Beloved Friend Part 1

0
my beloved friend ff nc kyuhyun super junior
Tittle               :  Beloved Friend Part 1
Main Cast       :
Han YooRi
Cho Kyuhyun
Categori : NC21, Chapter, Friendship, Romance, Sad (mybe).
Author :  Sulfaminggo
Haii Chinggu.. J ini FF pertamaku LOH!, murni hasil dari pemikiranku sendiri. Aku disini berusaha menyajikan cerita yang menarik. Berceritakan tentang persahabatan yang memiliki hubungan ‘special’ tetapi tidak ada satu dari mereka yang menyadari dan mengakui perasaan satu sama lain.

Di tunggu saran dan kritiknya yang dapat memotivasi. Hati-hati Typo berkeliaran!
HAPPY READING!!
_________________
Pagi yang dingin menyelimuti Seluruh penjuru kota Seoul. Matahari pun enggan untuk memperlihatkan sinarnya, karena sekarang adalah musim dingin dengan suhu dibawah rata-rata. Namun, kondisi berbeda dirasakan pada kamar apatermen dengan nuansa boy ini. Suhu hangat ruangan membuat yeoja cantik berkulit putih susu ini enggan untuk terjaga dalam tidur nyenyaknya. Tunggu dulu, bukankah kamar ini bernuansa boy? Mengapa yang tidur seorang yeoja?
Pintu kamar mandi terbuka, memperlihatkan namja berkulit pucat dengan rambut basah. Menandakan bahwa ia baru saja selesai mandi. “Yoong bangun” namja mancung ini berjalan menuju ranjangnya.
“Yoong  jangan mentang-mentang ini hari libur. Kau bisa bermalas-malasan.” Mengusap sayang rambut yeoja yang dipanggilnya Yoong ini.
“emmm… biarkan aku tidur 10 menit lagi Cho. Ku mohon” gumannya dengan mata tetap terpejam.
Cho Kyuhyun selalu memanggil Han Yoori dengan nama sayang Yoong, sedangkan Han Yoori selalu memanggil Cho Kyuhyun dengan nama sayang Cho. Mereka merupakan sahabat sejak 15 tahun lalu. Yoori adalah yeoja santai, ia akan menghabiskan waktu luangnya hanya untuk tidur atau bahka mentonton TV seharian. Sedangkan Kyuhyun adalah namja yang benar-benar mencintai pekerjaannya, walaupun dihari libur sekalipun, kyuhyun tetap bergelut dengan laptop dan lembar-lembar kertas. Kepribadian yang sangat bertolak belakang bukan? Tapi itulah yang memperdekat mereka. Kyuhyun selalu meluangkan waktunya untuk Yoori. Begitu pula dengan Yoori yang selalu membuatkan makanan kesukaan Kyuhyun jika sahabatnya itu sedang sibuk.
“ini sudah jam 09.00 Yoong. Kau tidak lapar?”
“ayolah Cho. Bahkan kita baru tidur jam 3 dini hari. Aku masih ngantuk” Yoori menggliat membelakangi Kyuhyun merasa tidurnya terganggu
Mengingat kegiatan mereka semalam, membuat Kyuhyun menyunggingkan smirk, dan mendekatkan tubuhnya ke Yoori untuk memeluknya dari belakang “kau ingin kita melakukannya lagi pagi ini? hemm”
Yoori membelalakan mata ketika merasakan Kyuhyun memeluknya dan membisikan kata-kata yang membuat bulu lehernya berdiri. Mengingatkannya akan sesuatu, diliriknya kondisi tubuhnya saat ini yang tidak menggenakan pakaian sehelaipun yang hanya ditutupi oleh selimut tebal. Oh astaga! Yoori harus lekas bangun, jika tidak ingin di terkam oleh sahabatnya ini – Cho Kyuhyun. Bukannya ia jual mahal, hanya saja tubuhnya saat ini  masih lelah, karena tadi malam mereka ‘bermain’ hingga 3 ronde. Bukankah hebat?
Dengan sigap Yoori bangun, dan terduduk sambil mengeratkan lilitan selimut di tubuhnya. Ia siap siaga jika singa di sampingnya ini menerkamnya. Yoori sangat mengenal kyuhyun, begitu juga sangat mengerti dengan sifat mesumnya itu. Bahkan sekarang kyuhyun sedang tertawa geli melihat tingkah Yoori.
“kau sudah mandi? Kenapa tidak membangunkanku lebih awal?” Yoori melihat penampilan Kyuhyun yang sudah segar.
“kau ingin bangun lebih awal? Apa kau ingin kita mandi bersama?” goda Kyuhyun dengan senyuman.
Yoogi memutar bola matanya lelah, “ Cih, yang benar saja, bisa-bisanya bicara seperti itu???“ dengan terus mencibir tak jelas dan beranjak menuju kamar mandi. Tidak ada gunanya meladeni omangan Kyuhyun, lebih baik ia lekas membersihkan diri.
Kyuhyun hanya tertawa renyah, ia sangat senang mengerjai sahabatnya itu. Kyuhyun sangat suka dengan ekspresi wajah kesal Yoori. Terkesan lebih imut dimatanya.
Apa kalian bingung dengan hubungan Han Yoori dan Cho Kyuhyun? tentu saja mereka adalah sahabat. Sahabat sejak sekolah dasar. Mereka hanya sahabat kecil, bukan pasangan kekasih, atau bukan sahabat yang menjadi pasangan kekasih. Han Yoori dan Cho Kyuhyun sudah terbiasa melakukan kissing, bahkan hal-hal yang suami istri lakukan. Kau paham?
Semuanya dimulai saat pertama kalinya dalam sejarah mereka,  saat itu Yoori melupakan hari ulangtahun Kyuhyun, tepatnya 1 tahun lalu yang ke 23 tahun. Ulangtahun Kyuhyun  bertepatan dengan hari Yoori seleksi masuk pegawai perusahaan desainer terbesar di Korea ?? Fision King. Yoori  terlalu focus dengan impiannya menjadi seorang diseiner dunia, dan ia tidak akan menyia-nyiakankan kesempatan itu. Bukankah ini menjadi awal yang bagus untuk karirnya?
Flas Back
Han Yoori prov
“ Cho , Aku diterima menjadi diseiner perusahaan Fasion King!” senyumku terpancar
“ Oh… Selamat .” Kyuhyun menjawab dengan datar, matanya menuju  TV, namun aku yakin pikirannya sedang berjalan-jalan entah kemana.
“ Kau tidak senang?”
“ Ani, aku sangat senang!. Bukankah itu mimpimu? “ sikap Kyuhyun tetap acuh
“ Cho, kau tidak pandai berbohong. Ada apa sebenarnya? “ seruku mulai tak nyaman dengan sikapnya.
“ Aku tidak apa Han YooRi! “ kyuhyun membentak dan meninggalkan ku sendiri menuju kamarnya. Tunggu dulu Kyuhyun memanggilku dengan nama ‘Han YooRi’? Pasti ia sangat marah sekarang.
“ Aiiiisssss…. Apa dia masih marah karna aku melupakan ulangtahunnya kemarin? “ gumanku frustasi.
Aku beranjak untuk menyusul Cho Kyuhyun. Ku buka  pintu kamar perlahan, Kyuhyun sedang berbaring ditempat tidur dengan mata yang sengaja dipejamkan. Aku tau itu.
Ku baringkan tubuhku disamping Kyuhyun, sambil memaandangi wajah putih pucat yang begitu menenangkan itu. Sudut bibirku naik keatas membentuk bulan sabit, hanya dengan melihat wajah Kyuhyun?
“ Apa kau masih marah? “Ku gerakkan telunjuk di pundak Kyuhyun.
“ Bukankah aku sudah minta maav? dan menyesali itu?” sambungku
Ku kembungkan pipi ku, merasa kecewa karena kyuhyun tidak kunjung menjawab pertanyaanku.
“Baiklah, kau ingin apa Cho? Sebagai permintaan maavku, kau boleh meminta apa saja kepadaku?” tutur ku yakin
“ Apa Kau ingin mobil baru? Emm.. tiket nonton bola di Brazil? PSP baru? Atau…” Aku menerawang memikirkan hadiah yang pantas untuk permintaan maav ku.
“ Aku ingin Kau!” Cho Kyuhyun tiba-tiba berbalik berada di atas tubuh ku.
“ Ne? “ Aku hanya mampu mengejapkan mata, menerima tindakan spontan Cho Kyuhyun.
“ Oo, aku ingin kau, Yoong”
“ Yak! Cho Kyuhyun, apa kau gila” Ku dorong tubuh Kyuhyun sekuat tenaga, tetapi Kyuyun  tidak berkutik sama sekali.
Kyuhyun memandangi ku dengan interns. Matanya yang tajam mengisaratkan akan keseriusan dan kasih sayang. kami saling menyayangi, tetapi bukan sebagai pasangan kekasih, dan tentu saja lebih dari sekedar sahabat. kami memang sudah sering melakukan skip seperti drama romantic pada umumnya. Tapi tidak seintim ini. Tidak sejauh ini.
“ Bukankah kau yang bilang, kau akan memberikan hadiah yang ku mau? Sejak kapan kau jadi plinplan begini Yoong? “
Cho Kyuhyun membelai rambut ku, merapikan anak rambut yang menghalangi wajah ku.
Tuhan Apa aku harus menyerahkannya malam ini? Kepada sahabatku? Cho Kyuhyun. Namun jika ‘hartaku’ ini jatuh kepada pria brengsek diluar sana, aku akan beribu-ribu kali lebih menyesal. Cho Kyuhyun, dia sahabatku. Setengah dari umurku, kuhabiskan waktu bersamanya. Tidak ada salahnya jika aku memberikanya kepada sahabatku ini. Aku sangat percaya kepadanya. Aku tau tidak ada cinta didalam hatinya untukku, namun kasih sayang begitu besar untukku melebihi dia menyayangi dirinya sendiri. Bahkan jika aku terluka, dia rela untuk menggantikannya untukku. Begitu juga denganku. Aku tidak mencintainya, namun aku menyayanginya melebihi apapun.
Ku pupuk keyakinanku, bahwa ini pilihan yang tidak akan pernah aku sesalkan. Toh hitung-hitung merayakan keberasilannku diterima kerja di perusahaan Fasion terbesar Korea., dan ucapan maav karna melupakan hari ulangtahun Cho Kyuhyun.
“ Lakukan Cho!” jawabku lantang setelah sekian lama menimang-nimang pilihan.
senyum tulus terukir di wajah tampannya. “ Kau yakin? “
“ Lakukan! Sebelum aku berubah pikiran “
Kyuhyun menggeser posisinya, senyaman mungkin berada di atas tubuh ku dengan disanggah tangan kirinya. Ku rangkulkan tangan keleher Kyuhyun serta menyunggingkan senyum tulus yang ku punya. Kyuhyun memulai dengan menempelkan bibir kami, menggeseknya, lalu melumat perlahan. Sangat pelan. Tidak ada kesan nafsu didalamnya. Walaupun ini bukan ciuman kali pertama kami, namun Cho kyuhyun melakukannya begitu  lembut dan memabukan.
Kubuka sedikit mulutku, untuk mempermudah ia bergilya dengan lidahku. Decakan lidah kami sudah mulai ketahap menggebu, nafas kami sudah terengah tak terarah. Dia melepaskan ciuman panas kami. Membiarkanku mencari udara segar. Tatapan mata kami tidak lepas sama sekali, menyiratkan rasa kasih sayang.
Dirasa cukup untuk mengumpulkan nafas, kyuhyun melumat bibirku kembali. Kali ini tangannya tidak tinggal diam, menelusuri tubuhku yang dapat ia jamah.
“eeemmmmpp…”
Desahan pertamaku saat tangan Cho Kyuhyun mendarat di payudara kananku, meremasnya perlahan. Nampaknya kyuhyun sudah mulai tidak sabar karena tertumpuk gairah yang memuncak. Dia melepas bajunya dan membuangnya asal, begitu pula dengan switerku yang sudah kandas dilantai yang dingin.
Cho Kyuhyun melepas pengait braku sampai memperlihatkan payudaraku yang menyebul. Dia memandangi payudaraku, lalu menatap mataku dengan menampilkan smirk evil miliknya, kurasa  pipiku panas bersemu merah.
Kupukul pelan dadanya, agar segera melanjutkan aktifitas kami yang tertunda. Aku benar-benar malu dibuatnya, tidak dapat mengucapkan satu katapun.
“ aaahhhhhhhhhhh….. “
Kyuhyun memilin kedua nippelku yang mulai menegang.
“ oohh… Choo.. “
Dia terus mengecupi leher putih jenjangku, membuat tanda kepemilikan di berbagai titik. Tangannya terus andil meremas dan memilin nipelku secara bergantian.
Ciumannya turun jengkal demi jengkal hingga lidahnya membasahi nipelku, rasanya begitu dingin dan  melayang.
“Cho.. in.. ni nikkkmattt…” ku tarik rambutnya halus, menikmati segala perlakuannya.
Dia membuka celananya dan juga celanaku secara kasar. Sekarang kami tidak memakai sehelai benang pun. Aku memperhatikan juniornya, begitu tegang. Sepertinya Cho Kyuhyun sudah tidak sabar lagi. Sekarang dia melebarkan pahaku, meihat sebentar belahan vaginaku. Lalu memasukan dua jarinya di lubang vaginaku.
“aaaww… appo cho!” jeritku saat merasakan perih di vaginaku
“tahanlah sebentar Yoong, ini untuk membiasakanmu”
Kyuhyun mulai memaju mundurkan tangannya di dalam sana. Menumbuhkan aliran listrik di sekujur tubuhku.
“ahhhhhh……” kugigit bibir bawahku, menahan desahan yang tak bisa ku kontrol
“kau sudah menikmatinya? Kita keinti ya?” Kyuhyun membisikan kata-kata yang membuat seluruh bulu kuduku berdiri. Dia melumat lagi bibirku, melepaskan tangannya di dalam vaginaku.  Lalu menggesek-gesekan kejantanannya di vaginaku.
“ooohhhhhh…” seru kami bersamaan saat merasakan sensasi nikmat saat kelamin kami bergesekan
Dirasa siap, Cho kyuhyun memasukan kejantanannya ke vaginaku dalam sekali hentakan.
“aaahhhggg… Appo!!” ku cakar punggungnya yang berkeringat
“tahanlah… sayang, ini tidak akan lama” dia kembali melumat bibirku.
Kurasakan perih. Amat perih, darah mengalir di antara pertautan kami. Setelah ku lepaskan cengramanku dibahunya, dia mulai menggerakkan pinggulnya naik turun. Tubuhku kembali menggelijang saat Cho Kyuhyun mempercepat gerakannya.
“Cho…. Lebihhhh ceeepat…”
“aaahhhhhhh……..”
“aku ingin meledak Cho..”
“Keluarkan bersama Yoong………..”
“AAAAHHHHHHHHH………” kami melepas organisme pertama kami
Flas Back OFF
Han Yoori Prov End
***
sepasang masusia sedang menikmat sarapan mereka di meja makan sebuah apatermen mewah ini, tetapi tunggu dulu, apa ini pantas disebut sarapan? Bahkan waktu menunjukan pukul 11.00 KST. Ya memang itu yang Kyuhyun dan Yoori lakukan??sarapan. Setelah mandi Yoori memutuskan untuk membuatkan kyuhyun sandwich, mengingat mereka bangun kesiangan, dan mereka memiliki rencana untuk membelikan hadiah ulangtahun ibu Yoori, jadi tidak memungkinkan untuk memasak makanan yang lengkap bukan? Setelah sarapan, mereka bergegas menuju mall. Ya dua hari lagi adalah ulangtahun ibu Yoori. Kyuhyun sangat menyayangi keluarga Yoori. bahkan acara keluarga pun Kyuhyun pasti ikut andil didalamnya.
Kyuhyun PROV
“Apa ini bagus?”
Han Yoori sedang memamerkan kalung pilihannya, wajahnya begitu cantik bersinar menampakkan senyumnya. Ohh, dia memang selalu membuat hatiku berdebar saat melihat ekspresi  wajahnya.
“Aku rasa kalung itu terlihat girly untuk eomonim?”
“Ayolah Cho, ini bukan untuk eomma, tapi untukku” senyum jahil menghiasi wajah Han Yoori
“AAWWW..!” Wajahnya berubah tajam, ketika ku tarik hidungnya. Astaga aku ingin tertawa melihat ekspresinya. Tapi kutahan, demi harga diriku. Hahahaha
“Aku menyuruhmu memilih kalung untuk eomonim. Aku tidak membelikannya untukmu Yoong”
“ARRASO!” dia kembali focus memilih kalung dihadapannya.
***
Setelah mendapatkan hadiah untuk eomonim, aku mengantarnya pulang. Kami tidak bisa pulang terlalu larut mengingat besok kami sama-sama harus bekerja pagi. Kuantarkan Han Yoori didepan Rumahnya.
“kau tidak masuk?”
“Ani… ini sudah malam.. aku tidak ingin mengganggu eomonim dan abboji”
“Oo, baiklah kalo begitu. Kau pulang hati-hati Cho?” Han Yoori membuka pintu mobilku dan turun.
“Baiklah” kusunggingkan senyumku
Dia melambaikan tangan, dengan senyum dibibirnya. Sebenarnya aku masih merindukannya. Tapi aku masih punya batasan.
“sampaikan salamku untuk emmonim dan aboji, dan lusa ku jemput di kantormu”
“Oo… Hati-hati“
Ku lajukan mobil yang kukendarai. Menuju apatermenku.
Setiap kali aku melihatmu, aku selalu ingin memelukmu, menjagamu setiap detiknya. Apakah kau tau? Aku tau kita hanya sahabat, Itu yang selalu kau tekankan terhapku. Aku terlalu pengecut untuk menyatakannya. Mianheyo. Aku janji, kau akan menjadi miliku seutuhnya Yoong, tunggulah hingga masalahku terselesaikan!  – Guman Kyuhyun
Kyuhyun Prov End
***
“Yoori_shii”
“wae?”  jawab Yoori malas, dia sedang serius mengerjakan sketsa baju di buku gambarnya.
“Aiss,  kau ini. Kenapa serius sekali?  Bahkan ini waktunya makan siang. Apa kau tidak lapar? Yak Yoori_shii!” Namja yang sedang duduk di sebelah meja kerja Yoori merasa gusar, karena tidak ada respon yang berarti dari yeoja ini.
“Sungmin_shii, bisakah kau makan siang sendiri? Aku sedang tidak lapar dan aku sedang sibuk!”
“Arraso… Arraso…” sungmin mencibir dan beranjak pergi meninggalkan Han Yoori sedirian.
Berbeda dengan Kyuhyun, walaupun tidak ada tuntutan perkerjaan, namja itu selalu menyibukkan diri dengan berkas-berkas kantornya, bahkan di hari libur sekalipun. Tetapi Han Yoori, dia hanya sibuk jika ada tuntutan pekerjaan. Jika hari libur, Han Yoori lebih memilih untuk tidur di kasur empuknya dari pada harus lembur mengerjakan pekerjaan kantornya. Bahkan Yeoja itu tidak pernah melewatkan waktu makan siangnya, walau semenitpun. Yaa teman makan yang cocok dengannya adalah Sungmi, selera mereka sama, bahkan makan sebanyak apapun mereka tidak akan pernah bertambah berat badan. Daebak!
Tetapi tidak untuk saat ini, semenjak sebulan ini, Han Yoori sangat sibuk, dan sering mengabaikan Sungmin demi sketsa-sketsa miliknya. Semalas apapun, Han Yoori tetap giat menggapai mimpinya untuk menjadi deisaner dunia. Sebulan ini perusahaannya mempromosikan untuk kompetisi projek desain baju musim panas, yang di ikuti oleh berbagai Negara.  Dengan permulaan ini, Han Yoori berharap namanya akan dipandang di fision Dunia. Dan menjadi langkah untuk mimpimya.
***
Han Yoori Prov
Dddtttt… Dddtttt…. Dddddtttttt……
From :  Mr.  Cho
‘Sampai kapan kau terus diruanganmu? Turunlah… aku di parkiran’
Aku menyipitkan mata melihat pesan dari Cho Kyuhyun. “jam berapa sekarang?” kulirik jam dinding ruanganku.
“MWO! Jam 5 sore,  astaga mengapa waktu secepat ini.”  Gumanku panik sambil membereskan meja kerjaku. Bahkan jam pulang kantor sudah setengah jam lalu.
“Ck… apa kau baru sadar nona Han?” sindir karyawan satu ruangannku. Aku tidak memperdulikannya, dan beranjak menuju parkiran mobil.
***
“Mian Cho… apa kau menunggu lama?” kulenggangkan tubuhku masuk mobil kyuhyun, sambil mengatur nafas, gara-gara berlari terburu-buru menuju parkiran.
Kyuhyun tersenyum melihat tingkahku, “no problem. Bukankah kau selalu terlambat?”
“Ehhmm.. tidak usah menjemputku, jika kau selalu menghina” berpura-pura kesal, ku portkan mulutku ke depan.
“hahahahahaha…  kajja kita jalan”
Sebelum menjalankan mobil, kyuhyun menyempatkan mengusap keringat didahiku. Ohh  bukankah dia sahabatku yang perhatian?
“ahhh.. lelah sekali..”
Kurebahkan kepalaku di jok mobil. Pekerjaan hari ini sangat menguras tenaga. Jika hari ini bukan ulangtahun eomma, sudah kupastikan aku lembur dikantor. Huuufff!
“Apa kau banyak pekerjaan Yoong? Tidak biasanya kau pulang telambat?” Kyuhyun melirikku sekilas, dan kembali fokus ke jalan.
“oO.. satu bulan ini aku sangat sibuk, ada promosi di kantor”
“ aah.. begitu.. jaga kesehatanmu. Kau terlihat kurus sekali”
“Dari dulu aku sudah kurus tuan Cho.”
“Benarkah? Emm.. bukankah kau selalu memperlihatkan perutmu yang buncit itu?” tangan kyuhyun menunjuk ke perut rataku, dengan smirk andalannya.
“YAAAKKK!”
Kutepis tangannya. Kyuhyun tertawa terbahak melihat ekspresiku sekarang. Mungkin pipiku sudah merah seperti kepiting rebus.
Memang benar, jika aku datang bulan maka kyuhyun akan senang tiasa membelai perutku, karena perutku kram, dan orang yang memiliki tangan hangat adalah eomma dan kyuhyun. tentu saja. Tetapi bisahkah perkataannya tidak se-frontal itu?.  Walaupun aku sudah bersahabat dengannya 15 tahun lebih, jika kami melakukan skip – skip tertentu, tubuhku akan merespon baik. Bukankah aku wanita normal? Kenapa aku memiliki sahabat yang memiliki sifat evil dan mesum. Astaga!
Ku abaikan Cho Kyuhyun yang masih berusaha menghentikan tawanya. Ku tutup mataku seolah merasa lelah dan ingin tidur. Sungguh ini hanya sebuah pengalihan, aku sangat malu, jika menatap matanya.
“baiklah… baiklah… mian Yoong, kau tidurlah, akan ku bangunkan jika sudah sampai” sepertinya kyuhyun sudah menyadari aku terpejam. Dia menghentikan tawanya, membelai rambutku. Dan memfokuskan mengemudi kembali.
Niatku hanya pura-pura tidur. Tapi karna tubuhku benar-benar lelah, sepertinya aku tidur dengan lelap.
***
“Yoong… bangun. Kita sudah sampai” suara bass yang membuatku terbangun.
“emm… cepat sekali Cho?”
Kyuhyun tersenyum dan membukakan sabuk pengamanku, setelah dia membukakan sabuk pengamannya sendiri. “Kajja… eomonim pasti sudah menunggu, jangan lupa kadonya”
“Oo..”
Setelah mengambil kado di jok belakang, aku dan Kyuhyun keluar mobil dan masuk kedalam rumah, singgahsana keluarga Han.
***
“eomma Chukkae…”  Seyumku terpancar. Kucium pipi kanan dan kiri eomma, memeluknya.
“oh putriku satu-satunya  sangat manis sekali. Gomawo sayang” matanya mulai berkaca-kaca, eomma sangat gampang terharu.
“eomonim… Chukkae… ini bunga untukmu, dan ini hadiah dari kami berdua. Semoga kau menyukainya,” senyuman kyuhyun sangat tulus, bahkan aku ikut tersenyum melihatnya,
“ommo! Ini kalung? Indah sekali.. Gomawo Kyuhyun_a, kau memang anak yang sangat baik. eomma menyayangimu” Eomma memeluk kyuhyun.
Eomma sangat menyayangi kyuhyun, bahkan aku merasa eomma lebih sayang dengan kyuhyun dari pada dengan aku ?? anak sematawayangnya. Semenjak kecil Kyuhyun selalu kesepian, ibunya meninggal saat Kyuhyun berusia 11 tahun, dan ayahnya menikah lagi saat kyuhyun berusia 13 tahun. Ayahnya adalah pembisnis sukses di Amerika. Untuk pulang ke Korea hanya beberapa tahun sekali. Bahkan selama mengenal Kyuhyun, aku baru 2 kali bertemu ayah Kyuhyun, dan kesan pertamaku melihat ayah kyuhyun adalah, ‘mengerikan’. Bahkan ia tidak sama sekali tersenyum kepadaku, walaupun kyuhyun sudah mengenalkan aku sebagai sahabatnya. Benar – benar.
“Eomonim terlihat 10 tahun lebih muda, jika memakai kalung itu”
“Aigoo.. kau pandai sekali memuji Cho Kyuhyun”
“Ania.. itu kenyataan Eomonim” senyum kyuhyun tidak pernah pudar jika bersama keluargaku.
“Yeobo, bagaimana pendapatmu? Apakah benar yang di katakana Kyuhyun?” Eomma bertanya kepada Appa, yang sedari tadi tersenyum melihat kami bertiga.
“Jika kau tidak cantik, maka aku akan berfikir ulang untuk melamarmu waktu itu yeobo”
“aahh… kau benar Yeobo”
Suasana yang selalu membuatku merasa menyayangi mereka. Aku sangat bersyukur berada ditengah-tengah keluarga ini. Hanya disini aku merasakan sebuah kehdupan. Aku berjanji tidak akan pernah melupakan kenangan bersama mereka, walaupun suatu saat nanti aku harus pergi – Cho Kyuhyun
***
Han Yoori Prov
“Yoboseo?”
……………
“Sepulang kantor aku akan ke apatermentmu, tidak perlu kau jemput.”
…………….
“Ara, Araso.. kau tak perlu kawatir”
Bib.
Karena hari ini jumat, pekerjaanku tidak terlalu banyak dan aku bisa pulang lebih awal.  Aku ingin sekali berkunjung ke apaterment Kyuhyun. setelah ulangtahun eomma aku tidak bertemu Kyuhyun selama 2 minggu. Yaa kami sama-sama sibuk. Aku benar-benar merindukannya. Tidak seperti biasanya, aneh sekali, rasanya seperti ingin sekali melihat wajahnya, dan memeluknya.
Namun, sebelum ke apartemen Kyuhyun  aku berniat ke supermarket terlebih dahulu, membeli kebutuhan makanan untuk Kyuhyun, namja itu mana sempat mengurusi isi lemari Es nya,  Ku pilih berbagai bahan-bahan mentah maupun snake kesukaanya. Aku berniat memasak sub iga kesukaanya.
“Yoori-ya ?”
“Oppa…?”
TBC

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: