[Oneshoot/NC17/KyuDae] Pure Love

0
kyuhyun donghae ff nc 21
Author: xxxyeji
Title: Pure Love
Genre: nc17, yadong, romance, oneshoot
Cast: Lee Yeji
Cho Kyuhyun
Lee Donghae
other
Happy reading
Yeji melihatnya tengah bergandengan tangan. Lima menit yang lalu pria itu memintanya pulang sendiri dengan tiba tiba karena pria itu mengatakan ada urusan yang sangat penting. Yeji tersenyum miris, ini kencan ketiga mereka dan pria itu sudah bersikap seperti ini? Bahkan pria itu tidak mengantarkannya ke taxi service, dia meminta yeji yang tengah asik memilih baju di salah satu pusat perbelanjaan didaerah busan itu untuk pulang terlebih dahulu. Ya hanya mengatakan itu dan meninggalkan yeji begitu saja didalam toko itu.

Yeji tidak mengindahkan perkataan pria itu, bahkan yeji langsung mengikutinya dari belakang, prianya bertemu dengan wanita lain. Sedikit miris memang, ditinggalkan ditengah kencan untuk menemui wanita lain, sebegitu tidak berhargakah dia?
Yeji terus memperhatikan kedua sejoli yang sedang berjalan didepannya, wanita yang bersama pria itu terus bergelut mesra dilengan prianya. Bahkan mereka tidak menyadari ada yang mengikuti mereka.
“Donghae oppa” pria itu seketika terpaku, gadis itu belum pulang? Pria yang dipanggil donghae itu seketika membalik badannya menghadap belakang “yeji kau belum pulang?” Yeji tersenyum getir melihat ekspresi donghae yang baru saja kedapatan selingkuh “siapa gadis ini oppa?” Tanya gadis yg sedang menggandeng donghae itu “ponselku, tadi kau membawanya” yeji menengadahkan tangannya ke arah donghae, dengan gelagapan donghae meraba saku celananya “kau siapa?? Kenapa ponselmu ada pada donghae oppa?” Gadis itu menatap yeji bingung, namun yeji hanya bungkam, segera diraihnya ponsel yg ada di tangan donghae “kau siapa? Kenapa kau bisa bersama donghae?” Yeji balik bertanya “yeji ah kami hanya teman, kebetulan tadi kami bertemu disini” “oppa apa yg kau bicarakan? kenapa kau masih malu untuk mengenalkanku pada teman temanmu? Ahh annyeong, namamu yeji ya,kenalkan aku dana, kwon dana kekasih donghae oppa, kami memang janjian bertemu disini tadi” gadis itu tersenyum ramah kearah yeji “aku lee yeji, teman lee donghae, senang bertemu denganmu” dengan air muka datar yeji melenggang pergi meninggalkan pasangan itu. Dia merasa sesak, dia benar benar ingin berteriak pada wanita itu kalau donghae adalah miliknya. tetapi membayangkan bagaimana ekspresi donghae nanti membuatnya enggan
Yeji dan Donghae, mereka saling mengenal sejak satu bulan lalu, orang tua mereka menjalin persahabatan sejak masih kecil, jadi mereka merencanakan untuk menjodohkan yeji dengan donghae, yeji sendiri tidak masalah dengan perjodohan itu, dia hanya mengikuti alur cerita kehidupannya yang telah diciptakan oleh orang tuanya, sementara donghae juga terlihat sama seperti yeji, memilih mengikuti keinginan orang tuanya. yeji dan donghae baru bertemu beberapa kali dikarenakan kesibukan Lee Donghae, di usianya yang sudah menginjak 25 tahun membuatnya benar benar sibuk mengurus perusahaan ayahnya.
***
malam itu Donghae berusaha menghubungi yeji namun gadis itu mengabaikan semua panggilan dan pesannya “sialan” donghae mengumpat tidak jelas, seharusnya dia lebih berhati hati tadi, dengan segera dia menuju ke kediaman yeji, dia benar benar kalut jika sampai yeji menghentikan hubungan mereka.
Tok.tok.tok
Donghae mengetuk pintu tidak sabaran, sesaat pintu rumah kecil itu terbuka “ohh donghaeya” “annyeong eomma, yeji ada?” “Ahh kebetulan sekali kau datang, eomma dan appa akan keluar mungkin hingga larut, temani yeji ne, dia berada dikamarnya” “ne eomma” donghar membungkukan badannya dan segera berlari kecil menuju kamar yeji.
Didapatinya yeji tengah mengutak atik ponselnya, donghae berjalan kearah yeji dan ikut merebahkan diri disamping gadis itu
“yeji soal tadi siang…” “keluar dari kamarku lee donghae” balas yeji dingin dan masih fokus dengan ponselnya, seolah tuli donghae semakin mendekatkan diri pada yeji dan memeluknya erat
“aku minta maaf, sungguh saat itu aku hanya ingin mengakhiri hubunganku dengan dana kemudian kau tiba-tiba datang yeji ah” suara donghae terdengar memelas
yeji menatapnya sekilas kemudian kembali fokus keponselnya “jadi selama satu bulan kita berhubungan kau hanya menjadikanku selingkuhan lee donghae?” suaranya benar benar datar, membuat donghae sedikit meringis
“benar, maafkan aku. aku hanya tidak punya waktu kau tau. aku sungguh sibuk sebulan ini, dan wanita itu, dia baru kembali dari seoul, maksutku mengakhiri hubungan melalu telpon sangat tidak sopan menurutku”
“kita hentikan saja perjodohan ini, percuma! Aku fikir kau berbeda dengan pria lain, ternyata aku salah, bahkan dari awal kau tidak pernah jujur padaku tentang kehidupanmu, bukankah aku sudah mengatakan padamu aku tidak akan mentolerir segala bentuk kebohongan dan rahasia yang sengaja ditutupi pasanganku? sudahlah lupakan saja kau lee donghae tidak akan pernah menjadi suamiku, hubungan kita selesai!” yeji sedikit meringis, dia menyesali kata-katanya, emosinya sedang tidak stabil, pikirannya masih dihantui bayang-bayang Lee donghae dengan wanita itu.
“Apa kau bilang? Kau fikir perjodohan adalah lelucon?” Donghae menggeram marah, didorongnya yeji hingga tertidur dikasur “dengarkan aku baik baik lee yeji, perjodohan ini akan tetap berjalan sebagai mana mestinya, aku sudah mulai mencintaimu jadi kau harus melakukan hal yang sama, kubur dalam dalam keinginanmu untuk menghentikan semua ini, dan ingat kau hanya akan menjadi milikku” donghae meremas bahu yeji, yeji hanya meringis, seketika donghae menciumi seluruh wajah yeji tidak teratur, yeji meronta “diamlah dan jadi anak baik yeji, eomma dan appa sedang tidak ada dirumah, aku akan mengikatmu dari sekarang jadi kau tidak akan pernah bisa memutuskanku” donghae mulai mengecup bibir lembut yeji, semakin lama semakin dalam dan menuntut, tangannya mulai bergrilia membelai dan meremas tubuh yeji.
“ngghh haeyahh” donghae masih fokus pada leher yeji, kemudian semakin turun dan turun, ia mulai membuka kancing piyama yg yeji gunakan lalu menyingkapnya
“tidak menggunakan bra hmm?”
wajah yeji seketika memerah, ia menutup payudaranya yg terekspose, namun donghae segera menahan tangannya, dikecupnya nipple yeji dan sesekali meniupnya.
“hnggghh akhh” yeji terus mendesah manakala lidah donghae asik bermain dengan nipplenya, donghae menarik dirinya dan segera melepaskan seluruh kain yg membalut tubuhnya. ditatapnya yeji yg terbaring lemah dengan kancing piyama terbuka, ditariknya celana yeji dan melemparnya sembarangan, diangkatnya tubuh yeji dan segera melepas piyama itu.
donghae menggeram, kejantanannya sebenarnya sudah mengeras sejak pertama kali dia mencium erotis yeji tadi, namun dia harus bersabar, dia tidak ingin menyakiti yeji, pelan digesekkannya miliknya dengan milik yeji, sensasi yg tidak pernah dia rasakan sebelumnya ketika bercinta dengan wanita wanita lain. heyy ayolah pria busan sama buruknya dengan pria di seoul.
Donghae membungkuk, mencium menghisap bibir manis yeji, sementara gerakan menggeseknya tetap ia lakukan. tangannya aktif memijit payudara yeji,satu tangannya turun membelai dan sesekali mencubit clitoris yeji.
“hnghh shhhh…h” yeji membelai lembut rambut lee donghae, dia benar-benar menikmati perlakuan donghae terhadapnya.
setelah merasa yeji sudah siap, donghae menuntun miliknya untuk memasuki yeji, sangat susah, ternyata memang benar yeji belum pernah terjamah, mereka meringis bersama, padahal milik donghae yang tenggelam dalam yeji baru seperempat.
“donghaeahh…”
yeji memejamkan matanya menahan sakit, wajahnya sudah benar benar merah.
tidak donghae tidak ingin menghentikan aktivitas mereka begitu saja
“sabarlahhh sayanggh setelahnya aku menjanjikan kenikmatanhh yang tidak akan pernah kau lupakan”
JLEBB
“AKHHHH LEE DONG HAE SIALANNN” Yeji berteriak histeris kala milik donghae menerobos masuk dengan paksa, sangat kentara dari wajahnya bahwa dia sedang kesakitan, donghae mengusap kepala yeji pelan kemudian tersenyum “aku mencintaimu yeji ahh” air mata yeji mengalir begitu saja. merasakan sesuatu robek didalam sana, benar benar menyakitkan.
“akhhh nghhhh mhhh shhh akhh” yeji mulai mendesah ketika donghae bergerak dengan ritme pelan, kemudian semakin lama kecepatannya semakin bertambah, tangannya terus meremas payudara milik yeji, matanya tak pernah lepas dari wajah yeji, dia sangat sangat menyukai wajah terangsang yeji, membayangkan bagaimana wajah yeji ketika mencapai orgasme membuat donghae semakin bersemangat menggenjot miliknya didalam yeji
“donghae oppahh ahhh ahh akuhhh nghhh…hh”
“keluarkan saja sayang akhhh”
“akhh hngggghh ahhh”
kening yeji berkerut matanya tertutup wajahnya mendongak dengan mulut sedikit menganga, wajahnya benar benar merah, tangannya ikut meremas tangan donghae yg sedang meremas payudaranya, benar benar pemandangan yang sangat indah, pikir donghae.
Donghae merasakan dibawah sana miliknya terhimpit terhisap dan sangat basah, seketika milik yeji berkedut tanda dia sedang melalui pelepasannya, donghae semakin bringas, tidak memberikan yeji mengatur nafas barang semenit, diangkatnya tubuh yeji, hingga posisi mereka terduduk berhadapan, yeji memeluk donghae erat sampai dada mereka bergesekan akibat gerakan dibawah tidak pernah berhenti.
mereka maju mundur dengan irama yang sama, dengan tangan donghae yang menekan keras pinggul yeji ketika selangkangan mereka bertemu, mereka benar benar menyukai akhivitas ini.
nafas mereka mulai terengah engah dan semakin memburu, gerakan mereka mulai tidak beraturan, donghae mengganti gerakan badan yeji menjadi naik turun.
“ahhh ji ahh kauu snikmathhh”
“nghhhh hae ahhh akhhh auhh ngghhh”
“harus bersamahh sayanghhh”
donghae mempercepat gerakannya, ingin segera mencapai puncak bersama wanita yg ada di pangkuannya itu, dirasakannya milik wanita itu mulai menyempit
“haeyahhhh nghhhh”
“sekaranghh saynghhhh”
“akhhhhhhh”
erangan mereka bersama, merasakan semprotan sperma dari milik donghae, merasakan kehangatan yg melumuri kejantannya karna cairan yeji, benar benar indah.
donghae merebahkan badan yeji kemudian berguling kesamping wanita itu “aku tidak pernah menyangka kau akan manikmati sentuhanku” donghae terkekeh sambil menarik selimut dan menutupi tubuh naked mereka, donghae kemudian memeluk yeji “aku minta maaf” ucap donghae tulus “wae? kau menyesal?” yeji sedikit bingung, “ani, aku tidak menyesal, aku minta maaf karena aku mengambilnya sebelum kita menikah” “hmmm” “kau mencintaiku?” yeji terdiam, dia tidak tau perasaannya terhadap donghae. dia ragu untuk mengatakan cinta kepada donghae tetapi kenapa dia tidak ragu menyerahkan semuanya pada donghae?
“sayang, kenapa kau diam?” donghae menatap dalam mata yeji, yeji hanya menggeleng dan membenamkan wajahnya pada dada bidang donghae “berikan aku waktu oppa”
lama terdiam donghae kemudain menyunggingkan senyumnya, dia mengerti, bahkan sangat mengerti kenapa gadis ini dilanda kebingungan sekarang ini.
“gwenchana, aku akan selalu menunggumu sayang” donghae mengelus punggung telanjang yeji “aku minta maaf atas kepergian kekasihmu, harusnya aku tidak mengajaknya mabuk malam itu” yeji menatap donghae bingung seolah ingin bertanya “kau mengenal kekasihku?” donghae tersenyum miris “aku dan siwon adalah teman dekat, aku sering mendengarnya bercerita tentangmu,malam itu kami berkumpul seperti biasa, minum minum untuk menghilangkan stress. namun ada sedikit yang berbeda dengan siwon, dia terlihat sedang memiliki masalah yang sangat berat”
donghae menatap yeji dalam
“dia bercerita kalau dia telah dijodohkan dengan putri relasi bisnis ayahnya. dia tidak bisa menolak, namun dia juga tidak tau bagaimana cara memutuskan hubungan kalian, dia terlalu mencintaimu sayang, dia memintaku menemuimu untuk menjelaskan tentang pertunangannya, karna dia sendiri tidak sanggup untuk mengatakannya, dan dia juga memintaku untuk menjagamu.
setelah kepergiannya aku mencari cari keberadaanmu, aku sudah berjanji pada siwon untuk menjagamu, hingga dengan tak terduga appa memperkenalkan aku dengan keluargamu, bertemu denganmu membuatku sedikit egois, aku tidak hanya ingin melindungimu tapi aku juga ingin memilikimu, aku jatuh cinta pada pandangan pertama, saat melihatmu darahku benar benar berdesir” donghae menghembuskan nafasnya pelan “berikan aku kesempatan agar aku bisa menggantikan posisi siwon, aku akan membuatmu menginginkanku sama seperti kau menginginkan siwon, aku ingin mewujudkan khayalan khayalan yg dulu kau andai andaikan dengan siwon, aku akan membuatmu menatapku bukan lagi siwon, aku ingin kau mencintaiku dan mau berkomitmen denganku bukan dengan siwon” ucap donghae yakin.
“tidak apa, aku juga akan mencobanya” yeji mengecup sekilas bibir donghae, donghae terlihat bahagia tentu saja, setidaknya yeji akan berusaha mencintainya “aku menyukaimu, jadi jangan terlalu dekat dengan wanita lain” ucap yeji. donghae mengangguk semangat. setidaknya wanita di depannya ini sudah menyukainya.
Donghae bangkit dan mulai mengenakan pakaiannya,tentu saja dia tidak ingin ketauan orang tua yeji atas kegiatan mereka barusan
“tidurlah, aku akan pulang ketika eomma dan appa sudah pulang” donghae mengecup pucuk kepala yeji dan duduk disampingnya menunggui yeji tertidur.
sementara pikiran yeji terbang keberbagai arah. bukan karna siwon, tentu saja bukan. ia sangat tau siwon amat sangat mencintainya, hanya saja dia tidak pernah benar benar mencintai pria itu, dia memang berdosa, berdosa telah menganggap mereka sama, siwon dan pria di SNS itu jelas dua orang yang berbeda, mereka memang sedikit sangat mirip, namun tingkahnya berbeda, yeji hanya membutakan dirinya dan menganggap mereka adalah orang yang sama.
Yah Yeji memang jahat karna menjadikan siwon pelampiasan perasaannya yg tak pernah terbalas oleh pria SNS itu, yeji salah karna diam diam dia menganggap siwon adalah pria di dunia maya itu, yeji sangat kejam karna bahkan sampai akhir hidup seorang choi siwon, dia tidak pernah mencintai lelaki itu dengan tulus.
tidak ingin berkomitmen kecuali yamg akan memjadi suaminya adalah prianya yg ada di dunia maya. dia hanya menginginkan pria itu. namun karna ia tau itu tidak akan mungkin. jadi dia memilih menjalani hidupnya tanpa adanya lelaki di sampingnya.
tetapi bukankah dia baru saja memberikan donghae harapan?. dia tentu akan menepati janjinya, jika dia bisa mencintai donghae lebih dari pria SNS itu, ia berjanji pasti akan menikah dengan donghae, donghae hanya perlu sedikit berusaha, karena yeji sudah menyukainya, bahkan dia mendapatkan harta paling berharga milik yeji tanpa adanya perlawanan, yeji memang telah jatuh kedalam pesona seorang Lee Donghae, dan mungkin sebentar lagi dia akan mencintainya, dan akan mencoba mengubur dalam ceritanya dengan prianya yang ada di dunia maya itu.
***
2 years Latter
Setelah dua tahun menjalin hubungan, donghae dan yeji bertunangan januari lalu, sementara pernikahan mereka akan diadakan tahun depan. tepatnya bulan februari. sebenarnya donghae sudah sangat ingin menikahi yeji sejak dua tahun lalu, namun dia menghargai keinginan yeji untuk tidak terlalu terburu-buru.
***
“oppa aku mencintaimu, aku ikut ne” yeji terus merengek minta ikut kepada donghae, lusa donghae akan ke seoul, sebenarnya niatannya ke seoul adalah untuk membantu ayahnya memgurus perusahaan mereka disana, namun sangat kebetulan memang, penyanyi favorite Lee yeji akan menggelar konser seminggu lagi,bahkan yeji sudah memiliki tiket untuk konser itu, namun karna eommanya yg terlalu khawatir akan yeji, tidak mengizinkan yeji pergi sendiri, kecuali ada donghae bersamanya.
“tidak yeji, aku tidak mungkin dapat menemanimu menonton konser itu, aku kesana untuk bekerja”
Donghae menolak keras keinginan yeji, entah kenapa dia sangat tidak ingin yeji menginjakan kakinya di seoul sebelum mereka menikah, takut tentu saja, bagaimana kalau yeji menemukan pria lain disana?
“sayang, aku sudah hampir mati bosan disini, aku juga ingin menikmati seoul, lagi pula kau tau kan aku sangat mengidolakan taeyang oppa” yeji mulai beraegyo
“baiklah namun ada syaratnya, pernikahan kita dimajukan menjadi bulan januari”
tawar donghae, yeji hanya mengangkat bahunya, toh dia juga sudah mencintai donghae, meskipun kadang dia terbayang dengan lelakinya di dunia maya itu.
****
selepasnya merengek pada tunangannya, yeji bergegas pergi dari kantor donghae, dia kemudian mampir di caffe dekat sana.
“cappucino”
setelah pelayan itu pergi, yeji menatap keluar jendela, dia memang mencintai lee donghae, mamun dia juga masih memikirkan pria di SNS itu.
Salju mulai turun, ini bulan desember, dan dia berencana merayakan natal di seoul. saat pria itu menonaktifkan akunnya di SNS yeji mulai sedikit mencoba melupakannya, tentu tidak mudah, cinta yang bertahun tahun dia pendam untuk pria itu, kini harus terelakan tanpa satupun pernyataan atau ungkapan.
Menariknya, dia sangat sangat tahu benar tentang pria itu. Taeyang jelas bukan idola yeji, yeji tidak terlalu fokus dengan dunia hiburan seperti itu, hanya dengan mengutak atik itunes, memilih lagu yang menurutnya bagus maka selesai. dia bahkan tidak pernah berniat untuk meneliti lebih jauh kehidupan penyanyi itu.
Taeyang adalah idola pria itu, saat dia mencintai pria itu dengan otomatis dia akan menyukai semua yg disukai pria itu. dia lebih suka memakan es cream di saat dingin seperti ini, namun dengan otomatis otaknya memerintahkan mulutnya untuk memesan cappucino, karna minuman itu adalah minuman favorite prianya ketika kedinginan. yeji tersenyum miris, terlalu larut dalam lamunannya bahkan dia tidak menyadari pesanannya sudah ada dimeja.
Yeji menggenggam cangkir cappucino itu, berniat menghangatkan buku buku jarinya yang sudah mulai memutih.
Meskipun berkata dia sedikit melupakan namja itu, namun tetap saja tidak bisa, dia masih berharap bisa bertemu dengannya, dia tidak pernah berharap cintanya terbalas, hanya bertemu dan sedikit berbincang seperti yg sering mereka lakukan di SNS.
***
Mereka sudah tiba di seoul tiga hari yang lalu, donghae belum pulang dari kantor sampai sekarang, sementara yeji sedang bersiap, jam 8 konser akan dimulai. setelah bersiap dia mulai mengotak atik ponselnya, hanya sekedar mengecek SNS, kemudian mulai mengupdate status disana
xyejix
i’m going crazy~
setelah negupdate kata kata singkat itu yeji menghembuskan nafas pelan, dia memang gila, menonton konser? dia sedikit sangat benci keramaian, tapi dia sudah terlanjur berada di seoul kan, apasalahnya menikmati sesuatu yg belum pernah dinikmati sebelumnya?
yeji keluar dari apertemen yg dia tinggali dengan donghae, menunggu taxi yg baru saja dihubungi donghae, donghae memang berada di kantor, namun dia sangat sangat tidak suka jika yeji berpergian menggunakan bis jika sudah malam, jadi dia secara spesial menelpon taxi untuk yeji.
***
Hiruk piruk penonton disekitar yeji membuat yeji meringis, setelah keluar dari sini dia harus ke dokrer telinga pikirnya, bodoh memang dia memesan tiket dengan jarak terdekat dengan panggung, harusnya dia di belakang saja agar bisa duduk dengan tenang.
diangkatnya ponsel yang dia bawa dan mulai memotret ikon yg ada diatas panggung, yang benar saja yeji hampir tertawa, bukankah sekarang musim dingin? dan taeyang tidak menggunakan pakaian? kenapa bernafsu sekali memamerkan badan sixpacknya?, yeji terkekeh.
Setelah mendapatkan foto yang pas, dia mulai mengunggahnya ke akun SNS nya
xyejix
always hot :v
begitulah caption foto yang diunggah yeji, masih terkekeh geli, yeji memasukkan ponselnya kedalam saku celana, dan ikut berteriak seperti fans yang lain, entahlah dia tiba-tiba memutuskan menjadi seperti remaja labil yang ada disekitarnya itu.
***
setelah konser berakhir yeji berjalan ke arah toilet, cuaca dingin benar benar membuatnya tersiksa karna harus keluar masuk toilet lebih sering dari biasanya. setelah selesai yeji sedang menatap pantulan dirinya di cermin, memoleskan lipbalm ke bibir pinknya yang sedikit mulai mengering karna cuaca yang dingin dan dia berteriak teriak tidak jelas dari tadi. tiba tiba ponselnya bergetar
beberapa pemberitahuan dari akun SNSnya, dibukanya satu persatu, dia sedikit shock mendapati seseorang mengomentari foto yang dia unggah tadi.
MARK
kau menonton konser juga? kita harus bertemu setelah ini!!
MARK
Kau ada dimana? setelah ini kita bertemu di depan!
MARK
katakan kalau kau setuju!!
MARK
Aku sudah menunggumu didepan, cepatlah!!
yeji terpaku, dengan tanpa kesadaran penuh dia berjalan kearah pintu masuk gedung konser tadi, dia melihatnya seorang laki laki tersenyum kearahnya. tubuhnya memanas, jantungnya berdetak beberapa kali lebih kencang, dia bergetar, pria itu menghampirinya dengan senyum sangat menawan, menatap yeji dengan pandangan berbinar
“Lee Yeji? xyejix?”
tanya pria itu, yeji hanya mengangguk.
“tuhan mempertemukan kita”
pria itu terkekeh kemudian menarik yeji berjalan kearah tempat parkir.
ini sudah pukul 10, namun tidak ada yg berinisiatif untuk pulang, pria itu membawa yeji kedalam mobilnya, yeji hanya menurut, sambil mencoba menenangkan detak jantungnya.
“Kau tinggal dimana? kapan kau datang ke seoul? apa kau akan menetap?” tanya pria itu, yeji hanya menunduk “aku tinggal di apertemen di daerah gangnam, aku datang beberapa hari yang lalu, aku tidak tau akan menetap atau tidak”
“kau terlihat kaku bertemu denganku, bukankah kita sangat dekat?” yeji hanya melirik kyuhyun kemudian kembali tertunduk, biasanya ketika bersama donghae jika dalam situasi seperti ini dia akan berpura-pura memainkan ponselnya, tapi sekarang berbeda, sekarang dia sedang bersama pria yang sangat sangat dia cintai, dia seketika melupakan apapun, bahkan donghae sekalipun.
“kenapa akunmu tiba-tiba menghilang?” yeji memulai percakapan
“aku tidak ingin menyakitimu semakin dalam” kyuhyun terkekeh sementara yeji mengerutkan keningnya
“ini memang pertemuan kita yg pertama secara langsung, tapi ingat kita bahkan sudah mengenal selama 6 tahun lebih di SNS, kau fikir aku tidak tau perasaanmu terhadapku?” pria itu masih saja terkekeh, yeji bungkam
“maaf pertemuan pertama malah membicarakan hal seintim ini” lanjut pria itu.
“kau tau perasaanku?” tanya yeji tak percaya, menatap pria itu dengan tatapan terkejut.
“aku tidak mungkin tidak tau boo, aku juga merasakannya, tapi aku takut itu hanya perasaan sesaat yang pada akhirnya akan memisahkan kita” jelas pria itu.
“kau bahkan mengingat panggilan kita” yeji terheran heran, “aku tidak mungkin lupa, kau pernah menjadi kekasih palsuku ingat” pria itu kembali tertawa, yeji hanya bergumam tidak jelas. kemudia hening.
yeji meremas tangannya “jangan merasa terbebani karna cintaku” ucap yeji
“maksutmu?”
“aku mencintaimu, dan aku yakin cintaku untukmu benar benar tulus, jadi jangan takut untuk melukaiku, apapun yang kau lakukan asalkan membuatmu bahagia aku akan ikut bahagia, kau tidak perlu memikirkan perasaanku” yeji tersenyum manis kearah prianya “karna cintaku begitu tulus, aku hanya ingin kau bahagia, dengan begitu aku juga akan bahagia” suaranya melirih, benar benar terdengar seperti gadis yang sangat lemah
“maafkan aku. aku tidak bermaksut..” ucapan pria itu terpotong
“jika menghindariku bisa membuatmu bahagia kau harus melakukannya, jika menyakitiku membuatmu bahagia kau juga harus melakukannya, setelah memutuskan mencintaimu tujuanku hanya satu, membiarkanmu bahagia bagaimapun caranya”
pria itu tertegun, jujur dia tidak menginginkan suasana serius seperti ini, tadi dia hanya ingin bercanda dengan pernyataannya tentang perasaan wanita itu.
Tiba-tiba sebuah ide gila muncul di otak pria itu “kau akan membantuku untuk bahagia kan?” tanyanya
“jika kau memang membutuhkan bantuanku”
Pria itu langsung memeluk yeji
“kyu..hyunn”
Yeji sedikit terkejut, namun pria yang dia sebut sebagai kyuhyun itu semakin mengeratkan pelukannya
“boo”
“hmm?”
“maafkan aku berusaha menghacuhkan perasaan cintamu dulu”
“sampai berapa kali aku katakan jika itu memang membuatmu bahagia aku tidak apa apa, jangan meminta maaf, kau tidak pernah salah diamataku”
jelas yeji sambil membelai punggung kyuhyun
“aku hanya takut ketika aku mencintaimu aku akan mencampakanmu seperti gadis gadis yang pernah aku ceritakan padamu”
“tidak apa apa, jika kau takut jangan pernah lakukan, kau hanya perlu melakukan hal yang membuatmu nyaman kyu” “bagaimana kalau hal hal yang membuatku bahagia adalah semua tentang dirimu?”
“kau sedang memikirkan apa?”
“kau benar benar tulus?”
“sangat, bahkan tidak pernah setulus ini” kyuhyun melepas pelukan mereka, mendekatkan wajahnya dan mulai memagut bibir manis yeji, tangannya meremas pinggang yeji, tidak ada perlawanan sama sekali, yeji seperti terhipnotis, dia benar benar lupa tentang seorang Lee Dong Hae tunangannya.
Kyuhyun membawa yeji ke apertemenya, setelah ciuman panas mereka di mobil, kyuhyun berinisiatif melanjutkannya ditemapat tinggalnya, dia sama seperti yeji, perasaannya untuk yeji juga besar hanya saja tidak semurni dan setulus yeji. dia benar benar tidak akan meninggalkan yeji lagi, bagaimanapun caranya. yeji hanya milik kyuhyun.
Ponsel yeji beberapa kali bergetar, namun ia abaikan, apapun akan ia abaikan jika sedang bersama seorang cho kyu hyun.
kyuhyun menelanjangi yeji, dan dirinya sendiri, mendorong yeji ke tembok, dan menciumnya kasar, yeji terus melenguh. menikamati apa yang kyuhyun lakukan.
lehernya dipenuhi tanda kepemilikan seorang cho kyu hyun, tangan kyuhyun menggesek bibir vagina yeji, sementara yeji terus mendongak mengalungkan tangannya keleher kyuhyun.
“kau sudah basah sayangghh”
kyuhyun melingkarkan satu kaki yeji dipinggangnya, sementara dua jarinya, keluar masuk milik yeji, mulutnya tak tinggal diam, terus menghisap sesekali menggigit nipple pink yeji.
Yeji meremas rambut kyuhyun, mendorong kepala kyuhyun agar semakin menempel didadanya
“kyuhhh nghhhh kyuhh”
kyuhyun semakin bersemangat, seolah desahan yeji adalah musik paling indah didunia.
“kyuhhh akuhhh akhh akuhhh”
blurr
cairan yeji membasahi jari kyuhyun, kyuhyun mengeluarkan jarinya, yeji menurunkan kakinya dari pinggang kyuhyun. kyuhyun menghisap jarinya kemudian mencium ganas yeji, yeji yang masih leamas hanya menerima perlakuan kyuhyun.
tangan kyuhyun meremas pantat yeji, mengangkatnya, meminta yeji mengalungkan satu kakinya lagi. kyuhyun berusaha memasukan miliknya kedalam yeji, sedikit susah karna milik yeji yang masih sangat sempit,
“akuuh mencintaimuhh boo” kyuhyun menghentakkan semua miliknya masuk, kemudian mengangkat satu kaki yeji lagi, sehingga mereka seperti koala sekarang, hyuhyun meremas pantat yeji dan mulai menaik turunkan badan yeji.
“ashh kyuhh sayangghhh akhhh….shhj”
”yeshhh there kyuhh akhhhh moreee”
kyuhyun makin menyentak miliknya, ia berjalan kearah ranjang sambil masih menggerakkan badan yeji.
direbahkannya badan yeji diksur, kemudian melanjutkan gerakannya, benar benar cepat dan nikmat.
“jikahh kau keluar duluan, permainan akan bertambah satu ronde, begitu seterusnya” bisik kyuhyun kemudian menyentak nyentakkan miliknya.
“akhhhhh kyuhhhhh awwhh”
yeji berteriak, kyuhyun merasa menang, sebenrar lagi yeji pasti orgasme, sambil mengigit telinga yeji, gerakan dibawah semakin intens, yeji mencakar bahu kyuhyun
“hngggh…hhh..hhh shh..”
yeji baru saja melakuakn pelepasannya.
“sesuai peraturan sayang” kyuhyun membalikan tubuh mereka sehingga yeji berada di atasnya.
“puaskan aku dua kali, kemudian kita tidur”
kyuhyun meremas dada yeji yg sedang duduk tepat diatas selangkanyannya, yeji mulai memaju mundurkan pinggulnya, urat malunya benar benar sudah purus
“kyuhhh kenapahh nikamt sekalihhh”
terus melenguh dan mendesah, gerakannya semakin cepat, kyuhyun menggeram, yeji wanita ternikamat dan tersempit dari semua wanita yang pernah ia tiduri, kyuhyun mulai menggerakkan pinggulnya naik turun, membuat miliknya semakin melesak masuk kedalam yeji,
“ouhhhh boo akhhh kau sempithhh”
Kyuhyun menekan pinggang yeji, milik mereka benar benar bersatu dengan sangat amat baik,
“yeji akhhhhhh”
kyuhyun menyemprotkan spermanya keras ke dalam rahim yeji, yeji melemas ambruk diatas tubuh kyuhyun, dia juga baru mendapatkan orgasme keduanya.
“sekali lagi boo, aku akan membuatmu hamil” kyuhyun segera bangun dan memangku yeji, bergerak lambat namun intens, yeji hanya bisa melenguh menikmati hentakan hentakan yang kyuhyun ciptakan.
Pagi itu kyuhyun sudah siap berangkat kekantor, dielusnya pelan wajah yeji sambil tersenyum aneh, moodnya benar benar baik sejak tadi malam bertemu yeji.
“nghhh”
yeji melenguh merasakan tangan kyuhyun, matanya mengerejap ngerjap, sampai akhirnya terbuka sempurna.
“pagi sayang”
kyuhyun mengecup bibir yeji sebentar kemudian kembali menatap yeji
“berapa umurmu sekarang lee yeji? bahkan kau masih tidak bisa bangun pagi” kyuhyun terkekeh, dulu di SNS yeji selalu mengeluh kepada kyuhyun kalau dia tidak bisa bangun pagi.
“aku baru 23 tahun kyu”
“arraseo, aku ada rapat hari ini, setelah mandi, langsung sarapan aku sudah membuat nasi goreng untukmu, ahh dan kabari temanmu kalau kau sekarang akan tinggal bersama ku, dia benar benar mengganggu menelfon terus dari tadi malam”
teman? tinggal bersama kyuhyun?
“apa kita akan?”
“tentu, kau bilang ingin membantuku bahagia, aku akan bahagia jika kau tinggal bersamaku, aku berangkat dulu sayang, jaga diri”
kyuhyun mengecup kepala yeji dan berlalu.
yeji masih terpaku, diraihnya ponsel yg berada di nakas samping tempat tidur, “ASTAGA LEE DONGHAE” teriaknya, donghae pasti kuatir, dia tidak mengabari donghae apapun semalam, segera yeji bergegas mandi sarapan dan pergi menuju apertemen donghae.
Donghae duduk dengan wajah kusut, dimana sebenarnya yeji, bahkan dia melewati rapatnya hari ini, yeji benar-benar berpengaruh, bagaimana jika terjadi sesuatu pada tunangannya itu?.
Tiba-tiba seseorang berteriak teriak membuat donghae bangun dari duduknya.
“donghae oppa”
lirih yeji sambil menangis, donghae segera memeluk tunangannya itu. “bodoh, semalam kemana saja, kau membuatku sangat khawatir” donghae menangis, dia benar benar panik dan ketakutan.
donghae melepaskan pelukannya dan menangkup wajah yeji
“kau.. baik baik saja sayang?” tanya donghae, yeji mengangguk, segera memeluk donghae lagi, entahlah semalaman melupakan donghae membuatnya benar benar merindukan donghae sekarang.
“mianhae…” lirih yeji, dia tau betul seberapa cintanya donghae terhadap dirinya, dia juga sangat menyayangi donghae, tapi kejadian semalam kembali menyadarkannya, orang yang sangat dia cintai membutuhkan dirinya agar bisa bahagia, bagaimana dia akan memberitau donghae? donghae pasti sangat terluka, tapi dia juga ingin membuat kyuhyun bahagia, itu janjinya.
“kau sudah makan?” tanya donghae, yeji mengangguk, “ceritakan kau kemana saja tadi malam” donghae memapah tubuh yeji agar terduduk di sofa.
“oppa aku., aku benar benar minta maaf”
“kenapa? apa yang terjadi sebenarnya sayang?” perasaan donghae mulai tidak baik, kenapa wanitanya sedikit aneh pagi ini.
“katakan apapun itu, tidak ada yang boleh disembunyikan bukan? sebentar lagi kita akan menikah, kau tidak boleh canggung seperti ini”
“donghae oppa, aku takut. aku tidak bisa, aku tidak ingin menyakitimu terus, pernikahan kita, kita batalkan saja otte?” yeji menatap wajah donghae yang mulai menegang, ketakutan donghae terjadi, tidak tidak bisa, bagaimanapun juga yeji hanya akan menjadi milik lee dong hae.
“jangan bercanda pagi pagi seperti ini, aku tidak suka” ketus donghae
“aku menjanjikan kebahagian untuk pria lain lee dong hae, aku pernah berjanji dan tentu saja aku harus menepatinya”
“TIDAK, yeji katakan kau hanya mencintaiku” donghae mengguncang tubuh yeji, fakta bahwa yeji menyimpan seseorang dihatinya sangat membuatnya sakit.
“siwon sudah mati bagaimana bisa kau akan membahagiakannya lee yeji”
donghae terisak. yeji menangkup wajah donghae, menghapus air mata donghae, dia menyayangi dan mencintai lee donghae, namun perasaannya sudah pasti milik cho kyuhyun, saat bertemu kyuhyun semalam, membuat cintanya untuk orang orang disekitarnya musnah, dan terserap oleh cintanya untuk kyuhyun.
dia akan mengorbankan apapun untuk membuat cho kyuhyun bahagia.
“bukan choi siwon, maafkan aku, aku mencintaimu, namun ketika orang itu datang, tidak ada ruang yang tersisa lee donghae, aku sudah memutuskan akan membuatnya bahagia bagaimanapun caranya, aku benar benar minta maaf, aku akan mengorbankan apapun untuk kebahagiannya, aku mohon maafkan aku”
“tidak lee yeji ini salah, kau tidak seharusnya seperti itu, dia mungkin saja tidak mencintaimu, TINDAKANMU SALAH LEE YEJI!!!” bentak donghae
“tidak ada yang salah, semua orang memiliki jalan sendiri untuk cinta mereka”
“Tidak yeji jangan seperti ini, kita akan menikah sebentar lagi, tatap aku yeji, akulah orang yang mencintaimu begitu besar, bagaiamana bisa, oh tuhan yeji aku mohon”
“maafkan aku oppa, aku dan kyuhyun saling mencintai” yeji terisak, dia bukan orang yang tega melihat orang lain memohon seperti ini, namun lagi lagi hanya karna kyuhyun, dia menjadi orang lain dan kehilangan jati dirinya sendiri. donghae bungkam, meninggalkan yeji, dia butuh mendinginkan kepalanya, wanita itu baru saja menghancurkan mimpinya selama beberapa tahun belakangan ini. wanita itu baru saja membuatnya patah hati.
***
Yeji meninggalkan donghae untuk kyuhyun, dia memikirkan keluarganya yang pasti kecewa akan sikapnya, dia sendiri merasa gila, sejak pertengkarannya dengan donghae yeji mengemasi barang barangnya dan menuju tempatnya yang baru, diamana dia akan memandu kasih dengan cho kyuhyun. yeji akan menutup rapat masalah ini dari kyuhyun, dia tidak ingin kyuhyun merasa bersalah, kyuhyun hanya perlu merasakan kebahagiaan, tidak boleh yang lain. selama kyuhyun bahagia, dia tidak akan pernah menyesali keputusannya ini. hidupnya hanya untuk seorang cho kyu hyun.
yeji sedang merenung di balkon kamarnya dengan kyuhyun, tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang, mencium pucuk kepalanya
“memikirkan sesuatu?” tanya pria itu, sambil menyelipkan kepalanya diantara lekukan leher yeji, mengecupnya sesekali
“hmmm” yeji hanya bergumam dan mengelus tangan kyuhyun.
“maafkan aku, karna aku pertunanganmu berantakan seperti ini” yeji membalik badannya dan menatap kyuhyun terkejut. pria ini tau?
kyuhyun menarik pinggang yeji agar tubuh mereka menempel, matanya terus menatap yeji
“tadi aku bertemu dengan mantan relasi bisnisku, Dia mendatangiku ke kantor dan mengata ngataiku” kyuhyun terkekeh
“dia memintaku meninggalkan tunangannya, Ya Lee Donghae memintaku meninggalkan Lee Yeji” kyuhyun menatap yeji sendu
“tapi maaf saja, aku sudah berjanji tidak akan pernah melepaskanmu, kau sejak awal diciptakan hanya untuk seorang cho kyuhyun, meskipun kita bertemu baru kemarin, tapi tidak ada yang tau, cinta kita sudah sangat saling mengenal sejak enam tahun lalu.
Lee Yeji, apapun yang terjadi jangan pernah meninggalkanku hmm? aku minta maaf harus memintamu untuk meninggalkan keluargamu, dan semua kehidupanmu dulu, aku hanya ingin kau selalu bersamaku membuka lembaran baru dan mengubur kenanganmu yang lalu”
yeji menatap kyuhyun dalam
“Lee Yeji hanya milik Cho Kyuhyun” ucap yeji tersenyum manis, meraih bibir tebal kyuhyun, menciumnya dengan lembut. kyuhyun lega, setidaknya dia tau yeji tidak akan pernah meninggalkannya.
“kita akan segera menikah, aku minta maaf, aku adalah sebatang kara, semua keluargaku sudah meninggal karna kecelakaan kau tidak akan punya orang tua mertua ” lirih kyuhyun
“kau selalu saja minta maaf, bukankah aku sudah bilang kau tidak pernah salah? kalau begitu mari membangun keluarga kecil kita dari sekarang” pipi yeji memerah ketika membayangkan menikah dengan kyuhyun dan memiliki seorang anak.
Cupp
kyuhyun mencium pipi merah yeji “tentu saja nyonya cho, aku pastikan akan membahagiakanmu, dan anak-anak kita nanti” kekeh kyuhyun.
Suatu saat kau pasti akan meninggalkan keluargamu untuk seseorang yang akan menjadi masa depanmu, hanya saja caranya memang berbeda-beda, meninggalkan mereka dengan penuh kebahagian, atau penuh kesedian? meninggalkan mereka dengan senyuman atau tangisan? begitupun juga sisi keluargamu, apakah mereka melepasmu dengan tulus? atau dengan ketidak rela an? aku tidak pernah ingin meninggalkan mereka seperti ini, membuat mereka penuh dengan kekecewaan, namun ini adalah jalan yang telah aku pulih, aku tidak akan pernah menyesalinya-Lee Yeji.
setulus apapun cinta itu, tetap akan ada sisi yang terluka. ketahuilah dimana ada cinta pasti akan ada luka
end. :v
cerianya gaje ya, aneh ya dan, SANGAT PANJANG atau SANGAT PENDEK? konfliknya datar dan ngebosenin ya? nc nya gak hot kan? wkwk tetap saja tolong di review :’) Saran sarannya sangat dibutuhkan. ^^~
saya sudah berusaha meminimalisir typo –v maaf kalo berantakan, ngetiknya dari hp soalnya –v

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: