim, aku sudah terlanjur menandatangani kontrak. Aku harus berlaku professional” jawab Kyuhyun. “aku mengerti jika kau dan Hyo Jung memang sangat professional dalam bekerja, tapi jangan terlalu keras. Aku tiak ingin putriku menjadi janda dengan cepat . haha”
Kyuhyun mengeryit pelan, ingat ibu mertuanya hanya bercanda, namun tepat menyentuh otak Kyuhyun.
“eomma!” Hyo Jung datang disaat yang tepat, Hyo jung menyerahkan segelas teh lemon kepada Kyuhyun.
“eomma , mendoakan hal yang aneh –aneh! Aigoo, eomma datang keapartementku hanya untuk mengatakan itu?” kesal Hyo Jung. “haha, eomma hanya bercanda. Eomma keapartementmu untuk mengantarkan tonik ginseng, Adikmu yang mengirimkannya dari Jepang. Ini baik untuk pria yang baru menikah, dan eomma langusng teringat Kyuhyun, eomma fikir tonik ini juga bisa membuatnya lebih kuat bekerja. Eomma faham jika putri dan putra menantu eomma itu penggila kerja”
“untukku eomma? Kamsahamnida” Kyuhyun tersenyum senang, ibu mertuanya memang sangat baik padanya. “eomma tidak membawakan untukku?” Tanya Hyo Jung.
“untukmu, ini saja” Hyo Jung mengambil, bungkusan dari Eommanya. Ternyata isinya adalah tahu yang masih dalam ukuran besar. “kau menyukai tahu, tahu juga baik untuk perempuan yang baru menikah”
“hah?”
***
“apa yang kau lakukan?” Kyuhyun bertanya kepada Hyo Jung yang sedang sibuk dengan pisau dapurnya itu. “aku sedang memotong tahu!” jawab Hyo Jung.
“kau akan membuat makanan?” Tanya Kyuhyun, Kyuhyun mengeratkan pelukkannya kepada istrinya itu. “mungkin” jawab Hyo Jung singkat.
“kau kenapa?” Kyuhyun melepaskan pelukkannya , lalu beralih menyandar kesamping istrinya tersebut. Menatap istirnya yang sedang focus memotong tahu. “kau kenapa? Moodmu hancur?” Tanya Kyuhyun
“tidak”
“lalu?”
“molla”
“baiklah”
Kyuhyun juga pura pura tidak peduli dengan istrinya tersebut, Kyuhyun berjalan malas menuju sofa didepan televise, ia lebih memilih menonton acara malam. Kyuhyun awalnya ingin mengajak Hyo Jung makan malam diluar setelah ibu mertuanya itu pulang tapi rencana itu batal saat melihat istrinya yang sudah ‘bad mood’. Kyuhyun menoleh sebentar kearah dapur saat mendengar suara erangan kesal dari Hyo Jung
“pabo!”
Prang, mungkin suara penggorengan yang jatuh kelantai. Tebak Kyuhyun. Kyuhyun mencoba tidak peduli saat mendengar suara Hyo Jung yang mendesah frustasi.
“akh!”
Dengan cepat Kyuhyun berlari kearah dapur saat mendengar suara Hyo Jung yang berteriak kesakitan. “aigo!”
***
“kenapa sih kau harus memasak selarut ini? kau memangnya belum makan?” Tanya Kyuhyun, yang sedang mengobati luka goresan pisau pada jari telunjuk dan ibu jari Hyo Jung. “aish! Aku sudah makan!”
“lalu?”
“sakit” Hyo Jung memundurkan jari-jarinya dengan reflesk. “jika tidak diobati akan infeksi!” Kyuhyun menarik tangan istrinya lalu kembali mengobatinya. “aku, sedang kesal”
“kesal karena tahu?”
“ani!”
“lalu?”
“karena… lupakan!” jawab Hyo Jung, lalu berdiri meninggalkan Kyuhyun yang masih duduk disofa. Untung saja jari jari Hyo Jung yang terluka itu sudah diplester. Kenapa ada masalah malam ini? Pikir Kyuhyun
***
Hyo Jung membuka matanya, dirinya merasa haus saat ini. Hyo Jung menyampirkan selimut yang menutupi tubunya, lalu berdiri dari atas kasur tersebut. “jangan pergi” Hyo Jung hampir saja berteriak, karena Kyuhyun menggenggam tangannya, lalu menariknya untuk jatuh diatas tubuh Kyuhyun.
“O-ppa”
“jangan pergi, begini saja. Aku baru tidur 10 menit, bodoh” jawab Kyuhyun dengan mata yang masih terpejam. “Oppa!” kesal Hyo Jung yang mencoba melepaskan dekapan Kyuhyun pada tubuhnya itu.
“aku menunggumu bangun selama 4 jam, aku ingin mengetahui kenapa istirku ini badmood.”
Hyo Jung terdiam, menunggunya bangun hanya untuk mendengar alasan kenapa dirinya bad mood?
“sekarang kau mau cerita padaku? Nyonya Cho?” Tanya Kyuhyun, yang sudah membuka matanya dan menatap kedua mata istrinya dengan lekat tersebut. “Kyuhyun”
“eum?”
“aku, aku cemburu” Hyo Jung menyembunyikan wajahnya saat mengatakan hal tersebut, “aku cemburu kepada seohyun , aku… aku sangat cemburu” jawab Hyo Jung. Dengan suara serak, ternyata ia menangis.
“aigoo” Kyuhyun mengusap rambut istrinya naik turun dengan konstan. “ditambah kalau eomma hanya memberikanku tahu, moodku tambah tidak baik”
Kyuhyun menurunkan istrinya , mendudukkan istirnya untuk duduk menghadapnya. Mereka berdua sekarang sedang duduk bersila saling berhadapan. Kyuhyun mengusap pipi istirnya, mengelap air mata yang sedikit keluar dari kedua sudut mata istinya tersebut. “kalau kau menangis, kau tidak cantik lagi”
“pabo!” Hyo Jung memukul pundak Kyuhyun.
“aku memang bodoh karena aku tidak mengerti jika istriku ini sedang cemburu kepada teman satu perusahaanku. Ck, Cho Hyo Jung, yang benar saja hahaha”
“aku sedang tidak bercanda Cho!”
“iya, tapi kita sudah membicarakan ini bukan? Kau ingat, kalau aku pernah mengatakan padamu , kalau aku sangat cemburu saat melihat music video solomu itu? Ah! Yang benar saja! Saat melihat music videomu itu aku langsung melempar laptopku hingga terbelah dua, kau ingat kan kalau aku pernah menceritakan ini padamu” Hyo Jung mengangguk. “Hyo, kau aku izinkan untuk melempar, menyiksa ku jika kau cemburu padaku. Tapi, jangan acuhkan aku seperti tadi, awalnya aku ingin mengajak makan malam diluar malam ini. padahal aku sudah menahan untuk tidak makan malam, hehe” jawab Kyuhyun
“kau belum makan malam?! Aigo, kenapa tidak bilang padaku, aku akan memasak sekarang!” Hyo Jung berdiri dari kasur tersebut. “sudahlah, aku sudah tidak lapar lagi” kyuhyun berhasil menarik Hyo Jung jatuh kedalam pelukkannya kembali.
“aku ingin yang lain, lagipula aku sangat merindukan suaramu memanggil namaku. Ayo kita lakukan malam ini, besok aku libur. Aku akan menemanimu ke Jeju” bisik Kyuhyun pada telinga Hyo Jung.
“darimana kau tahu kalau aku besok akan ke Jeju?”
“rahasia” Kyuhyun menggigit ujung telinga Hyo Jung, dengan gemas.
***
Kyuhyun dan Hyo Jung menikmati tahu goreng yang dimasak oleh Hyo Jung di Seoul, ternyata tahu yang dikirimkan ibunya tersebut adalah tahu kualitas terbaik. Dan pada akhirnya Kyuhyun dan Hyolyn lah yang menikmati tahu itu. “kau mengganggu pekerjaanku saja” jawab Hyo Jung.
“kau seharusnya senang jika ditemani oleh suamimu ini”
“kau memperlambat pekerjaanku, kau tahu setelah pekerjaan ini berakhir aku akan diberi libur. Hah… jika ada kau ,hari hariku di jeju akan jauh lebih buruk, suamiku” jawab Hyo Jung, mereka berdua sudah didalam taksi, Hyo Jung mendapat kontrak untuk menjadi pembuka sebuah hotel ternama dipulai jeju.
“baguslah jika kau diberi libur, berarti kita bisa sekalian berbulan madu”
“otakmu sedang tidak beres?”
“biarkan , otakku tidak beres. Lagipula aku senang kalau kita berbulan madu dan aku sangat senang mendengar suaramu yang memanggil namaku, haha. Aku jadi teringat yang tadi malam. Haha, kau bahkan jauh lebih hebat dari biasanya”
“Cho Kyuhyun!”
“haha, eum… aku ingin tahu kenapa kau cemburu kepada seohyun? Apa karena ciuman itu?”
“ne!”
“itu hanya nempel bibir saja, yang namannya berciuman itu adalah saat aku mencium bibirmu dalam dan ehem, yah begitu” jawab Kyuhyun lalu tertawa. “jangan mulai! Ini masih pagi, aku malas membicarakan itu, hoam.. lebih baik sekarang aku tidur. Nih! Gunakan topi, masker dan juga syall ini! aku tidak ingin tanda tanda berwarna biru itu kelihatan! Haha”
Hyo Jung melempar topi, masker dan syall kearah wajah Kyuhyun.
***
“jangan mulai, ini tempat umum”
“aku hanya ingin merangkulmu saja , apa tidak boleh?” Tanya kyuhyun. “tidak jika itu dilakukan ditempat ini, kau tau aku sedang menikmati hari libur terpanjangku. Bisakah kau tinggalkan aku sendiri?” Tanya Hyo Jung
“mwo?”
“aku hanya bercanda, aku senang kau menemaniku sekarang. Kau tahu, ternyata menikah denganmu sepertinya tidak terlalu buruk, aku menyukainya” Hyo Jung menatap lurus kearah padang bunga aster yang berwarna kuning didepannya. “kau baru menyadarinya?”
“mungkin”
“baguslah, daripada kau tidak menyadarinya sama sekali” jawab Kyuhyun sedikit cuek, yang benar saja?! Awalnya suasana begitu romantic dan gara-gara jawaban Kyuhyun suasana pun langsung berubah.
“aku ingin bertanya padamu, kau baru menandatangani kontrak drama musical ?”
“ya, kau pasti tahu dari internet kan? ternyata kau membaca semua info terbaru tentang diriku, kau hebat. Sayang”. “jangan memanggilku sayang, namaku Hyo Jung , ayolah. Aku walaupun sibuk akan tetap mencari info tentang mu, kau tahu aku tipikal gadis yang seperti apa kan?”
“kau gadis yang percemburu, haha”
“ternyata kau sudah mengerti tentang diriku, yah. Walaupun sedikit”
“aku mengerti segalanya tentang dirimu sampai seluruh tubuhmupun aku sudah tahu”
“jangan memulainya. Aku mau istirahat, aku tidak ingin suaraku habis dan tambah serak. Kumohon Oppa” Kyuhyun yang awalnya nakal meraba perut Hyo Jung, langsung menghentikan pekerjaannya.
“aku tidak akan mengajakmu bercinta jika kau tidak mau, baiklah. Hi! Bagaimana kalau sekarang kita makan es krim sebelum kita kembali keSeoul”
***
Kyuhyun bosan, yah. Itulah julukan yang tepat untuknya saat ini. Kyuhyun malas melakukan kegiatan apapun , dia hanya duduk dan memainkan hapenya. Apalagi kalau bukan main game.
“dia lama sekali pulangnya” runtuk Kyuhyun kesal sambil melempar ponselnya kesofa. Ini adalah saat yang membosankan , disaat Hyo Jung sibuk, Kyuhyun tidak sibuk bahkan dia sedang libur. Kyuhyun berjalan kearah dapur, bermaksud untuk memasak ramen , karena yah. Dia malas untuk memasak makanan yang ribet dan dia juga malas untuk mebeli makanan diluar.
“dimana dia menyimpan ramen” Kyuhyun membuka setiap jengkal lemari kitchen set , bagian atas maupun lemari pada bagian bawah.
Traakkk…
Kyuhyun terkaget sebentar karena ada sebuah botol yang jatuh dari lemari yang baru saja ia buka, botol kaca berwarna coklat itu pecah dan beberapa pil dengan ukuran sedang pun berceceran dilantai. “obat apa ini?” Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri. Sambil memungut setiap pil dilantai, Kyuhyun membaca label yang tertera pada bagian botol yang tidak pecah. Kyuhyun menyipitkan matanya.
***
Hyo Jung langsung membaringkan tubuhnya diatas kasur didalam kamarnya, dia memutuskan akan tidur dikamarnya bukan dikamar Kyuhyun, Hyo Jung hanya akan tidur dikamar Kyuhyun jika Kyuhyun yang memintanya. “Oppa, Oppa?” Hyo Jung sadar jika Kyuhyun tidak berada didalam apartement.
“kemana dia? Bukannya hari ini dia libur?”
Hyo Jung meminum air mineral yang disimpannya didalam kulkas, hari ini jadwalnya lebih padat dari biasanya, Hyo Jung baru didaulat sebagai bran ambassador untuk sebuah minuman berenergi dan hari ini dia melakukan promosi yang cukup menguras tenaganya. Jika diakui menjadi artis adalah pekerjaan yang melelahkan. Hyo Jung berniat mengambil botol obat yang ia simpan di lemari Kitchen set dibagian atasnya, namun ia tidak menemukan botol itu.
“dimana?agh! bodoh! Pasti aku lupa menyimpannya!”
~~
“Hyo aku ingin berbicara padamu.”
“silahkan Oppa mau berbicara apa?” Hyo Jung mengeryit bingung, tumben sekali Kyuhyun megajak bicara dengan nada yang begitu serius. “ini, aku akan menggunakan ini saat kita bercinta”
Hyo Jung memundurkan tubuhnya saat ia melihat beberapa bungkusan yang Kyuhyun lempar keatas meja didepannya. “Oppa”
“itu kondom, aku tidak akan mengizinkanmu untuk meminum pil pencegah kehamilan, pil itu akan merusak sel telur mu. Aku tidak akan tega membunuh calon anakku, lebih baik aku menggunakan kondom saja” jawab Kyuhyun
“Oppa, a-aku.. aku…” Hyo Jung menggigit bibir bawahnya , dia bingung harus mengatakan apa, ternyata Kyuhyun telah menemukan pil pencegah kehamilan yang diberikan management nya sebelum Hyo Jung dan Kyuhyun menikah. “sudahlah, aku tidak akan marah padamu. Tenang saja, sekarang kau istirahat. Besok aku akan berangkat ke Jepang pagi-pagi sekali dan mungkin saat aku berangkat kau masih tidur. Dan kau diharuskan untuk tidur didalam dekapanku setiap malam. Kau mengerti nona Hyolyn? Aku menunggumu dikamar”
Hyo Jung menunduk , dia tidak sanggup melihat Kyuhyun, sedih dan perasaan malu menyeruak dari dalam tubuh dan hatinya. Apakah dia beruntuk karena memiliki suami seperti Kyuhyun? Mungkin, Kyuhyun ternyata adalah orang yang sangat pengertian dan bahkan dia tidak marah sedikitpun pada Hyo Jung, ya tuhan . “kondom?”
Hyo Jung membuka ponselnya, mensearch segala informasi yang ia butuhkan. Seketika nyalinya pun semakin ciut dan rasa bersalah pada dirinya pun semakin besar. “aku tidak bisa melakukan ini”
***
“kau tahu, aku sebenarnya sudah sangat lama ingin tidur berdua seperti sekarang bersamamu. Bahkan sejak kita menikah, tapi. Kau tahu? Aku memfikirkan banyak hal dan berbagai macam resiko yang akan terjadi, hhhh… ternyata managementmu jauh lebih hebat dari yang kukira, kau harus cepat cepat menyelesaikan kontrakmu dengan management itu, tidak seharusnya seorang istri bekerja”
“kau bercerita sangat panjang sekali, maaf kan aku, aku… salah, memang aku yang sangat bersalah. Calon bayi bayi itu telah pergi”
“sudahlah, tuhan selalu adil pada umatnya. Lagipula aku senang jika tuhan masih memberikan waktu berdua seperti ini kepada kita. Aku hanya menghawatirkan kesehatanmu, aku tidak ingin kau mengalami masalah apapun karena pil pil itu” Kyuhyun menaik turunkan tangannya keatas kebawah menyentuh punggung Hyo Jung yang tertutupi oleh kaos yang Hyo Jung gunakan. “o-ppa”
“sudah malam. Kita bisa melakukan percakapan kapanpun kau mau, tapi tidak sekarang. Bukankah kau besok harus ke Amerika, eum?” Tanya Kyuhyun. Hyo Jung mengangguk didalam pelukkan Kyuhyun.
“tapi, mungkin saat aku di Amerika. Aku akan sulit menghubungi dirimu. Oppa maaf, aku tidak bisa melihat penampilan pertamamu dipanggung musikalmu itu.”
“arraseo. Aku tahu jarak antara Korea dan Amerika sangatlah jauh, aku tidak khawatir asal kau tidak melakukan hal buruk yang menyangkut dirimu. Aku juga tidak masalah jika kau tidak bisa melihatku, aku yakin kau pasti akan selalu mendukungku dimanapun kau berada. Aigoo , kenapa aku jadi seromantis ini?” Hyo Jung terkekeh mendengar pertanyaan Kyuhyun, yang benar saja. Kyuhyun bisa mengatakan hal seromantis itu?
“aku menyukai kata-katamu itu, suamiku”
“ulangi”
“ulangi apa?”
“ulangi, panggilanmu untukku”
“oh, Cho Kyuhyun”
“bukan, itu Hyo”
“ne?” Hyo Jung terkekeh. Dia sebenarnya tahu apa maksud Kyuhyun.
“ulangi, baru aku akan mengizinkanmu tidur”
“hey! Cho Kyuhyun, arraseo arra!”
“come on”
“suamiku Cho Kyuhyun!” Hyo Jung semakin mengeratkan pelukkannya, menyembunyikan wajahnya didada bidang dan perut Kyuhyun yang sedikit bulat dan berisi itu. Ternyata mungkin mempunyai Suami yang memiliki perut buncit jauh lebih nyaman dibanding memiliki suami berperut six pack, pikir Hyo Jung .
***
Hyo Jung menggeram sedari ia dipesawat , perjalanannya dari Amerika kembali keKorea benar-benar terasa sangatlah panjang. Amarahnya tertahan saat ia baru saja mendapat sinyal untuk ponselnya saat dibandara di Amerika, “aigoo, Eonnie-ah wajahmu sedikit memerah. Apa kau haus atau kepanasan?” Tanya Dasom , Khawatir kepada Hyolyn.
“hanya kepanasan saja, Gwenchanayo Dasom. Gomawoyo “ Hyo Jung berusaha tetap tersenyum saat menjawab pertanyaan dari Dasom. Dasom dan member Sistar yang lain tidak boleh tahu jika ia sedang mengalami masalah ‘jealous’ , memalukan jika semua member Sistar tahu masalahnya kali ini. saat Hyo Jung sampai diKorea ia memohon kepada Managernya untuk membatalkan segala apapun pekerjaannya, alasannya karena Hyo Jung membutuhkan istirahat dan managernya pun setuju. Hyo Jung kabur dari perusahaannya menggunakan mobil pribadinya pemberian ibu Kyuhyun 1 bulan lalu. Hyo Jung sampai ditempat tujuannya, untung saja ia tidak lupa untuk membawa kaca mata hitam, masker dan juga topi. Sebenarnya kaca mata hitam yang ia gunakan adalah milik dari Kyuhyun yang tertinggal dimobilnya. Hyolyn benar-benar tersamarkan dari setiap orang yang berada ditempat itu. Dengan bebasnya Hyolyn ikut mengantri tiket dan masuk kedalam vanue dengan mudahnya tanpa ketahuan para pengunjung lain. Bahagia memang , ternyata penyamarannya kali ini sungguh membuatnya bebas.
“nona, anda terlihat seperti kurang sehat. Sekarang sedang musim panas, kenapa anda memakai masker?” Tanya seorang ahJumma yang duduk disampingnya. Hyo Jung awalnya tidak ingin menjawab pertanyaan ahjumma itu, tapi…
“ah, ne . aku sedang flu.. uhuk..uhuuk..” Hyolyn berpura-pura terbatuk batuk, suaranya semakin ia usahakan serak dan benar-benar tersamarkan. “aku membawa obat flu, anda mau?”
“ah! Tidak perlu. Aku membawa obat ku sendiri. Kamsahamnida”
Untung saja, acara yang ia tontonpun mulai dan membuat ahjumma itu berhenti bertanya, syukurlah. Jawab Hyolyn pada dirinya sendiri. Sebenarnya sih memang sangat pengap jika menggunakan masker, dan kaca mata hitam. Yah, karena memang sekarang adalah musim panas. Pendingin diruangan besar itu sepertinya kurang terasa dikulit Hyolyn. “errr… Hyun…” Hyolyn menggenggam lengannya kuat saat melihat apa yang ada didepannya. Baru saja mulai , mengapa adegan itu sudah ada?
Hyolyn mengambil ponsel miliknya didalam tas, mem-Videokan setiap yang ia lihat. Lalu menyimpannya , mungkin sebagai bukti. “aku kesal padamu. Huh!” Hyolyn hampir saja melempar ponselnnya kearah panggung , kearah pemain utama yang benar-benar membuatnya kesal saat ini, Cho Kyuhyun.
***
“untukmu” Kyuhyun menegakkan kepalanya saat mendengar suara seorang gadis yang berdiri didepannya. Gadis itu memberikannya sebuah kotak yang sudah dapat dipastikan isinya adalah coklat.
“woah! Hyo!” Kyuhyun mengambil kotak itu dan langsung memeluk gadis yang memberikannya kotak itu. “kau datang? Kenapa tidak memberitahuku, eoh?” Tanya Kyuhyun, setelah melepaskan pelukkannya.
“aku hanya ingin memberimu kejutan , saja” jawab Hyolyn. “coklat ini enak sekali” jawab Kyuhyun, ia begitu lahap saat memakan coklat pemberian istrinya itu. Padahal mereka berdua sedang berada diruangan pribadi Kyuhyun dibackstages drama musical, mereka seakan bebas untuk berkomunikasi dengan mudahnya. “makan coklat, dengan menonton video yang kukirimkan keponselmu pasti akan jauh lebih menyenangkan. Oh ya, malam ini, aku tidur didorm bersama member sistar yang lain. Kau tahu lah, dasom sangat rindu tidur denganku dan kami rindu untuk bercerita bersama. Selamat malam Cho Kyuhyun Oppa” Hyolyn membungkuk sebelum meninggalkan ruangan Kyuhyun itu. “Hyoly…”
“ayo Kyu! Bagianmu dimulai lagi!” Kyuhyun hampir saja keceplosan memanggil Hyolyn yang sudah keluar dari ruangannya itu, untung saja Hyolyn sudah keluar dari ruangan Kyuhyun dengan cepat sebelum salah satu crew datang untuk menemui Kyuhyun. “hampir saja” Kyuhyun melirik punggung Hyolyn yang berjalan keluar dari gedung itu. “semoga mimpi indah, Hyo Jung” lirih Kyuhyun sebelum punggung Hyolyn benar-benar hilang dibalik pintu.
***
Kyuhyun membuka ponselnya, melihat video yang masuk kedalam ponselnya yang beberapa menit lalu Hyolyn kirimkan padanya. “ternyata dia merekam permainanku” Kyuhyun bangga jika video yang dia lihat itu adalah video yang berisi adegan yang ia mainkan beberapa jam lalu. Kyuhyun duduk terdiam saat melihat akhir dari video itu, adegan Kissing.
‘nikmat bukan, menikmati coklat sambil melihat adegan yang kau mainkan sendiri? Aku juga menikmatinya’ Kyuhyun menelan ludahnya kasar, Hyolyn cemburu. Ternyata Kyuhyun peka dalam mengenali hati istrinya tersebut. Berarti dia hebat juga.
Dengan langkah terburu-buru Kyuhyun berjalan menuju parkiran mobil dilantai basemant, banya fans yang melihatnya dan sedikit tertawa saat melihat penampilan Kyuhyun yang benar-benar berantakan karena dia baru saja selesai dibersihkan make upnya. Kyuhyun tidak peduli kali ini dia harus cepat melakukan sesuatu agar segalanya beres dan tidak berkepanjangan.
“ya tuhan , Kyuhyun sampai lupa melepas plester dikupingnya yang ia gunakan untuk microphone. Terburu-buru sekali our Kyuhyunnie.” Tutur seorang fans yang tidak menghentikan langkah Kyuhyun. Kyuhyun masuk kedalam mobil staff yang terparkir indah. Dengan tampang sok bosnya ia langsung mengendarai mobil itu walau hanya lewat izin via Short messaging.
‘aku pinjam mobilmu’ staff yang memiliki mobil itu hanya tersenyum kecut, artinya malam ini dia harus naik bus umum. Derita seorang staff.
Kyuhyun memarkirkan mobilnya cepat didepan sebuah toko bunga. Oh setidaknya dia harus membawa perkakas untuk permohonan maaf, mungkin bunga adalah jurus yang jitu. “bunga mawar merah” balasnya cepat kepada seorang pelayan. Pelayan tersebut menyiapkan satu bucket mawar merah ukuran besar itu, lalu menyarhkannya kepada Kyuhyun. “ambil saja kembaliannya” jawab Kyuhyun sambil menyerahkan uang kepada pelayan bungan tersebut. “Tuan Kyuhyun!” siapa yang tidak mengenali Kyuhyun, pelayan itupun mengenali Kyuhyun dengan mudah, apalagi Kyuhyun tidak menggunakan penyamaran sedikitpun. “siapapun gadis yang akan menerima bunga itu, berikan ini. pita ini bisa dipakai dikepala gadis yang menerima bunga ini. bungan permohonan maaf” kyuhyun mengerjapkan matanya sebentar, lalu mengambil pita pemberian pelayan yang umurnya mungkin sudah 50-an tahun. “terima kasih. Saya mohon bantuannya” pelayan toko itu mengerti jika kyuhyun meminta pelayan itu merahasiakan jika Kyuhyun baru saja membeli bunga ditokonya. Kyuhyun kembali memacu mobilnya, lalu memarkirkan mobilnya dibasemant, Kyuhyun sedikit berlari karena sialnya lift digedung apartement itu sedang rusak dan parahnya lagi dia harus naik tangga menuju lantai 15 benar-benar perjuangan. “bodoh!” Kyuhyun meraba kantung celananya, dia lupa membawa ponselnya yang ia taruh dijok mobil. Kyuhyun menekan bel kamar apartement tersebut. Kyuhyun menyembunyikan bucket bunga mawar dibalik punggunya.
“oppa?” Soyou menatap Kyuhyun bingung, tumben sekali Kyuhyun kedorm Sistar. Ah! Soyou ingat pasti ingin menjemput eonnienya itu. “ingin bertemu dengan Hyo Eonnie?” Kyuhyun mengannguk, dia seakan tengsin untuk menjawab pertanyaan soyou. “eonnie sedang ada dikamar, 1 jam yang lalu eonnie datang kedorm dan langsung masuk kekamar, emm… oppa. Tadi kedua mata eonnie sedikit merah, mungkin kelilipan atau bisa juga dia habis menangis”
Menangis? Batin Kyuhyun berkecambuk. Kyuhyun berjalan terburu-buru masuk kedalam kamar Hyolyn. Kyuhyun melihat Hyolyn yang tertidur dibalik selimut itu. Kyuhyun naik keatas ranjang single size itu. Lalu memeluk Hyolyn. “maafkan aku” Hyolyn membuka matanya. Ada yang mengusik tidurnya.
“maaf, maafkan aku” Hyolyn hafal suara siapa ini. Kyuhyun. Sial! Untuk apa Kyuhyun kemari dan langsung memeluknya seperti sekarang, ini benar-benar membuatnya tidak nyaman. Yang benar saja , sekarang dia tidak menggunakan apapun , Hyolyn hanya menggunakan celana dalam dan bra saja. “lepaskan pelukkanmu, lebih baik kita berbicara dengan baik saja”
“minta maaf untuk apa?” Tanya Hyo Jung, Kyuhyun dan Hyo Jung sedang duduk berhadapan diatas ranjang tersebut. Hyo Jung melilit tubuhnya dengan selimut, memalukkan jika Kyuhyun melihatnya hanya menggunakan bra dan celana dalam saja. “maaf kan aku”
“iya, aku maafkan. Lalu apa yang kau lakukan disini?”
“untuk memberikan ini dan ini” Hyo Jung terpanah dengan apa yang ada dikedua tangan Kyuhyun. “untukku? Woah! Gomawoyo!” Hyolyn mengambil bucket mawar dan pita itu dengan sangat senang.”kau membawa bunga hanya untuk meminta maaf? Kau hebat, kau mengetahui bunga favoriteku. Terima kasih” Hyo Jung memeluk Kyuhyun dengan cepat. Kyuhyun diam saat melihat Hyo Jung hanya menggunakan bra dan celana dalam saja, selimut yang menutupi tubuh Hyo Jung lepas karena Hyo Jung memeluk Kyuhyun secara tiba-tiba. Kyuhyun mengelus punggung Hyo Jung. Oh , ayolah, hanya lewat punggung saja, Kyuhyun sudah terpancing.
“aku merindukanmu” Kyuhyun mengecup pundak Hyo Jung.
“aku juga” Hyo Jung mencium bibir Kyuhyun dengan gemas, lalu mendorong tubuh kyuhyun agar jatuh dibawahnya. Kyuhyun meligkarkan lengannya dipinggan Hyo Jung , menarik Hyo Jung agar tidak jauh darinya, Hyo Jung melumat bibir Kyuhyun , Kyuhyun membalas ciuman itu. Suara kecapan dari bibir itu benar benar memenuhi ruangan, untung saja kamar itu adalah kamar redam suara. Jadi mereka dibebaskan untuk mendesah sepanjang permainan mereka malam ini. kyuhyun menarik pengait bra yang Hyo Jung gunakan, dan bra itu menggantung. Dengan susah payah, Hyo Jung melepaskan bra itu dan membuangnya asal keatas lantai, Kyuhyun menangkup kedua payudara Hyo Jung, menggenggamnnya, memelintir kedua nipple tersebut , meremasnya dan melakukan apapun yang ia sukai. Inilah miliknya, ciptaan tuhan yang ditakdirkan untuk dijadikan miliknya. “eughh…” Hyo Jung mendesah pelan disela ciumannya itu.
***
“eughh” Kyuhyun semakin mendorong batang Juniornya kedalam Miss v Hyo Jung kuat-kuat. Hyo jung menggeram dibawah nya, dinding miss v Hyo Jung meremas-remas batang Junior Kyuhyun membuat batang junior tersebut semakin berkedut sebelum mengeluarkan cairannya didalam rahim Hyo Jung. Kyuhyun terbaring lemas disamping tubuh Hyo Jung , mereka masih terengah-engah mencoba mengatur nafas satu sama lain. “kenapa menjauhiku dan pindah kedorm lagi? Apa apartemenku masih kurang besar untukmu?” Tanya Kyuhyun, Hyo Jung diam, dia sedang mencoba mengatur kata-kata yang tepat untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun.
“aku bosan dan sedang merindukan tinggal bersama dasom, bora dan soyou. Sudah cukup lama kami tidak bercerita bersama dan karenamu jam bercerita kami terhapus sudah” jawab Hyo Jung. “bukan karenaku juga, tapi karenamu. Kau yang membuatku kesini, kau cemburu karena kissing scene ku dengan pemeran wanita itu?” Tanya Kyuhyun. “jangan bodoh, aku tidak mungkin cemburu dengan rekan kerjamu.” Jawab Hyo Jung, dia membalikkan tubuhnya memunggungi Kyuhyun. “kalau kau cemburu, aku takmasalah. Lagipula berarti kita impas” Kyuhyun memeluk Hyo Jung dari belakang. Kulit kyuhyun menempek pada kulit Punggung Hyo Jung. Kyuhyun menarik selimut dikasur dengan ukuran single tersebut, mereka sedang didalam kamar Hyolyn di Dorm Sistar dan bagusnya mereka bercinta pula di kamar tersebut, benar-benar hebat.
“impas untuk apa? memangnya kita sedang bermain game?” Tanya Hyo Jung. “bukan sedang bermain game, hanya saja kita sudah sama sama impas dalam hal cemburu. Aku cemburu dengan rekan kerjamu didalam lagu solo debutmu dan kau cemburu dengan rekan kerjaku didrama musical. Bukankah itu impas. Eumm?” Tanya Kyuhyun. Kyuhyun memejamkan matanya, lalu menelusupkan kepalanya diantara leher istrinya yang sudah agak penuh dengan tanda-tanda pemberian Kyuhyun itu. “jadi kau cemburu juga? Cho Kyuhyun bisa cemburu? Aku jadi ingin membuatmu jauh lebih cemburu lagi” jawab Hyo Jung. Kyuhyun mengeratkan pelukkannya, dengan iseng dan nakalnya Kyuhyun menyentuh nipple Hyo Jung, memelintirnya pelan. “jangan coba-coba melakukan itu sayang, hubungan kita semakin membaik setiap hari. Aku sangat senang” jawab Kyuhyun ditelingan Hyo Jung.
The End
%d blogger menyukai ini: