[Oneshoot/NC17/Kyuhyun] Just One Day

0
kyuhyun just one day ff nc
Title : Just One Day
Author : radc_panda
Rating : NC+17
Genre : Romance, Family
Lenght : oneshot
Main cast : Cho kyuhyun, Jeon Nae ra (OC), Joen Jungkook
Pertama-tama saya ingin minta maaf kalau cast yang saya bawakan dpt menyakiti fandom2 dr #suju#bts#exo#infinite#bigbang. Sungguh ini hanya cerita fiksi yang tidak nyata. ^^

Masih banyak TYPO malezz ngedittt
Seoul, South Korea 2031
Prrang….!!!
“Ya tuhan jungkook…!!” Naera berjingkat kaget dari tempatnya berdiri menghindari pecahan gerabah yang berhampuran dilantai, ia menggigit bibir bawahnya, menahan desakan rasa sakit yang menghantam dadanya, susah payah menahan air mata dipelupuk mata. Melihat kelakuan putranya yang beberapa hari ini mulai membuatnya kesal. Mungkin beberapa hari yang lalu Naera masih bisa mentolerir tapi sekarang tidak, putranya sudah keterlaluan berbicara kasar padanya, tak menghormatinya sebagai eommanya, bahkan sampai memecahkan patung hiasan gajah dari thailand kesayangannya.
Hening…
Naera mengusap air matanya kasar, pertahanannya sudah runtuh, rasa sakit yang dipendam beberapa hari ini sudah tak bisa disimpannya.
“Eomma…mianhae” namja berumuran sekitar 16 tahun itu mendekat kearah ibunya. Dia merasa bersalah karena sudah membuat ibunya menangis.
Naera mengulurkan lengannya, hingga namja itu menghentikan langkahnya mendekat kearah ibunya. “Stop!. Arra, jika itu mau mu, terserah kau, lakukan saja.” Yeoja itu berbalik berjalan cepat kedalam kamarnya. Brraaakkkk….!! Menutup pintu kamar rapat-rapat.
Cairan bening itu membanjiri pipi mulusnya. Naera menepuk bekali-kali dadanya yang terasa sakit. Dia tidak peduli isakan tangisnya yang semakin keras, dan mungkin jungkook anaknya mendengar tangisnya jika namja itu masih didepan pintu kamarnya.
“Eomma…mianhae…eomma” jungkook menggedor pintu kamar ibu nya tanpa tenaga. Menatap sendu pintu kamar yang tak kunjung terbuka. Satu sisi dirinya menginginkan kemauannya terwujud tapi dilain sisi dia tak ingin menyakiti eommanya.
Pertengkaran ibu dan anak itu bermula ketika jungkook memberitahu eommanya bahwa ia terpilih menjadi salah satu traine di sebuah agensi pencari bakat untuk dijadikan sebuah boyband baru tahun ini.
Naera yang punya masa lalu yang suram akan hal tersebut menetang keras keinginan jungkook. Tapi otak keras kepala anaknya tak menyurutkan niatnya untuk mewujudkan impiannya menjadi seorang penyanyi terkenal seperti artis idolanya G-dragon. Bahkan jungkook rela dua hari tak pulang demi meluluhkan hati eommanya.
Tapi kekeras kepalaan ibu dan anak itu yang saling tak mau kalah membuat puncak pertengkaran mereka tadi pagi meledak. Bahkan jungkook yang sudah diliputi emosi pada saat itu karena ibunya tak memperbolehkannya dengan alasan yang tidak jelas serta merta membanting barang kesayangan eommanya, meskipun pada akhirnya dia menyesali perbuatannya.
“Eomma mianhae” ucap namja itu lirih, berbalik meninggalkan. Pintu kamar ibunya yang masih tertutup rapat.
0….0
Jungkook tertunduk lemas diruangan yang sumua sisinya dilapisi kaca dengan dentaman musik. Namja itu berkeringat setelah melakukan latihan dance beberapa kali untuk konser predebut mereka. Nafasnya masih tak teratur karena selama latihan dirinya masih diliputi perasaan emosi hingga tenaganya hampir terkuras habis. Kembali ia teringat pada eommanya, begitu ia merasa bersalah pada ibunya tersebut. Ibu yang amat ia sayangi selama 16 tahun ini. Ibu yang bekerja banting tulang demi menyekolahkannya, memberinya makan, mengikutkannya kursus piano.
Tapi namja itu masih berfikir untuk alasan ibunya yang tak masuk akal, yang melarangnya menjadi seorang penyanyi dengan alasan yang tak jelas. Kenapa?. Bukankah ibunya berteman dekat dengan paman taeyang yang notabennya adalah CEO ke-3 selain Jiyong dan Choi seunghyun di agensi yang sekarang menaunginya?. Seharusnya eommanya mengijinkanya, apa yang salah menjadi seorang penyanyi?. Tapi keputusan namja itu sudah bulat, dia akan terus melangkah maju, mungkin jalan yang dipilihnya ini akan sulit bagi dirinya, tapi dia akan berusaha, berusaha menunjukkan pada eommanya bahwa eommanya salah, bahwa dirinya bisa.
Jungkook mengangkat kepalanya yang sempat tertunduk bersamaan dengan sebuah tangan yang menepuk bahunya. “Hei kau kenapa maknae?” Jin teman satu group jungkook ikut menyenderkan punggungnya, duduk disamping namja itu dengan kaki berselonjor.
“Annio, gwenchana hyung. Ayo kita latihan lagi hyung. Kita harus semangat, kalau kita giat berlatih pasti kita akan sukses kelak. Ayo hyung….” Jungkook menarik lengan jin yang masih duduk menyandar. Dengan ogah-ogahan dia bangkit.
“Ya tuhan…kau bersemangat sekali, apa kau tidak merasakan lelah maknae?” Protes jin yang mengekor dibelakang namja itu sambil menggertu tak jelas.
0______0
Seoul, South Korea 2014
“Oppa…” Namja itu menggeram, menghentikan kegiatannya yang tengah mencumbui setiap inci leher jenjang gadis itu. Dia mendongak sesaat, hening. Namja itu hanya melihat mata sang yeoja yang sendu tapi dia juga bisa melihat kilatan gairah didalam mata yeoja tersebut.
Namja itu pun melanjutkan kegiatannya. Mencium kembali bibir mungil sang yeoja. Mengulum, menghisap bahkan hingga mengeksplorasi tiap sudut mulut yeoja tersebut. Setelah puas dengan bibir yeoja itu yang sekarang sedikit membengkak, bibir namja itu mulai turun keleher jenjang si gadis, mengecup tiap inci hingga si gadis berulang kali mendesah nikmat atas kelakuan si namja.
“Mendesalah ji….sebut namaku” ucap si namja disela kegiatannya yang masih berkutat dengan leher si gadis, meninggalkan sedikit bercak merah keunguan.
Kyuhyun begitu menikmati percintaan ini. Ya, selama 8 tahun masa karirnya didunia entertaiment dia cho kyuhyun salah member suju yang sangat fenomenal itu tak pernah sama sekali menikmati apa itu yang namanya cinta ataupun bercinta. Dia hanya seorang robot pencari uang. Semua member sujupun sama, mereka tidak mengenal namanya cinta, selama mereka dikontrak, jangankan bercinta mereka semua dituntut harus sebanyak-banyaknya menghasilkan uang dalam satu hari penuh.
Hingga kini disaat karirnya yang sedikit meredup, dia saat hyungdeulnya sudah ada yang memiliki kekasih membuat namja itu sedikit iri. Pasalnya meskipun dia tamapan dan berbakat kyuhyun tak mempunyai teman yeoja yang serius mau menjalin hubungan dengannya. Hingga ia bertemu dengan Jeon.
Flasback!!!
Gadis itu sedang terduduk menangis dilorong gedung KBS, entah mengapa kyuhyun yang waktu itu melintas disitu tergerak hati untuk sekedar mengetahui permasalahn Jeon.
Jeon seorang gadis yang baru saja melakukan predebutnya disalah satu tv. Gadis itu hanya bisa menangis, menelan kepahitan karena tindakannya hingga beberapa jam yang lalu orang tuanya tak mengakuinya sebagai anak.
Yeoja itu kabur dari Busan tempat kelahirannya selama 2 bulan ini demi mengikuti audisi yang akan menerbitkannya sebagai seorang artis. Sudah berulang kali orang tuanya menentang keinginan gadis tersebut, tapi jeon tetap keukeh dengan pilihannya. Dan berakhir seperti sekarang.
“Kau kenapa Jeon ssi” namja itu menyentuh pundak Jeon, sementara tangannya yang bebes menyingkirkan beberapa helai rambut yang menetupi wajah gadis tersebut.
“Annio oppa” ucap gadis itu yang masih tertunduk, menahan isakannya.
“Jangan kau pendam masalah mu sendiri, bukankah sudah beberapa hari ini kita berteman. Kau dan aku sama. Aku sudah sangat sering melihat para artis baru seperti kalian menangis tanpa sebab yang jelas hingga mereka bunuh diri akibat tertekan” yeoja itu tercengang denga ucapan namja yang beberapa hari ini dikenalnya karena selalu manggung ditempat yang sama hingga mereka menjadi dekat. Jeon mengangkat wajahnya, sekedar memastikan kebohongan akan ucapan kyuhyun.
“Aku…orang tua ku sudah tak menganggap aku sebagai anaknya oppa, aku tak tahu harus berbuat apa, aku tak tahu harus tinggal dimana sementara ini. Sementara uangku masih belum cukup untuk membiayai hidupku” akhirnya Jeon mengunggkapkan isi hatinya pada namja itu.
Kyuhyun kembali mencekram kuat bahu Jeon. Menenangkan gadis tersebut, entah mengapa hatinya tergerak akan gadis tersebut mungkin karena kepribadian gadis itu yang hangat hingga membuatnya merasa nyaman didekat Jeon. “Kau sementara bisa tinggal disalah satu apartementku”
Flasback end!!!
Sudah beberapa minggu ini kyuhyun sering pulang ke apartementnya didaerah gangnam yang tak jauh dari basment suju. Entah mengapa mengahabiskan waktu dengan Jeon membuatnya merasa senang. Hingga perasaan yang awalnya hanya sebatas teman kini berubah lebih besar, menginginkan lebih dari sekedar teman, menginginkan sepenuhnya Jeon.
“Eengghhh….” Erang Jeon begitu frustrasi dengan kelakuan kyuhyun yang tengah bergerilya diarea dadanya, mengecup atau sekedar menyapukan bibirnya di area tersebut membuat Jeon berkali-kali mendesah.
“Jadilah milikku malam ini Ji” namja itu masih tengah berkutat dengan mainan kecil dipuncak dada Jeon. Dengan kembali menahan desakan yang mulai timbul diantara kedua pahanya, gadis itu mengangguk setuju. Tergesa namja itu meloloskan pakaian yang menempel pada tubuhnya dan tubuh si gadis, hingga mereka sama-sama naked.
Kyuhyun sudah tak bisa menahan gelenyar yang melingkupi sebagian tubuhnya, bahkan dia tak merasakan bercinta akan senikmat ini. Namja itu membuka lebar lebar paha Jeon, memposisikan kejantanannya hingga memasuki kenikmatan surga dunia.
“Oohhh…” Pekiknya.
Mendengar desahan dan jeritan kecil Jeon membuat hati namja itu berbunga menambah semangat yang memprovokasinya untuk melakukan lebih, dan lebih, membuat dirinya memacu tenaganya agar Jeon merasakan beribu kali lipat kenikmatan yang diraihnya membuat namja itu mengulum senyum bahagia.
0____0
“Morning kiss” namja itu menyapukan bibirnya dipuncak kepala Jeon yang masih memejamkan matanya. Memaksa yeoja itu membuka matanya melihat keributan yang ditumbulakn kyuhyun.
Yeoja itu mengerjab beberapa kali sebelum ia memberikan senyumnya pada kyuhyun. Sebelum ia membuka mulutnya, kyuhyun sudah menyelanya “bangunlah, ini sudah siang, aku ada latihan hari ini, mungkin tak akan pulang, jangan menungguku” yeoja itu masih mencerna ucapan kekasihnya tersebut sebelum jeon mepoutkan bibirnya tanda merajuk. “Aish_ bukankah jadwalmu juga padat? Apakah kau tak ingat, kau ini juga seorang penyanyi” kyuhyun menyentil kening Jeon, dan berhasil membuat yeoja itu memekik merasakan sakit. “Appo…, yak oppa, arraso kau berangkatlah”
0____________0
Seoul, South Korea 2031
Kembali yeoja itu dihujam oleh beberapa mememory yang membangungkan rasa was-wasnya. Jalinan cinta terlarangnya dengan kyuhyun hingga ia ditinggalkan oleh pria itu. Sempat terbesit keinginanya waktu itu untuk memberikan berita bahwa ia  mengandung benih cinta mereka. Tapi sekali lagi ia disadarkan akan kenyataan bahwa dirinya dan kyuhyun terdapat jurang pemisah, ketenaran.
Dunia Naera seakan runtuh ketika mengetahui kyuhyun tak menganggapnya ada. Bahkan namja itu dengan lantang memberitakan hubungannya dengan seohyu, artis besutan SM. Bagaimana mau menemui namja itu untuk meminta pertanggung jawaban, bahkan kyuhyun menonaktifkan semua nomor handphonenya. Tak hanya itu saja Naera juga dikeluarkan dari agensi yang menaunginya dikarenakan dia hamil.
Tak ada yang bisa membuatnya bangkit seperti sekarang kalau bukan bayi kecil yang ada diperutnya kala itu. Sekali lagi yeoja itu meneguhkan hatinya. Menulikan telinganya, menutup matanya, mengunci rapat memory-memory yang membuatnya terpuruk semakin dalam.
“Dunia ini milik kita, putraku dan aku”
0___________0
Naera masih terduduk lemas dipagi hari ketika ia terbangun. menyisir tiap sudut kamarnya, sepi. Bahkan sudah 3 minggu ini bocah nakal itu tak pulang sejak pertengkaran mereka waktu itu. Begitu ia merindukan putranya. Bahkan 1 bulan yang lalu Naera masih mendengar jeritan cerewet putranya dipagi hari. Kini tawa canda bahagia itu tak ada. Meskipun sudah 16 tahun yeoja itu menjadi single perent, bekerja keras demi menghidupi dirinya dan anaknya tapi tak sedetikpun dia melupakan kewajibannya sebagai seorang ibu yang memberikan kasih sayang yang dibutuhkan putranya. Sebisa mungkin dia memenuhi keinginan putranya tersebut.
Yeoja itu berjalan perlahan memasuki kamar jungkook putranya. Sekali lagi matanya mengeluarkan air mata mendapati kamar itu kosong tak berpenghuni. Sedetik kemudian Naera bangkit dari pinggiran ranjang anaknya, mengusap kasar air matanya. Persetan dengan masa lalunya. Dia tak ingin seperti orang tuanya yang meninggal karena keegoisannya dulu karena meninggalkan rumah. Dia ingin menjadi orang tua yang mendukung penuh impian putranya. Terlepas dari pikiran jungkook akan bertemu dengan ayah biologisnya.
@Gedung YG Entertaimnet
“Oppa…” Naera berlari kecil mendekati seorang namja dengan gaya rambut mohaknya. Sang namja awalnya mengernyitkan kedua alisnya, memicingkan matanya yang semakin tak terlihat, mengamati sosok yeoja yang memanggilnya. “Ji” ucapnya akhirnya.
“Jeon Naera” ucap namja itu lagi memastikan yeoja yang saat ini berada didekatnya dengan nafas yang tersenggal setelah berlari. “Ne oppa” jawab naera dengan seulas senyum terpatri dibibirnya.
“Ada badai apa hingga kau datang menemuiku?” Taeyang namja itu bertanya pada teman sekaligus sahabat istrinya itu, alisnya bertaut penuh dengan tanda tanya. “Jangan seperti itu, kau memang sudah lama tak menemui kami” namja itu bekerkata seperti itu ketika naera mempoutkan bibirnya. Meskipun mereka sudah terbilang bukan anak-anak lagi, tapi mereka sering bercanda seperti anak kecil yang bertemu teman mereka.
“Ayo masuk keruanganku, sepertinya akan ada reuni dadakan sebentar lagi” taeyang menggiring naera memasuki ruanganannya dengan senyum misterusnya.
“Yak! Oppa kenapa lama sekal…i” Jasmine menghentikan ucapannya ketika ia melihat ada seorang yeoja disamping suaminya. Seketika itu juga ia bangkit berdiri dari posisi duduknya. Mendelik marah, dengan menyedekapkan lengannya “ya…!!! Naera ssi~ ya…Jeon Naera” jasmine menghambur mendekat kearah naera dan taeyang, menyelipkan tubuhnya diantara mereka, membuat naera dan taeyang terkikik melihat tingkah konyol istrinya. “Ya…kalian ini, aish_”
“Ya tuhan bahkan kau lebih tua dariku eonni, oppa taeyang juga sangat mencintaimu, kau ini ajjhuma pencemburu” ucap naera diringi ledakan tawa taeyang.
Jasmine mendelik suaminya, tapi tetap saja sang suami tertawa tak takut dengan ancaman istrinya yang hanya sekedar guyonan. “Maka dari itu, kenapa aku memilihkan nama panggung taemin yang tak ada hubungannya sama sekali dengan ayahnya, itu hanya sekedar berjaga-jaga kalau taeyang selingkuh hahaha”  membuat suaminya mengehentikan tawanya.
Yah, jasmine dan taeyang adalah sepasang suami istri dengan 2 orang anak. Taemin dan min-young. Putra jasmine yang bernama taemin itu kini beranjak dewasa, meneruskan karir ayahnya sebagai seorang seleb. Dengan nama panggung ‘Kang Seung Yoon’, jauh dari nama kedua orang tuanya. ‘Kang’ dipilih jasmine karena itu juga nama marga jasmine ‘Kang Jasmine’ seperti Naera yang menamai jungkook putranya ‘Jeon Jungkook’.
Kedua wanita ini sudah lama bersahabat. Awalnya hanya atasan dan bawahan. Ketika Naera membutuhkan pekerjaan dibutik jasmine. Waktu itu jasmine hanya menolong gadis malang yang sedang hamil dan tak mempunyai seorang suami, Naera sendiri direkomendasikan suami jasmine, taeyang. Hingga dia mengetahui alasan Naera hamil dan mejadi dekat seiring berjalannya waktu. Bahkan sampai sekarang Naera masih menutup rapat siapa ayah dari Jungkook meskipun sudah bertahun-tahun mereka berteman.
“Ku dengar dari jasmine kau sekarang menjadi desaigner terkenal naera ssi~” taeyang dan jasmine duduk bersebelahan dengan jasmine yang bergelayut manja pada suaminya itu. Sepasang suami istri yang tetap mesra tak lengkang dimakan usia.^^
“Annio…istrimu dulu yang mendukungku agar melanjutkan kuliah hingga aku seperti sekarang. Hahahaha ^^ annio oppa, kalau eonni merambah pasar Eropa, aku lebih suka dipasar China, membidik kalangan menengah bawah” Naera mengedipkan sebelah matanya kearah jasmine.
“Chagi~ah, aku akan mengadakan pameran denga Naera, maukah kau meminjamkan beberapa artismu kepada kami” Jasmine masih bergelayut manja dilengan suaminya itu, sambil merengek seperti anak kecil. Taeyang hanya mengangguk pasrah pada istrinya itu. Membuat bibir jasmnie merekah membentuk senyuman bahagia. “Gumawo oppa”
Chu~
“Yak! Jangan tunjukkan kemesraan kalian dihadapan seorang wanita lajang sepertiku” protes Naera melihat Jasmine mengecup pipi suaminya itu. “Sebenarnya aku kesini untuk menitipkan Jungkook padamu oppa. Kami bertengkar beberapa minggu yang lalu karena aku melarangnya menjadi seorang penyanyi. Tapi aku sadar, aku tidak bisa menghindari takdir, aku ingin semua berjalan dengan semestinya, meskipun aku berharap itu semua tak kan pernah terjadi”
Taeyang kembali menegang dengan ucapan sahabatnya itu. Naera masih tetap gadis yang sama seperti 17 tahun yang lalu. Dia masih enggan membuka tabir siapa ayah biologis Jungkook. Selama ini dirinya dan istrinya hanya bisa memberi dukungan sebagai seorang teman dan tak ingin memaksa gadis itu menceritakan kepahitan hatinya. Tapi setelah berpuluh tahun mengenal wanita ini, mengamati jalan pikirannya, dan pernyataan Naera tadi, memperkuat dugaannya bahwa ayah kandung Jungkook adalah seorang publik figure seperti dirinya. Tapi siapa?
Namja itu mendekat, mengenggam tangan sahabatnya itu, menenangkannya, bahkan jasmine istrinya tak cemburu dengan kelakuan suaminya itu. Sedekat itu pertemanan mereka. “Tenanglah, aku akan menjaga Jungkook seperti anakku sendiri” . Taeyang kembali ketempat duduknya. Melihat istrinya sekilas, mengedikkan bahunya. “Oke ajhuma-ajhuma cantik bagaimana kalau kita merayakan reuni ini diluar, aku sudah lama tak bergosip dengan kalian”
0____0
“Eomma…” Seketika itu juga Naera menegang, senyuman yang bertengger dibibirnya karean lelucon taeyang perlahan menghilang begitu mendengar suara yang sudah lama ia rindukkan. Yeoja itu berbalik dengan mata berkaca-kaca, senyuman haru bertengger dibibirnya ketika putranya jungkook berlari kearahnya dan memeluknya erat. Dia mengelus punggung anaknya, melepas rindu selama beberapa minggu tak bertemu.
“Aku merindukan mu eomma, apa kau kesini untuk mengunjungiku?” Jungkook sedikit menarik pelukkannya, mendongak menatap ibunya yang sedkit lebih kecil dari dirinya. Naera hanya mengangguk membenarkan.
Tiba-tiba saja jungkook membungkuk memberi hormat ketika melihat taeyang dan jasmine “Annyeong CEO Yongbae” ucapnya dengan seulas senyum manisnya. Taeyang hanya berdeham menyamarkan tawanya melihat tingkah lucu anak temannya itu. Itu yang dia suka dari Jungkook, selain tampan dan berbakat, bocah ini berprilaku sopan pada yang lebih tua.
“CEO yongbae?” Naera mengintrupsi ucapan putranya.
“Ne eomma, ini tempatku bekerja, aku tidak boleh memanggilnya Ajjhusi, benarkan ajjushi?” Tanyanya polos.
“Yak! Kau itu barusan menyebutnya ajjushi” kata jasmine menyela. Diiringi gelak tawa mereka. Taeyang mengacak rambut jungkook menyalurkan rasa gemasnya pada bocah tersebut.
“Yak! Maknae! Mau sampai kapan kau, ayo bukankah kita mau makan?” Teriak V yang tak jauh berdiri dari pertemuan mendadak antara orang tua anak dan teman orang tuanya jungkook yang juga CEO mereka.
“Ye hyung” jungkook pengecup pipi eommanya sekilas dan membungkuk sekali lagi pada taeyang dan belari kecil menghampiri member satu groupnya.
“Sayang~ eomma tadi meninggalkan bekal makan siang untukmu di meja recepsionis, makanlah dengan teman satu groupmu” Jungkook berbalik melihat eomma, merasa senang eommanya sudah tak marah lagi. “Ne eomma saranghae” ^^ namja itu membuat bentuk hati dengan kedua lengan yang saling bertaut.
0________0
Tak berbeda jauh dengan YG, SM entertaiment juga dijabat oleh 3 CEO yang masing-masing CEOnya bernaung dalam satu group. Siapa lagi kalau bukan Kyuhyun, Sungmin, dan Siwon. Sudah sejak awal ketiga namja itu adalah member terkaya disuju dulu dan ketika SM akan mengalami kebangkrutan, ketiga namja itu membeli sahamnya hingga SM bangkit lagi seperti sekarang.
Meskipun ketiga namja itu sudah menjabat sebagai CEO tapi mereka tak melepaskan status mereka sebagai seorang seleb dan teman dekat suju. Sedangkan member lain seperti Eunhyuk, sindong, donghae, heechul, yesung, dan wookie tetap membantu ketiga namja tersebut dibelakang layar. Seperti si monyet Eunhyuk yang menjadi seorang pelatih dancer di SM.
@ gedung SM entertaiment
“Ini seperti de javu eoh! Bahkan aku melihat dirimu di anak itu” Hyukjae terkikik, namja itu berkacak pinggang didepan layar plasma, sangat dekat hingga beberapa orang namja yang tengah duduk dibelakangnya tak bisa melihat acara yang diberitakan tv tersebut selain suara.
“Maksudmu salah satu boyband besutan YG yang beberapa hari ini melakukan predebut mereka?” Ucap salah seorang namja yang tengah duduk dengan masih mentap layar kecil yang ada pada genggamannya.
“Yeah…kau benar hyung” hyukjae berbalik membenarkan dengan tangan yang membentuk pistol.
“Apa kalian sudah puas membuat keributan diruanganku? Kalau sudah, cepat pergi dan keluar” sebuah suara yang berasal dari balik meja kerja mengintrupsi percakapan mereka. Siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun. Terlihat sekali namja itu dalam mood yang tidak baik.
“Jangan seperti itu kyu~, jangan ambil pusing atas masalah ini. Seharusnya kita bercermin, mungkin SM belum beruntung memenangkan pasar musik tahun ini. Bukankah itu sudah biasa” Sungmin CEO ketiga yang sedari diam dalam percakapan antara hyukjae dan siwon angkat bicara.
“Apa maksud mu dengan BIASA?” Kata kyuhyun penuh penekanan. “Bahkan aku mendatangkan beberapa guru musik dari AS. Memfasilitasi mereka dengan berbagai kemewahan. Tapi apa yang aku dapat? Apa yang SM dapat?” Namja itu menggebrak meja kerjanya. “EXO, WINNER, INFINITE bahkan mereka semakin semena-mena pada kita. Aku tak tahu apa yang di inginkan mereka, atau mungkinkah kita yang salah! Seperti saat ini, bahkan guru dance mereka asyik berbulshit ria daripada mengajarkan dance pada anak didik mereka” kyuhyun menatap tajam hyungnya itu, yang masih cengingisan. Siapa lagi yang dimaksud namja tersebut kalau bukan hyukjae.
0___________0
“Ya!!! Do kyungsoo, Myungsoo, Kang seung yoon” pekik kyuhyun menghentikan langkah kaki ketiga namja tersebut. Ketiganya berbalik memandang takut CEO 1 mereka. Pasalnya sudah 2 mnggu ini ketiga namja ini tak keluar gedung sama sekali karena mempersiapkan Konser Tour SM yang akan diadakan 1 bulan lagi. Bosan. Itu yang dirasakan ketiga namja ini hingga nekat ingin kabur sebentar menghirup udara luar. Tapi sepertinya rencana mereka akan gagal.
“Ya…hyung, kau jangan marah seperti itu, kami ini hanya akan keluar sebentar eoh” jawab salah satu namja dengan rambut pirang poninya, tak lain dan tak bukan ialah myungsoo yang paling tua diantara ketiganya. Myungsoo hanya nyengir kuda untuk meluluhkan hati CEOnya.
Kyuhyun semakin mendelik marah, baginya tak ada alasan, dia juga tak mentolerir meskipun myungsoo adalah artis kebanggaaan SM, ladang uang SM. Peraturan tetap peraturan. “Aku ini CEO mu, panggil aku dengan sopan, hyang-hyung-hyang-hyung”.
Myungsoo berdecak dengan sedikit menggerutu. “Aish_ dia ini gila kekuasaan, bahkan Jungkook yang katanya kembarannya, dia lebih sopan daripada kau”
“Apa kau bilang” pekik kyuhyun yang mendengar gerutuan anak didiknya itu.
Merasa tertantang, myungsoo mengeraskan suaranya agar CEO nya itu mendengar gerutuannya. “Kau tak lebih baik dari Jungkook seperti Gosip yang beberapa hari ini beredar” dengan cepat myungsoo kabur dari CEO SM dengan menarik kedua teman namjanya.^^
Kyuhun menatap punggung namja-namja tadi hingga menghilang dibalik tikungan gedung tersebut. Lagi, dia harus mendengar ucapan itu. Ucapan dimana dirinya disamakan dengan seorang bocah yang beberapa hari ini menjadi sorotan media.
0____0
Ditempat lain dikota itu, seorang yeoja menggenggam jemarinya, mengepalkan rapat-rapat, menahan luapan emosi yang terpancar dari mimik mukanya. Yeoja itu Naera, dia sedang melihat acara televisi kesukaannya hingga tayang itu berakhir tergantikan oleh acara gosip selebritis.
Yang membuat yeoja itu marah adalah, anaknya disangkut pautkan dengan kyuhyun suju. Berita itu menyiarkan bahwa jungkook salah satu member BTS yang tahun ini meluncurkan album debut pertamanya dilansir akan menjadi generasi baru yang akan gemilang seperti kyuhyun dulu, mereka juga memiliki beberapa keahlian dan kemiripan yang sama.
Kembali wajah cantik Naera mengeras, memikirkan putranya akan mengetahui siapa ayah biologisnya. Memikirkannya saja membuatnya sakit, apalagi jika putranya jungkook mengetahui hal tersebut. Selama ini Naera tak pernah membahas sosok ayah pada putranya itu. Dan ajaibnya seakan jungkook tau beban eommanya hingga dari kecil namja itu tak pernah bertanya pada ibunya.
“Tak mungkin, itu tak akan terjadi, Jeon Jungkook sangat amat mirip denganku. Dia tak akan mengenalinya. Mereka tak akan mengetahui hal ini” seulas senyum samar tersungging dibibir yeoja itu, matanya menerawang jauh entah kemana, kosong.
END

Fc Populer:

  • Nxt chapter pliiis…. kenapa FF dsni bnyak yang menggantung?? Plis thor…sequel ya…

%d blogger menyukai ini: