SHAPE OF MY HEART

0
Author :yayeyeyo
Tittle : SHAPE OF MY HEART
Category : NC 21, Yadong, Romance, Oneshoot
Cast : Choi Youngmi, Cho Kyuhyun, Other cast you can find on the story
Annyeonghaseyo … yeyeyeyo disini .. ini adalah FF NC PERTAMA SAYA .. yang dibuat karena rasa penasaran dan tantangan dalam diri, apa bisa nggak ya gue bikin cerita berkategori NC Yadong dan sebagainya, karna mulai terpengaruh oleh bacaan-bacaan NC yang mulai jadi bagian konsumi yang bikin otak aus (?). berbekal dari bacaan-bacaan seperti apa itu NC jadi yaa .. akhirnya saya putuskan untuk mencoba membuatnya. Murni hasil imajinasi author yang tanpa batas, dan mungkin sedikit menjiplak bagaimana kegiatan yang ada di FF NC lainnya buat memberi bayangan kegiatan ‘ini’ ‘itu’. semoga, FF ini bisa dicintai banyak orang dan mendapat apresiasi yang bisa memuaskan

Author yang telah bersusah payah menyusun berbagai adegan agar bisa se-menarik mungkin dan se-dalam mungkin. kalau NC nya nggak memuaskan mohon maaf yaa .. karena sekali lagi .. INI FF NC PERTAMA Author.. yang sangat sulit dibuat karena tidak ada pengalaman yang mendukung untuk membantu menghidupkan FF ini dan menambahkan perasaan nyata di FF ini .. Mohon maaf juga untuk TYPO yang beredar .. sangat ditunggu kritik dan saran nya ya Guys … Happy Reading ~

****
Hujan turun sejak dini hari tadi membuat padi ditengah musim gugur ini menjadi semakin dingin dari sebelumnya. awan mendung hitam datang menyambut hari baru dengan masih menurunkan air hujan yang derasnya masih sama seperti dini hari, masih menyembunyikan matahari yang harusnya muncul memberikan kehangatan dan semangat, membuat seseorang yang masih berdamai dengan alam mimpinya yang baru dibangun kuran dari tiga jam lalu itu semakin dalam bersenang-senang dalam mimpinya, mengabaikan dering alarm nyaring yang dikeluarkan jam digital kotaknya yang sudah menunjukkan jam enam pagi. Pergi pagi pulang dini hari sudah menjadi rutinitas yeoja seperempat abad ini. menjadi seorang wanita karir yang sukses diusia, tegas namun lembut, dengan segala kelebihan yang dimiliki dan melekat dalam dirinya. diakhir kuliahnya ia sudah mulai bergabung dengan perusahaan sang kakek yang kini ditangani ayahnya. Setelah lulus kuliah, tanpa perlu seleksi dan yang lainnya ia bekerja tetap di sebuah perusahaan fashion terbesar di Korea yang telah memiliki Brand yang mendunia menerobos pasar Eropa dan Amerika. Dan sudah dua tahun ini, ia duduk dijabatan Kepala Departement Perencanaan dan Desain. Jabatan yang cukup bagus untuk gadis yang tepatnya berusia 26 tahun ini. kakek dan ayahnya selalu memuji kinerjanya. Menjadi kepala departement seperti ini bukan karna semata-mata ia cucu pemilik perusahaan dan anak tunggal dari direktur utama perusahaan. Menyadari dimana takdirnya akan berakhir, Choi Youngmi nama gadis itu berusaha sangat keras dengan menitis jenjang pendidikan yang sudah disusunnya sedemikian rupa untuk menunjang karirnya dimasa depan. Youngmi berkuliah di dua tempat yang berbeda. Dengan dua jurusan yang berbeda, Bisnis management di Seoul National University dan Fashion and Design di Kyunghee University. Orang tua yang membentuknya untuk bisa menjadi segalanya itu, sudah sangat terbiasa dengan tumpukan jadwal yang hampir bersinggungan sejak kecil. Anak tunggal yang akan mewakili perusahaan harus dapat melakukan semua hal sendiri. sejak kecil, Youngmi dibentuk untuk bisa ini dan itu. di les-kan ini dan itu. mulai dari seni tari seperti balet, bermain musik klasik macam biola dan piano, kurusus berbagai bahasa yang membuatnya benar-benar multi language, apa saja bahasa yang dikuasainya? Korea, tentu saja nenek moyangnya semua dari negri ginseng ini, bahkan konon katanya kakek kakek buyutnya kakek buyut adalah salah satu perdana mentri partai barat di dinasti Joseon. Ia juga menguasai bahasa Jepang, Inggis, China, Prancis, Belanda, Arab, Portugis, latin dan tagalog. Ia bisa berbicara dengan semua bahasa itu dengan fasih. Bahkan dengan logat yang sudah sangat tidak kaku terdengar. Tidak hanya itu, ia pun mempelajari seni bela diri taekwondo dan anggar. Kemasan yang sangat sempurna didalam sebuah etalase mewah yang sakin mahalnya, banyak orang bahkan sepertinya semua orang hanya dapat melihatnya dengan penuh pesona dan mulut ternganga dari kejauhan. Tak bisa menyentuhnya sedikitpun.
Dengan malas, Youngmi menyeruak keluar dari selimut bulu yang menghangatkan tubunya itu, tangan panjangnya mengulur meraba nakas putih gading samping tempat tidurnya mencari benda berisik yang sejak tadi menginterupsi alam mimpinya, masih dengan sedikit terpejam karena menyesuaikan cahaya yang memasuki retinanya, ia mebaca sebuah id call yang masuk kedalam handphonenya. Lekas ia mendudukkan diri dan mengatur bunyi suaranya.
“Yeobseyo ..” ujar Youngmi yang terdengar dingin, kaku dan teratur seperti biasa. “Nona Choi .. kita dapat masalah ..” lapor seseorang yang menelponnya itu. “Apa yang terjadi Minhyuk-ssi?” tanya Youngmi segera menyadarkan diri sepenuhnya. “Outlet lam semuanya berantakan. Tapi kita tidak kehilangan sesuatu. tak ada benda yang hilang, hanya semua disini menjadi berantakan.” Lapor orang kepercayaannya, Kang Minhyuk yang ia tugaskan untuk mengurus salah satu Outlet perusahaan di kawasan Cheongdamdong. Youngmi tertegun beberapa saat, memikirkan apa maksudnya ini semua? Apa semacam teror atau apa? “Polisi baru saja datang sekitar sepuluh menit yang lalu, dan mereka sedang memeriksanya sekarang.” tambah minhyuk seolah tahu apa yang akan ditanyakan berikutnya oleh sang atasan. “Arrasseo, aku akan segera kesana dan melihat situasi .. terima kasih sudah mengabariku, Minhyk-ssi ..” sahut Youngmi sebelum kemudian segera menutup sambungan telponnya.
Ia melirikkan sesaat matanya pada jam yang menunjukkan jam enam dua puluh lima pagi, sebelum kemudian ia meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku, berat terasa di sekitar pundaknya yang sangat kelelahan. Sebelum ia hanya menghembuskan nafasnya kasar menerima nasib yang harus diterimanya seperti ini dan melangkah menuruni tempat tidurnya yang sangat nyaman itu, menuju kamar mandi diluar kamarnya dan bersiap untuk pergi menuju toko mereka. Seperti biasa sebelum berangkat bekerja, ia akan menemui kakeknya di ruang baca yang sudah menjadi rutinitasnya tiap pagi. Perlahan Youngmi mengetuk pintu kecoklatan itu, membukanya dan menemukan sang kakek yang tak pernah kehilangan wibawanya itu tengah membaca sebuah buku tebal yang sepertinya tak pernah habis dia baca.
“Kau sudah mau berangkat, Youngmi-ah?” tanya sang kakek khas. “Ne, harabeoji ..” sahut Youngmi setelah mendudukkan dirinya dikursi tepat didepan kursi kakeknya. “Bahkan sebelum sarapan? Jam berapa kau pulang semalam?” Tanya sang kakek lagi. “Aku pulang jam tiga pagi tadi, aku harus segera ke Outlet kita di Cheongdamdong Harabeoji, terjadi masalah disana ..” sahut Youngmi sangat sopan, membuat kerutan didahi pria tua itu semakin terbentuk dalam. “Apa yang terjadi?” tanya kakek sedikit terkejut. “Aku belum tahu persisnya, hanya saja .. petugasku disana mengatakan bahwa outlet mengalami kerusakan. Sepertinya ada yang meneror semalam ..” jawab Youngmi membuat sang kakek menganguk-anggukkan kepalanya. “Kau bekerja sangat keras, perhatikan juga dirimu. Setelah mengurusi outlet kau harus mencari sarapan. Kau terlihat semakin kurus ..” ujar sang kakek yang hanya ditanggapi sebuah senyuman dari cucu satu-satunya itu. “Pergilah .. dan berhati-hatilah ..” tambahnya kemudian, yang segera diangguki Youngmi yang segera berdiri dan memberi salam pamit pada sang kakek, sebelum kembali menghilang dibalik pintu itu.
Handphonenya kembali berdering untuk kesekian kalinya menunjukkan sebuah private nomor yang sedari tadi berusaha menghubungi Youngmi yang masih enggan untuk menjawabnya. Ia sudah terlalu kesal menanggapi orang iseng yang hanya menginginkan uangnya itu. youngmi tak bergeming dan berusaha untuk terus memusatkan fokusnya pada jalanan yang dilaluinya, menginjak lebih dalam pedal gasnya membuat mobilnya melesat cepat membelah jalanan besar kota Seoul. Dan tidak sampai tiga puluh menit, ia tiba di salah satu outletnya dan menunjukkan terdapat beberapa mobil polisi disana dan juga beberapa polisi yang masih memeriksa ini dan itu. segera ia menghampiri minhyuk yang tampak sedang berbicara dengan beberapa polisi disana.
“Minhyuk-ssi .. apa yang terjadi?” tanya Youngmi segera berhasil menghentikan obrolan tiga orang pria itu. “Nona Choi .. kau datang, kami akan memeriksa CCTV sekarang.” sahut Minhyuk segera menanggapi. “Ayo cepat kalau begitu.” Sahut Youngmi terkesan tergesa. “Ne ..” balas Minhyuk yang kemudian diikuti dua polisi yang tadi yang kini meminpan arah kemana mereka harus berjalan. Youngmi dan Minhyuk juga dua polisi tadi memperhatikan dengan seksama rekaman video CCTV yang berhasil merekam di beberapa sisi. Youngmi yang tampak gemas, kesal dan tidak mengerti kenapa segerombolan orang itu menghancurkan outletnya tanpa mengambil satu barang berhargapun dari dalamnya, dengan hanya menggigiti pelan ujung kuku ibujarinya.
“Ini serius nona, Ini sudah kedua kalinya kita mendapat teror setelah sebelumnya bom asap. Kita harus menindak lanjutinya lebih tegas sekarang ..” usul Minhyuk yang diangguki Youngmi. Salah satu dari polisi itu hanya memperhatikan gelagat Youngmi yang sejak tadi bungkam memperhatikan rekaman CCTV. “Apa kau mendapat teror lain Nona?” akhirnya polisi itu bersuara tepat pada Youngmi dan menyadarkan lamunan singkatnya. Gadis itu segera bereaksi aneh dan menggeleng cepat. “Animida ..” sahutnya singkat tanpa berminat untuk membalas tatapan polisi itu. “Jika kau mengizinkanya, biarkan aku dan timku mengurus ini .. kami akan menemukan pelakunya dan menangkapnya ..” ujar polisi itu lagi, yang hanya diangguki Youngmi. Susana menghening beberapa saat sebelum kembali handphone youngmi berdering, membuat gadis itu bergerak sedikit cepat mengeluarkan handphone itu dari dalam tas selempangnya. “Aku harus pergi sekarang, aku mengandalkan Anda Tuan …” Youngmi segera bangkit dan menggantungkan kalimatnya “Cho Kyuhyun imnida ..” balas polisi itu yang memperkenalkan dirinya sebagai Cho Kyuhyun. “Ah .. ya, Cho Kyuhyun-ssi, terimakasih atas bantuan Anda. Kuharap kau bisa menangkap pelaku teror itu secepatnya.” Lanjutnya kemudian mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan yang segera disambut hangat oleh Kyuhyun yang tak lepas menatap yeoja itu. tatapan yang baru disadari Youngmi, tatapan aneh yang membuatnya risih, dan segera menarik kembali tangannya dari genggaman kyuhyun. “Sampai Jumpa nanti.” pamit Youngmi sebelum benar benar pergi meninggalkan ruangan ini.
Sembarangan Youngmi melempar tasnya ke jok samping, dan segera mengangkat panggilan yang kembali masuk. “Apa maumu sekarang eh? Kau yang menghancurkan tokoku?” tanya Younhmi dengan suara tak bernadanya yang serat akan emosi yang tertahan didalamnya. Ia bisa mendengar kekehan menyebalkan dari speaker heandphonenya itu. “Kalau begitu bagaimana dengan tawaranku sebelmunya? Nona?” tanya suara menyebalkan itu membuatnya ingin benar-benar menendang orang gila itu ke black hole diruang angkasa sana. “Mworaguyo?! Jangan harap kau bisa mendapatkan sepeserpun setelah apa yang kau lakukan pada perusahaanku!” ketus Youngmi geram. “Jadi kau ingin mengalami kerugian yang lebih besar? Nona Choi?!” “berhenti Mengancamku Seo Jung Hoon dan temui aku jangan jadi pengecut kau!” lagi tawa garing disana membuat Youngmi semakin mendidih sampai di ubun-ubun, sebelum segera ia menutup sambungan telponnya mendapati seseorang mengetuk kaca mobilnya. Segera Youngmi menurunkan kacanya dan bertanya “Ada apa tuan?” tanya Youngmi sedikit heran masih dengan sisa emosi yang ditahannya tadi. “Hubungi aku jika kau membutuhkan bantuanku, dan satu lagi nona Choi, apa kau benar-benar sedang tidak terlibat dalam sebuah masalah? Atau tidak ada yang mengancammu sebelumnya?” tanya Kyuhyun seraya menyerahkan kartunamanya. Youngmi membaca sekilas kartu nama itu, dan mengetahui pria bernama Cho Kyuhyun itu adalah seorang detektif di sebuah unit kepolisisan di Seoul. “Animida, aku benar-benar berterima kasih atas bantuanmu. Aku sangat mengandalkanmu untuk masalah ini ..” sahut Youngmi sopan. “Kami akan segera menyelesaikannya, jika tidak ada yang kau sembunyikan dari kami.” Sahut Kyuhyun membuat Youngmi mengerutkan dahinya samar. “Apa maksudmu?” tanya Youngmi tak mengerti. “Aku akan menghubungimu nanti untuk proses investigasi ..” youngmi hanya mengangguk. “Baiklah .. sampai jumpa.” Sahut Youngmi sangat formal sebelum kembali menutup jendela mobilnya setelah kyuhyun mundur dan menjauh, dan segera menyalakan mobilnya dan melesat meninggalkan lokasi kejadian meninggalkan kyuhyun yang masih berdiri ditempatnya menatap mobil yang membawa Youngmi semakin jauh dan tak terjangkau pandangannya.
“Choi Young Mi .. kau tidak pernah berubah. Sedikitpun” bisik Kyuhyun dalam hati menghembuskan nafas beratnya. Bukan suata hal yang disengaja, saat ia mendengar laporan bahwa terjadi aksi teror di Outlet Bill Fashion berdasarkan laporan pengaduan yang diterima pihak kepolisian tadi pagi. Kyuhyun yang kali itu ditugaskan atasannya segera meluncur menuju lokasi kejadian. Toko besar yang hampir porak poranda. Kyuhyun berbincang dengan sang pelapor yang tak lain adalah Minhyuk, dan dari pria itulah dia tahu siapa pemilik outlet ini. outlet yang berdiri dibawah nama Young Group, sebuah label perusahaan yang sudah memiliki banyak jangkauan didunia Fashion yang menadi perusahaan fashion terbesar di korea. Label yang tidak asing ditelinganya dan terasa sangat familiar. “Bosku akan segera datang ..” ujar Minhyuk saat itu membuat kyuhyun semakin penasaran, pikirannya terus berputar-putar pada seseorang yang ternyata benar adanya saat seorang perempuan menghampirinya dan mengatakan bahwa dia pemilik outlet ini. dan sejak itu, kyuhyun tak bisa melepaskan padangannya dari Young Mi, yang diakuinya sebagai teman masa SMA-nya dulu. Seorang anak perempuan yang kutu buku, yang minim pergaulan, hanya tertarik dengan ruang yang disebut perpustakaan dan sebuah tempat bernama atap gedung disekolah. Ia tidak pernah menemukan Youngmi dikantin atau tempat ramai lainnya. Anak yang selalu mendapat juara kelas, dan selalu menjadi saingan terberatnya dibidang prestasi. Membuat kyuhyun yang menyandang gelar Juara Umum sejak SMP itu harus merelakan posisinya pada gadis tak punya teman itu. satu tahun perah mereka sekelas saat duduk di bangku kelas dua SMA, dan dia tahu betul bagaimana Young Mi. Dia ramah sebetulnya, tapi sayangnya kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya tidak baik. Ia terkesan sombong, karena youngmi tidak pernah berminat untuk berkumpul bergerombol dengan teman sebayanya membicarakan drama, cinta dan lain sebagainya yang tidak penting menurutnya. Gadis pendiam, yang hampir terlupakan jika saja gadis itu tidak berprestasi. Youngmi tidak memiliki teman yang benar-benar akrab dengannya. Sebagian teman disekelilingnya hanya memanfaatkan kepintarannya saja, dan ‘kebaikhatiannya berbagi harta’. Hingga akhirnya sebuah gosip mencuat bahwa diam-diam Youngmi menyukai kakak mereka, membuat kyuhyun semakin penasaran dengan gadis itu. saingannya yang entah bagaimana selalu berhasil mengalihkan dunianya. Bahkan sampai sekarang.
.
.
.
Setelah selesai dengan urusan dikantor pusat, seperti biasa youngmi memeriksa satu persatu toko mereka yang tersebar dibeberapa departement store, outlet, dan butik. Dan disini sekarang ia berada disalah satu outlet milik Young Fashion bernamakan Bill Fashion yang sedang mengalami perbaikkan pada beberapa bagian ruangan yang rusak, kaca utama yang pecah, dan lain sebagainya. Semua hampir selesai diperbaiki. Ia masih melihat beberpa karyawannya yang tampak masih membersihkan pakaian dan isi ruangan juga beberapa tukan yang memperbaiki kacanya.
“Kalian belum pulang?” tanya Youngmi yang walaupun cara bicaranya kelewat datar dan dingin, tapi sesungguhnya ia sangat perhatian pada karyawan-karyawannya. “Kita harus beroprasi seperti biasa secepatnya agar pelanggan tidak hilang dan khawatir akan bahaya nona ..” Ujar Minhyuk menghampiri. Youngmi mengangguk, menyimpan tas selendangnya diatas meja kasir dan ikut membantu membersihkan ruangan. “Kau tidak perlu melakukannya Nona Choi ..” ujar Heejin salah satu karyawannya. “Gwaenchana .. agar pekerjaan kalian cepat selesai juga ..” sahut Youngmi yang hanya dituruti karyawannya itu.. “kalian sudah makan malam?” tanya Youngmi pada salah satu karyawan disampingnya .. “Sudah ..” sahut perempuan itu sopan. Youngmi melihat sekeliling, dan memeriksa jam yang kini sudah menunjukkan jam dua dini hari. Semuanya sudah hampir selesai. kaca yang sudah kembali terpasang dilengkapi dengan pengamanan yang lebih canggiih dan penambahan camera CCTV di beberapa sudut ruangan. Hyeseong segera mengeluarkan handphonenya, menekan deret angka dan segera memanggil nomor itu, memesan beberapa makanan dan minuman yang kurang dari lima belas menit kemudian pengantar makanan itu datang yang seger disambut sorakan para karyawan dan petugas renovasi.
“Kalian sudah bekrja keras hari ini. terima kasih ..” ujar Youngra memulai pesta kecil mereka. Yang segera sisahut sorakan karyawannya disana dan mulai menyantap beberapa jenis pizza yang sangat menggiurkan cukup untuk menutup hari dengan kenyang.
.
.
.
“Kenapa kau menyukaiku?” tanya seorang namja setelah membawa seorang yeoja yang selalu berpenampilan mengikat seluruh rambutnya menyisakan sisa anak rambut di sekitar telinga dan poni yang membelah dari sisi kanan dahinya. Yeoja tersebut jelas dibuat terkejut dan tersentak akan perilaku kakak kelasnya itu yang sudah hampir dua tahun ini diam-diam ia kagumi. Kenapa? Sepele. Hanya karena saat mereka bertemu diperpustakaan, Kim Jong Woon nama pria itu sedang tidur di salah satu lorong rak buku tanpa ada yang menyadari dan mengetahui termasuk Youngmi yang kali itu sedang mencari buku berbau sastra untuk tugas sastranya. Ia tidak menyadari seseorang tertidur bersandar pada rak dengan kaki berselonjor. Youngmi yang kali itu hanya fokus memeriksa satu persatu deret buku mencari buku yang dicarinya tanpa sengaja menendang kaki panjang itu dan membuatnya tersungkur jatuh membuat jongwoon terbangun. Youngmi meringin karena ia jatuh dengan sangat tidak indah diatas Jongwoon. “gwaenchana?” tanya jongwoon menangkap mata indah Youngmi. Dan sejak saat itu, youngmi tidak pernah bisa mengatur detak jantungnya jika hanya sekedar berpapasan dengan sunbaenya itu.
“Kau yang selalu mengirim puisi-puisi itu dilokerku kan?” tanya Jongwoon lagi dengan mata menyipit. Youngmi tidak bisa bergerak dan bergeming dengan posisi yang membuat jantungnya seakan akan meledak beberapa detik dari sekarang. ia terpojok disudut tembok lorong taman belakang sekolah yang sangat jarang dijamah siswa. Sangat sepi. Tidak ada orang lain selain mereka berdua.
“Kau mencintaiku? Kau sungguh mencintaiku?” tanya jongwoon mengikis jarak diantara mereka. Youngmi hanya mengangguk takut dan menundukkan wajahnya dalam. Seringai miring iblis milik Jongwoon menyeruak menghiasi wajahnya yang tidak bisa disebut jelek. Siapa yang tidak mengenal pria ini? kapten sepak bola yang populer dengan segala aura yang dimilikinya membuat semua siswi disekolah tak ada yang bisa berpaling darinya, dan rela untuk menjadi kekasih kesekiannya. “Sungguh?” tanya jongwoon lagi semakin mengikis jarak mereka membuat Youngmi sesak seketika. Dan lagi lagi hanya bisa mengangguk. “Katakan padaku, sayang .. katakan kalau kau mencintaiku ..” ujar jongwoon sedikit berbisik mengangkat dagu runcing Youngmi nakal. Takut-takut youngmi membalas tatapan Jongwoon yang lekat menusuk kedua matanya. “A .. Aku .. Aku … me .. men..” youngmi menegang, kaku menghentikan ucapannya saat dengan iseng Jongwoon tiba-tiba mengecup bibir tipis youngmi yang sudah membuatnya gemas sejak tadi itu kilat. Jongwoon kembali menyeringai melihat wajah youngmi yang berubah memerah. “katakan dengan tegas, sayang ..” ujar jongwoon yang kini mengusapkan ibu jarinya disekitar pipi kiri Youngmi. “Aku .. aku mencintaimu Sunbaenim ..” ujar youngmi kini lancar walau masih terkesan gugup, yang dengan tanpa basa basi membuat Jongwoon semakin menghimpit tibuh gadis itu yang semakin terpojok di tembok, menyesap dalam bibir kenyal Youngmi yang sangat menggemaskan baginya. Tapi tak ada respon yang diinginkan dari gadis itu yang hanya diam tak menerima ataupun menolak. Youngmi hanya tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Jongwoon meraih tengkuk youngmi, menekannya semakin dalam, melumat bibir manis itu yang akhirnya harus mengigitnya gemas agar aksesnya berjelajah terbuka dan “Aaasshhhhh …” desahahan youngmi keluar ketika jongwoon semakin menghimpitnya dengan tangan kanannya yang tidak diam iseng memainkan pantat gadis dihadapannya itu, membuat jongwoon tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk segera mengeksplor bibir mungil gadisnya itu. gadis yang entah keberapa bermain dengannya.
“Hahhhh … ahhhhh … Ssshhhhh .. sunhhh .. ahh .. sunhh .. baeehhh … nimmhhh ..” racau youngmi membuat gairah Jongwoon semakin tersulut, dan bersemagat menjelajahi leher putih dan jenjang Youngmi. Aroma tubuh gadis ini sangat unik dan membuatnya ketagihan dan betah berlama-lama menciumi, mengigiti, menghisap bagian yang mulai detik itu menjadi bagian favoritnya .. entah sejak kapan youngmi sudah melingkarkan tangannya dipundak jongwoon, meremas kemeja yang membalut tubuh pria yang sudah berkeringat itu, mengeluarkan energinya dengan meremas erat kemeja yang semakin kusut dibuatnya itu. “Ahhh .. Sunhh .. baehh .. app .. apaahh .. apa yanghh .. kau laukannkk ..” racau youngmi frustasi saat tangan jongwooon dengan jahil memainkan dua benda kenyal yang sangat menggoda .. “Kau indah sekali sayang ..” puji Jongwoon yang telah berhasil membuka tiga kancing teratas kemeja youngmi .. “benda ini sangat mengganggu pemandanganku ..” gerutu jongwoon membuka semua kancing kemeja youngmi dan mengangkat tangtop yang dipakainya menunjukkan buah dada youngmi yang tak begitu besar itu mulai membengkak ulah tangan jahilnya tadi. Jongwoon tidak percaya .. bahkan hanya dengan sedikit pemanasan seperti tadi youngmi benar-benar sudah membengkak, ia penasaran apa dibawah sana gadis ini juga sudah basah. Youngmi yang tersadar, segera berusaha menutupkan kembali tangtopnya. “Sunbaenim .. ini .. ini .. tidak benar ..” ujarnya tergugup “Wae? Kau bilang kau mencintaiku kan?” tanya jongwoon memasang wajah sendu membuat Yongmi merasakan sesuatu yang aneh, ini salah .. tapi ia merasa bersalah jika menghentikan aktivitas sunbaenya ini .. “ya .. ta .. tappi .. ahhhh … eunhhh.. appah .. apaaahh yanghh … ahhhh ..” Youngmi kembali mendesah saat jongwoon kembali meremas pelan teratur payu dara youngmi yang masih terbungkus bra pink polkadot, tanpa berhenti mengecupi lehernya, yang mulai turun ke dada memberikan servis yang berna-benar berhasil membuat gadis kutu buku itu frustasi. Dan desahan erangan erotis youngmi berhasil membuat sesuatu dibalik celana jongwoon sana bergetar dan sesak. Tangan kanan jongwoon yang menganggur mulai jahil merabai paha mulus youngmi, menggelitik paha dalam gadis itu, membuatnya menggelinjang tak karuan, bentuknya sudah benar-benar berantakan. Dan desahan kuat itu kembali dikeluarkan youngmi, setelah susah payah menahannya setengah mati ketika jongwoon iseng mengusapi bagian tersensitivnya yang masih terbungkus celana dalam .. jongwoon menyeringai ditengah akitivasnaya mencumbui dada youngmi yang sangat menggemaskan, menyadari bahwa youngmi sudah sangat basah .. sampai youngmi dengan cepat dan mendadak mendorong jongwoon menjauh.
“Waehh ??” tanya jongwoon kecewa dengan nafas masih berburu. Ia belum menuntaskannya. Ia bisa gila! “Aku .. aku ingin pipis …” ujar youngmi memerah. Jongwoon tertawa keras mendengar penyataan bodoh gadisnya itu. “itu bukan pipis sayang ..” jongwoon merapikan poni youngmi yang berantakan dan basah akan keringat. “ne?” tanya youngmi bingung .. bunyi bel terdengar nyaring keseluruh penjuru sekolah .. “Aku harus segera masuk kelas ..” lanjut younmi cepat, segera memperbaiki keadaannya, mengikat kembali rambutnya tapi jongwoon menahannya. “Kau mau menunjukkan bahwa kita sudah hampir bercinta tadi pada semua orang?” tanya jongwoon membuat youngmi bingung, matanya kemudian menatap bercak keungian ciptaannya di leher putih youngmi. “Itu milikku, itu bagian favoritku. Kau tidak boleh memberikannya pada siapapun ..” lanjut jongwoon masih membuat Youngmi bingung. Sebelum berikutnya ia menyadari dan menutup lehernya dan membiarkan rambutnya tergerai bebas demi menutupi semua hasil karya jongwoon dilehernya beberapa saat lalu.
Dan sejak saat itu, mereka sering melakukannya walau tak pernah sempai sampai puncak. Ada sesuatu yang mengganjal jongwoon untuk benar-benar meniduri gadis ‘mainan’nya itu. ia tidak pernah merasa kenikmatan yang begitu nikmat ketika bermain dengan wanita-wanita berpengalaman yang pernah memanjakannya. Berbeda dengan youngmi yang baginya cenderung pasif yang bagaimanapun mau menerima perlakuannya, tapi sangat membuatnya begitu memmuja mainannya yang masih gadis ini. bahkan ketika bercinta dengan wanita lain, tak jarang jongwoon ingin melakukannya bersama Youngmi. Ia benar-benar ingin melakukannya bersama youngmi. Menyatukan tubuhnya dengan youngmi dan merasakan orgasme yang indah bersama-sama. Bukan hanya sekedar memainkan bagian atas tubuh gadis itu saja. tapi entah kenapa, setiap kali keinginan itu semakin kuat, maka semakin sulit juga ia merealisasikannya pada gadis itu. gadis polos dan lugu, yang telah ia buat cintanya ternodai. Hingga akhirnya mereka berakhir, ketika tanpa sengaja Youngmi melihat jongwoon bercumbu dengan gadis lain yang membuatnya sangat sesak dan sakit yang teramat sangat.
“Hahh .. hahh … hahhh …” Youngmi menghembuskan nafasnya berkali-kali dengan kasarnya seraya terbangun duduk dari mimpinya yang bisa membuatnya gila. Segera ia mematikan bunyi alarm yang dikeluarkan jam digitalnya yang sudah menunjukkan jam enam pagi. Youngmi mengusap rambutnya kesal. Bahkan setelah tujuh tahun ini ia masih belum bisa melupakan cinta pertamanya itu. walaupun dengan segala upaya ia lakukan. Tetap saja, bayangan pria itu selalu muncul dialam bawah sadarnya. Membuatnya benar-benar frustasi. Keputusannya untuk menjadi semakin sibuk tidak seutuhnya mempan untuk menghapus sisa jejak pria yang pernah ia cintai itu.
Minggu pagi yang cerah di tengah musim gugur. Youngmi memutuskan untuk bersantai sebentar menikmati udara pagi di teras belakang rumahnya menikmati coklat panas buatan eommanya. Berdiam diri tampa memikirkan apapun seperti ini membuatnya sedikit merasa senang dan lega rasanya tidak banyak direcoki masalah pekerjaan, ya walaupun setumpuk pekrjaan masih memeuhi kedua pundaknya. Sebuah notifikasi pesan masuk berhasil menginterupsi ketenangan pikirannya, segera gadis itu meraih handphone yang sejak tadi ia simpan diatas meja kaca disampingnya, dan segera membaca pesan tersbeut
From : Detektif Cho 
Selamat pagi Nona Choi, bisakah kita bertemu siang ini untuk melanjutkan proses investigasi?
Yongmi ber-ah- singkat memingat janjinya kemarin harus batal karena kesibukan pekerjaannya yang menuntut ia harus mengurusi banyak hal sampai subuh.
To : Detektif Cho
Ya, Siang ini jam 2 di Coffee shop Myeongdong.
Kembali Youngmi menyimpan handphonenya yang kembali berbunyi cepat dan menunjukkan pesan yang lagi dikirim Kyuhyun dengan kalimat terima kasih. Youngmi mengerutkan dahinya sekilas, berpikir harusnya dia yang berterima kasih karena telah membantunya mencari pelaku peneroran pada outletnya, walaupun sedikit banyak ia sudah menduga siapa pelakunya.
.
.
.
Tepat tiga menit sebelum jam dua siang, Youngmi memarkirkan rapi mobilnya didepan sebuah cafe bertingkat dua didaerah Myeongdong. Ia segera meraih tas selempangnya seraya menuruni sedan putih miliknya, menggantungkan tasnya di bahunya sebelum kemudian bergegas memasuki cafe tersebut, namun langkahnya terhenti ketika seseorang memanggilnya dan membuatnya segera berbalik kearah sumber suara, dan menemukan kyuhyun yang mengangkat tangannya persis ia baru tiba dan keluar mobilnya. Youngmi hanya menanggapi dengan anggukan ringan dan senyuman kecil yang sangat samar berbeda dengan kyuhyun yang tampak sangat sumeringah. Ia segera menghampiri youngmi yang tampak menunggunya. “Kau juga baru tiba?” tanya kyuhyun masih sangat ceria hari ini. “ne ..” sahut Youngmi singkat. Keduanya kemudian bersama memasuki cafe tersebut dan memilih tempat duduk yang menurut mereka nyaman di suduk ruangan dilantai dua yang tak terlalu ramai dan bisa menikmati pemandangan jalanan dari jendela besar disamping mereka.
“Blackforest caribina satu ..” ujar Youngmi pada seorang pelayan yang menghampiri mereka. “Aku ma Americano ..” tambah kyuhyun kemudian. Dan pelayan itu pergi menyiapkan pesanan mereka berdua. Bincang ringan dimulai sebelum benar-benar membahas tentang masalah yang terjadi tempo hari.
“Kudengar dari pegawaimu ini teror kedua kalinya, apa benar?” tanya kyuhyun mulai menyelidik. “Ne .. sebelumnya seseorang melemparkan bom asap kedalam outlet. Beruntung saat itu tidak terlalu banyak pengunjung dan tiadak ada yang terluka ..” sahut Youngmi seadanya. Hening untuk beberapa saat ketika pelayan datang membawakan pesanan mereka. “Detektif Cho, ada yang ingin kukatakan padamu ..” ujar Youngmi akhirnya merasa sudah pusing jika harus menanganinya sendiri. “Silakhan katakan saja ..” sahut kyuhyun terdengar lebih santai berbeda jauh dengan youngmi yang sangat formal. “Seseorang terus berusaha menghubungiku selama hampir tiga bulan ini. apa itu cukup mungkin dia orang dibalik semua teror ini?” ujar youngmi serius. Kyuhyun memajukkan duduknya dan menyimpan kedua sikutnya diatas meja. “Apa kau menyimpan nomornya?” tanya kyuhyun, youngmi menggeleng pelan. “Dia menyembunyikan nomornya, tapi aku tahu siapa dia ..” sahut Youngmi membuat kyuhyun menautkan alisnya samar. “kau mengenalnya?” tanya kyuhyun memperjelas, dan mendapat anggukan dari kepala gadis itu. “Dia karyawan dikantorku. GM kami, tapi aku memecatnya tiga bulan lalu karena telah membuat perusahaan mengalami kerugian besar, dengan membocorkan desain untuk musim baru pada pihak lawan ..” sahut Youngmi apa adanya. Kyuhyun mengangguk-anggukkan kepalanya seolah mengerti. “kau sudah mencari tahu dimana keberadaannya?” tanya Kyuhyun kemudian, dan hanya mendapatkan gelengan lemah gadis itu. “baiklah, berikan data tentang dirinya padaku ..” tambah kyuhyun sebelum kemudian meraih minumannya dan menyesapnya pelan menikmati aroma khas minuman itu memasuki tenggorokannya. “Ye, Gamsahamnida ..” sahut Youngmi sangat formal, dan berhasil membuat kyuhyun menyunggingnkan senyumnya. “Youngmi-ssi .. kau benar-benar semakin seperti robot ..” ujar kyuhyun keceplosan, membuat youngmi mengurungkan niatnya untuk mencicipi minumannya yang masih utuh. “Ahh .. aku tahu, kau pasti sudah lupa padaku, tapi .. setelah melihatmu, aku menjadi teringat kembali pada sainganku saat SMA dulu ..” tambah kyuhyun yang tampak semakin santai bersandar pada kursi yang didudukinya. Youngmi masih diam tak bergeming berusaha menyerap perkataan kyuhyun barusan.
Saat SMA? Cho Kyuhyun? apa ada nama itu yang dikenalnya saat SMA? Susah payah Youngmi mengingat masa-masa SMA-nya dulu dan tidak ada yang lain yang muncul selain Jongwoon dan hal-hal statis yang dilakukannya selama bersekolah. “Sudahlah, kau tidak perlu mengingatnya jika kau sudah lupa .. aku jadi merasa terpojokkan disini ..” ujar kyuhyun mengibaskan sebelah tangannya. “jeoseonghamnida ..” sahut Youngmi merasa bersahal. “berhubung kita pernah menjadi teman SMA, jadi kau tidak perlu berbicara sekaku itu padaku, itu benar-benar membuatku tidak nyaman ..” ujar kyuhyun lagi. Obrolan ringan kembali menyelimuti mereka sambil menghabiskan minuman masing-masing dan kegiatan itu hanya berlangsung tidak lebih dari sepuluh menit. Keduanya bersama kembali meninggalkan cafe tersebut dan melanjutkan aktivitas mereka masing-masing.
Ada perasaan bersalah mengganggu Youngmi saat ia tidak bisa mengingat salah satu teman SMA-nya itu. ia merasa menjadi teman yang buruk. Ia ingat tidak ada hal yang spesial dan menyenangkan dimasa remaja-nya itu selain hal-hal yang membuatnya merasa benar-benar menjijikan dan menyakitkan hingga sekarang.
.
.
.
Dengan alasan kasus yang sedang ditangani, Kyuhyun semakin sering menemui Youngmi. Bahkan seperti sekarang ini, saat Youngmi harus memeriksa pabrik kyuhyun dengan ‘baik hati’ mengantar teman SMA nya itu, dengan alasan, mereka telah melakukan makan siang bersama dikantor youngmi membahas tentang penemuan jejak-jejak mantan karyawan Youngmi yang dipecat gadis itu, Seo Jung Hoon yang tapi masih harus dilakukan penelusuran dan penyelidikan yang lebih akurat.
“Padahal kau tidak perlu mengantarku seperti ini, Kyuhyun-ssi ..” ujar Youngmi terdengar lebih akrab dari nada bicaranya setelah kyuhyun mengantar youngmi ke tempat tujuan. “Kalau begitu, aku akan kembali mengangatarmu ke kantor dan menyuruhmu kembali ketempat ini sendirian ..” sahut kyuhyun. senyum Youngmi mengembang terkekeh kecil menanggapi perkataan konyol Kyuhyun. senyuman alami yang terlihat lebih natural yang baru pertama kyuhyun lihat selama ini, membuat pria itu tertegun untuk beberapa saat. “Baiklah, terima kasih atas tumpangannya ..” ujar Yongmi seraya melepas self beltnya hendak menuruni mobil itu. “hubungi aku saat urusanmu selesai, aku harus mengurusi beberapa hal daerah sini .. jangan menolak aku tidak suka tawaran baikku ditolak orang ..” sahut Kyuhyun membuat youngmi hanya menghembuskan nafasnya dan kembali terseyum ramah,, mengurungkan niatnya untuk menolak perkataan kyuhyun tadi. “baiklah ..” sahut Youngmi singkat namu terdengar lebih hangat. Kyuhyun membalas senyu yeoja itu, sebelum kemudian melajukan mobilnya meninggalkan area pabrik. Dan youngmi segera melangkahkan kakinya memasuki kantor pabrik itu untuk memeriksa hal yang perlu diperiksanya. Sesekali ia harus memeriksa kondisi lapangan dengan tangannya sendiri, itu salah satu caranya untuk mempertahankan loyalitas karyawan dan kualitas perusahaan. Dan setelah semuanya selesai, sesuai janjinya ia segera memberi tahu kyuhyun, dan tak lebih dari tiga puluh menit kyuhyun sudah datang menjemputnya.
Perjalanan Busan-Seoul bukanlah perjalanan yang singkat. Mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak di sebuah taman terbuka yang mereka lewati dalam perjalan pulang. Ramai anak-anak bermain disana. Youngmi hanya diam menyaksikan anak-anak yang tampak bebas bermain semaunya. Menyenangkan sepertinya memiliki masa kanak-kanak yang bebas seperti mereka. Tidak seperti dirinya yang tidak memiliki banyak teman untuk diajak bercerita, dan setiap harinya setiap jam nya ia disibukan dengan berbagai kursus dan privat.
“Ini ..” ujar kyuhyun menyerahkan minuman kaleng capucino pada Youngmi. “Gomawo ..” sahut yougmi menerima minuman yang diberikan kyuhyun yang kini sudah duduk disampingnya. “Bagaimana masa kecilmu?” tanya youngmi lolos begitu saja tanpa mengalihkan perhatiannya dari kelompok anak yang sedang bermain disana. “hmm .. mungkin hampir mirip seperti mereka. Aku pandai bermain basket, dan aku bintang basket saat SMP. Aku lebih suka bermain game dirumah dan lebih baik membawa teman-temanku kerumah dibanding harus bermain diluar rumah” Kenang kyuhyun menerawang. Youngmi tersenyum sekilas ikut membayangkan. “kau tidak bertanya kenapa?” tanya kyuhyun menolehkan wajahnya kearah Youngmi “Wae?” tanya youngmi lembut balas menoleh ke arah kyuhyun. “Aku pernah kapok bermain ditaman sekitar rumah. Saat itu kami bermain bola seperti anak-anak itu. dan karena aku terlalu pandai bermain bola, bola yang ku tendang itu terlalu tinggi dan menjatuhkan sarang lebah membuat para penghuninya mengejarku, mengejar kami .. dan lebih parahnya, seekor anjing liar yang terlepas ikut mengejar kami .. hahahaha ..” sahut kyuhyun kemudian tertawa lantang, youngmi ikut tertawa membayangkan kekonyolan kyuhyun saat kecil itu. keduanya tertawa bersama sebelum kyuhyun balik bertanya. “Kalau kau bagaimana?” Youngmi hanya menyunggingkan senyum miris pada ujung sepatu yang dipakainya.
“Sejak kecil aku hanya sibuk dengan duniaku ..” sahut Youngmi pendek, dan mebuat kyuhyun sedikit mengerutkan dahinya tak mengerti. “Maksudmu?” Youngmi menoleh sekilas mendengar pertanyaan kyuhyun. youngmi hanya mengeak minumannya tak berniat untuk bercerita lebih banyak dan kembali menyaksikan permainan bola anak-anak dihadapan mereka. Menghabiskan sore, menunggu kyuhyun yang akhirnya bergabung dengan anak-anak itu bermain bola. Hujan tiba-tiba turun dengan derasnya, butiran air hujan yang besar cukup menyakitkan mendarat dikulit. Hujan deras ditengah musim gugur bukan hal yang aneh memang. Kyuhyun segera berlari menghampiri Youngmi yang sudah hampir basah kuyup berdiri seolah memintanya untuk segera masuk kedalam mobil.
“Hujannya semakin deras, kita berteduh disini dulu saja ..” ujar kyuhyun setelah membawa youngmi kedalam sebuah bale-bale berbentuk seperti sangkar burung di salah satu sisi taman, mengingat kyuhyun terlalu jauh memarkirkan mobilnya. Youngmi hanya mengangguk, dan mencari posisi duduk untuk menghangatkan dirinya. kyuhyun masih bergerak mondar-mandir melihat langit dan hujan yang masih deras turun. Ia kemudian berbalik mencari youngmi yang sudah duduk memojokkan diri dengan melipat dan memeluk lututnya erat. Kyuhyun segera berjalan menghampiri Youngmi dengan khawatir. “Youngmi-ssi .. neon gwaenchana?” tanya kyuhyun khawatir tapi youngmi tidak menjawab. Tubuhnya bergetar, bibirnya bergetar tak bisa mengatakan apapun. Sesaat ia teringat bahwa gadis ini alergi dengan suhu dingin. Dan kehujanan seperti ini bisa membuatnya tersiksa. Ya, tentu kyuhyun ingat itu, karena dia pernah menjadi seseorang yang sangat penasaran pada yeoja ini, yang membuatnya malah tidak bisa berpaling dari yeoja ini, sampai sekarang. kyuhyun meyampirkan jasnya pada tubuh youngmi, dan meraih kedua tangan gadis itu menggosok-gosokkannya sedikit cepat, berusaha melakukan hal yang membuat gadis itu merasa sedikit hangat.
“Kau harus bergerak Young-ah …” ujar Kyuhyun mendadak panik melihat Youngmi yang memucat dan melemas. Gadis itu hanya diam mengabaikan perkataannya. Kyuhyun hanya menggerutu bearap hujan segera reda. Hingga akhirnya setelah lebih dari satu jam berlalu, hujan akhirnya mereda, dan youngmi sudah tak sadarkan diri. kyuhyun segera membopong youngmi kedalam mobilnya, mendudukkan gadis itu senyaman mungkin, memasangkan selfbelt, dan gerakannya terhenti begitu saja saat melihat nafas teratur youngmi membuat dada gadis itu naik turun tetap dibawah kepalanya. Kyuhyun seolah terbius dengan bentuk youngmi kali ini. gadis itu basah kuyup. Sangat basah. Blouse hijau toscanya yang ternyata berbahan tipis itu mencetak sempurna tubuh gadis itu, bahkan memperlihatkan bra hitam yang dikenakannya. Sebagai pria normal kyuhyun merasa sesak dengan pemandangan ini. ditambah leher jenjang gadis itu yang mendongak terkulai lemas dengan rambut yang basah. Baju yang basah, membuat bagian leher bajunya semakin terbuka, memperlihatkan kulit putih yang menggoda. Nalurinya hampir berjalan, mengingat gadis ini adalah gadis yang diincarnya sejak SMA dulu, gadis yang bersil membuatya penasaran setengah mati dan malah menjadi tertarik pada gadis kutubuku itu. tapi semua pikirannya ia tepis segera. Ia tidak mau berindak bodoh dan kembali kehilangan incarannya ini. segera kyuhyun menutup pintu mobil
“Nggghhh ..” lenguh Youngmi membuat kyuhyun memelankan sedikit laju mobilnya, dan menjulurkan tangannya memeriksa dahi youngmi yang masih terasa sangat panas. “Kau sudah sadar Young?” tanya kyuhyun sesekali memeriksa keadaan penumpang disampingya, tangganya beralih menggenggam tangan youngmi dan meremasnya pelan bermaksud untuk membantu young mempercepat kesadarannya. “Sebernar lagi kita sampai rumah sakit terdekat ..” tambah kyuhyun. dan tidak lebih dari lima belas menit kemudian, youngmi sudah berbaring diranjang rumah sakit dan didorong tim UGD untuk segera mendapatkan perawatan. Kyuhyun mengurusi administrasi untuk perawatan. Yang penting Youngmi selamat. Dan setelah mendapat berbagai pemeriksaan, akhirnya youngmi ditempatkan dikamar VIP sebuah rumah sakit diperbatasan antara busan dan Seoul. Kyuhyun menunggui Youngmi masih dengan baju yang sudah mulai sedikit mengering. Kembali ia memeriksa suhu tubuh youngmi, dan bersyukur panasnya sudah menurun. Dokter bilang, satu atau dua hari ia harus beristirahat dan jika suhu tubuhnya sudah stabil youngmi sudah boleh pulang. Walau bukan sakit yang parah, tapi dalam hati kyuhyun tetap berharap agar Youngmi cepat sembuh, seraya menggenggam erat tangan gadis itu yang terbebas dari jarum infus.
.
.
.
“Apa kau sudah pulang?” tanya kyuhyun setelah tersambung dengan nomor yang baru saja dihubunginya. “Eum .. aku baru sampai dirumah.” Sahut Youngmi seraya menyimpan tas dan kunci mobilnya dimeja ditengah kamarnya. “baguslah. Ingat kau jangan terlalu lelah ..” balas Kyuhyun sambil mengetuk-ngetukkan ujung pulpennya diatas meja kerjanya yang berantakan dengan berbagai kertas berisi data tersangka dan berbagai laporan penyelidikan lainnya. “Eum .. kau juga. Kau tidak melewaktan makan malam kan?” sahut Youngmi membuat kyuhyun merekahkan kembali senyumnya, perkembangan youngmi cukup cepat menurutnya. “Lain kali kau harus mengingatkan tepat pada waktunya ..” balas Kyuhyun menyeringai, membuat youngmi mengerutkan keningnya. “Astaga! Jam berapa sekarang ? kau masih belum makan malam?” tanya youngmi sedikit memekik, dan detik berikutnya mendengar kekehan geli dari kyuhyun. “Aku sudah makan .. tadi jam sebelas .. hehehe” sahut kyuhyun. youngmi hanya berdecak sebal. Diliriknya jam yang sudah menunjukkan hampir jam setengah tiga subuh. “Kau menginap lagi di kantor?” tanya youngmi akhirnya “Eum ..” sahut kyuhyun singkat. “Besok kita makan siang bersama ..” ajak youngmi, “besok siang aku ada investigasi penting. Aku kan menghubungimu lagi nanti ..” sahut Kyuhyun sedikit menyesal. Youngmi hanya mendengus dan meng-iya-kan. “Tidurlah .. kau pasti lelah ..” ujar kyuhyun kemudian. “Eum .. kau juga harus tidur ..” sahut youngmi sebelum berikutnya sambungan telepon mereka terputus.
Youngmi menjatuhkan tubuhnya diatas sofa lemas. Perasaan aneh ini kembali mengganggunya. Terlebih setelah kejadian dirumah sakit. Saat ia melihat kyuhyun yang tidur membungkuk dipinggiran tempat tidurnya beberapa minggu lalu, dan berbagai pertemuan yang mereka buat disela kesibukan, membuat mereka semakin akrab dan mencairkan sifat dikin dan kaku youngmi, setidaknya didepan kyuhyun dia tidak sekaku robot. Youngmi tidak mengerti dengan perasaannya akhir-akhir ini. walau ia menyadari sinyal apa ini, tapi apakah mungkin? ia sudah bertekad untuk menutup diri dari berbagai jenis makhluk yang disebut laki-laki. Ia tidak ingin lagi merasakan apa yang disebut cinta. Ia tidak lagi ingin merasakan bagaimana sakitnya dipermainkan yang bahkan bayangan itu masih mengakar erat dimemorinya. Youngmi kemudian mendekap dadanya yang berdebar cukup berlebihan. Berharap ia tidak akan jadi gila dengan frekuensi jantungnya yang semakin hari semakin tidak normal.
.
.
.
Youngmi pulang dari kantor lebih cepat kali ini. ia tampak tergesa-gesa sampai-sampai tidak menyadari lambaian tangan dan panggilan seseorang yang hendak menjemputnya itu. youngmi segera memasuki mobilnya sebelum kemudian melajukannya cepat. Kyuhyun kemudian segera menyusul dengan laju yang tak kalah cepat. Gemas melihat youngmi yang terlalu negbut kyuhyun kemudian menelpon yeoja itu.
“Yak! apa yang kau lakukan eoh? Kau gila?” teriak kyuhyun kesal tertahan lampu merah sedang youngmi sudah melaju jauh didepannya. “Apa? Aku sibuk sekarang. ada yang harus kuselesaikan. Sampai nanti” sahut youngi tanpa sedikitpun mengurangi laju kendaraannya dan menutup sepihak panggilan itu, membuat kyuhyun semakin gusar dan segera melacak jejak youngmi kemana gadis itu akan pergi melalui signal gps hanphonenya. “Choi Youngmi kau! Jangan bilang !!” kyuhyun menggeram sendiri mempercepat laju kendaraannya.
Dan tak turang dari satu jam, youngmi kini telah berada didalam sebuah lift yang akan mengantarnya menuju sebuah tempat diama dia akan bertemu dengan mantan karyawannya, Seo Jung Hoon. Ia segera melangkahkan kakinya mencari pintu bernomor 401 dan segera ia menekan tombol disamping pintu itu yang tak perlu menunggu lama, seseorang didalamnya kemudian membuka kunci pintu.
“terima kasih kau bersedia meluangkan untuk datang ditengah waktu sibukmu.” Ujar pria yang jelas lebih tua darinya itu menghampiri menyambut Youngmi. Gadis itu tidak menggubris, masih berdiri dengan angkuhnya. “Apa maumu eh?” tanya youngmi tak perlu basa basi. “Kau masih menanyakannya?” tanya pria itu balik. “hah .. sebenarnya buka itu yang aku inginkan. Aku hanya ingin pertanggung jawabanmu dengan apa yang telah kau lakukan padaku, pada istri dan anakku!” lanjut pria itu berhasil membuat Youngmi bingung. Apa hubungannya? “Berapa yang kau butuhkan?! Dan berhenti melakukan teror bodohmu itu! jangan pernah berpikir kau bisa menghancurkan perusahaan yang telah membesarkanmu.” Seru Youngmi tertahan. Galak, lantas pria itu menatap gadis tengil dihadapannya. seolah ingin menghabisinya sekarang juga! Melemparnya dari lantai dua puluh enam agar terjatuh hancur tak berbentuk. “Kau sedang memamerkan hartamu Nona Choi yang terhormat? Heh .. kau tidak akan pernah bisa membayarnya walaupun kau keluarkan seluruh hartamu!” teriak pria itu tak sabar, membuat youngmi mulai merasa ketakutan. “gara gara dirimu! GARA GARA DIRIMU ISTRIKU DAN ANAKKU MATI CHOI YOUNGMI !!!!” Teriak pria itu semakin menjadi membuat youngmi semakin bergetar lemas. Gadar-gara dirinya? apa yang telah dilakukanny? Dalam keadaan tidak sadarpun ia tidak pernah berpikir untuk membunuh orang. “ISTRIKU .. ISTRIKU !!! DIA MATI GARA-GARA DIRIMU !!! DIA MEMBAWA ANAK KAMI YANG TELAH SANGAT KAMI TUNGGU SETELAH SEPULUH TAHUN INI !!!! GARA GARA DIRIMU !!! KAU TELAH MEMBUNUH MEREKA !!!!” Youngmi terpojok takut. Melihat pria diahapannya yang telah benar-benar kesetanan. “gara – gara kau memecatku!! GARA GARA KAU MEMECATKU !!!! AKU .. aku .. nyawa istri dan anakku tidak bisa terselamatkan !!!! aku tidak lagi memiliki biaya untuk membayar perawatan rumah sakit anak dan istriku !!! KAU MERENGGUT DUA MALAIKAT PALING BERHARGA DALAM HIDUPKU !!!” youngmi tertegun. Ia benar-benar tertegun. Ia benar-benar takut skarang.
“kau pantas mati Choi Youngmi !! gadis arogan !!! MATI KAUUUU !!!!!” Teriak Seo Jung Hoon mengarahkan pisau yang terlah dipersiapkannya kearah youngmi .. gadis itu lantas menjerit ketakutan, menutup mata dan kepalanya rapat sampai ia mendengar suara
“Young-ah !!!!” dan .. “Aaarrggghh …” hening. Youngmi merasa raungan menghening. Sampai ia berani membuka mata, dan melihat Kyuhyun terkapar dilantai dengan perut yang mengeluarkan darah. “KYUHYUN-AH!!!” jerit Youngmi histeris. Ia segera merangkak menghampiri Kyuhyun. meraih tubuh pria itu yang tampak sangat menahan sakit tusukan diperutnya. “Kyuhyun-ah .. yak .. ireonabwa .. Kyuhyun-ah …” seru youngmi tak karuan. Security yang datang bersama kyuhyun untuk membantunya membuka kunci pintu itu segera melaporkan keadaan darurat, dan membawa Jung Hoon ke kantor keamanan sebelum dibawa kepolisi. Tak lupa secutity itu segera menghubungi ambulans yang cepat datang. Youngmi terus menangis selam perjalanan menuju rumah sakit, tanpa sedikitpun melepaskan tangannya dari kyuhyun. “Kyuhyun-ah .. bangunlah .. jebal .. jebaaall …” lirihnya disela isakannya.
Tim dokter segera membawa kyuhyun keruang bedah untuk mengobati dan menjahit luka tusuknya. Kurang dari tiga cm lagi, tusukan itu hampir mengenai ginjal kyuhyun. itulah yang dijelaskan dokter. Youngmi sedikit lega operasinya berjalan lancar. Setelah memohon izin dari sang kakek, youngmi memutuskan untuk menunggui kyuhyun sampai pria itu tersadar kembali. Dan saat pagi datang, saat sinar matahri menyeruak masuk melalui sela jendela, yangan yang tak lepas dari genggaman youngmin itu bergerak, berhasil membangunkan Youngmin yang terlelap beberapa saat lalu.
“Kyuhyun-ah .. kau bangun?” tanya youngmi cepat menegakan duduknya. Mata kyuhyun perlahan terbuka, berusaha menyesuaikan dengan sinar terang yang memasuki retinanya. Samar ia menemukan bayangan youngmi yang menatapnya penuh khawatir.
“Young ..” panggil kyuhyun lirih .. “hiks .. kyu .. kau sudah bangun .. kau bisa mengingatku?” isak youngmi .. “young-ah ..” panggil kyuhyun lagi tanpa melepaskan tatapan sayunya dari youngmi yang terus terisak keras. “Neon baboya?!” pekik youngmi kyuhyun hanya diam. Tubuhnya masih lemas dan perutnya masih merasa nyeri. “Young .. kau baik-baik saja?” tanya kyuhyun lirih, membuat isakan youngmi semakin keras. gadis itu menangis lebih kencang. Entah seperti apa perasaannya yang membuatnya sangat ekspresif kali ini. sangat tidak biasanya. sangat buka seperti Choi Youngmi yang dingin, datar dan tak berekspresi. Ada perasaan lega menghangat dihati kyuhyun, mengangkat tangannya mengisyaratkan youngmi untuk mendekat. Gadis itu kemudian mendekat menurut, dan menidurkan kepalanya diatas lengan kyuhyun tanpa melepaskan genggamannya ditangan pria itu. satu tangan kyuhyun yang lainnya terangkat mengusap lembut kepala youngmi dengan penuh perasaan yang tak bisa ia mengerti dan gambarkan. “Jangan lakukan hal bodoh seperti kemarin lagi ara! Aku tidak mau kau mati begitu saja!” kyuhyun hanya tersenyum tipis. Ada perasaan senang melihat youngmi yang bersikap seperti ini padanya.
Musim dingin hampir datang, tapi youngmi tampaknya masih enggan untuk segera masuk. Ia masih memilih untuk berdiri di taman atap rumah sakit ini berdiri melamun dengan tampang bodoh yang tak pernah orang disekelilingnya bisa melihat tampang Youngmi yang seperti ini. kepalanya menggeleng keras mengingat betapa berlebihannya dirinya tadi saat kyuhyun bangun dan tersadar.
“Bodoh! Bodoh! Bodoh ! kau berlebihan sekali choi youngmi!!!” rutuk youngmi malu akan dirinya sendiri yang tak terkendali memukuli kepalanya gemas.
.
.
.
Waktu terus berlalu, berputar menyambut hari-hari baru yang tak pernah siapapun tahu apa yang akan terjadi dihari-hari yang baru itu. tak ada aktivitas yang terhenti setiap harinya. Membuat hari-hari semakin padat dan sibuk. Seperti yang dialami Youngmi dan Kyuhyun yang hari-harinya semakin banyak mereka habiskan untuk bergelut didunia pekerjaan mereka. Walaupun demikian, mereka masih tampak saling memperhatikn satu sama lain setidaknya dengan pesan singkat atau menelpon yang sedikit agak lama. Semakin hari, keduanya semakin medapatkan kecocokan. Setelah banyak hal yang mereka lalui dalam waktu sessingkat ini. membuat youngmi tidak bisa percaya pada dirinya sendiri. bagaimana bisa hanya dalam waktu tidak lebih dari lima bulan, ia merasa agak terpengaruh dengan keberadaan kyuhyun disekitarnya. Maksudnya, ia menyukai kyuhyun. setelah tujuh tahun ia bertekad untuk menutup diri dari hal yang namanya cinta, hanya dalam lima bulan saja tekadnya itu harus hancur?
“sebenarnya kita mau kemana?” tanya youngmi setelah memasuki mobil Kyuhyun yang menjemputnya sepulang kerja. “makan malam ..” sahut kyuhyun enteng kemudian menjalankan mobilnya setelah youngmi selesai memasang self beltnya. Selama perjalanan, mereka bertukar cerita tentang apa yang dilakukan hari ini, lebih tepatnya youngmi yang menceritakan pekerjaannya yang melelahkan itu. satu hal lagi yang kyuhyun tahu tentang Youngmi adalah, bahwa gadis yang dikenal pendiam itu lebih suka bercerita dengan berbagai intonasi bicara menirukan cara bicara lawan bicaranya dalam cerita, dengan suara khasnya .. cara bicara youngmi terdengar lebih manja dan kekanak-kanakkan saat berbicara santai seperti ini. bahkan jika youngmi bercerita tak ada yang bisa menghentikannya. Ia akan terus berbicara seolah tanpa lelah, sedikit banyak membuat pendengarnya, Kyuhyun bingung menentukan jeda bicara gadis itu.
“Kenapa kita kesini?” tanya youngmi setelah mereka tiba di area taman namsan yang terkenal dengan cerita romatisnya. “Aku dengar makan malam diatas sana bisa sambil menikmati pemandangan kota yang indah ..” sahut kyuhyun menunjuk puncak menara, membuat youngmi tertegun sesaat. makan malam diatas sana? Seolah dengan cepat memori masa lalunya muncul begitu saja tanpa ia minta dan berhasil mengganggu moodnya. Seseorang dimasa lalunya dulu pernah mengajaknya hal yang sama ditempat ini. “Kajja ..” ajak kyuhyun berjalan mendahului. Youngmi berusaha mengatur moodnya agar tetap baik dan segera menyusul kyuhyun yang berjalan lebih dulu.
“Apa kita juga harus naik ini?” tanya youngmi terkejut saat kyuhyun membawanya kestasiun cabel car yang akan mengantar mereka menuju puncak menara. “Eratkan syalmu ..” perintah kyuhyun. youngmi hanya menurut saja, walau ia tidak bisa membayangkan betapa dinginnya nanti diatas sana. Ingat ini sudah menginjak musim dingin, bahkan sudah ditengah-tengah musim dingin. Kyuhyun meraih sebelah tangan youngmi dan memasukannya kedalam saku mantelnya, membuat youngmi sedikit gugup dengan suasana hening ini. “Mendekatlah kalau kau kedinginan” ujar kyuhyun yang dituruti youngmi, membuat pria itu kini memeluk youngmi dari samping. Tak banyak yang mereka bicarakan selama perjalanan menggunakan cabel car ini, mereka terbius dengan kekaguman pemandangan yang ada dari atas sini. Sesekali berkomentar, sampai saat pada mereka hampir tiba, youngmi menyadari sesuatu. “Kenapa sepi sekali?” tanya nya akhirnya lolos. “Mungkin orang-orang lebih memilih tidur dirumahnya ..” sahut kyuhyun enteng yang tak begitu ditanggapi youngmi. Sesampainya mereka dipuncak menara, kyuhyun membantu youngmi menuruni cabel car itu, menuntun langkahnya menuruni tangga melingkar menuju sebuah restoran di puncak menara. Youngmi terdiam melihat tempat ini yang sangat sepi. Ia mulai merasa ada sesuatu yang aneh
“Apa Namsa Town sudah tidak laku pengunjung?” tanya Youngmi sekenanya, berhasil membuat kyuhyun memecahkan tawanya. Seorang pelayan kemudian menghampiri mereka. Keduanya memesan makanan, dan menikmati makan malam dengan suasana yang perlahan menghangat, sambil menikmati kota seoul dari ketinggian, benar-benar indah. Usai mereka menyelesaikan makan malamnya, kyuhyun kemudian bangkit dan membawa youngmi keluar ruangan, menuju balkon dan berhasil membuat yeoja itu tertegun dengan karangan bunga yang membentuk hati diatas lantai berpadu lilin menambah kesan romantis. Ia tagu dengan apa yang dipikirannya, tapi matanya tak bisa berhenti berkaca. Kyuhyun kemudian mengeluarkan sesuatu dari dalam mantelnya dan berhasil melelehkan air mata itu. kyuhyun tersenyum senang melihat reaksi youngmi yang begitu cepat.
“Narang, gyeoreonghae Julae?” perlahan youngmi membalas tatapan wajah kyuhyun. pria ini tidak sedang bercanda bukan? Melamarnya? Hanya setelah lima bulan pertemuan mereka? Tanpa ikatan sebagai kekasih sebelumnya? “Aku mencintaimu Choi Youngmi .. Menikahlah denganku ..” tambahnya membuat youngmi semakin kehilangan kata-kata. “nae .. naega .. wae?” tanya Youngmi tergugup. “karena kau yang mememuhi pikiranku selama ini. bahkan sejak kau mulai megganggu pikiranku sejak SMA dulu .. sampai sekarang. hanya kau wanita yang kuinginkan .. aku tak pernah lagi memikirkan tentang wanita sejak kita lulus, sejak kau semakin tidak tampak dari pandanganku .. sampai hari itu .. sampai kau kembali hadir menghidupkanku kembali .. hanya kau yang membuatku seperti ini Choi Youngmi ..” jelas kyuhyun. youngmi berusaha membalas tatapan dalam itu. “Hiduplah denganku, Menualah bersamaku. Hanya kau yang kuinginkan untuk menemani hari-hari tuaku nanti. jadilah ibu dari anak-anakku kelak .. Menikahlah denganku Choi Youngmi ..” Ujar kyuhyun tulus, mengeratkan genggaman ditangannya. Dan tanpa pikir panjang, tanpa banyak pertimbangan, kepala itu mengangguk. Ia tidak mengerti bagaiamana bisa ia mengangguk secepat itu. ia bahkan baru mengenal kyuhyun lima bulan ini, walau ia tahu kyuhyun bukan pria yang buruk, pria itu bahkan sangat berpengaruh dalam kehiudpannya akhir-akhir ini. tapi, ia segera menepis segala alasa dan tapi yang lainnya. Kyuhyun memasangkan cincin bermata indah yang sederhana namun sangat cantik dan pas melingkar dijari manis Youngmi. Kyuhyun kemudian mengankat tangannya mengusap lembut pipi youngmi yang basah akan air mata haru dan bahagia menurutnya. Sebelum akhirnya sebuah kecupan hangat dan dalam didaratkan kyuhyun pada dahi indah youngmi sangat lama, membuat youngmi hanya memejamkan mata merasakan ketulusan yang kyuhyun berikan. Youngmi mulai mengangkat tangannya menggenggam erat mantel tebal yang dikenakan kyuhun, sebelum berikutnya, kyuhyun menyudahi tautan itu, menatapnya dalam sebelum dengan perlahan, ia meraih tengkuk youngmi, dan menderatkan ciumannya di bibir tipis yeoja itu, yeongmi memejamkan matanya menerima apa yang dilakukan kyuhyun, dan tanpa menunggu perntah, ia membuka mulutnya memberikan akses untuk kyuhyun agar dapat bereksplorasi didalam sana. Ciuman yang sangat memabukkan, dengan pergerakan yang sangat teratur, saling menyesap erat, tak kalah oleh nafsu yang mulai menyerang keduanya. Merasa ciumannya sudah terlalu lama, kyuhyunpun menyudahi pertautan mereka itu, sebelum kemudian meraih gadisnya kedalam pelukannya. Memeluk erat youngmi dengan penuh cinta.
.
.
.
.
Minggu pertama musim semi. Semua es telah meleleh, tergantikan oleh bunya-bunga kecil yang mulai berkuncup bermekaran indah menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Tapi keindahan bunga-bunga itu masih terkalahkan oleh kecantikan yang begitu mempesona dikeluarkan seorang yeoja yang kini berjalan beriringan bersama sang ayah menuju altar dimana seorang pria dengan tuxedo putihnya telah menunggu dirinya didepan sana. Semua mata tertuju takjub dan kagum dengan penampilan mempelai wanita yang tak ayalnya seorang bidadari yang jatuh dari surga. Gaun putih bersih menjuntai panjang membalut tubuhnya yang sempurna. Riasan yang tak begitu mencolok tapi membuatnya sangat cantik bagaikan dewi dari semua dewi bidadari. Erat ia menggenggam rangkaian bunga kecil ditangannya berusaha mengalihkan kegugupannya. Hingga sampai mereka di depan altar sana, Kyuhyun segera membungkuk memberi hormat pada pria yang dalam beberapa menit lagi ini akan menjadi ayah mertuanya itu. yang dibalas dengan anggukan Tuan Choi yang menyerahkan Youngmi pada pria pilihan putrinya ini. berita mengejutkan tiga bulan lalu, bahwa Youngmi mengatakan memiliki seorang kekasih yang telah melamarnya membuat orang tua dan kakeknya ingin segera mengetahui seperti apa pria pilihan putrinya yang selama ini tak pernah memikirkan pria, bahkan mereka tak menyangkan Youngmi mereka memiliki kekasih yang sudah melamarnya. Berita itu benar-benar mengejutkan, dan yang lebih mengejutkannya lagi bahwa Kyuhyun adalah putra dari seorang pengusaha sukses yang telah mendunia dibawah nama Cho Corporation, yang merupakan salah satu rekan bisnis Young Group. Tak banyak penilaian lagi, kedua orang tua Youngmi dan kakeknya menerima keputusan putri dan cucu mereka itu, mengingat usia youngmi yang memang sudah cukup untuk memulai hidup berumah tangga.
Kyuhyun memberikan senyuman terbaiknya seolah tahu apa yang dirasakan Youngmi saat ini. dibimbing seorang pastur dan saksi, mereka berdua mengikrarkan janji untuk sehidup semati, hidup saling mencintai satu sama lain, saling menjaga, saling membimbing, yang akhirnya ikrar itu terucap lancar membuat mereka akhirnya sah menjadi sepasang suami istri.
Usai pesta pernikaha, kyuhyun dan Youngmi segera meluncur menuju rumah yang dihadiahkan orang tua Kyuhyun. dengan sangat terpaksa rencana bulan madu pun harus diundur, karena kasus yang ditangan kyuhyun kali ini menuntutnya untuk stand bye di Seoul. Tak banyak yang dibicarakan, suasana canggung malah menyelimuti Youngmi kini. dan ia memilih untuk memejamkan mata dengan alasan lelah, walau sesungguhnya ia tidak bisa tidur sama sekali. Hingga akhirnya menjelang malam, mereka tiba di rumah di kawasan paju itu. kyuhyun menghembuskan nafasnya panjang, memperhatikan Youngmi tampak terlelap itu.
“Youngmi-ah .. ireona …” ujar kyuhyun lembut, membuat bulu kuduknya berdiri. “youngmi-ah ..” panggil kyuhyun lagi. Kini tangannya terangkat menyelipkan rambut youngmi yang menutupi wajahnya itu kebelakang telinga, benar-benar membuat yeoja itu geli. Kyuhyun masih menahan senyumannya mengusap sayang pipi young mi yang putih bersih. “Youngmi-ah ..”. tidak tahan, youngmi segera membangunkan dirinya, mengerjapkan mata mengatur emosinya. “Eoh? Kita sudah sampai?” tanyanya berpura-pura. “Eum .. kajja ..” sahut kyuhyun kemudian segera menuruni mobil disusul Youngmi yang mengekor dibelakangnya.
Youngmi terkagum melihat rumah pemberian merutanya itu. bentuknya yang modern tapi minimalis, dengan taman yang cukup luas, terawat. Ini akan menjadi PR barunya pikir youngmi dalam hati. Mereka kemudian segera memasuki rumah berlantai dua ini. di lantai dasar, hanya ada ruang tamu yang terlalu luas dan ruang utama. Meja bar mini di sudut kanan ruangan sedikit tersembunyi dibawah tangga yang berdekatan dengan tempat yang rasanya sangat nyaman untuk bersantai disana dengan sofa memanjang. Bangunan rumah ini cukup unik. Saat mereka naik kelantai dua, mereka menemukan dapur bersih disana dan ruang makan. Ada dua buah kamar disini. Satu kamar yang harus melewati tangga sedikit menurun yang menjadi kamar terbesar dirumah ini, yang mereka yakini ini adalah kamar mereka, dan satu lagi kamar yang sedikit lebih kecil dari kamar pertama ini yang terletak di sisi kanan ruangan. Dan tidak lupa kamar mandi. Lantai dua rumah ini lebih luas dibandingkan lantai dasar. Youngmi masih semangat mengelilingi isi rumah ini yang sudah sangat lemngkap dengan segala fasilitas kehidupan sehari-hari. Bahkan kulkasnya pun sudah terisi penuh. Dapur dengan segala peralatan yang sangat lengkap, jumlah sumpit jumlah sendok, mangkuk kecil mangkuk besar. Akan menjadi salah satu kegiatan favoritnya bermain-main ditempat ini. sedangkan kyuhyun ia memilih untuk memasukkan koper ke kamar mereka. Teringat sesuatu, segera Youngmi berlari menyusul Kyuhyun, dan melihat pria itu tampak terkapar lelah di atas tempat tidur mereka. Kamar yang sangat luas dan nyaman.
“Kyu, kau sudah tidur?” Tanya Youngmi menghampiri Kyuhyun. perlahan tangan kyuhyun yang tadi ia biarkan menutupi wajahnya terangkat. “Aku mau buat makan malam, kau mau apa? Di kulkas ada banyak bahan makanan ..” lanjutnya. “Apapun .. aku sudah benar-benar kelaparan ..” sahut kyuhyun dengan wajah merajuk, youngmi hanya terkekeh kecil. “Arra .. kau mandi dulu sana ..” balas Youngmi cerita lalu kembali meninggalkan kamar mereka, dan mulai menyibukkan diri didapur barunya itu, setelah memutuskan untuk membuat pasta saja. membuatnya sangat mudah dan tidak memakan waktu banyak, ia ingat kata-kata kyuhyun kalau pria itu sudah sangat kepalaparan. Bukan hanya pasta, tapi youngmi juga menyiapkan makanan pendampinya yang berbahan dasar danging sapi yang akan segera disulapnya menjadi makanan lezat. Ia bisa memasak? Tentu saja, ingat seumur hidupnya Youngmi mengikuti berbagai macam kurssus, pelatihan, dan lain sebagainya untuk memebntuknya menjadi wanita sempurna.
“Astaga! Kau mengagetkanku!” pekik Youngmi saat sedang serius membumbui daging masaknya yang tiba-tiba kyuhyun melingkarkan kedua tangannya di pinggang ramping youngmi. “Baunya enak sekali ..” ujar kyuhyun tanpa merubah posisinya, membuat youngmi sedikit terganggu. “minggirlah, kau menggangguku .. “ sahut Youngmi tapi kyuhyun hanya meneratkan pelukannya dan terkikik geli sebelum segera menurut duduk manis menunggu makan malam mereka siap. Dengan rapi Youngmi menjajikan dimeja makan mereka, dan kyuhyun cukup puas dengan santapannya ini. banyak hal yang dilakukan mereka, lebih tepatnya youngmi yang menghindari jam tidur. Entah kenapa ia merasa takut dan gugup untuk segera pergi tidur. Sekamar dengan kyuhyun? entahlah, ia merasa kyuhyun menjadi menakutkan seperti yang sekarang pria itu lakukan. Saat youngmi baru saja keluar dari kamar mandi dengan memakai jubah mandinya. Kyuhyun tidak sedikitpun melepaskan pandangannya dari youngmi. Dimatanya, gadis itu dengan rambut basah seperti itu, dengan jubah mandi sebatas paha itu, sangat menggoda.
“Kau belum tidur?” tanya youngmi melihat kyuhyun masih bermain dengan PSP nya. “kau sendiri belum tidur.” Sahut Kyuhyun menegakkan duduknya ditengah ranjang. “Aku tidak bisa tidur kalu tidak mandi dulu ..” sahut youngmi yang mulai menempelkan beberapa riasan untuk merawat kulitnya semalaman, sambil menunggu pengering rambut memanas. Kyuhyun beranjak, mengambil alih mengeringkan rambut youngmi membuat yeoja itu tergugup.
“Senang sekali melihatmu malam hari serumah denganku, melihatmu sebelum aku tidur dan saat aku bangun .. terima kasih young-ah ..” ujar kyuhyun membalikkan tubuh youngmi setelah selesai mengeringkan rambut istrinya tersebut. Sebelum kemudian mengikis jarak mereka, mencium lembut bibir kesukannya itu, yang tak sedikitpun mendapatkan penolakan. Dengan inisiatifnya, youngmi melingkarkan tangannya dileherkyuhyun, meremas pelan rambut pria itu yang semakin bergrilia dibibirnya. Ciuman yang sangat membuat mereka lupa dunia. Saling bertukar silva, mengigit menghisap. Ciuman kyuhyun turun keleher jenjang gadis itu, mengecupnya nakal menghisapnya dalam, membuat youngmin mendongak memberikan akses lebih bebas agar suaminya bisa menikmati lehernya itu. kyuhyun terus menjelajahi leher youngmi, menikmatinya mencium aroma yang langsung ia sukai, menggigir nakal telinganya, sebelum kembali berperang lidah sambil mengangkat tubuh sang istri membaringkannya di tempat tidur mereka tanpa melepaskan pertautan mereka. Kyuhyun terus mencumbui area atas youngmin yang menjadi favoritnya itu, dengan tangan yang mulai nakal bermain diatas dada youngmin yang masih tertutup jubah mandi.
“Eunghhh …” lenguh youngmin saat kyuhyun mengecap bagian atas dadanya yang sedikit terbuka menyisakan bercak keunguan disana, dengan dada kirinya yang masih diservis nikmat oleh tangan pria itu. “oh astagaahh …” desah kyuhyun saat tak sengaja adik kecilnya menyentuh pada polos youngmin yang sedikit terekspos akibat jubah mandi yang dipakainya sedikit terangkat dengan ikatan yang melonggar akibat berbuatan suaminya itu. dan ketika, tubuh youngmin hampir terekspos seluruhnya, saat setelah kyuhyun kenyang dengan memainkan kedua dadanya yang masih sedikit tersembunyi, saat kyuhyun menghentikan semua aktivitasnya, dan menatap sendu youngmin, gadis itu .. dia .. istrinya itu, tampak sangat terkejut. dan segera mengeratkan kembali jubahnya sesaat sebelum Kyuhyun memintanya untuk berbuat lebih.
“Kyu .. mianhae ..” Seru Youngmin tertahan segera bangkit duduk, dan membuat kyuhyun terpaksan merubah posisinya untuk ikut duduk. “Waeyo?” tanya kyuhyun sedikit kecewa. Sekelebat bayangan tujuh tahun yang lalau, bayangan bagaimana jongwoon memperlakukannya membuatnya merasa kembali takut. Taku akan semua hal yang menakutkan menurutnya. Youngmin tertegun. Begitu juga dengan kyuhyun yang masih menunggu penasaran. jika bisa ia ingin menjatuhkan gadis itu dibawahnya kekuasaannya, mengingat ia sangat tersiksa kini dengan adik kecilnya itu yang sudah sangat mengeras ingin segera menuntaskan kegiatan tadi.
“A .. aku .. aku ..” gumam Youngmin tergugup .. “Gwaenchana .. jika kau tidak siap malam ini .. aku akan menunggumu sampai kau merasa siap.” Ujar kyuhyun berusaha memberikan senyum terbaiknya .. “bukankah waktu kita masih panjang ..” lanjutnya kemudaian .. youngmi hanya diam menunduk merasa bersalah. “Mian ..” ujar youngmi lirih yang hanya diangguki Kyuhyun yang segera meraih memeluknya. “Ganti bajulah, kau bisa masuk angin ..” tambah kyuhyun yang segera dituruti istrinya itu.
.
.
.
Menjadi seorang istri dan wanita karir itu bukan hal yang mudah bagi youngmin yang baru menjalani satu bulan rumah tangganya ini. satu minggu setelah pernikahannya ia sudah kembali bekerja. Kesibukannya bertamah, selain harus bangun lebih pangi menyiapkan pakaian dan sarapan untuk kyuhyun. ia tidak bisa pulang larut, karena harus menyiapkan makan malam untuk suaminya itu. frustasi sempat dirasakannya. Tapi apa boleh buat, ini sudah menjadi pilihannya, walaupun kyuhyun tak banyak menuntut. Kyuhyun banyak kerja lembur belakangan ini, dan baru akan pulang kerumah paling cepat jam sebelas malam. dan menjadi kebiasaan baru youngmi menunggu suaminya itu pulang sambil menonton TV. Menonton TV adalah hal yang paling jarang dilakukannya dulu. Ia bahkan hampir tak pernah menyaksikan acara TV. Tapi sekarang ia cukup tahu bahwa acara TV itu cukup menarik. Dan tak jarang ia akan menonton sampai tertidur seperti yang terjadi malam ini. kyuhyun yang baru pulang dan melihat TV menyala dengan istrinya tertidur disofa itu kemudian tidak segera membangunkan youngmi untuk pindah kekamar, ia masih ingin menikmati wajah istrinya yang tak sedikitpun melunturkan kecantikanya walaupun sedang tertidur seperti ini dengan mulut yang sedikit terbuka.
“Kau masih belum melakukannya sampai sekarang?!” pekik Hyukjae teman sekantornya yang menjadi teman bicaranya untuk berkonsultasi ‘masalah rumah tangga’ ini. “yang benar saja! kalian sudah satu bulan menikat tapi belum saling menyentuh?!” tambahnya tampak benar-benar terkejut. malu memang tapi, ia merasa bahwa ini tidak benar dan kyuhyun perlu konsultasi pada seorang ‘ahli’. Obrolannya dengan hyukjae tadi siang kembali mengganggu pikirannya. Membuatnya memilih untuk membangunkan Youngmi yang segera terdududk setelah menyadari kepulangan suaminya.
“Kau sudah makan?” tanya youngmi. Kyuhyun mengangguk. “kalau begitu akan kusiapkan air hangat untuk mandi ..” lanjutnya lalu beranjak menuju kamar mandi menyiapkan air untuk kyuhyun mandi seperti biasa. Setelah selesai ia segera menyiapkan cemilan malam untuk kyuhyun. sedikit banyak ia mulai tahu apa yang disukai kyuhyun dan kebiasaannya. Salah satunya ia akan ngemil sebelum pergi tidur.
“Apa penculiknya sudah tertangkap?” tanya Youngmi memasuki kamar yang melihat kyuhyun sudah merapikan tempat tidur. “Kami masih mencari jejaknya. Markas mereka sebelumnya sudah kosong” sahut kyuhyun kemudian merebahkan diri diatas tempat tidur meluruskan punggungnya yang terasa hampir patah. Youngmi menyusul berbaring disampingnya. “Membuat orang repot saja ..” Komentar Youngmi berbalik menghadap Kyuhyun. pria itu lantas memejamkan matanya, merengkuh tubuh youngmi memeluknya yang dibalas segera oleh sang istri .. “Sayang .. aku lelah ..” ujar kyuhyun melemah menempelkan dagunya dipuncak kepala youngmi. Youngmi terdiam sebelum melepaskan pelukannya dan mendongak, membuat kyuhyun membuka kembali matanya. youngmi perlahan merubah posisinya, beralih meraih kepala Kyuhyun agar bersandar padanya. “Tidurlah .. kau pasti lelah ..” ujar youngmi lembut. Kyuhyun sedikit tertegun, ia hanya menurut, memeluk kembali pinggang ramping sang istri, dan menyandarkan kepalanya didada Youngmi yang lebih empuk dari bantal. Nyaman. Itu yang dirasakan kyuhyun, hangat mendengar degupan jantung teratur youngmi dengan tangan yang tidak diam menelisik rambut kyuhyun penuh sayang. Alih-alih bisa tidur nyenyak pikirannya penuh kini, berpikir keras. apakah bisa ia memintanya sekarang. bahkan lelahnya bekerja seharian tidak akan mempengaruhi semangatnya untuk menyatu dengan sang istri. Piyama tipis yang dipakai youngmi membuat kyuhyun merasakan empuknya dada youngmi yang ia yakin tak terbungkus apapun selain iyama ini. ya setidaknya ia tahu bahwa youngmi tidur tanpa menggunakan bra. Tapi sayangnya ia tidak bekesempatan menikmati itu selama ini. youngmi selalu menghindar. Tangan kyuhyun, dengan insting yang mulai memengaruhinya mulai bergerak bermain diatas dada youngmi dan membuat youja itu terkejut dengan pijatan pelan tapi sangat menggoda itu. hanya dengan begitu saja youngmi sudah terangsang, dan susah payah ia menahan lenguhannya agar tidak keluar sekarang. kyuhyun masih betah memijat kedua buah dada youngmi kini yang masih tertutup piyama membuat youngmi menghentikan gerakannya dikepala kyuhyun, yang membuat kyuhyun bangkit dengan menggunakan sikut sebagai penopang tubuhnya. Keduanya saling bertatapan. Dalam dan erat. Ada rasa bersalah, dalam hati youngmi yang terus menghindari kyuhyun. ia sudah terlalu jahat menyiksanya seperti ini. youngmi tersenyum tulus mengangkat tangannya menyentuh ujung-ujung rambut kyuhyun. seolah mendapat persetujuan, kyuhyun segera berterima kasih dengan meraup bibir gadis itu, ciuman yang selalu bermula pelan dan dalam, saling menghisap membelit lidah, yang menit-menit berikutnya berubah menjadi semakin rakus dan panas, kyuhyun telah bergerak-gerak diatas tubuh sang istri, mencumbui bagian favoritnya. Leher. Dengan tangan yang tak berhenti memaninkan kedua buah dada youngmi yang entah sejak kapan benar terekspos.
“Ahhhh … kyuuhh …” desah youngmi saat kyuhyun jahil menggigit puncak dada youngmi yang benar-benar mengeras. Sekeras adiknya dibalik sana. “Ahhh.. nghhh …” youngmi mulai mendesah tak karuan, tak kuasa menahan nya .. tangan kyuhyun tidak bekerja satu, satunya lagi ia mulai memberikan pelayanan pada bagian bawah sang istri yang semakin menggelinjang kegirangan saat dengan lihai mengikuti nalurinya memainkan bagian terdalam sang istri.
“Ahhh ..nghhhh … kyuhhhh … ahhhhh …” youngmi meracau saat mendapatkan servis sempurna yang diberikan sang suaminya. Atas bawah. Ia benar-benar frustasi kesenangan. Nikmat yang tak pernah bisa tergambarkan. Ia merasa dirinya akan meledak. Akan benar benar meledak saat dengan tiba-tiba kyuhyun memasuka satu jarinya kedalam lubang kewanitaan youngmi dan membuat wanita itu menjerit sajadinya .. “Aaaaakkkhhhhhh …” kyuhyun diam sesaat melihat youngmi yang tersenggal-senggal. “Apa itu?” tanya youngmi dengan alis bertaut menahan rintihan kesakitan dibagian bawah tubuhnya. “Untuk membuka jalanku sayang ..” ujar kyuhyun mengelap peluh yang sudah membanjiri kening istrinya yang dilihat semakin cantik dan mempesona. “Ahhh ..” youngmi masih mengaduh kesakitan, menggigit bibir bawahnya dengan alis bertaut dan mata yang tak lepas dari kyuhyun yang berkuasa diatasnya. Salah! Kyuhyun malah semakin tergoda dengan ekspresi itu, dan kembali meraup bibir kesukaannya itu. erangan dan lenguhan terus bersahutan sampai youngmi mengalami pelepasan pertamanya .. kyuhyun mengeluarkan jarinya yang berlendir berasal dari tubuh sang istri .. yang mengusapkannya ke tubuh yeoja itu, kembali mencumbui dada, menicumi pertu, dan sampai pada ..
“Ahhhh … kyuuhhhh aaahhhhhhh ,,,, nghhhhhh …” desah youngmi tak karuan, saat kyuhyun menciumi area luar kewanitaannya, mengecup-ngecup pelan membuat youngmi benar-benar gila. Dia benar-benar meledak. “kyuuuuhh … yaahhhh … iitttuuuuhhhh … ahhhhh …” youngmi meracau. Kyuhyun senang bisa menguasai sang istri sampai seperti ini. “Ppaallliiiihhhh … janganhhh meng .. ggodahhkuuuhh euhhh …” pinta youngmi membuat seringai kyuhyun semakin melebar dibibir kewanitaan istrinya itu .. yang segera ia menciumi area yang membuat youngmi benar-benar gila dan frustasi akan kenikmatan yang luar biasa ini .. refleks youngmi melipat kedua kakinya menekuk memberikan akses untuk kyuhyun. ia sudah kelewat batas. Asal ia menjambak bantal dan seprai untuk tetap bertahan menikmati perlakuan suaminya sebelum kyuhyun kembali naik . menciumi wajah youngmi, leher, dada, dan kembali ke bibir ..
“Aku ingin memasukimu sekarang ..” ujar Kyuhyun minta izin .. youngmi hanya mengangguk hampir kehabisan tenaga. Tangannya erat mencengram lengan kyuhyun saat kyuhyun berusaha memasukkan miliknya kedalam lubangnya. “Ngggggg …” pekik youngmi tertahan menahan sakit ketikan dengan sangat pelan kyuhyun memasukinya dan membuat rasa sakit yang luar biasa. “Tahan sayanghh …” kyuhyun masih berusaha kuat untuk bisa memasuki istrinya .. sempit. Sangat sempit. Youngmi hampir ketakutan saat melihat milik kyuhyun yang begitu besar. Bisakah benda sebesar itu memasuki tubuhnya? “Sedddiiikkithh .. laggiihhh …” ujar Kyuhyun tertahan susah payah berusaha memasuki miliknya kedalam youngmi yang susah payah menahan rasa sakit. “Cakar saja aku sayang ..” perintah kyuhyun yang segera dituruti youngmi yang semakin mengeratkan cengkramannya di lengan kyuhyun , membuat lengan putih itu memerah, bahkan menyisakan lukan dari kuku youngmi.
“Kyaaakkhhhh ..” jerit youngmi kesakitan “Ahh.. hikss..” ia menangis. Sangat sakit. Ini benar-benar menyakitkan. Tidak bohong! Kyuhyun diam sesaat, melihat youngmi yang tersedu menangis menahan sakit ditubuhnya itu. “mian ..” ujar kyuhyun walaupun merasa bersalah, tapi ia ingin melakukannya. Menyakiti istrinya dengan cara seperti ini sangat menyenangkan. “hahhh ..” youngmi melemparkan nafasnya. “Ini sakit kyu ..” keluh youngmi manja. “Tapi setelahnya akan nikmat sayang ..” sahut kyuhyun. “tunggu sampai denyutanya hilang.” Balas youngmi masih mengeluh dengan wajah menggemaskan. Kyuhyun tersenyum dan mendiamkan miliknya, dia hanya ingin bermain dengan bibir dan leher youngmi, juga dadanya, berusaha mengalihkan rasa sakit itu menjadi rasa nikmat yang memabukkan dan membuat ketagiah ..
Aktivitas yang benar-benar membuat gila. Keduanya seolah lupa dunia. Mengerang, melenguh, meracau .. kyuhyun terus bergerak memaju mundurkan miliknya, menghantam pusara milik youngmi membuat yeoja itu tak berhenti menggelingjang. Kadang ia menahan gerakannya dengan melingkarkan kedua kakinya dipanggul kyuhyun. sebelum kembali menghempaskan tinjuan pada bantal atau kasur dibawahnya …
“Ahhh .. yahh ….. ahhhhh .. kyuuuuuhhh … nghhh …” desah youngmi semakin terdengar seksi dan serak. “Yahh .. panggillhh .. panggil akuhh .. panggil namaku …” sahut kyuhyun dengan nafas berburu masih terus bergerak menguasai istrinya. “Ahhhhh … kyuuuuhhh …” saat lagi-lagi youngmi hampir mencapai puncaknya .. “hammpiiirrrhhh .. akuuuhhhh … ahh” racau youngmi tak karuan. “Sebbbenntaaarrrhhh .. laaggiihhh …” kyuhyun semakin mengencangkan pompanya, mempercepat tempo gerakannya sampai mereka melenguh menjerit nikmat bersamaaan .. dan kyuhyun ambruk diatas tubuh youngmi .. menyemprotkan sisa cairannya yan bermuara didalam rahim sangistri yang sangat menerima cairani tu menghangatkan tubunya ..
“Gomawo .. chagiya ..” ujar kyuhyun sedikit mendongak. Youngra tersenyum ditengah wajah lelahnya. Kyuhyun kemudian mengguling kesamping setelah melepaskan miliknya dan kembali membuat youngmin meringis. “ini luar biasa ..” ujar kyuhyun menyibakkan rambut yang menutupi sebagian wajah youngmi. “Kau harus membayar hutang padaku ..” lanjutnya membuat youngmi mengernyit tak mengerti. “Apa?” tanya youngmi bingung. “Sebulan kemarin kau mengacuhkanku. Dan itu sangat menyiksa ..” sahut kyuhyun cepat. Youngmi menunduk. “Jadi kau harus membayarnya satu bulan kedepan, ara?” youngmi kembali mendongak mencari wajah tampan suaminya itu. “Satu malam satu ronde. Jadi ..setiap hari muali sekarang kita lakukan minimal dua ronde .. eottae?!” goda kyuhyun membuat youngmi membelalak sempurna.
“MWO?!” pekik youngmi tak habis pikir. “kau pasti menyukainya ..” potong kyuhyun yang menghimputkan kakinya diantara kaki youngmi dan kembali mulai menggodanya.
“Ahhhh .. kyuuuuhhhhh .. neohhh …” youngmi kembali mendesah saat kyuhyun melancarkan aksinya kembali.
FIN —————
AAAAAAAAAAA ????? IGE MWOYAAA ????? sepertinya virus eunhyuk sudah menyebar luas !! oh my god! Gue cape sendiri bikin ini cerita, dan nggak nyangka sendiri bisa sampe fin begini .. waks waks waks .. anyway .. sangat ditunggu sekali komentarnya ya Guys !!! Gomabseumnida #bow
%d blogger menyukai ini: