[Sikyu Moment] Jealous

0
jealous ff nc kyuhyun
Author : WonSiKyu
Tittle : {SiKyu Moment} Jealous
Category : NC21, Yadong, Oneshoot
Cast :
Cho Kyuhyun
Choi Sihyun
Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk

[Sihyun POV]
“Kyu,”
“Hmmm.”
“Kyu, barabwa.”
“Sihyun-ah kau tahu kan aku sedang sibuk. Kau mau apa?”
Apa maksudnya dia sibuk? Dia hanya memencet gaget sang istri pertamanya itu. Tanpa berkata apapun aku langsung mengambil istri pertamanya dengan paksa.
“Ya! Si …” Dia langsung terdiam ketika aku tiba-tiba duduk di pangkuannya.
“Mwo?” Aku menantangnya. Ku lihat wajahnya tiba-tiba memerah dan dapat kulihatnya ia menelan ludahnya pelan.
“A-apa yang kau lakukan?”
Aku mendekat padanya. Ku hembuskan nafasku di telinganya. “Kyu…” aku berbisik pelan di telinganya.
Kurasakan nafas Kyu mulai memburu. “M-mwo?”
“Kapan kau akan mengajakku ke dorm oppadeul?” Tanyaku to the point masih dengan berbisik.
“Mwo?!” Kyu mendorong tubuhku hingga aku terjatuh..
“Appo. Ya! Kau ini kenapa?!”
“Kau sendiri yang kenapa?! Menggodaku hanya untuk hal itu.”
“Menggoda apanya? Aku sama sekali tidak menggodamu. Kau saja yang mudah tergoda.” Aku berdiri sambil mengusap bokongku yang terasa sakit.
“Sini biar aku obati,” Kyu hendak menyentuh bokongku ketika aku menepis tangan mesumnya itu.
“ANDWAE!!!” Aku berteriak lalu pergi meninggalkannya.
[Kyuhyun POV]
Aku menghampiri Sihyun yang sedang asyik melipat kertas origami membentuk berbagai bentuk binatang.
“Kenapa kau ingin sekali pergi ke dorm?” Tanyaku sambil mengambil salah satu kertas origami yang telah ia lipat. Bentuknya seperti anjing.
Belum sempat ia menjawab, “Ya! Kenapa kau menamainya Kyu?!” Tanyaku sambil menunjukan kata yang tertulis di kertas origami itu. Dia menamai binatang dengan namaku!
“Aish! Tak bisakah kau tak berteriak.” Jawabnya singkat.
Ada apa dengannya? Kenapa dia menjawabnya dengan singkat begitu? Aish! Ini pasti gara-gara ia ingin datang ke bekas dorm-ku. Bekas? Ani, memang bukan bekas tapi itu juga bisa di katakan bekas, aku sudah tidak tinggal lagi disana.
Ayolah! Kau ini bukan seorang ELF Cho Sihyun. Kenapa kau sangat menginginkan pergi kesana. Tanyaku dalam hati sambil menatapnya.
“Ya! Sihyun-ah! Kenapa kau menangis?!” Tanyaku panik sambil menghapus air mata yang mengalir di pipinya.
“Kau sama saja dengan Siwon oppa. Kenapa kalian tidak memperbolehkan ku untuk datang ke dorm? Memangnya ada apa disana?”
“Bukan begitu Sihyun-ah. Tapi itukan dorm namja. Dan kami tak boleh membawa yeoja kesana.”
“Tapi aku kan istrimu.”
“Iya, tapi … hah! Baiklah besok kita pergi ke dorm.” Ucapku pasrah ketika melihat wajahnya yang cemberut.
Sihyun mengadahkan kepalanya dan menatapku tak percaya dengan mata berbinar. “Jinjja? Gomawo Kyu-ah.” Sihyun memelukku dengan erat.
Hah! Kenapa yeoja ini begitu bisa membuatku patuh?
* * *
[Author POV]
Sihyun bangun pagi-pagi sekali hari ini. Bahkan mataharipun belum terbit di ufuk timur. Tanpa sepengetahuan Kyu. Sihyun berangkat di pagi itu ke super market untuk membeli bahan makanan.
Hari ini spesial. Akhirnya dia bisa datang ke dorm Super Junior. Seperti yang kalian rasakan, ELPEU? Datang ke dorm Super Junior adalah mimpi kalian. Begitu juga dengan Sihyun. Walaupun dia sendiri adalah adik dan istri dari member Super Junior.
[Kyuhyun POV]
“Kau sedang apa?” Tanyaku ketika melihatnya sedang asyik dengan peralatan masaknya.
“Tentu saja memasak, babo!” Jawabnya tanpa sedikitpun mengalihkan tatapannya padaku.
“Ya! Siapa yang kau bilang babo?!”
“Aish! Tentu saja kau tuan Cho. Tak ada orang yang didunia ini sebodoh kau. Sudahlah sekarang kau cepat mandi. Makanan hampir masak.” Perintahnya masih tidak menatapku. Aish! Apa masakan itu lebih menarik dariku? Kenapa dia sama sekali tidak melihatku?
“Andwae. Aku tidak mau mandi.”
“Mwo?” Dia berhenti mengaduk makanannya dan mengalihkan tatapannya padaku. Akhirnya, begini lebih baik.
“Kecuali jika kau mandikan. Atau mungkin lebih baik kalau kita mandi bersama.” Sahutku sambil mengembangkan smirk-ku yang menawan.
Perlu beberapa saat untuk Sihyun mencerna perkataanku. Aish! Cho Sihyun otakmu itu terbuat dari apa? Kenapa kata-kata dari ku yang sangat amat simple itu bahkan harus lama kau cerna?
Aku meninggalkannya yang masih mencerna ucapanku. Dan setelah aku sampai didalam kamar barulah ku dengar teriakannya.
“Ya! Cho Kyuhyun mesum! Omo! Makanannya! Aish! Kau menyebalkan Cho Kyuhyun!” Aku tersenyum mendengar gerutuannya.
Aku pastikan kini wajahnya tengan mengembung. Ah-aku jadi ingin keluar lagi dan mengecup bibirnya. Tapi jika aku keluar bukan ciuman yang kudapat tapi benjolan di kepalaku. Lebih baik aku mandi saja. Aku tak ingin wajah tampanku ini rusak.
[Author POV]
“Itu untuk siapa?” tanya Kyuhyun ketika ia lihat Sihyun mengemas makan kedalam tempat makan.
“Ani, bukan untuk siapa-siapa. Kajja kita pergi!” ucapnya mencurigakan.
Kyuhyun menatap Sihyun yang sudah berdiri dihadapannya.
“Mwo?”
“Kenapa kau memakai baju seperti itu?” Tanya Kyuhyun ketika sadar dengan pakaian yang Sihyun kenakan. Sihyun mengenakan baju terusan putih yang melekat pas di tubuhnya.
“Wae?”
Kau sangat cantik memakai baju itu dan sedikit … menggoda. Aku tidak ingin hyung-hyung –ku melihatmu memakai baju ini. Apalagi si monyet gunung itu. aku tak ingin dia membayangkan hal yang tidak-tidak denganmu. Jawab Kyuhyun dalam hati.
Dan seperti biasa, sifat Kyuhyun tak pernah berubah. Rasa gengsi-nya yang tingginya hampir melebihi puncak gunung himalaya itu tak membiarkan Kyuhyun mengatakan apa yang ada dipikirannya. Ia hanya menyuruh Sihyun mengganti pakaiannya. “Ani. Cepat ganti.”
“Ya! Kenapa aku harus menggantinya?!” Tanya Sihyun marah. Bagaimana tidak marah mereka hampir mau pergi dan sekarang Kyuhyun menyuruhnya berganti pakaian.
“Aish! Cepatlah ganti! Ganti dengan pakaian yang lebih tertutup itu terlalu terbuka untukmu.”
Mwo? Apa dia bilang terbuka? Aku hanya memakai baju terusan yang pendeknya hanya selutut tapi dia bilang terbuka. Aish! Apalagi jika kau lihat member-meber girlband disana mereka lebih dariku. Pikir Sihyun tapi ia tetap menurut.
“Arra! Arra! Aku akan menggantinya!”
[Kyuhyun POV]
Aku melihatnya yang gelisah didalam mobil. Ada apa dengannya?
“Gwaenchana?”
“Ne? Ani, nan gwaenchana.”
“Kau terlihat gelisah. Apa kau sakit? Jika kau sakit kita bisa kembali kerumah dan pergi …”
“Andwae!” belum selesai aku bicara ia sudah berteriak tidak mau.
“Wae?”
“A … ani, aku tidak apa-apa. percayalah.”
Aku menatapnya curiga. Hari ini dia aneh sekali. Apa ia benar baik-baik saja?
“Kenapa kau menatapku seperti itu?” Tanyanya menatapku heran.
“Aniyo,” Jawabku sambil kembali fokus pada jalan. Kulihat ia hanya mengangkat bahunya dan menatap keluar mobil.
* * *
Ting … Tong … Ting … Tong … berulang kali aku menekan bel. Tapi tak ada satupun yang membuka pintu. Aish! Kemana orang-orang?!
Akhirnya akupun memasuka password dorm kami dan akhirnya pintu terbuka. Diluar mungkin tidak terdengar apa-apa. Tapi ketika kau masuk … mungkin perang ke-tiga dunia sudah dimulai.
Aku melihat mata Sihyun yang terbuka lebar ketika melihat suasana di dalam dorm. Aku menghela nafas perlahan.
“Hyung. Hyung! HYUNG!!!” Yang ketiga kalinya aku berteriak. Dan mereka semua menoleh kearah kami. Siapa lagi kalau bukan semua member SJ kecuali Leeteuk hyung, Heechul hyung, Yesung hyung dan Siwon hyung pastinya. Karena kalian tahu Leeteuk hyung, Heechul hyung dan Yesung hyung mereka pergi wamil, sedangkan Siwon hyung? Dia sudah memiliki istri bukan? Selain itu dia kan memang tidak tinggal disini.
“KYUNIE!!!” Dan semuanya berlari kearahku. Aish! Hyung umur kalian itu sudah 25 lebih tak bisakah kalian bersikap dewasa sedikit.
Semua member memelukku bagaikan sudah tidak bertemu selama bertahun-tahun. Aku akui itu terlalu berlebihan tapi itulah kenyataannya.
“Aish! Hyung!” Aku melepaskan pelukan mereka.
“Kau kenapa, Kyu?” Suara mereka memelan ketika sadar ada orang lain di dorm.
“Ah! Annyeong haseyo!” Sihyun membungkuk pada mereka semua.
Semua terlihat begitu canggung. Mereka ikut membungkuk. Yeah~ meskipun Sihyun adik Siwon hyung. Tetapi ia  jarang sekali bertemu bersama SJ. Aku saja sering bertemu dengannya karena kami satu universitas.
“Ah~ Annyeong haseyo, Sihyun-ssi!” Sahut Sungmin hyung.
“Ayo, masuk!” Sahut Donghae hyung kemudian.
“Kami sudah masuk, hyung.” Jawabku dan mendapat jitakan dari ikan amis itu.
* * *
“Dimana Eunhyuk hyung?” Tanyaku ketika sadar monyet gunung itu tak ada di dorm.
“Dia …”Belum selesai Shindong hyung menjawab seseorang masuk ke dorm.
“Aku pulang!” Teriak namja yang baru saja aku tanyakan keberadaanya. “Aku lihat didepan pintu ada sepatu perempuan. Siapa itu?” Tanya Eunhyuk hyung pada Sungmin hyung yang sedang asyik main gitar di ruang TV. Dia tidak sadar ada aku yang duduk di ruang makan.
“Seorang wanita cantik.” Jawab Donghae hyung yang sedang asyik menonton TV.
“Benarkah? Siapa itu? apakah aku mengenalnya? Jika tidak, aku boleh mengenalnya kan?” Tanyanya sambil duduk disamping Donghae hyung. Wajahnya begitu berbinar sekarang.
“Dia istriku hyung.” Jawabku.
Eunhyuk hyung menoleh padaku. Dan … “KYUNIE!” dia segera bangkit dari duduknya dan hendak menghampiriku tapi langkahnya terhenti ketika melihat Sihyun yang duduk disampingku.
Kenapa dia berhenti? Aku menoleh kesamping dan mendapati Sihyun tersenyum manis kepada eunhyuk. Manis. Ya! Dia sama sekali tidak pernah tersenyum semanis itu padaku.
Eunhyuk hyung membungkuk di ikuti oleh Sihyun. “Ah~ Sihyun-ah lama tak bertemu.” Ucap Eunhyuk sambil tersenyum sok manis. Aish! Monyet ini. Tunggu dulu! Kenapa dia memanggil Sihyun dengan akrab seperti itu, bahkan member yang lain saja memanggilnya dengan ambal-ambalan –ssi.
[Sihyun POV]
Aku menghabiskan waktu seharian dengan canda bersama oppadeul. Ini pertama kalinya aku menghabiskan waktu di dorm SJ sangat lama. Biasanya baru sejam aku berada disana Siwon oppa sudah mengajakku untuk pulang. Belum lagi dalam sejam itu Siwon oppa selalu berada disampingku yang membuat member lain canggung untuk berbicara denganku. Bukan canggung tapi mungkin takut untuk berbicara. Karena mereka tahu Siwon oppa sangatlah protective.
Aku melihat Kyuhyun yang menatapku tajam. Tajam? Ada apa dengannya?
“Sihyun-ah, lihat ini.” Eunhyuk oppa menunjukan sesuatu di laptopnya. Aku tertawa ketika melihat beberapa foto Kyuhyun yang sedang tidur dengan kampungannya.
[Author POV]
Kyuhyun semakin menatap tajam kepada Sihyun dan Eunhyuk yang kini tertawa bersama.
“Mereka terlihat sangat akrab,” Ucap Kangin yang sudah duduk di sebelah Kyuhyun.
Kyuhyun menatap Kangin death glare-nya, “Ya! Kenapa kau menatapku seperti itu maknae?” Tanya Kangin horor.
“Kyuhyun sedang cemburu hyung. Jangan mengganggunya.” Celetuk Ryeowook yang kini sudah berada di samping Kangin.
Kini giliran Ryeowook yang mendapat tatapan mematikan dari Kyuhyun. “Mwo?” Tanya Ryeowook polos.
“Kalian berdua-“ Belum sempat Kyuhyun menamatkan kalimatnya, ia tersadar akan sesuatu. “Kemana mereka?” Tiba-tiba saja kedua mahluk yang ingin ia terkam (?) itu hilang.
“Sihyun ingin melihat kamarku dan Eunhyuk. Jadi Eunhyuk menemaninya.” Jawab Donghae ketika Kyuhyun bertanya kemana Sihyun dan Eunhyuk.
Kyuhyun segera berlari. SJ member semua heran melihat Kyuhyun yang berlari secepat vampire.
“Ada apa dengannya?” Tanya Donghae polos.
“ … cemburu menguras hati … ” Shindong menjawabnya dengan salah satu lagu Ina.
“Baru kali ini aku melihat Kyuhyun yang cemburu. Padahal ketika aku bermesraan bersamamu, Hae. Dia tidak pernah cemburu. Malahan monyet itu yang cemburu.” Sungmin menggerutu iri (?) dengan Sihyun.
“Itu karena dia tidak mencintaimu, hyung. Eunhyuk hyung dia sangat mencintai Donghae hyung oleh karena itu dia cemburu.” Jawab Ryeowook polos.
“Ya!”
“Sabarlah minie, mungkin memang nasib mu harus merasakan cinta bertepuk sebelah tangan.” Kangin ikut memanasi Sungmin.
“Ya! Kalian!”
* * *
“Wah! Kamarmu rapih oppa.” Kagum Sihyun ketika memasuki kamar EunHae.
“Hahaha tentu saja.” Eunhyuk tertawa dengan percaya diri.
BRAAAK!!! Pintu kamar Eunhyuk terbanting dengan cukup keras, menggetarkan jagat raya (?).
“Kyunie-“ Kyuhyun menatap mereka berdua menakutkan. Sihyun hanya menatap Kyuhyun heran. Sedangkan Eunhyuk, kakinya tak berhenti bergetar wajahnya memucat melihat tatapan Kyuhyun.
Selama tujuh tahun hidup bersama. Eunhyuk sudah hafal dengan tatapan Kyuhyun yang seperti itu. Sebentar lagi kiamat 2013 (?) akan datang. Tapi tunggu dulu. Kenapa Kyuhyun harus marah? Bukankah ia hanya membawa istrinya ke dalam kamarnya. Ah- memang terdengar mengerikan. Tapi Eunhyuk hanya membawa Sihyun untuk melihat kamarnya, bukan untuk melakukan sesuatu yang mengerikan.
Tanpa berkata apa-apa. Kyuhyun menarik tangan Sihyun kasar. “Ya! Kyuhyun-ah apa yang-“ Sihyun tak menamatkan ucapannya ketika tatapan mematikan Kyuhyun tepat menusuk ke dalam matanya.
Member SJ yang sudah terkaget dengan bantingan pintu yang menggetarkan jagat raya, tambah kaget melihat Kyuhyun menarik tangan Sihyun dengan paksa. Semuanya menatap Kyuhyun dan Sihyun hingga mereka hilang dibalik pintu. Mereka menatap Eunhyuk yang kini sudah ada di depan pintu kamarnya curiga.
“Mwoya?” Tanya Eunhyuk polos.
* * *
“Ya! Cho Kyuhyun! Lepaskan tanganku!” Sihyun mencoba melepaskan cengkraman Kyuhyun di tangannya.
Kyuhyun mendorong Sihyun kedalam mobil. “Ya! Cho Kyuhyun!” Berulang kali Sihyun berterian sambil memanggil namanya tapi Kyuhyun hanya diam tak menggubrisnya.
“Kyu, kita belum berpamitan dengan mereka.” Sihyun mulai memperkecil suaranya, mungkin ia sudah lelah berteriak.
Dan membiarkanmu berpamitan dengan monyet itu? Jangan harap Cho Sihyun-ssi.
Sepanjang perjalanan Kyuhyun hanya fokus pada jalanan, tak mendengarkan Sihyun yang menggerutu karena dipaksa pulang oleh Kyuhyun.
Sesampainya di rumah mereka, Sihyun langsung keluar dari mobil dan berlari ke dalam rumah. Kini giliran Kyuhyun yang berteriak. “Sihyun-ah!”
BRAAAK!!! Pintu rumah mereka tertutup dengan keras pas ketika Kyuhyun berada di depan rumahnya. “Ya! Sihyun-ah!”
Kyuhyun memasuki rumahnya dan melihat Sihyun sudah duduk di ruang tengah sambil menangis. Ia menghampiri Sihyun dan memeluknya. Melihat Sihyun yang menangis, mana mungkin dia bisa marah. Walau hatinya masih kesal tapi ia berusaha untuk menenangkan Sihyun.
“Cemburu mu keterlaluan, Kyu-ah,” Ucap Sihyun di sela isak tangisnya.
“Mwoya? Siapa yang cemburu?” Elak Kyuhyun.
Sihyun memberhentikan (?) tangisnya dan menatap Kyuhyun tajam. Tatapan Sihyun yang menusuk tepat di iris matanya, membuat jantung Kyuhyun tak mau berhenti untuk berdetak cepat.
“Mengaku saja kau itu cemburu. Tak usah mengelak seperti Kyuhyun-ah.” Sihyun melepaskan tangan Kyuhyun dan menghapus air mata yang masih mengalir.
“Siapa yang cemburu? Aku tidak cemburu. Aku … aku hanya kesal melihat kau tertawa riang dengan monyet itu, belum lagi kau selalu memanggilnya oppa.”
“Itu namanya cemburu, babo!” Walau wajah Sihyun masih basah bekas air matanya yang mengalir tapi senyumnya mengembang mendengar pengakuan Kyuhyun. Yah- memang Kyuhyun tidak mengaku dia cemburu. Tapi mengakui bahwa ia jengkel meihat Sihyun bersama Eunhyuk yang mesra (?)
“Ya! Kenapa kau memanggilku babo?”
“Karena kau memang bodoh.”
“Ya! Kau harus ku beri hukuman.”
“Hukuman aphmmm …” Belum sempat Sihyun bertanya bibirnya sudah di lumat habis oleh Kyuhyun.
Tadinya Kyuhyun hanya ingin memberi hukuman berupa ciuman saja untuk Sihyun. Namun ketika mendapat respon yang bagus. Sihyun yang membalas ciumannya. Kyuhyun tidak yakin ia hanya ingin memberi Sihyun hukuman serupa ciuman saja, ia ingin memberikan hukuman ‘lebih’.
* * *
“Kyuhhh … erghhh …” Desah Sihyun ketika tangan Kyuhyun mulai nakal memasuki underwear yang menjadi satu-satunya kain yang masih melekat di tubuh Sihyun.
Namja itu menekan klitoris Sihyun, membuat Sihyun semakin mendesah kuat. Belum lagir bibir Kyuhyun yang asyik bermain didadanya. Desahan Sihyun semakin nyaring.
Sihyun melepaskan kemeja yang masih melekat di tubuh Kyuhyun walau kancingnya sudah terlepas semua. Sihyun mempermainkan nipple Kyuhyun hingga membuat suaminya itu menggelinjang geli.
“Ya! Kau mulai nakal sekarang nyonya Cho.” Ucap Kyuhyun sambil melumat bibir Sihyun.
Kedua lidah mereka saling membelit satu sama lain. Bermain didalam mulut Sihyun. Saliva mereka sudah menyatu.
Tangan Kyuhyun masih betah berada di dalam underwear Sihyun. Sedangkan tangan satu lagi bermain di dada Sihyun yang ditinggalkan Kyuhyun. Memainkan nipple Sihyun dengan memijitnya.
Tak ingin kalah, tangan Sihyun menjalar kebawah. Memijit sesuatu diantara selakangan Kyuhyun yang menojol dibalik underwearnya. Keduanya mendesah dalam ciuman mereka.
Kyuhyun memindahkan cumannya menuju leher Sihyun. Membuat tanda kemrahan lebih banyak. Dan seiring ciuman yang berpindah, Kyuhyun memasukan kedua jarinya kedalam lubang diantara lipatan milik Sihyun.
Sihyun mendesah dan mulai memasukan tangannya kebalik underwear Kyuhyun dan mulai mempemainkan milik Kyuhyun.
“Arghhh…” Desah Kyuhyun tak tahan.
Dilepaskannya sisa kain yang masih membalut tubuhnya dan tubuh Sihyun. Kini keduanya naked. Ini adalah kesekian kalinya mereka melakukan hubungan suami istri. Tapi setiap melihat tubuh Kyuhyun yang naked, wajah Sihyun selalu saja memerah seperti rebusan kepiting yang biasa dibuat Ryeowook.
“Mukamu memerah lagi nyonya Cho.” Goda Kyuhyun yang makin membuat pipi Sihyun lebih memerah dan pipinya yang mengembung.
Kyuhyun terkekeh melihat kembungan pipi Sihyun, ia mengecup bibir Sihyun perlahan. “Saranghae,”
“Arghhh …” Baru saja Sihyun akan menjawab pernyataan Kyuhyun. Suaminya itu telah memasukan miliknya dalam sekali hentakan membuat vaginanya terasa perih.
“Ya! Tak bisakah kau sabar sedikit?!” Teriak Sihyun sambil meringgis menahan perih.
“Mianhae, aku tidak tahan.” Jawab Kyuhyun sambil tersenyum polos seperti anak kecil yang tak pernah melakukan dosa.
“Dasar tak sabaran!”
Kyuhyun menggerakan miliknya perlahan. Membuat perih yang Sihyun rasakan menghilang seketika. Sihyun ikut menggerakan pinggulnya cepat.
“Kini siapa yang tidak sabaran.” Bisik Kyuhyun kembali membuat pipi Sihyun memerah.
“Kauahhh … kyuhhhmmm …” Kyuhyun menggerakan miliknya maju mundur dengan cepat sambil melumat bibir Sihyun ganas.
“Mmmhh … mmmh …” Namja itu tak membiarkan istrinya itu mendesah. Dibungkamnya bibir Sihyun hingga menimbulkan gumaman tak jelas.
Sihyun  memukul punggung Kyuhyun ketika dirasakan paru-parunya mengecil membutuhkan oksigen. Kyuhyun melepaskan ciumannya dibibir Sihyun dan memindahkannya keleher Sihyun.
Bunyi decakan dan desahan memenuhi kamar mereka membuat suhu ruangan terasa panas. Badan Sihyun menegang ketika gelombang itu mulai datang.
Kyuhyun yang merasakan jepitan Sihyun yang menguat semakin mempercepat gerakannya. Menghentakan miliknya hingga menyentuh titik ransang milik Sihyun.
“Arghhh … Kyuhyun-aaahhhh … akuhhh … eunghhh … ahhhh ….”
“Tahan sebentaraahhh …”
“Kyuhyun-ahhhh … aku sudaaahh … tidak kuat … ahhhmmm ….” Kyuhyun membungkam mulut Sihyun dengan ciuman panasnya. Tangannya bergerak mempermainkan dada Sihyun yang turun naik karena hentakan yang Kyuhyun buat.
Keduanya menegang ketika kenikmatan itu datang. Kyuhyun menghujamkan miliknya dalam.
“Hmmmmfff …” Desah keduanya dalam ciuman mereka. Cairan Sihyun bercambur dengan Sperma Kyuhyun.
Selama beberapa menit mereka hanya diam. Mengatur nafas yang tersenggal.
“Sihyun-ah, manjakan aku.” Bisik Kyuhyun sambil menggigit telinga Sihyun pelan.
Kyuhyun membalikan posisi hingga kini Sihyunlah yang ada diatasnya. Sihyun memulainya dengan bermain di leher Kyuhyun. Mengecupnya. Kyuhyun menengadah. Bibirnya terbuka sedikit dan matanya terpejam menikmati kecupan Sihyun yang lama-kelamaan berubah mejadi hisapan.
“Sihyun-ahhh …”
Sihyun menurunkan ciumannya menuju dada Kyuhyun. Sementara mulutnya bermain didada Kyuhyun. Tangan Sihyun merambat menuju milik Kyuhyun. Meremasnya ketika benda itu berada di tangannya.
“Sihyun-ah… ahhh …”
Sihyun mempermainkan nipple Kyuhyun didalam mulutnya. Menyentil nipple Kyuhyun dengan lidahnya. Tangan Kyuhyun semakin beraksi, tangannya mengurut milik Kyuhyun hingga benda itu benar-benar menegang.
Yeoja itu menurunkan ciumannya. Dikecupnya perut Kyuhyun yang sama sekali tidak berbentuk (?). Kecupannya semakin turun hingga wajah Sihyun sudah berada tepat didepan milik Kyuhyun.
Sihyun mengecup ujung milik Kyuhyun. Membuat suaminya itu mendesah sambil memanggil namanya. Tangan Sihyun berpindah mengurut kedua bola milik Kyuhyun. Meremasnya.
“Ughhh …” Kyuhyun mendesah tertahan ketika miliknya sudah masuk sepenuhnya kedalam mulut Sihyun.
Sihyun memaju mundurkan kepalanya perlahan. Menghisapnya. Sekali-laki dipermainkan ujungnya dengan lidahnya. Kyuhyun semakin mendesah tak terkendali. Sihyun mempercepat gerakannya ketika dirasakannya milik Kyuhyun yang semakin membesar dan berkedut.
“Arghhh … Sihyun-ahhh …” Mulut istrinya itu semakin bergerak naik turun dengan cepat. Tangan Sihyun ikut bermain di kedua bola milik Kyuhyun. Meremasnya membuat Kyuhyun semakin tak tahan.
Kyuhyun mendorong kepala Sihyun agar miliknya semakin masuk kedalam mulut Sihyun. Kedutan milik Kyuhyun makin terasa dimulutnya.
“Ashhh … aaaaaaaaggghhhhh….” Kyuhyun melenguh ketika spermanya keluar memenuhi mulut Sihyun. Sihyun menelan sperma Kyuhyun sambil menghisap milik Kyuhyun kuat. Membuat namja itu semakin meremas dan mendorong kepala Sihyun.
Kyuhyun segera menarik Sihyun keatas ketika istrinya itu selesai menghabiskan cairannya. Melumat bibir Sihyun merasakan cairannya sendiri yang masih terasa di lidah Sihyun. Kyuhyun membaringkan tubuh Sihyun. Tangannya kembali bermain dengan kedua buah melon (?) milik Sihyun.
Kyuhyun menurunkan ciumannya. Menggantikan tangannya yang mempermainkan dada Sihyun. Dihisapnya nipple Sihyun yang menegang. Sesekali dijilatnya.
“Ahhh … Kyuhyun-aahhh…” Kyuhyun semakin menurunkan ciumannya hingga akhirnya berhadapan dengan kewanitaan Sihyun.
Kyuhyun menghembuskan nafasnya di depan vagina Sihyun. Membuat yeoja itu menggelinjang menahan sensasi dingin yang ia rasakan. Kyuhyun mengecup klitoris Sihyun. Menghisap hingga mengeluarkan decitan.
“Eunghhh …” Sihyun menggigit bibirnya menahan desahannya.
“Jangan tahan desahanmu, Sihyun-ah.” Ucap Kyuhyun ditengah aktifitas-nya mempermainkan daerah terlarang milik Sihyun.
“Ahhh … Kyuhyun-ahhh …” Kyuhyun memasukan lidah. Mengeluar masukannya dengan cepat. Membuat Sihyun menggeliat merasakan nikmat yang tiada tara.
“Kyuhyun-ahhh … aku keluar arghhhhhh ….” Kyuhyun menghisap milik Sihyun kuat. Menghisap cairanya agar lebih banyak keluar.
Belum semenit Sihyun menikmati sisa orgasmenya. Kyuhyun sudah memasuki miliknya kedalam Sihyun dalam sekali hentakan.
“Arghhh … Kyuhyun-aaahhh …” Sihyun mencengkram pundak Kyuhyun menahan rasa perih yang ia rasakan karena hentakan Kyuhyun.
“Mianhae. Saranghae.” Bisik Kyuhyun sambil memainkan telinga Sihyun dengan lidahnya. Kyuhyun mulai menggerakan pinggulnya naik turun membuat Sihyun kembali mendesah.
“Kyuhyun-ahhhh … ahhh … shhh …” Kyuhyun menggerakan pinggulnya semakin cepat. Sekali-kali Kyuhyun memutar pinggulnya membuat vagina Sihyun terasa di aduk oleh milik Kyuhyun.
Permainan kali ini tidaklah begitu lama. “Kyu …. ahhh … aku ingin … ahhhh …” Badan Sihyun melengkung ketika kenikmatan itu melandanya.
“Aku juga arghhhhh ….” Lenguh Kyuhyun sambil menghujamkan miliknya dalam-dalam.
[Sihyun POV]
“Kenapa kau begitu marah tadi?” Tanyaku ketika nafas kami sudah mulai teratur.
“Tentu saja. Siapa yang tidak marah istrinya di bawa ke kamar.”
“Tapi kan kami tidak melakukan apapun.”
“Tetap saja kau dibawa kekamarnya. Dan kalian hanya berdua disana.”
Aish! Kekanak-kanakan sekali. Aku kan hanya ingin melihat kamar eunhyuk oppa. Aku tak menjawabnya, badanku sudah lelah untuk berdebat dengan setan itu.
“Sihyun-ah,” Aku menatapnya yang kini sudah duduk. “Mwoya?” Jawabku malas. Dia tak menjawab hanya menyengir polos dan mulai duduk kembali diantara selakanganku.
“Ya! Ya! Apa yang kau lakukan?! Aku lelah Kyu! Ya! Ya! CHO KYUHYUN! Arghhh ….”
°•.˜”*°•THE END•°*”˜.•°
%d blogger menyukai ini: