Wolf (Magic Fantasy)

0
ff nc sehun kai exo
Tittle : Wolf ( Magic Fantasy )
Cast : Oh Sehun // Kim Jong In
OC : Temukan sendiri
Author : KKB a.k.a Mby
Genre : Fantasy, Yaoi, romance, Mystery, Dll
Summary : (?)
Sehun masih merasakan pelukan hangat Eommanya. Isakannya tidak bisa berhenti sedari tadi. Kini mereka sudah berada di ruang tamu. Suasana disana tetap hening, hanya sesekali terdengar isakan Sehun.

Tak ada yang berniat untuk membuka mulutnya. Mereka seolah tau apa yang Sehun rasakan saat itu. Bahkan 2 makhluk asing itu pun masih menatap Sehun dengan rasa kasihan.
” Appa~ ” Sehun yang akhirnya berani untuk membuka mulutnya. Sang Appa pun segera menoleh kearahnya dengan tatapan khawatir.
” Ne Sehun-a? ”
” Aku.. Bukan anakmu? ”
‘ Deg ‘
Ketakutan sang Appa pun kini semakin menjadi saat anaknya telah mengucapkan kata kata yang tidak ingin ia dengar sama sekali.
” Tidak Sehun-a, kau anak ku ”
” Gotjimal ”
” … Ahjussi~ kalian tau siapa Appa ku? ” kini pandangan Sehun beralih pada 2 Makhluk asing yang tak ia kenal.
Salah satu dari kedua Makhluk itu membuka jubahnya. Sehun sedikit terkejut dengan wujud Ahjussi itu. Wujudnya hampir mirip dengan Sehun. Rambut, warna mata, Kulit. Sehun sedikit senang karna ada juga seseorang yang mirip dengannya.
” Tuan muda.. Bisakah saya menjelaskan nya terlebih dahulu padamu? ”
” Aku tak ingin mendengar penjelasan! Antarkan aku langsung pada Appa ku! ”
Mr. Oh dan juga Mrs. Oh langsung menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. ” Sehun-a~ ” lirih eomma nya lembut.
” Wae Eomma? Aku hanya ingin bertemu dengannya. Aku penasaran dengan orang itu. Tak bisa kah? ”
” Tuan muda.. Kau bisa bertemu dengannya. Namun.. Kau mungkin tak akan bisa kembali kesini lagi ” ucap salah satu Namja disampingnya yang sedari tadi hanya diam.
” Maksudmu? Apakah tempat ia tinggal jauh? Atau apa? ”
” Ya, sangat jauh ”
” Dimana dia tinggal? ”
” Dia tidak tinggal dibumi tuan muda. Dia tinggal di Exo Planet ”
Sehun menatap dua namja itu. Ia sempat berfikir Kedua Namja itu bodoh atau gila? Planet apa itu? Exo Planet? Tak pernah ia dengar Planet itu dalam sebuah buku atau artikel.
” Cih.. Kalian menakut-nakutiku eoh? Aku tak takut! Bawa aku padanya! ” kini Sehun beranjak berdiri. Menyisakan sang Ibu yang gelisah. Ia tak ingin kehilangan putra kesayangannya ini. Terlebih lagi, disana ia akan berperang. Ia tak mau putra nya pergi secepat ini.
” Sehun-a, jebal~ jangan lakukan itu. Tetaplah disini. Jangan pergi bersama mereka ” Yoon Hee mengeratkan pegangannya pada lengan Sehun.
” Ne Sehun-a~ appa tak akan membiarkan mereka membawamu. Kalian pergilah! Kami tak membutuhkan kalian- ”
” Ahjussi, tolong datang lagi besok ” ucap Sehun yang berhasil membuat kedua orang tua nya tercengkang.
” Ne Tuan Muda. Permisi ”
Kedua namja itu pun pergi dibalik pintu. Kedua pasangan suami istri itu pun bungkam. Mereka tak tau apa yang harus mereka lakukan. Sehun benar benar keras kepala.
” Aku ingin tidur ” Sehun pun beranjak meninggalkan kedua orang tua nya itu memasuki kamar tidurnya.
Sehun memasuki kamarnya bersama dengan adik laki lakinya, Sejin. Ia menghentikan langkahnya lalu menatap Sejin yang tertidur pulas diatas ranjangnya.
” Kau.. Sangat beruntung Sejin-ah ”
—o—
Sinar matahari pagi mengusik tidur seorang namja tampan dengan rambut putihnya yang keperakan. Namja itu menerjapkan matanya perlahan belum terbiasa dengan cahaya matahari yang mengganggu tidurnya itu.
‘ Cklek ‘ tak lama kemudian pintu kamar pun terbuka dan menampakan seorang yeoja cantik paruh baya yang bernotabe sebagai ibunya.
” Kau sudah bangun? ” 
Sehun merenggangkan tubuhnya. Lalu mendudukan dirinya diatas kasur empuk tersebut. ” Ne ” jawabnya singkat.
” Sehun-a~ kau benar benar akan pergi? ”
Sehun terdiam. Tak menatap ibu nya itu. Perlahan ia menganggukan kepalanya.
” Mereka bilang aku memang sudah ditakdirkan untuk menjadi penerus nya. Huh, aku bahkan tak tau apa yang akan kulakukan disana. Hanya saja.. Hatiku berkata ‘ Orang itu ‘ membutuhkan ku sekarang ”
Yoon Hee menatap putra nya itu dalam. Bukankah jiwa pemimpin Min Jun itu sangat menurun pada anaknya itu? Yoon Hee seperti melihat sosok itu dalam matanya.
” Aku yakin kau bisa. Kau anak Eomma yang paling kuat. Kalahkan mereka dan kembali bersama ku. Ne? ” Yoon Hee menatap putra sulungnya itu cemas. Sangat tertampak pada manik mata indahnya itu.
” Tenang saja eomma ”
” Ahh~ ini.. ” Yoon Hee membuka sebuah kotak berwarna Ungu yang hampir mirip dengan matanya itu. Terlihat sebuah kalung. Kalung?
” Apa itu Eomma? ”
” Ini.. Milik ayahmu, ia memberikan ini sebelum ia meninggalkan kami. Pakailah ”
Sehun meraih kalung dari kotak tersebut. Dengan sedikit keraguan ia memakai kalung tersebut. Mata nya terbelalak melihat kalung itu mengeluarkan sinar. Namun perlahan sinar itu menghilang.
” Mandilah.. Aku akan membereskan pakaianmu ” Yoon Hee mengelus surai putih tersebut lalu berlalu.
‘ Exo Planet, aku datang ‘
—o—
-24.05 KST-
Sebuah keluarga kecil itu terdiam disebuah ruangan tamu dirumahnya. Mereka menunggu kedatangan seseorang yang beberapa waktu ini datang menemui mereka untuk membawa putra sulung mereka pergi.
” Sehun-a~ ” Suara berat itu terdengar sangat lirih ditelinga seorang Oh Sehun. Ia menatap manik mata ayahnya yang berkaca-kaca. 
” Ne Appa? ”
Hati seorang Ayah itu seolah luluh saat mendengar sang Anak memanggilnya dengan sebutan ‘ Appa ‘. Meski ia sadari namja bersurai Putih itu bukanlah anak kandungnya.
” Gomawo.. ”
” Untuk apa? ”
” Sudah menganggapku ayahmu ” 
Pertahanan itu pun jebol dengan sendirinya. Tak hanya Sang Ayah dan juga Ibunya yang menangis pilu. Kini Sehun pun meneteskan air matanya.
Bagaimana pun juga, selama 17 tahun ini Appa nya selalu memberikan sesuatu yang sangat membuatnya nyaman dan bahagia.
” Saengil Chukhahanda Oh Sehun. Aku menyayangimu, anakku ” tanpa basa basi Sang Ayah pun memeluk tubuh rapuh itu membirkannya terisak dalam pelukannya.
” Aku juga menyayangimu Appa ” Sehun tak pernah menangis separah ini. Ia pun tak pernah melihat Ayahnya menangis. Ia benar-benar merasa terpukul akan takdir nya saat ini.
Yoon Hee tak kalah terisak melihat Mini-drama dari anak dan juga suaminya itu. Jika tak berdosa ia ingin menyalahkan takdir yang memisahkan mereka.
Tak lama kemudian suara pintu pun terketuk. Membuat mereka menghentikan aktivitas menangisnya.
Mr. Oh membuka pintu rumahnya itu, dan diikuti oleh Sehun yang akan keluar dari rumah yang ia tinggali selama 17 tahun lalu.
” Eomma, Appa.. Aku pergi ne? Titipkan salam ku pada Sejin jika ia mencariku ”
Kedua orang tua itu mengangguk. Ia sudah merelakan anaknya itu melanjutkan takdirnya. Jika memang takdir itu berpihak padanya. Ia ingin suatu saat nanti bertemu kembali dengan keluarga kecil itu.
” Jaga dirimu baik baik nak ” ucap sang Eomma terakhir kali sebelum Sehun menghilang memasuki sebuah piring terbang atau biasa disebut UFO itu.
—o—
” Ahjussi~ apakah masih lama? ” Sehun mendekati seorang Namja yang tengah mengendalikan UFO ini.
” Ada apa tuan? Kau lapar? Perjalanan masih sekitar 5 jam lagi, namun berbeda dengan waktu di bumi. 5 jam berarti kita sudah selama 3 bulan di bumi ” Jelas sang Maid yang bernama Eun Hyuk itu.
” Mwo? ” Sehun menganga. Ternyata perbedaan waktu saat didalam UFO ini berbeda jauh dengan keadaan di Bumi.
” Haaahh~ masih lama.. Aku lapar Ahjussi ” Ucap Sehun jujur mengusap usap perutnya memang seharian dia belum makan karna terus memikirkan hal ini.
” Tuan muda lapar? Mintalah pada Min Ho, ia akan siapkan makanan untuk tuan ”
” Min Ho? Aku bahkan tak tau yang mana itu Min Ho ”
Eun Hyuk menghela nafasnya. Sikapnya tak jauh beda dari Raja nya itu. Namun Sehun terlihat sangat menggemaskan. Menggemaskan? Ia kan namja -_-
Tak lama kemudian seorang Maid muncul. Ia berbadan tinggi dan terlihat kekar. Matanya besar dan kornea berwarna ungu.
” Min Ho, siapkan makanan untuk Tuan Muda Sehun ” perintah Eun Hyuk. Min Ho pun membungkuk dan meninggalkan mereka yang pasti menuju dapur.
” Tuan Muda Sehun~ ” panggil Eun Hyuk yang membuat Sehun pun menoleh.
” Ne? ”
” Pelajarilah bahasa disana.. Dan pelajari tentangnya. Kau bisa? ”
Sehun menghela nafasnya. Ia malas. Sangat malas. Namun ia segera melawan ego nya itu. Ia ada misi datang ke Planet itu. Bukan untuk main main.
” Jadi.. Bagaimana aku bisa belajar? ”
—o—
Terlihat beberapa tumpuk buku tergeletak diatas meja yang didesain sangat unik. Namja berkulit pucat itu menidurkan dirinya diatas sofa, tangannya dengan setia membuka setiap buku-buku yang semakin lama ia semakin menarik saat membacanya.
‘ Tok tok tok ‘
Sehun menoleh. Pintu kamarnya yang berada didalam UFO itu terketuk. Ia yakin salah satu Maid lah yang mengetuk pintu tersebut.
” Masuklah~ ” Ucap sehun, lalu kembali membaca buku buku tersebut.
” Saatnya makan ” begitu mendengar kata ‘ Makan ‘ Sehun pun bangkit dengan semangat. Ini lah yang sangat ia tunggu.
” Whoaa~ kita lihat apa yang kita mak..
” … Kan? ” Namja tampan itu menggantungkan kalimatnya melihat makanan yang ia rasa menjijikan. Ia berfikir makanan itu adalah lumut yang kental. Hijau, berlendir.
Jika ia tidak punya sopan santun ia sudah muntah dihadapan Maid nya itu. Jujur saja, saat ini ia sudah sedikit mual.
” Kenapa tidak dimakan? ” tanya Eun Hyuk cemas dengan perubahan ekspresi diwajah Se Hun.
” Kau yakin ini bisa dimakan? ” tanya nya hati hati takut menyinggung perasaan Maid yang baru dikenalnya beberapa saat lalu.
” Tentu. Ini sangat enak ” Eun Hyuk tersenyum kepada namja Tampan dihadapannya.
” Kau yakin? Maksudku.. Dari cover nya saja begini ” nyaris saja Sehun muntah dihadapan Eun Hyuk. Untung saja ia menutup mulutnya untuk menahan rasa mualnya itu.
” Cobalah ” lagi lagi Eun Hyuk tersenyum. Senyum yang sangat meyakinkan. 
Sehun pun meraih sendok yang berada disebelah mangkuk makanan itu. Ia mengambil sedkit. Hanya sedikit makanan aneh itu lalu menyuapkan makanan itu kemulutnya.
Mungkin saja saat itu Sehun akan muntah. Namun tidak. Justru ia merasa kagum dengan makanan itu. Enak. Ya sangat enak.
Dengan lahap nya Sehun memakan makanan itu meninggalkan Eunhyuk yang tersenyum geli melihat tingkah Tuan Mudanya itu.
” Aahh kenyang ” Sehun meraih sebuah gelas yang berisi air berwarna biru muda. Ia kira itu milkshake atau apa, ternyata rasanya sama seperti Air Mineral.
” Tuan Muda.. Ada yang ingin aku berikan kepadamu ”
” Apa itu? ”
Eun Hyuk mengeluarkan kotak peti yang mirip dengan Ibunya berikan pagi tadi namun ukurannya lebih kecil.
Dibukanya kotak tersebut, dan menampakan sebuah Gelang berwarna Ungu cerah.. Dan terlihat.. Sangat indah.
” Itu gelang apa? ”
Tanpa berkata kata, Eunhyuk memberikan gelang tersebut. Sehun pun menerimanya, ia kenakan gelang itu. Sama dengan kalungnya, saat dipakai gelang itu mengeluarkan sinar seperti dikeluarkan kalungnya.
” Nanti akan kupakai lagi ” Sehun hendak melepaskan gelang tersebut namun gelang itu seolah tak ingin ia lepaskan. Gelang itu justru mencengkram pergelangan tangan Sehun dengan sangat kuat.
” Aagghhh ahjussi.. Ada apa ini? ” Sehun memegang erat pergelangan tangannya.
” A.. Aku tak tau Tuan, apakah itu tak bisa dilepaskan? ” Eun Hyuk pun ikut khawatir dengan gelang yang mencengkram kuat lengan Tuan Mudanya. Gelang itu mengeluarkan sinar yang sangat terang. Begitu juga kalung yang ia pakai cahaya nya sangat kuat.
Eunhyuk terkejut melihat Tuan Mudanya itu. Rambutnya yang tadinya masih menyisakan beberapa helai berwarna Hitam, kini memutih dengan sempurna. Kulitnya semakin putih pucat. Tak lama keluarlah gigi taring tajam. Matanya pun seperti menyala nyala.
UFO yang ia kendarai pun seolah terjadi sebuah masalah. Getaran yang cukup kuat seolah menghantam UFO itu. Diruangan tempat Eun Hyuk dan Juga Sehun berada mulai tumbuh rumput liar yang entah dari mana.
” Aaarrrggghhhh ” jerit Sehun menyerupai seekor srigala. Ya. Wujudnya telah sempurna menjadi seekor srigala putih.
” Tuan Muda~ apa yang terjadi? ” Eun Hyuk dengan grasak grusuknya segera mengambil sebuah Jimat dari kotak itu dan menempelkannya pada Sehun. Tuan muda nya itu terbaring lemah. Perlahan wujudnya kembali seperti semula.
—o—
Sehun membuka matanya. Ia edarkan penglihatannya keruangan ini. Ia merasa ruangan itu berbeda dari kamarnya.
” Kau sudah bangun Tuan? ” Sehun terkejut dengan suara yang tiba-tiba ia dengar.
” Dimana aku? ” 
” Kami memindahkan kamarmu. Kau tau? Kamar mu sebelum ini sudah penuh dengan tanaman liar ”
Sehun memijit kepalanya yang masih terasa pening. Dilihatnya Gelang ungu yang masih melingkar di tangannya. ‘ Gelang apa ini sebenarnya? ‘
” Tuan~ sebentar lagi kita sampai ” Sehun menoleh. Terlihat ekspresi kegembiraan diwajahnya.
” Jinjja? ”
” Iya. Kau ingin lihat pemandangan diluar? ”
Sehun mengangguk. Sungguh, ia sangat penasaran dengan planet ini. Planet seperti apa sebenarnya ini? 
Sehun pun mengikuti Eun Hyuk untuk menuju jendela. Jendela dimana Sehun bisa melihat keluar.
” Silahkan Tuan Muda ” ucap Eun Hyuk mempersilahkan.
Sehun menatap keluar jendela. Ia takjub dengan pemandangan yang ia lihat sekarang. Mirip dengan bumi. Hanya saja, Langit Planet itu berwarna Ungu. Seperti matanya.
” Whoaa~ daebaakk ” mereka semakin dekat dengan Planet itu. Seolah akan mendaratkan UFO nya. Sehun melihat beberapa orang yang berlalu lalang. Tampilannya tak jauh beda dengan manusia Bumi.
Sehun yakin. Ia akan sangat betah disini. Sehun melihat sebuah istana megah disana. ‘ Apakah itu tempat ayah? ‘ gumamnya.
” Kita sampai Tuan. Silahkan turun ” 
Tanpa basa basi, Sehun menuruni Piring Terbang ini. Pandangannya tak lepas dari pemandangan disana. Seandainya saja ia membawa kamera, ia sudah memotren semua pemandangan itu.
” Heeeiii~ minggirrr!!! ” 
Sehun yang belum terlalu mengerti dengan bahasa Planet disana. Tak mengindahkan teriakan seseorang yang menyuruhnya untuk minggir. Ia tetap mengfokuskan penglihatannya pada sekelilingnya.
” Minggirrr!!! Aaaaaa.. ”
‘ Brrrruuuuukkkk ‘
1
2
3
Dalam 3 detik. Sehun melihat wajah cantik dihadapannya. Sangat cantik. Matanya bulat seperti kelereng. Dan juga.. Tubuhnya yang mungil itu.
” Kau tak mengerti apa yang aku katakan? ” ucap nya dengan bahasa Planet yang ia tinggali itu. Sehun menyerengit bingung.
” Yakk~ Eunhyuk-ah, apa yang dia katakan? ”
Eun Hyuk menoleh, ia tersenyum melihat posisi Sehun saat itu. Dimana Sehun ditindih oleh seseorang yang tidak ia kenal.
” Kau bicara apa? Bahasa apa itu? ” Kata anak itu lagi penasaran. Sehun menoleh menatap seseorang dihadapannya itu. Jarak wajahnya hanya berjarak beberapa centi dari wajah Sehun.
‘ Deg Deg Deg ‘ 
” Kau tidak mendengar apa yang aku katakan? ” katanya lagi.
Kini Eun Hyuk mulai membantu anak itu berdiri. Sehun pun ikut bangun, lalu menduduki rumput yang berwarna Pink itu.
” Luhan.. Dia tidak mengerti apa yang kamu katakan. Dia masih baru disini. Maklumilah ” Ucap Eun Hyuk dengan bahasanya. Membuat Sehun menggaruk tengkuknya bingung dengan apa yang mereka katakan.
” Pantas saja~ paman aku pergi dulu ya? Aku bisa telat kesekolahan ” Eun Hyuk mengangguk, lalu anak yang bernama Luhan itu pun mengangkat skuternya.
” Maafkan aku ” ucapnya Kepada Sehun yang masih duduk. Sehun tersenyum, ia rasa ia mengerti ucapan anak itu. Walau ia tak yakin.
TBC

Fc Populer:

Tags: , ,
  • thor apa tak ada lanjutan untuk ff`y,,??
    aku suka ff`y,, cerita`y keren, klo bisa ksi lnjutan`y yhc thor *puppy eyes*

%d blogger menyukai ini: