The Right One Part 3

1
the right one ff kyuhyun nc
Author : Chochona
Tittle : The Right one 3
Category : NC21, Yadong, Marriage Life, Chapter
Cast : Cho Kyuhyun, Choi Yeonjin, Shin Jihyun
Happy Reading. RCL jangan lupa …
Perasaan jengah dan frustasi menyelimuti Choi Yeonjin, gadis itu hampir gila setiap hari jika ia melihat Kyuhyun dan simpanannya itu selalu bersama – sama bahkan selama seminggu ini Kyuhyun tidak pernah datang kekamarnya sendiri dan memilih untuk tidur bersama wanita itu, sesekali Kyuhyun masuk untuk mandi atau sekedar berganti pakaian.

Terkadang Choi Yeonjin ingin sekali melarikan diri dari rumah itu dan meninggalkan Kyuhyun, tapi sayangnya ego wanita itu memaksanya untuk tetap bertahan pada Cho Kyuhyun yang telah menyakitinya berulang kali, ini adalah pertama kalinya Yeonjin untuk jatuh Cinta dan sialnya ia harus tersakiti karena cinta pertama itu.
“oppa tahan dirimu.” Suara tawa dan manja dari kamar tamu membuat Choi Yeonjin mengeratkan genggaman tangannya pada sebuah gelas kaca.
“tapi aku merindukanmu.”
“aku sedang hamil tua oppa, jadi kita tidak boleh bercinta.”
“benarkah?”
“ya, kau harus menahannya sedikit lagi oppa.”
“baiklah.”
Pembicaraan itu, Choi Yeonjin merasa jijik dengan apa yang barusaja didengarnya. Ini pertama kalinya Yeonjin mendengar Kyuhyun memohon pada wanita untuk bercinta, pria itu benar benar gila.Perasaan Yeonjin sedang campur aduk sekarang ini, jengkel dan juga malu pada dirinya sendiri.Batin gadis itu berteriak memaki siapapun yang tidak menutup pintu kamar tamu itu dan membiarkan orang luar mendengar pembicaraan terkutuk itu.
Air mata tidak bisa tertahan lagi, pipi gadis itu basah dan ini pertama kalinya Yeonjin menangis karena seorang pria dan alasannya pun sangat memalukan.Ia menangis karena suaminya dengan mudah membawa wanita jalang kedalam rumah dan hanya bisa membiarkan hal itu karena dirinya terlalu cinta pada Cho Kyuhyun.
“Persetan dengan semua ini!” teriakan Yeonjin menggema disekuruh ruangan diikuti dengan suara gelas kaca yang beradu dengan lantai. Jam sudah menunjukan pukul sebelas malam hingga tidak ada seorangpun pelayang yang mendengar kecuali bibi Kim yang berada tidak jauh dari tempat Yeonjin dan kedua pasangan yang sedang bersmesraan didalam sana.
“anda baik baik saja Nyonya?” nada Kawatir terdengar jelas dari suara bibi Kim, tentu saja wanita paruh baya itu khawatir dengan Yeonjin yang kakinya dikelilingi oleh pecahan kaca.
“apa yang kau lakukan?” suara dingin dan tajam itu menginterupsi dari ambang pintu, pria itu berjalan mendekati Yeonjin yang sebelumnya menutup pintu kamar itu terlebih dahulu.
“kau mendengarnya?”
“ya”
“sial.” Umpat Kyuhyun pelan dan masih bisa didengar oleh Yeonjin dan bibi Kim. “bawa Yeonjin ke kamarnya.”
Bibi Kim menganggukan kepalannya mengerti dan mulai memegangi tangan Yeonjin, menuntun gadis itu untuk masuk kekamarnya tapi Yeonjin segera menarik tangannya kembali dan menatap tajam wajah Kyuhyun yang tidak jauh dari dirinya.
“Bukankah aku sudah bersumpah bahwa kalian tidak akan hidup bahagia ditempat ini?Aku akan membuktikan hal itu!”
Cho Kyuhyun tau itu, sudah pasti Yeonjin akan membuktikan kata – katanya karena Yeonjin bukanlah orang yang hanya menggeretak dengan kalimatnya. Pria itu tetap memasang wajah dingin meskipun ia sedikit merasa iba dengan keadaan Yeonjin,tangan pria itu ingin menghapus air mata dipipinya dan memeluk tubuh itu, tapi mengingat lagi bahwa Jihyun tengah menyaksikan mereka diambang pintu membuat Kyuhyun mengurungkan niatnya.
“aku akan membuat wanita jalang itu keluar dari rumah ini” Choi Kyuhyun mengangkat sebelah alis matanya, ia tidak tau rencana apa yang akan direncanakan oleh Choi Yeonjin.
“lakukan sesuka hatimu Choi Yeonjin.”
“baik akan kulakukan sesuai Keinginanku dan detik berikutnya namamu tidak akan lagi ada dalam jajaran direksi Choi Enterprise.”
Petir menyambar kepala Kyuhyun saat itu juga, Yeonjin memberikan ancman padanya dengan jalan yang sangat cerdas. Pria itu tidak akanmelepaskan Choi enterprise apapun yang terjadi, butuh perjuangan untuk memiliki perusahaan itu diantaranya dengan menikahi Yeonjin dan ia tidak akan melepaskan itu begitu saja.
Dengan cepat Kyuhyun melangkahkan kakinya mendekati Yeonjin, tatapan dingin dan mengintimidasi tetap terpancar dari mata itu membuat Yeonjin sedikit ngerimelihatnya ditambah lagi kaki pria itu menginjak pecahan kaca yang berserakan dilantai, meskipin mengenakan alas kaki pria itu tidak takut jika masih terkena pecahan kaca itu. Tangan Kyuhyun menarik paksa lengan kecil Yeonjin menyeret gadis itu memasuki kamar mereka.
Tangan besar itu melemparkan Yeonjin diatas ranjang lalu mengunci kamar mereka dan membuka satu persatu pakaiannya yang ia kenakan tanpa menyisakan satupun benang yang melekat disana. Tubuh polos itu lalu berjalan mendekati Yeonjin yang berada diatas ranjang dan menindih gadis itu, tangan Kyuhyun dengan lincah membuka satu persatu pakaian Yeonjin dan membuatnya sama seperti dirinya tanpa busana sama sekali. Yeonjin merasakan perbedaan dari pria itu, ia melakukannya dengan kasar dan penuh pemaksaan berbeda dengan Kyuhyun yang memanjakannya walau hanya diatas ranjang.
Bibir tebal Kyuhyun menempel sempurnya dibibir mungil Choi Yeonjin dan dengan penuh gairah serta emosi pria itu mengulum serta memainkannya dengan kasar.Ia bersuampah bibir itu akan bengkak nantinya. Tidak sampai disitu Kyuhyun juga memainkan payudara Yeonjin, tangan pria itu meremas daerah itu dengan kuat membuat Yeonjin menrintih kesakitan.
Nafas Yeonjin tersesangal saat Kyuhyun melepaskan ciumannya tapi sebelum Yeonjin melancarkan pernafasannya Kyuhyun kembali mengulum bibir gadis itu lebih intens dari yang sebelumnya.Tangan kyuhyun kini turun kearah kewanitaan Yeonjin lalu memasukan dua jari sekaligus kedalam lubang gadis itu membuat Yeonjin tersentak karena pria itu tidak memberi aba – aba terlebih dahulu.Kyuhyun tau Yeonjin sedang tidak nyaman dibawahnya tapi pria itu tetap memaksakan kehendahnya dan menggerakan jarinya didalam gadis itu.
Tangan Kyuhyun merasakan sesuatu yang berkedut didalam sana menandakan gadis itu akan sampai pada puncaknya maka pria itu segera melepaskan ciuman mereka dan membiarkan Yeonjin mendesah.
“ahh..”
“akuu sampaihh..”
“Ahh…”
Dan cairan bening milik Yeonjij pun membasahi tangan Kyuhyun, pria itu menarik jarinya dentan senyum mengembang lebar dibibirnya. “kau tidak akan bisa pergi dariku.” Kyuhyun berbisik pada tepat ditelingan Yeonjin dan seketika memasukan Juniornya kedalam lubang Yeonjin, gadis itu sedikit tersentak merasakan sesuatu yang berbeda didalam sana, tentu saja berbeda karena Kyuhyun tidak memasang pengamannya saat ini, pria itu memasukinya tanpa pengaman hal itu membuat Yeonjin bahagia.
“kau selalu sempit.”Rancau Kyuhyun saat memasukan juniornya para lubang yeonjin namun tidak mendapatkan jawaban dari gadis itu karena keadaannya yang lemas sehabis orgasme dan langsung dimasuki oleh Cho Kyuhyun.
“Ahh…” teriak Mereka berdua bersamaan saat Kyuhyun telah sempurna masuk didalam tubuh Choi Yeonjin.”
Tubuh pria itu mulai bergerak mengoyak dan menghentakkan tubuh mungil yang tunduk dibawah kekuasaannya, tangan Kyuhyun tidak lupa untuk bergerak menjamah setiap jengkal tubuh Yeonjin tapi pria itu melakukan hubungan mereka kali ini dengan sedikit kasar dan membabi buta.
“tubuhmu sangat hebat Choi Yeonjin”
Kyuhyun terus menggoyangkan pinggangnya naik dan turun mencoba untuk memasukan juniornya lebih dalam lagi hingga mengoyak Kewanitaan Choi Yeonjin, gadis yang sda dibawahnya itu sudah mencapai klimaksnya dua kali dan Kyuhyun masih belum juga mencapainya hal itu membuat Choi Yeonjin harus terkulai lemah dibawah Kyuhyun karena tenaganya sudah terkuras habis oleh kyuhyun.
“aku keluar”
Akhirnya jutaan sperma Kyuhyun membanjiri tubuh Yeonjin membuat perut gadis itu terasa dipenuhi oleh kehangatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dan gadis itu bersumpah akan memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan bayi dari Kyuhyun terlebih lagi ia tidak menggunakan alat penunda kehamilan meskipun Kyuhyun telah berulang kali menyarankan hal itu padanya.
Pria itu menarik batang juniornya dari tubuh Yeonjin dan merasa puas dengan apa yang barusaja ia perbuat, nampah dari sana beberapa cairannya keluar dari bibir kewanitaan Yeonjin, ia menumpahkan banyak sekali cairan pada gadis itu yang membuat pria itu tertawa puas.
Sementara itu Choi Yeonjin mengintip kearah jam yang ada di atas nakas meja yang menunjukan angka satu, ini belum pagi sepenuhnya jadi ia menatik selumt yang ada dibawahnya untuk mrnutupi tubuhnya yang polos, ia sudah merasakan rasa kantuk yang hebat sekarang hingga tidak memperfulikan Kyuhyun yang masih mrnatapnya Intens.
“siapa yang memperbolehkanmu beristirahat?”
“aku lelah.”
“tidak sebelum aku menyelesaikan ini.”
Kyuhyun menarik selimut putih yang menutupi tubuh Yeonjin dan kembali merangkak keatas tubuh gadis itu untuk mrnempatkan dirinya. “aku akan membuatmu hamil malam ini.” Kyuhyun menempatkan Juniornya didepan kewanitaan Yeonjin yang sudah sedikit mengering, dengan paksa iamenjejalkan juniornya yang besar kedalam.
“ya..”
“sakittt..”Kyuhyun tidak memperdulikan jeritan Yeonjin dan lebih memilih untuk terus memasuki gadis itu dan menggerakan juniornya disana, tak lupa ia juga mengeluarkan sel spermanya didalam Yeonjin sesuai dengan janjinya pada gadis itu.
.
Choi Yeonjin mengerjapkan matanya beberapa kali menyesuaikan pada sinar matahari yang menembus kecelah celah gorden yang tidak tertutup sempurna, perut gadis itu merasakan sesuatu yang berat diatasnya, dengan berat hati Yeonjin memeriksa apa yang ada diatas perutnya yang dengan sukses membuat gadis itu tersadar dari rasa kantuknya, ia sedikit tidak percaya Kyuhyun tertidur pulas disampingnya dengan tangan yang memeluknya posesif.
Gadis itu menggerakan tubuhnya perlahan mengatur posisinya karena ini adalah pertama kalinya Yeonjin tidur dalam dekapan pria itu, Yeonjin berusaha untuk menghadap pria itu tapi kemudian Kyuhyun sedikit tersadar dengan gerakan gadis itu lalu mengeratkan pelukannya.
“tetap seperti ini Shin Jihyun, Cukup lima menit.”
Shin Jihyun? Shin Jihyun? Apa semalam pria gila ini bermimpin meniduri wanita hamil yang tidak bisa berhubungan badan?Suara suara itu muncul dikepala Yeonjin, gadis itu tentu saja sangat marah bahkan kebahagiaan yang menghangatkan dadanya beberapa menit yang lalu telah sirna dengan sekejap karena perkataan Kyuhyun itu dan tangan Yeonjin menarik pergelangan tangan Kyuhyun yang tengah memeluk pinggangnya erat.
“bermimpi saja kau Cho Kyuhyun.”
Kyuhyun yang masih terlelap dan kelelahan setelah pergulatan mereka yang panjang sedikit heran dengan sikap Yeonjin pagi ini, ia tau jika gadis itu memiliki tempramen yang tinggi tapi tidak pernah sekalipun gadis ini menunjukan taringnya dipagi hari yang bahkan matahari belum terbit sempurna.
“ada apa denganmu Choi Yeonjin?”
“kau gila? Tentu aku merasa jijik jika kau menyebutkan nama jalang itu.”
“apa maksudmu?”
“maksudku?Kau seharusnya bertanya pada dirimu sendiri!”Choi Yeonjin berlalu dari hadapan pria itu dengan tubuh polos tanpa sehelai benangpun menutupinya, langkah cepat gadis itu menghilang begitu saja dibalik pintu.
“sial” umpat kyuhyun saat melihat punggung Yeonjin, ia gila! Gila karenaia tergoda hanya dengan melihat punggung Yeonjin.
..
Langkah santai dan mungil Choi Yeonjin menatapaki setiap jengkal dari rumahnya dan berhenti didepan meja makan yang telah tertata rapi dengan tidak lupa menampakan sepasan pria dan wanita sedang berdua ditempat itu, sedikit jijik mungkin jika Yeonjin harus makan bersama dengan Jihyun tapi Yeonjin juga tidak ingin mengala jika harus makan setelah mereka berdua. Hey, tapi bukankan seharusnya Jihyun yang mengalah dan makan setelah Kyuhyun dan Yeonjin selesai?Terlebih lagi jam dinding sudah menunjukan pukul tujuh lebih.
Gadis itu sangat tau betul mengapa Kyuhyun belum memulai sarapan pagi mereka meskipun sudah pukul tujuh lebih, pria itu selalu menunggu meja makan penuh sebelum memulainya, itu kebiasaan Kyuhyun tapi pria itu juga sangat benci dengan orang yang tidak tepat waktu apalagi urusan makanan.
“makan!” perintah Kyuhyun sedetik setelah Yeonjin menempatkandirinya dihadapan Kyuhyun, meja makan panjang itu semula hanya berisi Yeonjin dan Kyuhyun disetiap sisinya tapi semenjak Jihyun ada ditempat itu, Kyuhyun selalu menempatkan wanita itu disampingnya. Yeonjin sedikit jengkel dengan hal itu tapi gadis itu hanya bisa menampakan rasa krsalnya lewat tatapan mata.
Sementara Shin Jihyun sedikit takut jika Yeonjin ikut bergabung di meja makan karena semenjak Jihyun tinggal disana Yeonjin lebih sering meminta untuk makan didalam kamar karena enggan melihat mereka. Dengan sedikit sungkan wanita itu mengambil beberapa makanan yang ada dihadapannya dan meletakan satu persatu kedalam piringnya lalu setelah mengambil miliknya Jihyun meraik piring Kyuhyun dan meletakan makanan satu persatu pada piring pria itu sama seperti yang dilakukan pada dirinya sendiri dan hal itu semakin membuat Choi Yeonjin geram.
“terima Kasih” senyuman tersimpul sempurna dibibir Kyuhyun, sebuah simpul yang sebelumnya tidak pernah Yeonjin lihat dari pria itu.
“kau ingin makan sesuatu yang lain?” Shin Jihyun menggeleng menjawab pertanyaan Kyuhyun.
Melihat pemandangan dihadapannya membuat Choi Yeonjin menjadi sangat marah, tangannya bergetar dengan hebat karena adegan manis yang dilihatnya secara langsung itu, gadis itu sedikit meruntuki dirinya karena harus  memakan hidangan yang sama dengan mereka. Tangan Yeonjin memgang dengan erat piring putih yang ada dihadapannya seolah akan memecahkan piring itu dengan kekuatannya. Umpatan – unpatan sudah terucap bebas dikepala gadis itu, tinggal menunggu waktu hingga hal itu keluar langsung dari mulutnya.
“Brengsek.”Gumaman Yeonjin disetai dengan suara piring yang beradu denganlaintai membuat unpatan gadis itu tidak terdengar jelas ditelinga mereka berdua.
“Choi Yeonjin.”Suara geram dan mendominasi Kyuhyun terdengar jelas ditelinga kedua wanita yang ada dihadapannya.
Senyuman mengejek gadis itu terukir jelas dibibirnya, terisrat juga rasa terluka dari senyuman yang terlihat menakutkan itu. “kau wanita jalang gila! Apa dia suamimu? Kau tidak cukup dengan uang yang aku berikan jadi kau tinggal disini sekarang!”
Perkataan Yeonjin membuat Jihyun merasa semakin kecil diruangan itu, wanita itu tidak menyangka bahwa mengambilkan makanan untuk Kyuhyun adalah salah selalain itu mendengar sebutan jalang beberapa kali dari Yeonjin juga membuat Jihyun sedikit menyesal dengan perannya dalam kehidupan ini.
“uang?” Kyuhyun kembali mengangkat suaranya dan pria itu sedikit bingung dengan uang yang dibicarakan oleh Yeonjin.
“ya, sebelum dia masuk kerumah ini aku memberikan beberapa juta won padanya.”
“benarkah?”
“ya, kau boleh bertanya pada simpananmu yang gila ini.”
Mata Kyuhyun menatap Jihyun intens penuh tanya, “aku menerima uang itu tapi aku belum menyentuh uang itu sedikitpun oppa.”Penjelasan Singkat Jihyun itu mendapat anggukan dari Kyuhyun, dengan mushanya pria itu percaya pada wanitanya.
“aku percaya padamu.” Kyuhyun menggenggamtangan Jihyun.
“aku muak dengan semua ini.” Yeonjin berdiri dari tempat duduknya dan berjalan mendekati Jihyun dan Kyuhyun, langkahnya semakin mendekat dna berhenti tepat disamping Jihyun dan mendekatkan bibirnya pada telingawanita itu. “aku menyarankan kau untuk pergi sekarang juga.” Bisikan itu bisadidengar oleh Kyuhyun meskipun hanya samar – samar dan pria itu tidak terlalu mengerti dengan maksud Yeonjin.
“apa maksudmu?”
“tidak ada, aku hanya memberikan saran sebelum wanita tua didepan pintu luar masuk dan memergoku kalian.”
“apa?”
“kau masih belume mengerti juga nona selingkuhan? Akan aku jelaskan sekarang!”Yeonjin mengakhiri kalimatnya dan berjalan meninggalkan Jihyun dan Kyuhyun yang saling bertatapan tidak menerti. Gadis itu berjalan menuju pintu utama dan sedetik kemudiansamar samar terdengar suara perbincangan dari suara yang familiar untuk Kyuhyun. Tubuh pria itu menegang sesaat setelah suara itu semakin mendekat.
“kau sedikit pucat apa ada sesuatu.Apa Kyuhyun sering membuatmu tidak tidur dimalam hari?”Suara shas wanita berusia diatas empat puluh tahun terdengar jelas semakin dekat dengan ruang makan.
“Ya omonim, Kyuhyun berusaha sangat keras” terdengar gurauan Yeonjin dan tawa dua orang wanita disana yang semakin meyakinkan Kyuhyun siapa orang yang dimaksudkan oleh Yeonjin.
“eomma”
Jihyun menegang, begitu pula dengan Cho Kyuhyun kedua orang itu tidak menyangka bahwa Cho Hanna akan berkunjung hari ini, mungkin Yeonjin tidak memberitahunya jika Ibunya akan datang. Wanita tua itu sangat mecintai Yeonjin seperti anaknya sendiri terlebih lagi jasa Yeonjin pada perusahaan semakin membuat Hanna mencintai menantunya itu.
Tapi seharusnya Kyuhyun sudah mengetahui hal itu karena aneh jika Yeonjin bangun pagi setelah mereka bercinta dan membersihkan badannya sebersih mungkin. Seharusnya Kyuhyun lebih jeli lagi dengan gerak gerik gadis itu sehingga ia bisa dengan mudah membacanya.
“Kau belum berangkat kekantor Cho Kyuhyun”
“aku akan berangkat setelah ini.”
Mata Cho Hanna berpaling dari anaknya menuju seorang wanita yang tengah duduk sangat dekat dengan pria itu, tatapan menyelidik tersirat jelas disana karena kedekatan mereka ditambah lagi perut wanita itu yang membuncut besar membuat rasa penasaran Hanna semakin tinggi. Wanita itu mengira ngira siapa dia tapi dari pakaian yang dikenakan Jihyun sekarang membuatnya sedikit sulit karena itu bukan tipe teman Choi Yeonjin.
“temanmu?” tanya Hanna pada Jihyun yang dijawab dengan gelengan kepala. “lalu?”
“tanyakan saja pada Kyuhyun.”
Sorotan tajam hana menusuk tepat dimata Kyuhyun, tapi pria itu tidak bisa menjawab karena tidak menemukan kata yang baik untuk mendeskripsikan siapa Jihyun selain itu Kyuhyun seikit ragu karena melihat Keadaan Jihyun yang bergetar ketakutan membuatnya tidak bisa mengangkat suara.
“kau tidak menjawab Cho Kyuhyun?”
“dia pelayan baru omonim, Kyuhyun yang membawanya dan Choi Siwon juga sudah mengetahui hal itu.”
“lalu siapa yang membiarkannya berada dimeja makan yang sama dengan kalian.”Tangan Hanna terangkat dan telunjuknya tepat mengarah pada Jihyun.
“dia sedang hamil jadi kami tidak tega.”
“kau gadis yang sempurnya Choi Yeonjin.”Yeonjin menundukan dirinya hormat pada mertuanya dengan senyum kemenangan yang terukir jelas dibibir gadis itu, dan lagi hanya Jihyun yang melihat senyuman itu.
“aku tidak mengajarimu menjadi seorang koruptor waktu jadi cepat berangkat Cho Kyuhyun”
“baiklah Eomma.”
Kyuhyu  akhirnya berdiri dengan berat hati dari tempat duduknya, ia tidak tega jika harus meninggalkan Jihyun sendiri dengan Yeonjin, tapi disisi lain Kyuhyun tidak boleh membetitahukan rahasia gilanya ini pada siapapun karena taruhannya adalah Choi Enterprise yang sangat ia inginkan, dam akhirnya pria itupun memberikan sedikit kecupan pada Yeonjin dan ibunya lalu berjalan keluar dari tempat itu meninggalkan Jihyun yang menatapnya dengan nanar dan penuh ketakutan. Pria itu bisa gila karena keadaan ini.
Dan benar tubuh tegang Jihyun kini semakin bergetar, takut jika ia akan ketahuan dan diusir dari tempat ini atau perkiraan paling buruk adalah keluarga Cho mencarikan pembunuh bayaran untuk membunuhnya. Fikiran – fikiran gila itu berkeliaran dikepala Yeonjin.
“dimana suamimu?” nada Hanna sedikit menyelidik pada wanita itu.Tapi sebelum Jihyun sempat berfikir tentang jawaban yang tepat Yeonjin selalu mendahuluinya.
“melarikan diri, mereka belum menikah tapi sang pria tidak bertanggung jawab”
“bagaimana kau bisa menemukan wanita seperti ini?”
“Dijalanan banyak sekali wanita seperti dia. Banyak pula yang berhubungan dengan suami orang lain.”
“mereka tidak memiliki moral”
“ya omonim, urat malu mereka sudah terputus karena uang.”
Shin Jihyun menunduk dalam, dalam sekali hingga ia ingin menyembunyikan wajah itu. Jadi selama ini begitukah orang memandang dirinya? Seorang pelacur yang tidur dengan semua orang termasuk suami orang lain. Oh hal ini membuat air mata Jihyun ingin meledak sekarang juga, tapi bagaimanapun ia tidak boleh menunjukannya sekarang, ia ingin melindungi Kyuhyun dan posisi yang ia impikan di dalam perusahaan keluarga Choi.
“kautunggu apalagi? Bersikan semua ini.”
“baik Nyonya.” Jihyun berdiri dan mulai membersihkan satu persatupiring yang ada dimeja makan sesuai perintah Cho Hanna.
“kau ingin berbelanja.”Choi Yeonjin menganggukan kepalanya dan tawa keluar dari bibir mereka berdua.Lalu berlalu begitu saja dari hadapan Jihyun.
TBC

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: