Jkyll & Hyde Chapter 1

0
Jkyll & Hyde (Part 1) kyuhyun ff nc
Author : Karina Indriana
Tittle : All Of You
Category : Nc 21, yadong, Romance, Oneshoot
Cast :
Cho Kyuhyun
Kim Ran Young
Other Cast :
Member Super Junior
Annyeong^^
Pertama2 terimakasih buat admin yang mau memposting FF saya.
Sebenernya ini adalah ff nc pertama saya. Bikinnyapun panas dingin. Kekeke~
Thanks. ^^

“Semua orang butuh proses menuju kedewasaan, Tapi cinta tak butuh kedewasaan untuk tumbuh.
Hal itu datang sendiri, tanpa tau umur dan tanpa tau orang itu.
Cukup biarkan dia tumbuh dalam hati, jangan halangi dia.
Jika sekali saja kau menghalangi mereka tumbuh, rasa terlukalah yang akan datang.”
Seoul, 1 februari 2005, 06.00 KST
Suasana pagi itu cukup tenang. Mataharipun sepertinya masih malu-malu, tak mau menampakkan wujudnya utuh dan membiarkan dingin masih menyelimuti kota seoul kala itu. Gadis itu semakin menenggelamkan tubuhnya dalam selimut tebalnya, masih enggan untuk sekedar membuka matanya.
BIPP BIPP~~
Gadis itu tak bergeming sedikitpun hingga deringan ponselnya tak lagi terdengar. itu sudah ke lima kalinya panggilan masuk dengan nama yang sama.
BIP BIPP~~
“Astagaaaa~~” desah gadis itu frustasi. Menyingkap selimutnya kesal dan segera menyambar ponselnya di bawah bantalnya dengan mata yang masih tertutup.
“YAAK!! kau mau apa?” teriak gadis itu. ini sudah pagi yang kesekian tidurnya selalu di ganggu.
“Tsk..tsk.. ternyata benar dugaanku kau masih belum bangun.” sahut suara di seberang dengan santai.
“Apa urusanmu jika aku belum bangun? Sudahlah aku masih mengantuk.” Gadis itu hendak menutup teleponnya, tapi seketika terhenti mendengar lawan bicaranya kembali angkat suara.
“Tentu saja itu urusanku Kim Ran Young. Hari ini sekolah di majukan lebih pagi jam 6.30 dan sekarang sudah jam 6 lewat dan kau masih santai dengan guling baumu itu. Kau tahu ____”
“KENAPA KAU TAK MENGATAKANNYA DARI TADI CHO KYUHYUN !!!!”
“Bodoh.. Semalam aku sudah seratus kali mengatakannya kepadamu tapi rupanya kau tak____” Pria itu tak meneruskan kalimatnya karena mendengar suara gemuruh.
“Hallo, Youngie…??”
“Aku sedang mandi Cho Kyuhyun. Jemput aku 10 menit lagi.” teriak Ran Young dari dalam kamar mandi. Kyuhyun yang mendengarnya terkekeh geli. Tak jarang Kyuhyun tersenyum sendiri karena tingkah laku Ran Young gadis mungil yang sangat menggilai cokelat yang sudah menjadi temannya sejak dia berusia 3 tahun. Sampai sekarang Kyuhyun masih selalu bersama gadis itu kemanapun dia pergi, begitupun Ran Young. Kyuhyun sudah seperti kakaknya sendiri bagi Ran Young meski sesungguhnya dia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Kim Heechul. Umurnya terpaut 2 tahun lebih muda dari Kyuhyun.
Menurut Kyuhyun Ran Young adalah seorang wanita yang lucu dan menggemaskan sekaligus menyebalkan. Dia sering menyuruh ibu kandungnya untuk mengadopsi Ran Young sebagai adiknya dan membawanya pulang ketika ia masih kecil dulu. Hal itulah yang membuat Kyuhyun selalu menempel pada Ran Young. Seperti saat ini, ketika umur mereka menginjak remaja, Kyuhyun yang kala itu duduk di kelas 3 SMA dan Ran Young duduk di kelas 1 SMA, Kyuhyun setiap paginya menjemput Ran Young untuk berangkat ke sekolah dan kebetulan sekolah mereka sama. Bukan kebetulan sebenarnya mengingat Kyuhyun yang memaksa Ran Young untuk masuk di sekolahnya dulu, dan beginilah akhirnya Ran Young masuk di sekolah yang Kyuhyun tempati tapi dengan syarat Kyuhyun harus mau menjemputnya tiap pagi tanpa alasan apapun, termasuk ketika Ran Young bangun kesiangan dan menyebabkan mereka terlambat.
“Kapan kau bisa tepat waktu Kim Ran Young?”
“Jangan banyak omong Cho Kyuhyun cepat hidupkan mobilmu dan jalanlah” celoteh Ran Young ketika ia sudah duduk di kursi mobil Kyuhyun.
“Ck.. selalu menyebalkan. Kau itu seorang gadis kenapa terus saja terlambat? Kau juga membuatku mau tidak mau ikut terlambat.” Balas Kyuhyun.
“Di awal kau sudah terikat perjanjian denganku Kyu, tidak ada protes dan ___”
“Jalani saja semua yang ada” Lanjut Kyuhyun. Ran Young mengendikkan bahunya.
“ That’s right”
“Ini…” Kyuhyun mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan menyerahkannya pada Ran Young tanpa melepas pandangannya dari jalanan di depannya.
“Apa ini?”
“Buka dulu.”
“Kaset?” tanya Ran Young ketika dia sudah membuka kotak yang di berikan Kyuhyun tadi.
“Iya.. Coba dengarkan nanti. Aku sudah mengirim itu ke audisi kontes menyanyi itu semalam. Dan itu berkat paksaanmu yang sangat menyebalkan itu.” Ucap Kyuhyun.
“Jinja?” jawab Ran Young terkejut yang di jawab anggukan oleh Kyuhyun.
“Kau harus mentraktirku jika kau lolos” kata Ran Young girang.
“Aku tidak yakin Youngie-ah”
“Kau pasti bisa Cho Kyuhyun. Dengarkan aku, jika kau lolos nanti seberapapun beratnya kehidupanmu nanti tolong berjanjilah kepadaku untuk tetap bertahan pada posisimu itu. Ingatlah perjuanganmu saat ini, aku tahu kau memiliki banyak bakat Kyu dan inilah saatnya kau tunjukkan kepada dunia kalau kau bisa. Bisakah kau berjanji untukku?” Ran Young mengacungkan jari kelingkingnya. Kyuhyun meliriknya sekilas dan kemudian menautkan jari kelingkingnya di kelingking Ran Young.
“Aku berjanji. Terimakasih. Kau benar-benar malaikatku” kata Kyuhyun seraya mengelus lembut gadis di sampingnya itu. Tanpa Kyuhyun ketahui, jantung Gadis kecilnya itu berdetak 3 kali lebih cepat dari biasanya atas perlakuannya itu.
**
Seoul, 9 Oktober 2013~
Dentuman alunan musik pop mengalun keras di ruangan itu. Semua orang di dalamnya tampak sibuk menggerak-gerakkan tubuhnya menyelaraskan gerakannya dengan irama musik.
“Oke. Done.. latihannya cukup sampai disini dulu. Terimakasih atas kerja keras kalian” Ucap seorang yang tertua dari kumpulan orang-orang itu.
“Kau juga telah bekerja keras hyung” ucap pria jangkung dengan lesung pipit di pipinya.
“Akhirnya aku bisa pulang juga” ucap salah satu pria dan tampaknya dia adalah pria termuda disana.
“Aku juga mau pulang, aku rindu sekali pada kasurku” celoteh pria dengan rambut hitam dengan pipi sedikit tembam. Mereka memang akhir-akhir ini jarang sekali pulang karena kesibukan mereka.
Hmm.. Apakah aku belum mengatakan pekerjaan mereka?
Oh baiklah.. mereka adalah bintang Hallyu terkenal Super Junior. Pada awalnya mereka berjumlah 13 orang namun sekarang hanya 11 orang yang bertahan. Mereka cukup terkenal, ah tidak! Mereka sangat terkenal pada tahun-tahun terkahir ini dan membuat mereka sibuk sekali hingga jarang sekali istirahat. Meski begitu, mereka menikmati semua masa kesuksesan mereka dengan mengantongi beberapa award.
Tiitt Tiittt~~~
“Kyu-ya telponmu berdering.” Ucap sungmin .
“O.. Gomawo Hyung~” Kyuhyun lantas mengambil ponselnya yang berada dalam tasnya.
“Yeoboseyo~”
“Kyu. Kau belum pulang?” sapa seseorang dari seberang telpon Kyuhyun.
“hmm.. aku baru selesai latihan. Aku akan pulang sebentar lagi. Wae ?”
“Tidak. Aku hanya ingin memastikan kau masih hidup atau tidak. Sudah tiga hari ini kau tak mengabariku”
“Wae? Kau merindukanku?” Ucap Kyuhyun jahil. Tercetak jelas dari wajahnya jika ia sedang menggoda gadis yang menelponnya itu. Terdengar di seberang telponnya menahan napasnya. Ia tahu bahwa gadis itu sedang menahan napasnya.
“Cihh.. untuk apa aku merindukanmu? Jangan terlalu percaya diri Cho Kyuhyun. Aku hanya ingin menagih janjimu kemarin jika kau akan mengajakku jalan-jalan. Kau tahu? Aku sangat bosan dirumah”
“hahahaha.. Arraseo nona Kim Ran Young. Kebetulan besok aku libur dan aku akan menemanimu kemanapun kau mau”
“jinjja?”
“Tentu saja tidak gratis”
“sudah kuduga…” Kyuhyun kembali tertawa mendengar jawaban Ran Young. Kemudian mereka larut dalam perbincangan hangat malam itu.
“Lihatlah.. Disini ada kakak kandungnya dan dia lebih memilih menghubungi laki-laki lain?” Kata pria bernama Heechul yang notabene adalah kakak kandung Ran Young.
“Ckckck.. kau memang kakak yang mengenaskan sekali Hyung. Hahaha.. sudahlah. Bukankah kemarin Ran Young sudah menghubungimu?” jawab Ryeowook dan di jawab anggukan lemas dari Heechul.
~
Kyuhyun telah standby di dalam mobilnya yang ia parkir di depan rumah mewah tepatnya di depan rumah Ran Young. Ini sudah jam 9 pagi dan semalam Ran Young membuat janji jam 8. See? dia telat lagi. 5 menit kemudian tampak gadis yang ia tunggu-tunggu muncul keluar dari gerbang dengan dress selutut berwarna pink soft dengan motif bunga-bunga dan rambutnya yang ia kuncir kebelakang, semakin membuat gadis itu tampak polos dan menggemaskan. Kyuhyun yang melihatnya hanya tersenyum penuh arti.
“Kau tak pernah berubah” kata Kyuhyun ketika Ran Young sudah mauk kedalam mobilnya.
“karena aku tak ingin berubah.” jawab Ran Young. Kyuhyun tersenyum mendengarnya. Bagaimanapun yang Ran Young lakukan pasti Kyuhyun akan mengalah.
“Kita akan kemana?” tanya Ran Young.
“Kau ingin kemana?” Kyuhyun balik bertanya.
“Aku ingin ke paris.”jawab Ran Young girang tapi kyuhyun meliriknya sinis.
“Oke..oke Tuan Cho mari kita ke Lotte world aku ingin bermain-main sepuasnya.”
“Lets go~”
Kyuhyun melajukan kemudinya dengan cepat menuju ke tempat yang Ran Young pinta. 15 menit kemudian mereka sampai. Wajah Ran Young tampak sumringah melihat tempat yang ia idam-idamkan sejak kemarin. Kyuhyun yang telah berjanji kepada gadis itu hanya mengikuti kemana yang gadis itu inginkan, dari mulai menaiki wahana-wahana yang memacu adrenalin sampai wahana menyeramkan seperti rumah hantu. Untung saja tidak ada yang mengenali Kyuhyun karena Kyuhyun menggunakan masker dan topi.
“Sudah lelah?” tanya Kyuhyun ketika ia dan Ran Young duduk di bawah pohon rindang di pinggir taman. Ran Young hanya mengangguk.
“Aku lelah, tapi aku masih ingin pergi ke banyak tempat” ucap Ran Young sambil memijit kakinya yang terasa penat.
“Kalau begitu bagaimana jika kita makan malam? Sekarang jam 7 malam dan kita belum makan apapun dari tadi.” Kata Kyuhyun.
“baiklah.” Ran Young beranjak berdiri tapi rasanya kakinya sangat lemas hanya untuk berdiri saja. Kyuhyun yang melihatnya cepat-cepat memapah Ran Young kemudian menaikkannya ke atas punggungnya.
GREPP~
“Yak! Cho Kyuhyun, a..apa yang kau lakukan?” tanya Ran Young gugup.
“Diamlah. Aku akan menggendongmu. Dan jangan menolak, aku tahu kakimu yang kecil itu sekarang tidak bisa di tegakkan.”balas Kyuhyun dan mulai melangkah dengan Ran Young berada di atas punggungnya. Ran Young tak bisa menjawab, sebenarnya perbuatan Kyuhyun yang tiba-tiba begitu membuat dirinya salah tingkah dan memacu jantumgnya untuk bekerja lebih cepat. Darahnya berdesir tatkala tangannya ia lingkarkan di leher Kyuhyun dan wajahnya memanas saat ia dapat melihat wajah Kyuhyun sangat dekat seperti saat itu. Garis pipinya, aroma rambutnya yang teredengar jelas di indera penciumannya membuatnya semakin gila dan salah tingkah. Sungguh, jika boleh memohon ia ingin menghentikan waktu saat itu juga.
“Kyu~”
“hmm?”
“Kemarin ada yang memintaku untuk menjadi model di majalah mereka dan ___”
“Tidak..”
“Wae?” protes Ran Young.
“Tidak Ran Young! dan jangan sekali-kali kau masuk ke dunia entertaiment. Cukup aku saja.” sahut Kyuhyun dan Ran Young tak mampu lagi membantahnya. Jika Kyuhyun sudah melarangnya bagaimana bisa ia melanggarnya? Dan Kyuhyun tahu betul bagaimana kehidupan di dunia entertaiment, kejam dan penuh pengkhianatan. Jika kau tak sanggup bertahan, kau takkan bisa mendapatkan apa yang namanya kebahagiaan.
“Oh ..Youngie. Ada sesuatu yang ingin ku tunjukkan padamu.” Kata Kyuhyun. Ia berhenti melangkah lalu menurunkan Ran Young di depannya. Kyuhyun merogoh sakunya mengambil ponselnya, tampak Kyuhyun masih menutak-ngatik ponselnya seperti mencari sesuatu. Setelah di diapatnya ia memberikannya pada Ran Young.
“Kau lihat itu kan?”
“iya.. dia Ji Hyun kan?” sahut Ran Young saat melihat foto di ponsel Kyuhyun yang ia berikan tadi. Kyuhyun mengangguk. Siapa yang tak kenal Ji Hyun? Gadis multitalent yang juga member Girlband terkenal korea dan satu agensi pula dengan Kyuhyun.
“Lalu?”
“Aku.. akuu menyukainya youngie”
DEG~~
Jantung Ran Young rasanya berhenti berdetak sebentar. Rasanya kakinya juga mulai melemas. Matanya juga mulai memanas, Rasanya ingin ada yang keluar.
“se..sejak kapan?”
“Entahlah.. aku baru sadar akhir-akhir ini jika aku menyukainya. Ketika dia tertawa, ketika dia tersenyum selalu membuatku senang. Dan kau tahu akhir-akhir ini dia sering menghubungiku dan _____”
Cukup. Cukup Cho kyuhyun. Aku sudah tak tahan sudahhh!!!! Teriak Ran Young dalam hati.
“Kurasa perutku sakit Kyu.. antarkan aku pulang” Kata Ran Young lalu melangkah pergi meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun yang baru menyadari Ran Young pergi, lantas berbalik dan menyusul gadis itu. Pria itu masih belum sadar betul perubahan sikap Ran Young.
Di perjalanan pulang, Kyuhyun menyadari perubahan sikap Ran young. biasanya dia akan banyak bicara, tapi sekarang gadis itu hanya diam saja.
“ Kau kenapa?” tanya Kyuhyun tak tahan melihat perubahan sikap Ran Young.
“Tidak apa-apa”
“Kenapa hanya diam saja?”
“Terlalu capek untuk bicara” sahut Ran Young singkat. Kyuhyun menyerah, sepertinya Ran Young sedang tidak dalam mood yang baik sekarang.
“Bukankah kita akan makan malam? Sebaiknya__”
“Aku ingin pulang sekarang Cho Kyuhyun” jawab Ran Young dengan nada tinggi tanpa melepas pandangannya. Menatap lurus ke depan tanpa menoleh sedikitpun. Dan saat itulah Kyuhyun benar-benar tidak bisa membantah permintaan gadis itu.
***
Sudah 4 hari sejak kejadian malam itu, Ran Young seperti kehilangan moodnya. Entahlah, ia sungguh kesal dengan Kyuhyun. Sesungguhnya ia tak mengerti mengapa ia jadi begini? Moodnya seketika hilang sejak Kyuhyun mengatakan jika ia menyukai Ji Hyun? What the hell?
Sejak malam itu pula Ran Young tak pernah mengangkat telepon dari Kyuhyun. Pesan dari kyuhyunpun tak pernah ia balas selama 4 hari terakhir ini. Ketika Kyuhyun datang kerumahnya bersama Heechulpun tak pernah mau ia temui. Sungguh, moodnya benar-benar kacau sekarang.
Namun, sehancur-hancurnya moodnya ia masih harus pergi ke kampusnya. Yeaah~ ia sudah menginjak semester 6 tahun ini dan ia akan segera lulus dari jurusan designer tahun depan. Bukan hal yang sulit, mengingat ia senang sekali mendesain baju. Seperti sedang meluapkan khayalannya tentang baju dan itu membuatnya senang. Seperti sekarang, setelah kuliah yang cukup padat, meskipun lelah ia sangat menyukainya because dress is her life~. Itu motto hidupnya dan Kyuhyun yang selalu berkomentar aneh tentang mottonya itu. And then, lagi-lagi pikirannya kembali tertuju kepada seorang Cho Kyuhyun dan seketika itu pula moodnya berantahkan.
Ran Young menghela napas berat, dan melanjutkan perjalannya untuk pulang sore itu. Namun tiba-tiba tangannya seperti ada yang menarik dengan cukup kencang menuju ke sebuah mobil audi hitam. Tak perlu berpikir panjang untuk mengetahui siapa yang berani-berani menariknya sekasar itu. Meski orang itu memakai masker dan sebagian mukanya tertutupi Ran Young hafal betul siapa dia.
“Apa yang kau lakukan Cho Kyuhyun!” teriak Ran Young kesal ketika dia berada di dalam mobil orang itu. Benar, orang itu adalah Cho kyuhyun. Namun Kyuhyun tak menjawab. Pria itu menghidupkan mobilnya dan menginjak pedal gas mobilnya.
Ran Young yang melihat Kyuhyun tak bergeming juga ikut diam. Terlalu malas untuk berdebat dengan Kyuhyun saat ini.
“Turun..”kata Kyuhyun saat tiba di depan sebuah toko. Ran Young menghela napas dan kemudian mengikuti perintah Kyuhyun. Ran Young berjalan di belakang Kyuhyun memasuki toko itu. Ketika masuk, gadis itu seperti speechless dengan semua yang ada disana. Semua yang ada di dalam toko itu seperti perhiasaan dan memang rupanya itu adalah toko perhiasan. Ran Young masih heran, untuk apa Kyuhyun mengajaknya kemari?
“Kyu~ untuk apa kita kemari?” tanya Ran Young. pikiran gadis itu sudah mulai berkeliaran kemana-mana.
“Kau pilihlah satu dari semuanya ini.” Kata Kyuhyun. Ran Young menoleh menatap mata Kyuhyun seperti hendak mengatakan ‘benarkah?’ dan sepertinya Kyuhyun tidak berbohong. Ada perasaan senang dan sedikit ragu di benak Ran Young. Namun gadis itu tetap melaksanakan apa yang Kyuhyun minta.
“Aku ingin itu..” kata Ran Young memilih sebuah cincin dengan batu permata di atasnya. Kyuhyun yang mendengarnya menyuruh seorang pelayan untuk mengambilkannya. Lalu Kyuhyun meraih tangan Ran Young dan memakaikan cincin itu di jari manisnya. Ran Young tersentak kaget. Apa yang Kyuhyun Kyuhyun lakukan saat ini? Apa maksud Kyuhyun menyematkan cincin di jarinya? Apakah ia sedang di lamar Kyuhyun? Apa Kyuhyun ___? Rasanya mulutnya terlalu kelu untuk sekedar bertanya maksud dari semua ini.
“Bagus..” kata Kyuhyun lalu kembali melepas kembali cincin yang ia sematkan di jari Ran Young. Ran Young yang menyadari cincin itu di lepas Kyuhyun lantas menatap pria itu penuh tanda tanya.
“Rupanya kau memiliki selera bagus juga youngie-ah. Kemarin aku kemari dan aku berniat untuk membeli cincin itu juga. Tapi rasanya aku harus mengajak kau dulu kemari. Kau kan adikku yang sangat berselera tinggi” ucap Kyuhyun sambil menyerahkan cincin yang tadi ia pakaikan pada Ran Young untuk di bungkus pada pelayan.
“Mak..maksudmu apa?” kata Ran Young dengan nada bergetar.
“Aaa..aku lupa memberitahumu ya? Hhh.. aku akan segera melamar Ji Hyun youngie-ah. Rasanya aku sudah tak tahan lagi. Aku takut ia pergi dariku dan di ambil laki-laki lain. Rasanya aku ingin segera memilikinya. Sungguh.. aku sangat mencintainya..”
DEG~~
Ran Young mencelos mendengar penuturan Kyuhyun barusan apalagi ketika Kyuhyun mengatakannya barusan mata pria itu menatap mata Ran Young dalam seakan memberitahu jika Kyuhyun benar-benar tak bisa lepas dari ji Hyun.
“Oh ya.. sebagai rasa terima kasihku kau pilih saja semua perhiasan yang ada disini. Tapi jangan terlalu mahal ya, aku sedang menabung untuk pernikahanku nanti.”
Sudah tak ada alasan bagi Ran Young untuk tetap disana. Rasanya matannya semakin memanas dan sepertinya sesuatu akan keluar. Tanpa memerdulikan panggilan Kyuhyun Ran Young keluar dari toko perhiasan itu dengan air matanya tak bisa ia bendung lagi. Ini.. inilah yang ia takutkan dari dulu. Terlalu dekat dengan Kyuhyun hingga tak bisa lepas dari laki-laki itu. Ia seperti kecanduan dan terlalu bergantung pada Kyuhyun sejak ia kecil dan ketika peristiwa seperti ini terjadi, hanya lukalah yang akan datang.
Ran Young berlari menjauh dari tempat Kyuhyun. Tak perduli ketika orang-orang menatapnya heran. Hingga akhirnya ia sampai di tempat sepi yang hanya ada dia disana. Ran Young duduk bersandar di bawah pohon dengan mata terpejam. Lelah, itu yang ia rasakan sekarang. Bukan hanya lelah fisik, namun hati juga. Ketika matanya terpejam menikmati angin sejuk di bawah pohon besar itu, sebuah pikiran muncul di kepelanya. Lantas ia mengambil ponsel di tasnya kemudian memencet beberapa angka yang sudah ia hapal.
“Hallo Mr.Shin.. ini aku Kim Ran Young…”
***
At dorm Sj~
Kyuhyun yang notabene adalah seorang mahasiswa musik tengah tenggelam dalam sebuah kertas yang berisi not-not balok, namun tiba-tiba kesibukannya itu terganggu saat Heechul datang menghampirinya.
“Kyu~”
“Ne Hyung” sahut Kyuhyun masih dengan sibuk dengan kertas not baloknya itu.
“Kau tahu kemana Ran Young? dan dimana ia bekerja?” tanya Heechul. Mendengar nama Ran Young di sebut sontak membuat Kyuhyun bangun dan menatap heechul.
“Bekerja? Sejak kapan Ran Young bekerja Hyung? Aku sudah tak berhubungan dengannya 3 hari belakangan ini. Sepertinya dia sedang menghindariku”
“Entahlah, eomma bilang Ran Young tak pulang kerumah. Ia tinggal di apartemennya dan eomma juga bilang jika Ran Young pergi untuk bekerja. Yah kau pasti mengerti, jika Ran Young sudah ingin, tak ada yang bisa menghentikan keinginannya.” Ucap Heechul dan Kyuhyun hanya diam. Bukan diam sebetulnya, pikirannya sedang mencerna kata-kata Kyuhyun barusan.
“Kukira kau tahu Ran Young bekerja dimana.” Lanjut heechul. Tapi Kyuhyun masih diam dengan pikiran tertuju pada Ran Young sekarang.
“Dulu dia pernah ingin masuk ke dunia modelling hyung. Tapi…” kalimat Kyuhyun terpotong saat ponselnya berdering. Sebuah pesan masuk.
From : YoungGyu
Hyung bukankah ini Ran Young? dia temanmu kan? Kulihat dia sedang terikat kontrak dengan Mr.Shin. kau harus segera melihatnya untuk memastikan! aku akan mengirimkan gambarnya sebentar lagi.
Tak berapa lama kemudian Ponsel Kyuhyun berdering kemabali. Tanpa pikir panjang lagi Kyuhyun langsung beranjak dengan tergesa-gesa setelah melihat ini pesan gambar yang terakhir Young Gyu kirim untuknya.
“yak! Kyu kau mau kemana aku belum selesai bicara.” Teriak Heechul kesal.
“Mian Hyung. Sepertinya aku tahu dimana Ran Young bekerja. Aku segera kembali~”
~~
“Hana..Dul..Set..” sebuah flash kembali tercipta di ruangan itu.
“Okee bagus. Panggil model selanjutnya.” Kata pria yang sedari tadi memegang kamera dan memfoto model di depannya.
“Baik.” Sahut asistennya kemudian berjalan menuju ruang ganti.
“Kim Ran Young. Bersiaplah”
“Nde”
Pria itu kemudian pergi. Ran Young masih diam di tempatnya. Menatap cermin di hadapannya. Ia masih belum yakin sepenuhnya atas apa yang ia pilih sekarang. Namun tak ada pilihan lain, ia harus menempuh jalan ini. Pintu ruang ganti itu kembali terbuka, muncul seorang wanita yang lebih dulu menjadi model disana dengan pakaian dengan bahan yang sangat sangat tipis. Na Eun namanya.
“Kau ragu?” tanya wanita itu.
“Ne eonni..”
“jika kau ragu kau bisa menghentikannya sekarang. Aku juga dulu sepertimu. Namun dengan alasan yang mendesak, aku harus melakukan ini.” Na eun tersenyum pada Ran Young dan Ran Young membalas senyumnya.
“Ne eonni.. gomawo. Mungkin karena ini pertama kalinya untukku jadi aku sedikit gugup”
“Yaah.. aku juga dulu sepertimu. Kuharap kau tidak akan menyesal setelah ini.” Ucap Na Eun lagi sebelum dia menghilang lagi di balik pintu itu.
Sesungguhnya Ran Young masih ragu untuk melakukannya atau tidak. Tapi satu egonya memaksa ia untuk melakukannya. Menjadi foto model. Jika menjadi fofo model seperti biasanya itu tidak masalah, tapi ini sedikit berbeda. Ia harus memakai pakaian seksi dan super ketat dengan bahan yang cukup transparant ia harus rela di foto dengan gaya se-sexy mungkin,
“Tidak! Aku harus melakukan ini. Aku harus menunjukkan pada semua orang jika aku cantik dan aku bisa menjadi superstar juga! Dan kau Cho Kyuhyun, akan melihat bagaimana aku lebih baik daripada Ji Hyun!” ucap Ran Young lebih kepada diri-sendiri. Ran Young menyampirkan sebuah kain panjang untuk menutupi bagian tubuhnya yang berbalut lingerie tipis dan tranparant hingga bra dan dalamannya terlihat dengan jelas.
Ran Young mulai keluar dari ruang ganti menuju lokasi pemotretan. Disana sudah ada laki-laki yang akan menjadi partnernya dan tak kalah mengejutkan, pria itu hanya memakai celana dalam saja. tubuhnya yang atletis cukup membuat Ran Young ciut. Gadis itu berjalan pelan, seperti ada rasa penolakan di hatinya. Namun egonya masih menang.
“Cepatlah..” ucap sang photographer. Ran Young tersentak kaget saat selimut yang menyelimuti tubuhnya di tarik paksa hingga kini semua orang di sana dapat melihat tubuh sexy-nya.
“Cepat ambil posisimu..” kata sang photographer lagi. Ran Young yang masih pemula tidak mengerti harus bagaimana. Hingga akhirnya partner pria nya menarik tubuh mungil Ran Young dan memeluknya dari belakang dengan kepala yang ia tenggelamkan ke dalam lekukan leher Ran Young. Ran Young cukup kaget dengan apa yang terjadi barusan.
BRAKKKK~~
tiba-tiba terdengar suara pintu yang di buka paksa. Tampak seseorang muncul dari balik pintu itu berjalan mendekati tempat Ran Young berdiri. Gadis itu masih belum dapat melihat wajah orang itu karena gelap.semakin dekat, semakin dekat .. gadis itu dapat melihat wajah orang itu dengan jelas.
“Cho..Cho Kyuhyun?” desis Ran Young. Tanpa ada jawaban tubuh Ran Young tersentak kedepan tatkala Kyuhyun menarik tubuhnya keras dan mencengkram tangannya erat, Ran Young meringis atas tindakan Kyuhyun itu. Kyuhyun meraih selimut yang tadi Ran Young pakai dan mengenakannya ke tubuh gadis itu. Ran Young dapat melihat wajah Kyuhyun yang merah padam menahan emosi dengan rahang yang mengeras. Setelah memakaikan selimut itu, Kyuhyun kembali menarik paksa Ran Young keluar tanpa memerdulikan teriakan orang-orang yang ada di ruangan itu.
Kyuhyun membawa Ran Young kedalam mobilnya dan kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Masih tampak jelas jika Kyuhyun masih dalam keadaan emosi. Ran Young tak berani membuka mulut jika Kyuhyun dalam keadaan begitu. Ia pasrah akan di bawa kemana oleh Kyuhyun. Ran Young juga tak bisa berbuat apa-apa lagi. Air matanya tumpah, tangan kirinya mencengkram tangan kanannya yang lecet akibat tarikan Kyuhyun tadi.
Mobil Kyuhyun berhenti di sebuah parkiran. Kyuhyun membuka pintu mobilnya tanpa sepatah katapun yang ia keluarkan dari mulutnya sedari tadi. Hingga akhirnya Kyuhyun sampai di depan apartement miliknya dan memaksa Ran Young masuk juga. Kyuhyun menyeret masuk Ran Young kemudian melepas cengkraman tangannya.
“Kau kenapa Cho Kyuhyun??” tanya Ran Young.
“SEHARUSNYA AKU YANG BERTANYA. KAU INI KENAPA KIM RAN YOUNG HAH?” teriak Kyuhyun meluapkan seleuruh emosinya.
“KENAPA KAU MELAKUKAN INI HAH? APA KAU KEKURANGAN UANG HINGGA KAU MELAKAKUKAN PEKERJAAN SEPERTI ITU? APA KAU KURANG KERJAAN?”
Ran Young hanya bisa menangis, membiarkan Kyuhyun meluapkan amarahnya dulu.
“AKU SUDAH PERNAH MENGATAKAN KEPADAMU JANGAN SEKALI-SEKALI MASUK DUNIA ENTERTAIMENT APALAGI SEPERTI ITU. KENAPA KAU TAK PERNAH MAU MENDENGARKANKU? KAU TAHU YANG KAU PERBUAT BARUSAN? KAU INGIN MENJUAL TUBUHMU ITU UNTUK KONSUMSI MATA ORANG LAIN?”
“UNTUNG SAJA AKU LEKAS DATANG, JIKA TIDAK.. YA TUHAN SEBENARNYA APA YANG ADA DI PIKIRANMU RAN YOUNG EOH? KAU KURANG UANG? KAU KURANG BELANJA ATAU___”
“ITU YANG AKU TIDAK SUKA DARIMU CHO KYUHYUN.” Ran Young sudah tak tahan lagi mendengar celotehan Kyuhyun. Ia mencoba menatap dalam mata Kyuhyun.
“ITU.. ITU YANG AKU TIDAK SUKA DARIMU!! KAU SELALU TIDAK PEKA. TIDAK PERNAH MENGERTI PERASAAN ORANG LAIN. AKU SUDAH CUKUP MUAK DENGANMU AKHIR-AKHIR INI CHO KYUHYUN. KAU TAK PERNAH MENGERTI BAGAIMANA PERASAANKU!!” tangis Ran Young kembali pecah saat kalimat-kalimat itu muncul dari mulutnya.
“Kau tak pernah mengerti bagaimana rasanya aku. Aku juga ingin menjadi seseorang yang hebat. Yang di pandang sempurna oleh orang lain. Aku ingin seperti Ji Hyun. Aku ingin sepertinya..” Ran Young sudah tak sanggup lagi melanjutkan kata-katanya dia menundukkan wajahnya dengan mata yang mengeluarkan air yang tak pernah berhenti mengalir.
Kyuhyun seperti mendapat sebuah dorongan, ia pun segera meraih wajah Ran Young dan mengusap air mata gadis itu. Sedetik kemudian Kyuhyun menempelkan bibirnya di bibir lembut Ran Young. awalnya hanya menempel saja. Hingga akhirnya menjadi sebuah lumatan. Kyuhyun menarik pinggang Ran Young untuk semakin merapat pada tubuhnya. Ran Young yang mulai menikmati suasanapun melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun. Bibir Kyuhyun melumat habis bibir atas Ran Young begitupun sebaliknya. Hingga terdengar suara indah dari kecapan bibir mereka membuat suasana semakin panas malam itu.
Ran Young menolehkan kepalanya ke samping, melepas paksa ciuman Kyuhyun. Napasnya tak sepanjang napas Kyuhyun. Keduanya sama-sama tersengal menghirup udara sebanyak-banyaknya. Kyuhyun dapat merasakan nafsunya berkoar-koar saaat ini, dapat terlihat pada bibir Ran Young yang sedikit membengkak akibat ciuman mereka.
“Aakhhhh…” desahan pertama Ran Young keluar saat Kyuhyun menghisap lehernya keras. Tangan pria itu turun membelai payudara Ran Young yang cukup besar.
“aaakhh Kyuu..”Ran Young mendongakkan kepalanya, memberi akses lebih pada Kyuhyun. Tangannya masih setia bertengger di leher Kyuhyun. Sesekali meremas pelan rambut Kyuhyun. Ia tidak mengerti, kenapa ia tak dapat menolak semua perlakuan Kyuhyun.
Kyuhyun membopopong Ran Young ke dalam kamarnya dan menghempaskan tubuh gadis itu di atas kasurnya. Tanpa pikir panjang Kyuhyun turun menindih tubuh Ran Young dan kemudian melumat kembali bibir Ran Young yang sudah memerah itu. Baginya, bibir Ran Young tampak lebih sexy saat itu. Tangan Kyuhyun tak tinggal diam. Tanganya meraih ujung lingerie yang di pakai Ran Young kemudian menariknya ke atas dan melemparnya ke sembarang tempat. Selanjutnya tangan Kyuhyun kembali beraksi dengan menyelusupkan tangannya ke punggung Ran Young dan membuka pengait bra Ran Young dan kembali Kyuhyun membuangnya ke sembarang tempat. Hingga akhirnya kini payudara Ran Young yang sintal terekspos jelas di hadapannya. Kyuhyun menatapnya dengan takjub, Ran Young yang menyadarinya sontak menutupi payudaranya dengan kedua tanganya.
“Tidak usah di tutupi youngie-ah. kau yang sempurna” bisik Kyuhyun sambil menyingkirkan tangan Ran Young dari dadanya dan meletakkannya di atas kepala Ran Young.
“hmmpptttt…” Bibir keduanya bertemu kembali, melumat satu sama lain.
“Ahhh.. Kyuu” Bibir Kyuhyun turun di leher Ran Young dan menghisapnya keras hingga timbul bercak merah disana. Puas dengan leher Ran Young, ciuman Kyuhyun turun ke balahan dada gadis itu. Kedua tangan Kyuhyun tak tahan lagi ingin meremas kuat payudara Ran Young.
“aauuuhh…sssshhhh” Ran Young mendesah saat tangan Kyuhyun meremas dadanya kuat. Sungguh Kyuhyun baru menyadari jika Ran Young memiliki payudara indah seperti ini. Payudara Ran Young cukup besar hingga terasa penuh di tangan Kyuhyun.
“Akkhhh..Cho Kyuhyun!!” Ran Young berteriak frustasi ketika Kyuhyun mengecup puncak dada kanan Ran Young sedangkan tangan kanan kyuhyun meremas-remas dada kiri Ran Young.
“Kyuu~ jebal akhh…ouhhh shhhhhh” Ran Young mendesah frustasi ketika Kyuhyun masih tetap mengecup putting Ran Young. Tidak~ gadis itu ingin lebih dari itu. Ran Young melengkungkan punggunganya dan menelusupkan tangannya kedalam rambut Kyuhyun serta menekan kepala Kyuhyun untuk segera memasukkan mulutnya kesana.
“katakan kau menginginkanku.” goda Kyuhyun. Kali ini Kyuhyun mengsosokkan bibirnya di putting Ran Young. tangan kanannya memelintir putting Ran Young yang satunya.
“Shireoo~~ aahhhh..” Ran Young medesah keras saat Kyuhyun masih menggosokkan bibirnya di atas putting kemerahanRan Young yang sudah sudah tegang itu.
“Panggil aku oppa sayang…”
“Arghhhh.. Oppa Kyuu Oppaa” Kyuhyun menyeringai kemudian memasukkan putting kemerahan itu kedalam mulutnya, menghisapnya seperti bayi kehausan.
“Ouch—aaaaargh! Oppppaaaa…. Oooouh—“ desah Ran Young keras, sambil meremas rambut Kyuhyun dan menekan-nekan kepala Kyuhyun agar menghisapnya lebih dalam. Tangan Kyuhyun yang satunya meremas-remas dan memelintir putting Ran Young. sesekali digigitnya putting Ran Young membuat gadis itu menjerit. “Argh! Ngngngnghhh…”
Mulut Kyuhyun berpindah ke payudara kiri Ran Young. di hisapnya kuat nipple Ran Young keras dan Kyuhyun satunya memelintir putting Ran Young yang telah basah oleh salivanya.
“Oouuhh..Nggggghh… sshhhhhh” Rasanya seperti ada yang ingin meledak di bawah sana dan tanpa aba-aba dia melepaskannya.
Ciuman Kyuhyun turun kebawah menuju perut Ran Young kemudian turun lagi hingga menemukan daerah targetnya. Tanpa menunggu banyak waktu lagi di tariknya celana dalam Ran Young dan membuangnya ke sembarang tempat. Tanpa aba-aba lagi, Kyuhyun meneggelamkan kepalanya di vagina Ran Young.
“sshhhhh… Arrghhhhhhh.. Kyuu~~~” desah Ran Young ketika merasakan ciuman di daerah intimnya. Sungguh Kyuhyun sudah tak tahan lagi. Di lepaskannya bajunya ke atas tanpa melepas kancingnya terlebih dahulu dan kemudian melepas ikat pinggangnya kemudian melepaskan celananya beserta boxernya. Ran Young melihat dengan jelas bagaimana bukti ketidaksabaran Kyuhyun terlihat jelas disana. Tegang dan berdiri tegak. Kyuhyun kembali mendaki tubuh Ran Young dan kembali mencium Ran Young dengan nafsu yang berkoar koar..
“Akkhhh..” teriak Ran Young tertahan saat Kyuhyun mencoba memasukkan juniornya ke alam vaginanya.
“Aaahh.. Kyuu sakit.~”
“Sabar sayang.. tahan sebentar..” Kyuhyun menarik juniornya lalu kemudian menghentakkannya dengan sekali hentakan.
“Aaaarrrrghhhhhhhhhhh…”teriak Ran Young keras. Tak terasa air matanya jatuh. Sakit, perih dan sesak itu yang Ran Young rasajkan sekarang. Kyuhyun merasakan darah segar mengalir di bawah sana. Kyuhyun yang melihatnya mengusap air mata Ran Young kemudian mengecup dahi Ran Young penuh sayang. Kyuhyun masih membiarkan Ran Young terbiasa dengan juniornya. Setelah memastikan Ran Young tak lagi meringis kesakitan Kyuhyun mulai menarik juniornya hingga pangkalnya dan menyentakkan pelan ke dalam vagina Ran Young . sontak saja Ran Young menjerrit antara sakit dan nikmat. Sekali, dua kali kyuhyun terus menyentakkan juniornya pelan sampai akhirnya Ran Young tidak meringis lagi.
““ngghhh…aaaahhh….aaahh….” Ran Young mendesah keras merasakan junior Kyuhyun yang besar menggesek dinding rahimnya, yang awalnya pelan sekarang menjadi lebih cepat.
“Aaahhh.. Sshhhh Kyuuu~ Ngghhhhh”
“Ouuhh..ngghhh panggil aku oppa sayaang-akhhh.” Terdengar Kyuhyun juga ikut mendesah nikmat. Vagina Ran Young yang menjepit juniornya membuat pria itu semakin menggilai pekerjaan itu. Semakin di genjotnya bagian bawah tubuhnya.
“Ugghhh .. Kyuuuhh.. Oppaa-kkhh Kyuhyun Oppaakhhhh….. sshhhhhhhhhhh” desahan Ran Young semakin menjadi saat Kyuhyun mengulum nipple Ran Young dan tangannya yang menganggur memelintir nipple satunya. Reflek tangan Ran Young memeluk kepala Kyuhyun dan menekannya agar lebih dalam menghisapnya.
“kyuu…nghhh…aaahhh…”
“Assshhhhhhh… Ngghhhh”
“lebbihhh-aah dala..amhhh Oppaaa-akkhh~” Kyuhyun mendengar permintaan Ran Young, lalu tangannya meraih kedua paha Ran Young dan menarik kakinya supaya melingkar di pinggangnya. Dan itu membuat junior Kyuhyun menusuk lebih dalam di rahim Ran Young.
“aaahh….uuughhh….hhhh….”
“mmmhhh….ooohhh….Youngi-ah…aaahh…”
“enghhhh…aaahh…aahh….”
Perut Ran Young terasa diaduk-aduk, ia terus menggeliat nikmat. Tangannya bergerak iar meremas sepri mencari pegangan yang kuat untyk menyalurkan nafsunya. “sshh…kyuu…aaahh…aaahhhh…”
“hhhh…mmhhhh….ssshhh….sangat-nik-mat..a.aahhh… sayaangkkhhh”
“Kyuuhh.. aku sudah tidak taah..annn ahhhh.. shhhhh”
“Tungguu… Sebentar, sayang, sebentar lagi—“
“Oppa aku tidak… ngngnghh—tahan—“
“mmmhh…ngghhh…aahhh…aahhhh….”
“sshhh…uughh…aaaghh…Youngie…ngghhhh…”
“Oppaaaaahhhh….”
“lepaskaaannnnn…….”
“aaaaaagghhh….”
Keduanya melenguh bersama saat mencapai klimaks. Sperma kyuhyun mengalir hangat dalam perut Ran Young, bercampur dengan cairannya. Rasanya geli sekaligus nikmat. Vagina Ran Young dan junior Kyuhyun masih berdenyut-denyut kuat.
“Saranghae Youngie-ah”
“mwooo?” Ran Young kaget mendengAR PENGAKUAN Kyuhyun barusan.
“Aku bilang aku mencintaimu bodoh” kata Kyuhyun lagi sambil mengusap peluh di dahi gadis di bawahnya itu dan juniornya masih tertanam di vagina Ran Young.
“Bukankah kau__”
“Apa? Ji Hyun? Cihh kau saja yang bodoh. Aku tidak mencintainya, aku hanya mencintaimu Youngie. Dari dulu hingga sekarang.” Kyuhyun mengecup ringan kening Ran Young. lalu pria itu dengan cepat meraih kotak kecil di atas nakas dan mengeluarkan benda berwarna putih mengkilat darisana dan melingkarkannya di jari manis Ran Young.
“ini kan__?”
“Ini untukmu. Sejak awal ini memang untukmu. Aku sengaja membawamu ke toko perhiasan itu. Aku sengaja mengatakan jika aku ingin melamar Ji Hyun. Aku ingin memberi kejutan untukmu nanti. Tapi rupanya kau seperti menghindariku akhir-akhir ini jadi aku tunda dulu.”
“sampai akhirnya aku mendengar dari Heechul jika kau bekerja pada Mr.Shin. kau tak tahu dia sangat licik? Kau ingin bekerja dengannya dengan menjual tubuhmu itu?”
“Aku tidak menjualnya..”
“ya kau memang tidak menjualnya tapi kau memperlihatkan tubuh jelekmu itu pada pria-pria di luar sana. Kau pasti di janjikan menjadi artis terkenal oleh Mr.Shin bukan?”
Ran Young tak menjawab. Semua perkataan Kyuhyun benar.
“Maaf Kyu~”
“sudahlah.. lupakan. Sekarang kau tahu aku mencintaimu dan kau mencintaiku. jadi jangan pernah lagi bergelut di dunia seperti itu. Aku membencinya. Aku tidak suka jika orang lain melihat tubuh jelekmu ini.”
“apa? Aku mencintaimu? Kau terlalu percaya diri Cho Kyuhyun.” Ran young pura-pura berekspresi terkejut.
“mwoyaa??? Kau tidak mengakuinya? Baiklah rasakan ini Kim Ran Young..”
“Arggghhh… ngghhhh Ch..Cho Kyuhyun” Ran Young mendesah keras saat Kyuhyun kembali memulai aksinya. Menyentakkan dalam juniornya di vagina Ran Ypung. Tak hanya itu mulutnya juga menghisap kuat payudara Ran Young dan meremasnya gemas.
“Chooo…hhh Shhhh..Kyuuu Aaaakkhhhh… Cukk…uphhh” desah Ran Young keras.
“Katakan dulu jika kau menggilaiku..” ucap Kyuhyun di sela-sela hisapannya di nipple kanan Ran Young. sedangan tangan kanannya meremas kuat payudara kiri Ran Young yang sudah memerah.
“Shiirreeooo-hhhhh..sshhhh” Ran Young meremas lambut Kyuhyun. Sesekali membelainya lembut.
“kalau begitu kau harus menemaniku sampai subuh malam ini dan sampai kau mengakui jika kau tergila-gila padaku.” Kyuhyun menyeringai sambil terus menggenjot juniornya.
“Andwaaaeee-aaahhhh… Cho kyuuuuhyuuuuuuuunnn-aarrrgghhhhh… shhhhh aahhhhhhhh”
End~

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: