Just Look at Me (Sequel ‘Why Should You’)

0
just look at me ff nc kyuhyun siwon
Author: WonSiKyu
Tittle : Just Look at Me (Sequel ‘Why Should You’)
Category : NC 21, Yadong, Oneshoot
Cast:
– Cho Kyuhyun
– Park Sihyun
– Choi Siwon
—————————————————————————————————————–
~Flashback~
[Kyuhyun POV]
Aku berjalan menyusuri koridor menuju taman belakang sekolah tempat biasa aku membolos. Hahaha kalian pasti tak peraya. Seorang Cho Kyuhyun membolos sekolah bukan. Hari ini pelajaran Kim seongsanim guru yang tak mmbolehkan muridnya tidur. Tentu saja itu membuatku malas. Blajar tanpa tidur itu bagaikan sayur tanpa garam bagiku. Oleh karena itu daripada tidak bisa tidur lebih baik aku sekalian membolos saja -_-“

Ketika sampai di taman kulihat seorang yeoja sedang asyik membaca buku tebal. Yeoja itu kenapa saat jam pelajaran ada disini?
* * *
[Author POV]
Kyuhyun mendekati yeoja itu. Tapi ia mengurungkan niatnya. Tunggu dulu, ada apa dengannya? Biasanya ia tak pduli pada apapun dan siapapun. Akhirnya apun menuju pohon besar dan duduk di bawah pohon besar yang rindang itu.
Lain yang dituju lain yang dikerjakan. Kyuhyun sama sekali tidak tidur. Dia hanya memandang yeoja yang dari tadi tidak mengalihkan tatapannya dari buku yang ia baca.
Hingga akhirnya bel berbunyi. Tanda waktu istirahat. Murid-murid satu persatu keluar dari kelasnya masing-masing. Dan taman mulai ramai.
Kyuhyun masih duduk di bawah rindang itu. Masih memerhatikan yeoja yang masih fokus membaca tanpa mengalihkan tatapannya dari buku. Apa dia tidak pegal?
“Kyu!” Seseorang memanggilnya. Kyuhyun mengalihkan tatapannya dari yeoja itu.
“Hyung?” Ternyata yang memanggil Kyuhyun adalah Siwon.
Choi Siwon. Sepupu Kyuhyun. Sama dengan Kyuhyun ia juga termasuk murid populer disekolah mereka. Hanya saja Siwon bukanlah namja yang seenaknya (nakal) disekolahnya. Siwon bisa dibilang murid yang teladan. Sang ketua osis ini selalu memakai pakaian dengan rapi dengan jas yang selalu di kancingkan *Pernah lihat attack pin-up boy kayak itulah siwon syang nya disini gak sesadis dan menyeramkan di film itu*.
Siwon memberikan sebuah bola basket pada Kyuhyun. “Kajja! Aku sudah lama tak bermain basket.” Ajak Siwon sambil melepas semua kancing jasnya dan lenganya di gulung sampai siku dan melonggarkan dasinya.
“Hyung? Bukannya kau ikut olimpiade?”
“Ne, semuanya sudah beres. Sekarang aku ingin menghilangkan stresku. Kajja!”
Kyuhyun menoleh pada yeoja tadi. Ternyata yeoja itu sedang menatapnya. Ani, menatap mereka berdua. Tatapan Kyuhyun bertemu dengan yeoja itu.
“Kyu?”
“Ne?”
“Kau sedang lihat apa?”
“A … ani. Baiklah, kajja! Jika kau kalah belikan aku kaset PS yang baru. Arrasseo?”
“OK!”
* * *
[Sihyun POV]
Aku melihatnya bersama seorang namja. Namja itu tak jauh beda dengannya mukanya juga hampir mirip. Tinggi hanya beda 2 atau mungkin 1 cm. Tapi namja yang ada di depannya terlihat seperti berandalan pakaiannya sungguh tidak rapi. Kemeja yang di keluarkan dasi yang dipasang serampangan.
Namja yang bersama Siwon oppa menoleh. Sepertinya dia menatapku. Beberapa menit kemudian ia mengalihkan tatapannya dariku dan kembali bicara dengan Siwon oppa.
* * *
[Author POV]
Sejak saat itu Kyuhyun terus memperhatikan yeoja bernama Sihyun. Sikapnya yang dingin dan tidak mudah atau tepatnya tidak mau bergaul. Membuat Kyuhyun penasaran dengannya. Hinggi akhirnya Kyuhyun memberinikan diri mendekati yeoja yang tiap jam istirahat duduk di taman yang menghadap ke lapangan dan ruang biologi.
Yups! Seperti dugaan Kyuhyun. Yeoja itu sedang duduk sambil membaca buku. Bel istirahat belum berbunyi oleh karena itu taman masih sepi. Sebenarnya Sihyun bukanlah siswa bandel seperti Kyuhyun. Ia berada di tamankarena dikelas tak ada guru. Dan tahu sendirilah apabila dikelas tak ada guru maka kelas akan ribut dan itu akanmengganggu kosentrasinya.
Tanpa permisi Kyuhyun duduk disebelah Sihyun. Merasa bangkunya bergerak Sihyun menoleh. Betapa kagetnya ia melihat namja itu. Namja ini, namja yang suka berbarengan dengan Sihyun.
“Annyeong,” Sapa Kyuhyun berusaha ramah tapi yang terdengar nada datar.
“Hmmm …” Sihyun hanya bergumam dan kembali membaca bukunya.
“Kau sedang membaca buku apa?” Tanya Kyuhyun mencoba berbasa-basi.
Sihyun mengangkat buku dari pangkuannya masih smabil membaca.
“Huft, baikalah.” Kyuhyun menghela nafas.
Akhirnya merekapun duduk dalam diam. “Sihyun-ssi,” Kyuhyun memanggil nama Sihyun pelan.
“Bagaimana kau tahu namaku?” Tanya Sihyun dingin tak mengalihkan tatapannya dari buku yang ia baca.
“Karena aku selalu memerhatikanmu.” Jawab Kyuhyun mantap.
Sihyun berhenti membaca. Ia menatap lurus kedepan. “Wae?” Tanya Sihyun datar.
“Karena aku menyukaimu.” Akhirnya Sihyun menatap Kyuhyun. Tapi tidak dengan Kyuhyun.
Kyuhyun memandang langit dengan mata tertutup (?) *maksudnya menengadah gitu, dh. Author susah ngejelasinnya*.
“Kau terlalu sibuk dengan bukumu dan hyungku hingga tak tahu kalau ada seseorang yang memperhatikanmu di sekitarmu.” Masih dengan mata tertutup Kyuhyun berkata.
“Hyung?”
“Choi Siwon, dia sepupuku. Tapi dia sudah ku anggap sebagai hyungku sendiri. Dan dialah yang selalu bisa mencuri perhatianmu, bukan?” Kyuhyun mengalihkan tatapannya dan menatap Sihyun dalam. Sihyun menatap Kyuhyun tak mengerti. Apa yang sebenarnya namja ini inginkan?
Seakan bisa membaca pikiran Sihyun. “Saranghae,” Kyuhyun menyatakan cintanya.
Sihyun tersenyum kecut, “Kau sudah tahu aku menyukai Siwon oppa. Tapi kau menyatakan cinta padaku.”
“Karena aku tahu Siwon hyung tak akan membalas cintamu.” Jawab Kyuhyun santai tapi bagai sebuah panah di hati Sihyun.
“Wae?” Tanya Sihyun lirih sambil menundukan kepalanya. Berusaha tak memperlihatkan air mata yang sudah mengenang dimata indahnya.
“Dia patah hati.” Kyuhyun menghela nafas sebentar. “Yoona nonna *anggap saja Yoona lebih tua dari Kyuhyun* memutuskannya. Mungkin kau sebagai penggemar atau orang yang mencintai, tahu tentng hubungan merekakan dan bagaimana Siwon hyung. Dia adalah namja yang setia dan sangat sulit untuk mencintai yeoja manapun. Apalagi setelah putus ini. Aku tak yakin dia bisa bersama yeoja lagi.” Terang Kyuhyun sambil mengenggam tangan Sihyun. Karena ia tahu bagaimanapun juga yeoja yang sangat ia cintai ini hatinya pasti sedang sakit. Belum lagi yang membuatnya begini adalah dirinya. Dan yang merasakit bukan hanya Sihyun tapi dia juga merasakannya.
Tanpa bisa dibendung air mata Sihyun mengalir dipipi mulus putihnya. Harapannya terasa pupus sudah. Apa yang dikatakan Kyuhyun memang ada benarnya. Siwon memang orang yang sulit mencintai dan besar kmungkinan ia tak akan mencintai yeoja lagi.
“Tapi aku percaya.” Sihyun berkata lirih. “Siwon oppa pasti bisa mncintaiku. Kata orang cinta itu tak bisa dipaksakan. Tapi menurutku cinta itu bagaimana orang yang mempunyai hatinya. Jika ia mau belajar mencintai. Maka ia bisa mencintainya.”
“Apa kau yakin.”
“Tentu saja,”
“Tapi, aku tak akan bisa melepaskanmu.”
“Apa maksudmu?”
“Kau tahu. Aku tak berbeda jauh dengan Siwon hyung. Sangat sulit mencintai yeoja.” Kyuhyun mnghela nafas, untuk yang kedua kalinya, “Aku tak akan melepas yeoja yang aku cintai.”
“Mwo?”
“Sihyun-ssi kumohon. Aku sangat mencintaimu. Neomu Saranghaeyo.”
“Tapi, aku sama sekali tak mengenalmu. Namamu saja aku tak tahu.”
“Namaku Cho Kyuhyun.”
“Baiklah Cho Kyuhyun, dengarkan aku baik-baik. Sama denganmu dan Siwon oppa. Aku juga seorang yeoja yang tak gampang mencintai namja. Oleh karena itu maafkan aku.”
“Aku akan menunggumu.”
“Kyuhyun-ssi.”
“Tak peduli apapun alasannya.”
“Tapi, Kyu. Kumohon jangan menungguku. Aku tak mau kau terus menunggu.”
“Aku tak peduli.”
“Ck ku mohon jangan. Baiklah, kau tak perlu menungguku. Jika aku memang tak bisa mendapatkan Siwon oppa. Aku akan datang padamu dan … dan akan memberikanmu apapun.”
“Apapun?”
“Ne,”
“Termasuk ‘dirimu’?”
“Mwo?”
“Dirimu seutuhnya.”
“MWO?!”
“Jangan berfikir kalau aku seorang nampeun namja tapi aku sungguh mencintai dan ingin memilikimu tak sedikitpun yang bisa ku bagi. Kau seutuhnya untukku.”
~Flashback end~
[Sihyun POV]
“Bagaimana kabarmu?” Tanya Kyu saat kami ada di dalam mobil. Ia mngantarkanku menuju apartment.
“Setelah kau mengambil ‘harta berhargaku’ kau baru menanyakan kabar sekarang. Heh,” aku tersenyum kecut tanpa menatapnya.
“Apa kau marah?”
“Tentu saja.” Kyuhyun menghentikan laju mobilnya.
* * *
[Author POV]
“Sihyun, look at me.” Kyuhyun menarik dagu Sihyun. “Saranghae.” Kyuhyun mengecup bibir Sihyun.
“Aku masih menunggumu, Park Sihyun. Aku tak mau kau terus menderita menunggu cinta Siwon hyung. Bagaimanapun juga dia tak mungkin membalas cintamu, Sihyun-ssi. Hatinya sudah tak bisa lagi dibuka luka yang diberi Yoona eonni, tak bisa disembuhkan. Sihyun-ssi. Ku mohon lihatlah aku. Percayalah aku sangat mencintaimu. Neomu Saranghaeyo. Tak ada satupun yeoja yang bisa menggantikanmu dihatiku.”
“Tapi, kyu …”
“Belajarlah.” Belum sempat Sihyun menamatkan kalimatnya, Kyuhyun memotongnya seakan tahu apa yang akan Sihyun ucapkan. “Belajarlah. Kata orang cinta itu tak dipaksakan. Persetan dengan itu. Karena menurutku cinta itu bagaiman orang yang mempunyai hatinya. Jika ia mau belajar mencintai. Maka ia pasti ia bisa mencintai.”
Sihyun menunduk. Sungguh saat ini ia bimbang. Disatu sisi ia ingin menerima Kyuhyun. Tapi disatu sisi lagi ia ragu. Apakah harus ia menghentikan perasaan yang sudah belasan tahun ia jaga.
* * *
Kyuhyun dan Sihyun tiba di apartment Sihyun. Sihyun tinggal sendiri di apartmentnya oleh karena itu apartmentnya sepi.
Kyuhyun dan Sihyun duduk disalah satu sofa yang ada di ruang tengah. Mereka berdua saling diam.
Kyuhyun menatap Sihyun. Merasa diperhatikan Sihyunpun menoleh. Kyuhyun menatap Sihyun dalam. Perlahan wajahnyapun mendekat. Ketika jarak mereka tinggal 1 cm. Kyuhyun menatap bibir Sihyun. Kyuhyunpun mengecup bibir Sihyun.
“Saranghae.” Kyuhyun mengucapkan perkataan itu entah untuk yang kebarapa kali.
Kyuhyun kembali mencium bibir tipis Sihyun. Melumatnya dengan lembut. Tapi lama kelamatan menjadi ganas.
Kyuhyun tak berhenti menatap Sihyun. Begitu juga Sihyun menatap mata Kyuhyun yang menatapnya lembut.
Perlahan Sihyun membuka mulutnya yang sedari tadi tertutup bersamaan dengan itu ia menutup matanya menikmati ciuman Kyuhyun. Melihat mata Sihyun yang tertetutup iapun menutup matanya. Menikmati saliva mereka saling bertukaran.
Perlahan tangan Kyuhyunpun mulai nakal. Menyusuri setiap inci tubuh mulus Sihyun. Hingga akhirnya berhenti di gundukan indah Sihyun. Kyuhyun meremasnya pelan.
“Euh… Kyuehmm … hmmm ….” Desah Sihyun di sela-sela ciuman panasnya dengan Kyuhyun.
Kyuhyun menelusup ke balik kemaja Sihyun dan berusaha melepaskan kaitan bra yang saling mengikat itu. Setelah berhasil dengan usahanya. Tangan Kyuhyun merambat dari belakang kedepan diremasnya gundukan indah Sihyun lembut.
“Euhmm …. hmmm ….. hhhhmmm ….”
Tangan Sihyunpun tak tinggal diam. Iapun membuka kancing kemeja Kyuhyun satu persatu. Kyuhyun melepaskan ciuman panas, dalam dan panjangnya ketika dilihatnya Sihyun kehabisan nafas. Ciumannyapun beralih keleher jenjang Sihyun. Memberi kissmark sebanyak-banyaknya.
“Kyuhhhh …. kyuhhhhmmmm …. kyuhhhyuuunhhh ….” Sihyun berhasil membuka seluruh kemeja Kyuhyun. Dan Kyuhyun, dia brhasil melepas kemeja Sihyun sekaligus branya dan melmparnya kesembarang tempat.
Ciuman Kyuhyun turun menuju dua gunduka sexy Sihyun. Dikecupnya kedua payudara Sihyun bergantian tapi tidak dengan puncaknya. Sambil mengecup kedua gundukan itu Kyuhyun menari tangan Sihyun menuju sesuatu *ala Syahrini* yang sudah mengeras dibalik celana Kyuhyun.
“Ahhhh … Chahhhh …. giyyaaaahhh….” Kyuhyun mendesah saat Sihyun meremas junior Kyuhyun dengan gemas.
Kyuhyun akhirnya menghisap punack dari gundukan Sihyun dengan tiba-tiba. “Kyuhhhh…. ahhhh kyuhyyyuuuuunhhhh ….” Saat itu juga cairan Sihyun keluar dari mrs. V nya.
“Kau keluar?” Tanya Kyuhyun dengan nada mengejek.
“Yak!” Sihyun memukul kepala Kyuhyun dengan bantal yang ada disana. Dan setelah itu menutup mukanya dengan bantal itu sendiri.
Kyuhyun merebut bantal itu dari Sihyun lalu mengecup pipi Sihyun agak lama, merambat menuju bibir Sihyun. Setelah dikecupnya sekali. “Saranghae,” Lagi-lagi Kyuhyun menyatakan cintanya entah untuk yang keberapa kalinya.
Kyuhyun melumat bibir Sihyun sedang. Tangan Kyuhyunpun mulai berusaha mencari resleting rok Sihyun. Gotcha! Kyuhyunpun melepaskan rok Sihyun sekaligus underwear Sihyun.
Kyuhyunpun langsung melepaskan kemeja yang masih menempel di badannya walau semua kancingnya sudah tak terpasang. Dan juga celana sekaligus underwearnya.
Kyuhyun mengarahkan tangan Sihyun menuju juniornya. Mengajarkan Sihyun untuk mengocok  juniornya. Setelah di rasa Sihyun sudah bisa mandiri(?) mengocok juniornya. Kyuhyun memasukan jari tengahnya kedalam mrs. V Sihyun.
“Ahhhh … hhhhmmmm … ahhhmmm …” Desahan Kyuhyun dan Sihyun memenuhi seentero ruang tengah apartment Sihyun.
Kyuhyunpun mengubah posisi. Kyuhyun membaringkan dirinya di karpet dan Sihyun diatasnya dengan posisi terbalik. Posisi 69.
Kyuhyun kembali memasukan jarinya. Kali ini dua jari. Dan sambil mengocok mrs.V Sihyun. Kyu menjilat biji kacang Sihyun *tahukan apa? *
“Ahhhh …. Kyuhhmmm …” Sihyunpun langsung mengulum junior Kyuhyun yang sudah tegak sempurna.
Kyuhyunpun makin gencar menghisap mrs. V Sihyun.
“Aaaaahhhhhmmmmm ….” Kyuhyun dan Sihyu mendesah bersamaan dengan itu cairan mereka keluar.
Kyuhyun segera merubah posisi. Sihyun sekarang berada di bawah. Direnggangkannya kedua paha Sihyun. Kyuhyun mengeupnya sebentar lalu memposisikan juniornya di depan mrs. V Sihyun.
“Ahhhhh …. Kyuuuhhhh ….” Kyuhyun memasukan juniornya dengan sekali hentakan. Tanpa aba-aba. Kyuhyun langsung menggenjotnya dengan tempo lambat.
Lama-lama Kyuhyun menaikan tempo genjotan menjadi semakin cepat.
“Ahhh … Kyuhhhyuuuun ….a ahhhhh ….” Desah Sihyun makin lama makin mengeras.
Dirasakannya junior Kyuhyun mulai berkedut begitu juga mrs. V Sihyun. Kyuhyunpun makin mempercepat hingga akhirnya “Ahhhhhhhhmmmmmm ….”
Belum beberapa detiK Kyuhyun mengeluarkan spremanya. Ia langsung membalikan posisi. Sihyun di atas.
Sihyun semakin agresif dengan posisinya saat ini. Dengan posisi seperti ini payudara Sihyun berguncang-guncang di depan wajah Kyuhyun. Kyuhyunpun langsung menghisap puncaknya dengan kuat.
“Ahhhhh  …. Ahhhh …. Ahhhhhhmmmmm….” Kyuhyun dan Sihyun mengeluarkan cairan mereka bersama.
Kyuhyun membalikan posisinya jadi menindih Sihyun. Merasa belum puas Kyuhyun kembali menggenjot juniornya dengan cepat.
“Ahhhh …. ahhhh …. euh …. hmmmm ….” Kyuhyun dan Sihyun mendesah menjadikan ruangan ini menjadi panas.
“Aaaaaahhhhh ….” Kyuhyun meremas payudara Sihyun dengan kuat. Merekapun mengeluarkan cairan cinta mereka bersamaan.
Kyuhyun memeluk Sihyun erat, “Saranghae,” Bisik Kyuhyun.
* * *
2 minggu kemudian
[Kyuhyun POV]
Kulihat dia sedang asyik mengetik sesuatu. Wajahnya yang serius itu membuatku gemas. Yeoja ini sama sekali tidak berubah. Wajah cantiknya masih sama dengan yang kulihat belasan tahun yang lalu.
Kulihat ia sudah selesai mengetik dan merenggangkan badan. Tapi tiba-tiba ia berlari menuju kamar mandi. Ada apa dengannya?
Karena khawatir akupun berlari menuju kamar mandi.
“Gwenchana?” Tanyaku sambil mengusap punggungnya dan memijit punggungnya.
“Gwen … Huek … hueeek …” Setelah itu iapun tak sadarkan diri.
* * *
[Sihyun POV]
“MWO?!” Aku dan Kyuhyun bertanya dengan sedikit berteriak.
Bagaimana tidak? Aku dan Kyuhyun hanya ‘melakukannya’ 2 kali bagaimana bisa aku hamil. Tapi orang satu kali saja bisa hamil. Otteoke?
“Tenanglah, aku akan bertanggung jawab.” Ucap Kyuhyun sambil menghapus air mataku lalu membenamkanku kedalam pelukannya.
Bukan itu yang aku pikirkan, kyu. Tapi cintaku yang selama belasan tahun ini ku jaga apa harus berhenti sampai disini. Siwon oppa mianhae. Sepertinya aku tak bisa menjaga perasaan ini lebih lama lagi. Mianhae, oppa.
* * *
Di Lain tempat.
[Siwon POV]
Aku berjalan menyusuri trotoar. Akhirnya selama 2 minggu mengurus masalah yang memang sangat sulit. Selesai juga. Dan hari ini aku sedang bebas.  2 minggu di Tokyo tapi baru kali ini aku berjalan-jalan disini.
Setelah berjalan mengelilingi trotoar Tokyo, akhirnya sampai juga di tempat yang ku cari. Kalian pasti heran mengapa aku pergi ke Toko perhiasan.
Yah~ aku berencana ingin membeli cincin untuk melamar seseorang. Kalian pasti bertanya-tanya untuk siapa. Siapa lagi kalau bukan untuk sekertarisku yang sudah lama kucintai.
Sudah lama aku ingin melamarnya. Hanya saja pekerjaan yang menumpuk membuatku selalu menundanya. Dan sekarang aku sudah tidak ingin lagi menundanya.
Sihyun tunggu aku. Sebentar lagi kita akan menikah. Hatiku berkata dan senyumpun mengembang di wajahku.
.:: The End ::.

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: