Mwo!! Should be delayed,, Wae?? 1

0
– Author : Hiu4
– Title : Mwo!! Should be delayed,, Wae?? {sequel of your eyes} part 1 of 2
– Genre : married life, romance, comedy(??)
– Rate : NC-21
– Lenght : twoshot
– Cast :
– Cho Kyuhyun
– Shin/ Cho Hyora(OC)

ETC~~
Annyeoong….
saya kembali#tebartomcat -___-” ada yang ingat dengan saya?? #gaada T__T
okeh, ini adalah sequel dari ‘Your Eyes’#eaaaa~~
terimakasih untuk yang sudah mau baca… saya juga gak tau kenapa masih nekad bikin sequel kek gini#mewek

PS: seperti yang kemaren, ini ff gajeh sekaleh*halah* jadi jangan salahkan saya kalo anda muntah yak#plakplakkk~~
baca bismilah sebelom baca dan istighfar setelah baca#digaplok…
Wookey… happy reading All…. Give your coment if you like it…^^
hwaiting…. (o/)
_Hyora POV_
Aku benar benar masih belum percaya dengan keadaanku sekarang ini. Ku tatap tubuhku yang di balut gaun putih sederhana namun terkesan anggun.
Ku gelengkan kepalaku, menepis berbagai fikiran yang berseliweran di kepalaku. “eomma, ini bukan mimpi kan??” ku cubit punggung tanganku, hasilnya… sakit tentu saja.
terdengar suara pintu berderit, aku belum berani menoleh ke sumbernya. Jantungku berdegup sangat kencang. mencium aromanya saja, aku sangat tau siapa itu.
” kau tidak mau mandi Hyo??” bingo!!… suara berat dan err.. sexy itu, siapa lagi kalau bukan dia… ya, Cho Kyuhyun. namja yang beberapa jam lalu menjadi ‘suamiku’.
” Hyo-ya… gwenchana??” Aroma itu semakin kentara menyapa penciumanku. aku masih mematung di sini, wajahku memanas.. hey,,,, ini salah!! ada apa denganku???
kurasakan tangannya yang hangat itu menyentuh punggungku yang terbuka, kembali mentransfer jutaan volt listrik di sekujur tubuhku.dengan segenap kekuatan yang aku punya, ku dongakkan wajahku untuk menatapnya langsung..
Degg~~
Demi Kim Jaejong JYJ ….apa yang kulihat ini berhasil membuat sistem syarafku lumpuh total. wajahku memanas kembali, mendapati Kyuhyun membungkukkan sedikit tubuhnya. tapi bukan itu masalahnya, ia melepas seluruh kancing kemeja putihnya… sehingga membuatku mau tak mau menonton kembali dada bidang dan juga otot perutnya itu.
Astaga!!!…. kenapa otakku jadi mesum begini!! Cho Kyuhyun,,, kau apakan aku??? >,
” ya! kenapa kau diam saja?? kau marah padaku eh??”. Ku lihat Kyuhyun berkacak pinggang, ku gelengkan lagi kepalaku.”an__aniya… aku,, aku hanya lelah saja” sial, kenapa aku jadi gugup begini…
” jeongmal??” mata Kyuhyun menyipit. aih… perasaanku tidak enak sekarang. Kyuhyun memamerkan smirk jeleknya itu, membuatku bergidik.
” ya!! jangan menatapku seperti itu!!… mengerikan__tsskk”aisshh… namja ini. bukannya menyingkir dariku, justru ia malah semakin mendekatiku dengan wajah mesumnya itu.. membuatku terpojok, terhimpit tubuhnya dan juga headboard ranjang.
“apa tidak boleh, menatap istri sendiri hum??” Kyuhyun semakin menghimpitku. tiba tiba kejadian kemarin malam kembali berputar di kepalaku. ku pejamkan mataku saat ia semakin mencondongkan wajahnya, menanti apa yang akan ia lakulan.
sepersekian detik aku tak merasakan apapun, ku buka kembali mataku. Kyuhyun menatapku dengan senyuman manisnya itu. perlahan tangannya menyentuh pipi kananku, mengelusnya pelan. mengendurkan syarafku yang tegang.
Di kecupnya keningku dengan amat lembut, entah apa maksudnya?? jujur perlakuannya ini membuatku sangat nyaman. “terimakasih sudah menerimaku Cho Hyora,,,, terimakasih ” gumamnya sesaat setelah melepaskan ciumannya. sorot matanya begitu meneduhkan, ia menggenggam ke dua tanganku lantas menciumnya sekilas.
” saranghae Cho Hyora” lirihnya sebelum menempelkan bibirnya pada bibirku, menyesapnya pelan lalu melepasnya kembali. aku masih belum mampu mengeluarkan sepatah katapun, ini semua terlalu indah bagiku.
“mandilah, kau pasti lelah” gumamnya, ia mengusap kepalaku lantas beranjak keluar kamar. aku masih saja betah menonton punggungnya menjauh, lalu hilang di balik pintu.
keterlaluan!!! kenapa jantungku ini tak tau diri sekali…
_Hyora POV end_
_Author POV_
Hyora melenguh pelan saat di rasa ada yang lain pada dirinya. perlahan kelopak matanya mengerjap beberapa kali, dan saat matanya terbuka sempurna… pemandangan pertama yang ia lihat adalah wajah polos suaminya.
Hyora tersenyum simpul, betapa imutnya suaminya ini. dengan gerakan pelan, di lepaskannya tangan Kyuhyun yang melingkari pinggangnya. yeoja itu turun dari tempat tidurnya, dan berniat turun ke bawah …. membantu menyiapkan sarapan.
Saat Hyora baru sampai di pantry dapur, ia mendapati sang ibu tengah sibuk dengan bahan makanannya. ” ada yang bisa aku bantu eomma??” Nyonya Cho menoleh dan tersenyum. “aniya sayang, kenapa bangun jam segini hum??” sontak pertanyaan Nyonya Cho membuat Hyora salah tingkah, yeoja itu menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal.
Nyonya Cho tersenyum geli menanggapi kelakuan putrinya itu.” kajja bangunkan si tukang tidur itu Hyo, kalian ada kelas kan??” tanya Nyonya Cho lembut. Hyora mengangguk, lantas naik ke kamarnya lagi.
Saat Hyora membuka pintu kamarnya, ia menemukan Kyuhyun tengah duduk dan menyandarkan punggungnya pada headboard ranjang. “eh, sudah bangun?? sejak kapan??”
“sejak kau melepaskan pelukanku, lantas pergi meninggalkanku” omel Kyuhyun sambil menggembungkan pipinya.
Sementara Hyora, hanya menatap Kyuhyun tanpa expresi -____-”
“Sudah bicaranya??, mandilah..aku siapkan air hangat oke??” Hyora berkata seraya memasang tampang imutnya. “Shireo!! sebelum kau memenuhi kewajibanmu !!!” tolak Kyuhyun, melipat kedua tangannya di depan dadanya.
” maksudmu apa??” Hyora memutar bola matanya, seperti sedang berfikir. ” oh, itu….” Kyuhyun yang mendengarnya pun menatap Hyora denga mata berbinar.
Hyora mendekat ke arah Kyuhyun, lantas mendudukkan(??) tubuhnya tepat di hadapan Kyuhyun. Senyum Kyuhyun mengembang sempurna saat Hyora mulai mencondongkan wajahnya. ” tutup matamu” bisik Hyora, Kyuhyun menurut.
Satu menit…
Dua menit…
Yeoja itu menutup mulutnya, guna meredam tawanya yang sebentar lagi akan meledak. Namja itu mengerutkan keningnya ‘kenapa tidak terjadi apa apa??’ batinnya.
karena terlalu lama, Kyuhyun akhirnya membuka matanya. tepat di saat itu juga, Hyora melesat masuk ke dalam kamar mandi.
Brakkkk~~
“bwahahahaha…. mukamu lucu sekali Kyuhyun-ah….hahaahahaa!!!” pekik Hyora dari dalam kamar mandi. Kyuhyun yang kesal hanya dapat mengacak ngacak rambutnya.
sedetik kemudian, salah satu sudut bibirnya tertarik membentuk sebuah seringaian yang mengotori wajah tampannya. Kyuhyun yang masih duduk manis di atas ranjangnya, mulai merancang ‘hukuman’ apa yang pantas untuk istrinya ini.
menggelitikinya sampai menangis atau… menjitak kepalanya mungkin??. “kkk~” namja itu terkekeh senang.
beberapa menit berlalu,tiba tiba terdengar teriakan dari dalam kamar mandi. “kyuuuu…..tolong…!!!” . tanpa pikir panjang, Kyuhyun lantas menghampiri pintu kamar mandi. ” ya! waegeurae?? buka pintunya hyo…!!” seru Kyuhyun panik sambil menggedor pintu kamar mandi .
perlahan pintu itu terbuka. “a__ada… kecoa kyu__”. lirih Hyora, Kyuhyun mengikuti arah yang Hyora tunjukkan.
” cih preman pasar, bagaimana bisa takut padamu?? tssskk__” .Kyuhyun mencibirkan bibirnya pada sang kecoa ==”
“cah, hilang sudah,,,” Kyuhyun hendak berbalik dan mengomel kembali, tapi…
Glekk~~
Tenggorokan pria itu tercekat, bahkan untuk menelan ludahnya saja susah sekali. Hyora yang menyadari tatapan Kyuhyun padanya, seketika menjadi gugup. tanpa ia sadari, Kyuhyun perlahan mendekatinya.
_Author POV end_
_Kyuhyun POV_
Ige mwoya??, ya! Cho Kyuhyun….apa yang kau lihat ini?? oke, sepertinya menarik kalau aku menggoda Hyora sekarang…kkk~
“ap_apa yang ka__kau lihat Kyu?”tanya Hyora tergagap saat aku mulai mendekatinya. Aku tidak berniat menjawabnya. Kini tanganku malah sudah melingkar di pinggangnya,menarik tubuhnya hingga tubuh kami berdua menempel tanpa jarak.
“k_kyu, lepas__ ak_aku mau keluar!!… eomma dan appa menunggu kita!!” Hyora mendorong dadaku, tapi tak ku hiraukan sama sekali. dan kini malah ku cengkeram tangannya, mendorongnya lembut ke arah dinding kamar mandi.”biarkan saja mereka menunggu… !!”gumamku sambil tetap menatap detail wajahnya.
” tap__hhh” lenguh Hyora pelan saat kudaratkan bibirku pada permukaan lehernya, hanya menyesapnya saja lantas ku jauhkan lagi wajahku. menatap lagi wajahnya , yang kini bersemu merah. Jinjja, kenapa sekarang ah ani… dari tadi aku memang sudah tergoda. melihat keadaan Hyora yang hanya memakai handuk sebatas lutut dan dadanya.
” aku belum selesai denganmu Hyora sayang….” godaku saat jarak wajahku dan wajahnya tinggal dua centi saja. aku dapat merasakan deru nafas Hyora yang tidak beraturan. dan Hyora juga tidak berontak sama sekali.
Detik berikutnya, bibirku sukses mendarat di atas bibirnya. Baiklah, sepertinya aku sudah tidak bisa mengendalikan diriku lagi. Perlahan ku gerakkan bibirku, melumat bergantian bibir atas dan bawahnya.
Sepertinya Hyora juga menginginkannya, dia membuka sedikit bibirnya memberiku akses. tak mau membuang kesempatan, segera ku lesakkan lidahku di sela sela bibirnya. Tanganku yang tadinya mencengkeram tangan Hyora, kini kualihkan ke bagian tengkuknya. Hyora juga mengalungkan lengannya di leherku.
” mmnghh__” aku dapat mendengar Hyora melenguh saat ku hisap kuat kuat lidahnya, dan rambutku adalah sasaran remasannya. Salahmu sendiri Ny Cho, siapa suruh menggodaku pagi pagi begini -___-”
_Kyuhyun POV end_
_Author POV_
suara decakan akibat ciuman kedua makhluk ini, menggema di penjuru kamar mandi bernuansa biru laut itu. berulangkali Kyuhyun memiringkan kepalanya untuk sekedar mengambil nafas dan memperdalam tautan bibir mereka
Sepertinya Kyuhyun sudah kehilangan kendalinya. tangan kirinya yang sedari tadi menekan belakang kepala Hyora, perlahan turun. mengelus lekukan leher istrinya itu, semakin turun dan sangat jelas kemana tujuan tangan itu .
“eungghhh__” desah Hyora, saat rambut halus namja itu menyapu lekukan lehernya. tangannya pun meremas pelan dada Hyora, membuat desahan istrinya semakin menjadi.
Kyuhyun tersenyum di sela sela ciumannya, saat Hyora semakin menekan kepalanya,,,, seolah meminta lebih. “ouhhh___kyuhhh__jebal_nghhh__” lenguhan Hyora kian menjadi ketika Kyuhyun mempercepat remasan tangannya, membuat handuk putih itu sedikit melorot dari tempatnya semula.
ciuman Kyuhyun perlahan turun, mengabsen tulang belikat Hyora dan bermuara pada dada atas hyora yang setengahnya sudah terexpose. saat Kyuhyun akan menarik lepas handuk Hyora, tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar.
” Kyuhyun-ah, appa sudah menunggu di bawah,,,,,palli” . sejenak Kyuhyun menjauhkan wajahnya dari dada Hyora. kemudian menatap istrinya itu dengan tatapan memohonnya.Hyora tersenyum simpul, lantas dengan gerakan cepat mengecup sekilas bibir Kyuhyun.
” mandilah,, appa sudah menunggu kita di bawah ” Ujar Hyora di sela helaan nafas beratnya. ” kau, tidak mau memandikanku hum??” goda Kyuhyun, memamerkan smirknya. kontan semburat merah bertengger di wajah Hyora.
” kau gila?? memangnya kau bayi??” sungut Hyora kemudian melenggang meninggalkan Kyuhyun.
” kau masih malu denganku??… benarkan Hyora sayang??” pekik Kyuhyun dari dalam kamar mandi.
” Diam!!!!” pekik Hyora tak kalah kencangnya. sementara Kyuhyun , membekap mulutnya sendiri untuk menghentikan tawanya.
@_Inha University {08.30 PM,KST}
” Kyu, lepaskan!!! kau tidak lihat tatapan orang orang itu??” Hyora berusaha melepaskan genggaman tangan Kyuhyun, sejujurnya yeoja itu agak risih dengan tatapan sinis yang tertuju padanya.
” biarkan saja!! memangnya salah menggandeng tangan istri sendiri hum??… ” gumam Kyuhyun cuek , sementara Hyora hanya bisa mengumpat di dalam hati.
” bukan begitu, kau lihat tidak para ‘fans’ mu itu huh?? aissh__jinjja. kalau saja membunuh itu tidak di hukum, mungkin sekarang mereka sudah membunuhku… tsskk” Hyora mencibirkan bibirnya, tak ia hiraukan seringaian Kyuhyun yang perlahan bertengger di wajahnya.
” sebelum mereka melakukan itu, aku akan membunuh mereka terlebih dahulu…” ucap Kyuhyun di sertai smirk kebanggaannya. yeoja itu hanya menggelengkan kepalanya saja.
_Author POV end_
oOo
_Hyora POV_
Ada apa dengan orang orang itu ya? apa gara gara mereka tau aku sudah menikah dengan Kyuhyun. aissh…, memikirkan itu saja sudah sukses membuat kepalaku sakit.
hhh…. untunglah di sini sepi. dari dulu, aku suka sekali di tempat ini. atap gedung yang menurut orang menyeramkan, tapi tidak untukku. di sini begitu tenang, dan damai.
ku pejamkan mataku menikmati belaian angin yang begitu lembut. tiba tiba ponselku bergetar, segera ku keluarkan ponsel hitam itu. aku mendengus, untuk yang kesekian kalinya setan itu mengirimiku pesan.
dari yang menyuruhku jangan kemana mana, sudah makan belum??.. jangan melamun… dan yang paling menjijikkan dia bilang jangan merindukannya… cih!!.
Kali ini apa lagi???
– from : Burung onta –
‘hyo, aku ada kelas tambahan..eottokhae?? kau mau menungguku kan??? . kau tau, aku ingin sekali menghajar pria pria yang sedari tadi menatapmu__ jinjja. jangan pulang tanpa aku ara!! kalau ada apa apa langsung telphone aku…oke???__ suamimu yang paling tampan ^^’
Ya Tuhan, kenapa aku bisa mempunyai suami seperti setan itu?? sabar sabar Hyora-ya,ini memang sudah nasibmu. tapi, entah mengapa semua perhatian dan omelannya itu… justru membuatku semakin yakin… kalau Kyuhyun memang takdirku.
Saat aku masih larut dalam lamunanku, samar samar terdengar derap langkah mendekat.setelah beberapa detik aku menoleh ke sumber suara, ternyata itu sekumpulan ‘fangirl’ nya Kyuhyun. tapi, sepertinya mereka tidak menyadari kalau ada orang lain disini.
” rasanya aku ingin sekali menendang anak pungut itu, yang benar saja… Kyuhyun oppa itu namja yang sangat sempurna… tssk, harusnya dia denganku saja!!” . mataku melebar detik itu juga, apa?? anak pungut??
” huum, lebih baik Kyuhyun oppa denganmu saja Eunri-ya… kalian kan sama sama dari keluarga kaya, sama sama pintar, dan kalian itu serasi sekali…!!”. aku mencelos mendengar serentetan kalimat yang di lontarkan yeoja berambut pirang itu.
” pasti anak pungut itu yang menggoda Kyuhyun oppa duluan!! kalau tidak, Kyuhyun oppa tidak mungkin mau menikah dengan yeoja kasar dan dingin seperti anak pungut itu!!”.
tesss~
dadaku sakit sekali rasanya. yeoja yeoja itu benar… kenapa aku baru menyadarinya sekarang!!. aku tak bisa mendengar kalimat kalimat menyakitkan apa lagi yang akan keluar dari mulut mereka. ku bekap mulutku untuk sekedar meredam tangisku. kenapa aku jadi cengeng begini???
” hyo, gwenchana??? kenapa menangis??” aku tersentak saat mendengar suara itu. tanpa pikir panjang aku segera menghambur ke dalam pelukannya.
” ya! uljima… kau kenapa?? marhaebwa!!”
” aku… aku tidak pantas untuknya Yoonji-ya, kenapa aku baru sadar sekarang??”. ku peluk erat erat sahabatku ini. dia, Kim Yoonji. satu satunya mahasiswi di sini yang mau berteman denganku.
” kau ini bicara apa?? siapa yang bilang kau tidak pantas dengan Kyuhyun sunbae??” Yoonji melepaskan pelukannya. lantas meletakkan ke dua tangannya di wajahku.
” tapi itu benarkan?? seharusnya Kyuhyun mendapatkan yeoja yang__”
” yang seperti apa ??”Kontan ucapanku terputus. ketika aku mendongak, Kyuhyun sudah ada di hadapanku… matanya memerah seperti menahan amarah. tangannya juga mengepal di sisi tubuhnya.
“kyu…”
” maaf Yoonji-ssi, boleh ku pinjam temanmu ini?? aku punya banyak pertanyaan untuknya ” ucap Kyuhyun dingin. Yoonji mengangguk sekilas. belum sempat aku mengeluarkan satu huruf saja dari mulutku, Kyuhyun sudah terlebih dahulu menarik kasar tanganku. dan aku hanya.bisa pasrah…
sesampainya di mobil, Kyuhyun melemparku kedalamnya dan menutup pintu mobil keras sekali. Ku tutup mataku, seumur hidupku aku tak pernah melihat Kyuhyun semarah ini. dengan cepat ia juga masuk ke dalam mobil, kemudian menstarter mobil tanpa menoleh kepadaku. Ku tundukkan kepalaku, sialnya airmataku justru semakin deras saja.
Entah kemana Kyuhyun membawa mobilnya ini, yang jelas sepanjang perjalanan dia hanya diam saja. dan laju mobilnya ini benar benar di atas rata rata.
“jelaskan padaku apa yang terjadi, siapa yang membuatmu menangis begini??. ujar Kyuhyun dingin, sesaat setelah mobil ini berhenti. aku juga tidak tau ini di mana, tenggorokanku tercekat. dan aku masih belum berani menatapnya.
ku rasakan tangannya menyentuh daguku lembut, membuatku mau tak mau menatapnya kembali.”tatap aku Hyo!!,,, siapa yang membuatmu begini hum??” akhirnya, dengan segenap keberanian yang aku miliki.. ku tatap wajahnya. sorot matanya begitu tajam, tapi juga sangat meneduhkan di saat yang bersamaan.
tak satupun kalimat terlontar dari bibirku. entah ini hanya perasaanku saja atau memang Kyuhyun terlalu memahamiku. Dengan gerakan lembut di usapnya air mataku, membuatku mematung di tempatku. jantungku berdegup kencang setiap menatap iris coklat gelapnya itu.
tanpa aku sadari, Kyuhyun sudah berhasil menempelkan bibirnya pada permukaan bibirku. hanya menempelkannya saja tidak lebih. “sekarang, bisakah kau memberitahuku siapa yang sudah mengganggumu??”. oh dear, wajahnya benar benar meneduhkan.
” aku juga tidak_terlalu tau, tapi sepertinya mereka benar__ak_aku..memang tidak pantas untukmu Kyuhyun-ah!!”
” siapa yang mengizinkanmu berpendapat seperti itu??… mereka tidak tau apa apa tentangmu kan?? dengarkan aku Cho Hyora, aku tidak mau siapapun…. aku, aku hanya menginginkanmu… itu saja!!! kau mengerti kan??”. Ya Tuhan, apa yang baru saja aku dengar ini?? ini bukan mimpi kan?? benarkah makhluk yang ada di sampingku ini memang Cho Kyuhyun??.
” tapi tetap saja kan kyummppptt__” kalimatku sukses terpotong oleh ciuman Kyuhyun yang begitu tiba tiba. bahkan aku masih bisa melihat Kyuhyun mulai memiringkan kepalanya beberapa kali… ciumannya kali ini juga sangat kasar..
_Hyora POV end_
_Kyuhyun POV_
Aku benar benar tidak mengerti dengan jalan fikiran istriku yang bodoh ini. bagaimana mungkin dia merasa tidak pantas denganku???? Tssskkk__sulit di percaya.
aku juga tidak tau setan mana yang merasukiku sekarang, dengan sangat kasar ku lumat bibir istriku ini bergantian atas dan bawah. aku tidak bisa melihatnya menangis…
oh, atau aku terlalu kasar?? karena biasanya Hyora akan langsung membalas ciumanku.tapi sekarang dia tak merespon sama sekali. eh tunggu, apa ini?? pipiku basah??
sejenak ku jauhkan wajahku dari wajahnya, dadaku sakit sekali melihatnya menangis kembali.”apa aku terlalu kasar?? mianhae” ku tundukkan wajahku…kau benar benar bodoh Cho Kyuhyun.. bisa bisanya kau membuat Hyora menangis.
” an_aniya… bukan b_begitu__hiks” Hyora menggenggam tanganku dengan sebelah tangannya, lantas tangan kirinya membelai pipiku dengan lembut.” aku harap, ini terakhir kalinya kau berbicara seperti itu… kau yang terbaik untukku Cho Hyora,,, hanya kau!!!” ku tatap lekat kedua matanya, begitupun sebaliknya. perlahan ia menganggukkan kepalanya.
“kemari!!” titahku, dan dalam satu tarikan saja kudaratkan kembali bibirku pada permukaan bibirnya. “kau menyebalkan sekali!!.., tapi aku sangat mencintaimu…!! neo, naekkeoya Cho Hyora!!” bisikku kemudian kembali menautkan bibirku pada bibirnya. melumatnya dengan segenap perasaan yang aku punya.
Tak perlu menunggu lama, Hyora pun mulai membalas setiap lumatan bibirku, membuatku ingin melakukan lebih.Ku gigit sudut bibirnya agar memberiku akses, ia memekik… dan langsung saja ku lesakkan lidahku ke dalam rongga mulutnya. mengabsen segala yang ada di sana, hingga ku temukan benda tak bertulang itu.
dapat kurasakan deru nafas Hyora yang kian tak beraturan, seiring merayapnya tanganku ke dalam kemejanya. Damn, sepertinya aku tidak pernah bisa mengendalikan diriku tiap kulitku bersentuhan langsung dengan kulitnya.
aku juga tidak tau sejak kapan posisi kami sudah berubah? . selang beberapa detik sebelum kami berdua kehabisan nafas, ku jauhkan wajahku. senyumku merekah ketika menyadari bibir Hyora memerah akibat perlakuanku. ku usap sudut bibirnya yang basah akibat ciuman panas kami barusan.
Hanya beberapa detik saja ku biarkan istriku ini mengambil nafas sebanyak banyaknya. karena detik berikutnya, desahannya lolos begitu saja ketika ku daratkan bibirku di sisi kanan lehernya.”eunghhh__kyuhh” . Sial, kenapa setiap mendengarnya memanggil namaku seperti itu justru malah membuat libidoku semakin naik??
“eungghhh___jebbalnghhh__ahhh” desahan Hyora kian menjadi saat tanganku meremas dada kanannya di balik branya. ia membalas perlakuanku dengan menelusupkan jari jari lentiknya ke dalam t-shirt ku, membelai perutku dengan gerakan seduktif.
” kau__mau__uhhh_menggodaku… istriku sayang__enghh”. eii… istriku sudah pintar rupanya…
“hanyahh__mencoba__bahh __adil” lirihnya di sela sela helaan nafas beratnya. kembali ku pangut bibirnya yang sudah memerah itu. bibirnya benar benar lembut dan manis, membuatku tak ingin melepaskannya..!! >,
“mmngghh__ahhh__kyuhh__” pekiknya saat ku remas dadanya agak kencang. dengan tidak sabaran, ku lepas paksa kemeja berwarna ungu itu.sehingga sebagian kancingnya terpental.
Glekkk~~
Ya Tuhan, sungguh pemandangan di hadapanku ini membuatku hilang kendali. Hyora yang menyadari tatapanku hanya memalingkan wajahnya.. mungkin masih malu….
” tatap aku Hyo!!” ku sentuh dagunya dan mengarahkannya untuk kembali menatapku. “neomu yeoppo Hyora-ya”                          ” ouhh___kyuhhh__ahhh” Hyora mengerang saat ku kulum puncak dadanya, aku memang tak melepas bra nya. hanya mengeluarkan benda kenyal itu saja dari penutupnya.#author mimisan*plakkkplakkk
Kyu : eh thor,ngapain lu?? #pasangmukaasem -__-”
Me: an_aniya… yak!! kau selingkuh oppa… TT___TT
Kyu : yak!! pergi dari sini!!#lempar tomcat..
me : oppa!!!!!#terjunkeempang
Abaikan iklan racun kodok di atas okey*wink* kembali ke laptop#plakplakk~
“eunghh__Kyuhhh” Hyora menjerit saat ku hisap kuat kuat dadanya. tanganku kembali menggerayangi lekukan tubuhnya, dan berhenti pada kancing celananya.
sesaat sebelum ku buka kancing itu, tiba tiba perkataan appa tempo hari menyadarkanku.
‘appa bukannya melarangmu berhubungan dengan Hyora nak, hanya saja,,,, kalian itu kan sedang sibuk sibuknya!!! apa kamu tidak kasihan, kalau nantinya Hyora jadi kesulitan gara gara hamil saat sedang sibuk begini hum??.
Jadi, maksud appa… kami harus menunda untuk memiliki momongan begitu??. kurang lebih seperti itu, hanya tinggal satu bulan lagi kan?? Appa yakin kau pasti bisa mengerti!!’
Deg~
Buru buru ku jauhkan wajahku, lantas bangun dari atas tubuh Hyora. Ya! Cho Kyuhyun…. hampir saja…!!!
” kau kenapa kyu??” Gumam Hyora kebingungan akibat sikapku. dengan sangat terpaksa, ku sunggingkan senyumku untuknya. ” mianhae, aku hilang kendali…” ku kumpulkan segenap kekuatanku, wajahku memanas dengan apa yang aku lihat. segera saja ku lepaskan jaketku lantas memberikannya pada Hyora.
” pakai ini, nanti masuk angin” Hyora nampak tertegun sejenak, sedetik kemudian di raihnya jaketku itu dan segera memakainya!! maafkan aku Hyo…
To Be Continued….
Gyaaaa~~~ makasih buat jeng admin yang mau saya repotin ‘lagi’
sampai jumpa di episode berikutnya# Pyungggg~~

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: