I’m Normal!

0
I’m Normal!
1. Author : Maria D.
2. Judul :  I’m Normal!
3. Kategori: NC 21, Yadong, Oneshoot
4. Cast:
·         Leeteuk (Super  Junior)
·         Park Soora (as you)
Annyeonghaseyo~ *bow* Pertama kali aku bikin ff NC nih >< Lagi bosen di rumah sendirian, akhirnya bikin ff yadong u,u Maaf kalo ratingnya ngga sesuai sama isi ceritanya >< Selamat membaca ya readers! ^^
———————————————————————————————

“Selamat ya, hehehe~” seorang namja  menjabat tangan Leeteuk dan Soora bergantian.
“Ne, gomawoyo oppa~” ucap Soora dengan senyumannya.
Hari ini adalah hari pernikahan Leeteuk-Soora. Keduanya sangat bahagia karena mulai hari ini mereka sudah sah menjadi pasangan suami-istri dan bisa saling memiliki. Senyuman terus mengembang dari wajah mereka.
“Hei hyung,” bisik Eunhyuk, “jangan lupa membuatkan keponakan untukku ya, hehehe,”
Leeteuk mengernyitkan kedua alisnya, “maksudmu?”
Eunhyuk alias yang Lee Hyukjae juga kakak kandung Soora menatap Leeteuk dengan datar. Leeteuk hanya diam keheranan.
“Yaampun, kau ini pura-pura bodoh atau memang bodoh sih, hyung? Maksudku, membuat anak. Making love, dude,” bisik Eunhyuk sambil menepuk-nepuk bahu Leeteuk.
“Err.. Maksudmu seks?” Tanya Leeteuk. Eunhyuk mengangguk mantap, “ooh.. Aku tidak tahu bagaimana caranya, Hyukkie,”
Eunhyuk membelalak kaget. Anak ini habis terbentur apa sih? Batin Eunhyuk kesal.
“Oke, temui aku nanti malam, hyung,”
22.00 p.m
‘Esshh… Ahhh ahhh~’
Samar-samar suara desahan perempuan keluar dari speaker yang ada di laptop putih Leeteuk. Keringat mulai mengalir di pelipis Leeteuk saat melihat video ‘yadong’ itu. Celana yang dipakainya sudah terasa sangat sesak. Kedua tangannya mengepal erat.
“Oppa,” Soora menepuk bahu Leeteuk. Leeteuk tersentak dan reflek ia menutup laptopnya. Ia menengok ke Soora.
“E-eh, chagi~ Kau terbangun ya? Ehehehe, mianhae~” ucap Leeteuk dengan cengiran khasnya. Soora menatap Leeteuk datar.
“Kau sedang nonton apa?” Tanya Soora penasaran.
“B-bukan apa-apa kok! Cuma film action gitu deh, hehehe~”
“Masa sih?” Soora makin penasaran. Ia membuka laptop itu.
“Aduh, jangan! Bahaya tau!”
Film yadong yang tadi sempat di pause sekarang mulai lagi setelah Soora membuka laptop itu.
“Yeah, film action. Action yadong,” gumam Soora, “darimana kau dapatkan ini?”
“Err… Lee Hyukjae,” jawab Leeteuk.
“Aigoo~ Kenapa kau menonton ini? Kenapa tidak langsung mempraktekkannya denganku saja? Hm?” Tanya Soora dengan senyuman evil.
“M-mwo?!” Leeteuk membelalak kaget.
“Wae? Sepertinya kau tidak mau. Kenapa? Atau jangan-jangan… Kau ini tidak normal ya?” Tuduh Soora.
“Enak saja! Aku? Tidak normal? Cih, kalau aku tidak normal, mana mungkin aku menikahimu, Soora-ssi!” Bantah Leeteuk sambil menatap Soora kesal.
Soora tertawa mengejek, “oh ya? Kalau begitu, buktikan lah, Jungsoo-ssi!”
“Akan kubuat kau tersiksa malam ini, nyonya Park~” Leeteuk tersenyum evil.
Soora duduk di atas paha Leeteuk, “kuterima tantanganmu, tuan Park~”
Jemari Leeteuk mengelus pipi Soora. Perlahan ia dekatkan wajahnya ke wajah Soora dan ia cium bibir ranum Soora yang menggoda itu.
Mereka berciuman lembut, dan lama kelamaan ciuman itu menjadi ciuman panas. Lidah mereka saling bertautan untuk membuat lawan mainnya terangsang. Soora mengalungkan tangan kanannya di leher Leeteuk, sedangkan tangan kirinya meraba dada bidang Leeteuk yang masih tertutup kaus putih.
Leeteuk sedikit meremas payudara Soora dari luar tanktop Soora. Terasa sekali kenyalnya karena Soora tidak memakai bra. Soora yang sedikit terangsang meremas rambut Leeteuk dengan gemas, membuat Leeteuk semakin bersemangat.
Ciuman Leeteuk kini turun ke leher putih Soora. Soora mendongakan kepalanya untuk memberikan akses lebih(?) ke Leeteuk.
Leeteuk menghisap leher Soora dengan nafsu bagaikan vampir yang sedang menghisap darah manusia. Remasan pada payudara Soora pun makin kencang.
“A-aahh~ Sakit, Teukie~~” erang Soora.
Leeteuk membuka tanktop Soora lalu dilemparnya tanktop itu sembarang arah. Ia menjilat nipple Soora dengan nafsu lalu dihisapnya seperti bayi yang sedang kehausan. Soora lemas, ia menyenderkan kepalanya di bahu Leeteuk. Leeteuk yang menyadari Soora mulai lemas, dengan sigap ia menggendong tubuh Soora lalu ia tiduri di kasur empuk.
Leeteuk berada di atas tubuh Soora. Tangannya berada di kedua sisi Soora untuk menopang berat tubuhnya agar tidak menindih Soora.
“Sudah lelah, eh?” Tanya Leeteuk dengan senyum mengejek.
“Diam kau. Lanjutkan saja, tugasmu!” Perintah Soora.
“Baiklah, yang mulia~” ucap Leeteuk dengan senyumnya. Tangannya membuka sweat pants Soora lalu ia lempar sweat pants itu sembarang arah.
Jarinya meraba celana dalam Soora yang sudah basah.
“Sudah basah, eh?” Tanya Leeteuk dan tidak direspon oleh Soora. Jarinya ditusuk-tusukannya ke lubang Soora yang masih tertutup celana dalam. Sesekali dia juga memainkan jarinya di klitoris Soora. Mulutnya tidak dibiarkannya menganggur. Ia hisap lagi nipple Soora dengan nafsu.
“Aaahh~ Oppaa~ Aisshh~ Aku tidak tahan lagii! Buka celanaku!! Aashh~” Soora menggeliat merasakan servisan Leeteuk di tubuhnya.
Lagi-lagi, Leeteuk tersenyum evil. Ia mengangkat wajahnya lalu membuka celana dalam Soora sehingga tak ada sehelai benang pun yang menutup tubuh Soora.
Leeteuk menatap tubuh Soora dari ujung kepala sampai ujung kaki.
“Sempurna. Tubuhmu sangat sexy, aku suka ini~” puji Leeteuk, “kali ini aku tidak berbohong. Kuakui kau memang sangat sexy, istriku sayang~”
“Aku memang sexy~ Hihihi,” Soora nyengir, “dan ya, kau curang, oppa~”
Leeteuk mengernyitkan kedua alisnya, “wae?”
“Kau belum membuka bajumu sama sekali, padahal aku sudah telanjang seperti ini!” protes Soora sambil mengembungkan pipinya.
“Bukain dong~” ucap Leeteuk manja. Soora tersenyum yang berarti ‘iya’. Ia bangun lalu mendorong tubuh Leeteuk sampai namja itu tiduran telentang. Perlahan tangannya membuka kaus putih itu lalu juga dengan celana panjang beserta celana dalamnya.
Soora menatap takjub junior besar Leeteuk yang sudah menegang sejak awal Leeteuk menonton film yadong tadi. Ia menatap dari ujung kepala sampai ujung kaki Leeteuk.
“Kau benar-benar sexy sayang! Aku suka ini!” puji Soora. Ia mencium bibir Leeteuk dengan lembut dan dibalas dengan lembut juga oleh Leeteuk. Tangan Soora memainkan nipple Leeteuk dengan gemas. Sesekali ia juga mencubit nipple Leeteuk dan membuat yang punya mendesah tertahan di tengah-tengah ciuman panas itu.
Ciuman Soora turun ke leher. Ia juga membuat kissmark yang sama seperti ada yang di lehernya yang dibuat Leeteuk tadi. Tangannya juga mengelus abs dan bulu pelvis Leeteuk. Soora kini pindah ke nipple Leeteuk. Ia hisap kedua benda itu secara bergantian, membuat Leeteuk terus mendesah nikmat merasakan servis dari istri tercintanya itu.
Junior Leeteuk makin menegang. Soora yang menyadari hal itu langsung mengocok junior Leeteuk dengan lembut. Lidahnya menjilat ujung junior Leeteuk yang paling sensitive itu.
“Oohh yeah~ Masukkan ke mulutmu sayaang~” ucap Leeteuk disela desahannya. Soora tidak menurutinya. Lidahnya terus menjilat junior itu tanpa dimasukkan ke mulutnya. Tangannya juga sekarang meremas dengan gemas twinsball Leeteuk.
“Ahhh~ Soora~ Cepat masukkan ke mulutmu!” perintah Leeteuk.
“Aku akan menurutimu jika kamu memohon, Leeteuk-ssi~” balas Soora nakal.
“Aishh~ Masukkan ke dalam mulutmu, sayang~ Jebaal~~”  Leeteuk sudah tidak tahan kali ini. Ia menekan kepala Soora sehingga juniornya sudah sepenuhnya masuk ke dalam mulut Soora.
Soora memaju mundurkan kepalanya. Blowjob yang ia berikan membuat Leeteuk melayang. Urat-urat junior Leeteuk semakin terlihat dan terlihat makin membesar.
Crott!
Tanpa Leeteuk bilang, sperma itu keluar dari juniornya itu. Junior itu memuncratkan sperma sebanyak 4x semprotan(?). Karena terlalu banyak, Soora sedikit tersedak dan memuntahkan sebagian dari semua sperma Leeteuk. Leeteuk mencium bibir Soora untuk membantu menghabiskan spermanya.
Leeteuk membalikan tubuhnya menjadi ia yang diatas dan Soora yang dibawah. Tanpa izin Soora, lidahnya langsung menjamahi miss.v Soora yang sudah sangat basah itu. Lidahnya berputar-putar di klitoris Soora yang semakin membesar.
“Ouh yeah ahhh terus oppa~~” desah Soora nikmat sambil menekan kepala Leeteuk agar terus memanjakan miss.v-nya. Tangan Leeteuk tidak menganggur. Tangannya meremas dan memainkan nipple Soora yang semakin menegang itu. Jari tangan kirinya masuk ke dalam miss v Soora. 1 jari, 2 jari, dan akhirnya 3 jari.
“Aahh~ S-sakit!!” erang Soora kesakitan. Leeteuk terus mencoba memaju mundurkan ketiga jarinya itu. Lubang Soora masih sempit.
Lama kelamaan, rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat yang luar biasa. Desahan terus keluar dari mulut Soora.
Crott!
Tak lama kemudian, Soora mengeluarkan cairannya disertai desahan panjangnya yang merdu di telinga Leeteuk. Dadanya naik turun, ia mengatur nafasnya.
“Kau sudah lelah? Apa mau dihentikan saja?” Tanya Leeteuk sambil menatap mata Soora.
Soora menggeleng kepalanya, “ani! Lanjutkan saja, oppa. Aku belum puas~”
“Baiklah~” Leeteuk menurut, juniornya ia arahkan ke lubang kenikmatan Soora, “kumasukkan ya? Aku sudah tidak tahan lagi~”
Soora mengangguk mengiyakan. Ia kalungkan tangannya di leher Leeteuk. Perlahan Leeteuk memasukkan juniornya ke dalam miss v Soora.
“AAHH!!” teriak Soora kesakitan saat junior Leeteuk sudah masuk setengahnya.
“Kau masih perawan ya, bagus lah. Sabar ya sayang, memang awalnya sangat sakit, tapi jika kau sabar, sakit ini akan cepat hilang dan akan menjadi nikmat~” ucap Leeteuk menatap Soora lembut dengan senyum yang mengembang di wajahnya. Leeteuk mencium bibir Soora lembut. Dan ciuman itu menjadi ciuman yang sangat panas dan ganas.
Dengan sekali hentakan, junior Leeteuk sudah sepenuhnya masuk ke dalam miss v Soora. Bias dirasakannya sesuatu telah robek, kini Soora bukan gadis perawan lagi. Darah keluar dari miss v Soora, mengotori sprei yang di kasur mereka.
Leeteuk melepas ciuman antara dia dan Soora. Perlahan ia maju mundurkan pinggulnya. Soora memejamkan matanya erat, menahan rasa sakit yang menjalar di miss v nya saat ini. Tangannya mencengkram lengan Leeteuk.
“Aaahh~” desah Soora. Rasa nikmat menggantikan rasa sakit yang tadi ia rasakan. Pinggul Soora juga sedikit ia gerakan kali ini, ia meminta lebih.
“Oppa~ faster!” perintah Soora.
“Apa? Aku tidak mendengarmu~” goda Leeteuk, memperlambat gerakan pinggulnya.
“Kubilang, lebih cepat!!”
“Hm? Mau yang lebih cepat? Kau harus memohon dulu istriku sayang~”
“Aaaah~ Leeteuk-oppa~ hhh~ Lebih cepaat~ Jebaall~~”
Leeteuk tersenyum evil dan menggerakan pinggulnya dengan cepat. Desahan Soora kini makin menjadi. Rasa nikmat itu benar-benar membuatnya melayang sampai ke langit ketujuh. Soora juga sekarang menggerakan pinggulnya lawan arah dengan Leeteuk.
“Aahh ahh~” Leeteuk kini juga mendesah nikmat, sangat nikmat saat dirasakannya juniornya terjepit di dalam miss v Soora yang berkedut-kedut.
“Oppa~ a-akuu ahhh~ aku mau keluaarr~” ucap Soora disela desahannya.
“Aku juga sayang~ ouhh nikmat sekali~~ Ayo kita keluarkan bersama-sama~ ahh~” desah Leeteuk. Soora mengangguk.
Crott!!
Cairan mereka berdua keluar bersamaan dan bercampur di dalam rahim Soora. Leeteuk ambruk diatas tubuh Soora. Mereka berdua mengatur nafasnya.
“Nikmat..” gumam Soora.
“Sangat.. Sangat nikmat, chagi… Apa kau masih menganggapku tidak normal sekarang?” Tanya Leeteuk.
“Ahahahaha. Kau mengira aku serius menganggapmu tidak normal tadi? Yaampun~” tawa Soora. Leeteuk tersenyum.
“Haha. Gomawoyo, chagiya~” balas Leeteuk sambil mencium bibir Soora sekilas.
“Cheonman, oppa~”
2 bulan kemudian…
“Jadi, istri saya sakit apa, dok?” Tanya Leeteuk pada dokter itu.
“Istri anda justru sangat sehat. Tidak sakit apa-apa~” jawab dokter itu.
Soora turun dari tempat tidur yang ada di ruangan itu, “lalu, saya kenapa?”
“Hehehehe. Selamat ya, kalian akan menjadi appa dan umma~” ujar dokter itu. Leeteuk dan Soora membelalak kaget.
“Maksud anda… Istri saya hamil?” Tanya Leeteuk tak percaya.
“Tentu saja! Kalian akan mendapatkan anak. Kandungan anda sudah 2 bulan, chukkae~” dokter itu tersenyum,
“Aigoo! Ya Tuhan! Terima kasih!” Leeteuk memeluk istrinya sambil mencium keningnya dengan lembut. Setitik air mata keluar dari matanya.
Kini mereka berdua menanti anak pertama mereka yang akan datang 7 bulan lagi.
-THE END-
Kurang hot kah? Mianhae~ Ini pertama kalinya aku bikin ff NC T,T banyak misstypo kah? Mianhae lagiii(?) sekali lagi maaf ya, yadongnya kurang memuaskan dan mengecewakan para reader. Gamshahamnida! *bow*

Fc Populer: