FF Trouble Maker

3
Author : Ratri Ismaniah aka Chajeong JewElf
Genre : Romance, Action
Leght : One Shot
Rating : NC21
Cast :
Hyun Seung (B2ST/Beast)
Hyuna (4Minute)
Doo Joon (B2ST/Beast)
Warning : Banyak adegan yang tak boleh ditonton anak di bawah umur. Klo masih mau nonton, dosa tanggung sendiri. No Bash, jika gak suka NC or Pairing Don’t Read this. ^^
=====TroubleMaker=====
Seorang pria berjas hitam berjalan santai memasuki sebuah kawasan gedung tua yang tampak tak berpenghuni. Ia memasukkan sebelah tangannya ke dalam saku celana. Pintu gerbang yang sudah berkarat terbuka dengan sendirinya saat ia berdiri di depannya.
Lumut hijau menghiasi sudut jalan setapak yang ia lewati. Dengan santainya ia berjalan menuju sisi gedung yang ditumbuhi pohon tua besar, ia menyibakkan sedikit alur ranting yang menjuntai. Tampaklah sebuah mesin yang menunjukkan tombol digit angka. Ia mengetikkan rangkaian sebuah nomor dan meletakkan ibu jarinya di tempat pendekteksi.
Bunyi decitan yang tak begitu nyaring terdengar. Pohon itu mundur secara perlahan, membuka celah di bawahnya. Pria itu menuruni tangga berputar menuju ruang bawah tanah yang lebih terlihat seperti markas rahasia. Ruangan itu penuh dengan alat-alat berteknologi muthakir. Orang-orang yang melihatnya langsung menunduk dan memberinya jalan. Sesekali ia membenahi anak rambutnya yang mencuat.
Pintu yang paling besar di sudut tempat itu terbuka, menyuruhnya memasuki ruang itu. seseorang dibalik sana sudah menunggunya. Ia melepaskan kacamata hitamnya sebelum memasuki ruang itu.
“O~ Hyun Seung-ssi. Kau sudah datang.” Ujar seorang pria yang berada didalam. Ia bangkit dari kursinya menyambut tamu besar. “Silakan duduk.” Ujarnya lagi sambil menunjuk kursi tepat di depannya dan ia kembali duduk saat Hyun Seung sudah duduk.
“Apa misi kali ini?” tanya Hyun Seung dingin to the point. Pria di depannya tersenyum melihat agennya yang satu ini, tak pernah ada basi-basi tapi dia aset yang sangat berharga.
Tanpa banyak bicara lagi, pria yang memakai name tag Doo Joon sebagai kepala bagian disana mengambil sebuah map. Dibukanya map itu dan menyerahkan selembar foto ke arah Hyun Seung. “Dia targetmu selanjutnya.”
Hyun Seung mengangkat sebelah alisnya memandang heran foto yang ada ditangannya. “Yeoja?” tanyanya sedikit heran.
“Ne. Namanya Hyuna. Dia sangat ganas.” Doo Joon mencondongkan tubuhnya dan sedikit berbisik. “She is trouble maker.”
Seringai muncul di bibir Hyun Seung. “Dia akan jatuh ke tanganku.” Ia mengambil foto beserta mapnya dan segera bangkit meninggalkan ruangan itu tanpa berkata apapun lagi.
=====TroubleMaker=====
Dentuman music samar-samar terdengar oleh Hyun Seung sejak menginjakkan kaki memasuki sebuah pub terkenal di Seoul. Bajunya sudah berganti dengan kaos dan jaket kulit yang membungkus sempurna tubuh atletisnya.
Matanya memandang setiap sudut tempat mencari seseorang. Pandangannya terpaku pada lantai dansa, seorang gadis berbalut gaun hitam tanpa lengan yang memperlihatkan tubuhnya yang sintal sedang bergoyang sexy. Siapa pria yang tak akan tergoda olehnya. Tapi tidak untuk Hyun Saeung, yeoja itu targetnya.
Ia berjalan menuju salah satu meja dan memesan minuman. Ia duduk dengan tangan yang disampirkan ke sofa, matanya tak pernah lepas memandang gadis itu. Gadis yang dipandanginya itu sadar ada seseorang terus memandangnya.
Hyuna berjalan bak pragawati ke arah Hyun Seung, tanpa malu ia duduk di samping pria itu. “Sendiri?” tanyanya dengan tatapan menggoda.
“Ne.” Jawab Hyun Seung dingin. Hal tersebut membuat Hyuna penasaran, ia sangat tau pria itu sejak tadi memandangnya tapi sekarang malah bersikap dingin.
“Mau berdansa denganku?” tawar Hyuna sambil mengelus dada bidang Hyun Seung. Senyum tipis tergurat di wajah pria itu. “Aku lebih suka melihatmu.”
“Lebih suka melihatku atau tak bisa berdansa?!” kata Hyuna dengan senyum mengejeknya. Pria itu tak mau direndahkan, ia segera bangkit dan menarik Hyuna ke lantai dansa. Gotcha! Ini yang gadis itu inginkan.
=====TroubleMaker=====
Hyun Seung menari mengikuti dentuman music yang dimainkan DJ. Ia mulai menggoda Hyuna dengan mengelus lembut paha mulus gadis itu sampai ke pangkalnya yang membuat gadis itu mendesah pelan.
Sentuhan itu tak berhenti sampai disitu. Masih tetap mengikuti irama music, Hyun Seung memeluk Hyuna cepat dari belakang dan menghembuskan udara di sekitar telinga Hyuna yang membuat bulu gadis itu meremang.
Tarianpun makin panas. Mereka masih berdansa pasangan, dengan gaya yang sensual Hyuna meliukkan tubuhnya di depan Hyun Seung, meraba tubuh pria itu. Hyun Seung menarik cepat tubuh Hyuna seakan ingin menciumnya, tapi tak jadi.
Hyuna menahan napas sesaat karena ia berpikir Hyun Seung benar-benar akan menciumnya. Pria yang bersamanya sungguh menggoda. Ia menginginkan lebih. Seringai tipis menarik sudut bibirnya. Ia sudah menemukan target barunya malam ini.
Tubuh Hyuna di dekatkan ke Hyun Seung. Tangannya memeluk leher Hyun Seung. Bibirnya mengendus leher pria itu dan naik ke telinganya. “Kita buat tarian yang lebih Hot lagi malam ini.” bisiknya dan mengedipkan sebelah mata. Hyun Seung tersenyum mengerti maksud gadis itu.
=====TroubleMaker=====
Hyun Seung dan Hyuna memasuki sebuah kamar hotel yang cukup mewah. Tak menunggu lama setelah pintu tertutup, Hyuna langsung menarik wajah Hyun Seung dan melumat bibir pria itu.
Hyun Seung mengikuti irama yang diinginkan Hyuna. Kecupan ringan itu berubah makin mengganas, lidah mereka saling bertaut, mengesap rasa pasangannya. Hyun Seung memeluk pinggang Hyuna erat, merapatkan tubuh mereka. Udara terasa makin memanas.
Dengan masih berciuman, Hyun Seung membimbing Hyuna menuju kasur king size yang tersedia. Ditidurkannya tubuh gadis yang sexy itu. Tangan Hyuna mulai melapaskan jaket yang di kenakan Hyun Seung dan melemparkannya ke sembarang tempat.
Tak mau kalah, Hyun Seung menindih tubuh yeoja itu. ciumannya kini turun ke leher jenjang Hyuna. Kecupan-kecupan ringan ia lancarkan disana, Hyuna mendongakkan kepalanya memberi akses lebih dengan mata terpejam menikmatinya. Kini ciuman itu beralih ke telinga Hyuna dan menjilati daun telinganya.
“Ahhhh~” Hyuna mendesah saat tangan nakal Hyun Seung mengelus pahanya dan menyusup masuk ke dalam gaun pendeknya. Kepala Hyun Seung di peluknya untuk memperdalam kissmark yang sedang dibuat di leher putihnya.
Tangan Hyun Seung beralih kebelakang tubuh Hyuna, manarik resleting gaun Hyuna. Tak butuh waktu lama gaun itu terlepas. Terpampanglah payudara Hyuna yang sintal, ia memang tak mengenakan BH lagi di balik gaunnya. Penghalang satu-satunya cuma CD tipis hitam yang sexy.
Hyun Seung menatap sejenak pemandangan indah di depannya. Hyuna menyangga kepalanya dengan tangan sambil membusungkan dadanya, menggoda. “Kau mau, ambillah.” Ujar Hyuna sambil tersenyum seduktif.
Tanpa pikir panjang lagi Hyun Seung mulai menjilati nipple payudara itu, sesekali dikulum dan di sedotnya kuat. Hyuna menjambak rambut Hyun Seung menahan nikmat. Tangan Hyun Seung bergerilya memasuki CD Hyuna, ia mulai mengelus vagina Hyuna sambil beralih mengulum payudara yang satu lagi.
Napas Hyuna mulai tak beraturan saat tangan Hyun Seung mengesekkan cepat klitorisnya dan memasukkan satu hingga tiga jari, mengaduk-aduk vaginanya, mengeluar dan memasukkan dengan cepat jemari itu. Dua sensasi ia rasakan, di dadanya dan di bagian selangkangannya. Ia sudah mulai tak tahan lagi.
“Aaaaaahhhh!!!” lenguhnya panjang saat cairan keluar membanjiri jari Hyun Seung. Pria itu tersenyum kemenangan, Hyuna langsung menarik jari Hyun Seung dan menjilati sisa-sisa cairannya. Dengan tatapan seduktif, ia memasukkan dan mengeluarkan jari Hyun Seung dari mulutnya.
“U’re so sexy, baby.” Ujar Hyun Seung yang mulai tak tahan godaan Hyuna.
“Sekarang giliranku.” Hyuna langsung bangkit dari tidurnya. Ia mencium ganas Hyun Seung, perlahan membuka kaos pria itu. Hyun Seung menerima perlakuan Hyuna sambil meremas kedua payudara Hyuna.
Di elusnya tubuh Hyun Seung yang polos. Diputar-putar jarinya di sekitar nipple pria itu, membuat Hyun Seung sedikit mendesah. Tujuannya kini ke bagian bawah, dilepaskannya gesper dan celana Hyun Seung, membuat tubuh pria itu neked terlebih dahulu.
Bagian bawah tubuh Hyun Seung telah tegak walau belum sempurna. Hyuna menggenggamnya dan mulai mengocoknya pelan. Ia melepaskan ciuman panas mereka, ia mulai menggoda Hyun Seung lagi. “Kau mau adikmu ku manjakan?” tanyanya seduktif di balas anggukan Hyun Seung.
“Memohonlah.” Kata Hyuna yang tak puas hanya sekedar anggukan.
Hyun Seung mengecup bibir Hyuna singkat, ia berbisik. “Puaskanlah sesukamu. Maka aku akan memuaskanmu juga.”
Hyuna tersenyum, ia tak mau berlama-lama lagi, tubuhnya telah merosot ke kaki Hyun Seung. Lidahnya mulai menjilati batang kemaluan Hyun Seung, diciuminya pucuk kepala batang itu, diulurkan lidahnya lebih panjang dan memasukkan setengahnya. Dimaju mundurkan mulutnya dan dihisapnya kuat sesekali.
Hyun Seung memejamkan majanya menikmati servis yang sangat nikmat dari Hyuna. Juniornya tambah membesar lagi, urat-urat di sekitarnya mulai menegang. Ia menarik kepala Hyuna menyudahi gadis itu mengulumnya sebelum cairannya keluar.
Ia langsung menidurkan Hyuna, dengan cepat ia melepaskan satu-satunya penghalang tubuh Hyuna, kepalanya ia benamkan di vagina itu, lidahnya mengaduk-aduk vagina yang bertambah basah. Hyuna mengelinjang tak tahan. “Cepat masukkan, aku sudah tak tahan.”
Hyun Seung langsung mengarahkan juniornya di depan lubang vagina Hyuna. Ia menggesek-gesekkan terlebih dahulu dan mulai memasuki lubang itu. Tak butuh usaha yang terlalu kuat, karena vagina itu sudah sering di gunakan untuk bermain.
Hyuna menggerakkan pinggulnya tak tahan gerakan lambat Hyun Seung. Tau kemauan Hyuna, Hyun Seung menggenjot makin cepat, memasukkan dan mengeluarkannya, sesekali menyentak untuk memasukkannya lebih dalam.
Keringat membanjiri tubuh mereka, napas mereka sama-sama memburu cepat, secepat permainan mereka. AC di hotel itu sudah tak terasa lagi. Hyuna terus menerus mendesah menikmati permainan mereka.
30 menit berlalu permainan mereka sudah hampir masuk puncaknya. Hyun Seung semakin cepat memompa, urat-urat di sekitar juniornya mulai berkedut menandakan ada yang mau keluar, vagina Hyuna juga makin merapat menghisap batang Hyun Seung.
“Arrrggghhhh” Hyuna dan Hyun Seung berteriak hampir bersamaan saat mereka mengeluarkan cairan mereka. Hyun Seung ambruk memeluk Hyuna. Napas mereka masih sama-sama memburu cepat.
“Aku menginginkan lagi.” Kata Hyuna terengah-engah belum puas dengan satu ronde permainan mereka.
“As your wish, baby.” Hyun Seung akan bangkit tapi di dorong Hyuna untuk berbaring. Kini Hyuna yang berada diatas Hyun Seung.
“Giliranku yang bermain. Kau makan malamku.” Ujarnya dan langsung melumat bibir Hyun Seung.
Hyuna memposisikan tubuhnya di atas selangkangan Hyun Seung, secara perlahan dimasukkannya junior itu ke dalam vaginanya. Di goyang-goyangkannya perlahan yang makin lama makin cepat.
Hyun Seung tak tinggal diam, ia meremas payudara Hyuna yang menggantung bebas. Mereka bermain tidak terlalu lama kali ini. Keduanya sudah mulai kehabisan energy.
Hyuna ambuk di atas Hyun Seung saat mereka sudah sampai puncaknya. Masih terengah-engah, Hyuna membisikkan sesuatu di telinga Hyun Seung. “U’re so hot, honey. Gomawo sudah memberikan malam yang sangat menggairahkan. Tapi waktumu cuma untuk saat ini honey, karena kau mangsaku.”
Seketika muncul taring dari deretan gigi Hyuna dan siap menerkam Hyun Seung. Dengan sigap sebelah tangan Hyun Seung menghalau taring itu menancap di kulit lehernya. Tanpa ampun ia mencekek leher Hyuna.
“Tak segampang itu, baby.” Kata Hyun Seung menggelengkan kepalanya. Sebelah tangannya lagi dengan cepat meraih laci meja disebelahnya yang sudah disiapkan pistol khusus sebelumnya.
Mata Hyuna terbelalak, ia tak mengira pria di sebelahnya itu…
“Kau yang menjadi mangsaku, baby.” Ujarnya lembut sambil meletakkan pistolnya tepat di jantung Hyuna.
Doorrrr.
=====TroubleMaker=====
Doo Joon termenung memperhatikan HP yang berada di hadapannya. Jemarinya mengetuk-ngetuk meja gelisah. Pikirannya tertuju ke agen yang paling dihandalkannya. Apakah ia bisa menyelesaikannya misinya kali ini? Misi tingkat A! Ia akan menjadi pemangsa atau dimangsa.
Trrrrrr… Trrrrrr… Trrrrrr…
Hpnya bergetar, segera ia mengangkatnya saat mengetahui si penelpon orang yang ditunggu-tunggunya. “Yeobseo.”
“Aku sudah membereskannya. Misi sukses.” Ujarnya masih tetap dingin seperti biasa dan langsung memutuskan sambungat telepon.
Wajah Doo Joon langsung bersinar. Ia tersenyum bahagia. Akhirnya salah satu trouble maker bisa dimusnahkan, manusia setengah drakula yang hidup dengan menghisap habis darah setiap pria yang bercinta dengannya. Tak ada pria yang bisa lepas dari pesona dan keganasannya.
Hyun Seung memang agennya yang paling handal dalam membasmi Trouble Maker, manusia paling pembuat masalah di dunia ini. Siapa Trouble Maker yang mau berurusan dengannya?
=====THE END=====
Tutup mata.. Hweee.. FF apa ini??!!!
Mimpi apa semalam ampe bikin FF NC. Lagi insomnia dengerin lagu Trouble Maker malah ada ide bikin FF ini, gak tau kenapa malah jadi NC. Ternyata agak ribet bikin NC, susah bayanginnya.. hahaha..
Merasa kurang HOT? Maap, saya Author NC amatir, ini aja yang pertama, gak tau deh nanti bakal bikin lg kayak gini or gak..
Udah lihat, udah baca, comment please.. ^^

Fc Populer:

%d blogger menyukai ini: