Cast : kha seung hyun as kim seung yoon
          Dina rosdiana as choi minzu
          Lee seung hyun (seungri)
          Kang daesung (dae)
          Choi seung hyun (top)
Genre : romantic/NC/YADONG/21+
Author : @lways kha seung hyun ft dina (?)

Information : ff ini adalah ff singkat yang full nc ! tanpa konflik ! dan blak-blakan ! jadi harap dimaklumi .. yang gak maklum, gak usah baca ! *plaaakk/dihajar readers xD
Attention : ff ini menyebabkan cd basah, paha merapat, dan otak semakin tercemar (?) tapi semua itu bukan tanggung jawab kha yaaaa xD yang gak suka sama keyadongan aku, no read ! no bash !
Happy reading~
Author POV
-DaeZu couple-
“kau jahat oppa! Kau selalu saja sibuk dengan pekerjaanmu! Tak ingatkah kau memiliku hah?!”, minzu berteriak dengan keras di dalam kamar daesung di dorm BIGBANG.
“minzu yaa, BIGBANG sedang comeback..kumohon kau mengerti..”, daesung mendekap hangat tubuh minzu, dikecupnya kening minzu dan mengusap rambut hitam panjang milik minzu. Sementara wajah minzu masih saja cemberut.
“aku butuh oppa.. hiks”, isak minzu.
“uljimayo.. aku ada di sini”, bisik daesung mesra sambil tetap membelai lembut rambut minzu.
“emh oppa..”, minzu mendesah pelan saat tangan nakal daesung menyentuh payudaranya dari balik bra merahnya, entah sejak kapan kemejanya sudah terbuka dan terbuang ke sembarang tempat.
“jeongmal bogoshipo~”, dengan perlahan namun cepat daesung membuka bra dina dan membuangnya ke sembarang tempat, terpampanglah payudara montok milik yeojanya itu yang sudah lama tak disentuhnya.
Daesung memulai aksinya. Bibir daesung mengecupi leher jenjang minzu, tangan kanannya meremas sebelah payudara minzu dan tangan kirinya menelusup ke dalam underwear minzu, mengelus pelan hole minzu yang hangat.
“aaaah oppa haassh ..”, desah minzu menikmati permainan daesung. Posisinya yang berdiri, membuat kedua kakinya sedikit bergetar menahan nikmat.
Daesung mengukir beberapa kissmark di leher putih minzu sementara kedua tangannya tetap meremas-remas payudara minzu dan mulai mengocok hole minzu dengan dua ruas jarinya. Entah sejak kapan minzu sudah full naked (telanjang) sementara daesung masih menggunakan celana dalamnya.
“uuuuhh oooh..”, desahan minzu makin menjadi saat jari daesung bergerak cepat di vaginanya dan mulut daesung dengan lincah menyusu (?) pada payudara minzu yang kenyal dan padat itu.
“opppaaaaahhh emh..”, cairan minzu sudah keluar tapi daesung tetap mengaduk hole minzu dengan jarinya.
“aah aah aah!”, kaki minzu bergetar hebat dan cairannya mengalir deras keluar dari hole vaginanya.
Bruuuuk..
Minzu ambruk perlahan ke lantai. Daesung tersenyum evil sambil melepas underwearnya lalu menunduk tepat di hadapan vagina minzu, dijilatinya vagina merah dan basah milik minzu itu dengan nikmat. Dipadukannya antara gerakan menjilat dan menghisap, daesung melakukannya dengan kuat.
“aaah aaah aigo! Enak oppaaaahh..”, minzu mendesah hebat sambil mencakar-cakar lantai tempatnya duduk mengangkang (?) sementara daesung keasikan menikmati vaginanya.
“oopaaaah aaaah oppaah”, minzu memajukan pantatnya agar daesung makin dalam menikmati vaginanya. Mulutnya terus mendesah tak karuan.
“sluuuurrp..”, cairan minzu yang mengalir deras (?) terus dihisap daesung.
“haaah haaah”, nafas minzu terengah-engah, daesung menggendong minzu dan membaringkannya di ranjang berukuran king size berseprai putih.
“oppaa! Masukkan aaah..”, desah minzu sambil membuka kakinya lebar-lebar, wajahnya merah penuh nafsu.
“sabar honey..”, perlahan tapi pasti, daesung memasukkan batang juniornya yang sudah tegang ke dalam hole vagina minzu yang masih basah.
“aaah..”, minzu menaik turunkan tubuhnya, tidak sabar mendapatkan kenikmatan yang lebih.
Daesung tersenyum melihat ekspresi wajah nafsu kekasihnya. Tanpa pikir panjang, daesung menggerakan pinggulnya maju mundur dengan tempo yang cepat sambil menyusu lagi pada minzu.
“aaaah aaah aaah”
“ohh yeahh aah”
“oppa teruus uus aaah oppaaa”
“emh .. ini sangat nikmmaa aaaathh honey aaah.. i like this hole akh!”
“genjot terruuuus oppaahh”
Daesung dan minzu mendesah bersahut-sahutan, peluh bercucuran bercampur cairan cinta mereka. Wajah mereka penuh nafsu dan gairah bercinta..
-YoonRi couple-
“annyeong ^^”, sapa seorang yeoja cantik berambut sebahu berwarna coklat dengan pakaian yang WOW! Yeoja itu baru saja mengetuk pintu sebuah dorm.
“aigo! Yoon?! Rambut coklat, tanktop yang hanya sampai bawah dadanya, kemeja tak berkancing, hotpans! Aish! Yeoja ini membuat juniorku bangun!”, batin namja yang membuka pintu untuk yeoja itu.
“hai oppa! Kenapa diam dan memperhatikanku seperti itu? Apa aku aneh?”, tanya yeoja bernama yoon itu sambil masuk ke dalam dorm.
“aah tidak..”, jawab namja bernama top itu, namja yang tadi membuka pintu. Top sangat gugup meskipun masih terlihat cool.
“kemana seungriku?”, tanya yoon sambil duduk di sofa.
“mungkin sedang mandi..”, top duduk di sebelah yoon dengan jarak yang amat sangat dekat (?), tubuh top berusaha menghimpit tubuh yoon di sudut sofa yang sempit itu.
“oppa..”, yoon berusaha menghindar tapi tidak bisa.
“kau sexy sekali hari ini.. dengan warna rambut baru”, goda top sambil memainkan rambut yoon dengan jarinya.
“heem, gomawo~”, jawab yoon seadanya. Dia sangat mengenal namja dihadapannya ini, namja yang berkharisma meskipun yadong dan selalu bersikap dingin bahkan sangat dingin. Yoon berusaha mengimbangi sikap top.
“kenapa memakai baju seperti ini ke dorm? Berniat menggodaku?”, tanya top jahil sambil mengelus pelan payudara sintal milik yoon itu. Payudara berukuran 38 yang sangat jelas terlihat belahannya oleh top.
“emh tidak!”, jawab yoon tegas sambil menyingkirkan tangan top dari payudaranya.
Top mendekatkan wajahnya sangat dekat dengan belahan dada yoon, berniat menjilatnya sementara yoon terus berusaha menghindar.
“YAAAACK! HYUNG! APA YANG KAU LAKUKAN PADA YEOJAKU?!”, seungri keluar dari kamarnya lalu berteriak sangat keras dengan suara melengkingnya, berhasil membuat top menjauh dari yoon.
“ish! Mengganggu saja!”, gerutu top.
Seungri memperhatikan yoon dari ujung kepala sampai kaki dan geram melihat penampilan yoon.
“KIM SEUNG YOON!!”, seungri berteriak lalu menarik tangan yoon dan mendorongnya ke dalam kamar milik seungri.
“seungri aa, jangan terlalu lama berduaan dengan yeoja di kamar.. nanti appa marah! Kalau mau bertiga denganku..”, kata top santai.
“YAA HYUNG! YOON ITU YEOJAKU! JANGAN PERNAH TERBESIT DALAM BENAKMU UNTUK MENDEKATINYA! KUINGATKAN SEKALI LAGI KIM SEUNG YOON ADALAH YEOJAKU! KEKASIHKU!”, seungri berteriak lagi dengan keras sampai top menutupi telinganya, kemudian seungri membanting keras pintu kamarnya.
“kenapa dengan maknae itu? Selalu saja sensi kalau aku mendekati yoon? Hhaash! Kenapa dulu bukan aku saja yang menjadi kekasih yoon?!”, gerutu top sambil mengacak rambut biru kehijauannya.
“aduh..”, keluh yoon sambil mengusap punggungnya yang sakit karena terbentur dinding akibat ulah seungri tadi.
“yaak! Kenapa memakai pakaian seperti itu?!”, seungri menarik kasar tangan yoon lalu mendorong yoon ke ranjangnya.
“wae? Tidak suka?”
“kau membuat semua namja yang melihatmu ingin menerkam mu tau!”
Yoon tersenyum evil lalu membuka seluruh pakaiannya, hanya menyisakan bra dan underwear hitam.
“yya! KIM SEUNG YOON!”, wajah seungri memerah, seungri menelan ludahnya, dia mulai bernafsu.
“kau tidak suka baju yang kupakai kan? Yasudah aku lepas saja..”, kata yoon santai dengan tatapan menggodanya. Yoon memelorotkan sedikit underwearnya, benar-benar nappeun yeoja!
“ssh..”, seungri menjilat bibirnya lalu menelanjangi dirinya dan menerjang yoon, lebih tepatnya menerjang vagina yoon.
“uuuh!”, erang yoon. Seungri memelorotkan lebih bawah underwear yoon lalu melumat dan menggigit-gigit kecil klitoris merah yoon.
“aaaah chagiii aaah”, seungri melepas underwear dan bra yoon lalu dengan nafsunya menghujani tubuh yoon dengan kecupan panasnya (?)
Bagai orang kesetanan melihat vagina yoon yang mulus, montok, dan bergetar, seungri memasukan dua ruas jarinya dan mengaduk-aduk vagina yoon tanpa ampun.
“chagiii aaah..”, yoon menghentak-hentakan kakinya yang malah membuat jari seungri semakin dalam menusuk vaginanya.
“ini akibat menggodaku chagiyaa..”, seungri semakin menggila mengocok vagina yoon.
“uh!”, yoon menaik turunkan tubuhnya dan mengalirlah cairan cinta yoon.
“hmm”, seungri menjilati jarinya.
“aaah!”, tanpa disadarinya, yoon menggenggam erat juniornya dan memijatnya cepat.
“hm, makin panjang saja”, kata yoon sambil menarik ulur junior seungri dengan tangannya. Sesekali ditekannya ujung junior seungri.
“aah aah aaah”, seungri merem melek, tangannya menggerayangi payudara yoon. Mereka pun saling meremas dan mendesah bersahutan.
“chagi cukup!”, seungri melepas tangan yoon dari juniornya dan membuka lebar paha yoon saat dirasakannya juniornya sudah berkedut sempurna.
“awh”, seungri menancapkan juniornya satu hentakan dan bergerak brutal tanpa jeda, mengoyak vagina yoon.
“aaah aaah! Chagii aah!”, yoon merasa sangat kenikmatan di vaginanya.
Seungri terus menggenjot vagina yoon, merasakan sensasi getaran dan jepitan di juniornya..
“aaargh! Lewat kamar daesung terdengar suara desahan, lewat kamar seungri juga! MEMBUATKU HORNY!!”, teriak top frustasi. Sedari tadi dia memegangi juniornya dan mencari cara bagaimana cara melampiaskan nafsunya.
Malam tiba..
-ZuYoonTop-
Minzu keluar dari kamar daesung hanya menggunakan piyama tidur, tentu saja di balik piyama itu ada tubuh polos dan sexynya.
“ini saatnya..”, gumam top dengan evil smilenya.
Saat minzu berjalan menuju dapur, top menggendongnya ke dalam kamar dengan gaya penculik (?)
“oppa?”, kata minzu bingung.
“diam saja yaaa ;)”, top mengikat kedua tangan minzu di kepala tempat tidurnya.
“oppa mau apa?!”, tanya minzu sambil berteriak dan memberontak.
“ssshuut..”, top menyumpal mulut minzu dengan sapu tangan lalu keluar menjemput mangsanya yang satu lagi (?)
Yoon keluar dari kamar seungri hanya menggunakan bra dan underwearnya karena ini sudah malam jadi ia berpikir tidak akan ada yang melihatnya.
Yoon menuju dapur karena haus. Saat yoon membuka pintu kulkas, tiba-tiba..
“emh..”, sebuah tangan memeluknya dari belakang dan menelusupkan tangannya ke dalam underwearnya.
“opaa?”, yoon terkejut saat menengok dan mendapati top dengan wajah mesumnya.
“sekarang giliranku yaa?”, sebelum mendengar jawaban dari yoon, top sudah menggendong yoon ke kamarnya.
Top membaringkan yoon di samping minzu dan mengikat kedua tangan yoon di kepala tempat tidur, sama dengan yang dilakukannya pada minzu.
Top membuka sumpalan di mulut minzu lalu menelanjangi tubuh kedua yeoja yang ada di hadapannya ini.
Sebelum melakukan aksinya, top memberikan masing-masing seteguk obat perangsang kepada yoon dan minzu. Yoon dan minzu pun hanya bisa pasrah (?) selain itu top membawa 2 alat permainan seksnya, vibrator yang berbentuk seperti penis dan mangkuk kecil (?)
Wajah yoon dan minzu mulai memerah. Top memasangkan vibrator berbentuk mangkuk di dada minzu dan yang berbentuk penis di vagina yoon, lalu top menekan tombol on pada remote yang berfungsi untuk menyalakan kedua vibrator itu.
Vibrator itu mulai bergetar mengoyak vagina yoon dan memelintir nikmat nipple minzu.
“aaah aaah aah!”, kedua yeoja itu mendesah hebat, top menyaksikannya dengan nafsu sambil menelanjangi tubuhnya sendiri.
“aaaah aah”, top memasukan junior big size nya ke dalam vagina minzu sementara tangannya bergerilya meremas payudara yoon.
“aaah aaah aaah”, minzu dan yoon mendesah hebat merasakan sensasi nikmat di payudara dan vagina mereka secara bersamaan.
“uhh oppa! So good!”
“aah! Teruuuuss aah!”
“yeah oh! Kalian berdua benar-benar menggairahkan!”
“AAAH!”, top menaikkan getaran alat seksnya sampai maksimal, membuat vagina yoon dan payudara minzu benar-benar seperti dipermainkan tanpa henti.
“AAAAH!”, tangan dan junior top pun tak kalah dengan alat seksnya. Junior besar dan panjang itu terus menghentak-hentak vagina minzu sementara tangannya meremas dengan kuat dan kencang payudara yoon.
20 menit seperti itu..
“Aaaaaaaahhh ..”, top, minzu dan yoon mendesah bersama saat mengeluarkan cairan mereka bersamaan.
“hh hh hh”, nafas yoon dan minzu terengah-engah, sementara top tentu saja belum puas. Meskipun alat seksnya sudah terlepas dari tubuh yoon dan minzu tapi top punya cara bercintanya yang lain.
“AAH!”, yoon dan minzu berteriak bersamaan saat kedua ruas jari top masuk ke dalam hole mereka. Jari kanan mengaduk vagina yoon dan yang kiri mengaduk vagina minzu.
Top menggerakan jarinya ganas, dalam dan seirama.
“uh! Aaah!”, tangan yoon dan minzu meronta, ingin rasanya meremas sesuatu untuk melampiaskan kenikmatan yang mereka rasakan sekarang.
Top mempercepat tempo kocokan jarinya, membuat kedua yeoja di hadapannya kembali mengalirkan cairan mereka.
“gomawoyo..”, setelah puas, top melepaskan ikatan di tangan minzu dan yoon.
“hh hh hh..”, nafas yoon dan minzu masih sangat putus-putus (?) top menggendong mereka satu persatu kembali ke kamar seungri dan daesung.
“hm, mimpi indahlah kalian..”, kata top dengan wajah polos, dingin tanpa dosanya (?) sebelum kembali ke kamarnya.
THE END!!