Cool Husband Part 1

0
cool husband kyuhyun ff nc
Author :  Flaming Teeth Rich
Title : “Cool Husband”
Main cast : – Cho Kyuhyun (boy, 27)
– Kim Hyuna (girl, 23)
Support cast : – Choi Minho (boy, 24)
– Choi Jinri aka Sulli (girl, 21)
– Nichkhun Horvejkul ‘2PM’ (boy, 27)
– Victoria Song ‘f(x)’ (girl, 25)
– Lee Gunwoo ‘MYNAME’ (boy, 26)
– Park Kyung Ri ‘9MUSES’ (girl, 23)
Others? Find it by yourself chingu ^^
Pairing cast : – KYUNA
– MINSUL
– KHUNTORIA
Category :  NC17, Yadong, Romance, Chapter.
#WARNING#
OOC / DLDR
*Sorry for typo!
*Out Of EYD!
Present
“Cool Husband”
.
© 2015 Flaming Teeth Rich
.
=Disclaimer=
Semua cast bukan milik saya! Hanya FF ini yang murni 100% terlahir dari pikiran -nista- saya.
Dear Cho Kyuhyun,  Kim Hyuna and other cast, mianhae telah merusak image asli kalian untuk FF ini >< mianhae-mianhae-saranghae :^)

Happy Reading ^^
Summary: Kehidupan dua orang anak manusia dipersatukan dalam sebuah pernikahan karena perjodohan. Bagaimana mereka menjalani kehidupan rumah tangga jika dalam pernikahan tersebut terdapat dua sifat yang sangat kontras–berbeda?
Cho Kyuhyun, seorang CEO berparas tampan dengan postur tubuh tinggi bak model papan atas. Namun sayang, parasnya yang tampan tidak sebanding dengan sikapnya yang terkesan dingin dan kaku, yang kadang juga memaksakan kehendaknya. Cho Corporation, itulah nama perusahaan yang ia pimpin. Ia seorang CEO muda yang sangat berbakat dan disegani. Banyak perusahaaan kecil yang merapat dan bergabung dengannya.
Karena suatu perjodohan yang dengan sengaja ia buat, ia harus menikah dengan seorang yeoja cantik namun sangat keras kepala.
Kim Hyuna, seorang yeoja berparas cantik berhati lembut. Selain cantik, ia memiliki mata indah yang dapat memikat semua namja yang melihatnya. Tidak sedikit namja yang terpikat akan kecantikan dan kepintarannya. Namun dibalik itu semua, yeoja ini memiliki sifat yang keras kepala, yang juga diimbangi dengan sifat penyayangnya. Ia termasuk mahasiswi yang berbakat dikampusnya. Hyuna adalah putri seorang pengusaha interior berkembang di Seoul. Kehidupannya cukup bahagia, hingga akhirnya muncul sosok namja tampan yang merubah semua alur kehidupannya.
Bagaimanakah seorang Kim Hyuna bisa menjalani hari-harinya dengan namja berparas tampan yang memiliki sifat sangat kontras dengannya? Mampukah kedua insan ini menjalani kehidupan rumah tangga dengan dipenuhi kebahagiaan?
CHECK THIS OUT!
—Cool Husband—
[Chapter 1]
Cho Corporation building, Jung-gu – Seoul 9:40am KST
Seorang namja berparas tampan tengah duduk -bersenandung- pada kursi kebesarannya, memandangi suasana kota Seoul dari jendela dibelakangnya. Tahun ini merupakan tahun kelima dirinya menjabat sebagai CEO disalah satu perusahaan bisnis ternama di Seoul. Ia termasuk CEO yang masih muda. Namun itu bukan halangan bagi seorang Cho Kyuhyun untuk memimpin perusahaannya hingga berkembang -maju- pesat seperti saat ini. Hidup bergelimang harta sejak kecil membuat dirinya melakukan segala hal yang ia mau. Dan segala hal itu harus terwujud. Tolong digaris bawahi, harus terwujud!.
Namja itu nampak tenang dan sesekali tersenyum simpul. Entah apa yang sekarang sedang ia pikirkan. Ia beberapa kali melirik pintu utama, menanti seseorang yang beberapa saat tadi ia hubungi. “Lama”. Gerutunya. Namja itu kini menyandarkan tubuhnya disandaran kursi. Pandangannya mengedar ke sekeliling ruangan. Ia kembali tersenyum. “Ck! Ada apa denganku?”. Decaknya bingung akan keadaan dirinya sekarang. Tak lama, pintu terbuka. Ia menoleh dan tepat seseorang yang ia hubungi kini berdiri diambang pintu.
“Selamat pagi Cho sajangnim”. Sapa seorang namja bernama Choi Minho dengan senyum mengembang, setengah meledek bosnya, sedang Kyuhyun mendengus kesal.
Minho adalah sahabat Kyuhyun yang juga bekerja sebagai sekretaris pribadi perusahaan Kyuhyun dan merangkap sebagai asisten pribadinya. Namja itu melangkah masuk menghampiri Kyuhyun dan duduk dikursi tepat didepan meja Kyuhyun. “Yah! Ada apa mencariku hyung?”. Minho meletakkan beberapa kertas diatas meja. Ia melirik Kyuhyun yang nampak tak terpengaruh dengan pertanyaannya.
Minho mengangkat bahunya kemudian menyibukkan diri pada kertas dihadapannya. Tak lama ia berdecak. “Kau menghubungiku untuk menemanimu dalam keheningan?”. Ucapnya dengan tidak menatap Kyuhyun yang kini terlihat sedang memikirkan sesuatu.
“Yah! Hyung!”. Kyuhyun tersadar dari lamunannya dan kini menatap Minho yang juga menatapnya. Tak lama, Minho meneruskan kegiatannya dengan beberapa kertas diatas meja.
“Aku akan menikah!”. Ucapan Kyuhyun menghentikan sejenak aktivitas Minho dengan beberapa lembar kertas ditangan kirinya dan tangan kanannya memegang pena.
Minho melirik Kyuhyun. “Baguslah. Akhirnya kau menyadari keberadaan Kyungri”. Ucapnya santai, melanjutkan aktivitas yang sempat terhenti.
“Bukan dengan Kyungri”. Mendengar hal itu terucap dari mulut Kyuhyun, Minho menghentikan aktivitasnya. Ditatapnya manik-manik hitam milik Kyuhyun, berusaha menemukan kebohongan disana. Tapi tidak ada.
Minho menghela nafas. Ucapan Kyuhyun benar-benar menghentikan aktivitasnya sekarang. “Kau bercanda hyung?”. Kyuhyun menggeleng. “Lalu kau akan menikah dengan siapa?”. Kali ini Minho terlihat penasaran, pasalnya yang ia tahu saat ini Kyuhyun tengah dekat dengan seorang yeoja bernama Park Kyungri.
Menurut Minho, dari sekian yeoja yang pernah dikencani oleh Kyuhyun, hanya Kyungri yang bertahan lama hingga saat ini. Gadis itu dikenalkan oleh Minho saat dia dan Kyuhyun sedang menikmati malam di Vinga. Jika dihitung-hitung, ini adalah bulan kedua Kyuhyun dekat dengan Kyungri. Sedang yang lain hanya bertahan paling lama sekitar satu minggu.
Kyuhyun tipe namja yang tak suka terikat suatu hubungan. Jika sedang menginginkan seorang yeoja saat ia lelah dengan segala rutinitasnya, ia akan meminta Minho mencarikan seorang yeoja yang akan dikencaninya.
Dan….
Bahkan jika Kyuhyun menginginkan, yeoja itu akan dicumbu olehnya. Hanya sekedar bercumbu. Tak lebih dari itu.
Jika ia merasa bosan, yeoja itu akan dicampakkan begitu saja dan ia akan mencari yang lain.
Selama ini jika Kyuhyun dekat dengan seorang yeoja, Kyuhyun tidak pernah berakhir diatas ranjang, meskipun terkadang yeoja itu dicumbu begitu panas olehnya, namun namja itu tak pernah merasakan gairahnya memuncak. Ia merasa biasa saja. Itulah kenapa ia tak pernah berakhir diatas ranjang, dan menurut Kyuhyun, itu adalah hal memalukan. Kelak Ia akan melakukannya hanya dengan istrinya.
Minho tak tahu apakah Kyuhyun dan Kyungri sudah resmi menjalin hubungan, atau nasib Kyungri akan sama dengan yeoja yang lain, yang hanya dibayar setelah Kyuhyun puas dan tak pernah dianggap serius keberadaannya, lalu berakhir dengan dicampakkannya yeoja itu.
Jika dipikir-pikir, yeoja bernama Kyungri memiliki paras yang cantik dan juga postur tubuh yang tinggi semampai bak model papan atas. Apa itu yang membuat Kyuhyun bertahan lama dekat dengan Kyungri? Pikirnya dalam hati. Ia tak pernah bertanya pada Kyuhyun, karena itu urusan pribadi dan bukan urusannya.
“Yah! Kenapa diam saja hyung?”. Minho nampak penasaran, sementara Kyuhyun sedang memikirkan sesuatu. Tak lama, ia menjentikkan jarinya hingga menimbulkan bunyi. Minho mengerutkan keningnya.
“Aku akan menikahi gadis yang tadi pagi baru aku temui”
“MWO!!??”. Minho berteriak, terkejut.
Kyuhyun tidak memperdulikan raut terkejut Minho. “Yah! Sudah aku putuskan. Aku harus memiliki gadis itu secepatnya. Apapun yang terjadi!”. Ucapnya santai.
“Apa kau sudah gila?”
“Mungkin. Mungkin saja aku gila karena gadis itu”. Minho hanya menggeleng. “Dan… cari tahu asal usul gadis itu!”. Kini Minho mengerutkan keningnya.
“Jangan katakan jika kau tidak benar-benar mengenal gadis itu!?”
“Memang benar. Aku tidak mengenal gadis itu”. Ucapnya dengan senyuman. “Apa gunanya seorang Choi Minho jika aku dengan mudah mengetahui asal usul gadis itu?”. Lanjutnya menatap Minho yang kini mendengus kesal.
“Kau benar-benar hyung..”. Minho hanya menggeleng. “Apa yang kau inginkan dari gadis itu?”. Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari bibir Minho, ia sudah sangat hafal tabiat seorang Cho Kyuhyun yang harus mendapatkan apa saja yang ia inginkan.
“Aku ingin kau mencari tahu asal usul gadis itu sedetail mungkin”
“Bagaimana caranya jika kau tak tahu siapa nama gadis malang itu?”. Minho nampak kesal. Kyuhyun mengerutkan keningnya. “Apa katamu!? Gadis malang!?”. Minho mengangguk.
“Bagaimana tidak malang jika sepagi ini dia bertemu dengan namja sepertimu? Dan dengan enteng kau akan menikahinya”
Kyuhyun berdecak. “Diam kau! Aku sudah tahu namanya”. Minho mengerutkan keningnya. “Dari name tag almamater yang aku lihat, namanya Hyun..”. Kyuhyun menggantungkan ucapannya, berfikir sejenak, mengingat-ingat nama gadis itu. “Hyuna. Kim Hyuna. Itu nama yang tertera pada name tag almamaternya”
“Dia masih sekolah?”. Minho terlihat semakin penasaran.
“Anni.. Sepertinya dia seorang mahasiswa. Ah.. tunggu”. Kyuhyun memasukkan tangan kanan kedalam saku celana dan mengeluarkan ponsel dari dalam sana. Cukup lama ia memainkan ponselnya, Minho hanya diam, menunggu. “Almamaternya seperti ini..”. Kyuhyun mengarahkan ponselnya pada Minho untuk memperlihatkan jenis almamater yang dikenakan oleh gadis itu.
“Universitas Korea?”. Minho bergumam, Kyuhyun mengangguk. “Sepertinya dia menuntut ilmu disana”. Ucapnya sembari berdiri dan memasukkan ponsel pada saku celana. “Kau tahu kan apa yang harus kau lakukan?”. Minho mengangguk.
–oOo–
Ke-esokan harinya, Minho membawa beberapa artikel yang diperlukan oleh Kyuhyun mengenai asal usul gadis itu. Kyuhyun tengah duduk dikursi kebesarannya dan Minho duduk dikursi tepat didepan meja Kyuhyun.
“Semua data yang kau perlukan ada didalam map itu”. Ucapnya seraya menunjuk map yang ada diatas meja kerja Kyuhyun. Tak butuh waktu lama, namja itu membuka map berisi data tentang gadis incarannya.
Name: Kim Hyuna
DOB: Nikko, Tochigi – Japan, June 6, 1992
Blood Type: O
Height: 164cm
Educational Background: – Daegu Hyehwa Girl’s High School
– Korea University, College of Arts (2013 – present)
Family Background:
Father Name: Kim Hyunju
Mother Name: Lee Min Ah
Address: Yeoksam-dong, Gangnam-gu, Seoul
Employment:
– Father: Luce Art and Design (owner)
– Mother: Housewife
Family Status: Divorced on 2011
*about “Luce Art and Design”, this company was build on 2008 as one of famous small interior company in Gangnam. This company was joining with the biggest Korean company “Cho Corporation” on 2010.
Senyum simpul menghiasi bibir Kyuhyun ketika mengetahui siapa sebenarnya gadis itu. “Kena kau”. Gumamnya. Setelah dirasa cukup, ia mengalihkan pandangannya menatap Minho. “Kau benar-benar bisa diandalkan”. Ucapnya pada Minho yang kini mengangguk bangga.
“Sepertinya memang gadis itu sudah ditakdirkan untuk bersamamu hyung… dan sebentar lagi dia memang akan benar-benar bernasib malang”
“Yah! Choi Minho!”. Seru Kyuhyun kesal. “Buatkan aku surat perjanjian”. Minho menatap Kyuhyun dengan kening yang berkerut. “Surat perjanjian antara aku dengan pemilik usaha interior ini”. Kyuhyun menunjuk kertas diatas meja.
“Jangan katakan jika kau menyuruhku membuat perjanjian hanya untuk mendapatakan gadis itu!?”. Kyuhyun mengangguk. Minho nampak kesal, ia sudah menebak jika Kyuhyun akan melakukan segala cara untuk mendapatkan gadis incarannya.
“Buatkan aku perjanjian dimana tercantum, Cho Corporation dengan senang hati menanam banyak saham untuk usaha interior pengusaha itu, dengan syarat… Anak gadisnya harus menikah dengan CEO Cho Corporation!”
“Kau gila hyung!”
“Aku gila karena gadis itu!”
“Jangan khawatir, gajimu yang sembilan juta won itu akan aku naikkan sepuluh kali lipat!”. Minho membelalakkan matanya tak percaya. “Dan juga…”. Kyuhyun menggantungkan ucapannya, berfikir, tak peduli raut kaget sahabatnya. “Tidak akan sulit mengingat pengusaha interior itu bernaung dibawah perusahaan ini”
“Yah! Kau benar-benar…”. Kali ini Minho menatap Kyuhyun dengan tatapan kesal. “Dengar hyung! Masih ada banyak gadis diluar sana yang menginginkanmu”. Kyuhyun mengangkat bahunya, acuh. “Aku tidak peduli! Aku menginginkan gadis itu!”. Minho menggeleng.
“Kau hanya akan menyakiti hatinya hyung!”
“Tidak akan! Sudahlah! Buatkan aku surat perjanjian itu! Dan setelah ini, aku akan menemui ayah gadis itu”
Minho menghela nafas kasar. Ia terlihat sangat kesal dengan kelakuan Kyuhyun. Selalu begini, selalu seperti ini jika seorang Cho Kyuhyun menginginkan sesuatu yang harus ia dapatkan.
“Baiklah! Terserah kau saja”. Minho menyerah, berdiri melangkah pergi dan berhenti tepat diambang pintu. Ditatapnya Kyuhyun yang juga menatapnya dengan kening berkerut.
“Ah.. Kau tidak main-main dengan gaji sepuluh kali lipat itu?”. Tanyanya pada Kyuhyun dengan senyum simpul. “Tidak”. Minho mengangguk lalu pergi meninggalkan Kyuhyun yang kini tersenyum penuh kemenangan.
–oOo–
Three Days Later
Cho Corporation building, Jung-gu – Seoul 10:46am KST
Kyuhyun tengah duduk bersandar pada kursi kebesarannya. Ia menanti Minho yang ia tugasi beberapa hari lalu untuk membuat surat perjanjian yang sangat tidak masuk akal.
Bagaimana tidak!!? Dengan seluruh kekuasaannya, ia membuat perjanjian dengan salah satu perusahaan kecil dibawah naungannya.
Isi perjanjian tersebut dikatakan bahwa “Cho Corporation bersedia menanam banyak saham untuk salah satu pengusaha interior di Seoul ‘Luce Art and Design’, dengan satu syarat……. Putri dari pemilik perusahaan interior itu harus menikah dengan CEO Cho Corporation”.
Bukan main! Ini menyangkut pernikahan yang sejatinya harus dilandasi rasa kasih,sayang dan cinta dari kedua belah pihak. Well, mengingat dia adalah seorang namja dengan harta berlimpah, memang tidak sulit untuk mewujudkan semua itu dengan gampang. Seperti… Semudah membalikkan telapak tangan.
“Yah! Kau benar-benar sudah gila hyung!”. Suara Minho menginterupsi lamunan Kyuhyun, ia menoleh menatap Minho yang entah sejak kapan sudah duduk disofa tak jauh dari kursi kebesarannya.
Senyum simpul menghiasi bibir Kyuhyun. Ia masih betah duduk dikursi kebesarannya. “Bagaimana? Apa kau sudah mendapat tanda tangan orang itu?”. Ucapnya pada Minho yang saat ini tidak bergeming, duduk disofa dengan membolak-balikkan beberapa kertas diatas meja. Minho melirik, didapatinya Kyuhyun yang tengah berdiri, melangkah menghampiri dirinya.
“Hey dengar hyung! Ini perjanjian menyangkut perasaan seseorang..”. Kyuhyun mengacuhkan perkataan Minho dan duduk disebelah namja itu. “Aku tahu. Lalu?”. Minho mendengus kesal, sementara Kyuhyun, tangannya sibuk membolak-balikkan kertas yang ada diatas meja. Minho benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran sahabatnya ini.
“Kau akan menyakiti hatinya jika kau lakukan ini”. Ditatapnya Kyuhyun yang menunjukkan raut datar.
“Jangan khawatir, itu tidak akan terjadi. Kau ingin gajimu naik bukan?”
Minho mendengus kesal. “Jika bukan karena Sulli, aku tidak sudi membuat perjanjian konyol ini”. Kyuhyun hanya tersenyum mendengar nada bicara Minho yang terdengar frustasi.
Benar saja, saat ini Minho memang butuh suntikan dana untuk kekasihnya… Choi Sulli, yeoja berparas cantik itu, kini tengah menyelesaikan study nya di Jepang. Entah karena rasa tanggung jawab atau hal lain, Minho ikut andil membiayai kuliah Sulli disana.
“Paman Kang sudah mentransfer gajimu bulan ini”. Minho menatap Kyuhyun dengan kening yang berkerut. “Kau bercanda hyung?”. Kyuhyun menggeleng. “Bukankah sudah ku katakan akan menaikkan gajimu sepuluh kali lipat!?”. Ucapnya sembari membubuhkan tanda tangan pada beberapa kertas diatas meja, tak peduli raut terkejut Minho.
“Kau selalu tahu apa yang aku mau hyung..”
“Dan kau juga, selalu tahu apa mauku Choi Minho “. Kyuhyun menyeringai. “Baiklah! Besok akan ku suruh Jung ahjussi menjemput gadis itu”. Lanjutnya.
“Tapi.. aku rasa kau benar-benar sudah gila hyung!”. Minho menggeleng masih tak percaya jika sahabatnya ini akan benar-benar menikahi seorang gadis, seperti yang tercantum pada kertas perjanjian yang baru saja ditanda tangani oleh Kyuhyun. Padahal, gadis itu baru beberapa hari lalu dengan tidak sengaja bertemu dengan Kyuhyun.
Minho berkali-kali mengingatkan Kyuhyun jika perjanjian ini tidak benar. Tidak masuk akal jika isinya menyangkut pernikahan yang seharusnya didasari rasa cinta dan saling suka. Tapi apa daya, Minho tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti kemauan aneh seorang Cho Kyuhyun. Mengingat namja itu selalu mendapatkan apa yang ia mau sejak kecil.
–oOo–
Another Day
Hyuna’s home, Gangnam-gu – Seoul 6:45pm KST
Hyuna tidak percaya dengan apa yang telah ia dengar dari appanya. Sepulang kuliah, ia mendapat kejutan.
Doooorrr!!!
Bagaikan ada seseorang yang dengan sengaja menjatuhkan bom atom pada tubuh mungilnya… Ia harus menikah dengan seorang namja yang bahkan sama sekali tidak ia kenal.
Tubuhnya bagaikan tersambar petir disiang bolong, bedanya ia tidak akan langsung terbujur kaku mengingat saat ini suasana malam kota Seoul cukup cerah.
Gadis mungil itu kini mengurung diri dikamarnya. Dalam kesendiriannya, ia menepuk dadanya yang terasa sakit. Tanpa ia sadari air mata telah mengalir dari kelopak matanya yang indah.
“Appa pasti hanya bercanda..”
“Appa pasti tidak serius dengan perkataanya..”. Gumamnya terisak.
“Aku dijodohkan dengan namja yang sama sekali tak ku kenal…?”
“Kenapa…? Kenapa harus aku..?”. Ia memekik lirih dalam tangisnya.
Tanpa persetujuan Hyuna, ayahnya dengan terang-terangan telah memberi tahu, bahwa ia dijodohkan dengan CEO Cho Corporation yang terkenal tampan namun memiliki sifat dingin dan kaku. Ia harus menikah dengan namja itu. Tidak ada penolakan
Hyuna sedikit tahu sifat namja itu, mengingat namja itu merupakan salah satu CEO muda berbakat, ia beberapa kali tidak sengaja mendengar desas-desus orang-orang yang membicarakan sifat namja itu.
Ia tidak pernah bertatap muka langsung dengan Kyuhyun meskipun usaha ayahnya ada dibawah naungan perusahaan Kyuhyun. Yang ia tahu, Kyuhyun memiliki sifat dingin, kaku dan cenderung memaksa kehendaknya. Ia tahu jika menolak menikah dengan Kyuhyun, namja itu tidak segan-segan menghancurkan usaha ayahnya. Hyuna tidak ingin ayahnya menderita.
Meskipun Hyuna memiliki sifat keras kepala, ia tak mampu melawan ayahnya yang memiliki sifat keras kepala jauh lebih tinggi darinya. Itu sebabnya eomma Hyuna memilih berpisah dengan appanya dan kini menetap di Jepang dengan namja pilihannya.
Hyuna kini hanya tinggal bersama ayahnya, ia adalah anak yang sangat patuh. Ia tidak ingin menjadi anak durhaka. Sekuat apapun usahanya menolak perjodohan itu, hanya sia-sia yang ia dapat. Ayahnya akan tetap menjodohkannya dengan CEO itu.
“Yah! Keluarlah! Sebentar lagi orang suruhan presdir Cho akan menjemputmu”. Suara ayahnya terdengar lantang dari luar kamar. Hyuna menyeka air matanya. Jangan menangis Hyuna! Kau akan terlihat lemah jika menangis. Hadapi semua ini! Jangan menangis!. Gumamnya dalam hati meyakinkan dirinya.
–oOo–
Kyuhyun’s home, Pyeongchang-dong Real Estate – Seoul 8:10pm KST
Diruangan yang cukup luas, Kyuhyun menyesapi anggur ditangannya penuh kenikmatan. Senyum mematikan itu menghiasi bibirnya.
“Secepatnya.. Aku akan memilikimu!”. Gumamnya yakin.
“Tuan, nona Hyuna sudah datang”. Suara serak menyadarkan Kyuhyun dari lamunannya, ia berdiri keluar dari ruangan itu dan menemui Hyuna yang menungguinya diruang tamu.
Kyuhyun tersenyum dari kejauhan. Sejenak mengagumi kecantikan gadis mungil yang kini duduk dengan anggun diruang tamu, yang sebentar lagi akan menjadi istrinya. “Selamat malam nona Kim ..”. Sambutan hangat terucap dari bibirnya.
Hyuna hampir terlonjak kaget mendengar suara Kyuhyun. Ia lantas berdiri, dengan berani ditatapnya Kyuhyun yang kini tersenyum padanya.
Dia CEO Cho Corp? Tampan. Pikirnya. Sejenak pikirannya menerawang, mencoba mengingat-ingat, ia pernah bertemu namja didepannya sebelum ini. Bukankah dia…? Namja… Namja yang beberapa hari lalu… Jadi… Jadi dia CEO Cho Corporation…? Batinnya dalam hati tak percaya.
Ya! Hyuna masih mengingat dengan baik kejadian beberapa hari lalu saat ia menunggu bus yang tak kunjung datang.
.
.
-Flashback ON-
Hyuna’s home, Gangnam-gu – Seoul 7:20am KST
Bunyi alarm membangunkan yeoja mungil dari tidurnya. Ia mengerjapkan matanya, mengumpulkan kesadaran. Sesekali ia menggeliat dalam balutan selimut. Tapi itu tak bertahan lama, yeoja itu tersadar dari tidurnya..
“Oh… Tidaaaakkk!!! Aku terlambat!”. Hyuna berteriak histeris, segera beranjak dari ranjang, secepat kilat masuk kamar mandi. Tak butuh waktu lama, entah dia mandi atau hanya mencuci muka, gadis itu tampak sudah rapi dengan jas almamater yang ia kenakan menutupi balutan blouse berwarna putih dengan perpaduan celana jeans warna hitam ditambah sepatu cats bertengger manis dikakinya.
Dengan terburu-buru ia pergi ke halte bus yang tak jauh dari rumahnya. “Aish.. Hyuna, paboyaaaa.. Apa yang kau pikirkan huh?. Sudah jelas hari ini ada jadwal pagi..”. Hyuna nampak kesal, merutuki kebodohannya, sepanjang jalan tadi, ia hanya menggerutu tak karuhan.
“Oh Tuhan… Aku pasti terlambat”. Keluhnya. Ia menunggu cukup lama dihalte. Sudah bisa dipastikan ia terlambat, ini adalah menit ke dua puluh ia menanti bus. Ia melirik jam dipergelangan tangan kirinya menunjukkan pukul 8:10am KST, sementara mata kuliah paginya dimulai pukul 8:15am KST.
Hyuna menghela nafas. “Oh, ayolah.. Ahjussi aku sudah sangat lama menunggu.. Ppali, ppali..”. Pintanya pada ahjussi pengemudi bus. Tak berapa lama, senyuman menghiasi bibir nya kala melihat dari kejauhan bus yang ia nanti akhirnya datang, ia berdiri. Belum sempat ia masuk kedalam bus, entah disengaja atau tidak, sebuah mobil melintas -pelan- dan mencipratkan air kotor yang menggenang dijalan dan tepat mengenai jas almamater yang dikenakan Hyuna.
“OMO.. OMO.. HEY!! BERHENTIIII!!”. Teriaknya geram setengah mati, tanpa pikir panjang Hyuna menarik sepatu cats nya dan melemparkan ke mobil itu. Tak lama, mobil itu mundur tepat didepannya. Seorang namja berparas tampan duduk dikursi belakang, menatap Hyuna dari atas sampai bawah. Cantik. Pikirnya dalam hati.
“Hey! Kau tak lihat ada orang berdiri disini!?. Apa kau tak punya mata hah!?”. Omelnya pada si empunya mobil yang duduk dikursi penumpang dengan raut datar menatapnya.
“Aku sudah sangat terlambat! Dan Kau!!…”. Tunjuk nya pada namja yang tak lain adalah Kyuhyun.
Kyuhyun tetap dengan tatapan datarnya. “Aish.. Jinjja! Dosenku akan membunuhku jika pakaianku kotor seperti ini!”. Omelnya lagi. Memarahi Kyuhyun yang kini menertawainya.
“Yah! Apanya yang lucu hah!?”. Hyuna kesal setengah mati. Kyuhyun merogoh saku celananya dan memberi Hyuna beberapa lembar uang untuk mengganti almamaternya yang kotor.
“Ambilah! Beli jas yang baru nona!”. Ucapnya santai pada Hyuna. Gadis itu membulatkan matanya dengan sempurna.
Sungguh kelakuan Kyuhyun diluar dugaan, Hyuna semakin geram, dengan kasar ia mengambil uang Kyuhyun. Namja itu mengeluarkan smirk andalannya, ia tahu gadis seperti itu akan berhenti mengomel jika sudah diberi uang.
Detik berikutnya ia membulatkan mata elangnya dengan sempurna, dugaannya salah, gadis itu menyebar beberapa lembar uang didepannya. “Aku tak butuh uangmu tuan yang terhormat!”. Ucap Hyuna dengan nada marah, diambilnya sepatu cats yang dilemparnya tadi tak jauh dari tempatnya berdiri, lalu ia segera pergi meninggalkan Kyuhyun dan masuk dalam bus. Kyuhyun hanya menggeleng melihat reaksi Hyuna yang seperti itu. Baru kali ini uangnya ditolak mentah-mentah oleh seorang yeoja.
–oOo–
Korea University, Seongbuk-gu – Seoul 9:16am KST
Sesampainya dikampus, tujuan pertama Hyuna adalah toilet. Ya, dia harus membersikan pakaiannya yang kotor. Ia benar-benar akan dicekik oleh dosennya yang bernama Park Bom jika penampilannya seperti ini. Jas dan atasan yang kotor karena insiden beberapa saat lalu.
Menurut Hyuna, dosen itu memiliki raut wajah sangat cantik. Tidak hanya cantik, dosen itu amat disiplin dan sangat peduli penampilan, ia tak segan menghukum mahasiswanya yang berpakaian tak rapi dan tak sedap dipandang. Beruntung hari ini Hyuna mendapat mata kuliah siang untuk mengikuti kelas dosen bermarga Park itu. Ini artinya dia masih punya banyak waktu untuk membersihkan pakaiannya. Ngomong-ngomong soal pakaian…
Tunggu!!!
Hyuna ingat seseorang yang harus ia hubungi dalam keadaan seperti ini. Tanpa pikir panjang, ia mengambil ponsel didalam tas jinjing, segera menekan tombol hijau. Cukup lama ia mengobrol dengan seseorang diseberang sana.
Ia sangat yakin orang itu bisa membantunya, karena orang itu sudah ia pastikan membawa beberapa pakaian ke kampus, Seperti hari biasanya, orang itu membawa beberapa pakaiannya ke kampus dengan satu tujuan, ia tidak mau direpotkan bolak-balik mengambil pakaian ketika akan pergi berkencan dengan kekasihnya setelah mata kuliah selesai. Itu sebabnya orang itu membawa pakaian ganti ke kampus.
“Yah, apa yang terjadi?”. Hyuna hampir terlonjak kaget ketika mendengar suara seorang yeoja menginterupsi kegiatannya membersihkan pakaian. Yeoja itu menghampiri Hyuna.
“Omo!!.. apa yang terjadi? Bajumu?”. Yeoja itu menatap Hyuna dengan pertanyaan yang tak terjawab.
“Aish, jinjja.. Nodanya sulit hilang unni..”. Keluhnya pada yeoja bernama Victoria. “Jangan khawatir, aku membawa gantinya seperti permintaanmu ditelepon tadi”.
“Terimakasih unni”. Victoria mengangguk dan memberikan paper bag yang Hyuna yakini isinya adalah pakaian.
“Cepat ganti pakaianmu, aku menunggu disini”. Segera Hyuna masuk kesalah satu pintu. Victoria dengan setia menungguinya diluar.
Yeoja bernama lengkap Victoria Song adalah sahabat Hyuna. Ia biasa disapa Victoria, gadis itu adalah orang China. Ia memutuskan kuliah di Korea karena cita-citanya sejak kecil. Victoria adalah sunbae Hyuna, mereka mengambil jurusan yang sama College of Arts ‘music’ di Universitas Korea. Mereka terpaut usia 2 tahun.
Victoria dan Hyuna sudah lama berteman, mereka berdua dipertemukan saat acara konser amal kampus. Saat itu Victoria dan Hyuna mendapat kehormatan menjadi salah satu pengisi acara. Baik Victoria dan Hyuna, keduanya memiliki kemampuan yang patut diacungi jempol dibidang tarik suara. Itu sebabnya, staf kampus menyuruh mereka melakukan duet dan membawakan beberapa lagu diacara itu, mereka berdua sering bertemu karena intensitas latihan hampir setiap hari. Merasa cocok satu sama lain, sejak saat itu mereka memutuskan untuk bersahabat hingga maut yang memisahkan kelak.
Hyuna telah selesai mengganti pakaiannya. Victoria menatapnya penuh tanya. “Hyunayaaa…”. Hyuna menghela nafasnya. “Ini semua gara-gara namja tampan nan angkuh itu unni”. Ucapnya kesal. “Siapa?”. Victoria penasaran.
“Kapan-kapan akan kuceritakan padamu unni. Dia benar-benar menyebalkan.”. Victoria mengangguk, mengerti. “Unni.. Terimakasih pakaiannya. Maaf aku harus segera pergi, jika tidak, dosen cantik itu akan memakanku hidup-hidup”. Victoria terkekeh. Mereka berdua berpelukan, tak lama melepas pelukannya dan keluar bersama dari sana
-Flashback OFF-
.
.
“Yah! Karena kau menolak uangku, aku putuskan kau harus menjadi istriku!”. Ucap Kyuhyun dengan nada memerintah. Hyuna tersadar dari lamunannya, ditatapnya Kyuhyun yang sedari tadi menatapnya.
“Ja-Jadi anda…?”
Kyuhyun mengangguk mengerti. “Ya! Akulah orangnya. Pria yang membuat kotor bajumu!”
“Kenapa? Kenapa harus aku!!?”. Tanya Hyuna dengan nada tinggi.
“Karena aku menginginkanmu sejak saat itu nona manis! Dan kau harus menjadi milikku!”. Kyuhyun menjawabnya dengan santai, sementara Hyuna geram setengah mati.
“Kau tidak bisa memaksaku tuan Cho!”
“Bisa!”. Hyuna menggeleng tak percaya. “Aku yakin kau wanita berpendidikan! Kau tahu kan apa akibatnya jika menolak!?”. Hyuna terdiam, mencerna setiap kata yang terlontar dari bibir Kyuhyun.
“Dan satu hal yang harus kau tahu, aku tidak menerima penolakan!!”. Hyuna membulatkan matanya dengan sempurna. Sementara Kyuhyun menatapnya dengan senyuman. “Jadi… Apa kau sudah siap dengan pernikahan kita besok lusa?”. Lanjutnya dengan tanpa rasa bersalah sedikitpun.
Hyuna tak punya pilihan selain menuruti perjanjian gila antara ayahnya dan juga Kyuhyun. Sungguh ia sangat kebingungan sekarang, dalam keadaan seperti ini, siapa yang mau menolongnya?.
Ibunya?. Bahkan hingga saat ini Hyuna tidak tahu apa ibunya masih hidup atau sudah…
Setelah perceraian beberapa tahun lalu, ibunya sama sekali tidak peduli dengannya.
Ayahnya? Bahkan lelaki paruh baya itu dengan tanpa dosa memaksa Hyuna untuk menikah dengan namja yang sekarang berdiri didepannya.
Siapa yang bisa menolongnya? Tidak ada! Hanya dirinya sendiri.
Dengan ragu, perlahan Hyuna menganggukkan kepalanya. Kyuhyun yang sedari tadi menatapnya, tersenyum -menyeringai- karena anggukan dari Hyuna.
“Gadis pintar. Kau memang harus menuruti apa kata appamu jika kau tidak ingin perusahaannya diambil alih oleh orangku”. Ucap Kyuhyun penuh keangkuhan.
“Tapi..”. Hyuna menggantungkan ucapannya. “Aku punya syarat untukmu tuan Cho yang terhormat!”. Dengan berani, ia menyatakan keinginannya. Kyuhyun mengerutkan keningnya dan menatap dingin mata Hyuna.
“Oh.. Kau ingin bermain-main denganku nona Kim? Baik! Katakan apa syaratmu?”. Tanya Kyuhyun dengan nada mengintimidasi, membuat keberanian Hyuna sedikit menciut karena tatapan tajam mata elang itu.
“Aku ingin tetap meneruskan kuliahku meskipun kita telah menikah”. Jawabnya singkat. Kyuhyun hanya terkekeh mendengar syarat yang menurutnya konyol keluar dari bibir manis Hyuna.
“Hanya itu?”. Hyuna mengangguk. “Baik! Aku kabulkan syaratmu. Kau tidak perlu khawatir, semua biaya kuliahmu, aku yang membiayai. Ada lagi?”. Tawarnya. Hyuna menggeleng. Karena memang hanya itu syarat Hyuna yang ia pikirkan.
“Baik! Sekarang giliranku. Saat kita resmi menikah, kau harus melakukan apapun yang aku inginkan! Tidak boleh ada penolakan! Aku tidak suka dilawan, apalagi olehmu. Kau mengerti!?”. Tambah Kyuhyun dengan persyaratan yang mengintimidasi Hyuna dan tidak bisa ditentang oleh siapapun.
“MWO!!!?”. Seketika itu mata Hyuna -kembali- membulat dengan sempurna.
“Pilihanmu hanya itu! Kau harus menurut! Atau aku akan..”
“Baik! Aku akan menuruti semua kemauan gilamu!”. Hyuna menyela perkataan Kyuhyun yang tak terselesaikan. Ia tahu, Kyuhyun pasti akan mengatakan jika ia menolak, maka perusahaan milik ayahnya akan diambil alih oleh Kyuhyun.
Setelah pembicaraan yang cukup lama, Hyuna pergi meninggalkan rumah Kyuhyun dengan perasaan kesal.
–oOo–
Mango Six Cafe – Seoul 6:55pm KST
Setelah kemarin ia menemui Kyuhyun, Hyuna berniat menceritakan semua yang terjadi padanya saat ini pada Victoria.
Victoria adalah gadis yang baik, murah senyum dan tak segan membantu Hyuna saat gadis itu dalam kesulitan, dan itulah yang membuat Hyuna nyaman ketika bersama Victoria.  Ia juga akan menceritakan tentang pernikahannya yang besok akan dilaksanakan.
Dan disinilah ia, tiga puluh menit telah berlalu, ia duduk disalah satu kursi, menunggu Victoria yang beberapa saat lalu ia hubungi. Hyuna beberapa kali menghela nafas. Menunggu, salah satu hal yang tak ia suka. “Kenapa nasibku seperti ini?”. Begitulah gumaman yang terlontar dari bibirnya. Ia terdiam, bermain-main dengan pikirannya.
” Hyunayaaaa“. Sapa seorang yeoja terdengar nyaring disebrang, Hyuna terlonjak kaget, sadar dari lamunanya. Detik berikutnya ia melambaikan tangan pada Victoria dan kemudian mereka duduk bersama.
“Ah.. Mianhae aku membuatmu lama menunggu..”
“Gwenchana unni..”. Senyum simpul menghiasi bibir manisnya.
“Baiklah.. Oh ya.. Katamu kau ingin menceritakan sesuatu padaku. Apa itu?”. Hyuna menghela nafas. “Unni.. Kau ingat seseorang yang membuat kotor pakaianku beberapa hari lalu? Dan belum sempat aku ceritakan..”. Victoria mengerutkan keningnya, berfikir sejenak lalu mengangguk.
“Dia.. Dia orangnya. CEO Cho Corporation”
“MWO!!?”. Seketika Victoria membulatkan kedua matanya dengan sempurna.
“Unni, pelankan suaramu”. Victoria melirik kekanan dan kekiri, untung suasana cafe cukup sepi.
“Kau pasti bercanda..”. Hyuna menggeleng. Kali ini Victoria terlihat sangat penasaran.
“Sebenarnya bukan itu yang akan aku ceritakan”. Hyuna menghela nafasnya. “Kau pasti tidak akan percaya jika aku menceritakan padamu”. Victoria menatap Hyuna dengan tatapan memohon penjelasan.
“Ceritakan Hyuna! Ceritakan..”. Desaknya inging tahu.
“Baiklah. Tapi janji jangan berteriak”. Victoria mengangguk, sedang Hyuna kembali menghela nafasnya. “Aku.. Aku akan menikah dengannya besok”. Seketika itu dua bola mata Victoria membulat dengan sempurna, mulutnya menganga.
“MWO!!?”
“Sudah kubilang jangan berteriak unni..”
Victoria terlihat kikuk. “Mi-Mianhae.. Aku terlalu terkejut. Kau.. Kau tidak sedang bercanda bukan?”. Hyuna menggeleng.
“Besok.. Besok aku dan dia akan menikah”. Victoria menatap Hyuna dengan tatapan yang sungguh sulit diartikan. Rasa tak percaya dan penasaran bercampur disana.
“Appaku.. Appaku yang seharusnya melindungiku, tapi sebaliknya. Ia memaksaku menikah dengan namja itu hanya karena namja itu mau menanam banyak modal untuk usahanya”. Raut wajah Hyuna berubah sendu. Gadis itu sangat jelas berusaha menahan butiran krystal dimata indahnya.
“Oh Tuhan..”. Victoria menatap Hyuna cemas. Tapi ia juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu Hyuna.
“Appa mu benar-benar keterlaluan!”
“Di satu sisi, aku sangat senang mendengar berita bahagia ini. Tapi disisi lain, kenapa harus dengan namja itu?”. Tangannya terulur membelai pipi Hyuna penuh sayang. “Jika kau tidak kuat menahannya, keluarkan Hyuna..”. Pintanya seakan tahu apa yang saat ini dirasakan Hyuna.
Gadis itu menggeleng. “Tidak unni.. Aku tidak akan menangis. Aku tidak ingin terlihat lemah!”. Victoria mengangguk, mengerti.
Victoria telah lama sedikit tahu sifat seorang Cho Kyuhyun. Ia mendengar desas-desus dari orang-orang. Bahkan terkadang ia dengan blak-blakan mengajak Hyuna bergosip tentang namja itu. Namun Hyuna tak pernah menanggapinya.
” Hyuna.. Kau pasti bisa! Aku yakin, kau bisa menjalani semua ini”. Victoria meyakinkan Hyuna yang kini tersenyum manis padanya.
“Terimakasih unni..”. Keduanya berpelukan, tak lama. “Kau besok harus datang”. Pintanya pada Victoria.
“Pasti. Pasti aku akan datang”. Hyuna mengangguk. Pandangannya kini beralih, menatap jari manis Victoria yang telah berhiaskan cincin. Membuatnya penasaran. Victoria menyadari tatapan Hyuna pada jari manisnya. “Unni.. Jarimu.. Itu?”. Victoria terkesiap.
“A-Ah.. Sebenarnya ada yang ingin aku ceritakan padamu..”. Senyuman manis menghiasi bibir Victoria. “Aku juga akan menikah sebulan lagi dengan kekasihku yang beberapa waktu lalu aku ceritakan padamu”. Lanjutnya.
“Jinjja?”. Victoria mengangguk. “Wah.. Chukkae unni… aku turut bahagia. Kalian berdua besok harus datang”. Victoria tersenyum malu dan mengangguk. Keduanya kini menikmati minuman yang sedari tadi sudah dipesan namun belum juga disentuh.
.
.
TBC
.
.
Thanks utk admindeul yang udah nge-posting ff ini.
Hi~ aku anak baru disini.. Salam kenal yah ^^
Chapter  1 nya terlalu muluk-muluk ga? >< ragu mau posting, tapi udah jadi mau diapain lagi? HAHA.. ff nya kurang panjang chingu? Mian T.T
Jadi chapter 1 nya ini gmn? Boring? Monoton?. Udah banyak yg model begini? Sudah kuduga  >< maapin daku yg hanya bisa buat ff absurd ini/?.. eh, yg aku utamain disini sifatnya Hyuna.. nah disini, rencananya aku bakal bikin Hyuna berani sama siapapun, kecuali ayahnya dan suaminya kkk
Next chap mereka udah nikah :p
Lanjut? Comment  Juseyooooo~
Thx u *bow*

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: