The Right one Part 2

1
the right one part 2 yuhyun ff nc
Author : Chochona
Tittle : The Right one 2
Category : NC17, Yadong, Marriage Life, Chapter
Cast : Cho Kyuhyun, Choi Yeonjin, Shin Jihyun
Heyy ketemu lagi sama aku yaaa, Happy Reading aja pesennya kali ini dan juga RCL nya ditunggu (
Choi Yeonjin menggerakan gelas winenya diatas meja, matanya memperhatikan air berwarna merah itu dan tersenyum puas, yang bisa menemaninya dan menenangkan dirinya kini hanya sebotol wine.Mengingat kembali bagaimana Kyuhyun mempermalukan dirinya dengan membawa wanita jalang itu ke cafe Donghae membuat dirinya semakin tenggelam dalam emosi yang meluap luap. Maka dari ituYeonjin lebih memilih pergi ke Club malam, sebuah tempat yang tidak akan didatangi oleh Kyuhyun dan wanita itu.

Dengan sekali tegukan segelas wine habis ditangan Yeonjin, tangan gadis itu mencoba meraih botolnya kembali dan menuang cairan merah itu kedalam gelas, tapi sayangnya tidak ada yang tersisa, ia marah sangat marah karena wine pun tidak menyisakan apapun padanya.
“ambilkan aku satu lagi wine tahun 1994.”
“baik nona.”Sang pelayan yang mendapat perintah dari Yeonjin segera berjalan cepat mencarikan wine pesanan gadis itu dan dalam beberapa menit wine tahun 1994 sudah ada di meja Yeonjin.
Pelayan wanita itu membukakan penutup botol wine itu lalu menuangkannya untuk Choi Yeonjin dan berlalu pergi meninggalkan tempat itu.
Gadis itu kembali meneguk winenya, tapi sekarang ia merasakan sesuatu yang berbeda, gadis itu merasa seseorang mengawasinya sekarang dan perasaan itu berbeda dengan pria berhidung belang yang memperhatikannya sedari tadi.
“akhirnya aku menemukanmu.” Suara bass seorang pria yang membuat Yeonjin harus mencari pemiliknya.Suara itu terdengar begitu dingin dan mematikan untuknya.
“kita pulang sekarang!”
Choi Yeonjin tidak memperdulikan perkataan pria itu, gadis itu tetap berkonsentrasi pada kegiatannya menuang wine dan meneguknya lagi dan lagi.
“ada yang ingin aku bicarakan denganmu!”
“katakan saja sekarang Cho Kyuhyun.”
Cho Kyuhyun menahan amarahnya mendengar perkataan Yeonjin, ia sudah hafal dengan sifat gadis itu yang sering pergi ke club malam dengan pakaian yang sangat minim, tapi bukankan ditempat itu juga ia bertemu dengan Yeonjin untuk pertama kalinya.
Pria itu meraih tangan Yeonjin, menyeret gadis itu tanpa mendengarkan perkataan yang keluar dari bibirnya.Dengan kasar Kyuhyun memasukan Yeonjin kedalam bangku penumpang, kali ini Kyuhyun memilih untuk menggunakan Porsche merah milik Yeonjin dan meninggalkan Ferrarihitamnya ditempat itu.
“kau gila, tanganku memar sekarang.” Kicau Yeonjin dalam mobil yang tidak mendapat jawaban dari bibir Kyuhyun, pria itu masih dengan tatapan dinginnya pada jalanan kota seoul yang tidak pernah sepi.
Pria itu kembali menarik tangan Yeonjin masuk kedalam rumah dan menghempaskan tubuh mungil Yeonjin diatas sofa ruang tamu.Yeonjin meringis, tentu saja.Tangan dan badan gadis itu rumuk karena ulah Kyuhyun, tidak hanya itu hatinya juga hancur karena ulah pria dihadapannya ini.
“dengarkan aku Choi Yeonjin, aku memberitahumu hal ini karena rumah ini adalah pemberian keluaga Choi tapi mulai besok Shin Jihyun akan tinggal ditempat ini.”
Mata Choi Yeonjin membulat sempurna, efek memabukan dari wine yang dikonsumsi seketika menghilang karena ucapan Kyuhyun.Ia tidak gila dan pendengarannya tidak mungkin salah.
“aku tidak bisa meninggalkan tempat ini, tapi Jihyun juga tidak bisa hidup sendiri.”
Choi Yeonjin memberanikan dirinya bangkit dari sofa tempatnya terduduk, senyum menghina keluar dari bibir gadis itu, “jadi dia sudah bosan hidup ditempat kumuh dan kecil itu.”
“jaga bicaramu Choi Yeonjin.” Rahang Kyuhyun mengeras mendengar penghinaan Yeonjin kepada kekasihnya.
“kau begitu bodoh Cho Kyuhyun, wanita miskin itu hanya membutuhkan uangmu!”
Amarah Kyuhyun semakin memuncak tapi ia harus bisa mengendalikannya. “aku tidak pefuli apa yang kau katakan Choi Yeonjin.”
Setelah menyelesaikan kalimatnya Cho Kyuhyun berlalu begitu saja meninggalkan Yeonjin diruang tamu.Mata Yeonjin menatap punggung Kyuhyun yang berjalan semakin menjauh, pria itu berjalan menaiki satu persatu tangga menuju kamar mereka.
.
.
Shin jihyun mencengkeram lengan kemeja Kyuhyun dengan erat, tubuhnya sedikit gemetar dan rasa takut menjalar keseluruh tubuhnya. Pagi ini Kyuhyun memaksanya untuk ikut tinggal bersama dirumah besar Kyuhyun dan Yeonjin, hal itu membuat Jihyun merasa ketakutan karena harus berhadapan langsung dengan wanita itu.Istri sah Kyuhyun.
Pria yang ada disampingnya itu mengerti apa yang dialami Jihyun saat ini, dengan lembut Kyuhyun mengelus tangan wanita itu untuk menjelaskan bahwa semuanya akan baik – baik saja. “ayo kita masuk.”Kyuhyun menuntun Jihyun untuk masuk melalui pintu utama dengan tangan pria itu melingkar dipinggang Jihyun.
Disisi lain, sepasang mata tengah mengawasi mereka dari kaca raksasa sebuah ruangan. Pemilik mata itu merasa jijik dengan apa yang baru saja ia lihat. Senyum miris mengembang dari bibir pink itu meratapi keadaannya, gadis itu berbeda ia tidak akan menangis meskipun sesuatu terjadi, harga dirinya tidak pernah mengijinkan itu.
Pintu besar terbuka lebar dihadapan Kyuhyun dan Jihyun menampakan isi rumah yang besar dan mewah membuat Jihyun seketika melupakan ketakutannya.Ini pertama kalinya Jihyun memasuki rumah Kyuhyun dan rasa takjub begitu tersirat dari wajahnya membuat Kyuhyun ikut tersenyum bahagia melihatnya.
“selamat datang tuan.” Seorang pelayang membungkuk hormat pada Kyuhyun dan Jihyun, wanita itu memperhatikan pelayan yang ada dihadapannya itu, Jihyun sedikit mengira ngira bahwa pelayan itu berumur sama seperti ibunya sekitar hampir setengah abad.
“Bibi Kim, dia Shin Jihyun dan akan tinggal ditempat ini.” Bibi Song sedikit merasa bingung dengan kali,at tuannya, wanita yang dibawa Kyuhyun tidak berpenampilan seperti seorang pelayan dan kyuhyun tidak pernah memiliki keluarga bermarga Shin karena bibi Kim sudah membantu Kyuhyun sejak ia kecil jadi ia tau semua tentang pria itu, lalu siapa dia? Tapi wanita paruh baya itu tidak menunjukan rasa penasarannya pada Kyuhyun dan memilih untuk diam.
“baik tuan.”
“bersihkan juga kamar tamu karena Jihyun akan menempatinya mulai malam ini.”Mendengar perintah Kyuhyun bibi Kim segera menunduk hormat dan berlalu meninggalkan pasangan itu menikmati waktunya di ruang keluarga.
Sedangkan Choi Yeonjin, gadis itu masih menyendiri dikamarnya memainkan ponsel yang ada genggamannya dam mengeranh frustasi karena tidak ada yang ia kerjakan, sialnya lagi ia tidak berniat untuk menyakiti dirinya sendiri dengan cara menunjukan dirinya dihadapan Kyuhyun dan wanita sialannya itu.
Gadis itu merasakan tenggorokannya kering hingga dengan terpaksa Yeonjin memijakan dirinya diatas tangga, telinga gadis itu samar sama mendengar pembicaraan Kyuhyun dan wanita itu yang membuat dirinya semakin dipenuhi dengan emosi. Segera saja langkah Gadis itu nenuruni anak tangga dan berdiri tepat dihadapan kedua manusia itu.
Kedatangan Yeonjin sontak membuat Jihyun yang semula tertawa lepas berubah menjadi tatapan takut pada gadis itu, Jihyun mengira bahwa Yeonjin sedang tidak ada dirumah begitu pula dengan Kyuhyun, pria itu juga tidak mengira bahwa istri nya itu akan berada dirumah. Hal ini tidak tidak biasa bagi Kyuhyun karena Yeonjin bukanlah tipe orang yang akan berdiam diri dirumah tanpa Keluar bersama teman temannya.
“Kau gila Cho Kyuhyun.”Gumaman Yeonjin terdengar begitu dingin dan menusuk tepat ketelinga mereka membuat Jihyun sedikit menundukan kepalanya.
“bagaiman bisa kau membawa jalang ini kerumahku Cho Kyuhyun!” gadis itu tidak membentak, ia tidak pernah meninggikan suaranya, hanya nada santai yang terlontar dari bibir mungil itu dan malah membuat lawan bicaranya terdiam.
Kyuhyun bangkit dari duduknya, mensejajarkan dirinya dengan tubuh Yeonjin yanh tinggi karena high heels yang ia pakai, tampak sekali Kyuhyun sedang marah saat ini, tapi pria itu sangat pandai menyembunyikan ekspresinya didepan Yeonjin.  “Shin Jihyun bukan wanita Jalang Choi Yeonjin! Dia memiliki nama!”
“aku tidak peduli, cepat singkirkan wanita itu dari sini.”
“tidak!”
“dia hanya membutuhkan uangmu Cho Kyuhyun.”Choi Yeonjin memberhatikan Jihyun dari ujung kaki hingga kepala dengan tatapan merendahkannya. “mungkin saja bayi itu benih dari orang lain. Bukankah kau wanita jalang yang tidur dengan suami orang lain?”
PLAK
Suara tamparan terdengar jelas di ruangan itu membuat pelayan yang melihat adegan itu menganga, ini pertama kalinya pertengkaran antara Kyuhyun dan Yeonjin dan para pelayan merasa heran dengan prilaku Kyuhyun pada gadis itu.
Sebuah tamparan bersarang di pipi kanan Yeonjin, pipi gadis itu memerah seketika dan meninggalkan bekas jari disana, tanggannya memegangi pipi itu karena rasa sakit mulai menjalar disana.Gadis itu tersenyum dan senyumnya berubah menjadi tawa yang menggema diruangan itu. Ini pertama kalinya seseorang  beranimelayangkan tangannya kearah gadis itu dan buruknya adalah Kyuhyun yang melakukannya.
Kyuhyun mencengkeram rambutnya frustasi, ia menyesal dengan tindakannya beberapa detik yang lalu. Ia seorang pria harusnya tidak boleh menyakiti seorang wanita yang berstatus istrinya untuk melindungi wanita lain. Shin Jihyun pun ikut merasa ketakutan dengan sikap Kyuhyun, pria itu sangat dingin tapi ia bukan tipe pria yang akan berbuat kasar pada wanita.
“lalukan apa yang kau inginkan! Tapi jangan berharap untuk menikmati hidupmu disini.” Kalimat itu begitu tegas keluar dari bibir Choi yeonjin dan semua orang ditempat itu memastikan bahwa kata kata itu akan menjadi kenyataan.
Gadis itu kemudian berlalu begitu saja menaiki anak tangga meminggalkan Kyuhyun dan Jihyun, rasa haus telah hilang dengan sendririnya dan ia tidak berniat lagi untuk berjalan kearah ruang makan.
“kau baik –baik saja?” Shin Jihyun menganggukan kepalanya, wanita itu masih belum bisa mengeluarkan suaranya karena syok dengan apa yanh terkajadi beberapa menit lagi.
“insirahatlah.”Kyuhyun menuntun wanita itu menaiki anak tangga menuju kamar tamu yang ada dilantai atas.
Perasaan pria itu sedikit kacau, ia ingin melihat keadaan Choi Yeonjin sekarang tapi ia juga tidak bisa meninggalkan Jihyun yang masih belum mengenal seluk beluk rumah ittu sendirian. Dengan berat hati Kyuhyun lebih memilih menemani Jihyun beristirahat dan memutuskan untuk menemui Yeonjin sebelum makan malam nanti.
.
“Choi Siwon.”
Choi Yeonjin menghambur kerah nama pria yang baru saja ia sebutkan namanya, gadis itu memeluk erat Choi Siwon hingga pria itu merasa heran dengan perilaku Yeonjin, tidak biasa gadis itu akan menyongsongnya dan memeluknya dengan erat jika ia kembali ke korea.
Gadis itu bahagia, tentu saja karena dengan kedatangan Siwon ia bisa membalas perilaku buruk Kyuhyun padanya beberapa jam yang lalu, dan terlebih lagi kenyataan bahwa Siwon akan menginap ditempat itu beberasa saat membuat Choi Yeonjin semakin bahagia.
Hal itu memang kebiasaan Siwon setiap bulan ia akan kembali kekorea pria itu akan menginap dirumah adiknya daripada tidur di apaetemennya sendiri. Choi Siwon mudah sekali merindukan gadis kecil itu meskipun mereka bukan saudara Kandung yang dilahirkan dari orang tua yang sama, ia menyukai semua sifat Yeonjin yang mandiri dan manja serta kebiasaannya menghabiskan uang untuk hal – hal yang tidak perlu.
“aku merindukanmu.”
“aku juga, Choi Siwon!”
“kau seharusnya memanggilku oppa.”
“hanya dalam mimpimu.” Siwon tertawa lepas mendengar gurauan Yeonjin, gadis itu tidak pernah memanggil oppa pada pria yang lebih tua darinya. Yeonjin beralasan ia hanya menggunakan american style pada hidupnya dan Siwon hanya bisa mengangguk setuju.
“dimana Kyuhyun?”
“istirahat.” Jawab Yeonjin dengan sinis.
“hey, kalian sedang bertengkar.”
“tidak” Yeonjin mengankat bahunya dan mengangangkat tangan kearang bibi Kim yang berjalan disamping tangga. Merasa terpanggil wanita itu berjalan lebih cepat dan menghampiri Siwon dan Yeonjin, tidak lupa membungkukan tubuhnya pada Siwon.
“panggilkan Kyuhyun, bibi Kim”
“tapi Nyonya, tuan Cho Sedang…” bibi Kim menggantung kalimatnya karena ia tau bahwa Choi Siwon pasti belum tau jika Kyuhyun sekarang sedang beristirahat dengan selingkuhannya dirumah ini.
“tak apa, panggil saja dia.”Bibi Kim yang mengertisegera berlalu menaiki anak tangga menuju kamar tamu.
Beberapa menit Kemudian nampak Kyuhyun dengan langkah lebarnya menuruni tangga menuju Yeonjin dan Siwon yang ada diruang Keluarga.Senyumnya mengembang dibir tebal itu dan membuat Choi Yeonjin mengutuk dirinya sendiri karena harus jatuh cinta pada senyum itu.
“kau datang.”
“ya.”
Kyuhyun menempatkan dirinya dihadapan Kyuhyun dan Yeonjin, pria itu sesekali memperhatikan wajah Yeonjin yang masih sedikit merah karena ulahnya.
“akuakan tinggal bermalam disini.”
“apa?” wajah Kyuhyun berubah, kamar tamu adalah tempat Siwon beristirahat dan Jihyun ada disana sekarang.
“Kau lupa jika Siwon selalu tinggal disini jika datang ke korea.” Ya, Kyuhyun tau itu dan sialnya ia tidak meperkitakan bahwa ini sudah waktunya Siwon untuk kembali ke Korea.
“ya, aku ingat sekarang.”
“bagus. Kalian boleh berbicara bersama sekarang dan aku akan menyiapkan kamar untuk Siwon.”
“bukankah bibi Kim yang menyiapkan?” siwon sedikit bingung dengan sifat yeonjin, gadis itu merubah moodnya dengan mudah hanya dalam beberapa menit.
“kali ini aku yang akan menyiapkannya.” Yeonjin tersenyum penuh arti dan berjalan dengan ringan menuju lantai dua tempat dimana kamar tamu berada.Meninggalkan Choi Siwon dengan wajahnya yang penuh pertanyaan dan wajah khawatir Cho Kyuhyun.
Setelah berada tepat didepan kamar tamu Choi Yeonjin menendang pintu itu dengan keras beberapa kali membuat seseorang yang sedang tertidur didalam sana mengerjapkan matanya beberapa kali tapi Yeonjin tidak langsung membuka pintu itu, ia masih senang menendang pintu itu untuk melampiaskan emosinya yang sudah berada di ujung tanduk. Gadis itu cukup bersyukur karena kamar tamu cukup jauh dari tangga dan ia bertaruh bahwa tidak ada yang mendengar aksinya sekarang.
Pintu kayu berukirkan bunga ditengahnya itu terbuka menampakan seorang wanita yang masih terlihat lusuh karena waktu tidurnya terganggu oleh aksi gila Choi Yeonjin.Wanita itu sedikit terkejut karena Kyuhyun tidak ada disampingnya dan tiba – tiba Yeonjin sudah ada didepan kamarnya.
“apa kau tidur dengan nyenyak?Bukankah kamar di rumahku sangat nyaman?”  Shin Jihyun terdiam, tidak ada jawaban dari wanita itu karena memang ia sangat menikmati tidurnya diruangan yang nyaman.
“kau jalang yang tidak tau malu.”
Choi Yeonjin berlalu menabrakan dirinya kebahu Jihyun dan membuat wanita otu terhuyun tapi beruntungnya Jihyun masih bisa menjaga keseimbangannya hingga tidak terjatuh ke lantai.
Mata Choi Yeonjin menemukan sebuah koper berwana merah disudut ruangan, dengan cekatan gadis itu menyeret koper besar itu kearah balkon dan sedikit membuat Jihyun heran dengan apa yang akan gadis itu lakukan. Lalu sedetik kemudian Yeonjin melemparkan koper berat itu kebawah dan sialnya koper itu tidak masuk kedalam kolam renang tapi malah berada dipinggirannya.
“apa yang kau lakukan Choi Yeonjin?” Suara lembut Jihyun menginterupsi kegiatan Yeonjin, ada sedikit nada marah dari perkataan Jihyun tapi Yeonjin hanya mengacuhkan perkataan wanita itu.
Tangan Yeonjin beralih meraih sebuah tas berwarna hitam, lalu mengeluarkan juga tas itu kearah balokn dan melemparkan benda itu keatas tanah.
“apa yang kau lakukan?” kini Nada Jihyun meninggi, emosinya sudah diambang batas kesabaran dan menghapuskan rasa takutnya pada gadis itu. Tangan Jihyun memegangi pergelangan tangan Yeonjin yang akan melemparkan kembali tasnya dan mendapatkan tatapan tajam dari Choi Yeonjin.
“berani sekali jalang sepertimu menyentuhku?” shin Jihyun menundukan kepalanya dan perlahan melepaskan pegangan tangannya pada Yeonjin, ia tau Yeonjin pasti merasa jijik pada dirinya dan gadis itu kembali meneruskan aksinya melemparkan barang – barang Jihyun dari balkon.
“kau jangan bermimpi untuk hidup dengan tenang ditempat ini, dan ini adalah kamar Choi Siwon jadi malam ini dan seterusnya tempatmu adalah kamar yang berada disamping kamar mandi.”
Choi Yeonjin mengangkat kakinya meninggalkan Jihyun yang terduduk dilantai karena pukulan kata kata Yeonjin, tapi dilangkah ketiganya gadis itu berhenti dan kembali menatap tubuh Jihyun.“Kau menjijikan.”Bisik Yeonjin dan berlalu.
Dengan senyum penuh kemenangan gadis itu berjalan menuruni anak tangga menggunakan kakinya yang dengan ringannya hal itu membuat Choi Siwon yang semula berbicara dengan Kyuhyun terhenti beberapa saat dan ikut tersenyum dengan gadis itu, berbeda dengan Kyuhyun yang masih pensaran dengan suara yang menggema  dari luar beberapa saat yang lalu dan pria itu yakin ini adalah ulah Yeonjin.
“aku hanya akan menginap satu malam saja disini.”
“wae?”
”kekasihku tidak mungkin menunggu terlalu lama Choi Yeonjin.”
“kekasih?”
“Ya, aku juga ingin menikah seperti kalian.”
Suara tawa menggelegar diruangan itu setelah Siwon menyelesaikan kalimatnya, tentu saja pria berusia tiga puluh satu tahun itu harus segera menikah disaat Kyuhyun yang berusia dua puluh tujuh tahun sudah menikah dengan Yeonjin.Tapi Suara tawa siwon teredam saat melihat seorang wanita berjalan tidak jauh dari ruang keluarga.
“siapa dia?”
“pembantu!”
.
.
Tbc

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: