Wonder Boy

0
1.Author : E_lienka
2.judul :Wonder Boy
3.kategori : NC 17,yadong,action
4.cast : -lee hyuk jae (Eunhyuk)
-kim so eun (Eunna)
 – Yuki
 -other member super junior
Author POV
MISSION 1

Suasana ramai tanda pulang sekolah di sebuah sekolah SMU swasta di seoul tidak membuat seorang namja terbangun dari tidurnya yang nyenyak.dan sepertinya para murid-murid tidak berniat untuk membangunkannya,karena mereka tau betul sifat lelaki itu yang hanya tidur saat pelajaran berlangsung.lelaki itu bernama Lee hyuk jae,tapi mereka sering memanggilnya Eunhyuk,namja kelas 3 SMU yang hanya hadir dan tidur di dalam kelas.

“Hyuk…hei Eunhyuk…Lee hyuk jae !!!!” teriak seorang wanita berusaha membangunkan pangeran tidur itu.
“hah? So Eun…wae?” Tanya Hyuk polos mendongakkan kepalanya dan mengelap air liur yang menetes di sudut bibirnya.
“pelajaran sudah selesai…waktunya pulang.” Jawab So eun menunjuk jam dinding kelas.
“Oo? Jinjha…? Kalau begitu aku pulang…maaf merepotkanmu terus Eunna…hhoooaaammm” lirih eunhyuk mengucek-ucek matanya agar bangun seuntuhnya.
“tumben bilang begitu? Makannya lain kali bangun sendiri…” ketus Eunna merasa kesal.
“hahaha…maaf deh…” SLUUURRTTTT…Duubrrraaaakkk…CRIINNGG…CRRIIINNGGG…(suara koin berjatuhan dari kantong Eunhyuk)
“aduh…sakit…” lirih eunyuk mengelus kepalanya yang baru saja terbentur lantai,dia barusaja terpeleset kain pel dan terjatuh di lantai permirsah…
“kwencana? Babo…kenapa tidak tau jika ada kain pel disitu? Kami kan lagi piket.” Ucap kyuhyun membantu eunhyuk berdiri.
“wah…apa’an tuh? Kenapa banyak sekali uang logam jatuh dari kantongmu?” Tanya ryeowook melihat uang logam yang jatuh berserakan di lantai.
“ah…ini hanya koleksiku saja.hahaha…sampai besok…” ucap eunhyuk lirih dan mengumpulkan uang logam itu.dia berjalan lunglai menuju pintu kelas.
SLEEERRTTT…TOOKKK…DUAAAGGHH…
“yaaakkkk…kau kenapa? Apa kau sakit? Kenapa kau ceroboh sekali bisa menabrak pintu sebesar itu…”teriak sungmin dengan sikap eunhyuk yang membuat murid-murid tertawa melihatnya.
“ani…aku hanya mengantuk…aku pergi…anyeong…” lirih eunhyuk mengelus jidatnya yang mungkin akan bejol beberapa saat lagi.
“dasar eunhyuk payah…seharian hanya tidur di kelas…tapi aku lihat akhir-akhir ini kau sering perhatian kepadanya,apa jangan-jangan kau menyukainya Eunna???” sindir Hana melihat Eunna yang tidak berkedip memandang Eunhyuk.
“Ani…siapa yang menyukainya? Hanya saja…aku penasaran dengannya”
FLASHBACK
So eun POV
1 bulan yang lalu
Aku berjalan lambat ketika melewati lapangan baseball dan akan menuju perpustakaan yang berada di seberang lapangan.aku berjalan di pinggir lapangan karena takut akan terkena bola,karena memang hari ini sedang ada latihan baseball
“awas ada bola…” teriak seseorang mengagetkankanku,aku menoleh arah suara dan melihat jika ada bola baseball mengaah kerahku,aku menunduk takut dan tidak sempat lari,karena bola itu sudah ada didekatku dan aku terlambat untuk pergi dari situ.
SHHUUTTT…HAAAAPPPP…
Tiba-tiba ada seorang namja di depanku dan menangkap bola itu dengan tangan kanannya,entah darimana ia datang,dia seperti angin yang tiba-tiba ada di depanku.mataku terpana melihat bola baseball yang dia tangkap.Eunhyuk???dadaku berdegup kencang,antara hidup dan mati,jika bola itu mengenai kepalaku,mungkin aku akan gegar otak dan mungkin lebih parah lagi.tapi yang membuatku lebih gugup,yang menyelamatkanku ini Eunhyuk.lee hyuk jae yang terkenal payah dan ceroboh.
“gumawo…” ucapku gugup menahan degup jantungku.
“ah…Cuma kebetulan kok.hehehehe” jawabnya nyengir dengan muka polosnya.
Sejak saat itu aku selalu memperhatikan dia…ketika pelajaran olahraga aku selalu memperhatikannya.dia memang payah dan tidak pernah becus melakukan sesuatu,sering ceroboh dan melakukan hal-hal yang bodoh,tapi sekilas dia terlihat jika dia hanya berpura-pura menjadi seperti itu.tapi mungkin itu hanya perasaanku saja…
FLASHBACK END
So Eun POV
Aish…gara-gara kelamaan karaoke jadi tidak sadar jika hari sudah malam.tau begini tadi aku pulang dulu dan ganti baju.tapi asyik juga berjam-jam jalan-jalan bersama Hana,mungkin setelah kami lulus,kami tidak akan bisa lagi seperti ini.
Eh..bukannya itu Eunhyuk? Mau kemana dia malam-malam seperti ini? Kenapa aku sangat penasaran,apa aku ikuti saja? Deg..deg..deg..kenapa aku gugup sekali ketika membuntuti dia.lho…mau apa dia ke gedung ini? Bukannya ini gedung kosong yang sudah lama tidak berpenghuni? Baiklah aku susul dia…sepertinya dia masuk lift dan menuju lantai 3,lebih baik aku naik tangga saja…
Author POV
Buughhh…brraaaakkkk…dduuuaaagghh…baru saja Eunna akan menginjakkan kakinya menuju lantai 3,tiba-tiba saja ada seseorang yang terjatuh di hadapannya.orang itu tersungkur penuh darah dan luka berlubang tepat di dahinya.ada uang koin yang jatuh bersama tubuh itu.Eunna hanya mematung melihat tubuh itu dan menahan nafas karena jantungnya hampir copot karena terkejut.dan tiba-tiba saja seperti angin ada seorang namja yang terjun dari tangga tiga dan berbalik menghadapnya membawa koper di tangannya…
“Eu..Eu..EUNNAAAA…!!!!!!!” teriak namja itu kencang membuat tubuh Eunna limbung dan hampir jatuh.
CKLEK…CKLEKK…” jangan bergerak bocah tengik…!!!” ancam seorang namja gendut menodongkan pistol dari lantai atas.”kembalikan koper itu!!!” teriak namja itu lagi kepada Eunhyuk,sepertinya merka terkepung karena dari bawah sudah ada beberapa orang yang menodongkan pistolnya kea rah mereka berdua.
Mereka berdua hanya pasrah ketika di bawa ke suatu ruangan kosong…Eunna hanya bisa mematung masih tidak percaya dengan situasi yang sekarang ia hadapi,ini seperti mimpi buruk baginya.
“karena masih ada transaksi lain yang harus di selesaikan…tunggulah aku disini! Aku akan menyiksamu dan nona itu juga….hahahahaha!!!” namja gendut itu pun menutup pintu dan mengunci mereka.
1…2…3…4…5…
“hyuk…apa yang sebenarnya terjadi???” lirih Eunna kosong menatap lurus kedepan.
Bbraaakkkk…Eunhyuk mendorong kasar Eunna ke dinding.”kenapa kau bisa ada disini EUNNAA???” Uucap Eunhyuk geram dan menahan kesal.
“hmmm…tadi aku tidak sengaja bertemu denganmu dan karena penasaran,aku mengikuti kesini.”jawab Eunna gugup meremas-remas ujung seragamnya.
“jadi kau membuntutiku???” ketus Eunhyuk melotot tidak percaya.
“ne…mianhae…”
“hhuuuuaaa….gawat..gawat..gawat…oetoke? oetoke? Otokajhi??? Huaaaaaaaa…kau membuatku gila kim so eun…” teriak Eunhyuk mondar mandir sambil memegangi kepalanya yang mungkin akan pecah.
“siapa kau sebenarnya lee hyuk jae?” Tanya Eunna sontak membuat eunhyuk berhenti dan mematung menghadapnya.
“huh…sepertinya kau tidak gampang di bohongi…sebenarnya aku ini…”
“aku tahu…kau detektif kan????” teriak So Eun girang dengan jawabannya sendiri.
“hmmm…agak mirip seperti itu…tapi aku melakukan ini bukan karena kemauanku.sebenarnya ayahku membawa kabur uang 200 juta won dari tempat kerjaku,dan sebagai gantinya aku harus bekerja di kantor itu sampai semua terbayar…jika kau ingin tertawa,tertawa saja”
Siswa SMU sudah jadi detektif…dan harus menanggung beban hutang sebanyak itu…apa aku tidak salah dengar? Batin Eunna terenyuh mendengar penjelasan Eunhyuk barusan.ternyata perasaannya tidak salah,selama ini memang eunhyuk hanya berpura-pura payah dan bersikap bodoh.
“hebat…kau hebat Eunhyuk’ah…”puji Eunna bangga dan hampir meneteskan airmatanya.
“Eunna…aku mohon,jangan sampai orang lain tau.” Ucap enhyuk lirih bersujud di hadapan Eunna.
“ah…benar…jika pihak sekolah tau,kau pasti di keluarkan hyuk.murid SMU kan tidak boleh kerja sampingan.” Jawab Eunna berpikir sesuatu.
“ne…maka dari itu,aku mohon jangan sampai orang lain tau.”
“baiklah…aku tidak bilang siapa-siapa,tapi ada syaratnya.” Balas Eunna membuat hyuk bangkit berdiri daru sujudnya.
“apa syaratnya?” Tanya Eunhyuk sumringah mendengar dengan seksama syarat yang akan di lontarkan oleh Eunna.
“bagaimana jika kau menjadikanku partnermu???” ucap Eunna santai memberikan ide.
“haaahh? Apa aku tidak salah dengar?” jawab Eunhyuk polos mendekatkan telinganya ke arah Eunna.sebenarnya ia jelas-jelas mendengar ucapan Eunna,tapi ia masih tidak percaya dengan apa yang Eunna ucapkan barusan.
“jika kauu tidak mau juga tidak apa-apa…tapi jangan salahkan aku jika pihak sekolah tau.”
“ANDWEEE…TIDAK BISA…POKOKNYA TIDAK BISA…!!!!” teriak Eunhyuk kencang menentang permintaan Eunna.
“Aish…jika aku jadi partnermu,berita tentangmu tidak akan tersebar kemana-mana kan?” balas Eunna santai dan membuat Eunhyuk semakin naik darah.
“tidak bisa…!!! Jika kau jadi partnerku,aku tidak akan bisa menggoda cewek-cewek di sekolah…changkaman…laki-laki gendut tadi bilang jika dia mau mengadakan transaksi…UUWAAAAA…aku lupa….!!!” Teriak Eunhyuk panic mengacak-acak rambutnya.
“aku tidak punya waktu untuk ini…!!! SIAL aku sudah buang-buang waktu,jika koper itu sampai ke tangan musuh,bisa bisa…gajiku di potong…!!!!! AARRRGGGHHH…pokoknya aku harus keluar dari sini.” Teriak eunhyuk lagi dan mengambil sesuatu di saku jasnya.dia menaruk semacam bahan peledak jarak jauh di engsel pintu.
“hyuk…apa yang kau lakukan?” Tanya Eunna heran melihat Eunhyuk yang sibuk sendiri dengan peledaknya.
“kau,sembunyi di belakang situ dan tutup telingamu!!!” perintah eunhyuk dan di turuti oleh Eunna.
Kleekk…DUUUAAAARRRR….braaaaaakkk….Duuaaaaggghhhh…
Dengan cepat eunhyuk mendobrak pintu yang sudah terbuka karena peledak tadi,dan secepat kilat ia menghajar pria yang menjaga pintu itu dengan sekali pukul.ia pun meraih pistol yang terjatuh dari genggaman pria itu
Kleekk…”katakan dimana lokasi tempat transaksinya???” Tanya Eunyuk santai menodongkan pistol ke arah pria itu.
“cih…cari tau sendiri bocah tengik…” ucap pria itu remeh meludah ke lantai
Door…door…doorrr…tanpa basa basi Eunhyuk menembaki lantai di sekitar tubuh pria itu tersungkur.sepertinya dia sedikit mengancam.
“hehehehe…sekarang mau kasih tau kan?” ucap Eunhyuk tertawa polos melihat pria itu gugup dan gemetaran karena takut.
“baa..baaiikkk”
Dengan segera Eunhyuk menarik tangan Eunna yang diam mematung mengamati situasi di depannya barusan,dengan cepat ia membawa lari Eunna keluar dari gedung itu.dan memandang sekitar sangat sunyi dan sepi.dengan cepat Eunhyuk mengeluarkan HPnya dri dalam kantong jasnya.
“yaaaa…paliwa datang kemari…cepat,aku bilang ini darurat.aku ada di gedung kosong myung wool street…mwo? Kau bilang aku urus sendiri??? Baiklah aku urus sendiri,tapi jika nanti aku mati kau harus tanggung jawab arraasoo??? Cepat kemari” PIP…
10 menit berlalu…
Terdengar suara mobil mendekat kea rah mereka dengan kelajuan penuh,dan dalam sekejap mobil itu berhenti mulus di depan mereka berdua.keluarlah seorang wanita yang memakai dress selutut berwarna merah.kulitnya yang putih bersinar indah di bawah rembulan malam ini.
“dasar cerewet…kenapa kau teriak-teriak di telepon?” ketus wanita itu menghampiri eunhyuk.
“yuki,kenapa kau berpakaian seperti itu?” Tanya eunhyuk heran melihat pemandangan indah di hadapannya ini.
“aku sedang dalam penyamaran bodoh…untuk penyelidikan kasus pencurian.penyamaranku jadi sia-sia karenamu…”jawab yuki kesal dengan panggilan Eunhyuk yang mendadak ini.
“itu tidak penting…pokoknya cepat bantu aku.” Sahut Eunhyuk panic
“arraso…tapi sebagai syarat aku minta kacamata channel…!!!” ucap yuki santai membenarkan rambutnya yang panjang.
“baiklah…”
“oke…serahkan padaku.hmmm…ngomong-ngomong,siapa cewek itu?” Tanya yuki heran karena Eunna terus saja melihat kearahnya.
“annyeong haseo,aku kim so eun teman sekelas Eunhyuk.panggil saja aku Eunna…” ucap Eunna membungkuk memperkenalkan dirinya.
“Eunna…aku harus pergi sekarang.kau pulanglah ne…” ucap eunhyuk cepat dan buru-buru pergi.
“aku ikut…” teriak Eunna menghentikan langkah eunhyuk
“Andwe…sudah kubilang tidak bisa kan?” jawab Eunyuk cepat dan menarik Yuki masuk kedalam mobil.
“kalau aku di tinggal disini,dan terjadi apa-apa denganku,apa kau mau bertanggung jawab.” Lirih Eunna sedih dan itu membuat Eunhyuk berbalik dan mendesah berat.
“hyuk’ah…akhirnya sifat aslimu kelihatan juga…” GLEk…eunhyuk menunduk lemah mendengar ejekan sinis dari yuki.
“jika bos tau,dia bilang apa ya?” JLEB…seperti ada pedang yang menembus kepala eunhyuk sekarang.
“bisa-bisa gajimu di potong…hihihihi” BRUUKK…seperti ada batu besar yang jatuh mengenai kepalanya.ia sangat benci jika mendengar kata-kata itu.
“Arraso…”
HYUK POV
Setelah berdebat sebentar,akhirnya aku mengajak Eunna bersamaku,dasar wanita merepotkan saja.hah,akhirnya sampai juga di tempat transaksinya,dengan cepat aku masuk kedalam dan melumpuhkan penjaga depan gedung kosong itu.
“kau diam disini…kau mengerti? Tetap disini.” Perintahku cepat kepada Eunna.sedangkan aku dan yuki masuk kedalam gedung dan menyelesaikan pekerjaanku yang tertunda tadi.
Aku naik kea tap gedung dan dengan cepat melumpuhkan semua orang yang menghalangiku mengambil koper dari tangan pria gendut itu.
Brraaaakkkk…Buuaaaggghh…buuaagghhhh…HAP..
Berhasil…aku berhasil mendapatkan koper itu,secepat kilat aku melontarkan tali otomatis dari gelang di tanganku ke sebuah tiang.hah,aku merasa terbantu dengan alat yang modern ini.aku seperti james bond sekarang.dengan sigap aku terjun dari atap gedung,dan berlari kea rah mobil.untung saja Yuki sudah siap di mobil.secepat kilat aku masuk ke dalam mobil dan menjemput Eunna.
Cckkkiiiiiitttttt….tiba-tiba Yuki menghentikan mobilnya dan aku tertegun melihat seorang pria yang menghadang mobil kami,seorang pria bertopi yang menodongkan pistolnya di kepala seorang gadis yang sangat ku kenal.EUNNA…
“kalian semua turun dari mobil,atau ku bunuh gadis ini” teriak pria itu membuatku cepat turun dari mobil,sial aku lupa dengan pria ini.kulirik sekilas Yuki menyelipkan pistol di tempat pistol yang dia lilitkan di pahanya.
“dasar bocah tengik,kembalikan koper itu…” teriak pria gendut itu lagi di belakangku dan mengambil koper di tanganku.sial…
“hyuk…” tes..tes..tes..ya tuhan Eunna menangis…chebal bertahanlah Eunna,jangan menangis.
“tenanglah Eunna…aku akan menolongmu.” Ucapku lirih menatap mata Eunna yang berlinang air mata.
“hahahahaha…lihat siapa sekarang yang tertawa bocah tengik??? Arahkan pistolnya…tembak bocah tengik itu…!!!” perintah pria gendut itu kepada pria bertopi itu…sial uang koinku habis…
“ANDWE…!!!” CKLLEEKK….Doooorrrrr…Bruuukkkkk…
“Eunna…” lirihku shock tidak percaya…dia melindungiku dengan tubuhnya.aku tertegun mematung di depanya yang tergeletak lemah.darah…ada darah keluar dari tubuhnya…
“sial…mereka lari…!!!” teriak Yuki di sebelahku dan mengejar mereka berdua.aku tidak membantunya,bahkan aku tidak bisa menggerakkan tubuhku sama sekali.tubuhku kaku,kakiku seperti di paku di tanah.mataku melotot melihat Eunna memejamkan mata dengan bersimpah darah.
“Hyukk…sadarlah…!!!” teriak yuki kembali di depanku,aku melirik koper yang sudah ada di tangannya.
“hyuk…cepat bantu aku…!!!!” teriaknya lagi mencoba membopong Eunna…tapi lagi-lagi aku tidak bergerak,sarapku seperti mati tidak bekerja.
“di…di..dia sudah mati…” ucapku gagap menggerakkan mulutku.
“hyuk…dia belum mati,hyuk sadarlah cepat bantu aku membawanya ke kantor!!!!” PLAAAAAKKKKK…aku merasakan perih di pipiku.dan itu seketika membuatku tersadar entah dari apa,aku langsung menggerakkan kakiku dan membopong Eunna masuk ke dalam mobilku.
Author POV
“dia harus di bawa kerumah sakit noona…!!!” teriak hyuk kepada Min ji yang notabene adalah bos di kantor itu dan kakak kandung dari Yuki.
“hyuk…tenanglah…jika dia di bawa ke rumah sakit,pihak rumah sakit akan menelpon pollisi,dan itu menambah masalah kita!!!” teriak Yuki menenangkan hyuk yang hampir gila mondar mandir di dalam kantor itu.
“dia akan mati…dia akan mati yuki…”teriak hyuk lagi meliat Eunna yang masih bersimpah darah.
“hyuk…tenanglah,aku akan mengeluarkan peluru dari tubuhnya.untung hanya bahunya yang terkena.kau keluarlah dulu…” ucap min ji tenang mulai menyiapkan alat-alat operasi.kantor min ji memang di lengkapi alat-alat ini,untuk jaga-jaga ketika hyuk dan yuki terluka.
“untung katamu? Dia tertembak noona…dan dia tertembak karena melindungiku.” Teriak hyuk yang kehilangan kesabarannya.
“hyuukkk…aku tidak apa-apa…” lirih Eunna yang tersadar dari pingsannya.
“bodoh…kau akan akan mati,dan kau bilang tidak apa-apa? Eunna…apa yang kau pikirkan tadi,apa kau pikir tubuhmu itu tameng besi? Kau tidak perlu melindungiku,Aku bisa menghindar dari peluru itu bodoh…AISH…SIAL…”
Braaaakkkkk…hyuk keluar dari kamar itu dan membanting pintunya dengan keras.ia masih tidak habis pikir dengan pikiran Eunna,bisa-bisa dia bilang tidak apa-apa padahal dia akan mati.aku tidak akan memaafkan diriku sendiri,jika terjadi sesuatu padamu Eunna…batin hyuk lemas duduk di sofa menunggu min ji dan yuki yang sedang berusaha mengeluarkan peluru dari bahu So Eun.
Next day…
“hyuk…dimana aku?”panggil Eunna lirih melihat hyuk yang berada di sebelah ranjang yang dia tiduri.
“kau di rumahku…” jawab hyuk lirh tanpa ekspresi.
“kau marah??? Mianhae hyuk…” ucap Eunna melihat ekspresi hyuk yang diam tanpa ekspresi,lingkaran hitam di bawah matanya terlihat sekali di wajahnya.
“kau tau tindakanmu itu bodoh sekali?
“hyukk…”
“Aku mohon jangan lakukan itu lagi di hadapanku…” jawab hyuk lagi menatap dalam mata Eunna.
“hyuukk…aku baik-baik saja…aku tidak apa-apa…” balas Eunna menenangkan hyuk yang masih sangat Emosi.
“kau nyaris mati Eunna…dan aku tidak bisa bernafas dengan baik jika memikirkan itu terjadi padamu…kau membuatku gila kim so eun…” lirih Hyuk yang secara tidak sadar meneteskan airmatannya.
“hyuk…jangan menangis…aku janji itu tidak akan pernah terjadi lagi.maaf hyuk…maaf…” balas Eunna bangkit dan menghapus air mata hyuk dengan tangannya yang tidak terluka.
“baiklah…jika kau sudah sadar…min ji noona yang akan menjagamu,dia ada kantor di bawah rumah ini.” Jawab hyuk cepat menghapus air matanya.
“kau mau kemana hyuk” tnya Eunna bingung melihat hyuk yang mengganti pakaiannya.
“tentu saja sekolah Eunna…nilai bhasa inggrisku di unjung tanduk…aku akan bilang ke wali kelas jika kau sakit. “jawab hyuk kesal mengingat nilai bhs inggrisnya yang di bwah rata-rata.
“aku pergi…” pamit hyuk ketika sudah siap dengan pakaian sekolanya dan tas ransel favoritnya.
“hyuk….” Cegah so eun sebelum hyuk keluar dari kamarnya.
“Oo? “ hyuk mendekat kea rah So eun dan mencium lembut bibir so eun,melumatnya perlahan dan membuat Eunna melotot karena kaget.ia hanya bisa pasrah sam bil meremas seragam hyuk.dan karena mulai kehabisan nafas,so eun mendorong tubuh hyuk.
“Oh,wae? Kanap wajahmu seperti itu?” Tanya hyuk heran ketika melihat wajah Eunna yang merah seperti kepiting rebus.
“yaaaakkkk…kenapa kau menciumku???” teriak So eun gagap mengontrol jantungnya yang mungkin akan copot karena kaget.
“lho…bukannya kau memanggilku untuk meminta ciuman perpisahan,karena aku akan pergi sekolah?” jawab hyuk polos menggaruk-garuk kepalanya.
“aku memanggilmu bukan untuk itu bodoh…aku ingin bertanya apa min ji noona mengijinkanku menjadi asistenmu?” jawab so eun kesal memukkul kepala hyuk.
“oohhhh…tenang saja,aku akan mengurus nenek sihir itu…aku pergi ne…” Ccuuuupppp…ucap hyuk cepat di tambah kecupan ringan di bibir So eun.
Eunhyuk POV
“noona…aku berangkat sekolah dulu ne…oiya,aku titip Eunna.dan satu lagi,apa boleh jika Eunna jadi asistenku?” tanyaku lirih ketika turun menemui bosku yang cantik itu.
“yuki sudah menceritakan semuanya kepadaku…baiklah aku tidak akan keberatan.asal kau yang bertanggung jawab atas dirinya” Jawabnya tersenyum membuatku terbang melayang karena senang,tumben sekali nenek sihir ini baik kepadaku.
“wah…kau baik sekali noona…arraso aku akan bertanggung jawab penuh.hehehhehe” balasku semangat karena terlanjur senang.
“keundae..sebagai gajinya,aku akan memotong dari gajimu.” JDEEERRRRRR…kata-kata itu membuatku kaku seperti tersambar petir.
“mwo? Kau bilang apa noona? Apa aku tidak salah dengar?” tanyaku gagap semakin mendekat ke arahnya.
“karena Eunna menjadi assistenmu,maka sebagai gajinya ku potong dari gajimu.hehehehe…sudah berangkat saja sana…nanti kau terlambat.”
“hhuuuuuaaaaa….aaanndweeee…”
Author POV
Krraauukk..kraauukk…krauukkk…”HAHAHAHAHA”
“hyuk…kau ini sedang ngemil,baca komik apa baca komik? Berantakan sekali…” ucap so eun heran ketika ia masuuk ke dalam rumah eunhyuk.terlihat tv yang menyala dan komik one piece di tangan eunhyuk.
“mumpung kakak beradik nenek sihir itu tidak ada aku bisa melakukan semauku…hari ini aku bebas.hahahahaha” tawa hyuk meledak merasakan kebebasan yang ia tunggu-tunggu.
“apa yang sedang kau lakukan lee hyuk jae???? Jika kau malas-malasan begini bisa menjauhkanmu dari uang…” JDEEEERRRRR…tiba-tiba saja min ji masuk dan melihat hyuk sedang bersantai ria.
“oh,bos minji.aku hanya bersantai…masa tidak boleh…hehehehe” ucap hyuk dengan gummy smile nya.
“bereskan sekarang,atau ku turunkan gajimu…dan cepat turun ke kantor!!!!”
“baik…akan kubereskan.” Ucap hyuk cepat membereskan ruangannya yang seperti kapal pecah.
“wah…kata-kata itu mujarab sekali…” lirih so eun yang melongo melihat pertengkaran kecil hyuk dan minji.
Tokk…tokk…
“anyeong haseo…selamat datang di biro kami,apa anda ingin menyewa biro penyelidikan kami???” sapa so eun ketika ada seorang lelaki paruh baya masuk ke dalam kantor.
“oh,sekertaris han? Kenapa tiba-tiba datang kesini?” Tanya min ji heran ketika sekertaris ayahnya datang ke kantornya.
“nona…hari ini saya datang atas perintah tuan besar untuk membicarakan tentang perjodohan untuk nona min ji…”
“mwo???? Perjodohan???” teriak hyuk dan so eun bersamaan.mereka berdiri di pojok ruangan mendengarkan perbincangan min ji dan sekertaris han.
“lalu ayahku bepesan apa lagi sekertaris han?” Tanya min ji santai tidak kaget seperti hyuk dan so eun.
“jika nona menerima perjodohan ini,maka anda akan di masukkan lagi ke daftar warisan.” Jawab sekertaris han yakin.
“sekertaris han…aku tidak bisa.hanya ada orang itu pak…” ucap min ji berusaha menolak perjodohan ini.
“saya tahu nona…tapi ayah anda sangat keras,saya tidak bisa apa-apa” balas sekertararis han lemah,mengingat ayah min ji yang sangat keras kepala untuk menikahkan min ji.karena di umur min ji yang sudah 32 tahun,memang sudah harus menikah.
“maaf sekertaris han…tolong bilang kepada ayahku jika aku hanya mencintai lelaki itu…” Jawab min ji memelas tak ingin di paksa lagi.
“hyuk…apa keluarga bu min ji dan yuki itu orang kaya?” Tanya so eun berbisik kepada eunhyuk.
“apa kau tidak tau,jika kakak beradik itu sebenarnya berasal dari keluarga Daehan yang bisnisnya terkenal di korea.” Jawab hyuk berbisik di telinga so eun.
“mwo??? Perusahan daehan yang pendapatannya mencapai trilyunan won itu???” ucap so eun lirih dan terkejut,jika saja mereka tidak di dekat min ji dan sekertaris han,mungkin dia akan berteriak kencang.
“ah,benar juga,mereka bisa meminjamkan uang banyak ke ayahmu,jika bukan dari keluarga kaya mana bisa.” Lanjut so eun berpikir sesuatu.
“bu min ji itu mengambil uang dari keluarganya secara diam-diam makanya dia di keluarkankan dari daftar warisannya.awalnya tempat ini milik ayahku tapi sebagai ganti uang yang di larikan ayahku,tempay ini di di sita dan di jadikan biro penyelidikan Daehan.” Jelas hyuk panjang lebar mengingat kenangan dulu.
“jinjha???”
“ne…makanya bu min ji selalu bersikap galak kepadaku…”lirih eunhyuk menunduk sedih
“tapi kurasa kegalakan bu min ji itu karena dia sayang kepadamu hyuk…” jawab so eun mencoba menghibur hyuk.
“jinjha??? Setiap kali ku dengar dia akan memotong gajiku,aku selalu mendoakannya supaya tidak panjang umur.” Jawab hyuk kesal sambil menengadahkan tangannya berdoa kepada tuhan.
“aku mendengarnya dari sini eunhyuk’ah…” JLEEEEBBBBB…suara min ji terdengar seram ketika dia mengetahui jika so eun dan hyuk sedang bergosip ria tentang dirinya.
“oohhh…ani bu min ji…kami tidak membicarakanmu.anda salah dengar…” sahut hyuk gagap takut akan di bunuh oleh min ji.
“yaaaakkkk…apa kalian tidak ada kerjaan??? Kenapa kalian malah bergosip di situ…” teriak min ji kesal.
“tidak ada bu shino…kami…omo…hari ini aku ada janji dengan klien…CELAKA AKU TERLAMBAT…!!!” teriak hyuk kencang lalu berlali keluar dari kantor dengan celana pendek dan kaos oblong putihnya.ia juga tidak peduli jika dia hanya memakai sandal jepit.
“AKU PERGI…!!!” teriaknya lagi sebelum benar-benar hilang dari kantor menarik tangan So eun berlari bersamanya.
“apa dia putra lelaki itu nona…???” Tanya sekertaris han ketika melihat Eunhyuk
“ne…aku berusaha tidak memanjakannya,karena bisa celaka jika dia pulang nanti,anaknya menjadi nakal.hehehehe”
Author POV
“apa katamu? Coba katakan lagi?” Tanya Eunhyuk kencang menggegerkan biro penyelidikan Daesang.
“tadi dompet adikku di rampas orang-orang yang memakai seragam smp,kami ingin kakak mengambil dompet itu lagi.aku akan bayar pakai uang ini” jawab seorang bocah perempuan mengeluarkan uang 1000 won dari kantong celananya.
“hmmm…bukannya lebih baik kalian lapor polisi? Mereka akan mengembalikan dompet adikmu dengan gratis lho…” jawab eunhyuk remeh tak peduli.
“tapi kami tidak ingin ibu baru kami tahu,karena nanti bisa marah…di dompet itu ada cincin kenangan dari mendiang ibu kandung kami.”ucap bocah perempuan itu dengan sedih.karena tidak ada anggapan serius dari hyuk,akhirnya bocah perempuan itu pun pergi bersama adik laki-lakinya.
“sudah terima saja permintaan anak kecil tadi,kau kan bukan detektif yang mata duitan.” Jawab So Eun sebal melihat sikap hyuk yang acuh tak peduli.
“Eiy…jadi detektif itu juga bisnis tau! Lagian aku tidak punya waktu,PR saja masih banyak.” Jawab eunhyuk masih acuh tak peduli.
“hyuk…aku punya cerita…lima tahun yang lalu setelah ayahku meninggal,rumahku kemalingan,semua barang kami habis,termasuk kotak music pemberian terakhir ayahku,waktu itu polisi tidak bisa menemukannya,dan aku pasrah untuk menerimanya tapi suatu hari ketika aku di ganggu oleh pemuda mabuk,ada seorang paman yang menolongku dan dia bilang jika dia adalah detetif swasta,dan ketika itulah aku meminta bantuannya untuk mencari kotak music ayahku.dan sayangnya waktu itu aku hanya punya uang 800 won,dan dia hanya mengambil uang koin 500 won ku.akhirnya dalam 3 jam paman itu kembali dengan wajah penuh luka,dan dia juga membawa kotak musicku di tangannya.dan sejak saat itu aku ingin sekali menjadi detektif seperti paman itu….yaaaaakkkkkkk…lee hyuk jae apa kau dengar omanganku tadi?” teriak so eun kesal ketika tau jika hyuk hanya focus melihat tv dan tak menggubris omangannya sama sekali.
“Eunna…cuaca sekarang sangat dingin,bagaimana jika kita mandi bersama???” Tanya hyuk polos tiba-tiba.
“yaaakkk…lee hyuk jae babo… aku bicara serius…kenapa kepalamu itu hanya berisi pikiran kotor sih….!!!!!!!”teriak so eun di ujung amarahnya.
“Eiiyyy…mandi bersama saat ini akan terasa hangat dan romantis Eunna…” jawab hyuk enteng tak peduli so eun yang sedang sebal.
“babo…mandi saja sana sendiri…baiklah jika kau tidak mau membantu anak tadi,biar aku saja yang membantu mereka.” Ucap so eun kesal melempar hyuk dengan bantal sofa.
“Eunna…!!!”
EUNHYUK POV
“ayo,minta maaf kepada mereka!!!” ucapku kesal ketika membawa 2 bocah SMP yang mengambil dompet anak kecil yang datang ke biro kami tadi pagi.menyebalkan…akhirnya aku mengambil job gratisan ini…
“maafkan kami….” Ucap 2 bocah smp ini yang sudah babak belur karena perbuatanku.
“ne…untung saja bisa ketemu.kak detektif terima kasih!!!” jawab bocak kecil itu tersenyum kepadaku.wah bocah ini manis juga jika tersenyum…
“aah,tidak apa-apa…aku sudah biasa begini,hehehehhe…!!!!”
“Eiyyy…tadi kau tidak bicara begitu lee hyuk jae…!!! Potong Eunna mendengar kata-kataku barusan.Aish…jika bukan gara-gara dia ngambek,mungkin aku tidak akan kerja gratisan begini.
“hyuk…kau harus ingat,yang paling penting bagi seorang detektif adalah hati.” DHEG…kenapa aku merasa kata-kata itu tidak asing sama sekali di telingaku.sepertinya aku pernah dengar kata-kata itu dari ayahku…yaa,dari ayahku,kata-kata terakhir sebelum dia meninggalkanku.
SIWON POV
Hosh…hosh…hosh…
“menyerahlah,sudah tidak ada jalan lain.” Teriakku kencang setelah memojokkan penjahat yang menculik anak kecil.
“jika ingin menangkapku,ayo tangkap saja! Tapi aku akan membunuh anak ini.” Jawabnya mengancam menodongkan pistol di kepala bocah itu.
“silahkan saja,sudah jadi pekerjaan kami menangkap orang-orang sepertimu.tapi ada kalanya jika melaksanakan tugas,nyawa orang jadi taruhannya.” Teriak rekan kerjaku mengarahkan pistolnya ke penjahat itu.
“turunkan pistolmu hyung,kau bisa melukai anak itu.” Teriakku mencoba meraih pistol rekan kerjaku ini.
CLIING…GLUNDUNG..GLUNDUNG…DUUUAARRRR…
Apa ini? sial…ini bom asap…siapa yang berani mengganggu pekerjaanku ini.
“jangan bertindak bodoh,jika kena anak itu bagaimana? jika terjadi apa-apa dengan anak itu…Nanti gajiku bisa di potong…!!!” ucap seorang laki-laki yang tiba-tiba muncul di tengah-tengah kami.makhluk apa dia? Darimana dia datang? Kenapa aku tidak merasakan dia datang.
“kau siapa?” teriak rekan kerjaku kesal,dia mulai mengarahkan pistolnya kepada pria misterius itu.tapi sial,moment ini di gunakan penjahat itu untuk kabur.
Shiiinnggg…traaaakkk……brruuuukkk…clliiinggg…cliinnggg…
“uang 500 logam? Di lempar dengan jarinya? Dan itu bisa melumpuhkan rekanku dengan seketika.sial…
AUTHOR POV
Aish…sial…gara-gara 2 orang ini,penjahatnya kabur.padahal aku sudah nyaris menangkapnya.1 orang sudah lumpuh,tinggal 1 orang lagi.batin hyuk sebal setengah mati.
Shhiiinnggg….HAAAAPPPP…
DHEG….sial orang ini bisa menangkap uangku.sepertinya dia bukan orang biasa.batin hyuk shock melihat siwon dengan sigap menangkap koin yang ia lemparkan dengan sekuat tenaga.
“kau sebenarnya makhluk apa?” Tanya siwon heran melihat uang logam yang baru saja ia tangkap dari hyuk.ia juga melihat darah segar keluar dari telapak tangannya.
“aku di minta orang tua anak itu untuk menyelamatkannya.kau kelihatannya seperti polisi,tapi apa kau juga tidak peduli dengan nyawa orang lain,seperti rekan kerjamu itu? Jika memang demikian,mari kita buat perhitungan disini.”
“hyuuukk…hyukk…” DOOEEENGGG…
“kau menemukan anak itu? Hosh…hosh…tiba-tiba saja aku kehilangan jejakmu.aish…kenapa kau cepat sekali.”
HYUUUNNGGG…heening…
“hmmm…apa aku datang di saat yang tidak tepat?” Tanya so eun polos melihat ketegangan diantara siwon dan eunhyuk.
“Aish…kau ini merusak suasana saja!!!” jawab hyuk berbisik kepada so eun.
HAP…”jangan buntuti kami ya???” ucap hyuk cepat menggendong So eun lari dari tempat itu,meninggalkan siwon dengan tatapan bingung.
“hyuk,siapa orang tadi?” Tanya so eun ketika mereka sampai di tempat yang ramai.
“sepertinya dia dari kepolisian,tapi dia bukan polisi biasa Eunna…karena uang logamku bisa dia tangkap.” Jawab hyuk diam,kaku karena masih merasa shock.karena hanya siwon yang bisa menangkap lemparan uang logamnya.
“mungkin,akan lebih baik jika kau cari jalan berbeda dariku Eunna…” DUUUUEEEEENNNGGGG…tiba-tiba saja ketika hyuk berbalik,siwon sudah ada di belakangnya tepat di sebelah so eun.
“Aish…sebenarnya anda ini mau apa? aku bilang kan jangan buntuti kami,tapi kenapa masih saja mengikutiku?” teriak hyuk geram menarik so eun dari sebelah siwon dan menyembunyikannya di belakang tubuhnya.
“Ani…aku hanya ingin bicara padamu.” Jawab siwon tak kalah galak dengan hyuk.
“perkenalkan namaku,choi siwon.petugas kepolisian yang di tempatkan pada bagian penyelidikan khusus.jabatanku sebagai kepala polisi” ucap siwon memperkenalkan diri secara resmi.
“namaku lee hyuk jae,panggil saja Eunhyuk. penyelidikan khusus? Apa maksudnya itu?” Tanya hyuk penasaran.
“tidak bisa aku jelaskan secara detail,tapi dasarnya kami menangani kejadian yang sangat di rahasiakan dari masyarakat,penjahat tadi buronan yang sudah lama kami incar,dia sering kali di jadikan umpan orang-orang yang berpengaruh di bidang politik maupun ekonomi.tugasku menangkap orang seperti itu.dan aku dapat kabar jika penjahat itu sudah tertangkap dan anak kecil itu sudah di kembalikan kepada orang tuanya.” Jelas siwon panjang lebar.di tengah-tengah taman yang ramai.
“hahhh…syukurlah,akhirnya gajiku tidak jadi di potong.hahahaha”
“lee hyuk jae,dengan bakatmu ini maukah kau membantu kami,untuk menangkap penjahat seperti tadi?” pinta siwon mengagetkan so eun yang berada tepat di belakang hyuk.
“maaf…aku tidak mau.sampai nanti yaa???” jawab hyuk cepat tanpa berpikir sedetikpun.
“apa kau tidak takut aku menangkapmu? Karena aku berhak untuk menangkapmu sekarang juga,tuan lee hyuk jae.” Ucap siwon lembut tapi terkesan mengancam.
“Eiiyy…kau tidak akan bisa menangkapku tuan choi…” jawab hyuk santai tanpa rasa takut sedikitpun.
“baiklah…jika begitu,mari kita pulang.sudah malam, Besok kan kita harus sekolah.”
“ssssssttttt…Eunna Babo!!!” ucap hyuk cepat-cepat membungkam mulut so eun yang keceplosan.
“sekolah???” Tanya siwon heran dan penasaran
“ah…bukan apa-apa,anyeong!!!” UCAP Hyuk cepat-cepat membawa so eun pergi dari situ.
“hmmmm…lee hyuk jae…betul-betul anak yang menarik.”
AUTHOR POV
“Hoooaaaaammmm…hari ini aku tidur lagi di kelas sampai pulang sekolah.” Keluh hyuk berjalan pulang ke apartementnya bersama so eun tentunya.
“apa kau bekerja sampai larut malam lagi? Sudah seminggu ini saat kau selalu tertidur di sebelahku masih memakai sepatu.” Ucap so eun heran dengan sikap hyuk akhir-akhir ini.memang semenjak so eun bekerja di biro penyelidikan daesang,so eun tinggal bersama hyuk,bahkan tidur di ranjang yang sama.
“ne…jika seperti ini terus.bisa-bisa staminaku drop…” jawab hyuk sedih dengan tampang polosnya yang di buat-dibuat.
“hmm…sebenarnya sudah lama aku berpikir ini,jika berat kenapa kau masih pergi ke sekolah? Tanpa ijazahpun kau masih bisa bekerja kan?” Tanya so eun heran dan penasaran.
“eh…aku belum pernah bilang kepadamu ya…aku ini suka sekali melihat seragam siswi SMU.begitulah…hehehehe” jawab hyuk spontan dengan gummy smilenya.
“jika hanya seragam,aku bisa memperlihatkan kepadamu kapan saja kan?” jawab so eun masih tidak percaya dengan jawaban hyuk.
“oh…hmm…ani…aku…aku paling suka jika di kelilingi cewek-cewek berseragam.ya sudah,sampai nanti ya! Pulanglah,aku ada urusan mendadak!” jawab hyuk cepat lalu berlari meninggalkan so eun yang masih di geluti rasa penasaran
“yaaaa…lee hyuk jae tunggu…aku hanya ingin tau.kasih tau dong…” teriak so eun berlari mengejar hyuk.
“sudahlah,tidak ada gunanya bertanya seperti itu.” Jawab hyuk mulai merasa kesal dengan so eun
“ani…aku hanya penasaran lee hyuk jae!!!” teriak so eun tidak mau kalah
“dasar keras kepala…!!! Aku ingetin ya,saat ini mungkin lebih bahaya jika kau mengikutiku terus.” Jawab hyuk mulai merasakan sesuatu yang tak enak.
“ah…gertakanmu tidak akan mempan hyuk!!!” JLEEB…itu semakin membuat hyuk semakin jengkel.
“sebenarnya ada apa sih??? Orang sepertimu kan tidak harus pergi ke sekolah!!!” teriak so eun membuat langkah hyuk berhenti seketika.
“apa segitu anehnya orang sepertiku pergi ke sekolah?” DEGG…ucapan hyuk berhasil membuat so eun terdiam dan bergetar.
“hyuk…mian,aku tidak bermaksud begitu.” Ucap so eun meraih tangan kanan hyuk dan berhadapan dengannya.
“sudahlah…daripada memikirkan itu,lebih baik sekarang menjauhlah dariku.” Tegas hyuk menepis tangan so eun dan berjalan menjauhinya.tapi belum dua langkah ia berjalan,tiba-tiba ada seorang lelaki yang menghadangnya.
“apa kau lee hyuk jae?” Tanya seseorang yang tiba-tiba muncul di depan mereka.
“tidak kusangka kau masih muda begini.”lanjut pria bertubuh besar itu lagi
“akhir-akhir ini,kau sering mengikutiku.ada urusan apa anda denganku?” Tanya hyuk sinis berusaha menyembunyikan so eun di balik punggungnya.
“oh,jadi selama ini kau sudah menyadarinya.hebat sekali…” puji pria itu tertawa sinis
“sebenarnya aku ingin sesuatu darimu…” ucap pria itu dan membuat eunhyuk curiga dan cepat-cepat mengeluarkan uang logamnya dari saku belakang celananya.
“apa itu?”
“nyawamu…!!!” CKLEEEKKK…DESH….DUAARRR…TRAAAKKKK…
Pria itu langsung menembakkan pistol dari sakunya,tapi dengan cepat eunhyuk melemparkan koinya kea rah tangan pria itu dan alhasil pistol itu terjatuh dari tangan pria misterius itu.HAP…DUUUAARRR…hyuk melempar bom asap yang ada di kantongnya dan melarikan diri dari pria itu dan menggandeng so eun di belakangnya.
“hyuk…kenapa dia mengincarmu?” teriak so eun berlari mengikuti langkah hyuk
“Aish…Molla,tapi jika bekerja di bidang ini pasti banyak musuhnya.” Jawab hyuk mengeratkan pegangannya di tangan so eun.ia takut pria itu akan mengejar mereka,jika saja dia sendirian pasti dia akan menghadapi pria itu,tapi karena ia bersama so eun,maka ia harus menjauhkan so eun dari bahaya.
“hyuk.dia mengejar kita!!!” teriak so eun membuat hyuk menoleh dan mendapati pria itu memegang basoka dan siap menembakkan kea rah mereka
Shhuuuutttt…ddduuuaaaarrrr…
“kyaaaaaa” so eun dan hyuk pun terpelanting ke tanah untung saja hyuk langsung menghindar dan memeluk so eun,jadi basoka itu meleset ke tembok pagar sebuah rumah.
“sial…orang itu benar-benar tidak berperasaan.Eunna,kwenchana?” Tanya hyuk khawatir melihat keadaan so eun
“hyuk,kakiku.” Rintih so eun memegang kakinya,sepertinya kakinya sedikit keseleo dan tidak bisa bangkit berdiri.
HAP…dengan cepat hyuk menggendong so eun dan berlari lagi melarikan diri dari pria gila itu.”apa aku boleh bertanya? Apa kau punya uang 500 logam?” Tanya hyuk panic karena uang logamnya habis.so eun pun menggeleng karena ia juga tidak punya uang logam.
Tiba-tiba hyuk berhenti di sebuah gang yang sempit.”hyuk,ini kan jalan buntu” lirih so eun panic ketika hyuk membawanya ke jalan sempit dan buntu itu.eunhyuk berpikir keras,ia melihat ada balok-balok panjang yang berdiri menyender tembok jalan itu.dan ada juga tong sampah yang terbuat dari besi.dengan cepat ia pun menyusun rencana.
“tenang saja Eunna,aku akan bereskan orang itu disini.” Ucap hyuk yakin menurunkan so eun dari gendongannya.
“oh,rupanya kalian bersembunyi disini.” Ucap pria itu menemukan hyuk dan so eun berdiri tepat di sebelah tong sampah besi itu.
“kenapa mengincarku? Jelaskan!!” teriak hyuk mulai geram
“hmmm,baiklah.akan ku jelaskan,seminggu yang lalu kau pernah menyerang pegawai bank yang korup kan? Saat ini ia sedang di penjara,dan di situlah sumber permasalahannya,selain sebagai pegawai bank dia juga membantu proses pencucian uang kelompok kami,jika dia sampai membocorkan pada pihak polisi,bisa-bisa kami menjadi incaran polisi,maka dari itu kami ingin memusnahkan mu yang menjadi sumber malapetaka ini.bagi kelompok kami nama lee hyuk jae sangat terkenal,karena dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik,dari dulu memang aku ingin sekali bertemu denganmu,tapi ternyata kau tak sehebat perkataan mereka.”jelas pria itu panjang lebar dan mulai mengeluarkan pistol dari saku jasnya.
“aku detektif swasta…jangan samakan aku dengan pembunuh bayaran seperti kalian!!!” DEEGG…ucapan hyuk barusan membuat so eun terpaku dan mulai mengerti sesuatu.
“orang yang hanya bisa melarikan diri,tidak usah berpura-pura!!!!”
CKLEEKK…SREEEEKKK…TRAAAKKKKKKKKKK…GRREETTAAAAAAKK…DDUUUUBBRRAAAAAKKK…
Sesuai dengan rencana,eunhyuk menarik tali yang sudah ia kaitkan dengan balok kayu yang berdiri di dinding dan berhasil menjatuhi tubuh pria bertubuh besar itu dengan balok kayu itu.
“AARRRRGGGGGHHHH….!!!”
“hyuk,pria itu bangun lagi!!!” teriak so eun kencang melihat pria itu bangkit dan siap menembakkan pistolnya kea rah hyuk,dengan sigap hyuk meraih tutup tempat sampah lalu melemparkannya tepat di tangan pria itu memegang pistol.SSHIIINNGG…secepat kilat hyuk berlari kea rah pria itu dan memukul wajahnya dengan kencang sehingga pria itu terpelanting ke tanah tak berkutik.
“UGH…UGH…sekarang aku tahu,kau sengaja memilih tempat ini untuk menjebakku kan?” ucap pria itu kepayahan dengan luka di sekujur tubuhnya.
CKLEEKKK…hyuk sudah berdiri di depan pria itu dan siap menembakkan pistol yang di bawa pria tadi.
“kau ingin membunuhku? Cih…sudah pasti kan? Karena tadi aku juga bermaksud membunuhmu.itu memang peraturan dunia kita kan? Cepat bunuh aku lee hyuk jae..!!!” teriak pria itu menantang eunhyuk
“Andwe…hyuk…Andwe…!!!” teriak so eun tak ingin eunhyuk membunuh pria itu.
TRRIINGG…CLIINNGGG…CLLIIINNGG…eunhyuk membuang peluru yang ada di pistol itu dan membuang pistol itu jauh.
“wae? Kenapa kau ?”
“kan sudah aku bilang,aku bukan pembunuh botak!!!!”
SO EUN POV
2bulan kemudian
Sepertinya sekarang aku mengerti alasan hyuk tetap sekolah,hyuk yang ku kenal mempunyai dua jati diri.sebagai pelajar biasa yang pergi ke sekolah dan sebagai detektif luar biasa yang di takuti lawan.dan hyuk yang sebagai detektif mungkin hidup di dunia berbahaya,tapi hyuk yang sebagai pelajar biasa tidak ingin menjadi penghuni dunia yang seperti itu,bagi hyuk,sekolah pasti tempat penting yang dapat mengembalikannya dari dunia bahaya ke dunia yang biasa.jika saja hyuk tidak menginjak bangku sekolah…apa dia akan…hah,aku tidak mau memikirkannya.
“apa yang kau lamunkan Eunna?” Tanya hyuk membangunkanku dari lamuanku.
“oh,hyuk kau sudah pulang.baru jam 10 malam?” tanyaku balik heran ketika ia pulang cepat,biasanya ia akan pulang larut malam bahkan sampai subuh.
“Eiiyy…apa kau lupa besok kita akan ada acara perpisahan sekolah?jika pulang larut lagi,bisa-bisa aku tidak akan bisa datang ke acara itu.hah…akhirnya aku lulus juga dari SMU .” Ucap hyuk kesal memanyunkan bibirnya.aku lupa,besok kan memang ada perpisahan anak kelas 3.akhirnya kami lulus juga.
“ah,rupanya kau ingat juga,aku saja lupa?” tanyaku lagi membuatnya tesenyum penuh arti.
“wah…ternyata ingatanku lebih bagus dari pada kau Eunna” Jawabnya nyengir tanpa dosa.
“terserah kau sajalah…” ucapku acuh meninggalkannya menuju kamar.entah kenapa,ia juga mengikutiku menuju kamar.perasaanku sudah tidak enak sekarang…
“hmmm…Eunna,apa kau tidak ingin melakukan sesuatu?” tanyanya polos mengikutiku ke tempat tidur.
“melakukan apa?” Tanyaku heran dengan pertanyaannya.
“ani…kita sudah lama tinggal serumah bahkan tidur diranjang yang sama.apa kau tidak mau melakukan sesuatu denganku?” tanyanya lagi dengan malu-malu.dasar yadong…aku tau suatu hari dia pasti akan membicarakan ini.tapi aku tidak boleh terpancing olehnya.
“Aish…kau ini bicara apa lee hyuk jae.apa karena kepalamu sering di pukul orang,makanya menjadi sinting begini hah?” jawabku acuh mulai masuk kedalam selimut.
“yaaakkk kim so eun…jangan pura-pura tidak tahu.kau tau,aku selalu tersiksa ketika tidur denganmu tapi tidak bisa melakukan apapun.” Ucapnya merajuk dan sukses membuatku tersenyum menahan tawaku.
“yaaaa lee hyuk jae,kita ini hanya partner bukan suami istri.jadi buang jauh pikiran kotormu itu dari kepalamu.” Ucapku bangkit dari tidurku dan melihatnya di tepi ranjang dengan muka merajuk.
“omo…Eunna, Kita serumah bahkan seranjang,tapi kau hanya menganggapku sebagai rekan kerja? Wah,kau sangat jahat kim so eun” teriaknya heran mulai mendekatiku.
“memangnya kau menganggapku apa tuan lee?” tanyaku pelan melipatkan tanganku di dada.
“wah,kau masih bertanya itu kepadaku? Apa kau tidak ingatt sudah berapa kali aku menyelamatkanmu dari bahaya? Aku tidak akan melakuakan itu jika kau bukan siapa-siapa bagiku kim so eun.” Jelasnya lagi mulai kesal dengan pertanyaanku.
“jinjha??? Tapi kenapa kau masih saja menggoda wanita lain di depanku?” tanyaku lagi tak kalah galak dengannya
“kapan aku menggoda wanita lain? Aish…ya sudahlah terserah kau saja.!!!” Teriaknya keras dan mulai bangkit ingin meninggalkanku.GREEEPPP…aku pun meraih tangannya dan mendudukkannya lagi di sebelahku.
“Arrasso…aku tau lee hyuk jae.baiklah aku akan memberimu 1 ciuman.” Ucapku pelan agar dia tidak marah lagi kepadaku.
“hanya 1 ciuman?”
Eunhyuk POV
“1 ciuman,atau tidak sama sekali.”
Ccuuuupppp…dengan segera aku menciumnya sebelum ia berubah pikiran.aku melumat bibirnya dengan lembut dan tidak berniat untuk melepaskannya.aku menarik tengkuk so eun semakin kencang agar aku bisa melumat bibir so eun yang manis seperti strawberry…”hhmmmm…” yes…akhirnya dia mendesah juga di sela-sela ciuman kami.aku mulai tersenyum saat ia mulai membalas ciumanku dan mulai menarik kaosku.sudah kuduga,kau juga menginginkan ini kan kim so eun…
Aku mulai merebahkan tubuhnya di ranjang dan mulai membuka pakaiannya,sebelum ia tersadar dan memukulku.aku mulai meremas payudara kanannya dan ia pun mulai mendesah sexy di bawah tubuhku.satu persatu ku buka kancing piyamanya dan tereksposlah payudaranya yang indah dengan balutan bra putih.aku mulai beranjak menciumi lehernya dan berusaha membuka pengait bra nya.
“hyuuukkkk…apa kau ingin ku beritahu sesuatu?” tanyanya pelan sambil mendesah.
“apa itu?” Tanyaku masih menciumi dadanya yang tidak tertutup bra.
“pengaitnya ada di depan…” DUUEEENNGGG…pantas saja dari tadi aku tidak menemukan pengaitnya.sialan…
“hhhmmffff…huahahahahahaha…babo…kau payah lee hyuk jae.” Ucapnya tertawa terbahak-bahak di baawahku.
“yaaaakkkk…jangan tertawa.mana aku tahu jika pengaitnya ada di depan.” Teriakku berusaha membuatnya berhenti tertawa.
“arraso…tidurlah,besok kita harus bangun pagi.dasar payah…hehehehe” ucapnya tersenyum meremehkanku.
“kau meremehkanku nona kim…” ucapku sebal lalu menarikknya lagi tidur di bawahku.dengan kasar aku mencium bibirnya dan melumatnya,ku gigit bibir bawahnya agar dia membuka mulutnya.setelah terbuka dengan cepat aku melesakkan lidahku dan bermain dengan lidahnya.,ia sempat mendorong tubuhku menandakan ia tidak bisa bernafas.ku miringkan kepalaku agar ia bisa bernafas.belum semenit ia bernafas,aku mulai meremas payudara dengan cepat.ia pun melenguh di sela-sela ciuman kami.ku buka dengan cepat piyamanya dan branya.kubuang entah kemana branya dan langsung saja kulumat payudaranya.aku sempat mendengarnya berteriak kaget ketika aku mengulum putting kanangnya dan meremas payudaranya yang sebelah kiri.
“hyyuuuukkk…pelan…” ucapnya lirih seperti memohon kepadaku.tapi maaf saja nona kim,aku sudah terlanjur marah karena kau bilang jika aku ini payah,kita lihat saja nanti.kau akan memohonku supaya tidak berhenti melakukan ini.
Aku membuka cepat celananya dan celana dalamnya.aku tersenyum puas melihat tubuh polosnya di bawahku.sial…dengan keringat dan rambut yang acak-acakkan membuatnya semakin sexy di mataku.dengan cepat aku melepaskan kaosku dan mulai menciumi bibirnya lagi.tak mau berlama-lama aku membuka sendiri celanaku dan bersiap untuk memasukkan milikku.
“hyuuukkk…cheball…pelan-pelan…” ucapnya lirih dan aku pun mulai membungkam mulutnya dengan bibirku.sepelan mungkin aku memasukkan juniorku di miss V nya.
JLEEBB…”aaaakkkhhhh…” dengan sekali dorongan aku memasukkan milikku di miss V nya.ia berteriak dan aku merasakan perih di punggungku karena kukunya.aish,seharusnya aku memastikan jika kukunya tidak panjang sebelum melakukan ini.
“hyyuuuukkk…”DEEEGGG…dia menangis.Eunnaku menangis…oh,tuhan apa itu benar-benar sakit? Aku melihat kebawah dan aku tersentak melihat ada darah di seprai putih ini.
“Eunna…kwenchana? Mian…apa sesakit itu? Apa kita hentikan saja?” ucapku lirih menghapus air mata di pipinya.
“hyyuuukkk…jika setelah ini kau tidak menikahiku.aku benar-benar akan membunuhmu.” Ucapnya lirih masih memejamkan matanya.wow…ucapnya sangat pelan,tapi mengapa sangat menakutkan.
“kau ingin melanjutkannya,apa hanya ingin melamun lee hyuk jae.” Ucapnya sontak membuatku tersadar dari lamunanku,
“Eiyy…tentu saja melanjutkannya Eunna” ucapku mulai menggerakkan panggulku. Perlahan aku menggerakkan panggulku dan melumat bibirnya yang mungkin sudah menjadi bagian favoritku.
“aakkhhh..lebih cepat…hyuukk…” desahnya membuatku terbang melayang,sudah sejak tadi aku ingin menggerakkannya lebih cepat.segera saja aku menambahkan tempo permainanku.semakin cepat dan cepat…
“aaaaaakkkkhhhhh” teriak kami bersama ketika aku dan dia mengeluarkan cairan kami.ku tumpahkan semua spermaku di rahimnya.dan aku pun tergeletak tak berdaya di sampingnya.
“wwaahhh…Eunna,kenapa tubuhku rasanya lelah sekali? Bahkan aku sudah tak bisa menggerakkan tanganku.” Ucapku terengah-engah menghirup udara sebanyak mungkin.
“babo…tentu saja kau lelah.bekerja seharian,dan melakukan ini.bahkan kau belum makan lee hyuk jae…” ucapnya sinis berdiri dari tempat tidur.wah…jika saja aku tidak selelah ini,aku pasti tidak akan membiarkan tubuh indah itu menganggur.itu menguji imanku…
“yaaaakkkk…pakai bajumu,kenapa kau berjalan mondar mandir di hadapanku tanpa pakaian begitu? Kau sengaja ingin membuatku mati karena menahan nafsu hah?” teriakku kencang berusaha tidak melihat tubuhnya yang menggoda itu.Aish…jika saja tadi siang aku tidak berkelahi dengan sekumpulan penjahat,mungkin sekarang aku punya tenaga lebih untuk menyerangnya lagi.
“yaaaaakkkk…aku mondar mandir juga ingin mencari bajuku yang kau lempar tadi bodoh…tidurlah,jika kau lelah.jangan berteriak-teriak seperti anak kecil begitu.” Teriaknya galak ketika menemukan bajunya yang aku lempar tadi di ujung kamar ini.wah..ternyata kekuatanku hebat juga…
“mianhae…” lirihku ketika ia kembali tidur di sebelahku.aku pun menarik selimut dan menutupi tubuhku yang naked ini.
“tidurlah…besok kita akan membahas pernikahan kita…”
“mwoo???
TBC

Fc Populer: