A Stupid Liar (Hyun Couple)

0
1. Author : DoubleChoi
2. Judul : a Stupid Liar (Hyun Couple)
3. Kategori: NC 21, Yadong, Oneshoot
4. Cast:
– Choi Seunghyun (T.O.P)
– Kim Jihyun
– Other Cast
Annyeohaseyo^^
Juno: Afiiiikaaaaa….
Afika : iyaaa..
Juno: Ada yang baru nihhh..
Afika : apaaaa???
Juno : Hyun couple balu rasa ekim..
Afika : waaaahhhh…hyun couple!!
Juno : ne, tapi kau halus belnyanyi kalau sedang membacanya, kalau tidak nanti dimalahi appa’ku
Afika : nyanyi apaa??
Juno : dance..i wanna dance dance dance..WAWh… Fantastic Baby!!. BOOM shakalaka, boom shakalaka, boom shakalaka, wawh fantastic baby !!! (juno dance ala TOP di fantastic baby)
Afika menatap juno tanpa berkedip ^^
Happy reading all ^^

“ hyung,semua drama ini ceritanya bagus, kau mau ambil yang mana?”
Aku menoleh ke arah 4 dongsaeng BigBang dan se7en hyung yang sedang asyik membaca 4 naskah drama yang ditawarkan padaku. Tahun 2012 ini, aku memutuskan untuk mengambil peran dalam drama, setelah tahun 2011 lalu menolak banyak drama. Sejak aku memenangkan 7 award dari film into the fire, tawaran untuk bermain drama memang banyak berdatangan, tapi demi BigBang yang sedang ‘kritis’waktu itu aku menolak semuanya.
“yang ini judulnya absolute Boyfriend hyung, ceritanya disana kau akan jadi robot berbentuk manusia. Itu cocok sekali hyung haha, dan cast yeoja’nya adalah kim haneul”
Seungri tertawa sendiri membaca sebuah naskah drama itu, jadi robot seperti bearbick? Menarik juga, tapi resikonya aku harus tampil topless, dan aku tidak mau. Kuabaikan seungri dan lebih asyik menyuapi juno lagi
((Juno: appa cocok sekali jadi robot, appa kan mirip robot))
“ yang ini full house 2 hyung, yang jadi cast yeoja’nya adalah shin min ah!!”
Daesung sedikit tidak percaya membaca nama yeoja di draft drama itu, bahkan jiyong, youngbae dan se7en hyung ikut memeriksanya
“sebaiknya jangan diambil hyung,atau jihyun nuna akan memukulmu”
Aku sedikit tersenyum mendengar perkataan jiyong, tentu saja itu tidak mungkin, aku masih ingat gossip skandal’ku dengan aktris cantik itu tahun 2008, yang membuat jihyun masuk rumah sakit karena mogok makan -_-
((Juno: ne appa,jangan diterima nanti appa dimakan, shin min ah kan gumiho))
“ saranku kau ambil yang ini saja seunghyun, sebuah melodrama, judulnya love rain. Aku yakin ini akan bagus untuk kemampuan aktingmu, dan cast yeojanya adalah si cantik yoona snsd”
“isshh se7en hyung, seunghyun hyung itu tidak akan cocok main melodrama, dia kan kalau menangis jelek sekali hahaha”
Dengan hanya sekali lirikan, seungri langsung  menutup mulutnya dan memilih pergi ke dapur mengambil makanan. Siapa juga yang tahan ditatap tajam olehku ^^
((Juno: ne, Charles saja langsung sakit gara-gara appa menatapnya semalaman))
Kubersihkan mulut juno yang belepotan makanan, dan memberinya minum. Lalu berdiri menghampiri ke5 orang itu. Sore ini,mereka sedang berkumpul di rumahku, selalu datang tiap hari, menghabiskan makanan -_-. Walau aku juga senang,karena ada yang membantu menjaga juno. Jihyun sedang sibuk dengan kuliahnya yang memasuki tahap akhir, 2 minggu lagi dia wisuda.
“jadi hyung, kau mau mengambil peran yang mana? Semuanya juga menarik, dan bagus untuk meningkatkan kemampuan aktingmu. Semuanya menantang”
Aku hanya mengangkat bahu,
“aku juga belum memutuskan, harus diskusi dulu dengan YG appa”
Kuambil sebuah draft yang berwarna biru, tertulis judul ‘celebrity’ disana. Aku sudah membacanya semalaman,dan aku tertarik dengan ceritanya.
“mungkin aku akan mengambil drama yang ini. Bagaimana menurut kalian?”
Ke5 orang itu merebut draft dan mulai membacanya dengan serius,bahkan juno juga ikut membaca, padahal dia msih 10 bulan -_-
((Juno: appa, aku kan sudah pintar membaca))
“jinja hyung??kau sudah memikirkan resikonya?”
Aku mengangguk dan menatap jiyong “ne wae? Ada masalah? YG appa juga merekomendasikannya”
“ceritanya memang menarik hyung, tapi cast yeoja’nya adalah…”
“yoo eun hye..”
Youngbae menyelesaikan kalimat jiyong yang menggantung. Aku mengerti tatapan mereka, akan sangat beresiko jika aku main dengan yoo eun hye sunbae, aktris cantik itu. Wae?jihyun tidak akan suka. Aku dan eunhye sunbae, beberapa bulan lalu pernah jadi model untuk sebuah majalah. Kami melakukan pemotretan calvin klein di Brooklyn, dan yang membuat jihyun marah adalah pose fotonya -_-. Eunhye sunbae hanya memakai bra dan CD,lalu memelukku yang berbaring di sofa, sedangkan aku memakai pakaian yang tertutup,bahkan kemejaku saja lengan panjang. Dari sudut seni,foto itu indah sekali, tapi dari sudut jihyun tentu saja itu membuatnya cemburu dan akhirnya memaksaku menikah -_- (aku juga cemburu banget lihat foto itu bang,lebih tepatnya IRI, andai bisa tukeran jiwa sama yoo eunhye!!)
“tapi itu belum pasti, disini juga tertulis nama park minyoung,.jangan terlalu khawatir”
Se7en hyung tersenyum,mencoba membesarkan hati. Kalau dengan park minyoung, jihyun sama sekali tidak akan keberatan. Karena kami pernah main drama bareng ‘I am sam’, terlebih park minyoung juga VIP sejak jadi model MV haru-haru. Park minyoung teman dekat jihyun.
((Juno: jangan appa, nanti appa dipukul lee min ho))
Aku meneguk air putih yang terletak di meja “jihyun harus mengerti, itu semua resiko pekerjaanku. Sampai kapan dia akan terus cemburu buta seperti itu”
“terserah hyung saja lah, kami semua selalu mendukung pilihanmu hyung, yang penting drama’mu nanti sukses”
Aku mengangguk mengerti, semenit kemudian kami berlima sudah rusuh main PS, ribut, juno merangkak kesana kemari, lagi-lagi gaho mengendus pantatnya,dasar anjing mesum -_-
***
“chagiyaa, ini perasaanku saja atau memang benar juno semakin mirip jaejoong hyung?”
Jihyun ikut menatap lekat juno yang sedang bermain di karpet, mengacak lego yang baru saja kubelikan minggu lalu.
“ne tabi, dia semakin mirip jaejoong oppa,apalagi rambutnya seperti itu”
((juno: aku memang mirip paman jeje, tapi paman kan juga ganteng))
“isshh..besok aku harus membawanya ke salon, akan kurubah style rambutnya dan mengecatnya dengan warna biru. Dia itu anakku,bukan anak jaejoong hyung!”
((juno: shireo appa!! Rambut appa jelek seperti glowing))
Jihyun hanya mengangguk dan merubah posisi duduknya, menyamping sambil memelukku. Tentu saja malam ini dia duduk di pangkuanku,tidak malu pada juno yang duduk di karpet -_-. Aku bersyukur punya istri yang badannya kecil mungil seperti jihyun, bayangkan kalau istriku punya body seperti UEE after school, pasti tulang pahaku sudah patah T_T
“tabii..” jihyun menyandarkan kepala di dadaku, tangannya memeluk leherku, sebuah ciuman mendarat di pipiku. Aku tersenyum dan meraih dagunya yang lancip itu lalu mendaratkan sebuah ciuman di bibirnya, jihyun membalas dan akhirnya kami berciuman. Dari sudut mataku,kulihat juno menatap kami, tutup matamu baby jun
((Juno: isshh appa,eomma..aku belum tidur,jangan ciuman di depanku! Aku malu sekali,pasti muka’ku merah))
Kulepaskan ciuman dengan sedikit paksaan,jihyun tidak akan berhenti melakukannya kalau tidak dipaksa -_-. Aku tersenyum semanis mungkin, malam ini aku akan minta ijin padanya untuk main drama itu, kemungkinan besar aku akan menerimanya.
“wae tabi?kenapa kau senyum terus dari tadi? Itu menakutkan,kau tahu gaho saja dibawa ke rumah sakit gara-gara senyum sendiri terus selama seminggu”
Aigoo,aku kan bukan gaho -_-
“chagiya,kau tahu kan BigBang tahun ini akan sibuk sekali, kami akan melakukan world tour ke 16 negara. Semua member akan merilis album solo termasuk daesung, dan aku akan main drama”
Jihyun menatap mataku,menungguku melanjutkan cerita, tangannya masih memeluk leherku.
“aku akan mengambil peran di sebuah drama, dan ceritanya….”
“siapa lawan mainnya?”
To the point, jihyun tidak pernah mempermasalahkan peranku dalam drama, jadi pembunuh bayaran sekalipun yang penting aktingku bagus. Yang terpenting baginya adalah cast yeoja’nya. Aku menelan ludah, takut dengan reaksinya.
“park min young..”
Hey,aku tidak berbohong kan??yoo eunhye sunbae juga belum pasti
((Juno: Eomma, appa berbohong!! Ayo cubit perutnya))
Jihyun cemberut dan sedikit terdiam “aku lebih suka kau main drama dengan hanbyul eonni saja tabi, setidaknya kau tidak akan tergoda olehnya”
“ne aku tidak akan tergoda,tapi kalau ada adegan mesra aku akan langsung dipukul dongwook hyung”
Jihyun tertawa kecil “ne,gwenchana.. aku kenal min young,lagipula dia kan sudah akrab denganmu juga member BigBang lainnya. Aku tidak khawatir. Kalau kau macam-macam aku akan melaporkanmu pada lee minho,biar dia memukulmu”
Aku tertawa dan mengacak rambutnya, lalu mengecup keningnya “ gomawo sayang, kau semakin dewasa sekarang,tidak cemburuan lagi”
Mata bulatnya berbinar,jihyun memang senang sekali kalau dipuji, seperti anak kecil yang diberi mainan baru. Aku menarik kepalanya lagi,lalu meraup bibirnya, jihyun mendongak menyeimbangkan ciuman. Tanganku sudah jahil mengelus punggungnya, dan jihyun semakin memperdalam ciumannya, rasanya malam ini aku akan melakukannya ^^
Aku memagut lidahnya, dan tanganku menyusup ke dalam bajunya. Jihyun merapatkan tubuhnya semakin menyandar ke tubuhku. Ciuman kami semakin dalam dan mungkin kami akan melakukannya di sofa, andai tidak terdengar suara tangisan
Upss,juno belum tidur
((Juno: appa,eomma..jangan lupakan aku T_T, aku tidak mau punya dongsaeng T_T, aku kan belum bisa jalan))
Kulepaskan ciuman dan kami berdua sedikit tertawa, lupa kalau juno hobi sekali menangis sebelum tidur. Jihyun mencium pipiku sekilas dan turun dari pangkuanku, lalu menggendong juno yang sudah menangis kencang, mungkin baby jun cemburu.
((Juno: appa,,kalau nanti terulang lagi,aku akan kabur ke rumah paman jaejoong T_T))
***
“ tabi,, kau sedang baca apa?”
Jihyun naik ke atas ranjang dan mendekatiku yang sedang membaca naskah drama itu, aku segera meletakkannya di atas meja, sebelum jihyun membaca cast yeoja yang tercantum disitu. Kurentangkan tangan dan jihyun segera menyambar ke pelukanku.
“tabi,kita kan sudah punya 3 mobil, aku ingin menjual Ferrari ke temanku”
“untuk apa?itu kan mobilnya juno, baru 3 bulan yang lalu kita beli. Kau butuh uang?”
Jihyun mengangguk lalu duduk dan menatap mataku “ aku,seungri dan jae in mau membuka usaha baru, spa,fitness dan butik khusus bayi. Aku ingin jadi pengusaha muda, kau kan tidak mungkin selamanya terkenal. Kita harus investasi seperti jaejoong atau se7en oppa dengan restorannya”
Aku mengangguk setuju, sejak kapan dia jadi sangat dewasa ^^
“aku akan menjual Ferrari,lagipula juno masih bayi,kebetulan ada temanku yang ingin membelinya dengan harga yang bagus”
“nugu?”
“hanya teman kuliahku, dia menawarnya dengan harga yang pas”
Kubelai pipinya “lakukan semaumu chagiya, aku percaya padamu. Setidaknya ada seungri yang sudah berpengalaman mengelola bisnis academi’nya,”
Jihyun menjerit antusias,lalu memelukku dan menghadiahiku dengan ciuman di seluruh wajah. Aku menjilat bibirnya sebelum meraup bibir merahnya, jihyun membuka lebar mulutnya lalu menghisap bibirku. Lidahnya menerobos tidak sopan ke dalam mulutku, mengajak lidahku untuk bermain bersama. Tangannya yang halus itu sudah menyusup ke dalam celana pendekku,dan meremas juniorku kuat, aku terbelalak kaget dan berusaha melepas ciuman,tapi jihyun menghisap bibirku dengan kuat.
Dia selalu mencuti start duluan, remasannya di juniorku semakin kuat, dan bibirnya mengunciku dalam ciuman yang sulit dilepaskan, aku kalah T_T
Tanganku mencengkram kuat bahunya,mendorong tubuhnya sedikit memaksa, akhirnya ciuman itu terlepas juga
“ahhh…”
Kupandangi wajahnya yang tersenyum seduktif, dia meremas juniorku kuat, bahkan celanaku masih terpasang sempurna. Aku mendesah sambil membuka kancing piyamanya, aku tahu jihyun tidak suka diganggu, tapi dia juga harus merasakannya.
“aahhh…chagiyaa..oohhh”
Setidaknya lepaskan dulu celanaku kim jihyun -_-
Aku berhasil membuka piyamanya dan segera kubuang bra’nya entah kemana, kudaratkan ciuman di bahunya yang putih, tanganku memainkan dadanya, meremas payudaranya kuat
“aaahhh…jihyuuunn..ahhh”
Aku menyerah sayang, kau terlalu kuat untuk kulawan sekarang, aku lebih memilih untuk meremas payudaranya saja sambil menikmati permainannya di juniorku. Jihyun mulai terangsang tapi sama sekali tidak mendesah malah aku yang mengerang,mengeluh dan menjerit sejak tadi. Ketika dia meremas kuat juniorku, aku mulai melenguh panjang, dan semburan cairanku membasahi celana.
Aku bangkit dan menerjang tubuhnya hingga rebah di ranjang. Kutindih tubuhnya yang setengah naked, aku meraup kedua payudaranya, menggigit dan menghisap nipplenya, tanganku mencengkram kedua tangannya agar tidak berontak. Dan aku mebekan-nekan selangkangannya dengan juniorku, kami berdua masih bercelana lengkap.
“ahh..tabii..ahh..sshhh”
Desahannya yang seksi itu makin membuatku bernafsu, kugigit kecil nipplenya dan kusedot kuat, sengaja aku meliukkan badanku di atas tubuhnya, dan juniorku yang sudah tegang sejak tadi kutekankan kuat di selangkangannya.
“aahh..tabi,,jebbaaall..ahhh”
Anniyo,aku tidak akan melepaskan celanamu sayang, balas dendam^^
Desahannya semakin terdengar tidak beraturan, saat jihyun mengerang kuat, aku mengangkat bokongku, dan menghujamkan juniorku ke selangkangannya,lalu menekannya sangat kuat. Cairanku keluar membasahi celana, dan jihyun juga orgasme. Aku bangkit dan membuka celananya, saat jihyun masih terengah mengatur napas, kujilati cairannya dan menghisap kuat lubangnya
“aahh..sshhh..hhh”
Kembali dia mendesah kuat dan mencengkram sprei, aku sedikit tersenyum dan semakin asyik memainkan lubangnya dengan lidahku, dan menekan klitorisnya dengan jariku. Saat vaginanya semakin basah,aku memasukkan jariku ke dalamnya,lalu mulai menyodok lubangnya
“tabiiiii..ahhh..sshh..hhh”
Malam ini,aku harus menang, giliran ^^
Aku sungguh menyukai wajah cantiknya saat mendesah, ditambah sedikit keringat, jihyun sungguh cantik sekali. Kurasakan jariku dijepit dindingnya,lalu cairan putih itu keluar lagi, orgasm eke sekian kalinya.
Kutarik jariku lalu aku berdiri dan membuka semua yang melekat di tubuhku, jihyun mencoba duduk tapi aku menerjang tubuhnya hingga dia rebah lagi. Lalu aku mengangkangi tubuhnya, dan kusodorkan juniorku tepat di depan wajahnya. jihyun menatapku sebal,lalu mulai mengulum juniorku, membelitkan lidahnya di batang juniorku,lalu menaikturunkannya
“wawh..so fantastic baby…aahhh”
Aku menjerit karena jihyun menggigit juniorku,sakit sekali^^
Aku melotot kesal tapi dia malah semakin asyik mengulum juniorku, dan tangannya mengocok twinsball’ku. Aku hanya bisa bersiul menikmati permainannya, yang sangat hebat, dia benar-benar fantastic baby^^
“aahhh…chagiyaaa..ahhh..fasterrr..oohh”
“ahhh..”
Aku mendesah lega saat juniorku orgasme lagi, jihyun berusaha menelan cairanku,tapi aku menarik juniorku dari mulutnya lalu aku menggelosor ke bawah tubuhnya, cairanku berceceran di atas dada dan perutnya.
“tabi, chakkaman..ahhhh…”
Jihyun melenguh,karena tiba-tiba aku memasukkan juniorku dengan cepat ke dalam lubangnya yang masih saja sempit.jihyun mencubit tanganku sebagai bentuk protes, tapi aku hanya tertawa tanpa dosa dan mulai menggerakkan juniorku.
Aku merangkak dan menjilati cairanku yang tadi berceceran di atas tubuhnya. Jihyun menggelinjang dan menjambak rambutku, bahkan ketika aku menggenjotnya kuat, dia mencakar punggungku T_T. aku tidak gentar dan malah meningkatkan frekuensi gerakan pinggulku, akhirnya jihyun menggerakan pinggulnya berlawanan arah.
“ahh..tabii..ahhh…”
Kurasakan juniorku seperti ditarik ke kanan dan ke kiri,rasanya sangat nikmat. Aku menekankan juniorku kuat, menghujamkannya hingga dalam sekali. Dan bibirku meraup kedua payudaranya. Tubuh jihyun yang basah seperti lengket dengan dadaku.
“hh..sshh..tabi..akkuuu..ahhhh”
Juniorku yang semakin besar dicengkram kuat oleh kedua dinding vaginanya yang lemut,rasanya seperti dipijat. Saat juniorku berkedut kencang,aku menekan titik rangsangnya kuat, dan sangat kuat
“aahhhhhh……”
Cairan kami yang hangat bersatu dalam rahimnya. Aku memejamkan mata dan menikmati sisa orgasmeku dalam lubangnya.
“jinja choi seunghyun!! Kau mau menyiksaku?”
Aku sedikit meringis karena jihyun mencubit bahuku. Aku tertawa dan mencabut juniorku,lalu mengecup keningnya “gomawo untuk malam ini sayang, sesekali aku yang harus memuaskanmu kan?”
“tapi itu tadi tidak asyik,harusnya aku yang menguasaimu seperti biasa”
Bibir merahnya mengerucut manja, aku menciumnya sekilas, dia menarik kepalaku lalu berbisik manja di telingaku “tabi,aku mau lagi”
Sudah kuduga,dia memang selalu begitu, benar-benar fantastic baby^^. Aku mengedipkan mata seduktif lalu melesakkan juniorku lagi
“ahhhh….”
Baby jun,mungkin kau akan segera punya dongsang ^_~
***
“lama tidak bertemu seunghyun,.”
Aku tersenyum saat seorang yeoja sangat cantik menyapaku di restoran se7en hyung. Hari ini setelah aku mengambil keputusan, aku dihubungi pihak drama untuk reading dan bertemu cast lainnya. Dan aku sedikit kaget karena ternyata cast utamanya Yoo EunHye sunbae, setengah hatiku berteriak bahagia, dia aktris yang hebat dan berpengalaman, aku bisa banyak belajar darinya. Tapi,aku mendadak ingat jihyun. Ah,pasti dia juga akan mengerti ^^
“chukkae untuk comeback BigBang,aku dengar album kalian sukses di pasaran. Jiyong sekali lagi membuktikan kapasitasnya sebagai musisi”
“gomawo sunbae, nanti aku akan menghadiahkan satu CD album terbaru kami spesial untuk sunbae”
“jinja? Tolong mintakan tandatangan seluruh member yaa..”
Aku mengangguk dan sedetik kemudian, kami sudah berbincang serius tentang drama yang akan kumainkan. Sesekali bercanda, eunhye sunbae tipe orang yang sangat ramah, tidak sombong walau sudah jadi aktris papan atas korea, wajah cantiknya terlihat natural. Perbincangan kami berlanjut dengan makan siang, karena kebetulan aku juga belum makan siang dari gedung YGent.
Aku dan eunhye sunbae pernah syuting foto beberapa hari di Brooklyn jadi aku sedikit hafal kebiasaannya yang tidak bisa memotong steak dengan benar, maka demi sopan santun,aku membantu memotong steaknya, dia hanya mengucap terima kasih.
“istrimu tahu kau main drama denganku?”
Tanganku terhenti dan dengan cepat mengangguk. Berbohong !!
“ syukurlah, aku takut dia akan salah paham seperti waktu itu”
“gwenchana sunbae, jangan memikirkan  hal itu lagi” aku tersenyum dan menyerahkan piring steak padanya,lalu kami melanjutkan makan siang.
Baru sepuluh suapan,ketika suara itu terdengar
“TABI!!!!!”
Aku menoleh ke arah suara yang memanggilku dengan kasar itu, dan kulihat jihyun berdiri sekitar 3 meter di depanku. Wajahnya cemberut,merah padam, alisnya bertautan menahan marah. Aku tercekat, jihyun menatapku dan eunhye sunbae tajam,bergantian.
“ APA YANG KAU LAKUKAN DISINI??KAU MASIH BERTEMU DENGANNYA??”
Jihyun marah, eunhye sunbae sedikit kaget dan terlihat canggung. Tapi semuanya kuabaikan,aku lebih sibuk menatap tajam namja yang ada di belakang jihyun, namja itu menggendong juno, anakku disentuh olehnya. Namja brengsek itu..
Lee Jun woo…!!!! (baca you’re my everything)
Apa yang dia lakukan dengan istriku??jadi dia masih berani menemui jihyun?
Kudorong kursiku dan menghampirinya, jihyun yang sedang marah hanya memandangku aneh, kurebut juno dari pangkuan namja brengsek itu.
((Juno: appa,akhirnya kau menyelamatkanku..))
“APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN  ISTRIKU??KAU TULI, AKU SUDAH PERNAH BILANG JANGAN PERNAH DEKATI JIHYUN LAGI”
Dia tersenyum kecil “aku tidak menyangka kalau seorang TOP BigBang sangat tidak sopan pada orang lain. Kau seharusnya memberiku salam, tuan choi”
“salam??haruskah aku memberi salam pada namja brengsek yang sudah melecehkan istriku sendiri? Kau harusnya beruntung karena aku mencabut semua tuntutan hukum padamu,kalau tidak kau sudah dipenjara sekarang!!”
“TABI!!! Jangan bicara sembarangan pada jun woo sunbae,! Kau seharusnya menjawab pertanyaanku. Kenapa kau ada disini dengan Yoo Eunhye!! Kau berkencan dengannya di belakangku?”
Jihyun sedikit berteriak, menyadarkanku kalau disini ada dia juga eunhye sunbae. Untung saja restoran se7en hyung punya area privasi karena banyak artis yang sering datang kesini.
Aku tertawa kecil “dan kau juga berkencan dengan namja brengsek ini di belakangku??”
‘bukk
Aku sedikit terhuyung, untung saja juno tidak jatuh dari pangkuanku. Namja brengsek itu memukulku!! Juno sudah menjerit menangis!!
((Juno: appa gwenchana? Dasar paman jelek!!))
“cukup sudah kau memanggilku brengsek, tuan choi seunghyun!! Kau bahkan tidak lebih baik dariku, diam-diam berkencan dengan aktris cantik di belakang istrimu”
Darahku sudah mendidih,dan rasanya sudah sampai di ubun-ubun, tapi ini tempat umum, terlebih ada juno, aku tidak akan memukul orang lain di depan juno. Aku hanya diam dan menatapnya tajam,aku bersumpah akan membuka kembali kasus pelecehan terhadap jihyun dulu.
Jihyun menatapku tajam,dua bulir airmata turun dari wajahnya,lalu dengan langkah manjanya, dia menghentakkan kaki dan keluar dari restoran, namja brengsek itu mengikutinya. Aku hanya menatapnya kesal sambil menenagkan juno di pangkuanku, akan ada perang besar dirumah sore ini.
((Juno: Eomma,jangan pergi duluan..ayo kita pulang bersama))
“gwenchana?mianhe seunghyun, seharusnya kita tidak makan siang bersama “
Eunhye sunbae menghampiriku lalu menenangkan juno yang masih menangis. Aku hanya mengangguk dan minta maaf, lalu segera kutinggalkan restoran dan masuk ke mobil BMW’ku.
***
‘praaangg
Kucengkram erat tangannya yang baru saja melemparkan gelas ke keningku hingga berdarah, aku mendesis marah
“jangan buat keributan karena juno sedang tidur. Dan berhenti melempar barang padaku,kau tahu berapa harga kontrak iklanku??kau tahu berapa kerugian yang akan diderita YG kalau sponsor membatalkan kontrak gara-gara wajahku terluka?? Cukup bersikap kekanakan,karena kau sudah dewasa!!”
Jihyun meronta berusaha melepaskan diri dari cengkramanku, matanya mengkilat marah. Sejak tadi dia terus berteriak dan membentakku
“cukup jawab pertanyaanku?! Kenapa kau bersama namja brengsek itu?”
“jawab pertanyaanku, kenapa kau makan siang dengan Yoo Eun Hye?!!!”
“ jinja kim jihyun !! dia itu lawan mainku di drama terbaru, kami tidak punya hubungan apapun. Kau seharusnya yang menjawab pertanyaanku!!”
Jihyun tersentak, lalu menatapku, tidak tajam, tapi tatapan itu terluka?
“kau membohongiku tabi, kau bilang lawan mainmu adalah Park Min Young,” dia berkata dengan lirih, aku menelan ludah menyadari sesuatu. Aku membohonginya!!
“ kau juga berbohong padaku chagiya, kau bilang tidak pernah dan tidak akan bertemu dengan Lee Jun woo lagi, tapi nyatanya kau tetap berhubungan dengannya,padahal kau tahu aku tidak suka!!”
“lalu kenapa kau juga malah menerima drama itu walau kau tahu lawan mainmu adalah yoo EunHye, padahal kau tahu aku tidak suka!!”
Jihyun terduduk di sofa ruang tengah, kulepaskan tangannya dan hanya berdiri mematung. Jihyun terisak, menangis!. Biasanya aku akan luluh dengan melihatnya seperti itu,tapi kali ini aku hanya diam. Aku memang sakit, tapi hatiku jauh lebih sakit karena dia berani membohongiku.
“aku hanya punya sedikit urusan dengan jun woo sunbae,dia orang yang akan membeli Ferrari kita,hanya itu. Tapi kau bahkan berani membohongiku tabi. Kau tahu,rasanya hatiku sangat sakit!”
Aku menghela napas “kau juga membohongi janjimu sendiri padaku untuk tidak menemuinya.”
“aku benci padamu tabi!! Aku tidak suka dibohongi”
Sejenak kami hanya saling diam, tidak ada yang bicara, suasa sedikit hening.
“aku pergi!!”
Aku sedikit kaget,dan menatap jihyun yang mulai beranjak menuju kamar juno. Tak lama, dia sudah keluar sambil memangku juno yang sedang tidur lelap. Wajahnya datar, amarah masih terlihat di matanya yang berkilat.
“jangan temui aku kalau kau tidak merasa salah tabi, pikirkan semuanya”
Salah??jadi siapa yang salah disini?aku atau jihyun?
“pergilah,aku juga tidak akan menjemputmu. Kalau kau merasa salah pulanglah,kalau tidak kau boleh tinggal di rumah eomma sampai kapanpun kau mau”
Jihyun sedikit kaget, 2 bulir airmatanya keluar lagi. Lalu sambil terisak dan memangku juno, dia meraih kunci mobil Ferrari dan beranjak keluar villa. Tak lama kudengar suara mobil menjauhi halaman villa. Aku hanya diam dan memejamkan mata, pertengkaran kami yang ke sekian kalinya, dan kali ini karena kami berdua saling berbohong.
Aku tidak akan menjemputnya,aku ingin sesekali jihyun menyadari kesalahnnya. Sebelum aku menangis,kuputuskan untuk pergi ke bar,sedikit minum.
***
“ juno baik-baik saja hyung, tadi dia tertawa riang saat aku membawakannya banyak mainan. Jihyun nuna agaknya sedikit..”
Aku mendelik ke arah seungri, sudah sejak tadi aku bilang kalau aku hanya ingin tahu kabar juno, bukan jihyun. Ini sudah 10 hari jihyun pulang ke rumah eomma dan aku sama sekali tidak pernah menghubungi atau menemuinya. Maka setiap hari aku mengutus orang untuk mengetahui kabar baby jun. jiyong,daesung, youngbae, se7en hyung, bahkan bom,dara,dan hanbyul nuna untuk mengunjungi rumah eomma.
“apa susahnya minta maaf? Hyung juga salah kan?hyung berbohong pada nuna” seungri dengan wajah sok tahu’nya itu mulai menceramahiku lagi, seperti kemarin.
“ aku sudah bosan minta maaf padanya”
“aigoo kau dan nuna sama saja hyung, sama-sama gengsi, ya sudahlah urus saja semuanya sendiri” seungri menggeleng kesal lalu beranjak menuju dapur villa’ku, ada 3 dongsaeng lainnya di dapur yang sedang sibuk memasak bulgogi. Entah sudah berapa kali gosong -_-.
Di sudut hati kecilku tentu saja aku sangat merindukan jihyun, bahkan 10 hari ini aku selalu gelisah kalau malam,memikirkannya. Aku sama sekali sudah tidak marah padanya. Mungkin benar kata seungri,kalau aku gengsi untuk minta maaf. Bukan gengsi,tapi aku ingin jihyun juga merasa salah.
Kudengar suara ribut di dapur, lagi-lagi jiyong dan seungri bertengkar karena bulgogi’nya gosong -_-, dasar tom dan jerry. Aku melangkahkan kaki ke dapur, dan kurasakan ponselku bergetar
Jaejoong hyung calling
“KAU DIMANA TOP??!!!”
Aku sedikit menjauhkan ponsel dari telingaku karena hyung berteriak.
“DIMANAPUN KAU BERADA, SESIBUK APAPUN, CEPAT KE RUMAH EOMMA SEKARANG!! ATAU KAU TIDAK AKAN PERNAH BERTEMU JIHYUN LAGI!”
‘glekk
Aku terdiam mendengar perkataan jaejoong hyung. Tidak akan bertemu jihyun lagi? Apa maksudnya?
Jaejoong hyung memutuskan sambungan sebelum aku bertanya. Membuatku sedikit panik. Segera kusambar kunci mobil dan bergegas menuju rumah eomma.
Semoga aku tidak terlambat!
***
‘plaaakkk
“isssh jaejoong hyung, berhenti memukulku,kau tidak malu pada istrimu?” aku menangkis serangan sandal yang jaejoong hyung lancarkan padaku. Sejak tadi dia memukulku tanpa henti -_-.
Dan ternyata aku dibohongi -_-
Jihyun baik-baik saja saat aku datang hanya memang sedikit pilek,juno juga riang menyambutku. Tapi yang tidak baik-baik saja tentu adalah aku. Karena sekarang aku sedang disidang 5 orang di ruang tamu. Ada eommonim, jaejoong hyung plus jae in,istrinya. Dan orang yang paling menakutkan yaitu appa’ku, tuan choi berserta eomma -_-.
Jihyun duduk di sofa yang bersebrangan denganku, juno ada di pangkuannya
((Juno: appa,wajahmua pucat sekali,pasti sebentar lagi appa akan dipukul haraboji))
‘pletak
Sebuah sandal melayang lagi ke kepalaku
“yaa,nappeun namja, aku tidak pernah mengajarkanmu untuk jadi seorang pembohong! Kenapa kau membohongi istrimu sendiri. Issh,memalukan!”
Appa menatapku sebal,eomma menenangkannya,
“kalian berdua menyusahkan keluarga saja. Ini kan masalah pribadi kalian,kenapa kami semua yang harus repot”
Nah jaejoong hyung,ini kan masalahku,jadi kenapa kau juga ikut memukulku?-_-
Aku hanya diam sambil menatap jihyun yang juga menatapku. Matanya yang hitam itu menatapku sebal, bibirnya bergerak seakan mengatakan ‘rasakan kau,tabi’
“jadi tidak ada kah yang mau minta maaf? Kalian berdua itu salah, dengan alasan apapun,berbohong itu tidak baik dalam pernikahan. Karena kepercayaan adalah kunci utama” eomma mulai berceramah “ayo seunghyun, kau namja bertanggung jawab kan?”
“ aku salah eomma, tapi harusnya jihyun juga mengerti kalau punya suami sepertiku resikonya besar sekali, jadi jangan terlalu pencemburu, aku melakukannya demi kebaikan. Jaejoong hyung juga melakukannya kepada istrinya…”
Upps, aku salah bicara,hampir saja aku bilang kalau jaejoong hyung juga akan bermain drama dengan aktris cantik, dan dia berbohong pada istrinya. Jaejoong hyung menatapku dengan tatapan ingin membunuh.
Semua yang ada di ruangan menghela napas,kesal denganku dan jihyun.
“ jadi tidak ada yang mau minta maaf??kalau begitu kalian bercerai saja”
“MWO??” aku dan jihyun berkata bersamaan, protes dengan perkataan appa. “ne,kalian sudah tidak saling mencintai kan?cerai saja,biar juno aku yang urus”
“SHIREO!!” lagi-lagi,aku dan jihyun berkata bersamaan.
((Juno : Shireo haraboji, tinggal bersamamu tidak asyik,tidak gaul))
“aku masih mencintainya appa, aku mengaku salah,aku minta maaf”
Benarkah itu meluncur dari mulut kim jihyun?aku tersenyum “aku juga masih mencintainya appa, aku yang salah,aku minta maaf”
Appa,eomma dan mertuaku tersenyum lega “nah,mudah kan? Ini hanya kesalahpahaman saja, kalian harusnya bisa bersikap lebih dewasa, demi juno….”
Ceramah appa belum selesai panjang sekali,aku mendengarkan sambil menunduk,bukan karena menyesal atau tidak mau menatap jihyun. Tapi di sudut ruangan, jaejoong hyung mencengkram sendalnya erat,dia pasti ingin memukulku lagi-_-.
***
“mianhe,aku hanya tidak mau membuatmu cemburu chagiya,makanya aku tidak berkata jujur. Aku ingin mengatakannya pelan-pelan”
Kupeluk tubuh jihyun dari belakang, dan mencium puncak kepalanya. Dia sedang berdiri menghadap jendela sejak tadi
“aku juga salah tabi, aku juga tidak mau membuatmu cemburu makanya aku tidak bilang kalau jun woo sunbae yang mau membeli mobilnya, itu pertemuan terakhir kami,karena dia akan menikah minggu depan, mianhe. Dia menyampaikan permintaan maafnya padaku”
“ne chagiya, kau tahu yoo eun hye sunbae juga tidak jadi main di drama itu,karena dia memilih syuting film di jepang. Cast yeojanya adalah park min young”
Aku semakin memeluk tubuhnya,
“mari lupakan semuanya, apapun yang terjadi,mulai dari sekarang jangan ada yang berbohong lagi,arra?” jihyun mengangguk,lalu aku mendekap tubuhnya, dan mencium lehernya dari belakang. Aku menghisap dan menciptakan kissmark di lehernya, tangan kananku meremas dadanya dan tangan kiriku mengelus selangkangannya.
Sungguh aku rindu untuk menyentuhnya
Jihyun menggeliat dan mendesah, saat remasanku semakin kuat. Dia terangsang dan mendongak, memegang pipiku lalu meraup bibirku, kubalas ciumannya dengan menautkan lidahku, membelitnya, tanganku masuk ke dalam kaosnya, dan juga ke dalam celana hotpans’nya. Kuremas payudaranya kuat dan kumainkan klitorisnya dari balik celana, lalu jihyun menggigit bibirku saat jariku masuk ke lubangnya.
“aaahhh…”
Dia mendesah sebentar sebelum melumat bibirku lagi. Jariku bermain di lubangnya, dan tangan kananku memilin nipplenya. Kurasakan basah dan semakin basah,lalu semburan cairan putih menghangatkan jariku.
Jihyun membalikkan tubuh menghadapku, dan segera kuhempaskan tubuhnya di karpet tebal yang lembut, aku mulai menggerayangi lehernya lagi
“aahh..taabiii…”
Jihyun menekan kepalaku agar ciumanku semakin dalam, aku semakin bernafsu. Dan suara pintu terbuka mengganggu permainan kami malam ini.
‘clekk
“yaaa!!!,tidak bisakah kalian bermain di dalam kamar??dasar pasangan yadong!!”
Kulepas ciuman dan menoleh, jaejoong hyung berdiri sambil membawa koper besar. Aku dan jihyun memperbaiki posisi,lalu duduk.
“hyung,mau apa kemari?”
Dia mendengus kesal “aku diusir istriku gara-gara berbohong, yaa TOP,itu salahmu,kenapa tadi siang kau membocorkan rahasiaku,menyebalkan!!”
“jinja kim jaejoong!! Kau yang berbohong,kenapa kau memarahi suamiku,dan kenapa kau kabur ke rumahku??menyusahkan keluarga saja,kau ini sudah dewasa!”
Jujur,aku ingin tertawa terbahak mendengar jihyun memarahi jaejoong hyung,terlebih itu kata2 jaejoong saat memarahi kami tadi siang. Rasakan hyung,itu balasan karena kau memukulku ^^
Jihyun berdiri dan menarik tanganku “kajja tabi,kita teruskan di kamar. Dan kau oppa, tidur saja di kamar juno,kalau kau mengganggu kami lagi, aku akan mengusirmu”
Jaejoong hyung hanya melongo melihat jihyun menarikku dengan manja ke dalam kamar. Aku hanya tersenyum padanya dan membentuk tanda ‘V’ dengan jariku.
Mianhe hyung, kalau habis bertengkar kami selalu 2x lipat lebih ‘sibuk’ daripada biasanya ^^
—THE END —
Juno : Afiiikaaa, ceritanya gimana?? Bagus ga aktingku??
Afika tidak menjawab coz lagi sibuk makan oleo ekim balu rasa jaruk ^^
Saya selalu membutuhkan komentar dari readers, walau saya juga menghargai siders (tidak semua orang suka bicara kan?^^), ‘hyun couple’ ceritanya memang selalu gaje.
Ff tentang kyuhyun, coming soon^^
See you

Fc Populer:

  • Anonim

    keren… keren

%d blogger menyukai ini: